cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 502 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN ATERM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TANGERANG TAHUN 2016 Fonda Octarianingsih Shariff
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.755 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i1.1997

Abstract

Latar belakang : Cidera atau ruptur selama persalinan adalah penyebab perdarahan masa nifas nomor duaterbanyak ditemukan. Pada beberapa kasus ruptur ini menjadi lebih berat, perineum sering robek terutama padaprimigravida, ruptur dapat terjadi secara spontan selama persalinan pervaginam.Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ruptur perineum pada persalinanaterm di Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang Tahun 2016.Metode : Desain penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 226sampel sesuai kriteria inklusi. Data diambil menggunakan data rekam medik, analisis data menggunakan analisis univariatdan bivariat dengan uji chi-square.Hasil : Berdasarkan hasil penelitian pada sebagian besar ibu mengalami ruptur perineum sebanyak 118 (52,2%)dan 108 (47,8%) yang tidak mengalami ruptur perineum. Pada ibu yang berusia ≥ 35 tahun yang mengalami rupturperineum sebanyak 22 (81,5%), Pada ibu yang melahirkan ukuran janin ≥3500 gram sebanyak 32 (68,1%) dan ibu denganparitas primipara sebanyak 96 (56,5%) yang mengalami ruptur perineum.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara usia dengan kejadian ruptur perineum (p value = 0,001 < 0,05), terdapathubungan antara ukuran janin/bayi dengan kejadian ruptur perinum (p value = 0,014 < 0,05), terdapat hubungan antaraparitas dengan kejadian ruptur perineum di Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang Tahun 2016 (p value = 0,026 < 0,05).
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TENTANG FILARIASIS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT DI DESA BOJONG KECAMATAN SEKAMPUNG UDIK KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2015 Anton Anton; Tusy Triwahyuni; Sofian Hadi
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.552 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i1.1950

Abstract

Latar Belakang : Data World Heatlh Organization (WHO) menunjukkan bahwa di dunia terdapat 1,3 miliarpenduduk yang berada di lebih dari 83 negara berisiko tertular filariasis, dan sebagian besar berada di Asia Tenggara.Upaya pemerintah untuk memutus rantai penularan dan eliminasi penyakit tersebut adalah dengan melakukan PemberianObat Massal Pencegahan (POMP) filariasis, serta melakukan upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuanmasyarakat sehingga masyarakat lebih berpartisipasi dalam tindakan pencegahan filariasisTujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang filariasis terhadap pengetahuan dan sikapmasyarakat di Desa Bojong Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur Tahun 2015.Metode Penelitian : Jenis penelitian yang di gunakan berupa kuasi eksperimental dengan pendekatan pre and posttest. Sampel berjumlah 78 orang yang diambil menggunkan tekhnik consecutive sampling. Penelitian dilakukan pada bulanMaret-Juni 2015. Analisis data mengguanakan uji T-Paired dengan SPSS versi 22.Hasil Penelitian : Terdapat pengaruh promosi kesehatan mengenai filariasis terhadap pengetahuan dan sikap padaDesa Bojong Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur dengan prevalensi pengetahuan dan sikap baiksebelum ataupun setelah promosi kesehatan adalah dalam kategori Sedang.Kesimpulan : Terdapat pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap.
HUBUNGAN DIAGNOSIS KLINIS DENGAN DIAGNOSIS BIOPSI ASPIRASI JARUM HALUS PADA STRUMA DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2016 Wien Wiratmoko
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.318 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i3.2025

Abstract

To determine the relationship of clinical diagnosis and diagnosis of Fine Needle Aspiration Biopsy inStruma In Hospital Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province 2016.The research method used in this research is themethod of analytic research with cross sectional study. The samples used were 72 cases in dr. H Abdul MoeloekLampung Province.The results obtained with the results BAJAH ST malign as many as 18 cases (25.%) lowercompared with the results BAJAH benign as many as 15 cases (20.8%), with the result BAJAH SNT malign asmany as 6 cases (8.3%) higher than the result of benig BAJAH as 33 cases (43.8%). Based on the statisticaltest obtained by value p = 0.001 (OR = 3.545, 95% CI = 1.594 to 7.884). It can be concluded that there is a significantrelationship between the clinical diagnosis with the diagnosis BAJAH
HUBUNGAN STRESS DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL DI RSUD DR.A.DADI TJOKRODIPO, RSUD DR.H.ABDUL MOELOEK DAN RS BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2015 Asri Mutiara Putri
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.34 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i4.1988

Abstract

Latar Belakang : Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah berlebihan yang disertai penurunan berat badanlebih dari 5%. Provinsi Lampung menempati urutan ke-4 tertinggi (3,66%) kejadian hiperemesis gravidarum. Stressdianggap sebagai salah satu faktor psikologis yang menjadi penyebab hiperemesis gravidarum. Berdasarkan data laporanKabupaten dan Kota Dinas Kesehatan Bandar Lampung pada tahun 2012 kejadian hiperemesis gravidarum sebesar 43 per1000 kehamilan dan mengalami peningkatan pada tahun 2013 menjadi 47 per 1000 kehamilan.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan stress dengan kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamilMetode : Jenis penelitian kuantitatif, desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasiseluruh ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di Bandar Lampung tahun 2015 dan sampelsebanyak 50 responden. Analisis data menggunakan uji chi square.Hasil : Hasil penelitian dari analisis univariat didapatkan bahwa dari seluruh jumlah responden sebanyak 50, yangmengalami stress lebih banyak yaitu 38 responden (76%) dibandingkan yang tidak stress yaitu 12 responden (24%) danyang mengalami hiperemesis gravidarum ringan lebih banyak yaitu 27 responden (54%) sedangkan hiperemesisgravidarum berat yaitu 23 responden (46%). Hasil penelitian dari analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antarastress dengan kejadian hiperemesis gravidarum berat p value < α (0,019<0,05).Kesimpulan : Ada hubungan antara stress dengan kejadian hiperemesis gravidarum berat pada ibu hamil yaitusebanyak 21 responden (55,3%) dan diperoleh angka peluang OR (Odds Ratio) sebesar 6,176.
HUBUNGAN OBESITAS SENTRAL DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Boby Surywan
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.335 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i4.1930

Abstract

Latar belakang : Obesitas didefinisikan sebagai keadaan patologis akibat akumulasi lemak berlebihan dalam tubuhdengan peningkatan berat badan melebihi batas kebutuhan skeletal dan fisik. menurut data World Health Organization(WHO), prevalensi obesitas di negara maju dan berkembang telah meningkat tiga kali lipat WHO juga menggambarkanbahwa 400 juta orang dewasa di dunia mengalami obesitas dan memperkirakan pada tahun 2015 akan meningkat sampai700 juta orang. Pada seseorang dengan obesitas, sel-sel lemak akan mengalami hipertrofi yang dapat menurunkanreseptor insulin hingga kadar glukosa intravaskular tetap tinggi.Tujuan : Mengetahui hubungan obesitas sentral dengan kadar glukosa darah sewaktu pada Mahasiswa FakultasKedokteran Universitas Malahayati.Metode : Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sample penelitian ini sebanyak 97 orang.Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square.Hasil : Distribusi frekuensi obesitas sentral pada responden lebih tinggi pada non obesitas sentral sebesar 63orang (64,9%) dan distribusi frekuensi kadar glukosa darah sewaktu lebih tinggi pada kategori normal sebesar 67 orang(69.1%). Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapatkan p value = 0,022 < 0,05.Simpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas sentral dengan kadar glukosa darah sewaktu.
PERBANDINGAN KADAR PROFIL LIPID DARAH PADA STROKE ISKEMIK DAN STROKE HEMORAGIK DI RSUD DR. H. ABDOEL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Zulhafis Mandala
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.635 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i2.1974

Abstract

Background: Stroke is a disorder of brain function as well as global focal sudden and acute that occurred morethan 24 hours, due to interruption of blood flow to the brain. One risk factor for stroke is dyslipidemia. Blood lipids consist ofblood cholesterol levels, LDL (Low Density Lipoprotein), the levels of HDL (High Density Lipoprotein), and triglyceride levels.Purpose: To determine the ratio of blood lipid profile levels in ischemic stroke and hemorrhagic stroke at HospitalDr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.Results: The prevalence of most types of stroke is ischemic stroke 73%. In ischemic stroke high cholesterol levelsby 62.4%, low HDL levels by 51.2%, high LDL levels by 57.6%, the levels of high triglyceride levels by 53.6%. While inhemorrhagic stroke high cholesterol levels by 40.9%, low HDL levels by 44.0%, high LDL levels by 43.2%, the levels of hightriglyceride levels by 53.6%.Conclusion: Increased levels of cholesterol, LDL and HDL levels decrease more significantly in ischemic strokecompared with hemorrhagic stroke. Whereas triglyceride levels obtained comparable results between ischemic stroke andhemorrhagic stroke.
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEJADIAN SINDROMA PRAMENSTRUASI PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI ANGKATAN 2012 Elitha M.Utami; Nita Sahara
Jurnal Medika Malahayati Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.243 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v1i3.1921

Abstract

Latar Belakang : Sindroma pramenstruasi adalah kumpulan gejala sebelum datangnya menstruasi. Insidentertinggi sindroma premenstruasi terjadi pada wanita berusia mencapai 20 sampai 30. Sekitar 75% wanita mengeluhkangejala premenstrual dan 30% wanita memerlukan pengobatan. Etiologi sindroma pramenstruasi belum jelas tetapi penderitaterbanyak sindroma pramenstruasi adalah dari golongan wanita usia produktif. Salah satu faktor risiko sindromapremenstruasi adalah Indeks Massa Tubuh (IMT).Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadian sindroma pramenstruasi padamahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2012.Metode dan Sampel : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian inisebanyak 153 sampel. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data didapat dengan carapengisian kuesioner dan observasi pada responden. Uji statistik menggunakan uji spearman dengan kemaknaan jika pvalue≤0,05Hasil : Dari hasil penelitian hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadian sindroma pramenstruasipada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2012 berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p-value= 0,015 artinya ada hubungan antara kedua variabel.Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadianSindroma Pramenstruasi.Saran : Untuk Mahasiswi diharapkan dapat menjaga indeks massa tubuh dalam kategori normal.
HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN DAN PENYESUAIAN DIRI DENGAN STRES PADA MAHASISWA/I BARU ANGKATAN 2015 FAKULTAS KEDOKTERAN UMUM UNIVERSITAS MALAHAYATI YANG MERANTAU DI BANDAR LAMPUNG Sri Maria Puji Lestari; Diba Oktia; Ni Putu Sudiadnyani
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.09 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i2.2012

Abstract

Latar Belakang: Kemandirian dan penyesuaian diri peserta didik mampu memberi pangaruh pada peserta didik terhadap prestasi-prestasi yang akan dicapainya nanti dalam proses pembelajaran serta mampu memberi pengarahan pada peserta didik untuk menjalankannya lebih baik. Stresor pada mahasiswa dapat bersumber dari kehidupan akademiknya, terutama dari tuntutan eksternal dan tuntutan dari dalam dirinya sendiri.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara kemandirian dan penyesuaian diri dengan stres pada mahasiswa/i baru angkatan 2015 FKU Universitas Malahayati yang merantau di Bandar Lampung.Metode Penelitian: Rancangan penelitian adalah kuantitatif survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 130 mahasiswa/i baru angkatan 2015 Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati yang merantau di Bandar Lampung, sampel diambil sebanyak 100 orang. Analisis data yang digunakan adalah chi square.Hasil Penelitian: Sebagian besar mahasiswa/i baru termasuk dalam kategori tidak mandiri yaitu sebanyak 52 orang (52%). Sebagian besar penyesuaian diri mahasiswa/i baru yang merantau di Bandar Lampung, termasuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 60 orang (60%). Ada hubungan antara kemandirian diri (p-value = 0,004 dan OR = 3,671) dan penyesuaian diri (p- value = 0,000 dan OR = 13,778) dengan stres pada mahasiswa/i baru angkatan 2015 FKU Universitas Malahayati yang merantau di Bandar Lampung. Kesimpulan: Ada hubungan antara kemandirian diri dan penyesuaian diri dengan stres pada mahasiswa/i baru angkatan 2015 FKU Universitas Malahayati yang merantau di Bandar Lampung.
KARAKTERISTIK PENDERITA ENDOMETRIOSIS DI RUANG RAWAT INAP RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG PERIODE JANUARI 2011 - DESEMBER 2013 Marisa Anggraini
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.253 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i1.2002

Abstract

Latar Belakang : Endometriosis adalah suatu keadaan dimana jaringan yang hanya ada dalam rahim, dapatditemukan di bagian lain dalam tubuh. Secara klinis, penyakit ini dapat berkembang begitu seorang wanita mencapaimenars dan berlanjut ke masa remaja. Perkembangannya semakin jelas pada usia reproduksi dan masih dapat ditemukanpada usia pasca menopause.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita Endometriosis di Ruang Rawat InapRSUD Dr.H.Abdul Moeloek Bandar Lampung selama periode Januari 2011- Desember 2013.Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian survai deskriptif, terhadap Datapenelitian menggunakan sumber data sekunder dengan pendekatan cross sectional. Subjek pada penelitian ini adalahkejadian penyakit Endometriasis yang pernah dilaporkan di Ruang Rawat Inap RSUD Dr.H.Abdul Moeloek ProvinsiLampung selama periode Januari 2011- Desember 2013. Analisa data yang digunakan adalah frekuensi dari variable.Hasil : Didapatkan hasil bahwasanya frekuensi usia terbanyak adalah usia 25>-50 tahun yaitu 32 kasus (68.1%).Dan terendah 15 kasus (31.9%) pada umur 15-<25. Frekuensi keluhan terbanyak adalah keluhan disminore sebanyak 28kasus (59,5%), yang terendah keluhan dispareunia 4 kasus (8,5%). Frekuensi Lokasi terbanyak adalah lokasi internal 27kasus (57.4%). Sisanya 20 kasus (42.6%) pada lokasi external. Frekuensi Stadium terbanyak adalah stadium I dengan 16kasus (53,4%), dan yang terendah stadium III dan IV dengan 4 kasus (13,3%). Frekuensi pengobatan terbanyak adalahpengobatan dengan obat-obatan 25 kasus 53,3%, dan yang terendah pengobatan dengan obat+operasi 6 kasus (12,7).
PERBANDINGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA STROKE HEMORAGIK DENGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA STROKE NON HEMORAGIK DI RUMAH SAKIT Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2013 Roezwier Roezwier; Rakhmi Rafie
Jurnal Medika Malahayati Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.839 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v2i1.1955

Abstract

Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan jumlah trombosit pada stroke hemoragikdengan jumlah trombosit pada stroke non hemoragik di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan kriteriainklusi semua pasien yang di diagnosis stroke hemoragik dan non hemoragik. Kriteria eksklusi pasien dengan melena,hematoemesis dan perdarahan sebagian anggota tubuh lainnya, pasien mengalami kegagalan produksi trombosit danpeningkatan dekstruksi trombosit. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Desember 2013. Terdapat 100 sampel yangmemenuhi kriterian inklusi (pasien stroke hemoragik sebanyak 50 orang dan pasien stroke non hemoragik sebanyak 50)adapun cara pengumpulan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling.Hasil : Ada 100 sampel yang di peroleh pada bulan Desember 2013 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.Dengan rerata jumlah trombosit pada pasien stroke hemoragik sebesar 196.480/mm3 dan stroke non hemoragik sebesar287.380/mm3,uji T independent di dapatkan hasil p= 0,00.Kesimpulan : Terdapat perbedaan jumlah trombosit pada stroke hemoragik dengan jumlah trombosit pada strokenon hemoragik di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung

Page 8 of 51 | Total Record : 502