cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 1,307 Documents
ANALISIS TERKAIT PEMBAGIAN HARTA WARISAN BERUPA TANAH DAN RUMAH YANG MASIH DIKUASAI SALAH SATU AHLI WARIS Napitupulu, Yazmine Nabila; Purba, Hasim; Sutiarnoto, Sutiarnoto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2826

Abstract

Abstract: This study analyzes the problem of inheritance distribution in the form of land and buildings that are still controlled by one of the heirs, focusing on the Supreme Court Decision Number 1935K/Pdt/2023. Using a normative legal research method with descriptive nature and qualitative analysis, this study found that resolving inheritance disputes requires a comprehensive understanding of the legal position and resolution mechanisms. Based on the saisine principle, the rights and obligations of the heir are automatically transferred to the heirs from the time of death, where physical control by one party does not eliminate the rights of the other heirs. Although the Supreme Court Decision No. 1935K/Pdt/2023 decided on an equal distribution of 1/6 for each heir, the decision was considered to have not considered several important aspects such as the rights of the wife who should have received a larger share, compensation options for parties who have managed assets, and aspects of legal benefits related to the possibility of economic losses due to forced sale of disputed objects, so that deeper consideration is needed to achieve substantive justice in resolving inheritance disputes. Keyword: Inheritance, Land and Buildings, Heirs Abstrak: Penelitian ini menganalisis permasalahan pembagian harta warisan berupa tanah dan bangunan yang masih dikuasai oleh salah satu ahli waris, dengan fokus pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 1935K/Pdt/2023. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan sifat deskriptif dan analisis kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa penyelesaian sengketa waris memerlukan pemahaman komprehensif tentang kedudukan hukum dan mekanisme penyelesaiannya. Berdasarkan prinsip saisine, hak dan kewajiban pewaris beralih secara otomatis kepada para ahli waris sejak saat kematian, dimana penguasaan fisik oleh salah satu pihak tidak menghilangkan hak ahli waris lainnya. Meskipun Putusan MA No. 1935K/Pdt/2023 memutuskan pembagian rata 1/6 bagian untuk masing-masing ahli waris, namun putusan tersebut dinilai kurang mempertimbangkan beberapa aspek penting seperti hak istri yang seharusnya mendapat bagian lebih besar, opsi kompensasi bagi pihak yang telah mengelola aset, serta aspek kemanfaatan hukum terkait kemungkinan kerugian ekonomis akibat penjualan paksa objek sengketa, sehingga diperlukan pertimbangan yang lebih mendalam untuk mencapai keadilan substantif dalam penyelesaian sengketa waris. Kata kunci: Harta Warisan, Tanah dan Bangunan, Ahli Waris
KONFLIK AGRARIA DALAM PEMBANGUNAN IBU KOTA NEGARA: ANALISIS HAK GUNA USAHA DAN PERLINDUNGAN HAK MASYARAKAT ADAT Kurniawan, Fahmi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2831

Abstract

Abstract: The relocation of the National Capital City (IKN) from Jakarta to East Kalimantan presents major challenges, particularly in relation to customary land rights and Cultivation Rights (HGU). Indigenous communities in the region have deep historical and cultural connections to the land, but often lack formal proof of ownership of their land. This increases the potential for conflict when customary land is allocated for the development of IKN, which is regulated in the IKN 2023 Law. This law allows investors to extend the HGU for up to 190 years, a policy that contradicts the agrarian principles in the 1960 BAL, which emphasise equitable land distribution and the protection of indigenous peoples' rights. From an agrarian law perspective, granting such lengthy HGU licences to investors could undermine the rights of indigenous peoples who have long inhabited the area. Indigenous peoples also face legal uncertainty over land that has been part of their lives and culture for centuries. This study highlights the importance of agrarian regulations that protect the rights of indigenous peoples while supporting the investment and development needs of IKN. The government needs to align its IKN policy with the protection of indigenous peoples' rights through a fair and inclusive legal approach. This policy will ensure sustainable development without ignoring the traditional rights of local communities. Keywords: Agrarian Conflict, Cultivation Rights Title (HGU),  Legal Certainty. Abstrak: Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur menghadirkan tantangan besar, terutama terkait dengan hak tanah adat dan Hak Guna Usaha (HGU). Masyarakat adat di wilayah tersebut memiliki hubungan historis dan budaya yang mendalam dengan tanah tersebut, namun sering kali tidak memiliki bukti kepemilikan formal atas tanah mereka. Hal ini meningkatkan potensi terjadinya konflik ketika tanah adat dialokasikan untuk pembangunan IKN, yang diatur dalam Undang-Undang IKN 2023. UU ini memberi izin perpanjangan HGU hingga 190 tahun bagi investor, suatu kebijakan yang bertentangan dengan prinsip agraria dalam UUPA 1960, yang menekankan distribusi tanah yang adil dan perlindungan hak masyarakat adat. Dalam perspektif hukum agraria, pemberian HGU yang begitu panjang kepada investor dapat mengabaikan hak-hak masyarakat adat yang sudah lama mendiami wilayah tersebut. Masyarakat adat pun menghadapi ketidakpastian hukum atas tanah yang telah menjadi bagian dari kehidupan dan budaya mereka selama berabad-abad. Studi ini menyoroti pentingnya regulasi agraria yang mampu melindungi hak-hak masyarakat adat sembari mendukung kebutuhan investasi dan pembangunan IKN. Pemerintah perlu menyelaraskan kebijakan IKN dengan perlindungan hak-hak masyarakat adat melalui pendekatan hukum yang adil dan inklusif. Kebijakan ini akan memastikan pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengabaikan hak-hak tradisional masyarakat lokal. Kata kunci: Hak Guna Usaha (HGU), Konflik Agraria, Kepastian Hukum.
ANALISIS YURIDIS PENCABUTAN KEKUASAAN WALI DAN PENGALIHAN PERWALIAN KEPADA NENEK DALAM KONTEKS PERLINDUNGAN HAK WARIS ANAK YATIM Damanik, Sari Maisyarah; Purba, Hasim; Sembiring, Rosnidar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2818

Abstract

Abstract: The Indonesian legal system pays special attention to the protection of orphans' rights in the context of guardianship and inheritance rights through various legal instruments such as the Marriage Law, the Compilation of Islamic Law, and the Child Protection Law. This normative legal research examines three main issues, namely the legal provisions on the revocation of guardianship and transfer of guardianship, the judge's legal considerations in Decision Number 57/Pdt.G/2024/PA.Pspk, and the legal implications of the decision on the protection of orphans' inheritance rights, using a statutory approach and a case approach. The results of the study indicate that the Indonesian legal framework has comprehensively regulated the revocation and transfer of guardianship, where judges use multiple perspectives in considering the transfer of guardianship from the biological father to the grandmother based on the negligence of the guardian, the ability of the substitute guardian, and the best interests of the child in the management of inheritance and Taspen, which has implications in the form of legal legitimacy for the grandmother as the new guardian, the obligation to record the child's assets, and a monitoring mechanism by the court, so that it is necessary to harmonize regulations, develop more detailed substitute guardian eligibility assessment standards, and establish a monitoring system for the management of children's inheritance. Keyword: Guardianship, Revocation and Transfer of Guardian, Inheritance Abstrak: Sistem hukum Indonesia memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan hak-hak anak yatim dalam konteks perwalian dan hak waris melalui berbagai instrumen hukum seperti UU Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, dan UU Perlindungan Anak. Penelitian hukum normatif ini mengkaji tiga permasalahan utama yaitu ketentuan hukum tentang pencabutan kekuasaan wali dan pengalihan perwalian, pertimbangan yuridis hakim dalam Putusan Nomor 57/Pdt.G/2024/PA.Pspk, serta implikasi hukum putusan tersebut terhadap perlindungan hak waris anak yatim, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum Indonesia telah mengatur secara komprehensif mengenai pencabutan dan pengalihan perwalian, dimana hakim menggunakan multi-perspektif dalam mempertimbangkan pengalihan perwalian dari ayah kandung kepada nenek berdasarkan kelalaian wali, kemampuan wali pengganti, dan kepentingan terbaik anak dalam pengelolaan harta warisan dan Taspen, yang membawa implikasi berupa legitimasi hukum bagi nenek sebagai wali baru, kewajiban pembukuan harta anak, dan mekanisme pengawasan oleh pengadilan, sehingga diperlukan harmonisasi peraturan, pengembangan standar penilaian kelayakan wali pengganti yang lebih rinci, serta pembentukan sistem monitoring pengelolaan harta waris anak. Kata kunci: Perwalian, Pencabutan dan Pengalihan Wali, Waris
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI SD DAARUL QUR’AN KALIBATA Islami, Hani; Putri, Fatika Adelia; Zahruddin, Zahruddin
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2838

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to identify and analyze the strategies used by teachers to enhance their abilities. SD Daarul Qur'an Kalibata employs a dual curriculum, both national and international. The school must ensure that teachers possess the necessary skills to effectively implement the curriculum in an ever-changing educational landscape. This study was conducted using a qualitative approach and designed as a case study. Data was obtained through comprehensive interviews with the school principal. The research findings indicate that the principal strives to enhance teachers' professional competence through workshops, academic supervision, and collaboration with other schools. The study also found that the success of teacher professional development is greatly influenced by school management support. Therefore, this research emphasizes that strategies to enhance teachers' professional competence are crucial in efforts to create an effective learning environment at SD Daarul Qur'an Kalibata. Keyword: Strategy, Competency Development, Teacher. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis strategi yang digunakan guru untuk meningkatkan kemampuan mereka. SD Daarul Qur'an Kalibata menggunakan kurikulum ganda, yaitu nasional dan internasional. Sekolah harus memastikan bahwa guru memiliki kemampuan yang diperlukan untuk menerapkan kurikulum dengan efektif dalam dunia pendidikan yang terus berubah. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dan dirancang sebagai studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara menyeluruh dengan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berusaha untuk meningkatkan kompetensi profesional guru melalui workshop, supervisi akademik, dan kolaborasi dengan sekolah lain. Studi ini juga menemukan bahwa keberhasilan pengembangan kompetensi profesional guru sangat dipengaruhi oleh dukungan manajemen sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa strategi untuk meningkatkan kompetensi profesional guru sangat penting dalam upaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif di SD Daarul Qur’an Kalibata. Kata kunci: Strategi, Pengembangan Kompetensi, Guru.
HUBUNGAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS DAN TINDAKAN DENGAN BESARAN TARIF INA-CBGS KASUS DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD ANUTAPURA PALU Yusnaeni, Yusnaeni; Muchlis, Husni Abdul; Hosizah, Hosizah; Qomarania, Witri Uama
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2827

Abstract

Abstract: The accuracy of the diagnosis and action codes is related to the amount of INA-CBG costs that will be claimed. Initial observation results showed that of the 31 claim files there were 17 (54.8%) with inaccurate codes. This study aims to determine the relationship between the accuracy of diagnosis codes and actions with the INA-CBGs rates for type II DM cases at Anutapura Regional Hospital, Palu, in January – August. This type of research is quantitative research with a cross sectional research design. The population size was 387 and the sample size was 79 claim files using a simple random sampling technique. Data collection was carried out through document review of inpatient claim files and INA-CBGs rates. Data analysis using the Chi-Square test. The research results from 79 claim files contained 25 (31.6%) inaccurate diagnosis with inaccurate INA-CBGs rates. The results of the Chi-Square test by looking at the Fisher's exact test value show that there is a relationship between the accuracy of the diagnosis code and the action and the INA CBG's rates for type II DM cases at Anutapura Regional Hospital with a p-value of 0.04 < 0.05 and an OR value = 3.811 This means that the accuracy of the diagnosis and action codes has a 3.811 chance of producing the correct INA-CBGS rate. It is hoped that coders will be more careful in assigning accurate codes according to ICD-10 and ICD-9 rules in order to produce the correct INA-CBGs rates. Keyword: Accuracy Of Diagnosis and Action Codes, ICD-10 and ICD-9 Coding, INA-CBGs Rates Abstrak: Keakuratan kode diagnosis dan tindakan berhubungan dengan besaran tarif biaya INA-CBGs yang akan diklaim. Hasil observasi awal menunjukkan dari 31 berkas klaim terdapat 17 (54.8%) dengan kode yang tidak akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keakuratan kode dengan besaran tarif INA-CBGs kasus DM tipe II di RSUD Anutapura Palu pada bulan Januari – Agustus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Besar populasi sebanyak 387 dan besar sampel sebanyak 79 berkas klaim dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah dokumen terhadap berkas klaim rawat inap dan besaran tarif INA-CBGs. Analisis data dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian dari 79 berkas klaim terdapat 25 (31.6%) kode diagnosis dan tindakan yang tidak akurat dengan tarif INA-CBGs yang tidak tepat. Hasil uji Chi-Square dengan melihat nilai fisher’s exact test menunjukkan ada hubungan antara keakuratan kode diagnosis dan tindakan dengan besaran tarif INA CBG’s kasus DM tipe II di RSUD Anutapura dengan nilai p-value sebesar 0,04 < 0,05 dan nilai OR=3,811 artinya keakuratan kode diagnosis dan tindakan mempunyai peluang 3,811 kali menghasilkan tarif INA-CBGS yang tepat. Diharapkan petugas koder lebih teliti dalam menetapkan kode yang akurat sesuai aturan ICD-10 dan ICD-9 agar dapat menghasilkan tarif INA-CBGs yang tepat. Kata kunci: Keakuratan Kode Diagnosis dan Tindakan, Pengkodean ICD-10 dan ICD-9, Tarif INA-CBGs
TANTANGAN DAN STRATEGI PELESTARIAN BAHASA INDONESIA DALAM ERA DIGITAL Silalahi, Maryska Debora
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2899

Abstract

Abstract: Indonesian as the official language of the Republic of Indonesia faces major challenges in the digital era. The development of the current era of globalization has changed the way people communicate and interact. This article discusses the challenges and strategies for preserving Indonesian in the digital era. This study uses a qualitative method with literature analysis conducted by searching various written sources, either in books, archives, magazines, articles, journals, or documents relevant to problems related to preserving Indonesian. The results of the study show that Indonesians faces challenges such as globalization, technology, and social change. However, several strategies can be carried out to preserve Indonesian, such as with the right strategies such as strengthening policies, developing technology, socialization, and language awareness campaigns, forming online communities that focus on language preservation, language education, and collaboration with industry, increasing local content in Indonesian, and through promoting Indonesian in the international arena will make Indonesian survive and develop in the digital era. Keywords: preservation of Indonesian language; challenges of language preservation; strategies of language preservation; digital era. Abstrak: Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Republik Indonesia menghadapi tantangan besar di era digital. Perkembangan era globalisasi saat ini telah mengubah cara berkomunikasi dan berinteraksi masyarakat. Artikel ini membahas tentang tantangan dan strategi pelestarian bahasa Indonesia di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis literatur yang dilakukan dengan melakukan pencarian terhadap berbagai sumber tertulis, baik berupa buku-buku, arsip, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang terkait dengan pelestarian bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia menghadapi tantangan seperti globalisasi, teknologi, dan perubahan sosial. Namun, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk melestarikan bahasa Indonesia, seperti dengan strategi yang tepat seperti penguatan kebijakan, pengembangan teknologi, sosialisasi dan kampanye kesadaran berbahasa, pembentukan komunitas online yang berfokus pada pelestarian bahasa, edukasi kebahasaan, serta kolaborasi dengan industri, memperbanyak konten lokal dalam bahasa Indonesia, dan melalui promosi bahasa Indonesia di kancah internasional akan membuat bahasa Indonesia dapat tetap bertahan dan berkembang dalam era digital. Kata kunci: pelestarian bahasa Indonesia; tantangan pelestarian bahasa; strategi pelestarian bahasa; era digital.
PENGARUH KERAGAMAN, KELENGKAPAN PRODUK TERHADAP MINAT BELI ULANG MELALUI KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Sinaga, Hommy Dorthy Ellyany; Lazuardi, Dedy; Wangsa, Fendy
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Keragaman dan Kelengkapan Produk berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan, untuk mengetahui apakah Kepuasan Pelanggan berpengaruh terhadap Minat Beli Ulang dan untuk mengetahui apakah Keragaman dan Kelengkapan Produk berpengaruh terhadap Minat Beli Ulang melalui Kepuasan Pelanggan sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dan sumber data merupakan data primer dan data sekunder. Populasi pada penelitian ini adalah pelanggan yang melakukan pembelian ulang sparepart di PT Mega Anugrah Mandiri pada tahun 2022 sebanyak 133 pelanggan. Jumlah sampel adalah 100 pelanggan dengan rumus slovin. Teknik pengambilan sampel dengan nonprobability sampling menggunakan Random Sampling. Data dianalisis dengan metode analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan variabel Keragaman berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Variabel Kelengkapan Produk berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Kepuasan Pelanggan berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli Ulang. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara simultan diketahui bahwa hasil uji – F menunjukkan variabel Keragaman dan Kelengkapan Produk berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Hasil uji sobel menunjukkan bahwa variabel Keragaman dan Kelengkapan Produk berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli Ulang melalui Kepuasan Pelanggan sebagai variabel intervening.
HUBUNGAN PERSEPSI ETIKA PROFESI DENGAN PERILAKU KERJA PMIK DPD PORMIKI DKI JAKARTA nom, Ersa Shamira A; Temesvari, Nauri Anggita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2306

Abstract

Abstract: Perceptions of ethics and work behavior are two things that cannot be separated because perceptions of ethics influence the work behavior of the medical recording profession so that medical recorders can run well. The aim of this research is to determine the relationship between perceptions of professional ethics and the behavior of medical recorders and health information in DPD PORMIKI DKI Jakarta.  The sample consisted of 91 people using quota sampling. Analysis uses the Spearman Correlation Test. The research results show that PMIK's work behavior has a minimum value of 54 and a maximum of 80, mean +/std.deviation 69.76+/7.473 and 95% CI lower-upper 68.20-71.31 and perception of professional ethics a minimum value of 30 and a maximum of 52 , mean+/-std.deviation 45.68+/5.938 and 95%CI lower-upper 44.44- 46.92, r results (0.290) level of strength is sufficient, the positive correlation coefficient value of the relationship between the two variables is said to be in the same direction and the p-value 0.005, the relationship between variables is significant, there is a relationship between perceptions of professional ethics and PMIK work behavior. Training facilities for work ethics and behavior, internal research on perceptions and collaboration with educational institutions. Keywords: Medical Recorder and Health Information, Work Behavior, Perception of                  Professional Ethics Abstrak: Persepsi etika dengan perilaku kerja merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan karena persepsi etika mempengaruhi perilaku kerja dari profesi perekam medis sehingga perekam medis bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi etika profesi dengan perilaku perekam medis dan informasi kesehatan di DPD PORMIKI DKI Jakarta.  Sampel terdiri dari 91 orang menggunakan kuota sampling. Analisis menggunakan Uji Korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kerja PMIK nilai minimum 54 dan maximum 80, mean +/std.deviasi 69,76+/7,473 dan 95%CI lower-upper 68,20-71,31 dan persepsi etika profesi nilai minimum 30 dan maximum 52, mean+/-std.deviasi 45,68+/5,938 dan 95%CI lower-upper 44,44- 46,92, hasil r (0,290) tingkat kekuatan cukup, bernilai koefisien korelasi positif  hubungan kedua variabel dikatakan searah dan p-value 0,005 hubungan antar variabel bernilai signifikan ada hubungan antara persepsi etika profesi dengan perilaku kerja PMIK. Saran pelatihan etika dan perilaku kerja, penelitian internal tentang persepsi dan kolaborasi dengan institusi pendidikan. Kata kunci: Perekam Medis dan Informasi Kesehatan, Perilaku Kerja, Persepsi Etika Profesi
PENERAPAN LOGIKA FUZZY DALAM PREDIKSI JUMLAH PRODUKSI DI PT. INOCYCLE TECHNOLOGY TBK CABANG BENGKULU Soleh, Muhammad; Yupianti, Yupianti; Sartika, Devi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2186

Abstract

PT. Inocycle Technology Tbk Cabang Bengkulu merupakan salah Perusahaan yang bergerak dalam produksi Recycled Polyester Staple Fiber (“Re-PSF”) dengan mengolah plastik daur ulang tanpa limbah Cabang Bengkulu Re-PSF adalah bahan baku dari banyak produk Perseroan, mulai dari manufaktur non-woven untuk otomotif, konstruksi, pertanian, infrastruktur, dan pakaian dan furniture. Pillow Dream Scope dan Bolster Dream Score merupakan jenis produk yang diproduksi oleh PT. Inocycle Technology Tbk Cabang Bengkulu. Penerapan logika fuzzy dalam prediksi jumlah produksi di PT. Inocycle Technology Tbk Cabang Bengkulu dapat membantu dalam menentukan jumlah produksi Pillow Dream Scope dan Bolster Dream Score setiap bulannya serta dapat membantu memanajemen persediaan produk Pillow Dream Scope dan Bolster Dream Score di PT. Inocycle Technology Tbk Cabang Bengkulu. Berdasarkan data uji yang diperoleh dari PT. Inocycle Technology Tbk Cabang Bengkulu penerapan metode logika fuzzy model tsukamoto, diperoleh hasil prediksi jumlah produksi produk Pillow Dream Scope sebanyak 337pcs untuk Bulan Januari Tahun 2024. Berdasarkan pengujian sistem yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa fungsional dari aplikasi penerapan logika fuzzy dalam prediksi jumlah produksi di PT. Inocycle Technology Tbk Cabang Bengkulu telah berjalan dengan baik dan mampu menampilkan hasil prediksi jumlah produksi produk sesuai dengan tahapan dari logika fuzzy model Tsukamoto.
BENTUK-BENTUK PENYIMPANGAN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI INDONESIA Yulianti, Tiana; Apriani, Rina; Hakim, M Arif Budiman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2338

Abstract

PKH (Program keluarga harapan) adalah suatu upaya pemerintah Indonesia untuk mengurangi kemiskinan dengan memberikan bantuan keuangan kepada keluarga miskin guna meningkatkan kesejahteraan mereka. Namun, beberapa individu memanfaatkan kesempatan ini untuk kepentingan pribadi, menyebabkan adanya pelanggaran dalam distribusi bantuan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan PKH di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka, yang menganalisis informasi dari penelitian-penelitian sebelumnya. Berdasarkan kajian ini, terdapat dua jenis penyimpangan utama. Pertama, dana bantuan PKH disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, bukan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kedua, bantuan tidak disalurkan secara tepat sasaran. Penelitian sebelumnya cenderung lebih banyak membahas masalah akuntabilitas dalam distribusi PKH, dengan rekomendasi untuk memperbaiki proses pendataan calon penerima agar lebih tepat sasaran demi mencapai tujuan PKH.

Page 77 of 131 | Total Record : 1307