cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Health Sciences and Research
ISSN : 26230674     EISSN : 2655643X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jambura Journal of Health Sciences and Research is a health scientific journal which published original articles of public health. This articles Published Twice a year in January and July. Which Focus and Scope in public health issues, including : Epidemiology, Health Education and Promotion, Environmental Health, Occupational Health and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Reproductive Health, Hospital Management, Nutrition Science, Health Information System. Moreover, Author can submit articles on any issue relating to public health with editor consideration.
Arjuna Subject : -
Articles 352 Documents
EFEKTIVITAS TERAPI PURSED LIPS BREATHING DAN POSISI SEMI FOWLER TERHADAP PENURUNAN SESAK NAPAS PASIEN TUBERCULOSIS: LITERATURE REVIEW Nasrun Pakaya; Muhammad Rizaldi Kaharu
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.21020

Abstract

Tuberkulosis salah satu penyakit menular penyebab dari bakteri Mycobacterium tuberkulosis dan menyerang organ paru-paru. Pasien dengan TB Paru memerlukan Tindakan penanganan selain terapi farmakologis yaitu dengan Pursed Lips Breathing dan memberikan posisi Semi Fowler. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi pursed lips breathing dan posisi semi fowler terhadap penurunan sesak napas pasien tuberkulosis. Studi penelitian menggunakan PICOT dengan pencarian pada Google Scholar sebanyak 830 artikel, Science Direct 1579 artikel, dan PUBMED 173 artikel yang ketiganya dari tahun 2019 – 2022 dengan menggunakan kata kunci Tuberculosis, Pursed lip breathing dan Semi fowler sehingga menghasilkan 10 jurnal yang di review. Hasil Menunjukkan hubungan antara terapi inhalasi sederhana dengan pursed lips breathing dan posisi semi fowler dalam menurunkan sesak nafas pada pasien tuberkulosis.. Disimpulkan bahwa memberikan posisi semi fowler berpengaruh pada penurunan gejala sesak yang dialami pasien tuberculosis. Selain itu penelitian menunjukan terapi pursed lips breathing berpengaruh pada pasien Tuberculosis  dalam menurunkan sesak nafas.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN MALARIA PADA IBU HAMIL Sintia Kartika Sari; Lisda Oktavia Madu Pamangin; Asriati Asriati; Melkior Tappy; Yane Tambing; Apriyana Irjayanti
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.19018

Abstract

Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium dan disebarkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini dapat menyerang anak-anak sampai orang tua, laki-laki maupun perempuan, termasuk wanita hamil. Indikator Annual Parasite Incidence (API) malaria di Indonesia pada tahun 2019 sebesar 0,93 per 1.000 penduduk. Kebaruan penelitian ini mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kejadian malaria pada ibu hami. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor risiko kejadian malaria pada ibu hamil di Puskesmas Waena Kota Jayapura. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang menderita penyakit malaria. Populasi kontrol dalam penelitian ini adalah seluruh  ibu hamil yang tidak menderita malaria. Sampel dalam penelitian ini sebesar 29 sampel untuk kasus malaria pada ibu hamil dan 58 sampel untuk kontrol ibu hamil, sehingga total sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 responden (matched 1:2). Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan dua cara yaitu total sampling untuk kelompok kasus dan purposive sampling untuk kelompok kontrol. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis dalam penelitian ini terdapat analisis univariat dan bivariat dan menghitung nilai OR untuk melihat besar risiko. Hasil analisis uji statistic Chi-Square dan Odds Ratio menunjukkan bahwa, perilaku merupakan faktor risiko kejadian malaria (OR= 9,529, Cl 2,067-43,939), kondisi lingkungan merupakan faktor risiko kejadian malaria (OR= 13,269,Cl 4,461-39467). Disimpulkan bahwa ibu hamil yang perilaku dan kondisi lingkungannya buruk berisiko secara signifikan untuk mengalami malaria.  
PENGARUH PEMBERIAN TUI NA MASSAGE TERHADAP PENINGKATKAN BERAT BADAN BALITA DI DESA SELOJARI Laily Himawati; Dhiyan Nany Wigati
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.20997

Abstract

Tui Na Massage secara rutin akan membuat balita merasa semakin cepat merasa lapar. Balita yang kurang merasa lapar lebih mungkin mengalami masalah pencernaan dan masalah pada sistem limpa. Makanan terhenti di sistem pencernaan sebagai akibat dari pencernaan yang tidak tepat yang terjadi setelah makanan mencapai organ perut. Nafsu makan balita bisa meningkat akibat membaiknya pencernaan dan aliran darah ke limpa dengan pijatan Tui Na. Kebaruan penelitian ini memberikan Tui Na massage terhadap peningkatan berat badan balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat Tui Na terhadap peningkatan berat badan balita. Jenis penelitian ini menggunakan pengambilan sampel dengan desain quasi eksperimen dua kelompok dengan kontrol sebelum dan sesudah pengujian. 30 balita berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai responden. dibagi menjadi dua kelompok: lima belas anak yang mendapat pijat Tui Na dan lima belas balita yang tidak. Dengan frekuensi pemberian sebanyak enam kali pijat Tui Na yang dilakukan setiap minggu. Dengan bantuan seorang asisten, peneliti mengumpulkan data. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa setelah pijat Tui Na, berat badan kelompok eksperimen adalah sekitar 11,80 kg, sedangkan berat badan kelompok kontrol adalah 11,70 kg. Balita yang menerima Pijat Tui Na mengalami kenaikan berat badan lebih besar dibandingkan kelompok kontrol, dengan kelompok eksperimen mengalami kenaikan berat badan sebesar 0,60 kg dibandingkan dengan kelompok kontrol yang memperoleh 0,20 kg. Kesimpulan bahwa ada pengaruh pemberian pijat Tui Na terhadap peningkatan berat badan balita.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN TORBANGUN (COLEUS AMBOINICUS LOUR) SEBAGAI ANTIDIABETES TERHADAP TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Meldawati Meldawati; Renta Mayang Malau; Irza Haicha Pratama
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.21071

Abstract

Tanaman torbangun (Plectranthus Amboinicus Lour) ialah tanaman yang tumbuh hampir dimana-mana di Indonesia dan dapat digunakan untuk tanaman obat karena kandungan khasiatnya yang banyak. Senyawa utama yang ada adalah alkaloid, flavonoid, polifenol, saponin, glikosida, tanin dan minyak atsiri. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis efektifitas ekstrak etanol daun torbangun (Coleus Amboinicus Lour) sebagai antidiabetes terhadap tikus putih jantan (Rattus Norvegicus).Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas ekstrak daun torbangun (Coleus Amboinicus Lour) sebagai antidiabetes terhadap tikus putih jantan yang diinduksi aloksan. Uji diabetes dengan ekstrak etanol dosis 5,4 mg, 10,8 mg, 21,6 mg. Untuk kontrol positifnya menggunakan metformin 500 mg dan untuk kontrol negatifnya menggunakan Aquadest. Dengan pemakaian metode penelitian secara rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun torbanguna (Coleus Amboinicus Lour) efektif menekan peningkatan gula darah tikus putih jantan (Rattus Norvegicus) setelah pemberian dosis ketiga (21,6 mg) dalam waktu 160 menit. Kesimpulannya yaitu ekstrak etanol daun torbangun (Coleus Amboinicus Lour) efektif sebagai antidiabetes terhadap tikus putih jantan (Rattus Norvegicus ).
LITERATUR REVIEW : DETERMINAN KEJADIAN BURNOUT PADA PETUGAS VAKSINASI COVID-19 Mohammad Iqbal Agung Prabowo; Bagoes Widjanarko; Martha I. Kartasurya
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.20413

Abstract

Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk mengurangi penularan, mengurangi angka kesakitan dan kematian, mencapai kekebalan kelompok terhadap penyakit(herd immunity), dan melindungi masyarakat secara umum. Meskipun demikian, proporsi antara jumlah petugas kesehatan dan jumlah penduduk di Indonesia masih sangat kecil yaitu hanya 0,21% dari 273,87 juta jiwa. Tingginya tanggung jawab dan beban kerja diemban petugas vaksinasi dapat menyebabkan terjadinya Burnout. Kebaruan dalam penelitian ini adalah determinan kejadian burnout pada petugas covid-19. Tujuan dari penulisan literature review ini adalah  adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap burnout pada petugas kesehatan. Database yang digunakan adalah Science Direct,  ProQuest,  Springer Link,  Googgle  Scholar  dan scopus. Data 5 tahun terakhir   dari 1022  artikel  disaring sehingga diperoleh 10 artikel yang  sesuai  dengan kriteria inklusi menggunakan kata kunci covid-19, burnout, beban kerja, tenaga kesehatan . Faktor-farktor yang berberhubungan dengan burnout pada nakes adalah usia, jenis kelamin, masa kerja, dukungan keluarga/dukungan sosial, status pernikahan, dukungan manajemen, dukungan rekan kerja, status kepegawaian dan gaji/insentif. Kesimpulan : gangguan kesehatan fisik dan mental akibat tingginya beban kerja rentan terjadi pada tenaga kesehatan. Dukungan dari keluarga, rekan kerja maupun instansi sangat diperlukan untuk meminimalisir terjadinya burnout.
ANALISIS KANDUNGAN NITRAT (NO3), NITRIT (NO2), DAN KANDUNGAN LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA AIR DI DANAU PERINTIS KABUPATEN BONE BOLANGO Herlina Jusuf; Amanda Adityaningrum; Cindy Arsyad
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.21088

Abstract

Kualitas air merupakan faktor penting dalam pengembangan budidaya ikan, sehingga analisis kualitas air sangat diperlukan. Senyawa Nitrogen yang perlu diperhatikan yaitu nitrat dan nitrit. Kadar nitrat yang tinggi dalam air dapat berbahaya bagi kehidupan manusia, hewan, dan ikan. Kebaruan dalam penelitian karena menganalisis kandungan Nitrat, Nitrit, dan kandungan logam berat merkuri pada air di Danau Perintis. Tujuan penelitian untuk menganalisis kandungan Nitrat, Nitrit, dan kandungan logam berat merkuri pada air di Danau Perintis Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan laboratorium. Ada 3 titik sampel air dilakukan pengujian yang bersifat non probability dan 30 responden menggunakan teknik purposive sampling. Hasil pemeriksaan kandungan Nitrat pada titik I, II dan III yaitu 1.1 mg/l,1.0 mg/l, dan 1.1 mg/l. Kandungan Nitrit pada titik I,II dan III masing-masing 0,05 mg/l, 0,05 mg/l, dan 0,06 mg/l Ini berarti bahwa kandungan Nitrat dan Nitrit belum melebihi nilai ambang batas berdasarkan syarat maksimal untuk beban Nitrit pada air adalah 1 mg/L (PERMENKES RI No. 32 tahun 2017), sehingga kandungan Nitrat dan Nitrit di danau perintis masih cukup aman untuk pertumbuhan organisme. Pada titik I dan titik II kandungan Hg tidak terdeteksi akan tetapi pada titik III terdapat kandungan Hg 0,0016 mg/l, Nilai kandungan Hg ini lebih rendah bila dibandingkan baku mutu 0,002. Kesimpulan bahwa keluhan kesehatan yang dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar danau bukan disebabkan akibat menggunakan air danau ataupun mengkonsumsi ikan yang ada di danau melainkan karena penyakit bawaan dari masyarakat itu sendiri.
LITERATUR REVIEW: RISIKO KESEHATAN MELALUI KONSUMSI IKAN YANG MENGANDUNG LOGAM BERAT NIKEL (Ni) Sri Damayanty; Misdayanti Misdayanti; Ainurafiq Ainurafiq
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.20940

Abstract

Industri logam berat Nikel menyumbang limbah ke badan perairan. Logam berat dalam perairan yang relatif kecil pun akan diserap dan terakumulasi secara biologis oleh tanaman dan biota air, kemudian terlibat dalam sistem jaring makanan. Ikan kecil menjadi termakan oleh ikan besar dan akhirnya dikonsumsi oleh manusia. Artikel ini mereview sepuluh jurnal internasional dan dua jurnal nasional untuk mengkonfirmasi risiko kesehatan akibat konsumsi ikan yang mengandung Nikel. Kata kunci pencarian sumber yang digunakan adalah risiko kesehatan logam Nikel melalui konsumsi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko kesehatan penduduk akibat pajanan Nikel melalui konsumsi ikan. Metode yang digunakan adalah literature review (study literature). Hasil yang diperoleh adalah umumnya konsentrasi Nikel di perairan dan organ tubuh ikan belum melewati batas aman yang ditetapkan. Nilai Ambang Batas (NAB) yang ditetapkan oleh Kepmen LH No. 51 Tahun 2004, untuk perairan adalah 0,075 mg/l dan untuk biota laut adalah 0,05 ppm (0,05 mg/kg), juga pada nilai Target Hazard Quotient menunjukkan bahwa konsumsi ikan yang mengandung Nikel semuanya kurang dari 1, artinya konsumsi ikan dari perairan yang tercemar Nikel tersebut masih aman bagi kesehatan. Namun nilai Target Cancer Risk rata-rata menunjukkan bahwa konsumsi ikan yang mengandung Nikel secara terus menerus selama 70 tahun, berisiko karsinogenik artinya dapat menyebabkan kanker pada manusia. Kesimpulan bahwa konsentrasi Nikel di perairan dan organ tubuh ikan belum melewati ambang batas yang ditetapkan, jadi konsumsi ikan dari perairan tersebut masih pada level yang aman.
FORMULASI SEDIAAN LOTIO EKSTRAK ETANOL DAUN KECOMBRANG (Etlingera elatior (Jack) R.M. Sm.) SEBAGAI ANTIBAKTERI Sudewi Sudewi; Vriezka Mierza; Silvia Primastuti Daeli
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.21296

Abstract

Etlingera elatior (Jack) R.M. Sm.) dikenal sebagai tanaman kecombrang merupakan salah satu jenis tumbuhan di Indonesia dipergunakan oleh penduduk setempat sebagai obat tradisional. Daun kecombrang memiliki metabolit sekunder antara lain alkaloid, glikosida, tanin, dan flavonoid yang dapat berperan sebagai antibakteri. Kebaruan penelitian ini difokuskan untuk memformulasikan sediaan lotio dengan bahan aktif ekstrak etanol yang ditujukan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun kecombrang dapat digunakan untuk membuat sediaan lotion yang pada dosis tertentu memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis dan Escherichia coli. Daun kecombrang digunakan sebagai bahan uji dalam penelitian ini yang dimaserasi dengan pelarut etanol p.a. Penelitian meliputi identifikasi tumbuhan, preparat ekstrak etanol sampel, skrining fitokimia, formulasi sediaan lotio, meliputi pemilihan formula untuk formula standar dan penentuan formula untuk formula modifikasi, formulasi sediaan losion dengan konsentrasi 2%, 2,5%, dan 3%, dan evaluasi kualitas fisik sediaan lotio. Sediaan lotio dan ekstrak dilakukan pengujian aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis dan Eschericia coli dengan menggunakan variasi konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kecombrang (Etlinger elatior (Jack) R.M. Sm.) dalam bentuk ekstrak etanol dapat diformulasikan menjadi lotion, merupakan sediaan yang homogen, memiliki pH 6,5 dengan viskositas 199,8mPa's, volume pengendapan. kisaran 0,41 ml hingga 0,48 ml, rentang redispersi 80% hingga 85%, rentang densitas 1,391 g/cm3 hingga 1,394 g/cm3. Hasil pelembab terbaik adalah 61,3%, yang termasuk dalam kategori "sangat lembab", dan dihasilkan oleh lotion yang mengandung 3% (F3) ekstrak. Kesimpulannya ekstrak etanol daun kecombrang memiliki aktivitas antibakteri Staphylococcus epidermidis dan Escherichia coli
DETERMINAN KEJADIAN BURNOUT PADA PETUGAS VAKSINASI COVID-19 DI KECAMATAN BUMIAYU KABUPATEN BREBES Moh. Iqbal Agung Prabowo; Bagoes Widjanarko; Martha I. Kartasurya
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.21142

Abstract

Terdapat kesenjangan jumlah tenaga kesehatan dengan jumlah penduduk, sehingga beban kerja petugas vaksinasi sangat berat dan berakibat pada kejadian burnout. Kebaruan penelitian ini karena meneliti tentang determinan kejadian burnout pada petugas vaksinasi. Tujuan penelitian  untuk menganalisis faktor-faktor determinan kejadian burnout pada petugas vaksinasi covid-19 di kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes. Desain penelitian cross sectonal dengan subjek sebanyak 100 tenaga kesehatan dari 2 puskesmas yang ada di kecamatan Bumiayu. Pemilihan subjek penelitian menggunakan metode clustered random sampling berdasarkan tugas responden yaitu petugas pendaftaran, petugas skrining, petugas pemberi vaksin dan petugas pencatatan hasil, dengan jumlah  masing-masing 25% dari total subjek.  Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi dan uji general linear model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat burnout pada tenaga kesehatan tergolong rendah hingga sedang. Variabel yang berhubungan dengan burnout adalah status pernikahan (p= 0.039), tuntutan capaian vaksinasi (p= 0.024) motivasi kerja (p= 0.019) insentif (p= 0.024) suasana kerja (p= 0.001) dan dukungan keluarga (p= 0.014). Variabel yang tidak berhubungan dengan burnout adalah usia (p= 0.179), jenis kelamin (p= 0.811), tingkat pendidikan (p= 0.647), status kepegawaian (p= 0.208), masa kerja (p= 0.86), jobdesk (p= 0.826), dukungan rekan kerja (p= 0.837), dukungan atasan (p= 0.283), jumlah penduduk (p= 0.389), koordinasi (p= 0.73) dan perencanaan vaksinasi (p= 0.617). Disimpulkan bahwa dengan peningkatan usia dan tuntutan capaian vaksinasi serta suasana kerja yang tidak mendukung secara bersama-sama berhubungan dengan kejadian burnout.
PENGARUH EDUKASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI BAWANG DI KABUPATEN KENDAL Indah Permatasari
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.20551

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan 70% jumlah penduduknya bekerja di sektor informal. Salah satu pekerja sektor informal di Indonesia adalah petani. Badan Pusat Statistik tahun 2022 memperkirakan hingga saat ini sekitar 40 juta penduduk bekerja sebagai petani. Jawa Tengah merupakan provinsi yang cukup tinggi jumlah pertaniannya, bahkan disebut sebagai lumbung padi kedua di Indonesia setelah Jawa Timur. Banyaknya jumlah petani dan luasnya lahan pertanian, masih belum membuat banyak pihak memperhatikan hak petani seperti hak memperoleh perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kebaruan dalam penelitian ini menganalisis pengaruh edukasi K3 terhadap peningkatan pengetahuan petani bawang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi K3 yang diberikan kepada petani terkait pengetahuan keselamatan dan kesehatan kerja yang merupakan salah satu indikator K3. Sampel penelitian sebanyak 31 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling yaitu memilih responden yang berpartisipasi dalam penelitian. Pertimbangan pemilihan responden juga berdasarkan saran dari stakeholder berpengaruh di lingkungan pertanian kabupaten Kendal. Data diolah menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh nilai Z (-.2714) dengan P-value 0.007 atau kurang dari alpha 0.05 menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan petani setelah diberi edukasi K3. Adapun keefektifan intervensi diukur menggunakan skor N-gain dan menunjukkan pengaruh edukasi yang diberikan cukup efektif untuk meningkatkan pengetahuan sebesar 59.17%. Kesimpulan terdapat peningkatan pengetahuan petani terkait K3 setelah diberi edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 8, No 1 (2026): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 3 (2025): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 2 (2025): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 3 (2023): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 3 (2022): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4, No 1 (2022): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4 (2022): SPECIAL EDITION JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 2 (2021): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 1 (2021): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 2 (2020): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 1 (2020): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 2 (2019): July Vol 1, No 2 (2019): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 1 (2019): JANUARI More Issue