cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH PADA PASIEN YANG TERPASANG KATETER DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Kumala, Indra; Farich, Achmad; Yanti, Dhiny Easter; Hermawan, Dessy; Amirus, Khoidar
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12192

Abstract

Abstrak :  Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Saluran Kemih Pada Pasien yang Terpasang Kateter Di Ruang Rawat Inap Penyakit dalam RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK Provinsi Lampung. Infeksi nosokomial merupakan masalah global, ada sekitar 9% lebih dari 1,4 juta pasien rawat inap di rumah sakit di seluruh dunia. Terdapat 40% dari seluruh infeksi nosokomial merupakan infeksi saluran kemih (ISK) dan 80% dari ISK terjadi sesudah pemakaian alat, terutama akibat kateterisasi. Jenis penelitian kuantitatif observasional dengan menggunakan metode penelitian observasional analitik dan pendekatan case control, bertempat di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dilaksanakan Maret-Agustus 2023, dengan melibatkan 100 pasien di ruang rawat inap penyakit dalam. Pemilihan sampel dengan purposive sampling. Analisis data univariat, bivariat (Chi Square) dan multivariat (Regresi Logistik Ganda). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan usia pasien (p=0.001, OR=4.27), prosedur pemasangan kateter (p=0.000, OR=7.38), lama hari kateter terpasang (p=0.000, OR=33.41), dan perawatan indwelling (p=0.000, OR=6.0) merupakan faktor kejadian ISK, sedangkan variable jenis kelamin (p=0.28) bukan menjadi faktor. Variabel perawatan indwelling kateter merupakan yang paling berpengaruh terhadap kejadian ISK. Ketiga variable yang berhubungan dengan kejadian ISK hanya mampu menjelaskan 2,22% atas variable dependent. Disimpulkan variable usia, prosedur pemasangan kateter, lama hari kateter terpasang, dan perawatan indwelling merupakan faktor kejadian ISK, sedangkan variable jenis kelamin bukan merupakan faktor. Variabel perawatan indwelling kateter merupakan yang paling berpengaruh terhadap kejadian ISK. Ketiga variable yang berhubungan dengan kejadian ISK hanya mampu menjelaskan 2,22% atas variable dependent.
KASUS SERIAL: TETANUS GENERALISATA PADA PASIEN USIA LANJUT Pagehgiri, Elma Shari; Anggraeni Putri, Dian Kusumastuti; Nurlina Ekasari, Ni Wayan; Putera Awatara, Bagus Ngurah Mahasena
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12725

Abstract

Abstrak: Kasus Serial: Tetanus Generalisata Pada Pasien Usia Lanjut. Tetanus merupakan penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan vaksin dan mengancam jiwa di negara berkembang. Infeksi ini disebabkan oleh neurotoksin yang dihasilkan oleh Clostridium tetani. Kami memaparkan tiga kasus tetanus generalisata yang masuk RSD Mangusada selama Juli 2023. Ketiga kasus tersebut merupakan tetanus generalisata pada lansia yang tidak memiliki status imunisasi. Semua pasien telah menerima terapi yang memadai dengan antitoksin, antibiotik, dan perawatan suportif. Dari 3 kasus tersebut, 1 pasien menunjukan perbaikan kondisi dan 2 pasien meninggal. Sebagai kesimpulan, pengenalan dini gejala tetanus dan meningkatkan kesadaran akan perlunya vaksinasi tetanus sangat penting dilakukan. Prognosis penyakit tetanus bervariasi dan dipengaruhi oleh beberapa faktor.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP KEYAKINAN DAN SIKAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI PUSKESMAS KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG Dalita, Rama; Primadiamanti, Annisa; Indah Safitri, Erika
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11806

Abstract

Abstrak: Hubungan Pengetahuan Terhadap Keyakinan dan Sikap Penggunaan Antibiotik Pada Masyarakat Di Puskesmas Kemiling Kota Bandar Lampung. Penggunaan antibiotik pada masyarakat perlu disertai dengan pengetahuan, keyakinan dan sikap yang baik tentang penggunaan antibiotik. Pemberian antibiotik tanpa resep dokter menimbulkan bahaya kesehatan cukup parah seperti menyebabkan pengurangan sumber daya dan memperparah penyakit. Resistensi merupakan kekuatan bakteri dengan tujuan menetralkan atau mengurangi efektivitas antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan pengetahuan terhadap keyakinan dan sikap penggunaan antibiotik pada masyarakat di Puskesmas Kemiling, Beringin Raya dan Pinang Jaya Kota Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non-eksperimental dengan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara cluster sampling dengan menggunakan kuesioner. Hasil hubungan pengetahuan terhadap keyakinan dan sikap penggunaan antibiotik dapat disimpulkan yaitu pengetahuan terhadap keyakinan diperoleh koefisien korelasi 0,085 menunjukkan bahwa nilai signifikansi > 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan keyakinan dan hasil hubungan antara pengetahuan terhadap sikap dapat disimpulkan yaitu pengetahuan terhadap sikap diperoleh koefisien korelasi 0,128 menunjukkan bahwa nilai signifikansi > 0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap penggunaan antibiotik.
KELAYAKAN EKSTRAK DAUN MIANA (Coleus scutellarioides [L.] BENTH) SEBAGAI PEWARNA ALAMI SEDIAAN EYESHADOW COMPACT Gusfadila, Nincy; Dewi, Siska Miga; Yanita, Merita; Yupelmi, Mimi
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.12927

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari pengaruh penggunaan bahan pewarna sintesis dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan gangguan kesehatan sehingga perlu dicari alternatif yaitu pewarna berbahan alami yang berasal dari tumbuhan. Pewarna alami yang dapat dikembangkan adalah antosianin yang ditemukan pada tanaman daun Miana. Penelitian akan memanfaatkan dan melakukan pembuatan eyeshadow dengan menggunakan bahan alami dari ekstrak daun Miana karna belum pernah diteliti sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:  Menganalisis cara pembuatan eyeshadow compact dari ekstrak daun miana (Coleus scutellarioides [L.] Benth) sebagai pewarna alami. Menganalisis kelayakan ekstrak daun Miana sebagai pewarna alami untuk sediaan eyeshadow compact dilihat dari uji Laboratorium, uji Organoleptik, uji Hedonik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Objek dalam penelitian ini adalah daun Miana yang di jadikan sebagai bahan pewarna alami untuk Eyeshadow Compact. Instrumen penelitian yaitu dengan Uji Laboratorium, Uji Organoleptik, Uji Hedonik. Hasil pengujian laboratorium yaitu positif mengandung zat Antosianin, pengujian pH hasil pH 5,24 dan dinyatakan homogen karna warna eyeshadow tersebar secara merata. Berdasarkan penilaian uji organoleptik tekstur cukup Halus persentase 43%. Uji organoleptik Aroma sangat beraroma Daun Miana persentase 72%. Uji organoleptik Warna bewarna kecoklatan (coklat muda) persentase 58%. Hasil Uji Organoleptik Daya Lekat persentase 72% Cukup Lekat. Uji Hedonik (Kesukaan Panelis) menyatakan menyukai Eyeshadow Ekstrak Daun Miana persentase 72%. Hasil penelitian daun Miana (Coleus scutellariodes [L.]  Benth) sebagai pewarna alami untuk pembuatan eyeshadow di nyatakan Layak dan dapat digunakan.
HUBUNGAN USIA DAN PENDIDIKAN DENGAN KEPATUHAN IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS LHOKNGA Nufus, Hayatun; Widya Gani, Shella; Fadhil, Iziddin
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.10840

Abstract

Abstrak: Hubungan Usia dan Pendidikan dengan Kepatuhan Imunisasi Tetanus Toksoid pada Ibu Hamil di Puskesmas Lhoknga. Tetanus neonatorum (TN) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di negara berkembang, khususnya negara dengan cakupan imunisasi yang rendah. Sebagai respon terhadap masalah tersebut, pemerintah mencanangkan program ETMN melalui tiga strategi, termasuk pemberian imunisasi TT yang tinggi dan merata pada ibu hamil. Target pemberian imunisasi TT telah ditetapkan oleh pemerintah sebesar 80%, namun target yang dicapai sebenarnya kurang dari target yang seharusnya dicapai. Rendahnya cakupan imunisasi pada ibu hamil dijelaskan dalam beberapa penelitian mengenai faktor yang mempengaruhinya. Karena hasil penelitian yang beragam, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara usia dan pendidikan dengan kepatuhan imunisasi Tetanus Toksoid pada Ibu Hamil di Puskesmas Lhoknga. Penelitian deskriptif retrospektif ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan mengambil data baik variabel dependen maupun variabel independen secara simultan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 116 sampel dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling serta melihat kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil analisis bivariat menggunakan uji statistik non parametrik menunjukkan nilai p-value 0,692 untuk usia dan nilai p-value 0,000 untuk pendidikan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan usia dengan kepatuhan imunisasi Tetanus Toksoid pada ibu hamil, sedangkan pendidikan memiliki hubungan dengan kepatuhan imunisasi Tetanus Toksoid pada ibu hamil di Puskesmas Lhoknga.
PENATALAKSANAAN HOLISTIK PADA WANITA USIA 72 TAHUN DENGAN HIPERTENSI DAN DISLIPIDEMIA MELALUI PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAJABASA INDAH Pangestu, Arief Ristia; Ibrahim, Syachrony; Saftarina, Fitria
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.13612

Abstract

Abstrak: Penatalaksanaan Holistik Pada Wanita Usia 72 Tahun dengan Hipertensi dan Dislipidemia Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Rajabasa Indah. Sesuai dengan data yang dikeluarkan WHO, diperkirakan sekitar 15-20% penduduk dunia menderita hipertensi dan menurut data American Heart Association tahun 2021, lebih dari 100 juta orang Amerika mempunyai kadar kolesterol total >200 mg/dl. Data Indonesia dari Riset Kesahatan Dasar tahun 2018 menunjukkan bahwa 54.4% penduduk Indonesia dengan usia ≥15 tahun mempunyai kadar kolesterol ≥200 mg/dl.
HUBUNGAN INTENSITAS MENGKONSUMSI KOPI DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA Askari, Irna Diah; Cahyady, Edy; Gani, Shella Widya
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.11095

Abstract

Abstrak: Hubungan Intensitas Mengkonsumsi Kopi Dan Pola Makan Dengan Kejadian Dispepsia Di Poli Penyakit Dalam RSUD Meuraxa. Sindrom dispepsia adalah kumpulan gejala yang terdiri dari rasa tidak nyaman di ulu hari, kembung, mual, muntah, sendawa, rasa cepat kenyang dan perut terasa penuh. Faktor penyebab dispepsia diantaranya adalah mengkonsumsi kafein dan pola makan. Kafein paling banyak terdapat dalam produk minuman seperti kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kebiasaan mengkonsumsi kopi dan pola makan terhadap kejadian dispepsia di poli penyakit dalam RSUD Meuraxa. Jenis penelitian ini adalah analitik obsevasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 110 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah data primer melalui pengisian kuesioner. Hasil analisis univariat didapatkan jumlah responden terbanyak berdasarkan usia adalah kategori dewasa akhir (36-45 tahun) 62 (56,4%) responden, berdasarkan jenis kelamin yang terbanyak adalah perempuan 75 (68,2%). Hasil penelitian terdapat 68 (61,8%) orang yang positif mengalami kejadian dispepsia karena mengkonsumsi kopi. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value (0,041) dan terdapat 68 responden yang memiliki kebiasaan makan secara teratur dengan p-value (0.000). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara intensitas mengkonsumsi kopi dan kebiasaan makan teratur dengan kejadian dispepsia.
HUBUNGAN ANTARA KETIDAKSEIMBANGAN KOMPOSISI MIKROBIOTA USUS TERHADAP GANGGUAN KESEHATAN : TELAAH LITERATUR Rizqoh, Debie; Laudy, Nabila Putri; Atiqah, Rissya Febiona; Fadlika, Rizki
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.14796

Abstract

Mikrobiota usus merupakan sekumpulan mikroorganisme yang berkolonisasi saluran pencernaan dan ditemukan dalam proporsi yang lebihtinggi dibandngkan sel sel utbuh lainnya. Mikrobiota usus  berperan sebagai penghalang masuknya patogen, sistem pencernaan, metabolisme, menjaga sistem imunitas, dan pengobatan gangguan sistem saraf pusat. Komposisi mikrobiota usus dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Ketidakseimbangan komposisi mikrobiota usus berdampak pada kesehatan tubuh manusia secara keseluruhan dikarenakan keterlibatannya dalam berbagai interaksi. Ketidakseimbangan komposisi mikrobiota usus disebut dysbiosis yang dapat menyebabkan berbagau masalah kesehatan seperti, radang usus, obesitas, gangguan hati, diabetes mellitus, gangguan kardiovaskuler, HIV, radang sendi, asma, asam urat, gangguan neurologis.
PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTEK IBU HAMIL TERHADAP KEBUTUHAN SUPLEMEN ASAM FOLAT SELAMA MASA KEHAMILAN DI PUSKESMAS CAKRANEGARA Erlangga, Ithnan Baqi Putra; Puspitasari, Candra Eka; Ariendha, Dian Soekmawaty Riezqy
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.13155

Abstract

Abstrak: Pengetahuan, Sikap, Dan Praktek Ibu Hamil Terhadap Kebutuhan Suplemen Asam Folat Selama Masa Kehamilan.  Anemia pada masa kehamilan merupakan permasalahan dalam kesehatan global yang mempengaruhi hampir setengah dari wanita hamil. Kurangnya asupan asam folat pada masa kehamilan dapat mengakibatkan terjadinya penyakit anemia pada masa kehamilan, selain itu kurangnya frekuensi kunjungan pemeriksaan kehamilan yang tidak dilakukan teratur juga dapat menyebabkan terlambatnya informasi yang diperoleh ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengetahuan, praktik dan sikap ibu hamil mengenai suplementasi asam folat. Metode Penelitan ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung memeriksakan kehamilan di Puskesmas Cakranegara pada bulan Mei 2023, sebanyak 50 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Knowledge, Attitude, dan Perceived Practices (KAP). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik secara deskriptif menggunakan (Microsoft Excel) dan inferensial menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan usia rata-rata responden adalah 26,78 tahun dan didominasi responden dengan rentang usia 26-35 tahun (42%). Skor rata-rata persentase tingkat pengetahuan responden sebesar 58,6% yang menunjukkan pengetahuan asam folat yang moderat pada ibu hamil, skor untuk bagian sikap sebesar 86,8% yang menunjukkan sikap positif di antara responden tentang pentingnya asam folat dan untuk skor rata-rata tingkat praktik yang dirasakan sebesar 81% yang menunjukkan nilai parktik yang baik menunjukkan sikap positif di antara responden pada pentingnya folat. Nilai korelasi pengetahuan terhadap sikap (r=0,415) dengan hubungan moderat, pengetahuan terhadap praktik (r=0,398) dengan kekuatan korelasi hubungan moderat, dan nilai korelasi sikap terhadap praktik (r=0,626) dengan kekuatan korelasi hubungan kuat.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU POSTPARTUM NORMAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WANASABA LOMBOK TIMUR Supiani, Supiani; Yanti, Eka Mustika
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12464

Abstract

Abstrak: Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Perawatan Luka Perineum Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Postpartum Normal di Wilayah Kerja Puskesmas Wanasaba Lombok Timur. Masa postpartum merupakan masa yang sangat penting karena sering terjadi komplikasi diantaranya adalah infeksi nifas. Salah satu faktor penyebab terjadinya infeksi nifas yaitu adanya perlukaan jalan lahir yang dapat menyebabkan infeksi jalan lahir sehingga perawatan perineum sangat diperlukan. Perawatan pada masa postpartum harus menjadi perhatian karena diperkirakan 60% kematian ibu akibat kehamilan terjadi setelah persalinan, dan 50% kematian masa nifas terjadi dalam 24 jam pertama. Penyebab utama kematian ibu yaitu karena perdarahan 30,3%, hipertensi 27,1%, infeksi 7,3%, lain – lain 40,8 %. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang perawatan luka perineum terhadap tingkat pengetahuan ibu postpartum normal di Wilayah Kerja Puskesmas Wanasaba. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest. Tekhnik pengambilan sampel yaitu total populasi. Sampel pada penelitian ini adalah semua ibu postpartum normal hari ke-1 sampai ke-7 dengan luka perineum yaitu sebanyak 18 responden.  Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Paired T-Test karena data berkontribusi normal dengan tingkat kemaknaan p value <0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang perawatan luka perineum terhadap tingkat pengetahuan ibu postpartum normal di wilayah kerja Puskesmas Wanasaba dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05).