cover
Contact Name
Yanuarti Petrika
Contact Email
polkesppnj@gmail.com
Phone
+6285282627240
Journal Mail Official
polkesppnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. 28 Oktober Siantan Hulu, Pontianak Utara, Kalimantan Barat, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Pontianak Nutrition Journal (PNJ)
ISSN : 26221691     EISSN : 26221705     DOI : https://doi.org/10.30602/pnj.v4i2
Core Subject : Health, Education,
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) is a national scientific journal that contains research articles in the field of nutrition and health related to aspects of clinical nutrition and dietetics, community nutrition, Maternal and Child Nutrition, Food Service Management, Food Science and Technology, sports nutrition, molecular nutrition, nutritional biochemistry, and functional food.
Articles 167 Documents
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN KONSUMSI SAYUR, BUAH DENGAN KEJADIAN OVERWEIGHT PADA REMAJA DI SMA 2 LEMBANG Reisya Agtriasari Putri Suherlan; Yulianti Widiastuti; Asysyifa Riana
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i1.2090

Abstract

Overweight pada remaja merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh ketidakseimbangan asupan gizi, terutama zat gizi makro dan konsumsi sayur-buah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan asupan zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan konsumsi sayur-buah dengan kejadian overweight pada remaja di SMA Negeri 2 Lembang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel 88 siswa yang dipilih secara proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan pengukuran antropometri (IMT/U). Hasil analisis univariat menunjukkan karakteristik responden didominasi perempuan (67%) dengan usia 15-18 tahun (42%). Sebagian besar responden memiliki asupan zat gizi makro dalam kategori baik hingga lebih (energi: 63,7%, karbohidrat: 63,7%, protein: 65,9%, lemak: 62,5%). Konsumsi sayur-buah termasuk kategori cukup hingga baik (sayur: 63,6%, buah: 48,8%). Prevalensi overweight mencapai 63,6%. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara asupan zat gizi makro (p=0,000) dan konsumsi buah (p=0,041) dengan overweight, namun tidak ada hubungan signifikan dengan konsumsi sayur (p=0,328). Disimpulkan bahwa asupan zat gizi makro berlebih dan konsumsi buah yang lebih berhubungan dengan kejadian overweight pada remaja. Disarankan peningkatan edukasi gizi seimbang di sekolah untuk mencegah overweight.
ANALISIS DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN ZAT GIZI NUGGET HATI AYAM DENGAN PENAMBAHAN BAYAM HIJAU (Amaranthus spp) Fadilah Fitriana; Didik Hariyadi; Shelly Festilia Agusanty
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i1.1612

Abstract

Latar Belakang : Nugget merupakan olahan pangan praktis yang diminati banyak kalangan, karena rasanya enak dan bentuknya menarik. Nugget terbuat dari daging giling berbumbu yang dibentuk, dimasak, dibekukan, dan dilapisi tepung roti, dan digoreng, sehingga lebih praktis sebagai lauk dan cemilan sehari-hari. Untuk meningkatkan nilai gizi, nuget dapat ditambahkan hati ayam dan bayam hijau. Hati ayam kaya akan vitamin A, B kompleks, B12, serta zat besi 15,8 mg/100 gram yang mencegah anemia. Bayam mengandung zat besi, vitamin C, dan serat tinggi yang juga mencegah anemia Nugget hati ayam dengan penambahan bayam dapat direkomendasikan sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui “Analisis Daya Terima Dan Kandungan Zat Gizi Nugget Hati Ayam  Dengan Penambahan Bayam Hijau (Amaranthus Spp)”.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dengan menggunakan uji friedman  yang terdiri dari tiga perlakuan yaitu F1(75g : 40g), F2 (85g : 30g ), F3 ( 95g : 20g). Uji yang dilakukan ada dua tahap yaitu uji organoleptik untuk melihat tingkat kesukaan sebanyak 25 panelis terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur pada nugget hati ayam  dan  uji analisis zat gizi uji protein dengan metode kjeldahl , uji kadar Fe metode spektofometri Serapan Atom (ASS) dan uji  kadar air dengan metode thermogravometric (pengeringan) .Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa nugget yang diuji daya terima dari warna, aroma, rasa dan tekstur pada perlakuan F3 ( 95g : 20g). Nugget pada perlakuan terbaik memiliki kadar protein ( 9,02 %), Fe (6,10 mg/kg), kadar air ( 54,87%).Kesimpulan : Secara keseluruhan formulasi nugget hati ayam dengan penambahan bayam hijau yang paling diterima secara keseluruhan yaitu F3. Adanya pengaruh aroma, warna, rasa, tekstur terhadap daya terima nugget hati ayam dengan penambahan bayam hijau. Kata Kunci : Nugget, Hati Ayam, Bayam Hijau.  Keterangan : 1) Peneliti Utama, 2) Pembimbing Utama, 3) Pembimbing Pendamping
Dampak Kesibukan Belajar dan Praktikum Terhadap Pola Makan Mahasiswa Farmasi Amelia Nabila Rebi; Alifa Atha Nadine; Salwa Azahra
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i1.2200

Abstract

Mahasiswa farmasi terkenal memiliki beban yang banyak karena selain pembelajaran akademik mereka juga harus melakukan berbagai praktikum sehingga mahasiswa farmasi memiliki jadwal yang sangat padat. Kondisi tersebut yang sering dikaitkan dengan perubahan pola makan yang bisa berdampapkpada kesehatan dan performa akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kesibukan belajar dan praktikum terhadap pola makan mahasiswa farmasi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap 20 mahasiswa program studi farmasi baik wawancara secara langsung maupun berbasis WhatsApp dengan pertanyaan pertanyaan yang bertujuan untuk mengetahui apakah kesibukan belajar dan jadwal praktikum yang padat memiliki pengaruh terhadap pola makan mahasiswa farmasi. Hal ini menunjukan bahwa pntingnya untuk mengedukasi para mahasiswa agar mereka mengetahui bahwa pemenuhan gizi seimbang dan manajemen waktu untuk mendukung kesehatan mahasiswa adalah hal yang penting
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Anemia pada Atlit Panah di Banjarbaru Niken Pratiwi; Erna Fauziah; Ruthmauli Hutagaol
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i1.2255

Abstract

Olahraga merupakan aktifitas fisik yang dilakukan secara terencana untuk berbagai tujuan, antara laian meningkatkan stamina tubuh, kebugaran, rekreasi, Pendidikan, dan prestasi. Status Kesehatan yang berpengaruh terhadap kelelahan otot adalah adanya anemia. Anemia berdampak pada gangguan pertumbuhan fisik, penurunan kebugaran jasmani, serta performa tubuh pada atlit yang merupakan kunci utama dalam pencapaian prestasi olahraga. Anemia adalah keadaan menurunnya kadar hemoglobin, hematokrit, dan jumlah sel darah merah di bawah nilai normal. Hemoglobin adalah molekul pigmen protein yang mengandung besi yang dibawa dalam sel darah merah dan membawa hampir semua O2 dalam darah. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara anemia dengan asupan makanan pada atlit panah ditunjukkan dengan hasil data p lebih besar dari 0,05. Serta data independent interview menunjukkan pemilihan makanan dan diet yang dilakukan tanpa konsultasi ahli gizi dan tidak ada dana untuk mencukupi asupan pada atlit panah. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi factor yang mempengaruhi anemia pada atlit panah.
Analisis Aktivitas Antioksidan Daun Sawi menggunakan Metode DPPH dan Uv-Vis Spektrofotometri Aisyah Rian Dini; Ayu Pita Sari; Naila Khurriyatul Friskyah Afsokhah Nabi; Aisha Nurlatifa; Annisa Rajiyyah Aulia; Azhwa Nayla Salsabilla; Ines Puspita Sari; Eva Agustina
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i1.2203

Abstract

Daun sawi hijau mengandung senyawa fenolik sebagai antioksidan alami, yang bermanfaat bagi kesehatan maupun di bidang industri pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan pada ekstrak daun sawi hijau secara kuantitatif menggunakan metode DPPH dan spektrofotometri UV-Vis. Penelitian dimulai dengan mengeringkan daun sawi hijau, kemudian bubuk simplisia daun sawi hijau diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol. Setelah itu, dilakukan uji aktivitas antioksidan pada berbagai konsentrasi, yaitu 10-50 ppm. Pengukuran absorbansi dilakukan pada panjang gelombang maksimum 517 nm untuk menentukan persentase inhibisi radikal DPPH. Hasil ekstraksi menunjukkan rendemen sebesar 3,22% yang tergolong rendah. Sementara itu, uji DPPH menunjukkan bahwa nilai persentase inhibisi pada konsentrasi 10-50 ppm berada pada rentang negatif hingga mendekati nol. Nilai IC₅₀ yang didapatkan menunjukkan hasil yang tinggi, sehingga aktivitas antioksidan pada ekstrak sawi hijau tergolong sangat lemah, namun hasil ini tidak dapat dikatakan valid karena persen inhibisi tidak mencapai 50% dalam rentang konsentrasi yang diuji.
Pengaruh Edupal-Flashcard terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu dan Asupan Energi pada Anak Balita di Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat. Endah Mayang Sari; Eri Virmando; Ori Pertami Enardi
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 2 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i2.2446

Abstract

Latar Belakang: Pemberian makanan pendamping yang buruk dapat meningkatkan risiko kekurangan gizi, morbiditas dan mortalitas pada bayi dan balita. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi balita akan berdampak pada pemenuhan zat gizi pada balita karena pengetahuan merupakan domain yang sangat penting dari terbentuknya perilaku seseorang. Edupal-Flashcard berisi edukasi pangan lokal berdasarkan Panduan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal (PGS-PL) sebagai solusi untuk peningkatan pengetahuan ibu dan pemecahan masalah gizi balita. Tujuan: Menganalisis pengaruh Edupal-Flashcard terhadap peningkatan pengetahuan ibu dan asupan energi pada anak balita di Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat. Metode Penelitian: Penelitian dengan desain quasi-eksperimental menggunakan rancangan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian kelompok perlakuan dengan menggunakan edupal-flashcard dan kelompok kontrol diberikan penyuluhan. Sampel sebanyak 60 responden yaitu 30 responden kelompok intervensi dan 30 responden kontrol. Data asupan energi diperoleh dari wawancara menggunakan formulir food recall 1x24 jam 1 kali tidak berturut-turut sebelum dan sesudah intervensi. Data Pengetahuan gizi diperoleh dari kuesioner pengetahuan. Analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test dan independent t-test. Hasil Penelitian: Terdapat peningkatan skor pengetahuan ibu sebesar 4,6 poin pada kelompok intervensi dan sebesar 3,36 poin pada kelompok kontrol dengan p=0,000. Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan ibu setelah intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p=0,253. Pemberian edukasi menggunakan Edupal-Flashcard (intervensi) dengan edukasi menggunakan penyuluhan (kontrol) sama-sama dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan tidak berbeda secara signifikan. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara asupan energi setelah intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p=0,574.
The Effect of WhatsApp-Based Nutrition Education on Sleep Quality and Stress Levels Among Employees of PT Pegadaian (Persero) Regional Office IX Daiva Alifia; Lusi Anindia Rahmawati
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 2 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i2.2416

Abstract

Employee productivity is influenced by several factors, including sleep quality and stress levels. Poor sleep quality and high occupational stress may negatively affect physical health, mental well-being, and work performance. Digital nutrition education has emerged as a flexible intervention strategy for employees. This study aimed to analyze the effect of the WhatsApp-based Healthy Life Education Class nutrition education program on sleep quality and stress levels among employees of PT Pegadaian Regional Office IX. A pre-experimental study with a one-group pretest–posttest design without a control group was conducted involving 37 employees selected using a total sampling technique. The intervention was delivered over six weeks through a WhatsApp Group using synchronous weekly online lectures and asynchronous educational videos, posters, and behavioral maintenance activities. Data were collected using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) and the Perceived Stress Scale (PSS-10) questionnaires and analyzed using the paired sample t-test with a significance level of 5%. The results showed that the mean sleep quality score improved significantly from 8.68 ± 2.056 to 7.70 ± 1.681 (p < 0.001). Meanwhile, the mean stress score decreased from 14.62 ± 4.238 to 13.54 ± 5.310, although the difference was not statistically significant (p = 0.219). In conclusion, the WhatsApp-based Healthy Life Education Class nutrition education program significantly improved employees' sleep quality but did not produce a statistically significant reduction in stress levels.
Efektivitas Media Edukasi Gizi Interaktif Berbasis Web terhadap Peningkatan Literasi Gizi Siswa SMP Daarul Fikri Malang Adhitya Rizky Arissaputra Aswanto; Nadia Farah Diba; Alfi Rahmatillah Nur Fithriah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 2 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i2.2438

Abstract

Literasi gizi remaja di Indonesia masih tergolong rendah, sementara tingginya penetrasi internet pada kelompok usia pelajar membuka peluang pemanfaatan media edukasi gizi interaktif berbasis web sebagai strategi promosi kesehatan yang lebih menarik dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media edukasi gizi interaktif berbasis web terhadap peningkatan literasi gizi siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimental one group pretest-posttest, melibatkan 25 siswa SMP Daarul Fikri Malang (seluruhnya laki-laki) yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk uji normalitas dan Wilcoxon Signed Rank Test untuk uji beda. Rata-rata skor pengetahuan gizi meningkat dari 66,0 (SD=17,80) pada pretest menjadi 90,6 (SD=7,40) pada posttest, dengan hasil uji Wilcoxon yang signifikan (Z=-4,388; p=0,000) dan effect size sangat besar (Cohen’s d=2,20). Proporsi siswa dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 36,0% menjadi 96,0%. Media edukasi gizi interaktif berbasis web efektif meningkatkan literasi gizi siswa SMP, meskipun generalisasi hasil masih terbatas karena jumlah sampel kecil dan homogenitas jenis kelamin responden.
Karakteristik Sensori dan Kandungan Gizi pada Cracker Tinggi Serat Berbahan Dasar Mocaf dan Psyllium Husk Sebagai Alternatif Selingan untuk Diabetes Melitus Nur Khoiriyah; Desty Mahabatillah; Naila Naila Qurotul’aini; Deya Silviani
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 2 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i2.2433

Abstract

Diabetes mellitus remains a health concern in Indonesia, with a prevalence of 11,3% that is projected to increase. Dietary management includes adequate intake of high-fiber foods. Mocaf (modified cassava flour) and psyllium husk are high-fiber ingredients with potential for cracker development, but their combination remains underexplored. This study aimed to develop high-fiber crackers made from mocaf and psyllium husk as an alternative snack for individuals with diabetes mellitus. The study was conducted from June to August 2026 using a completely randomized design. The proportions of mocaf to psyllium husk were 95:5 (F1), 90:10 (F2), and 85:15 (F3). Product development was conducted at the Nutrition Laboratory of Universitas Muhammadiyah Cirebon. Analyses included sensory evaluation involving 30 semi-trained panelists, nutritional composition analysis, and nutritional contribution analysis. Data were analyzed using ANOVA and the Kruskal-Wallis test. The results showed a significant difference in the color hedonic attribute (p = 0.021), while no significant differences were observed in aroma, taste, or texture hedonic attributes (p > 0.05). Formula F3 was selected as the best formula, containing 3,10% moisture, 3,16% ash, 3,72% protein, 60,66% carbohydrate, 29,37% fat, and 22,67% dietary fiber, with an energy content of 521,79 kcal/100 g. One serving of F3 contributes 5,91–6,96% of the daily energy requirement based on the RDA for adults and approximately 19,43–34,01% of the recommended daily dietary fiber intake for individuals with diabetes mellitus. In conclusion, F3 is the best formula and has potential as an high-fiber snack for individuals with diabetes mellitus.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Anemia dan Asupan Fe dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Kota Surakarta Mutiara Maharani; Listyani Hidayati
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 2 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i2.2489

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri yang dapat berkaitan dengan pengetahuan mengenai anemia dan kecukupan asupan zat besi (Fe). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan mengenai anemia dan asupan Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dengan sampel penelitian terdiri atas 204 siswi yang diambil menggunakan teknik multistage cluster random sampling. Pengetahuan mengenai anemia diukur menggunakan kuesioner 27 pertanyaan, sedangkan asupan Fe diperoleh melalui Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan kadar hemoglobin diperiksa menggunakan metode cyanmethemoglobin. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan 52,9% responden memiliki pengetahuan kurang, 45,1% memiliki asupan Fe tidak mencukupi, dan 27,0% mengalami anemia. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai anemia dan kejadian anemia (p=0,001; OR=3,176; 95% CI: 1,617–6,241), serta antara asupan Fe dan kejadian anemia (p=0,023; OR=2,064; 95% CI: 1,101–3,867). Peningkatan pengetahuan mengenai anemia dan pemenuhan kebutuhan Fe perlu diperhatikan sebagai bagian dari upaya pencegahan anemia pada remaja putri.