cover
Contact Name
MN LISAN SEDIAWAN
Contact Email
jik.mediahusada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sediawan1003@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada
ISSN : 22529101     EISSN : 26554917     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada (JIK Media Husada) menerima publikasi artikel asli dalam bentuk makalah penelitian, makalah tinjauan, laporan kasus dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini berhubungan dengan berbagai topik seperti Keperawatan, Epidemiologi, Biostatistik dan Kesehatan Reproduksi, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Kesehatan masyarakat, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Kesehatan Ibu dan Anak, dan artikel terkait lainnya di depan umum. kesehatan. Jurnal diterbitkan pada bulan Maret, dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 247 Documents
THE THE EFFECT OF BOWEL MASSAGE ON BODY NOISE FREQUENCY IN POST TREPANATION PATIENTS Galih Pandu Sinaga
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 11 No 2 (2022): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v11i2.307

Abstract

Trepanation is one of the most serious and soul-critical traumas. The main goal of anesthetic management for patients with brain injury is optimization of cerebral perfusion pressure and brain oxygenation. As a result of anesthetic drugs reduce peristalsis in the large intestine and small intestine. Bowel massage is a mechanism of action to reduce contractions and tension in the abdominal muscles, increase motility in the digestive system, increase secretions in the intestinal system and have an effect on sphincter relaxation so that this mechanism of action will facilitate and facilitate expulsion of feces. The universal aim of this research is to identify the comparison of bowel sounds frequency in post trepanation patients between being treated and not being treated in the ICU room at RSUD dr. Saiful Anwar Malang. This study uses a quantitative approach with a Quasi Experimental design with a Non Equivalent Control Group Design approach. The sampling technique used in this research is accidental sampling. Linear regression test between time and bowel sounds in the treatment group obtained a p value of 0.048 (p <0.05), it can be concluded that time has a significant effect on bowel sounds in the treatment group. Test the difference in bowel bissing between the control group with the Mann Whitney test at 3 different times. The p value is (p < 0.05), meaning that there is a difference in bowel sounds after bowel massage.
HUBUNGAN PELAYANAN PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI POLIKLINIK UM SELAMA PANDEMI COVID-19 Nanang Rifai; Sih Ageng Lumadi; Sismala Harningtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 11 No 2 (2022): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v11i2.312

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan pengaruh besar terhadap berbagai sektor, salah satunya sektor kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat keluhan pelayanan selama pandemi COVID-19 di Poli Umum Poliklinik Universitas Negeri Malang (UM). Indikator utama untuk mengetahui mutu pelayanan perawat adalah kepuasan pasien. Oleh sebab itu, tujuan dari penilitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pelayanan perawat dengan kepuasan pasien di Poli Umum Poliklinik Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif, dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan quota sampling pada populasi pasien rawat jalan di Poli Umum Poliklinik Universitas Negeri Malang (UM) selama pandemi COVID-19 antara bulan September – Oktober 2021 sebanyak 82 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan perawat menunjukkan kategori sedang yakni sebanyak 74 responden (90.24%) dan kepuasan pasien menunjukkan kategori sedang yakni sebanyak 67 responden (81.70%). Berdasarkan hasil uji statistik p value (0,000) <α(0,05), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat hubungan yang kuat antara pelayanan perawat dengan tingkat kepuasan pasien. Oleh sebab itu, perlu adanya perbaikan pelayanan secara konsisten agar kepuasan pasien dapat tercapai. Salah satunya dengan cara memberikan perhatian khusus pada standar pelayanan keperawatan yang telah ditetapkan oleh pihak poliklinik Universitas Negeri Malang (UM).
DIABETES INSIPIDUS DENGAN HIPOKALEMIA REFRAKTER Achmad Rifa'i
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 11 No 2 (2022): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v11i2.319

Abstract

Abstract Diabetes insipidus is a poluuria polydipsia syndrome with hyperexcretion of hypotonic urine. It is still rare in the world. Generally, diagnosed by dehydration and vasopressin test. It was reported that woman experienced with recurrent hypokalemia, the cause is unknown. After examination of collected urine and urine and plasma osmolarity, it was found that diabetes insipidus waspresent. A test was performed using intranasal desmopressin and it was proven that patient had nephrogenic diabetes insipidus. Woman, 44-years old with refractory hypokalemia and polyuria, suspected of having diabetes insipidus. The patient underwent a desmopressin test using 20mcg of intranasal desmopressin and there was no change in urine osmolarity. The patient was diagnosed with nephrogenic diabetes insipidus and received supportive treatment using NDAIDs. Keywords : diabetes insipidus; refractory hypokalemia. Abstrak Penyakit Diabetes Insipidus merupakan sindroma polyuria polidipsi dengan hiperekskresi urin yang hipotonis. Kejadiannya masih sangat jarang di dunia. Penentuan diagnosis umumnya dengan tes dehidrasi dan tes vasopressin. Dilaporkan seorang wanita dengan hipokalemia berulang, belum diketahui sebabnya. Setelah pemeriksaan urin tampung dan osmolaritas urin serta plasma diketahui adanya diabetes insipidus. Dilakukan tes menggunakan desmopressin intranasal dan terbukti bahwa pasien menderita diabetes insipidus nefrogenik. Wanita 44 tahun dengan hipokalemia refrakter dan polyuria, dicurigai diabetes insipidus. Pasien menjalani tes desmopressin menggunakan 20 mcg desmopressin intranasal dan tidak didapatkan perubahan dari osmolarita urin. Pasien didiagnosa diabetes insipidus nefrogenik dan mendapatkan pengobatan suportif menggunakan NSAID. Kata kunci: diabetes insipidus; hypokalemia refrakter.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI PERSIAPAN PRE OPERATIF MELALUI MULTIMEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI ELEKTIF Taufan Arif; Mita Nuur Fauziyah; Erlina Suci Astuti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 11 No 2 (2022): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v11i2.331

Abstract

Abstrak: Tingkat kecemasan pre-operasi tinggi terbukti meningkatkan hemodinamika pasien sehingga terjadi penundaan operasi. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian edukasi persiapan pre-operatif melalui multimedia video terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre-operasi elektif. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test design with control group. Variabel penelitian adalah video edukasi pre-operatif dan tingkat kecemasan. Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan 32 responden sebagai sampel sesuai kriteria inklusi dengan 16 responden pada masing-masing kelompok. Uji paired t-test membandingkan rata-rata 2 sampel berpasangan. Uji independent t-test membandingkan 2 sampel tidak berpasangan. Ada pengaruh pemberian edukasi persiapan pre-operatif melalui multimedia video terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre-operasi elektif dengan p-value = 0,000 pada paired t-test kelompok perlakuan, sedangkan pada kelompok kontrol menunjukkan p-value = 0,000. Uji independent t-test pra-intervensi menunjukkan p-value = 0,721, sedangkan post-intervensi menunjukkan p-value = 0,000. Edukasi melalui video dapat menurunkan kecemasan pre-operatif secara signifikan karena memanfaatkan lebih banyak indra. Informasi lebih mudah terserap melalui lobus frontal dan jalur korteks, menambah tingkat pengetahuan sehingga menurunkan kecemasan.
EVALUASI PENERIMAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.309

Abstract

Puskesmas Morokrembangan telah menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) berbasis web yang dibuat oleh Dinas Kesehatan Surabaya sejak tahun 2018. Pada implementasinya masih ditemukan beberapa kendala pada SIMPUS dan belum pernah dilakukan evaluasi pada sistem tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi penerimaan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas menggunakan Technology Acceptance Model di Puskesmas Morokrembangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk mengukur penerimaan SIMPUS berdasarkan 5 dimensi yaitu Perceived usefulness, Perceived ease of use, Attitude toward using technology, Behavioral intention to use, dan Actual use technology, dengan menggunakan skala sikap dari skala Likert 1 sampai dengan 4. Teknik pengumupulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan terhadap responden. Sampel diambil dari semua anggota populasi yang menggunakan SIMPUS yaitu 25 responden. Hasil evaluasi penerimaan SIMPUS di Puskesmas Morokrembangan berdasarkan dimensi Perceived Usefulness menunjukkan bahwa responden rata-rata setuju dengan skala Likert rata-rata 3,31; dimensi Perceived Ease of Use dengan rata-rata 3,13; dimensi Attitude Toward Using Technology dengan rata-rata 3,42; dimensi Behavioral Intention to Use dengan rata-rata 3,27 dan dimensi Actual Use Technology dengan rata-rata 3,24. Perlu dilakukan kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap penggunaan SIMPUS.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PRALANSIA DI PUSKESMAS BUALEMO Awin Lakoro; Feriana Ira Handian; Nanik Susanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.313

Abstract

Prevalensi hipertensi terus meningkat di prediksikan pada tahun 2025 sekitar 29% orang. Data Puskesmas Bualemo tahun 2020 kasus hipertensi tertinggi dari sepuluh penyakit terbanyak yaitu 876 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada pralansia di Puskesmas Bualemo. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Populasinya adalah pralansia berjumlah 147 orang dan sampel terdiri dari 60 orang pralansia yang ikut program senam prolanis di wilayah kerja Puskesmas Bualemo yang dilaksanakan dari tanggal 23 Desember 2021 sampai dengan 06 Janurai 2022. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuisioner dan pemeriksaan tekanan darah menggunakan lembar observasi. Pengolahan data dengan sistem komputerisasi menggunakan uji hipotesis korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden yaitu sebanyak 54 responden (90%) memiliki gaya hidup yang buruk, sebanyak 27 responden (45.00%) menderita hipertensi tingkat II. Uji statistik korelasi spearman menghasilkan nilai p value = 0,016 lebih kecil dari α = 0,05 artinya ada hubungan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi. Nilai r = 0,311 artinya kekuatan hubungannya cukup. Penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada pralansia. Gaya hidup yang buruk menjadi lebih berisiko untuk menderita hipertensi.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPATUHAN DALAM MENERAPKAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN Fifin Furroidah; Rahmawati Maulidia; Lilla Maria
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.314

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan memegang peranan penting terhadap segala macam tuntutan masyarakat yang semakin kritis dan mempengaruhi kesadaran masyarakat akan hak-haknya dari suatu unit kesehatan. Kurangnya kepatuhan perawat profesional dalam mendokumentasikan asuhan keperawatan yang benar dan jelas sesuai standar dapat berdampak pada pertanggung jawaban dalam aspek hukum, kualitas pelayanan dan komunikasi antar tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik perawat dengan tingkat kepatuhan dalam menerapkan pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi 74 orang dan sampel 62 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dokumentasi asuhan keperawatan, dengan metode analisa data uji chi-square dan SPSS 21. Penelitian ini membuktikan ada sebanyak 35 responden (56,5%) patuh pada pendokumentasian asuhan keperawatan dan 27 responden (43,5%) tidak patuh pada pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil uji chi-square tidak ada hubungan antara usia p-value=0,268 (p > 0,05), jenis kelamin p-value= 0,067 (p > 0,05), pendidikan p-value=0,268 (p >0,05) dan masa kerja p-value= 0,172 (p>0,05) dalam menerapkan pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil uji chi - square didapatkan nilai ( p > 0,05) dapat diartikan bahwa tidak ada hubungan antara karakteristik perawat dengan tingkat kepatuhan dalam menerapkan pendokumentasian asuhan keperawatan. Saran penelitian ini adalah perlu penelitian lebih lanjut lagi tentang kepatuhan dalam penerapan pendokumentasian asuhan keperawatan dengan menambahkan aspek lain yang belum dikaji dalam penelitian ini.
HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP BEDAH Erna Efsantin; Lilla Maria; Tanti Budhi Hariyanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.315

Abstract

ABSTRAK Efsantin, Erna. 2022. Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual Dengan Perilaku Caring Perawat Di Ruang Rawat Inap Bedah (Kerinci dan Rinjani) RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Skripsi, Program Studi SarjanaKeperawatan, Stikes Maharani. (1) Ns. Lilla Maria, M. Kep. (2) Tanti Budhi Hariyanti, SST., M. Si.Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan yang harus dimiliki oleh seorang perawat, karena kecerdasan spiritual sangat penting dalam menumbuhkan perilaku caring perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan perilaku caring perawat di ruang Rawat Inap Bedah (Kerinci dan Rinjani) RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan metode analitik korelatif dengan jumlah sampel perawat yang bertugas di ruang rinjani dan kerinci sebanyak 30 orangdengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara total sampling, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner pada masingmasing variabel. Hasil penelitian dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman menunjukkan keeratan hubungan kecerdasan spiritual dengan perilaku caring perawat sebesar 55% (r=0.55) yaitu bersifat positif dengan kekuatan moderat dengan p value sebesar 0.001<(=0.05) yang artinya H0 ditolakKesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan spiritual dan perilaku caring perawat di Ruang Rawat Inap Bedah (Kerinci dan Rinjani) RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Oleh karena ituperawat perlu meningkatkan kecerdasan spiritualnya sehingga mampu meningkatkan perilaku caring perawat.Kata Kunci: kecerdasan spiritual, perilaku caring, perawat.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN ISPA PADA BALITA Roslin E. M. Sormin; Matilda Bupu Ria; Muhammad Saleh Nuwa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.316

Abstract

Acute respiratory tract infection (ARI) is still one of the diseases with the highest number of sufferers/patients, this is due to the high mortality rate caused by ARI, especially in toddlers. The impact of this disease on toddlers is a decrease in the immune system, late growth development, and they are vulnerable to suffer from malnutrition and others. The purpose of this study is to identify the knowledge level of mothers about ARI on infants in the work area ofOesapa Community Health Center. This type of descriptive research with a cross sectional sample approach in this study as many as 98 of the population of 134 toddlers with sample techniques using simple random sampling.The instruments used in the questionnaire have been tested for validity and rehabilitation Based on the research results in the work area of Oesapa Community Health Center and the discussion that has been described previously, the following conclusions can be drawn, the mother's knowledge about ARI in infants are in the poor category of 47 respondents (48, 0%), ARI prevention behavior in children or toddlers shows that the majority of respondents have good behavior that is as many as 40 respondents (40.8%), there is a relationship between the level of knowledge with ARI prevention behavior in toddlers. Chi squar statistical test results (ρ) = 0.017 <0.005. is expected to provide useful information and can be used as a material in order to improve health programs for toddlers, especially those related to ARI in Oesapa Community Health Center.
HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI Wahyu Puji Astutik; Sih Ageng Lumadi; Rahmawati Maulidia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 12 No 1 (2023): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v12i1.317

Abstract

Pasien yang cemas saat menjalani kemoterapi kemungkinan akan mengalami efek yang kurang menyenangkan akibat lamanya waktu pelaksanaan sehingga menimbulkan rasa cemas, takut, dan gelisah terhadap tindakan kemoterapi. Untuk itu diperlukan pendekatan yang sesuai salah satunya dengan perilaku caring. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien kanker yang menjalani kemoterapi di ruang Rawat Inap 1 RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 41 orang. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar yaitu sebanyak 21 responden (51.22%) memiliki perilaku caring yang cukup dan lebih dari separuh responden yaitu sebanyak 28 responden (68.29%) memiliki tingkat kecemasan ringan. Keeratan hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien kanker bersifat berbanding terbalik dan kekuatan lemah dengan nilai (r= -0.340) yang artinya semakin tinggi perilaku caring perawat semakin rendah tingkat kecemasan pasien kanker yang menjalani kemoterapi (p<0.05). Diharapkan perawat dapat memberikan perhatian yang lebih intensif, sehingga mengurangi kecemasan pasien yang menjalani kemoterapi.