cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,404 Documents
Acute Coronary Syndrome in Patients with Epilepsy: A Narrative Review Haliim, Dwi Putra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.22970

Abstract

Acute coronary syndrome (ACS) is a major public health burden with particularly high prevalence among people with epilepsy, which complicates risk stratification, management, and outcomes. This review followed the PRISMA guideline and literature search was performed on PubMed, Scopus, and Science Direct. Inclusion criteria included original research with cohort, case-control, or cross-sectional design comparing ACS prevalence in populations with and without epilepsy. A total of 936 studies were retrieved and seven studies were included in this review. All included studies had low risk of bias. Qualitative analysis of extracted data reveals that epilepsy independently increases the risk of ACS, particularly acute myocardial infarction, and is consistently associated with poorer prognosis relative to the general population. Notably, the analysis unraveled two clusters of risk factors: conventional cardiovascular risks (e.g., older age, metabolic comorbidities, atherosclerosis) and epilepsy-specific factors (e.g., epilepsy-related hospitalizations, specific antiepileptic drug regimens). The latter suggests that disease management choices may exacerbate cardiovascular vulnerability. These findings imply that current cardiovascular risk models are insufficient for epilepsy patients, and they underscore a critical need for multidisciplinary strategies that directly address epilepsy-specific challenges to improve clinical outcomes. 
Hubungan Antara Status Gizi Dan Gaya Hidup Terhadap Terjadinya Kanker Payudara Dirumah Sakit Ibnu Sina Abbas, A. Nurfhadillah; Murfat, Zulfitriani; Pratiwi, Dwi; Safitri, Asrini; Gani, Azis Beru
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.22880

Abstract

Kanker dengan frekuensi paling banyak terjadi dan penyebab kematian utama bagi wanita di Indonesia adalah kanker payudara. Pilihan gaya hidup yang tidak sehat dan status gizi adalah faktor risikonya. Kanker payudara mempengaruhi wanita usia produktif. Khususnya di Makassar, sebagian besar pasien muncul dalam stadium lanjut menurut data Riskesdas dan laporan dari Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan. Penyakit ini menekankan betapa pentingnya untuk melakukan penelitian mengenai faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Mengetahui bagaimana gaya hidup dan status gizi berkaitan dengan kejadian kanker payudara di RS Ibnu Sina pada tahun 2024 adalah tujuan dari penelitian ini. Desain observasional analitik menggunakan metode studi case-control adalah metodologi penelitian yang digunakan. Pengambilan sampel mengaplikasikan teknik simple random sampling untuk memilih sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) digunakan untuk mendapatkan informasi tentang status gizi, dan kuesioner terstruktur digunakan untuk mengumpulkan informasi mengenai gaya hidup dengan korelasi Product Moment Pearson untuk mengevaluasi validitas instrumen tersebut. Data olah pada perangkat lunak SPSS untuk uji chi-square. Temuan studi menunjukkan obesitas mempengaruhi sebagian besar orang dengan kanker payudara, dan mayoritas responden melakukan gaya hidup tidak sehat yang meliputi mengonsumsi banyak makanan berlemak dan tidak berolahraga. Menurut hasil uji statistik, ada korelasi yang substansial (p0,05) antara gaya hidup dan status gizi serta kejadian kanker payudara. Jadi, gaya hidup yang tidak sehat dan gizi yang tidak seimbang sangat terkait dengan kanker payudara. Untuk menurunkan kejadian kanker payudara, intervensi seperti edukasi gizi, mendorong kebiasaan makan sehat, meningkatkan aktivitas fisik, dan meningkatkan kesadaran tentang deteksi dini sangat krusial.
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dan Keterampilan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2021 Dalam Melakukan Bantuan Hidup Dasar Arrofi, Muhamad Arief; Anggorotomo, Wirawan; Wulandari, Mardheni; Lestari, Sri Maria Puji
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.21651

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) ialah tindakan medis krusial dalam penanganan henti jantung. Mahasiswa kedokteran hendaknya mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam melakukan BHD, namun keterampilan ini seringkali menurun seiring waktu. Studi ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2021 dalam melakukan BHD. Studi ini memakai desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dengan sampel meliputi 57 mahasiswa yang didapat melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner pengetahuan dan observasi keterampilan BHD. Uji Chi-Square digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel. Diperoleh mayoritas responden memiliki pengetahuan dan ketrampilan BHD yang baik yaitu  78,95% dan 70,18%. Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan keterampilan (p-value 0,001). Dengan demikian mahasiswa dengan pengetahuan yang baik lebih cenderung memiliki keterampilan yang baik dalam melakukan BHD. Serta diperlukan pelatihan berulang untuk mempertahankan keterampilan praktis mahasiswa.
Complex Case Of Copd Exacerbation With Lung Cancer And Paraneoplastic Syndrome: A Case Report Mustofa, Syazili; Sidik, Faizah Zahrah; Kurniawaty, Evi; Rohman, Miftahur; Karima, Nisa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.22914

Abstract

Managing Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) alongside advanced lung cancer is highly complex, especially when complicated by multiple paraneoplastic syndromes. We present a 70-year-old male with shortness of breath, hemoptysis, and significant weight loss. Evaluation revealed an acute COPD exacerbation unmasking a metastatic right lung cancer with a rare combination of concurrent paraneoplastic syndromes (anemia, hyponatremia, and hypocalcemia). The uniqueness of this case lies in how these overlapping systemic manifestations masked the acute respiratory exacerbation, creating a profound diagnostic dilemma. Clinically, this implies that physicians must maintain a high index of suspicion for underlying malignancies when treating atypical or refractory COPD exacerbations. The key lesson learned is that managing such intertwined conditions requires prompt, individualized, and multidisciplinary coordination to prevent delayed interventions and optimize patient outcomes.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue