cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
Hubungan Status Gizi Dan Memori Jangka Pendek Terhadap Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas V-VI DI MIN 2 Tanggamus Pangesti, Khofifah Fitriana Ayuning; Nurmalasari, Yesi; Wulandari, Mardheni; Farich, Achmad
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.21012

Abstract

Rendahnya prestasi belajar siswa di Indonesia masih menjadi tantangan dalam dunia pendidikan, terutama di daerah pedesaan. Data Riskesdas Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa angka stunting dan gizi kurang masih tinggi pada anak usia sekolah. Kekurangan gizi berdampak pada perkembangan otak dan memori jangka pendek, yang penting dalam proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara status gizi dan memori jangka pendek terhadap prestasi belajar pada siswa kelas V-VI di MIN 2 Tanggamus tahun 2025. Penelitian menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 81 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Status gizi diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), memori jangka pendek diukur melalui tes digit span, dan prestasi belajar dilihat berdasarkan nilai raport. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dan prestasi belajar (p=0,194; r=0,145), namun terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan lemah antara memori jangka pendek dan prestasi belajar (p=0,006; r=-0,303).
Pengaruh Kombinasi Kompres Hangat Leher Dan Dzikir Terhadap Nyeri Kepala Pada Pasien Hipertensi Amalia, Siti Rizki; Aries, Arslan Kamil
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.21411

Abstract

Penyakit hipertensi sering disebut “Silent Killer” karena penyakit hipertensi berjalan dengan perlahan dan mungkin tidak dirasakan sampai menimbulkan kerusakan organ yang bermakna. Nyeri kepala pada klien hipertensi disebabkan karena adanya gangguan pada vaskuler akibat hipertensi sehingga aliran darah menjadi terganggu. Kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir menyebabkan terjadinya relaksasi yang bisa menyebabkan nyeri kepala menurun. Kompres hangat dilakukan dileher karena pada leher terdapat arteri-arteri besar yang memperdarahi otak.  Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir pada nyeri kepala pada klien hipertensi. Penelitian ini ialah quasy eksperiment menggunakan rancangan with pre post test control group desain dengan populasi klien hipertensi sebesar 265 orang. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 38 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Dalam mengambil sampel peneliti menggunakan simple random sampling. Intervensi pada penelitian ini yaitu kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir yang diberikan selama 7 hari berturut – berturut dengan waktu pemberian 15 menit. Pada kelompok intervensi responden akan mendapatkan kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir dan obat dari puskesmas. Pada kelompok kontrol mendapatkan obat dari puskesmas. Pada kelompok intervensi, rerata penurunan nyeri kepala sebesar 4,32 (p = 0,000). Kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir berpengaruh untuk menurunkan nyeri kepala pada klien hipertensi. Intervensi kombinasi kompres hangat pada leher dan dzikir dapat dijadikan sebagai pilihan tindakan keperawatan yang dapat dilakukan kepada klien hipertensi untuk menurunkan nyeri kepala. Pada penelitian selanjutnya, intervensi yang diberikan bisa ditambahkan dengan cara membaca.
Hubungan Beban Kerja Dengan Tingkat Cemas Pada Perawat Di RSJD DR. Amino Gondohutomo Semarang Basuki, Zulfa Luqyana Aprilia; Suprihhartini, Suprihhartini; Narhadina, Gharini Sumbaga
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.22586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan tingkat kecemasan yang dialami perawat di RSJD Dr. Amino Gondohutomo. Seluruh perawat yang berjumlah 100 orang menjadi populasi dalam studi ini, namun tidak semuanya diteliti. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih responden yang sesuai dengan tujuan penelitian. Data dikumpulkan menggunakan dua alat ukur. Pertama, skala beban kerja yang memuat enam indikator dengan reliabilitas 0,692. Kedua, skala kecemasan yang terdiri dari 20 pernyataan dengan reliabilitas 0,829. Selanjutnya, hubungan antara kedua variabel dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman rho. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas perawat berada pada kategori beban kerja ringan, yakni sebanyak 78 orang (78%). Sementara itu, sebagian besar juga menunjukkan tingkat kecemasan normal, yaitu 79 orang (79%). Meski demikian, hasil uji statistik membuktikan adanya korelasi positif yang sangat kuat dan signifikan antara beban kerja dan kecemasan, dengan nilai koefisien korelasi r=0,877 dan p0,001. Kesimpulannya, semakin berat beban kerja yang dirasakan perawat, semakin tinggi pula kecemasan yang mereka alami. Hal ini mengindikasikan bahwa beban kerja bukan hanya persoalan fisik semata, tetapi juga berdampak langsung pada kondisi psikologis perawat.
Karakteristik Klinis Dan Temuan Radiografi Thoraks Pada Pasien Tuberkulosis Paru Dengan Diabetes Melitus Di RS Bintang Amin Bandar Lampung Abdusalam, Muhamad Izudin; Rafie, Rakhmi; Wulandari, Mardheni; Yuniar Sinaga, Fransisca Tarida
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.21729

Abstract

Tuberkulosis (TB) ialah penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan global, terutama bila disertai dengan komorbiditas seperti diabetes melitus (DM) yang dapat memperberat manifestasi klinis maupun radiologis TB. Studi ini dilaksanakan guna menganalisis gambaran klinis dan gambaran foto radiografi thorax pada pasien TB paru dengan DM di Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung. Studi ini memakai desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan secara retrospektif berdasarkan data sekunder dari rekam medis dan hasil pemeriksaan radiografi thorax pasien selama periode Januari hingga Desember 2024. Hasil studi menunjukkan bahwa gejala klinis yang dominan ditemukan ialah batuk berdahak (96,8%), penurunan berat badan (93,5%), lemas (90,3%), sesak napas (74,2%), dan demam (71,0%). Sementara itu, gambaran radiografi thorax terbanyak ialah infiltrat (92%), fibrosis (51,6%), kavitas (41,9%), dan konsolidasi (29,0%). Distribusi lesi paru paling banyak bersifat bilateral (67,7%) dan multipel (64,5%), dengan lokasi dominan pada lapangan paru bawah (45,2%). Hasil ini menunjukkan jika pasien TB dengan DM cenderung memiliki manifestasi klinis berat serta kelainan radiologis yang lebih luas, sehingga deteksi dini dan pemantauan penting dalam manajemen klinis.
Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Telogen Effluvium Pada Pelajar Sma Di Tangerang Selatan Parisa, Rafa Regina; Moniaga, Catharina Sagita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.21199

Abstract

Kerontokan rambut sering menjadi keluhan di kalangan remaja dan dapat berdampak terhadap kondisi psikologis serta citra diri. Salah satu bentuk kerontokan rambut yang umum ditemukan adalah telogen effluvium (TE), yaitu gangguan yang terjadi akibat terganggunya siklus pertumbuhan rambut. Status gizi diduga memiliki peran penting karena nutrisi tertentu diperlukan untuk menjaga kesehatan folikel rambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan kejadian TE pada pelajar SMAN 7 Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan pendekatan analitik dan melibatkan 301 siswa berusia 15–17 tahun. Status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan TE dinilai melalui uji hair pull. Hasil menunjukkan bahwa 63,5% responden memiliki status gizi tidak normal, dan 37,2% mengalami kerontokan rambut. Uji chi-kuadrat memberikan nilai p sebesar 0,818 dan Prevalence Risk Ratio (PRR) sebesar 0,637 (CI 95%: 0,395–1,028), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dan kejadian TE. Temuan ini mengindikasikan bahwa status gizi bukan satu-satunya faktor pemicu TE, dan faktor lain seperti ketidakseimbangan hormon atau stres psikologis kemungkinan lebih berpengaruh.
Uji Aktivitas Nefroprotektif Ekstrak Akuosa Sarang Burung Walet Putih (Collocalia fuciphaga) Pada Tikus Wistar Yang Diinduksi Gentamisin Hasanah, Liina Shona'atul; Saputri, Gusti Ayu Rai; Angin, Martianus Perangin
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.22608

Abstract

Nefrotoksisitas akibat gentamisin tetap menjadi perhatian klinis karena peningkatan kadar urea dan kreatinin serum. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas nefroprotektif ekstrak air sarang burung walet putih (Collocalia fuciphaga) pada tikus Wistar yang diinduksi gentamisin. Studi eksperimental dilakukan menggunakan enam kelompok: kontrol normal, kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (NaHCO₃), dan tiga kelompok perlakuan yang menerima dosis ekstrak 20, 30, dan 40 mg/kgBW. Kadar urea dan kreatinin serum diukur dan dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis dan Mann–Whitney. Hasil menunjukkan bahwa gentamisin secara signifikan meningkatkan kadar urea dan kreatinin dibandingkan dengan kontrol normal. Namun, pemberian ekstrak tidak secara signifikan mengurangi parameter ini (p0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air sarang burung walet pada dosis 20–40 mg/kgBW tidak menunjukkan aktivitas nefroprotektif terhadap nefrotoksisitas yang diinduksi gentamisin pada tikus Wistar.
Evaluasi Pelatihan Kader TB Dalam Meningkatkan Peran Kader Di Puskesmas Perumnas II Kota Pontianak Lismana, Dinda Ulta; T. Tejoyuwono, Agustina Arundina; Irsan, Abror
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.22858

Abstract

Pengetahuan kader yang terbatas berkontribusi terhadap rendahnya penemuan suspek tuberkulosis (TB), sementara aktivitas kader dipengaruhi oleh pekerjaan, pendapatan, dan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pelatihan dalam meningkatkan peran kader TB di Puskesmas Perumnas II, Kota Pontianak. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan 6 informan yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan Atlas.ti 8. Pelatihan dilaksanakan satu kali dengan monitoring dan evaluasi triwulanan, menggunakan metode ceramah, diskusi, role play, dan praktik lapangan, dengan materi meliputi TB dan komunikasi. Hasil menunjukkan sebagian besar kader kurang aktif karena kesibukan kerja, keterbatasan insentif, tanggung jawab keluarga, serta persepsi risiko. Meskipun pelatihan dinilai cukup baik, berbagai faktor internal dan eksternal masih menghambat partisipasi kader. Oleh karena itu, diperlukan strategi komprehensif yang menargetkan faktor waktu kerja, peningkatan insentif, serta pengurangan persepsi risiko guna meningkatkan keterlibatan kader TB.
Hubungan Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Pagi Terhadap Prestasi Belajar Pada Siswa Sekolah Dasar Di Min 2 Tanggamus Rakharen, Lidiya Ayis; Mandala, Zulhafis; Nurmalasari, Yesi; Putri, Devita Febriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.21016

Abstract

Prestasi belajar merupakan indikator keberhasilan proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Status gizi dan kebiasaan sarapan pagi merupakan faktor yang diduga berperan dalam memengaruhi prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar pada siswa kelas V-VI di MIN 2 Tanggamus. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 81 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), kebiasaan sarapan diperoleh melalui kuesioner, dan prestasi belajar dinilai berdasarkan rata-rata nilai rapor. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar (p = 0,194; r = 0,146), serta tidak terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar (p = 0,601; r = 0,059). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi maupun kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar siswa.
Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Perkembangan Motorik Halus Bayi Usia 6–12 Bulan Di Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita Kota Pekanbaru Anggraini, Lina; Aifa, Wira Ekdeni; Fitria, Nurhidayah; Tanberika, Fajar Sari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.22594

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan indikator penting tumbuh kembang anak. ASI eksklusif berperan dalam mendukung perkembangan optimal bayi usia 6–12 bulan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik halus bayi di Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan 37 responden yang dipilih secara consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan KPSP dan dianalisis dengan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil menunjukkan 23 bayi (62,2%) mendapat ASI eksklusif dan 14 bayi (37,8%) tidak. Sebagian besar bayi dengan ASI eksklusif memiliki perkembangan sesuai (73,9%), sedangkan bayi tanpa ASI eksklusif sebagian besar tidak sesuai (64,3%). Terdapat hubungan signifikan antara ASI eksklusif dan perkembangan motorik halus (p = 0,022). Kesimpulannya, ASI eksklusif berhubungan dengan perkembangan motorik halus yang lebih baik, sehingga perlu ditingkatkan melalui edukasi kesehatan.
Hubungan Faktor Manusia Dan Perilaku Dengan Budaya Keselamatan Pasien Di RSUD Pesawaran Lampung Adhitama, Dian; Samino, Samino; Riyanti, Riyanti; Angelina, Christin; Nuryani, Dian Dwi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i3.22319

Abstract

Kasus Insiden keselamatan pasien (IKP) di 3.145 RS seluruh Indonesia selama tahun 2023 terjadi IKP sebanyak 5.710 kejadian (KTD 5.364 Kasus dan sentinel 346). Jenis insiden terbanyak yaitu jatuh. Tujuan penelitian adalah Hubungan Faktor Manusia dan Perilaku dengan Budaya Keselamatan Pasien di RSUD Pesawaran Lampung. Jenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi semua tenaga kesehatan yang kontak langsung dengan pasien berjumlah 100 orang, sampel adalah total populasi. Data dianalisis dengan chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan budaya keselamatan kategori baik sebesar (52%). Terdapat hubungan antara faktor manusia :kerjasama tim, kelelahan, dan stres kerja) serta faktor perilaku (sikap) dengan budaya keselamatan pasien. Kerjasama tim (OR = 5,2), Sikap (OR = 4,9), Kelelahan (OR = 3,7), Stres kerja (OR = 3,4). Faktor yang paling berpengaruh dengan budaya keselamatan pasien adalah faktor manusia (kerjasama tim) (OR 12,9). Saran yang diberikan kepada manajemen Rumah Sakit Umum Daerah adalah melakukan pelatihan dengan tema komunikasi efektif dalam tim medis, kerjasama tim dalam manajemen bangsal, membangun kerjasama tim efektif, pelatihan membangun tim work, manajemen konflik dengan mempergunakan penyedia jasa pelatihan professional sebagai pihak ketiga.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue