cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Health Sciences and Research
ISSN : 26230674     EISSN : 2655643X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jambura Journal of Health Sciences and Research is a health scientific journal which published original articles of public health. This articles Published Twice a year in January and July. Which Focus and Scope in public health issues, including : Epidemiology, Health Education and Promotion, Environmental Health, Occupational Health and Safety, Health Administration and Policy, Biostatistics, Reproductive Health, Hospital Management, Nutrition Science, Health Information System. Moreover, Author can submit articles on any issue relating to public health with editor consideration.
Arjuna Subject : -
Articles 352 Documents
DAMPAK PEMBERIAN SIRUP BERAS MERAH FERMENTASI BUBUK BARLEY TERHADAP BERAT BADAN TIKUS WISTAR DIABETES YANG DIINDUKSI ALOKSAN Suandy, Suandy; Aurellia, Fransisca; Nasution, M. Andriady Saidy
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.27569

Abstract

Pengobatan farmakologis diabetes menghadapi tantangan berupa biaya tinggi dan resiko hipoglikemia, sehingga diperlukan alternatif pemanis pengganti gula. Kebaruan penelitian ini karena menggunakan beras merah yang difermentasi terhadap perubahan berat badan tikus diabetes. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi dampak sirup beras merah yang difermentasi dengan bubuk malt barley terhadap berat badan tikus yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen murni dengan desain pre test dan post test yang menggunakan tikus wistar (Rattus norvegicus) pada empat kelompok yang dibagi acak yaitu K-, K+, P1, dan P2. Berat badan diukur pada hari ke-0, 7, 14, 21, dan 28. Hasil Tukey HSD menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol negatif dengan kelompok dosis 15 mg/kgBB dengan nilai p=0,023 (p 0,05). Kesimpulan penelitian ini bahwa pemberian sirup beras merah dengan dosis 15 mg/kg BB efektif dalam meningkatkan berat badan tikus diabetes. Hal ini mengindikasikan bahwa sirup beras merah bisa menjadi alternatif terapi untuk diabetes karena kandungan aktif dalam sirup beras merah berperan dalam perbaikan sel beta pankreas dan produksi insulin.
PEMBERIAN EKSTRAK KUNYIT PUTIH PADA NEFROPATI DIABETICUM TIKUS WISTAR YANG TERDAMPAK DIABETES MELITUS Hyacintha, Izdihar Putri; Putri, Nabila Dwi; Hsb, Selly Rahmadiah; Juliana, Lina; Wardhani, Fiska Maya
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.27270

Abstract

Masyarakat meyakini bahwa obat herbal memiliki sedikit efek samping dibandingkan obat yang beredar di pasaran. Selain mudah dijangkau, masyarakat percaya bahwa obat herbal lebih unggul dalam memberantas berbagai penyakit. Banyak tanaman yang digunakan masyarakat untuk mengatasi diabetes, antara lain kunyit putih. Kunyit putih (Curcuma zaedoaria) merupakan tanaman yang memiliki banyak kandungan senyawa kimia yang dipercaya dapat meredakan inflamasi. Kebaruan penelitian ini karena dilakukan pengujian terhadap tikus wistar yang mengalami komplikasi ginjal berupa nefropati diabetik akibat diabetes melitus dan diberi ekstrak kunyit putih melalui berbagai dosis dengan tujuan adanya perbaikan pada komplikasi tersebut baik dalam kadar gula darah maupun histopatologi ginjal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbaikan pada Kadar Gula Darah (KGD) dan gambaran histopatologi nefron pada ginjal tikus wistar yang terdampak diabetes dengan diberi ekstrak kunyit putih. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain the one group post-test only dan dengan sampel berjumlah 25. Dilakukan pengukuran Kadar Gula Darah (KGD) dan histopatologi pada tikus untuk melihat perbaikan pada masing-masing dosis. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat perubahan secara signifikan pada Histopatologi. Kesimpulan penelitian ini bahwa pemberian ekstrak kunyit putih (Curcuma Zedoaria) pada tikus wistar yang menderita nefropati diabeticum pada dosis 750mg terbukti memberikan hasil yang terbaik dan menunjukkan perbaikan paling signifikan, serta mendekati gambaran ginjal normal.
BURNOUT DAN KUALITAS HIDUP DOKTER UMUM YANG BEKERJA SEBAGAI ASISTEN DOSEN Nugroho, Irfan Helmi; Marsella, Riana
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.24637

Abstract

Dokter umum memiliki pilihan karir yang cukup luas, salah satunya dapat menjadi tenaga pengajar yaitu asisten dosen. Burnout didefinisikan sebagai kelelahan kronik yang memiliki tiga dimensi berupa kelelahan emosional, depersonalisasi dan berkurangnya kepuasan terhadap pencapaian pribadi. Dokter umum yang bekerja sebagai asisten dosen memiliki risiko tinggi mengalami kejadian burnout akibat beban kerja yang ditanggung. Kebaruan dalam penelitian ini yaitu meneliti tentang burnout dan kualitas hidup dokter umum yang bekerja sebagai asisten dosen. Penelitian ini bertujuan mengetahui angka kejadian burnout dan gambaran kualitas hidup dokter umum yang bekerja sebagai asisten dosen. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan diberlakukan pada dokter umum yang bekerja sebagai asisten dosen pada fakultas kedokteran dengan total sampel sebanyak 25 orang. Burnout pada penelitian ini diukur menggunakan instrumen Maslach Burnout Inventory (MBI) dan kualitas hidup pada penelitian ini diukur menggunakan instrumen The World Health Organization Quality of Life â€“BREF (WHOQOL-BREF). Hasil Penelitian didapatkan angka kejadian burnout pada dokter umum yang bekerja sebagai asisten dosen sebesar 56% mengalami tingkat kejadian burnout rendah dan 44% mengalami tingkat kejadian burnout sedang. Kualitas hidup dokter umum yang bekerja sebagai asisten dosen didapatkan 84% memiliki kualitas hidup yang tinggi, 12% memiliki kualitas hidup yang sangat tinggi dan 4% memiliki kualitas hidup yang rendah. Kesimpulan penelitian yaitu sebagian besar dokter umum yang bekerja sebagai asisten dosen memiliki tingkat burnout rendah dan kualitas hidup tinggi.
CORRELATION OF PROTEINURIA AND GLUCOSURIA LEVELS IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS IN KAMPUNG KLUMPANG, NORTH SUMATRA Lee, Vanessa; Nasution, Sri Wahyuni; Fadillah, Qori
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.27550

Abstract

Diabetes mellitus is the sixth cause of death worldwide, with 90% of cases being type II diabetes mellitus (T2DM), which is characterized by decreased insulin response and increased insulin resistance. T2DM patients have a higher risk of complications and worse health outcomes due to Glucosuria and proteinuria. This study investigated the relationship between proteinuria and diabetes mellitus, which is a relatively new topic in the medical literature. Although there have been previous studies regarding diabetes complications, the role of proteinuria as an early indicator in T2DM patients has not been widely explored. This study aims to improve the understanding and management of this condition by assessing the relationship between levels of proteinuria and Glucosuria in T2DM patients. This research was conducted in August 2024 at the Klumpang Village Office, Hamparan Perak. This cross-sectional study involved patients with blood glucose levels 126 mg/dL, HbA1c 6.5%, and who gave informed consent. Patients who meet the criteria are asked to provide a urine sample for measurement of proteinuria and Glucosuria using a dipstick test. Results showed that the average age of patients was ≤60 years, with a higher prevalence among women (ratio 55:44). Glucosuria and proteinuria were not detected in some patients (ratio 25:30). Among those with Glucosuria, 33.3% showed ++ levels. In contrast, the highest incidence of proteinuria was detected at trace levels (44.4%). The conclusion is that the Spearman's Rho correlation test revealed a moderate and statistically significant positive relationship between blood glucose levels, HbA1c, Glucosuria, and proteinuria (p0.05). In conclusion, blood glucose and HbA1c levels are positively associated with proteinuria and Glucosuria in T2DM patients.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO PADA RUMAH SAKIT KOTA BOGOR MENGGUNAKAN ANALISIS BOWTIE Tinambunan, Nia Anggelina; Sukwika, Tatan; Ramli, Soehatman
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.27576

Abstract

Rumah Sakit di Kota Bogor telah menerapkan manajemen risiko, namun berdasarkan data dari Komite K3 dalam penyusunan Hazard Vulnerability Assessment (HVA), terdapat beberapa insiden terkait keselamatan, keamanan, bahan berbahaya, bencana alam, dan konstruksi renovasi yang menduduki peringkat tertinggi dan terjadi pada tahun 2024.  Kebaruan penelitian ini terletak pada Pendekatan Visual yang menyajikan risiko dalam format visual yang jelas, memudahkan identifikasi dan pemahaman terhadap hubungan antara potensi sumber risiko, dampak yang mungkin timbul, serta langkah-langkah pengendalian yang dapat diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber, dampak, dan pengendalian risiko kecelakaan kerja dengan menggunakan teknik analisis Bowtie. Analisis Bowtie, yang menggabungkan elemen dari analisis pohon kesalahan (FTA) dan analisis pohon kejadian (ETA), memberikan gambaran menyeluruh tentang hubungan antara peristiwa risiko, penyebab, dan konsekuensinya. Hasil penelitian adalah Selama operasi rumah sakit, terdapat beberapa masalah signifikan: kerusakan lift, pencurian, kegagalan IPAL, kebakaran, bencana alam, dan kebisingan konstruksi. Kelebihan beban dan kerusakan lift memerlukan teknologi sensor dan pemeliharaan rutin. Keamanan harus ditingkatkan dengan CCTV, pengawasan ketat, dan pelatihan. Pengelolaan IPAL perlu pelatihan berkelanjutan dan MOU dengan dinas terkait untuk mencegah pencemaran. Pencegahan kebakaran melibatkan penggunaan kabel standar dan alat pelindung diri. Bencana alam memerlukan rencana evakuasi dan sistem peringatan dini. Aktivitas konstruksi harus dikelola dengan baik untuk meminimalkan gangguan kebisingan, menjaga kenyamanan pasien dan staf. Kesimpulan penelitian ini Kelebihan beban dan kerusakan lift memerlukan teknologi sensor dan pemeliharaan. Keamanan, pengelolaan IPAL, pencegahan kebakaran, bencana alam, dan konstruksi harus ditingkatkan dengan solusi spesifik.
MANAJEMEN RISIKO K3 PADA KEGIATAN CHANGE OUT CATALYST DI UNIT REACTOR NAPHTHA PROCESSING PT. KPI BALONGAN, JAWA BARAT Fauzi, Achmad; Sugiarto, Sugiarto; Sukwika, Tatan
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.27567

Abstract

Manajemen risiko Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja (K3) sangat penting dalam industri pengolahan naphtha, terutama pada kegiatan change out catalyst di unit reaktor. Penelitian ini dilakukan di PT. KPI Balongan, Jawa Barat yang menghadapi tantangan besar dalam menjaga keselamatan pekerja dan kelancaran operasional. Penelitian ini menyoroti potensi risiko tinggi yang terkait dengan berbagai tahapan kritis, seperti pra-eksekusi, eksekusi, unloading catalyst, inert entry, serta loading catalyst dan box up. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai risiko K3 serta menganalisis pengendalian risiko yang diterapkan di setiap tahap kegiatan. Metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi bahaya, yang menunjukkan bahwa setiap tahap kegiatan memiliki tingkat risiko yang bervariasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa aktivitas pra-eksekusi, eksekusi, dan unloading catalyst serta inert entry dikategorikan sebagai risiko medium hingga tinggi, dengan beberapa aspek mencapai kategori risiko tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya penguatan langkah-langkah pengendalian risiko dan pelatihan bagi pekerja untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan, guna mencegah insiden yang dapat mengganggu operasi dan membahayakan keselamatan.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAGING BUAH MAHKOTA DEWA (PHALERIA MACROCARPA) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS Nasution, Ali Napiah; Girsang, Ermi; Cenggono, Melise; Br Pelawi, Riri Sri Hagana
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.27415

Abstract

Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) adalah tanaman obat populer di Indonesia yang berasal dari Papua dan tumbuh subur di iklim tropis. Buah tanaman ini kaya akan senyawa antibakteri, termasuk alkaloid, polifenol, flavonoid, saponin, dan tanin, yang tergolong dalam metabolit sekunder. Penelitian ini menyediakan kontribusi baru dalam bidang farmakologi dengan mengeksplorasi efektivitas ekstrak etanol dari daging buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis pada berbagai konsentrasi. Tujuan penelitian untuk menilai aktivitas antibakteri ekstrak etanol dari daging buah Mahkota Dewa. Metode yang digunakan adalah desain Post Test Only Control Group dengan pengujian in vitro. Ekstrak etanol disiapkan pada konsentrasi 20%, 40%, dan 60% melalui proses maserasi. Uji fitokimia menunjukkan keberadaan flavonoid, alkaloid, saponin, terpenoid, tanin, dan fenol. Aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram, dan zona hambat diukur setelah inkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol Mahkota Dewa memiliki aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Konsentrasi 60% menghasilkan zona hambat yang paling besar, yaitu 1,48 mm untuk Staphylococcus aureus dan 4,08 mm untuk Staphylococcus epidermidis, sedangkan konsentrasi 20% dan 40% menunjukkan efek antibakteri yang lebih rendah. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara konsentrasi ekstrak dan kontrol. Kesimpulan bahwa ekstrak etanol dari daging buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) menunjukkan sifat antibakteri yang signifikan terhadap S. aureus dan S. epidermidis, terutama pada konsentrasi 60%. Namun, efektivitasnya masih lebih rendah dibandingkan dengan kloramfenikol.
INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN WAIST TO HEIGHT RATIO (WHTR) SEBAGAI PREDIKTOR PREHIPERTENSI: KAJIAN PADA MAHASISWA KEDOKTERAN DI JAKARTA Kie, Justin; Vetinly, Vetinly; Astiarani, Yunisa; Santi, Bryany Titi
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.20209

Abstract

Hipertensi penyakit yang sering kali tidak terdeteksi di masyarakat. Mendeteksi hipertensi sejak fase prehipertensi sangat diperlukan agar tidak berlanjut menjadi komplikasi yang lebih berat. Obesitas merupakan salah satu faktor resiko dari hipertensi yang dapat dinilai dari IMT dan WHtR. Kebaruan penelitian ini mencari hubungan antara IMT dan WHtR terhadap prehipertensi pada mahasiswa laki-laki kedokteran. Tujuan penelitian ini mencari hubungan antara IMT dan WHtR terhadap prehipertensi pada mahasiswa laki-laki kedokteran. Penelitian observasional analitik dengan studi potong lintang. Responden berasal dari mahasiswa preklinik laki-laki FKIK UAJ dengan pengambilan sampel secara acak berstrata. Pengambilan data responden dilakukan dengan menggunakan kuesioner penelitian. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan metode uji Chi-Square. Hasil dari 74 responden, sebanyak 28,4% responden dengan normotensi dan 71,6% responden dengan prehipertensi dan hipertensi. Berdasarkan IMT didapatkan 59,5% underweight dan normal, 40,5% overweight dan obesitas. Berdasarkan WHtR didapatkan sebanyak 41,9% tidak ada peningkatan resiko dan 58,1% resiko tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dan WHtR terhadap prehipertensi (P-value 0,02, P-value 0,038). Kesimpulan pada penelitian ini, didapatkan hubungan yang bermakna antara IMT dan WHtR terhadap prehipertensi pada mahasiswa kedokteran preklinik laki-laki.
PENGARUH VIDEO SENAM MATA TERHADAP KELELAHAN MATA PEKERJA AREA SUB ASSY PT. GEMALA KEMPA DAYA Zalfa, Amellia; Widjanarti, Maria Paskanita; Chahyadhi, Bachtiar
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i4.26674

Abstract

Pekerja area Sub Assy PT Gemala Kempa Daya terdapat 3 pekerja mengalami kelelahan mata berat, 4 pekerja mengalami kelelahan mata sedang, dan 3 pekerja mengalami kelelahan mata ringan. Kelelahan mata dapat dikurangi dengan menggunakan video senam mata. Penelitian terdahulu melakukan intervensi senam mata secara langsung kepada objek penelitiannya, sedangkan pada penelitian ini melalui alat bantu berupa video. Kebaruan dalam penelitian karena menganalisis pengaruh video senam mata terhadap kelelahan mata. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh video senam mata terhadap kelelahan mata pekerja area Sub Assy PT Gemala Kempa Daya. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental dengan rancangan pretest post-test control group design. Populasi dalam penelitian sebanyak 46 pekerja area sub assy dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 46 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur kelelahan mata pada responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji marginal homogeneity dan uji kolmogorov smirnov. Hasil uji marginal homogeneity pada kelompok eksperimen menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara video senam mata dengan kelelahan mata (p=0,009), sedangkan uji marginal homogeneity pada kelompok kontrol tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara video senam mata dengan kelelahan mata (p=0,841). Hasil uji kolmogorov smirnov pada hasil post-test kedua kelompok menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. (p=0,006). Dapat disimpulkan bahwa video senam mata memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kelelahan mata pekerja area sub assy PT Gemala Kempa Daya.
EDUKASI DIET DAN OLAHRAGA DALAM MENURUNKAN KADAR GLUKOSA PASIEN DIABETES MELITUS Tri Setyawati; Rabiatul Adawiyah; Indallahi Nur Hijriani; Rahma Dwi Larasati
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.20535

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal. Pengendalian kadar glukosa yang baik mampu mencegah komplikasi diabetes baik mikroangiopati atau makroangiopati. Diperlukan pengetahuan tentang diabetes melitus, pola hidup yang baik dan benar seperti diet dan olahraga untuk menstabilkan kadar glukosa dalam tubuh. Kebaruan penelitian karena menganaisis pengaruh pemberian edukasi diet dan olahraga terhadap kadar glukosa darah penderita Diabetes Melitus. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi diet dan olahraga terhadap kadar glukosa darah penderita Diabetes Melitus. Desain penelitian yang digunakan yaitu Pre Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Kriteria inklusi dalam penelitian ini yaitu pasien diabetes melitus dengan terapi, sedangkan kriteria ekslusi dalam penelitian ini yaitu pasien dengan penyakit komplikasi diabetikum. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Tondo sebanyak 30 orang.  Analisis data menggunakan uji Willcoxon. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan penurunan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah dilakukan eduksi dengan nilai P-value 0,000 (p0,05). Kesimpulannya yaitu terdapat pengaruh edukasi diet dan olahraga terhadap penurunan kadar glukosa darah penderita Diabetes Melitus.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 8, No 1 (2026): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 4 (2025): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 3 (2025): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 2 (2025): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 4 (2024): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 3 (2024): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 6, No 1 (2024): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 3 (2023): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 2 (2023): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 3 (2022): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4, No 2 (2022): Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 4, No 1 (2022): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 4 (2022): SPECIAL EDITION JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 2 (2021): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 3, No 1 (2021): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 2 (2020): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 2, No 1 (2020): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 2 (2019): July Vol 1, No 2 (2019): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH Vol 1, No 1 (2019): JANUARI More Issue