cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Pelatihan Footcare Bagi Kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Sebagai Upaya Pencegahan Ulkus Kaki Diabetik Linda Widyarani; Cecilya Kustanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.5958

Abstract

ABSTRAK Salah satu komplikasi DM yang paling sering terjadi adalah ulkus kaki diabetik. Pemberian edukasi dengan memberikan pelatihan footcare merupakan upaya pencegahan ulkus kaki diabetik bagi penderita DM. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan Ibu-Ibu PKK Desa Karangtalun, baik secara kognitif dan juga skill/ketrampilan tentang perawatan kaki diabetik sebagai upaya pencegahan ulkus kaki diabetik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Karangtalun, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, terdapat peningkatan pengetahuan Ibu-Ibu PKK Desa Karangtalun tentang bagaimana perawatan kaki diabetik (footcare) sebagai upaya pencegahan ulkus kaki diabetik, meningkat dari 68,45±6,30 menjadi 82,30±1,78, dan juga terdapat peningkatan skill/ketrampilan Ibu-Ibu PKK Desa Karangtalun tentang bagaimana perawatan kaki diabetik (footcare) sebagai upaya pencegahan ulkus kaki diabetik meningkat dari 65,50±2,039 menjadi 82,05±1,791. Kata Kunci : Ulkus Diabetik, Diabetes Mellitus, Perawatan Kaki  ABSTRACT  Diabetic foot ulcers are among the most common complications of patients who have diabetes mellitus which is not well controlled. The key to prevention of diabetic foot problems is education. The purpose of this activity is the guidance and assistance of foot care in the prevention of diabetic foot ulcers among PKK mothers with target area of Karangtalun Hamlet. This activity was conducted in Karangtalun Hamlet, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Methods of this activity include 1) conducting FGDs with local officials; 2) conducting counseling and short demonstration of bamboo shoot baskets; 3) training and mentoring; 4) equipment facilitation; and 5) monitoring and evaluation. The result showed that the average knowledge score an increase, from 68,45±6,30 to 82,30±1,78, and the average skills score an increase, from 65,50±2,039 to 82,05±1,791.  Keyword : Diabetic Foot Ulcers, Diabetes Mellitus, Footcare
Peningkatan Pengetahuan Anak Usia Sekolah Tentang Pencegahan Covid-19 Dengan Menerapkan 5M Lina Dewi Anggraeni; Alfiana Rahmat; Conidya Erika
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i6.5966

Abstract

 ABSTRAK Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Penularan virus ini terjadi melalui droplet atau cairan tubuh yang terpercik pada seseorang atau benda-benda di sekitarnya yang berjarak 1-2meter. Data secara global menunjukkan 1 dari 9 di bawah usia 20 tahun justru terinfeksi virus corona Covid-19 dengan kondisi serius. Pemberian edukasi pencegahan Covid-19 dengan menerapkan 5M merupakan salah satu cara membantu pemerintah meminimalkan angka kesakitan khususnya pada anak. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang cara pencegahan covid-19 melalui penerapan 5M. Pendidikan kesehatan dilakukan dengan metode ceramah dan simulasi dengan media audio-visual. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pengetahuan mengenai covid-19. Anak diharapkan menerapkan 5M dalam kesehariannya. Kesiapan anak dalam mencegah Covid-19 ini tidak lepas dari peran orangtua dan sekolah, sehingga keduanya berkewajiban untuk tetap mengingatkan anak untuk disiplin menerapkan 5M. Kata Kunci: Covid-19 Pada Anak, Penerapan 5M, Pencegahan Penularan  ABSTRACT Coronavirus are a large family of virus that cause illness ranging from mild to severe symptoms. Transmission of this virus occurs through droplets or body fluids that are splashed on a person or object in the vicinity within 1-2 meters. Global data shows that 1 in 9 children under the age of 20 is actually infected with the Covid-19 corona virus with a serious condition. Providing education to prevent Covid-19 by implementing 5M is one way to help the government minimize morbidity, especially for children. To increase the knowledge of school-age children about how to prevent covid-19 through the implementation of 5M. Health education was conducted using lecture and simulation methods using audio-visual media. Participants experienced an increase in knowledge before and after being given knowledge about covid-19. Conclusion: Children are expected to be able to apply 5M in their daily life. The readiness of children to prevent Covid-19 cannot be separated from the role of parents and schools, so both must continue to remind children to be disciplined in implementing 5M. Keywords: Covid-19 In Children, Application Of 5M, Prevention Of Transmission
Pelatihan Bagi Masyarakat Mengenai “Pertolongan Pertama Pada Cedera Orang Lanjut Usia” Di Kelurahan Limo Depok Jawa Barat Eko Prabowo; Condrowati Condrowati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i5.5560

Abstract

ABSTRAK Cedera atau trauma adalah kelainan yang terjadi pada tubuh yang mengakibatkan timbulnya nyeri, panas, merah, bengkak, dan tidak dapat berfungsi dengan baik pada otot, tendon, ligament, persendian, maupun tulang akibat aktifitas gerak yang berlebihan atau kecelakaan. Cidera akibat jatuh,  sering terjadi pada lanjut usia, penyebab tersering diantaranya dari dalam dirinya sendiri (gangguan sensorik, kognitif, sistem saraf pusat) yang menyebabkan terjadinya penurunan keseimbangan, kekuatan otot, dan fleksibilitas otot menurun, keadaan lingkungan rumahnya yang berbahaya (alat rumah tangga yang tua/ tidak stabil, lantai yang licin dan tidak rata, dll). Setelah pelatihan singkat, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam memberikan penangan cedera pada lansia di kelurahan limo, depok jawa barat. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan tentang penanganan cidera pada lansia. Dari kegiatan ini peserta aktif dalam dalam mengikulti kegiatan pelatihan dan mampu dalam menangani cidera pada lansia. Pemberdayaan masyarkat melalui pelatihan penanganan cidera pada lansia mampu meningkatakan pengetahuan tentang jenis–jenis cidera serta penanganan cidera pada lansia. Kata Kunci : Cedera, Lansia, Jatuh ABCTRACT Injury or trauma is a disorder that occurs in the body that results in pain, heat, redness, swelling, and unable to function properly in muscles, tendons, ligaments, joints, and bones due to excessive movement activities or accidents. Injuries due to falls or geriatric giant, often occur in the elderly, the most common causes are from within themselves (sensory, cognitive, central nervous system disturbances) which causes a decrease in balance, muscle strength, and muscle flexibility decrease, the condition of the home environment is dangerous (old/unstable household appliances, slippery and uneven floors, etc.). After a short training, it is expected to increase knowledge and ability in providing injury management to the elderly in Limo Village, Depok, West Java. This activity is carried out by providing training on handling injuries to the elderly. The result of this activity is that participants are active in participating in training activities and are able to handle injuries to the elderly. From this activity, the participants were active in participating in training activities and were able to handle injuries to the elderly. Community empowerment through injury management training in the elderly is able to increase knowledge about the types of injuries and the handling of injuries in the elderly. Keywords: Injury, Elderly, Fall
Pelatihan Dan Pendampingan Kader Kesehatan Dalam Kesiapan Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Hamil Guna Mencegah Stunting Dengan Melibatkan Support System Keluarga Di Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur Junita Maratur Silitonga; Suryani Hartati; Sri Laela; Ajeng Dwi Retnani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.6860

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Angka stunting secara nasional mengalami penurunan sebesar 1,6% per tahun dari 27,7% tahun 2019 menjadi 24,4% tahun 2021. Upaya untuk mencegah stunting salah satunya adalah dengan pemberian asi eksklusif. Persiapan ASI eksklusif merupakan upaya yang dilakukan ibu dan keluarga untuk menunjang keberhasilan menyusui. Dalam penatalaksanaannya dapat dimulai pada masa kehamilan, segera setelah persalinan dan pada menyusui. Dalam menyelesaikan masalah pemberian ASI, salah satu yang berperan yaitu Kader Posyandu. Kader mempunyai peran besar dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan kader kesehatan dalam kesiapan pemberian ASI eksklusif pada ibu hamil guna mencegah stunting dengan melibatkan support system keluarga. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan, meliputi penyuluhan kesehatan mengenai ASI eksklusif, gizi ibu hamil, tumbuh kembang pada balita, dan support system keluarga, serta dilakukan pendampingan Kader untuk melakukan penyuluhan kesehatan pada ibu hamil, mengajarkan tehnik menyusui yang benar, cara memotivasi keluarga sebagai support system ibu hamil. Responden pada palatihan ini adalah Kader, berjumlah 10 orang, bertempat di Wilayah RW 011 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur. Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan Kader sebelum dan sesudah pelatihan, para Kader diberikan Pre test – Post test. Hasil yang dicapai yaitu meningkatnya pengetahuan dan kemampuan Kader dalam melakukan penyuluhan Kesehatan kepada ibu hamil dengan melibatkan support system keluarga. Kata kunci: ASI Eksklusif, Ibu Hamil, Kader, Stunting ABSTRACT Stunting is a condition where toddlers have a length or height that is less than their age. The national stunting rate has decreased by 1.6% per year from 27.7% in 2019 to 24.4% in 2021. One of the efforts to prevent stunting is to offer exclusive breastfeeding. Exclusive breastfeeding is an effort made by mothers and families in preparation to help breastfeeding success. In its management can be started during pregnancy, immediately after delivery and during breastfeeding. In solving the problem of breastfeeding, one of the roles is the Posyandu Cadre. Cadres have a major role in efforts to improve maternal and child health. The purpose of community service is to organize training and assistance for health cadres in offering exclusive breastfeeding to pregnant women to prevent stunting by involving the family support system. The methods used in the training and mentoring activities include health counseling on exclusive breastfeeding, nutrition for pregnant women, growth and development in toddlers, and support for the family system, as well as cadre assistance to provide health education to pregnant women, teach correct breastfeeding techniques, how to motivate family as a support system for pregnant women. Respondents in this training were Cadre, found 10 people, located in RW 011 Kelurahan Cipinang Besar Utara, East Jakarta. To find out the increase in knowledge of Cadres before and before training, Cadres are given Pre-test – Post-test. The results achieved are increasing the knowledge and ability of Cadres in conducting counseling to pregnant women by involving the family support system.Keywords: Exclusive Breastfeeding, Pregnant Women, Cadres, Stunting
Peningkatan Imunitas Penderita Diabetes Mellitus pada Masyarakat Kawasan Tambak dalam Masa Pandemi Covid 19 Melalui Variasi Olahan Ikan Bandeng yang Kaya Nutrisi Mokh. Sujarwadi; Mukhammad Toha; Ida Zuhroidah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i6.5351

Abstract

ABSTRAKVarian delta virus corona akhir-akhir ini menyebabkan masyarakat banyak yang tertular, bahkan kasus harian di Indonesia mencapai lima puluh ribu lebih dan angka kematian tembus diangka seribu lebih setiap harinya. Meningkatkan Sistem kekebalan tubuh sangatlah penting untuk diperhatikan oleh semua masyarakat pada umumnya, terutama pada penderita diabetes mellitus yang memiliki risiko besar tertular. Sumber daya alam yang melimpah terutama aneka ragam jenis ikan yang memiliki ragam manfaat untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan menjaga kesehatan. Ikan bandeng merupakan jenis ikan yang sudah tidak asing lagi untuk dikonsumsi oleh masyarakat kaena mempunyai rasa daging yang enak, harga terjangkau dan mudah untuk dibudidayakan. Juga memiliki keunggulan dibandingkan dengan jenis ikan lainnya yaitu tahan terhadap perubahan lingkungan, ikan bandeng memiliki kandungan protein sebesar 20,38% sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi sehari-hari bagi masyarakat. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terjadinya transfer pengetahuan kepada masyarakat akan manfaat dari mengkonsumsi ikan bandeng terhadap peningkatan system imun tubuh serta melatih kemampuan masyarakat dalam penyediaan ragam olahan ikan bandeng. Penerapan metode yang dipakai dalam kegiatan ini berupa penyuluhan serta memberikan tambahan informasi praktis dan lengkap pada leaflet yang terdiri dari materi manfaat ikan bandeng untuk kesehatan, kandungan gizi pada ikan bandeng, serta ragam variasi olahan ikan bandeng. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah sebagian besar peserta (85%) memahami dan mengerti tentang manfaat dan cara mengolah ikan bandeng yang berguna untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Kata Kunci : imunitas, diabetes militus, Bandeng  ABSTRACTThe delta variant of the coronavirus has recently caused many people to be infected, even the daily cases in Indonesia have reached more than fifty thousand and the death rate has reached over a thousand every day. Improving the immune system is very important to be considered by all people in general, especially in people with diabetes mellitus who have a high risk of contracting it. Abundant natural resources, especially various types of fish that have various benefits to meet the nutritional needs of the community and maintain health. Milkfish is a type of fish that is familiar to the public for consumption because it has a delicious meat taste, affordable price and is easy to cultivate. Also has advantages compared to other types of fish that are resistant to environmental changes, milkfish has a protein content of 20.38% which is sufficient to meet the daily food and nutritional needs of the community. The purpose of this activity is to transfer knowledge to the community about the benefits of consuming milkfish to increase the body's immune system and to train the community's ability to provide a variety of processed milkfish. The application of the method used in this activity is in the form of counseling and providing additional practical and complete information in the leaflet which consists of material on the benefits of milkfish for health, the nutritional content of milkfish, and various variations of processed milkfish. The results obtained from this activity are that most of the participants (85%) understand and understand the benefits and how to process milkfish which is useful for increasing the body's immune system.Keywords: Immunity, Diabetes Mellitus, Milkfish
Webinar Mengenai Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di Masyarakat Retno Pinasrsih; Hetti Rusmini; Aulyya Rahmah; Chanita Sari Manulang; Febrianti Febrianti; Reza Febriyantara; Trisia Dira Yuniar; Zahra Shafa Anisa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i5.5800

Abstract

ABSTRAK Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menangani masalah Covid-19. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya melakukan vaksinasi covid-19 dan untuk mengetahui pengaruh dari dilakukannya edukasi tentang pentingnya melakukan vaksinasi covid-19. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan ini adalah presentasi melalui power point oleh pemateri, diskusi tanya jawab, dan kuesioner pretest dan posttest kepada peserta webinar untuk mengukur pengetahuan peserta webinar sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang pentingnya vaksinasi covid-19. Pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui zoom meeting dan diikuti oleh 41 peserta. Hasil pre-test menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan peserta sasaran sebesar 58,75. Kemudian, terjadi peningkatan hasil post-test sebesar 83,90. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai vaksin covid-19 serta meningkatnya komitmen masyarakat untuk menghadiri kegiatan vaksinasi. Kata kunci :Vaksinasi, Covid-19, Masyarakat ABSTRACT The Covid-19 vaccination is one of the Indonesian government's efforts in dealing with the Covid-19 problem. Covid-19 vaccination aims to create group immunity (herd immunity) so that people become more productive in carrying out their daily activities. get vaccinated against COVID-19. The community service method carried out is a presentation via power point by the speaker, question and answer discussion, and pretest and posttest questionnaires to webinar participants to measure the knowledge of webinar participants before and after being given education about the importance of covid-19 vaccination. The implementation of this community service activity was through a zoom meeting and was attended by 41 participants. The results of the pre-test showed that the average knowledge of the target participants was 58.75. Then, there was an increase in post-test results of 83.90. This activity increases public understanding of the COVID-19 vaccine and increases community commitment to attend vaccination activities. Keywords: Vaccination, Covid-19, Society
Edukasi Cuci Tangan dan Etika Batuk pada Murid SDIT Permataku Dadok Tunggul Hitam Padang Rahma Triyana; Melya Susanti; Yuni Handayani; Prima Adelin; Yusti Siana; Kendall Malik
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.6916

Abstract

ABSTRAK          Dampak dari pandemi COVID-19 telah memberikan banyak perubahan dari berbagai bidang kehidupan, salah satu bidang yang paling terdampak yaitu bidang pendidikan. Salah satu cara menurunkan angka penularan COVID-19 yaitu melaksanakan kegiatan di rumah melalui pembelajaran daring secara online. Kegiatan ini telah dilaksanakan selama lebih dari satu setengah tahun seiring dengan menurunnya kasus COVID-19. Saat ini diberlakukannya pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi COVID-19 merupakan hal yang kontroversi. Hal ini dikarenakan sekolah merupakan salah satu tempat yang berpotensi menjadi penularan penyakit infeksi termasuk infeksi COVID-19. Tindakan pencegahan diperlukan agar penularan ini tidak terjadi. Tujuan kegiatan yaitu memberikan solusi kepada mitra dengan pemberian edukasi berupa penyuluhan dan praktik secara langsung tentang cuci tangan 6 langkah yang benar menggunakan hand sanitizer dan sabun serta etika batuk sehingga dapat meningkatkan pengetahuan siswa-siswi. Edukasi ini dilakukan secara tatap muka dengan pemberian materi melalui infocus dan pemberian kuesioner pre-test sebelum pemberian edukasi dan post-test setelah edukasi. Kuesioner diberikan untuk mengukur pengetahuan siswa siswi. Hasil pre-test pada pengetahuan tentang mencuci tangan pakai sabun menunjukkan hasil yang baik, dengan rata-rata 86,38% menjawab benar dan pada pos-test meningkat menjadi 90,38%. Pengetahuan tentang Cara Mencuci Tangan meningkat dari 83.81% menjadi 92.38%. Pengetahuan Tentang Etika Batuk meningkat dari 87.14% menjadi 90.71%. Berdasarkan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan siswa siswi SDIT permataku tentang mencuci tangan pakai sabun, pengetahuan tentang cara mencuci tangan, pengetahuan tentang etika batuk. Kata Kunci: Edukasi, Cuci tangan, Etika batuk, Covid-19  ABSTRACT The impact of the Covid-19 pandemic has provided many changes in various fields of life, one of the areas most affected is education. One way to reduce the transmission rate of COVID-19 is to carry out activities at home through online learning. This activity has been carried out for more than a year and a half in line with the decline in COVID-19 cases. Currently, the implementation of limited face-to-face learning during the COVID-19 pandemic is a matter of controversy. This is because schools are one of the places that have the potential to transmit infectious diseases, including COVID-19 infection. Precautions are needed so that this transmission does not occur. The purpose of this activity is to provide solutions to partners by providing education in the form of counseling and direct practice about hand washing in the 6 correct steps using hand sanitizer and soap and cough etiquette so as to increase students' knowledge. This education is carried out face-to-face by providing material through infocus and giving pre-test questionnaires before giving education and post-testing after education. Questionnaires were given to measure students' knowledge.The results of the pre test on knowledge about hand washing with soap showed good results, with an average of 86.38% answering correctly and in the post test increasing to 90.38%. Knowledge of how to wash hands increased from 86.51% to 90.95%. Knowledge of Cough Ethics increased from 87.14% to 90.71%. Based on the results of these data, it can be concluded that there was an increase in the knowledge of SDIT Permataku students about washing hands with soap, knowledge about how to wash hands, knowledge about cough etiquette. Keywords: Education, Washing Hands, Cough Etiqutte, Covid-19
Efektifitas Penerapan Aroma Terapi Lemon Terhadap Pasien Pada Kehamilan Trimester Pertama Untuk Menurunkan Mual Dan Muntah Di Desa Mulyo Agung Sumatera Selatan Leni Oktaviani; Dewi Kusumaningsih; Rilyani Rilyani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i6.4761

Abstract

ABSTRAK Mual pada ibu hamil dialami setiap pagi hari, tetapi ada pula yang terjadi setiap saat. Dari 50-90%Wanita hamil mengalami mual dan muntah selama trimester  pertama,  28%  mengalami mual  saja, sedangkan  52% mual yang disertai muntah. Gejalanya biasa muncul padaminggu ke-4 dan menghilang pada minggu  ke-16  danantara minggu ke-8 dan ke-12 akan mencapai puncak (Madjunkova et al.,2013). Setelah dilakukan implementasi, evaluasi yang di dapatkan pada klien dengan hasil. Diharapkan dapat menurunkan mual dan muntah yang dirasakan pada ibu hamil trimester pertama menggunakan penerapan aromaterapi lemon. Kata Kunci : Mual dan Muntah, Kehamilan Trimester I, Aromaterapi Lemon ABSTRACT Nausea in pregnant women is experienced every morning, but some occur at any time. From 50-90% of pregnant women experience nausea and vomiting during the first trimester, 28% experience nausea alone, while 52% experience nausea and vomiting. Symptoms usually appear in the 4th week and disappear at the 16th week and between the 8th and 12th weeks will reach a peak (Madjunkova et al., 2013). Mrs. R complains of nausea and vomiting in the morning and evening 6 times a day, especially after eating. Mrs. R said it was easy to feel tired after activities and decreased appetite, the client said that sometimes her head felt dizzy. In the second patient, Mrs. R At the initial complaint, the client came in with complaints of pregnancy in the first trimester, complaining of dizziness, nausea, feeling weak, decreased appetite, temperature: 37.5 0C, BP: 110/80 mmHg, conjunctiva slightly anemic. After implementation, the evaluation that is obtained on the client with the results of the problem is resolved. It is expected to recognize how the process of reducing nausea and vomiting felt in first-trimester pregnant women using the application of lemon aromatherapy. Keywords: Nausea and Vomiting, First Trimester Pregnancy, Lemon Aromatherapy
Peningkatan Kompetensi Profesionalisme Guru MGMP Kimia SMA dan SMK Kabupaten Malang dengan Penguatan Materi Kimia dan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Danar Danar; I Wayan Dasna; Husni Wahyu Wijaya; Nani Farida; Ubed Sonai Arrazi; Meyga Ferama Sari; Sutrisno Sutrisno
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i5.5760

Abstract

ABSTRAK Sudah diselesaikan kegiatan workshop tentang penguatan materi ikatan kimia, penguatan materi kimia koordinasi dan penulisan karya ilmiah pada diskusi bersama musyawarah guru matapelajaran (MGMP) Kimia SMA Kabupaten Malang. Tujuan penataran adalah memahami pandangan guru-guru kimia terhadap pelaksanaan kegiatan tentang penguatan materi ikatan kimia, penguatan materi kimia koordinasi dan penulisan karya ilmiah. Penelitian dilakukan dengan memberikan angket. Instrumen Asesmen tentang ikatan kimia, kimia koordinasi dan penulisan karya ilmiah. Angket dan instrumen diberikan kepada 37 guru kimia. Elaborasi data memakai deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat diperoleh pemecahan atas persoalan yang dihadapi guru kimia di Kabupaten Malang, diperlihatkan oleh eskalasi capaian pemahaman sebesar 10,88% (berdasarkan dari pre-test dan post-test), dan pemahaman guru terhadap tentang ikatan kimia dan senyawa koordinasi sebesar 83,69%. Kata Kunci: Ikatan Kimia, Senyawa Koordinasi, Karya Ilmiah  ABSTRACT Workshop activities have been carried out related to strengthening chemical bonding material, strengthening coordination chemical material, and writing scientific papers at the Chemistry Subject Teacher Consultation Forum (MGMP) of Malang High School Chemistry. The attempt of the study was to wrap up the perception of chemistry teachers on the implementation of workshops related to strengthening chemical bonding material, strengthening coordination chemistry, and writing scientific papers. The research was conducted by giving a questionnaire. Assessment instruments on chemical bonds, chemical coordination, and writing scientific papers. Questionnaires and instruments were given to 37 chemistry teachers. Data analysis used descriptive qualitative and quantitative using percentages. The outcomes of this social welfare activity were able to find solutions to the problems faced by chemistry teachers in Malang Regency, denoted by an enhance in understanding achievement through education and training by 10.88% (based on initial and final tests), and teachers' knowledge of chemical bonds and compounds coordination of 83.69%. Keywords: Chemical Bond, Compounds Coordination, Scientific Work
Familiarisasi Edukasi Germas dalam Tahap Pencegahan Penyebaran Covid-19 bagi Masyarakat di Lingkungan Xi Kel. Sei Agul Romauli Siallagan; Sontina Saragih; Rispalina Ritonga
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.6294

Abstract

ABSTRAK Penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) telah mewajibkan masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan kenormalan baru dengan pelaksanaan hidup bersih dan sehat (GERMAS). Permasalahan kesehatan yang timbul saat ini timbul akibat karena rendahnya tingkat pengetahuan dalam menjaga kesehatan tubuh dan sikap yang buruk dalam menyikapi pentingnya mengaplikasikan hidup sehat dan bersih (GERMAS) dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini merupakan upaya memasyarakatakan budaya hidup bersih dan sehat (GERMAS). Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan sosialisasi atau ceramah yang didukung interaksi kesehatan serta media poster. Diharapkan masyarakat Lingk XI Kelurahan Sei Agul sangat antusias menerima penyuluhan, menciptakan sikap yang positif terhadap pesan yang disampaikan dan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: GERMAS, Covid-19, Pengetahuan Dan Sikap  ABSTRACT The spread of the Corona Disease 2019 (Covid-19) virus has obligated the public to adapt to new normal habits by implementing clean and healthy living (GERMAS). Health problems that arise today arise due to the low level of knowledge in maintaining a healthy body and a bad attitude in responding to the importance of applying a healthy and clean life (GERMAS) in everyday life. This activity is an effort to promote the culture of clean and healthy living (GERMAS). The method used is counseling with socialization or lectures supported by health interactions and poster media. It is hoped that the community of Lingk XI Sei Agul Village will be very enthusiastic about receiving counseling, creating a positive attitude towards the message conveyed and can increase their knowledge and ability to apply it in everyday life. Keywords: GERMAS, Covid-19, Knowledge and Attitude

Page 57 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue