cover
Contact Name
Melly Maulin
Contact Email
melly.maulin@email.unikom.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
melly.maulin@email.unikom.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Common
ISSN : 26549271     EISSN : 25806386     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 137 Documents
PEMANFAATAN LIVE STREAMING TIKTOK SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI PEMASARAN SKINCARE PRODUK  SKINTIFIC DAN SOMETHINC Lestari, Mutia Rahmi Astri; Nurhadi, Zikri Fachrul; Febrina, Ismira
Jurnal Common Vol. 9 No. 2 (2025): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v9i2.15845

Abstract

Live streaming semakin banyak digunakan sebagai strategi pemasaran digital, khususnya di industri skincare. Skintific dan Somethinc memanfaatkan TikTok untuk meningkatkan interaksi dengan konsumen serta memperluas jangkauan pasar. Namun, keberhasilan strategi komunikasi dalam live streaming masih perlu dianalisis lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pemasaran melalui TikTok Live dapat meningkatkan keterlibatan konsumen, membangun loyalitas merek, dan memengaruhi keputusan pembelian.   Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Informan terdiri dari tiga mahasiswa yang aktif mengikuti live streaming TikTok dari merek yang diteliti serta seorang akademisi di bidang ekonomi dan pemasaran digital. Penelitian menunjukkan bahwa Skintific dan Somethinc menerapkan strategi promosi seperti diskon terbatas waktu, flash sale, dan bundling. Interaksi langsung antara host dan audiens memperkuat hubungan dengan konsumen, di mana host yang responsif meningkatkan keterlibatan dan loyalitas pelanggan.  Strategi pemasaran melalui TikTok Live terbukti efektif dalam meningkatkan interaksi dan keputusan pembelian. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan promosi melalui TikTok Live dipengaruhi oleh strategi visual yang menarik, penggunaan diskon terbatas, timer, dan interaksi yang aktif dari host. Skintific dan Somethinc mampu memanfaatkan elemen ini dengan baik, sedangkan Risha.beauty dan Avoskin masih memiliki potensi pengembangan. Temuan ini menekankan bahwa kualitas komunikasi lebih berperan dalam menarik audiens tidak hanya bergantung pada besarnya nama brand. Penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya strategi komunikasi dan keterlibatan langsung dalam meningkatkan keberhasilan pemasaran digital di TikTok. Kata Kunci: Pemasaran Digital, Live Streaming, Interaksi Konsumen, Strategi Komunikasi, Loyalitas Merek
MEMOTRET TEKNIK KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM MENGATASI KONFLIK RUMAH TANGGA Rahmani, Tafida Kayla; Al-Ayubi, Miftahkudin; Ibrahim, Malik
Jurnal Common Vol. 9 No. 2 (2025): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v9i2.15860

Abstract

Konflik dalam rumah tangga merupakan permasalahan yang kompleks dan dapat berdampak negatif pada keharmonisan keluarga jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi persuasif dalam menyelesaikan konflik rumah tangga serta mengidentifikasi teknik komunikasi yang efektif dalam membangun pemahaman dan keterbukaan antar pasangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif dapat membantu pasangan dalam mengatasi perbedaan, meningkatkan keterbukaan, serta menciptakan solusi yang konstruktif. Teknik yang efektif dalam komunikasi persuasif meliputi penggunaan bahasa yang positif dan empatik, pendekatan emosional yang tepat, penyampaian argumen logis, serta pemilihan waktu yang sesuai. Efektivitas komunikasi persuasif dipengaruhi oleh keterbukaan pasangan, latar belakang budaya, kondisi psikologis, serta strategi komunikasi yang digunakan. Dengan penerapan komunikasi persuasif yang tepat, pasangan suami istri dapat mengelola konflik dengan lebih baik dan membangun hubungan yang lebih harmonis. Kata Kunci: Komunikasi persuasif, konflik rumah tangga, strategi komunikasi, keharmonisan keluarga
DAMPAK KONTEN PERSUASIF PADA MEDIA SOSIAL TERHADAP PERUBAHAN GAYA HIDUP GEN Z DALAM BIDANG OLAHRAGA Rohman, Abdul Rofi Kholikul; Salamah, Ummu; Husnusyifa, Annisa
Jurnal Common Vol. 9 No. 2 (2025): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v9i2.16736

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media sosial seperti Instagram dan TikTok, telah memberikan pengaruh signifikan terhadap pola hidup masyarakat, terutama Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak konten persuasif di media sosial terhadap perubahan gaya hidup Gen Z dalam bidang olahraga. Pendekatan kuanitatif diterapkan pada penelitianini, dengan metode survey penyebaran kuisioner kepada 71 orang responden anggota aktif BEFIT GYM yang berusia 18–34 tahun.Berdasarkan hasil analisis, konten persuasif terbukti berpengaruh signifikan terhadap perubahan gaya hidup, dengan nilai R2 sebesar 0,380 hal ini menunjukkan bahwa 38% variasi dalam gaya hidup Gen Z dijelaskan ole konten persuasife, sementara 62% sisanya dipengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti. Uji korelasi juga menunjukkan hubungan yang kuat antara kedua variabel (r = 0,617). Temuan ini membuktikan bahwa konten persuasif yang disajikan secara menarik dan konsisten di media sosial mampu memengaruhi kesadaran, sikap, dan perilaku Gen Z dalam menjalani gaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga. Temuan ini di harapkan dapat menjadi acuan bagi para kreator dan pelatih dalam membuat konten persuasif yang lebih efektif guna mendorong gaya hidup sehat di kalangan Generasi Z peneltian lebih lanjut di sarankan untuk mengeksplorasi variabel eksternal lainnya yang turut mempengaruhi perubahan haya hidup secara mendalam. Kata Kunci: Generasi Z, Instagram, Konten Persuasif, Media Sosial, Tiktok
COMMUNICATION AND ORGANIZATIONAL CHANGE IN THE DIGITAL TRANSFORMATION OF CORRESPONDENCE GOVERNANCE IN PT DIRGANTARA INDONESIA Istiani, Ade Nur; Suherman, M. Tanziil; Adisatryo, Adisatryo
Jurnal Common Vol. 9 No. 2 (2025): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v9i2.17181

Abstract

This study explores the digital transformation of correspondence governance at PT Dirgantara Indonesia (PTDI) from a communication and organizational change perspective. The research aims to analyze how the digitization process of the company’s letter management system is implemented and to identify the challenges that arise during this transformation. Using Kurt Lewin’s Three Step Change Model  as the analytical framework, the study examines how organizational communication influences employee readiness and adaptation to change. The research employs a qualitative instrumental case study approach, allowing for an in-depth understanding of the digitalization process within PTDI. Data were collected through interviews, observations, document analysis, and audiovisual materials. The findings reveal that the digital correspondence system improves efficiency and transparency in administrative processes. However, obstacles remain, particularly in the early stages of change, due to limited infrastructure and inconsistent employee engagement. The study concludes that effective communication and leadership support are critical to ensuring successful digital transformation and sustainable organizational change. Keywords: Communication, Correspondence Governance, Digital Transformation, Organizational Change, PT Dirgantara Indonesia
PENGARUH RAGAM KONTEN MEDIA OTT TERHADAP KEKHAWATIRAN DAMPAK SOSIAL DAN PSIKOLOGIS DI JAWA BARAT Slamet, Adiyana; Rakhmaniar, Almadina
Jurnal Common Vol. 9 No. 2 (2025): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v9i2.18462

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan menganalisis jenis konten yang paling sering dikonsumsi serta tingkat kekhawatiran terhadap dampak media Over-The-Top (OTT) di kalangan Generasi X, Y, dan Z di Jawa Barat. Dengan menggunakan pendekatan survei, studi ini menelaah persepsi dan respons generasi terhadap konten OTT yang meliputi kekerasan, pornografi, isu LGBT, serta konten yang mengandung nilai-nilai moral dan sosial yang sensitif. Berdasarkan teori Uses and Effects, penelitian ini menjelaskan bagaimana kebutuhan konsumsi media memengaruhi persepsi risiko dan kekhawatiran pengguna terhadap dampak psikologis dan sosial konten OTT. Hasil penelitian menunjukkan Generasi X menunjukkan kekhawatiran tertinggi terhadap konten bermuatan moral dan pornografi karena dianggap bertentangan dengan nilai budaya lokal, sedangkan Generasi Y lebih menyoroti isu kekerasan dan pengaruh sosial tayangan ekstrem. Generasi Z menunjukkan tingkat kekhawatiran yang lebih rendah, namun mengkhawatirkan dampak psikologis dan normalisasi perilaku menyimpang yang tersirat dalam konten hiburan. Secara umum, seluruh generasi menyadari pentingnya regulasi dan literasi media. Temuan ini menegaskan bahwa pola konsumsi OTT terkait dinamika nilai moral dan persepsi risiko, menjadi dasar penguatan klasifikasi konten, literasi digital keluarga, dan lingkungan media yang aman sesuai sosial budaya Indonesia. Kata kunci: Media OTT, Generasi X Y Z, Kekhawatiran Konten.
Dinamika Toleransi Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Jawa Barat Susanti, Reni; Kurniawan, Rio; Rantona, Safutra; Meltareza, Ridma; Sirait, Rinda A
Jurnal Common Vol. 9 No. 2 (2025): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v9i2.18611

Abstract

The existence of minority groups often leads to conflict in a homogeneous community. Differences, misdirection, are often blamed on those who are considered controversial. One of the minority groups of public concern is the Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) in Tenjowaringin Village, Salawu District, Tasikmalaya Regency, West Java Province. In 2005 and 2013 there were conflicts between JAI and non-JAI groups in Tenjowaringin. The conflict caused damage to buildings, closure of houses of worship, and hampered communication interactions between the two groups. This study uses a qualitative interview and observation techniques. There were 8 informants among JAI and non-JAI groups. The informants represented residents, community leaders, and the local village government. The research observations were carried out for two months in Tenjowarigin Village, Salawu District, Tasikmalaya Regency. The results of the study explained that the conflict caused distrust between groups, including the closing of the mosque by non-JAI groups and making it difficult for JAI groups to carry out worship. To restore communication activities between the two groups, the two groups re-established post-conflict interaction through several activities initiated by the community or village government such as volleyball and eye donors. Keywords: The Dynamics of Communication, Conflict, Tolerance, Minority.  
Penguatan Perlindungan Psikososial Anak Korban Kekerasan Melalui Praktik Pemberitaan Etis Media Massa Kustiman, Erwin; Destrian, Ope
Jurnal Common Vol. 9 No. 2 (2025): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v9i2.18615

Abstract

Fenomena viralnya konten yang menampilkan anak korban kekerasan menunjukkan bagaimana distribusi informasi digital terjadi secara instan dan kerap mengabaikan prinsip perlindungan anak. Penyebaran tanpa sensor dan tanpa konteks memperlihatkan lemahnya penerapan etika jurnalisme, sekaligus memperkuat argumen bahwa media digital dapat mengonstruksi kerentanan baru bagi anak. Di satu sisi, media berperan penting dalam advokasi publik dan pengawasan sosial, namun di sisi lain, praktik pemberitaan sensasional sering kali mengeksploitasi anak demi kepentingan trafik dan komersial. Berulangnya pelanggaran etika menunjukkan adanya kesenjangan antara pedoman normatif dan praktik komunikasi yang dijalankan jurnalis maupun institusi media. Selain itu, literatur tentang representasi anak mengindikasikan masih kuatnya bias dan stigmatisasi dalam narasi media. Kompleksitas isu semakin meningkat dengan karakter media digital yang bersifat permanen, mudah dibagikan, dan sulit dikendalikan, sehingga memperpanjang potensi trauma bagi korban. Kondisi tersebut menegaskan perlunya pendekatan terpadu yang menggabungkan perspektif komunikasi massa, etika media, serta kerangka perlindungan psikososial untuk memperkuat praktik pemberitaan ramah anak secara sistematis di era digital.. Kata kunci: perlindungan psikososial anak, pemberitaan etis, media massa, korban kekerasan, pedoman ramah anak