cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
PENGARUH DURASI DUDUK DAN AKTIVITAS FISIK KARYAWAN PERKANTORAN JAKARTA TERHADAP KEJADIAN LOW BACK PAIN Tanujaya, Cyntia; Wahyuni, Octavia Dwi
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12859

Abstract

Abstrak: Pengaruh Durasi Duduk Dan Aktivitas Fisik Karyawan Perkantoran Jakarta Terhadap Kejadian Low back pain. Nyeri punggung bawah ialah penyakit muskuloskeletal dengan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang terlokalisasi di daerah punggung dan dapat berlangsung kornis hingga menyebabkan disabilitas. Persentase kejadian karyawan Jakarta yang mengalami low back pain  di studi sebelumnya mencapai 63,93%. Tingginya kejadian tersebut akibat berbagai faktor penyebab, antara lain durasi kerja, postur kerja serta gaya hidup. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pengaruh durasi bekerja dan aktivitas fisik terhadap kejadian LBP pada pekerja kantoran. Penelitian terhadap 279 responden yang merupakan karyawan perkantoran di DKI Jakarta ini bersifat analitik observasional dengan metode penelitian cross sectional. Pemilihan responden menggunakan teknik consecutive non-random sampling. Instrumen yang digunakan untuk penentuan LBP ialah Oswestry disability index, sedangkan aktivitas fisik menggunakan guideline dari WHO. Data yang terkumpul dianalisis dan diuji korelasi antar variabel menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan responden yang mengalami LBP sebesar 65,6%  dengan rerata durasi duduk tanpa peregangan sebesar 96,62 menit/hari dan rerata durasi aktivitas fisik sebesar 103,11 menit/minggu. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan yang bermakna antara durasi duduk yang lama dengan kejadian LBP (p value = 0,000; PRR = 3,068) dan juga antara kurangnya aktivitas fisik dengan kejadian LBP (p value = 0,000; PRR = 2,188).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN PENDENGARAN PADA PEKERJA KILANG KOPI DI KECAMATAN TIMANG GAJAH KABUPATEN BENER MERIAH Mulia, Rizki; Ariscasari, Putri; Wardiati, Wardiati
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11893

Abstract

Abstrak: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Pendengaran Pada Pekerja Kilang Kopi Di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Keluhan pendengaran merupakan salah satu gangguan kesehatan yang berisiko menurunkan produktivitas pekerja. Pekerja yang menderita gangguan pendengaran, tidak hanya dilihat dari beberapa hal seperti kesulitan berbicara, tetapi juga bisa dilihat dari kondisi fisiologis pekerja itu sendiri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan pendengaran pada Pekerja Kilang Kopi Di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Studi ini adalah penelitian deskriptif analitik. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pakerja pabrik kopi HM dan MJ yang berjumlah 41 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tekhnik total population. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dan di analisis dengan uji Chi-Square. Penelitian ini menemukan bahwa 58,5% pekerja mengalami keluhan pendengaran, 53,7% ada riwayat penyakit telinga, 51,2% tidak menggunakan alat pelindung telinga, 53,7% lama kerja tidak normal, 58,5% masa kerja lama, umur didominasi oleh dewasa awal yaitu 36,6%. Hasil analisis bivariat diketahui hubungan antara riwayat penyakit telinga (p-value=0,000), penggunaan alat pelindung telinga (p-value=0,000), lama kerja (p-value=0,000), masa kerja (p-value=0,000) dan tidak ada hubungan umur (p- value=0,061) dengan keluhan pendengaran pada Pekerja Kilang Kopi. Ada hubungan antara riwayat penyakit telinga, penggunaan alat pelindung telinga, lama kerja, masa kerja. Selanjutnya, tidak ada hubungan umur dengan keluhan pendengaran pada Pekerja Kilang Kopi di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah.
BURST ABDOMEN PASCA TINDAKAN LAPAROTOMI AKIBAT HIPOALBUMINEMIA PADA PASIEN USIA LANJUT: LAPORAN KASUS Pratama, Rafika Surya Putra; Widayat, Catur
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12702

Abstract

Abstrak: Judul Burst abdomen Pasca Tindakan Laparotomi Akibat Hipoalbuminemia Pada Pasien Usia Lanjut: Laporan Kasus. Burst abdomen merupakan keadaan gagalnya mekanisme penyembuhan luka (wound healing) insisi bedah yang mengakibatkan kerusakan pada lokasi sayatan operasi. Berbagai faktor risiko yang menyebabkan terjadinya burst abdomen antara lain iskemia, infeksi intra-abdomen, malnutrisi seperti hipoalbuminemia, anemia, usia lanjut, penyakit sistemik (uremia, diabetes melitus). Laporan kasus: seorang pasien Tn.T usia 73 tahun dengan burst abdomen dimana sebagian besar usus keluar dari rongga perut akibat dari dehisensi luka perut (abdominal wound dehiscence). Status lokalis pasien terdapat burst abdomen pasca operasi dengan panjang 15 cm pada regio umbilical serta terdapat eviserasi usus, sebagian besar usus keluar dari abdomen. Pemeriksaan penunjang laboratorium didapatkan kadar albumin: 2.4 g/dL. Hasil laboratorium menunjukkan kadar albumin darah yang sangat rendah. Pasien disiapkan untuk operasi darurat repair burst abdomen kemudian dilakukan transfusi albumin hingga mencapai nilai normal. Perkembangan  luka bekas operasi perlahan pulih. Kesimpulan: Kejadian burst abdomen pada kasus pasien ini disebabkan oleh kondisi hipoalbuminemia. Faktor risiko dan etiologi lain yang menyertai meliputi: 1. Riwayat merokok, 2. Usia lanjut (geriatri), 3. Kurangnya pengetahuan pasien dan keluarga mengenai pentingnya asupan nutrisi terutama protein untuk proses penyembuhan luka.
PERAN INTERLEUKIN-6 PADA OLAHRAGA : KAJIAN PUSTAKA Nasution, Sharlini Desfika; Rahmi, Rahmi; Fauziyah, Yulia
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11460

Abstract

Abstrak: Olahraga dan Interleukin-6. Otot rangka tidak hanya berperan dalam pergerakan, tetapi juga dikenal sebagai organ sekretori yang dapat menghasilkan banyak sitokin. Hal ini menjadi konsep dasar bagaimana otot rangka dapat berkomunikasi dengan organ lain seperti jaringan lemak, hati, dan pancreas, tulang, dan otak. IL-6 merupakan salah satu sitokin yang berperan penting dalam regulasi metabolism tubuh. IL-6 yang dihasilkan pada saat olahraga memiliki efek antiinflamasi. Oleh karena itu IL-6 menjadi salah satu mekanisme bagaimana olahraga dapat mencegah berbagai penyakit.
ANALISIS FAKTOR POLA PEMBERIAN MAKAN PADA BALITA STUNTING USIA 24-59 BULAN DI PUSKESMAS KARANGANYAR 1 KABUPATEN DEMAK Panjalu, Krishnapatti; Lahdji, Aisyah; Anggraheny, Hema Dewi
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.10616

Abstract

Nilai prevalensi balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Karanganyar I kabupaten Demak tahun 2018 adalah 4,26% balita stunting. Pada tahun 2019 nilai prevalensi stunting yaitu 3,91%. Pada tahun 2020 prevalensi stunting 3,87%, dan pada tahun 2021 mengalami kenaikan yaitu 3,93%. Pada tahun 2022 per bulan Februari prevalensi 2,60%. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor pola pemberian makan pada balita stunting usia 24-59 bulan di Puskesmas Karanganyar I Kabupaten Demak. Penelitian ini bersifat kuantitatif, observasional analitik dengan pendekatan cross- sectional. Sampel penelitian adalah ibu dengan balita stunting usia 24-59 bulan dengan teknik Total Sampling. Pengambilan data menggunakan data primer, sekunder, wawancara dengan responden menggunakan kuesioner faktor-faktor pola pemberian makan. Hubungan variabel bebas dan terikat serta faktor risikonya diketahui melalui uji korelasi chi square dan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu dengan balita stunting melakukan pola pemberian makan yang tidak tepat (jenis, jumlah, dan jadwal). Ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan teknologi dengan pola pemberian makan didapatkan hasil p value ≤ 0,05. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting adalah pengetahuan p value 0,015 OR 11, 182; (95% CI 1,613 – 77,529). Mayoritas ibu dengan balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Karanganyar I Kabupaten Demak memiliki pengetahuan tentang pola pemberian makan yang masih sangat perlu ditingkatkan. Semakin tinggi pengetahuan, riwayat pendidikan, status pekerjaan, pendapatan keluarga, dan pemanfaatan teknologi maka akan semakin tepat pula pola pemberian makan (jenis, jumlah, dan jadwal) yang diberikan ibu untuk mencukupi kebutuhan nutrisi balitanya.
KARAKTERISTIK KONTAINER DAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAME PADA MASA PANDEMI COVID-19 Putri, Devita Febriani; Triwahyuni, Tusy; Triswanti, Nia; Fitriyani, Fadila Dwinda; Nadia Saragih, Jovani Ruth; Fadilah, Dwi Noor; Mei Ardiyandyah, Fajar Karel
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.15939

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah vektor-borne diseases yang berpotensi mematikan. Infeksi disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk vektor Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Di masa pandemi COVID-19, dibandingkan tiga tahun terakhir jumlah kasus DBD tercatat lebih tinggi. Data surveilans tentang vektor efektif dipergunakan dalam pemantauan daerah rawan kasus DBD salah satunya karakteristik kontainer sebagai tempat perkembang biakan vektor. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan karakteristik kontainer dengan kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas Sukarame pada masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian desktiptif observasional dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling dengan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Pengumpulan data dilakukan door to door untuk pengamatan kontainer dengan karakteristik, keberadaan kontainer, bahan kontainer, penutup kontainer dan jumlah kontainer di wilayah kerja Puskesmas Sukarame Bandar Lampung. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Didapatkan dari 98 responden penelitian, kejadian DBD positif sebanyak 33 responden (33,7%) dan negatif sebanyak 65 responden (66,3%). Analisis Chi-square menunjukkan, terdapat hubungan bermakna karakteristik penutup dengan kejadian DBD dengan p-value 0,047 dan terdapat hubungan bermakna jumlah kontainer dengan kejadian DBD dengan p-value 0.018 di wilayah kerja Puskesmas Sukarame pada masa pandemi COVID-19. Hasil penelitian terdapat hubungan antara penutup kontainer dan jumlah kontainer dengan kejadian DBD. Masyarakat diharapkan waspada dan meningkatkan kesadaran dalam memperhatikan kondisi kontainer terhadap keberaan jentik. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD dan 3M plus terus dilakukan secara intensif, serta gerakan satu rumah satu jumantik, dengan melibatkan anggota keluarga dirumah sebagai jumantik mandiri, sudah mulai dilaksanakan.
GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN LAKTAT DEHIDROGENASE (LDH) BERDASARKAN LEVEL HEMOLISIS Hikmah, Nurul; Irawiraman, Hadi; Kesuma, Suryanata
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.13369

Abstract

Abstrak: Gambaran  Hasil Pemeriksaan Laktat Dehidrogenase (LDH) Berdasarkan Level Hemolisis. Pemeriksaan kadar Laktat Dehdirogenase dalam darah merupakan parameter yang terdapat pada jantung, otot rangka dan lainnya. Sampel plasma atau serum untuk aktivitas lakta dehidrogenase dapat menyebabkan sampel mengalami hemolisis. Data diperoleh melalui pengukuran terhadap objek penelitian setelah diberikan implementasi berupa penambahan hemolisat berbagai kadar. Analisis data menggunakan Microsoft Excel. Nilai akurasi 0,4% pada pemeriksaan sampel laktat dehidrogenase hemolisis tidak signifikan dan hemolisis ringan adalah 0,2% dan 0,7%. Nilai presisi 7% pada pemeriksaan laktat dehidrogenase sampel hemolisis insignifikan dan hemolisis ringan adalah 55,4% dan 62,7%. Total Error TEa 20% pada pemeriksaan sampel hemolisis tidak signifikan dan hemolisis ringan adalah 531% dan 1637%.
PENGARUH PEMBERIAN STEROID SEBAGAI TERAPI ADJUVAN TERHADAP PARAMETER INFLAMASI PASIEN PNEUMONIA KOMUNITAS BERAT DI RUMAH SAKIT “X” KOTA BANDAR LAMPUNG meiliana, Made laksmi; Lestari, Yovita Endah
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12853

Abstract

Abstrak: Pengaruh Pemberian Steroid Sebagai Terapi Adjuvan Terhadap Parameter Inflamasi Pasien Pneumonia Komunitas Berat Di Rumah Sakit “X” Kota Bandar Lampung. Parameter inflamasi nonspesifik seperti jumlah leukosit, jumlah neutrofil absolut, dan C-reactive protein (CRP) menunjukkan derajat reaksi inflamasi pada fase akut dan sering digunakan untuk menunjukkan infeksi bakteri. Salah satu terapi yang masih dipertimbangkan pada pasien Pneumonia yaitu Steroid. Sebagian studi menunjukkan bahwa pemberian kortikosteroid dosis sedang melalui intravena dapat menumpulkan respon sistemik sitokin proinflamatorik pada sepsis berat dan inflamasi paru pada pneumonia berat dan cidera paru akut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Steroid Sebagai Terapi Adjuvan Terhadap Parameter Inflamasi Pasien Pneumonia Komunitas Berat Di Rumah Sakit “X” Kota Bandar Lampung. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit “X” Bandar Lampung periode Juli- Desember 2022 dengan menggunakan data sekunder rekam medik. Variabel yang diteliti yaitu variabel independen berupa data terapi steroid atau tanpa terapi steroid, variabel dependen yaitu parameter laboratorium NLR dan CRP dan beberapa parameter klinis (demam, batuk, sesak) serta parameter vital antara lain saturasi oksigen dan Respiratory rate. Hasil penelitian pada kelompok steroid, menunjukan terdapat perbaikan yang signifikan pada parameter suhu (p=0,022) dan saturasi oksigen (p=0,006). Selain itu pada parameter inflamasi NLR, ditemukan perbaikan yang signifikan pada kelompok steroid (p=0,001). Kesimpulan: terdapat pengaruh pada pemberian steroid terhadap parameter suhu, saturasi oksigen dan NLR.
OKULAR SIFILIS YANG DISERTAI HERPES ZOSTER OFTALMIKUS : LAPORAN KASUS Juanarta, Pieter; Heryati, Susi; Fajriansyah, Angga; Mustaram, Arief Akhdestira; Muslima, Patriotika; Idrus, Elfa Ali
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.14302

Abstract

Sifilis dapat menyerang seluruh bagian mata, menjadikannya “great masquerade” dan harus dipertimbangkan pada pasien dengan gangguan sistem imun. Anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan oftalmologi, dan pemeriksaan serologis dapat membedakan sifilis okular dari etiologi lain. Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk melaporkan diagnosis dan penatalaksanaan sifilis mata yang disertai dengan Herpes Zoster Ophthalmic. Pada laporan kasus ini, seorang pasien laki-laki berusia 27 tahun mengeluh erupsi vesikel yang disertai nyeri pada dahi dan kelopak mata kiri sejak dua hari yang lalu, serta pandangan kabur pada kedua mata sejak tujuh bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan ruam makulopapular pada kedua telapak tangan. Ditemukan sel vitreus dan kabut serta diskus optik bilateral yang kabur. Hasil laboratorium menunjukkan reaktivitas pada VDRL/RPR dan TPHA. Pasien didiagnosis menderita Uveitis Intermediate karena Sifilis, Herpes Zoster Ophthalmic Sinistra, dan Optik Neuritis Atipikal Bilateral. Pasien diberikan Benzatin Penisilin intramuskular, Valasiklovir oral, kortikosteroid sistemik, steroid topikal, dan dirujuk ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Herpes Zoster Ophthalmic pada usia muda dapat menjadi tanda kondisi immunocompromised. Anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium penting dalam menentukan penyebab uveitis. Pasien dengan Okular sifilis akan mendapat manfaat dari terapi antibiotik dini. Kesalahan diagnosis akan menyebabkan kerusakan yang lebih berat dan mempengaruhi tajam penglihatan.
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAN ASETON KULIT PISANG MULI (Musa acuminata L.) TERHADAP Streptococcus mutans SECARA IN VITRO Aristina, Renny; Chusniasih, Dewi; Susanti, Dwi
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12935

Abstract

Abstrak: Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Dan Aseton Kulit Pisang Muli (Musa Acuminata L.) Terhadap Streptococcus mutans Secara In Vitro. Kulit Pisang muli (Musa acuminata L.) merupakan jenis pisang yang mempunyai pohon kecil, pendek, serta cepat berbuah dibandingkan dengan jenis pisang lainnya. Kulit pisang muli mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri Streptococcus mutans penyebab karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan aseton kulit pisang muli (Musa acuminata L.) terhadap Streptoccocus mutans dan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan aseton kulit pisang muli (Musa acuminata L.). Ekstraksi kulit pisang muli menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol dan aseton. Hasil uji fitokimia menunjukan bahwa kulit pisang muli mengandung saponin, steroid, terpenoid, tanin, alkaloid, flavonoid, dan fenolik. Uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan metode difusi cakram dan dilanjutkan konsentrasi 0%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 75%, 100% dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan. Uji aktivias antibakteri ekstrak etanol dan aseton kulit pisang muli terhadap Streptococcus mutans menunjukan bahwa pada konsentrasi 0%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 75%, 100% tidak terdapat zona hambat pada kedua ekstrak tersebut.