cover
Contact Name
Yanuarti Petrika
Contact Email
polkesppnj@gmail.com
Phone
+6285282627240
Journal Mail Official
polkesppnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. 28 Oktober Siantan Hulu, Pontianak Utara, Kalimantan Barat, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Pontianak Nutrition Journal (PNJ)
ISSN : 26221691     EISSN : 26221705     DOI : https://doi.org/10.30602/pnj.v4i2
Core Subject : Health, Education,
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) is a national scientific journal that contains research articles in the field of nutrition and health related to aspects of clinical nutrition and dietetics, community nutrition, Maternal and Child Nutrition, Food Service Management, Food Science and Technology, sports nutrition, molecular nutrition, nutritional biochemistry, and functional food.
Articles 147 Documents
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO TERHADAP KETERAMPILAN KADER DALAM MENIMBANG BALITA yuli laraeni; I Nyoman Adiyasa; Joyeti Darni; Irianto Irianto; Ismi Tohriah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1145

Abstract

Balita merupakan salah satu aset bangsa yang tidak ternilai, sehingga harus mendapat perhatian khususnya pertumbuhan dan perkembangannya. Namun demikian, kondisi balita di Indonesia pada umumnya dan dibeberapa daerah, kasus gizi kurang maupun gizi buruk masih menunjukkan angka yang memprihatinkan. Penggunaan media pada penyuluhan kesehatan akan membantu memperjelas informasi yang disampaikan, karena dapat lebih menarik, lebih interaktif, dapat mengatasi batasan ruang, waktu, dan indra manusia. Maka perlu untuk memberi intervensi melalui edukasi dengan menggunakan media video untuk meningkatkan keterampilan kader dalam penimbangan balita. Metode. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi Eksperimental, yaitu menggunakan kelompok perlakuan (eksperimen) dan adanya kelompok pembanding (kontrol). Variabel independent pada penelitian ini yaitu edukasi tentang Penimbangan Balita dengan media video dan variable dependent pada penelitian ini yaitu tingkat keterampilan kader. Dianalisis dengan Analisa statistic menggunakan uji Wilcoxon. Hasil. Berdasarkan output “Test Statistics” dikatakan bahwa nilai Asymp.Sig.(2-tailend) sebesar (0.033) dimana 0.033 < 0.05 . Maka dapat disimpulkan bahwa “Hipotesis diterima”, dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada perbedaan hasil antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Karena ada perbedaan yang signifikan maka dapat dikatakan bahwa “ada pengaruh Penggunaan Media Video Terhadap Keterampilan Kader Dalam Penimbangan Balita. 
PENGARUH EDUKASI PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI MAKANAN TERHADAP PERILAKU PEDAGANG SATE BULAYAK Luh Suranadi; Gita Amni Putri Lestari; Made Darawati; AASP Chandradewi; Retno Wahyuningsih
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1162

Abstract

Salah satu cara menjaga kesehatan tubuh ialah mengonsumsi makanan yang aman dan memastikan makanan dalam keadaan baik atau aman. Makanan yang telah terkontaminasi dapat menjadi wadah berkembangnya pathogen yang biasa dikenal dengan food borne diseases. Upaya keamanan makanan diantaranya dengan menerapkan hiegene dan sanitasi makanan. Hal tersebut dapat didukung apabila pedagang memiliki pengetahuan yang baik dalam menerapkan perilaku positif dalam melakukan pengolahan hingga penyajian makanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi personal hiegene dan sanitasi terhadap perilaku pedagang sate bulayak. Penelitian ini menggunakan 30 orang pedagang Sate Bulayak yang akan diberikan edukasi untuk melihat perubahan perilaku tentang personal hygiene dan sanitasi makanan. Sampel dalam penelitian menggunakan metode sampel jenuh, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan metode one group pre-test post-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh edukasi personal hiegene dan sanitasi makanan yang ditunjukkan dengan perubahan perilaku pedagang dengan menerapkan kegiatan personal hiegene dengan baik mulai dari persiapan hingga penyajian. Hasil uji statistik perilaku menggunakan paired t test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.015 (p<0,05).
HUBUNGAN PENGETAHUAN INFORMASI NILAI GIZI DENGAN PERILAKU MEMBACA LABEL INFORMASI NILAI GIZI PADA MAHASISWA Tri Zantika; Pramudya Kurnia
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1155

Abstract

The nutritional problem in adolescents is the lack of awareness of reading labels on nutritional value information on packaged food and drinks. The aim of the study was to analyze the relationship between knowledge about nutritional value information and reading behavior on nutritional value information labels for students of the Nutrition Science Study Program, Muhammadiyah University of Surakarta. This study used a simple random sampling method, cross sectional analysis, research using Google from. In this study, students of the Nutrition Science Study Program, University of Muhammadiyah Surakarta, were the subjects. The research data was obtained through questionnaires distributed through the Google form. The results of the research were female (95.5%) and male (4.5%) respondents, early adulthood (46.8%) and middle adulthood (53.2%), class of 2018 (52.3%) and class 2021 (47.7%), knowledge is not good (32.4%), good (67.6%) and behavior is not good (36.0%), good (64.0%), there is a relationship between knowledge and behavior between knowledge and behavior in reading nutritional value information labels, the p-value was 0.01 (P<0.05), the knowledge variable was more than half of the respondents (67.6%) had a good level of knowledge.
ANALISIS KONTEN EDUKASI INFLUENCER INSTAGRAM TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU GIZI SEIMBANG FOLLOWERS-NYA Rinalda, Aulia Rizki; Anwar, Khoirul
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1147

Abstract

Instagram content is a source of information that can be presented by content creators or influencers who have the power to influence and lead their followers' opinions online via social media. Changes in knowledge, attitudes, and behavior in eating habits and physical activity frequency can all have an impact on a person's nutritional status and health. The population of this cross-sectional study is followers of @dietsantuy.id who meet the inclusion criteria. A purposive sampling technique was used to select 110 respondents for this study. The instruments used were questionnaires on balanced nutrition knowledge, attitudes, and behavior, eating habits, Food Frequency Questionnaire (FFQ), global physical activity questionnaire (GPAQ), and influencer content questionnaires via Google form. The results show that behavior has a significant relationship with @dietsantuy.id content, with a p value of 0.001 (p 0.005), whereas knowledge and attitude variables have no significant relationship with @dietsantuy.id content. The existence of a significant relationship between content and behavior demonstrates that Instagram content created by influencers can influence a person's behavior. The lack of a significant relationship between content and balanced nutrition attitudes suggests that other factors, such as age, gender, education level, income level, and other external factors, can influence a person's knowledge and attitudes
DAYA TERIMA DAN ANALISIS PROTEIN SERTA ANTIOKSIDAN PADA NUGGET IKAN TOMAN DAN DAUN KEDADAI Ayu Rafiony; Mulyanita Mulyanita; Widyana Lakshmi Puspita; Jonni Syah R Purba; Desi Desi
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1107

Abstract

Latar Belakang : Stunting pada anak mengakibatkan penurunan sistem imunitas tubuh dan meningkatkan risiko terkena penyakit infeksi. Suplementasi gizi dalam bentuk makanan tambahan dengan formulasi khusus dan difortifikasi dengan vitamin dan mineral yang diberikan kepada balita 6-59 bulan dengan kategori kurus. Nugget ikan toman dengan penambahan daun kedadai merupakan sumber protein yang baik untuk mendukung pertumbuhan tulang, membangun serta mengganti se-sel jaringan yang rusak dan sebagai antioksidan yang dapat menjadi penahan radikal bebas bagi anak stunting.Tujuan penelitan : Mengetahui daya terima dan analisis kandungan protein serta antioksidan pada nugget ikan toman (channa micropeltes) dengan penambahan daun kedadai (ficus variegata (blume)) sebagai makanan tambahan untuk anak stunting.Metode Penelitian : eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan yaitu jenis formula. Formula produk terdiri atas tiga taraf dengan masing-masing tiga kali pengulangan. Penelitian akan dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Poltekkes Kemenkes Pontianak dan Laboratorium Kimia TPHP Poloteknik Negeri Pontianak. Penentuan daya terima diperoleh dari formulir yang diisi oleh panelis agak terlatih sebanyak 25 orang dan penilaian ini menggunakan skala hedonik. Data dianalisis dengan menggunakan uji friedman. Penetapan kadar protein dilakukan dengan mikrokjeldahl. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH).Hasil Penelitian : Penilaian secara keseluruhan menunjukan hasil uji daya terima berdasarkan jumlah pangkat menurut warna, aroma, tekstur dan rasa nugget ikan toman dengan penambahan tepung kededai yang secara keseluruhan diproleh hasil tertinggi pada perlakuan 2 dengan jumlah sebesar 222 yang berarti perlakuan ini lebih diterima secara warna, aroma, tekstur dan rasa oleh panelis.
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN ANAK PENDERITA NEPHROTIC SYNDROME Liesna Lusyana Nur; Nur Fitri Widya Astuti
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1170

Abstract

Sindrom nefrotik merupakan kelainan ginjal dengan insiden lebih tinggi terjadi pada anak-anak. Studi kasus anak sindrom nefrotik dilakukan pada pasien rawat inap RSD. dr. Soebandi Jember. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan tatalaksana proses asuhan gizi terstandar terhadap pasien anak sindrom nefrotik sesuai kondisi dan kebutuhan nutrisi pasien. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Asuhan gizi pasien sindrom nefrotik dimulai dengan asesmen, diagnosis, intervensi, monitoring dan evaluasi gizi. Pasien diberikan diet rendah natrium, rendah kolesterol, tinggi protein dan pemberian tekstur makanan lunak. Asupan yang diberikan yakni energi 1.620 kkal/hari, protein 36 gram/hari, albumin 60% dari kebutuhan protein, lemak 54 gram/hari dengan kolesterol rendah, natrium dibatasi 1.000 mg/hari. Pemantauan selama tiga hari menunjukkan kecukupan gizi pasien mengalami peningkatan dan dapat mencapai target (80-110% kebutuhan). Perkembangan fisik/klinis pasien yang mengalami peningkatan. Hasil biokimia menunjukkan kadar albumin masih rendah (<3,4 g/dL), walaupun terdapat peningkatan dari sebelumnya. Secara keseluruhan, PAGT (Proses Asuhan Gizi Terstandar) yang dilakukan sudah tercapai sesuai dengan tujuan, sehingga tidak dilakukan assessment ulang.
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO, AKTIVITAS FISIK, STATUS GIZI DENGAN STATUS KEBUGARAN SISWA SMA Nyimas Amaniyah Afifah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1148

Abstract

Kebugaran berperan penting dalam keberhasilan belajar siswa dikarenakan akan menyebabkan siswa menjadi tidak fokus dalam belajar, kemampuan untuk memahami dan nalar rendah, serta kurang baik dalam mengemukakan pendapat dalam kegiatan belajar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan asupan zat gizi makro, aktivitas fisik dan status gizi dengan status kebugaran pada siswa di SMA Permata Insani Tangerang tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Data status kebugaran diperoleh melalui tes Balke 15 menit, asupan zat gizi makro melalui wawancara food recall 2x24 jam,  aktivitas fisik melalui wawancara GPAQ dan status gizi melalui pengukuran antropometri dengan sampel penelitian yaitu 114 siswa kelas X-XII SMA Permata Insani Tangerang tahun 2022 berusia 16-18 tahun. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi, asupan protein dan asupan lemak dengan status kebugaran serta terdapat hubungan yang bermakna antara asupan karbohidrat, aktivitas fisik dan status gizi dengan status kebugaran pada siswa di SMA Permata Insani Tangerang.
ANALISIS KANDIDAT PANGAN LOKAL BUAH JAMBU HUTAN (Bellucia Pentamera Naudin) SEBAGAI SUMBER PREBIOTIK Shelly Festilia Agusanty; Mulyanita Mulyanita; Suaebah Suaebah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1140

Abstract

Buah jambu monyet hutan istilah penyebutan yang digunakan oleh masyarakat di Kapuas Hulu Kalimantan Barat atau Bellucia pentamera Naudin. Tanaman ini merupakan tanaman perdu yang tumbuh di hutan dan yang paling banyak di wilayah Kapuas Hulu Kab.Putusibau Kalimantan Barat. Pemanfaatan buah tersebut sebagai sumber prebiotik masih belum ada penelitiannya. Sebagai kandidat prebiotik harus memenuhi kriteria untuk dikatakan sebagai sumber prebiotik adalah 1) resistensi asam lambung, hidrolisis oleh enzim mamalia dan absorbsi gastrointestinal, 2) difermentasi oleh microflora usus, 3) secara selektif merangsang pertumbuhan dan/ atau aktivitas bakteri usus yang terkait dengan kesehatan. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan penelitian buah jambu hutan (Bellucia pentamera Naudin) sebagai kandidat prebitoik secara in vitro dengan mengetahui pertumbuhan bakteri Bifidobacterium longum dan Lactobacillus casei pada substrat buah jambu hutan (Bellucia pentamera Naudin) dan aktivitas skor prebiotik. Penelitian dilakukan secara in vitro dengan menguji substrat buah jambu hutan (Bellucia pentamera Naudin) dan kontrolnya ditambahkan Inulin dan Dextrin. Kemudian pada media-media tersebut di inokulasikan probiotik yakni Bifidobacterium dan Lactobacillus, lalu diinkubasi pada suhu 37oC. Selanjutnya dihitung jumlah koloni bakteri yang tumbuh dengan metode count plate dan skor aktifitas prebiotik.
HUBUNGAN FREKUENSI KONSUMSI FAST FOOD DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA Clarissa Amalia Nanda; Dyah Intan Puspitasari; Endang Nur Widiyaningsih; Nur Lathifah Mardiyati
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1164

Abstract

Remaja merupakan suatu kelompok yang rawan mengalami masalah gizi, seperti gizi lebih dan gizi kurang. Hal ini dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara konsumsi fast food dan asupan zat gizi makro pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara frekuensi konsumusi fast food dan asupan zat gizi makro dengan status gizi pada remaja SMA Negri  di Surakarta. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional dengan pendekatan Cross-sectional dan menggunakan analisis statistik yaitu uji pearson dari jumlah sampel 101. Kebiasaan frekuensi konsumsi fast food diperoleh dari kuesioner food frequency questionnaire selama 1 bulan terakhir dan asupan zat gizi makro diperoleh dari hasil recall 3 x 24 jam. Status gizi diperoleh dengan menimbang berat badan dan tinggi badan kemudian di tentukan dengan nilai IMT/U. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebiasaan frekuensi konsumsi fast food dinyatakan sering 22,77%, hasil asupan energi kurang 60,39% (p value=0,017), hasil asupan protein kurang 50,49% (p value= 0,002), hasil asupan lemak kurang 51,48% (p value=0,002), hasil asupan karbohidrat kurang 61,38% (p value=0,040). Disimpulkan bahwa ada hubungan antara frekuensi konsumsi fast food dan asupan zat gizi makro dengan status gizi pada remaja.
HUBUNGAN KETERSEDIAAN BAHAN PANGAN, PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN, HYGIENE SANITASI LINGKUNGAN DAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP STUNTING Didik Hariyadi; Martinus Ginting; Rezza Dewintha; Dahliansyah Dahliansyah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v6i1.1144

Abstract

Sambas merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat memiliki berbagai masalah kesehatan, salah satunya terjadinya stunting pada balita. Penyebab stunting menurut hasil evaluasi program Kemeterian Kesehatan adalah praktek pengasuhan yang kurang baik, masih terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan ANC-Ante Natal Care (pelayanan kesehatan untuk ibu selama masa kehamilan) Post Natal Care dan pembelajaran dini yang berkualitas, masih kurangnya akses rumah tangga/keluarga ke makanan bergizi, dan kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi. Tujuan penelitian mengetahui hubungan ketersediaan bahan pangan, praktik pemberian makanan, hygiene sanitasi lingkungan dan asi eksklusif terhadap kejadian stunting di wilayah perbatasan dan kepulauan kabupaten sambas. Metode penelitian studi case control, populasi adalah balita usia 24-59 bulan dan sampel sebanyak 200 orang. Lokasi penelitian di kabupaten Sambas. Hasil penelitian tidak ada hubungan yang bermakna (p≥0,05) antara IMD dengan kejadian stunting di wilayah dataran tinggi, sedangkan wilayah pesisir terdapat hubungan yang bermakna (p≤0,05). tidak ada hubungan yang bermakna (p≥0,05) antara praktik pemberian ASI dengan kejadian stunting baik di wilayah dataran tinggi maupun di wilayah  pesisir. tidak ada hubungan yang bermakna (p≥0,05) antara praktik pemberian makan dengan kejadian stunting baik di wilayah dataran tinggi maupun di wilayah  pesisir. Kesimpulan Tidak ada hubungan antara IMD, ASI ekskluif dan Praktik Pemberian makanan dengan kejadian stunting baik di wilayah dataran tinggi maupun di wilayah  pesisir.

Page 9 of 15 | Total Record : 147