cover
Contact Name
Dwi Novrianda
Contact Email
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
NERS Jurnal Keperawatan
Published by Universitas Andalas
ISSN : 1907686X     EISSN : 24610747     DOI : -
Core Subject : Health,
NERS: Jurnal Keperawatan focuses its article in the field of nursing, which is the branch of health sciences. The scope of this journal articles are: 1. Medical adn Surgical 2. Emergency 3. Pediatric 4. Maternity 5. Psychiatric 6. Family and Community 7. Geriatric
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
HUBUNGAN PERAWATAN GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR TAWAR PADANG TAHUN 2016 Reska Handayani; Mitra Safitri
Ners Jurnal Keperawatan Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.542 KB) | DOI: 10.25077/njk.12.2.193-200.2016

Abstract

Abstract Dental Caries is an infectious diseases that damage tooth structure about 72,1% of Indonesia population in 2007 experienced cavities and motivation to patch the cavities only about 1,6 % and about 46 % of patients have not been handled. The purpose of this research at Puskesmas Air Tawar Padang is too know the relationship of dental care with dental caries event. This research was conducted in January to June 2016. The population in this research was all patient whoo visited the dental pole with a population of 106 people ant this number of sampel 51 people. The sampling technique in this research is accidental sampling. Types of analytical survey research with cross sectional study approach. The adat were analyzed univariate with frequency distribution and bivariate with chi- square statistic test. Data collection trough questionnaires with questionnaires to respondents.The result obtained were suffering dental caries (54,9%) and those who did not dental treatment (51,0%). The result of chi-square test shows that there is a significant correlation (P=0,000) between dental treatment and dental caries occureence in work area of Tawar Puskesmas public halth center in 2016. It is suggested trough the leader of Puskesmas Air Tawar Padamg to increase the action in prevention of dental caries, helath workers in order to improve cooperation in order to control dental caries. Keyword       : tooth care, tooth kariesAbstrak Karies gigi merupakan penyakit infeksi yang merusak struktur gigi, sekitar  72,1 % penduduk Indonesia tahun 2007 mengalami gigi berlubang  dan motivasi untuk menambal gigi berlubang hanya sekitar 1,6% serta sekitar 46% penderita belum  tertangani. Tujuan penelitian ini  Di Puskesmas Air Tawar Padang mengetahui hubungan perawatan gigi dengan kejadian karies gigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari s/d Juni 2016.. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke poli gigi dengan jumlah  populasi 106 orang dan jumlah sampel 51 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Jenis Penelitian Survey Analitik dengan Pendekatan Cross Sectional Study.,. Data yang diperoleh dianalisa secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji statistic Chi-Square. Pengumpulan data melalui kuisioner dengan penyebaran angket kepada responden. Hasil penelitian di dapatkan yang menderita karies gigi (54,9%), dan yang tidak perawatan gigi  (51,0%). Hasil temuan uji chi-square terdapat hubungan yang bermakna (p=0,000) antara perawatan gigi dengan kejadian karies gigi di Wilayah kerja Puskesmas Air Tawar Padang tahun 2016. Disarankan melalui Pimpinan Puskesmas Air Tawar Padang untuk dapat meningkatkan tindakan dalam pencegahan karies gigi, dan kepada petugas kesehatan agar dapat meningkatkan kerjasama dalam rangka penanggulangan karies gigi Kata kunci   : Perawatan gigi, karies gigi
DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK KILANGAN KOTA PADANG TAHUN 2011 Vetty Priscilla; Dwi Novrianda
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.336 KB) | DOI: 10.25077/njk.10.2.197-209.2014

Abstract

Dukungan suami merupakan indikator pendukung keberhasilan program pemberian ASI eksklusif. Untuk itu kesadaran suami agar mau melibatkan diri dalam hal pemberian dukungan kepada ibu selama proses pemberian ASI sejak awal kelahiran perlu ditingkatkan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Kilangan Kota Padang. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional study. Penelitian dari bulan Agustus 2010 sampai Juni 2011. Sampel diambil secara acak menggunakan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel 82 orang ibu. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi square dan logistic regression. Hasil penelitian diperoleh bahwa dukungan instrumental dan penilaian bernilai positif sedangkan dukungan emosional dan informasional bernilai negatif. Selanjutnya terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penilaian suami terhadap pemberian ASI eksklusif. Dukungan penilaian merupakan variabel yang paling tinggi kekuatan hubungannya terhadap pemberian ASI eksklusif (b=0.119). Peneliti menyarankan agar tenaga kesehatan memperluas sasaran promosi kesehatan yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif yang melibatkan suami sebagai sasaran
Pengaruh Pelatihan Berprilaku Caring Terhadap Kemampuan Caring Mahasiswa Praktek Profesi Fakultas Keperawatan Unand di RSUP Dr.M.Djamil Padang Reny Prima Gusty
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.036 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.203-211.2013

Abstract

Perilaku Caring perawat menjadi jaminan akan layanan perawatan bermutu,  karena Caring merupakan  intisari  keperawatan yang mengandung arti responsive antara perawat dengan klien. Oleh sebab itu fakultas keperawatan Unand berupaya   melakukan  pelatihan caring untuk membuat mahasiswa lebih siap memberikan pelayanan  keperawatan yang berkualitas ketika praktek profesi dan menghasilkan lulusan yang siap kerja.Penelitian bertujuan  melihat  Pengaruh Pelatihan Caring terhadap kemampun caring Mahasiswa Praktek Profesi Fakultas Keperawatan Unand. Jenis penelitian Quasi Esperimen pretest posttest one group design. Subjek penelitian Mahasiswa praktek profesi di RSUP Dr M Djamil Padang  berjumlah 22 orang dan tersebar di Sembilan ruang perawatan yaitu saraf, paru, interna pria, interna wanita, high care unit (HCU), bedah wanita, bedah pria, trauma centere dan ruang pemulihan. Instrumen menggunakan queationer dengan melihat 8 kemampuan caring  yaitu mendengar klien dengan penuh perhatian, memberi rasa aman,memberi sentuhan, membina hubungan saling percaya,tanggung jawab,pemberian informasi, sensitive terhadap klien, dan menghormati klien. Mahasiswa diberi pelatihan selama 2 hari dengan metode bedside teaching. Analisa data diolah dengan menggunakan uji  Marginal Homogenity untuk melihat Pengaruh Pelatihan Caring terhadap kemampun caring Mahasiswa Praktek Profesi Fakultas Keperawatan Unand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berprilaku caring pada mahasiswa praktek profesi Fakultas Keperawatan Unand setelah diberi pelatihan dengan nilai p=0,000. Saran Menggunakan pendekatan pelatihan caring dalam kelompok kecil lebih bisa meningkatkan kemampuan psikomotor mahasiswa di lahan praktek. Dan dapat digunakan oleh bagian profesi sebagai sarat kelulusan utama
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Pandan Wangi ( Pandanus Amarillyfolius Roxb.) Terhadap Berat Testis Dan Diamater Tubulus Mencit ( Mus Musculus ) Lili Fajria
Ners Jurnal Keperawatan Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.491 KB) | DOI: 10.25077/njk.7.2.161-169.2011

Abstract

Pandan Wangi ( Pandanus amaryllifolius Roxb ) merupakan tanaman yang banyak tumbuh dan  digunakan oleh masyarakat Indonesia. Kandungan kimia yang terdapat dalam Daun Pandan Wangi adalah : Tanin, Saponin, Alkaloid, Flavonoid dan Zat Warna. Beberapa penelitian pada tanaman lain seperti ekstrak daun belimbing manis (Rezano.A.2008) zat-zat aktif tersebut terbukti mempunyai efek antifertilitas pada mencit. Mengingat permasalahan di Indonesia saat ini, terjadinya peningkatan jumlah penduduk yang sangat tinggi yaitu 1,3 % per tahun ( BPS, 2007), maka perlu dikembangkan metoda kontrasepsi pada pria yang aman, efektif, reversibelitas tinggi dan tidak mempengaruhi seks dan libido. Untuk itu tanaman obat merupakan salah satu alternatif dapat ditemukannya metoda KB tersebut dan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun pandan wangi terhadap penurunan berat testis dan diameter tubulus mencit. Penelitian  bersifat eksperimen dengan rancangan Postest only group design. Penelitian dilakukan dilaboratrium Biologi FK UNAND Padang. Populasi adalah mencit putih strain Jepang berasal dari laboratorium FMIPA UNAND dan sampel berjumlah 24 ekor dibagi atas 4 kelompok dengan 1 kelompok kontrol. Analisa dengan Uji ANOVA dengan derjat kepercayaan 95 % dan jika bermakna dilanjutkan dengan Uji Multipe Comparisons (Post Hoc Test) jenis Bonferroni. Hasil penelitian secara umum didapatkan pemberian ekstrak daun pandan wangi berpengaruh terhadap penurunan berat testis p=0,000  dan diameter tubulus p=0,001 (p < 0,05 ). Namun pada Uji Multiple Comparisons Bonferroni didapatkan antar kelompok perlakuan belum menunjukkan pengaruh secara statistik. Kesimpulan bahwa zat aktif yang ada dalam daun pandan wangi dapat menggangu proses spermatogenesis mencit sehingga terbukti terjadinya penurunan berat testis dan diameter tubulus.Disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan dengan peningkatan dosis pemberian yang berbeda.
Pengaruh Latihan Yoga Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Leni Merdawati; Reni Primagusty; Esi Afriyanti; Rika Fatmadona
Ners Jurnal Keperawatan Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.862 KB) | DOI: 10.25077/njk.14.1.19-30.2018

Abstract

Federasi Diabetes Internasional menyatakan bahwa lebih dari 371 juta orang di dunia yang berusia 20-79 tahun menderita diabetes melitus (DM). Sementara Indonesia adalah negara ke-7 dengan prevalensi diabetes tertinggi di dunia. Diabetes mellitus telah menjadi epidemi yang meluas, terutama karena meningkatnya prevalensi dan kejadian diabetes tipe 2. Diabetes melitus dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas yang terkait dengan penyakit kardiovaskular, kebutaan, gangguan ginjal, gangguan neurologis dan amputasi. Aktivitas fisik seperti yoga adalah salah satu elemen kunci dalam pencegahan dan manajemen diabetes tipe 2, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas latihan Yoga pada penurunan kadar gula darah pada pasien DM Tipe 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan desain pre dan post test kelompok yang tidak sebanding. Subyek penelitian terdiri dari 40 pasien sebagai kelompok eksperimen dan 40 pasien sebagai kelompok kontrol. Semua pasien dalam kelompok eksperimen dipandu oleh ahli yoga untuk latihan reguler dengan pengawasan selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar glukosa darah pada kelompok eksperimen adalah 217,05 mg / dl dengan standar deviasi 56,735 mg / dl, sedangkan pada kelompok kontrol adalah 256,85 mg / dl dengan deviasi standart 34,04 mg / dl. Ada perbedaan glukosa darah yang sangat signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p = 0,000). Latihan yoga efektif dalam mengurangi kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2 dan disarankan sebagai salah satu pengobatan untuk perawatan promotif.
Studi Fenomenologi Pengalaman Perubahan Citra Tubuh pada Klien Kelemahan Pasca Sroke di RSUP Dr M Djamil Padang Novi Herawati
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.663 KB) | DOI: 10.25077/njk.10.1.67-74.2014

Abstract

Stroke merupakan sindrom klinis berupa defisit neurologis, yang dapat mengakibatkan kematian dan kelemahan. Kelemahan ini akan berdampak pada perubahan citra tubuh klien pasca stroke. Tujuan penelitian mengeksplorasi gambaran pengalaman klien kelemahan pasca stroke menghadapi perubahan citra tubuh. Desain penelitian kualitatif deskriptif fenomenologi dengan metode wawancara mendalam terhadap 7 klien pasca stroke dengan kelemahan yang menjalani rawat jalan di poliklinik neurologi RS Dr. M. Djamil Padang. Data berupa rekaman wawancara dan catatan lapangan, dibuat transkrip dan analisis menggunakan tekhnik Colaizzi. Hasil penelitian didapatkan delapan tema, yaitu penurunan fungsi dan perubahan kemampuan tubuh, konflik emosi terhadap perubahan tubuh, perubahan aktifitas sosial, peningkatan kemampuan diri menghadapi perubahan citra tubuh, dukungan eksternal menghadapi perubahan citra tubuh, strategi koping menghadapi perubahan citra tubuh, dukungan keluarga terhadap kesembuhan dan harapan terhadap pemulihan kondisi tubuh. Hasil penelitian menunjukkan kelemahan berdampak terhadap fisik, psikologi dan sosial yang berpotensi menimbulkan masalah psikososial. Penggunaan strategi koping juga masih ada yang beresiko perilaku maladaptif. Hal ini dapat menjadi gambaran kebutuhan asuhan keperawatan psikososial dan dapat diberikan terapi keperawatan jiwa yang tepat. Diharapkan perawat sebagai pemberi pelayanan keperawatan dapat meningkatkan peran dan fungsinya sebagai konselor dan pemberi yankep yang caring
Hubungan Fungsi Pengarahan Kepala Ruangan Dengan Motivasi Kerja Perawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Mira Susanti; Leni Merdawati
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.64 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.127-135.2013

Abstract

Fungsi pengarahan kepala ruangan yang optimal berdampak pada motivasi kerja perawat pelaksana. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hubungan fungsi pengarahan kepala ruangan dengan motivasi kerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang tahun 2013. Disain penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang yang berjumlah 75 orang. Pengumpulan data dilakukan secara angket dengan menggunakan kuesioner. Analisis univariat dengan statistic deskriptif berupa distribusi frekwensi dan presentase serta analisis bivariat dengan pengujian chi-square. Hasil univariat penelitian yaitu lebih dari separuh responden 56% memiliki motivasi kerja yang rendah, 57,3% mempersepsikan fungsi motivasi kepala ruangan kurang baik. 53,3% mempersepsikan fungsi supervisi kepala ruangan baik. 50,7% mempersepsikan fungsi komunikasi kepala ruangan kurang baik, 54,7% mempersepsikan fungsi kepemimpinan kepala ruangan kurang baik. Terdapat hubungan yang bermakna antara fungsi motivasi dengan motivasi kerja (p=0,038) Terdapat hubungan yang bermakna antara fungsi supervisi dengan motivasi kerja (p=0,022). Terdapat hubungan yang bermakna antara fungsi komunikasi dengan motivasi kerja (p=0,050). Terdapat hubungan yang bermakna antara fungsi kepemimpinan dengan motivasi kerja (p=0,034). Saran bagi RSI Ibnu Sina Padang agar dapat membuat kebijakan dalam meningkatkan kemampuan manajemen kepala ruangan untuk meningkatkan motivasi kerja perawat pelaksana. 
Studi Fenomenologi : Pengalaman Interaksi Sosial Lansia Dengan Sesama Lansia Dan Pengasuh Di Panti Sosial Tresna Werdha “ Sabai Nan Aluih” Sicincin Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2012 Emil Huraini; Gusti Surmasih
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.173 KB) | DOI: 10.25077/njk.8.1.98-106.2012

Abstract

: Penurunan derajat kesehatan dan kemampuan fisik yang terjadi pada lansia disertai dengan kondisi kesepian dan terisolasi karena berada di Panti Tresna Wedha mempengaruhi interaksi sosial lansia secara kuantitas maupun kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman interaksi sosial sesama lansia dan dengan pengasuh di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih, Sicincin Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2012. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan sebanyak 6 orang, pemilihan informan secara purposive sampling dengan kriteria spesifik yaitu dengan pengasuh yang tinggal 24 jam di panti. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan studi dokumentasi, dan observasi. Alat pengumpul data adalah pedoman wawancara dan alat perekam (recorder). Pengolahan data dilakukan dengan mencatat, membuat transkrip, intisari, dan analisis tematik dari 5 variabel penelitian yaitu kerjasama, komunikasi, konflik, pelayanan yang diberikan pengasuh, dan tindakan/cara kerja pengasuh baik itu yang menyenangkan maupun yang kurang menyenangkan. Hasil penelitian didapatkan 5 tema yakni : Kerjasama menjaga kebersihan wisma dan menolong teman yang sakit, Upaya lansia menjalin komunikasi dengan sesama teman, Konflik sesama lansia dan penyebabnya, Jenis Pelayanan yang diberikan pengasuh, Sikap dan perilaku pengasuh dalam interaksi. Disarankan agar pengasuh lebih intensif dan proaktif memberikan bimbingan sosial, lebih luwes, dan berpartisipasi aktif pada setiap kegiatan di panti. Pimpinan panti disarankan sebaiknya perlu dilakukan pelatihan tentang pekerja sosial lanjut usia, kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti interaksi sosial secara kuantitatif sesuai tema yang sudah terindentifikasi
Lama Waktu Tidur Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja (Case Control Study) Susmiati Susmiati
Ners Jurnal Keperawatan Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.504 KB) | DOI: 10.25077/njk.13.1.42-49.2017

Abstract

 Studi tentang lama waktu tidur banyak dilakukan pada berbagai etnis di negara maju, tetapi sedikit sekali dilakukan negara berkembang. Belum ada informasi tentang hubungan lama waktu tidur dan obesitas pada remaja etnis Minangkabau. Berdasarkan alasan diatas perlu diteliti apakah terdapat hubungan  antara lamanya waktu tidur dengan obesitas pada remaja. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji hubungan antara lama waktu tidur dengan obesitas pada remajaPenelitian dilakukan dengan desain cross sectional study. Sampel terdiri dari 178 orang siswi SMP  ( 91 obesitas dan 87 normal)  umur 12-15 tahun yang berada di 2 kab/kota di Sumatera Barat. Variabel bebas yang yang diukur adalah lama waktu tidur, sedangkan obesitas berperan sebagai variabel terikat. Lama waktu tidur diukur dengan self-reported sleep duration quesstionaire dan obesitas dengan pemeriksaan antropometri.  Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan SPSS (Versi 20.0) dengan Student t-test,  uji Chi-square dan uji korelasi P <0,05 dianggap signifikan.Tidak ada perbedaan yang bermakna antara lama waktu tidur dengan kejadian obesitas p > 0,05. Dari uji perbedaan rata-rata waktu tidur didapatkan tidak ada perbedaan yang bermakna lama waktu tidur responden normal dan obesitas p>0,05. Terdapat hubungan antara lama waktu tidur dengan % lemak tubuh p <0,05.  Modifikasi lama waktu tidur dapat dijadikan sebagai alternative untuk menurunkan kejadian obesitas. Kata kunci: lama waktu tidur, obesitas ( IMT),  W/H rasio dan persen lemak tubuh  
PIJAT TERAPEUTIK SEBAGAI EVIDENCE BASED PRACTICE PADA PASIEN KANKER UNTUK MENGURANGI DISTRESS Rika Fatmadona
Ners Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.11.1.77-84.2015

Abstract

Terapi pijat, merupakan terapi komplementer yang paling banyak dan aman digunakan. Masalah psikologis sebagai dampak dari gangguan fisik banyak terjadi pada pasien penyakit kronis, terutama kanker.  Tujuan penulisan ini adalah memaparkan aplikasi pijat terapeutik untuk mengurangi distress sebagai suatu Evidence Based Nursing (EBN). Metode penulisan ini berupa case study pelaksanaan EBN dilakukan di ruang rawat inap Teratai RS Kanker Dharmais, Jakarta, selama 2 minggu, dalam rentang waktu tanggal 16 April hingga 9 Mei 2014. Pijatan dilakukan selama 3 kali seminggu, 20 menit, dalam 2 minggu, sehingga masing-masing pasien mendapatkan 6 sesi pijat terapeutik.  Partisipan dalam penerapan EBN ini semuanya perempuan, dengan rentang usia 27 th-58 th, dengan 4 orang ca mammae, 1 orang ca cervix, 1 orang ca ovarium, 1 orang ca thyroid, 1 orang LNH. Setelah dilakukan sesi pijat terpeutik sesuai dengan metode Ahles, et al, (1999), didapatkan sesi pijat terapeutik mampu menurunkan cemas pasien, dilihat dari penurunan skor ESAS cemas, mampu merilekskan pasien. Ke-4 pasien yang menjalani terapi pijat pada hari pertama, didapatkan keluhan cemas sedang 2 orang, cemas berat 2 orang pada akhir sesi pasien tidak didapatkan cemas lagi. Respon pasien setelah menjalani sesi melaporkan badannya lebih segar dan tidurnya lebih nyenyak. Pada pasien yang mengeluhkan nyeri hebat dengan pemberian pijat terapeutik yang sebelumnya telah diberikan analgesik, dan teknik relaksasi, diketahui dengan pemberian pijat terapeutik walaupun belum mampu menurunkan  nyeri secara drastis, pasien dapat beradaptasi dengan nyerinya, koping pasien lebih konstruktif

Page 5 of 24 | Total Record : 237