cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
Karakteristik Tomografi Komputasi Abses Otak Yang Menyerupai Tumor Pada Pasien Usia 73 Tahun: Laporan Kasus Pramadyanti, Kadek Dinda; Kenwa, Komang Wiswa Mitra
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.15093

Abstract

Pemeriksaan radiologis dengan kontras biasanya dapat membedakan tumor dari perdarahan, karena batas antara tumor dan perdarahan biasanya lebih jelas. Laporan kasus ini menggambarkan seorang pasien dengan hasil CT scan pada pasien yang diduga mengalami perdarahan dari tumor otak dengan diagnosis banding abses otak. Seorang wanita berusia 73 tahun datang ke ruang gawat darurat dengan keluhan penurunan kesadaran. Pada pemeriksaan neurologis tidak ditemukan kaku kuduk, kesan kelemahan pada sisi kiri, tonus sisi kiri menurun dan kekuatan pada ekstremitas kiri juga menurun. Dilakukan CT scan tanpa kontras dan ditemukan kesan massa dengan transformasi pendarahan intra-tumor dengan edema di sekitarnya dan lesi temporoparietal kortikal subkortikal hipodens kiri yang menunjukkan infeksi dengan edema otak dan pergeseran garis tengah ke kiri. CT-scan kepala dengan kontras menunjukkan adanya kecurigaan massa otak ganas, metastasis disertai perdarahan. Pasien juga menjalani pemeriksaan patologi anatomi dan menemukan bahwa gambaran morfologi menunjukkan adanya proses inflamasi supuratif akut, tidak ada tanda-tanda keganasan yang terlihat pada sediaan ini. Seorang individu dengan gejala dan indikator yang mirip dengan tumor otak dan abses dilaporkan dalam studi kasus ini. Karena gambar dari CT scan tumor otak dan abses serupa, diagnosis satu kondisi juga harus dibuat berdasarkan pengamatan gejala lain atau pemeriksaan tambahan.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Kepatuhan ARV Pada Pasien HIV AIDS Di Puskesmas Sukabumi Bandar Lampung Aini, Fadhilah; Hasbie, Neno Fitriyani; Fitriani, Dita; Farich, Achmad
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.15784

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) bisa menyebabkan AIDS. Orang yang terkena HIV/AIDS menghadapi lebih banyak tantangan, termasuk dari fisik, psikologis, serta sosial. Dikarenakan semua orang disekitar dia menghindari atau mengucilkan mereka, Masalah psikologis yang mereka hadapi sangat besar. Beberapa atau bahkan sebagian besar masyarakat mengakatan HIV AIDS penyakit yang bisa menular serta berbahaya yang bisa melawati kegiatan sehati-hari, sebagai bersentuhan tangan atau lewat ludah saat sedang berbicara. Studi analitik kuantitatif, desain cross-sectional, dan metode pengambilan sampel total dengan kuesioner digunakan dalam jenis penelitian ini. Analisis hubungan dukungan sosial dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS di Puskesmas Sukabumi menunjukkan bahwa dukungan sosial dapat meningkatkan kepatuhan pasien HIV AIDS terhadap ARV. Terdapat hubungan emosional dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p = 0.019 (p < 0,05), tidak ada hubungan instrumental dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p = 0,373 (p > 0,05), dan ada hubungan informatif dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p = 0,005 (p < 0,05) dan adanya hubungan dukungan persahabatan dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p = 0,036 (p < 0,05).
Hubungan Kebiasaan Sarapan Dan Status Gizi Terhadap Memori Jangka Pendek Pada Remaja Kelas VIII Di SMPN 27 Bandar Lampung Parahita, Morena Ailsa; Nurmalasari, Yesi; Pebriyani, Upik; Kurniati, Mala
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.14935

Abstract

Memori jangka pendek adalah penyimpanan informasi sementara sebelum diteruskan pada penyimpanan memori jangka Panjang.  Masalah kebiasaan sarapan ini umumnya ditemui pada remaja yang enggan makan atau bahkan menolak sarapan dengan alasan-alasan tertentu. Masalah gizi pada remaja dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan, seperti penurunan konsentrasi dalam proses belajar dan daya ingat. Untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan dan status gizi terhadap memori jangka pendek pada remaja kelas VIII di SMPN 27 Bandar Lampung Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan rancangan penelitian crossectional. Sampel yang digunakan berjumlah 72. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuisioner, pengukuran berat dan tinggi badan serta melakukan tes digit span. Uji statistik dengan menggunakan uji Spearman. Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan dengan memori jangka pendek  ( p = 0,000 ; r = 0,827), dan terdapat hubungan antara status gizi dengan memori jangka pendek pada remaja kelas VIII di SMPN 27 Bandar Lampung ( p = 0,008 ; r = 0,310 ).Terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan dan status gizi terhadap memori jangka pendek pada remaja kelas VIII di SMPN Bandar Lampung.
Uji Antibakteri Sari Pati Daun Pandan Wangi (Pandanus ammaryllifolius Roxb.) Terhadap Zona Hambat Pseudomonas aeruginosa Triyani, Wulan Utami; Arisandy, Destien Atmi; Susanti, Ivoni
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.15234

Abstract

Uji antibakteri sari pati daun pandan wangi (Pandanus amarillyfolius Roxb.) ini bertujuan untuk mengetahui zona hambat Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan jenis penelitian kuantitatif dan rancangan Post Test Only Control Group Design. Teknik pengumpulan data penelitian murni menggunakan cara mengukur zona hambat yang terbentuk dengan jangka sorong dan dengan cara pengamatan langsung. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil optimal pada K4 80 g sebesar 12,62 mm dengan kategori kuat dan hasil terendah pada K1 50 g sebesar 7,64 mm dengan  kategori sedang, serta kontrol positif menggunakan Ciprofloxacin didapatkan hasil sebesar 23,5 mm dengan kategori sangat kuat. Semakin tinggi dosis sari pati daun pandan wangi yang digunakan, maka semakin besar zona hambat yang akan terbentuk.
Pengaruh Kebiasaan Cuci Tangan Selama Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Kejadian Dermatitis Tangan Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Willy, Johannes; Ardiana, Dian; Noer Shoffi, Muhammad; Diarsvitri, Wienta
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.14958

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan munculnya beberapa kebiasaan baru, diantaranya kebiasaan cuci tangan. Peningkatan frekuensi cuci tangan menyebabkan peningkatan kejadian dermatitis tangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh frekuensi cuci tangan dan jenis antiseptik terhadap kejadian dermatitis tangan pada mahasiswa. Jenis penelitian adalah analitik observasional. Data didapatkan melalui kuesioner online. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 7 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah tahun 2022, yang bersedia dan tidak memiliki riwayat penyakit asma, hay fever, serta dermatitis atopik pada masa kanak-kanak. Data diolah dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 51,5% responden memiliki frekuensi cuci tangan lebih dari lima kali sehari dan 86,4% responden melakukan cuci tangan dengan air dan sabun. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,964 dan  p = 0,727 yang berarti tidak terdapat pengaruh frekuensi cuci tangan maupun jenis antiseptik terhadap kejadian dermatitis tangan pada mahasiswa.
Kadar Makronutrien Pada Asi Dari Ibu Yang Menyusui Bayi Berusia 4-6 Bulan Pramaningtyas, Miranti Dewi; Sukarno, Rizky Triutami; Widyaningsih, Niken; Firdaus, Hana Afifah; Putri, Fara Amalia; Kiasati, Aghnia; Safitri, Amalia Adityas Dyah; Wahdiyati, Siti; Rahmawati, Isna Arifah
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.11542

Abstract

Menyusui merupakan salah satu upaya penting untuk menjaga kesehatan anak sejak awal kehidupan. Pemberian air susu ibu (ASI) dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan imun bagi bayi. Kandungan gizi dalam ASI bersifat unik dan berbeda pada setiap bagiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar nutrisi pada foremilk, ASI tengah, dan hindmilk. Sebanyak 9 sampel ASI dari ibu yang menyusui bayi berusia 4-6 bulan diperiksa melalui uji proksimat cairan di Laboratorium Kimia Pusat Antar Universitas (PAU) Universitas Gajah Mada pada bulan Januari-Juni 2020. Sampel ASI diperoleh dari ASI perah dengan foremilk diambil sebanyak 10 ml, ASI tengah sebanyak 30 ml, dan hindmilk sebanyak 10 ml. Hasil penelitian ini menunjukkan kadar nutrisi (%) dalam foremilk, ASI tengah, dan hindmilk secara berturut-turut: karbohidrat; 7,35 ± 0,76, 7,28 ± 0,08, dan 7,38 ± 0,27, protein; 1,38 ± 0,38, 1,34 ± 0,11, dan 1,36 ± 0,17, lemak; 0,59 ± 0,53, 0,91 ± 0,37, dan 1,66 ± 0,41. Hasil analisis dengan metode one way ANOVA atau Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa  terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar lemak (p=0,016), namun tidak terdapat perbedaan signifikan pada kadar air (p=0,113), abu (p=0,700), protein (p=0,974) dan karbohidrat (p=0,670) yang terkandung dalam foremilk, ASI tengah dan hindmilk. Ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pada kadar lemak ASI awal, tengah, dan akhir, meskipun tidak bersamaan dengan kadar makronutrien lain.
Potensi Tanaman Obat Untuk Mengatasi Tuberkulosis Resisten Obat: Kajian Literatur Prayogi, Norbertus Marcell; Hafizh, Ahmad Fauzan; Widjaja, Jovan; Sari, Ratna Dewi Puspita; Utama, Winda Trijayanthi; Daulay, Suryani Agustina
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.15091

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh kompleks Mycobacterium tuberculosis. Indonesia berkontribusi secara signifikan terhadap beban TB global, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan terdapat 969.000 kasus TB di negara ini. Pengobatan utama untuk TB adalah menggunakan beberapa antibiotik yang dikenal sebagai obat anti-tuberkulosis (OAT). Namun, penggunaan antibiotik dalam pengobatan meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Resistensi terhadap antibiotik merupakan masalah yang dihadapi dunia dalam pengobatan infeksi bakteri, termasuk TB. Penggunaan ekstrak tanaman sebagai terapi alternatif untuk TB telah menjadi fokus penelitian. Tanaman obat tradisional telah digunakan untuk berbagai penyakit di banyak budaya di seluruh dunia. Tanaman-tanaman ini mengandung senyawa aktif yang memiliki potensi untuk melawan bakteri dan memiliki sifat-sifat yang mendukung penyembuhan serta meminimalkan efek samping. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk merangkum berbagai penelitian ekstrak tanaman dari seluruh dunia untuk memahami potensi ekstrak tanaman sebagai terapi alternatif untuk TB, khususnya TB yang resisten terhadap obat. Studi ini menggunakan pencarian komprehensif dari tiga basis data (Pubmed, Google Scholar, dan Science Direct) dari tahun 2018 hingga 2023. Hasil menunjukkan bahwa berbagai ekstrak tanaman telah ditemukan memiliki aktivitas antimikroba terhadap M. tuberculosis, termasuk Lophira lanceolata, Zanthoxylum Leprieurii, Echinops Amplexicaulis, Acacia hockii, Albizia coriaria, Combretum molle, Warburgia ugandensis, dan Aphloia theiformis. Nilai Konsentrasi Minimum Inhibitor (MIC) dari ekstrak ini berkisar dari 0,0488 hingga 1.500 mg/mL.
Evaluasi Tingkat Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Menggunakan Metode Doctor’s Office Quality-Information Technologi (Doq-It) Di RSUD Cililin Kabupaten Bandung Barat Widiawati, Anisa; Monica, Rizqy Dimas
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.15655

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan pada Februari 2024 diketahui dalam kegiatan unit rekam medis masih dilakukan peralihan dalam implementasi rekam medis elektronik, diimplementasikan pada pendaftaran rawat jalan, namun belum sempurna. Implementasi RME diperlukan persiapan untuk menghindari kendala atau kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesiapan implementasi RME menggunakan metode Doctor’s Office Quality-Information Technology (DOQ-IT). Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, wawancara, dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan alat tulis, kamera, kuesioner, microsoft office excel 2019, microsoft office word 2019, dan google formulir. Teknik pengolahan data yaitu editing, pemberian skor atau nilai, tabulasi dan analisis data. Hasil penelitian kesiapan implementasi rekam medis elektronik dengan metode Doctor’s Office Quality-Information Technology (DOQ-IT) diperoleh total skor sebesar 77,12 yang terletak dalam kisaran kategori II yang bermakna RSUD Cililin cukup siap dalam implementasi RME. Variabel kesiapan yaitu sumber daya manusia skor 2.80, budaya kerja organisasi skor 2.17, tata kelola kepemimpinan skor 2.78, dan infrastruktur TI skor 2.78.
Hubungan Status Gizi Terhadap Daya Tahan Kardiovaskular Pada Remaja Kelas VIII Di SMPN 27 Bandar Lampung Sastyaviani, Mifta; Nurmalasari, Yesi; Pebriyani, Upik; Nasruddin, Sigit Pratama Iustitia
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.14934

Abstract

Daya tahan kardiovaskular adalah ketahanan sistem kardiovaskular dalam mengalirkan oksigen pada otot-otot tubuh sehingga kebutuhan oksigen dapat terpenuhi. Salah satu faktor yang memengaruhi daya tahan kardiovaskular adalah status gizi atau IMT (Indeks Massa Tubuh). Selama 6 dekade terakhir, daya tahan kardiovaskular telah menurun baik di Amerika Serikat maupun Internasional.  Untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap daya tahan kardiovaskular pada remaja kelas VIII di SMPN 27 Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja kelas VIII yang bersekolah di SMPN 27 Bandar Lampung Tahun 2023 yang berjumlah 237 siswa/siswi. Sampel yang digunakan adalah 72 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan mengukur berat badan dan tinggi badan serta multistage fitness test. Uji statistik dengan menggunakan uji spearman. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi dengan daya tahan kardiovaskular dengan nilai signifikasi atau sig.(2-tailed) sebesar 0,002 atau < 0,05 serta  koefesien korelasi (r) yaitu r = - 0,361 sehingga kedua variabel bersifat negatif.  Terdapat hubungan antara status gizi terhadap daya tahan kardiovaskular pada remaja kelas VIII di SMPN 27 Bandar Lampung.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Osteoarthritis Genu Bilateral Grade 3 dengan Modalitas Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Terapi Latihan Amrullah, Daffa; Amanati, Suci
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 3 (2024): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i3.15181

Abstract

Osteoarthritis(OA) merupakan kelainan degeneratif sendi sinovial yang bersifat multifaktorial dan berkembang secara perlahan dan ditandai dengan degradasi tulang rawan artikular dan matriks tulang yang pada akhirnya menyebabkan kerusakan permanen pada tulang rawan artikular dan jaringan sendi lainnya. OA dapat menyerang sendi mana pun, paling sering adalah sendi lutut (41%). Permasalahan yang sering ditemui pada kasus OA lutut adalah nyeri pada lutut kanan dan kiri, penurunan lingkup gerak fleksi lutut kanan dan kiri, penurunan kekuatan kelompok otot quadriceps kanan dan kiri, serta penurunan aktivitas fungsional. Adapun modalitas fisioterapi yang dapat diberikan adalah Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan terapi latihan berupa quadriceps setting dan straight leg raise. TENS merupakan arus listrik bertegangan rendah yang dapat untuk mengurangi nyeri pada pasien OA lutut dan memfasilitasi peningkatan lingkup gerak sendi. Quadriceps setting dan straight leg raise adalah bentuk terapi latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot paha depan pada pasien OA lutut dan berdampak positif pada pengurangan nyeri, serta peningkatan kemampuan fungsional. Studi kasus dilaksanakan di Soerojo Hospital dan pengumpulan data melalui proses fisioterapi. Setelah diberikan modalitas fisioterapi sebanyak 3 kali didapatkan hasil bahwa terjadi penurunan nyeri, peningkatan lingkup gerak sendi, dan peningkatan kekuatan otot, serta peningkatan kemampuan aktivitas fungsional.