cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
ISSN : 25488112     EISSN : 26228890     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
RANCANGAN PROGRAM MONITORING PARAMETER DISTANCE MEASURING EQUIPMENT (DME) MERK MOPIENS TYPE MARU 320 BERBASIS WEB SERVER DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Rohmania Rizqi Alfian Putri; Nyaris Pambudiyatno; Laila Rochmawati
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.95 KB)

Abstract

DME (Distance Measuring Equipment) merupakan alat navigasi udara yang berfungsi memberikan panduan/informasi jarak (slant range distance) bagi pesawat udara dengan fasilitas DME yang dituju. Monitoring Distance Measuring Equipment dapat melalui Control Status Panel yang ada pada DME, PC Server yang ada di shelter DME dan dapat menggunakan sistem (RCMU) Remote Control Monitoring Unit peralatan dari jarak jauh dengan memanfaatkan jalur kabel telepon (ground cable), RCMU biasanya diletakkan di ruang teknisi. Namun di Politeknik Penerbangan Surabaya jalur RCMU tidak digunakan karena tidak adanya ruang teknisi seperti di Bandar Udara. Distance Measuring Equipment terhuubung dengan PC Server menggunakan kabel serial RS232 yang dihubungkan ke RS232 to USB converter agar input dapat diteruskan ke port USB pada PC Server. Pada PC server sudah terpasang aplikasi yang digunakan untuk menampilkan monitoring dari DME. Dari display PC Server tersebut akan di screenshoot dan menggunakan optical character recognition untuk mendeteksi angka yang muncul pada setiap pembacaan parameter, setiap angka yang terdeteksi akan di ubah kedalam format teks. Data parameter yang sudah diambil akan terkirim ke web server secara otomatis menggunakan jaringan internet. Selain dikirim ke web server, tersedia backup server menggunakan Raspberry Pi yang input datanya akan terkirim tanpa menggunakan jaringan internet. Sehingga data monitoring parameter dapat diakses global menggunakan web server dan monitoring lokal melalui backup server. Parameter DME yang ditampilkan di website secara real time dan sesuai dengan yang ditampilkan di PC Server, Sehingga data parameter tersebut dapat diakses dari perangkat elektronik seperti laptop dan handphone yang terhubung jaringan internet dengan menuliskan alamat website monitoring.
ANALISA PACKET LOSS PADA SISTEM MONITORING PENGUKURAN EFISIENSI MOTOR DC PADA MOBIL LISTRIK SEBAGAI TEKNOLOGI TRANSPORTASI HEMAT ENERGI Januar Fery; Gozali Gozali; Ike Fibriani; Satryo Satryo; Sumardi Sumardi; Citra Citra
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.574 KB)

Abstract

68121Email: Januar_ir@yahoo.comAbstrakPerkembangan teknologi transportasi berkembang sangat pesat. Sistem komunikasijarak jauh sangat diperlukan untuk mengetahui performa kendaraan.. Dengankomunikasi wireless pengukuran dapat dilakukan tanpa harus bersentuhan secaralangsung dengan obyek. Sistem monitoring ini diterapkan pada alat uji efisiensi motorDC mobil listrik Universitas Jember. Hasil pengukuran arus dan tegangan dapatdimonitoring secara real time pada komputer dengan software Visual Basic sebagaiinterface penampil hasil pengukuran. Sensor yang digunakan adalah sensor ACS712,sensor pembagi tegangan, dan sensor magnet. Mikrokontroler Arduino Uno sebagaipemroses data dan modul Radio telemetry 915 GHz sebagai modul wireless transciever.Hasil pengukuran sensor dibandingkan dengan alat ukur dan didapatkan errorpengukuran arus mencapai 10%, tegangan mencapai 1,03% dan rpm mencapai 2,3%.Sedangkan untuk hasil pengujian jarak modul radio telemetry 915 MHz salingberkomunikasi dengan pengaturan default (baudrate 57600bps, frekuensi 915MHz)kondisi dalam ruangan jarak maksimal 60 meter dengan rata-rata loss terbesar 10,03%untuk pengukuran arus dan 0,64% untuk pengukuran tegangan serta kondisi luarruangan jarak maksimal 300 meter dengan rata-rata loss terbesar 13,54% untukpengukuran arus dan 0,4% untuk pengukuran tegangan.
RANCANG BANGUN PROTOTYPE KONTROL DAN MONITORING SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH SECARA TERPUSAT BERBASIS PLC DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Abbiyu Mustiko Aji; Suhanto Suhanto; Supriadi Supriadi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.053 KB)

Abstract

Kontrol distribusi pompa air di Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya saat ini masih dilakukan secara manual dalam pengoperasiannya, karena itulah peneliti bermaksud untuk merancang sistem distribusi air di Poltekbang Surabaya menjadi kontrol distribusi air secara terpusat menggunakan Progammable Logic Control (PLC). Rancangan ini diharapkan dapat memudahkan kerja dan efisiensi waktu oleh teknisi yang bertugas mengontrol dan memonitoring apabila terjadi gangguan. Dengan menggunakan dasar-dasar teori mengenai relai, PLC dan komponen elektronika lainnya, peneliti merancang kontrol distribusi air secara terpusat menggunakan Human machine interface (HMI) sebagai tampilan dengan Personal Computer (PC) sensor tegangan, arus, dan tekanan sebagai pembaca data, dimana hasil pembacaan ini akan diproses oleh PLC yang kemudian akan mengaktifkan relai dan menyalakan pompa air dan mengisi Pressure Tank sehingga dapat di tamping dahulu, setelah itu mengalirkan air menuju bak penampungan. Pompa akan mati bergantian ketika level air dalam Pressure Tank terisi sesuai tekanan yang telah di tentukan.
PELAYANAN: SEBUAH PRAKTIK SOSIAL AVIATION SECURITY DI PENERBANGAN INTERNASIONAL T3 SOEKARNO-HATTA (STUDI KASUS PEMAHAMAN PENUMPANG TERHADAP PELAYANAN AVSEC) Nanik Rianandita Sari; Yayu Sri Rahayu; Kartika Fajar Nieamah
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.444 KB)

Abstract

Density of activity in the airport is needed security quite tight, considering many users and no users are passing on the airport. To support the security and safety of the flight of an airport there are several requirements that must be fulfilled by airport management. The purpose of this study are: a) To know to understand social practices that occur between Aviation security (Avsec) officers to passengers at T3 Soekarno-Hatta Airport, b) To know the understanding level and passenger satisfaction of service Avsec in T3 Soekarno-Hatta Airport measured from the dimension of service quality tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The method used in this research is case study. To know the relation of understanding and passenger satisfaction to Avsec service, Double Regression Test has been done, with α = 0.025, result is Tangibles 0.993, Reliability 0.981, Responsiveness 0.027, Assurance 0.117, Empaty 0.0117. From these results, the conclusion of the quality service there is no influence on the Satisfaction Variables. Thus either the passenger understands or does not understand, does not affect the service of Avsec.
RANCANGAN SELEKTOR GUN LIGHT DENGAN OTOMATISASI SCREEN BERBASIS ARDUINO UNO UNTUK PEMBELAJARAN DI POLTEKBANG SURABAYA Gabriel Jefry Hamonangan Situmorang; Romma Diana Puspita; Supriadi Supriadi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.278 KB)

Abstract

Gun light adalah suatu alat yang digunakan untuk pemanduan pesawat pada saat keadaan darurat saat radio milik Tower atau pesawat mengalami gangguan. Mode pancaran warna Gun light dalam penerbangan diatur dalam peraturan yang ditetapkan ICAO dalam Annex 2. Informasi yang dikirimkan oleh petugas Air Trafic Controller (ATC) menggunakan Gun light meliputi perintah untuk landing, take off, dan lain sebagainya baik untuk pesawat yang sedang terbang maupun dengan kendaraan atau pesawat yang berada di darat Pentingnya keberadaan Gun Light dalam suatu bandara adalah dapat membantu ATC dalam memberikan pelayanan pemanduan ketika keadaandarurat juga diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan NO.44 tahun 2002 tentang “Tatanan Kebandaruadaraan”tetapi saat ini pengoperasian gun light masih menggunakan cara manual untuk pengoperasian dalam mode flashing ini tentu menyebabkan salah paham antar pilot dan petugas ATC apabila frekuensinya tidak tepat, selain itu pengoperasian untuk penggantian warnanya sendiri masih menggunakan cara manual dengan cara memutar tuas depan. Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk melakukan otomatisasi gun light agar bisa memberikan informasi yang tepat ketika melakukan pemanduan dan memudahkan cara pengoperasiannya di lapangan.
PENGARUH SIKAP DAN PERSEPSI TERHADAP NIAT KOMPLAIN PELANGGAN PADA MASKAPAI PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL ADI SUTJIPTO Wawan Riyanta
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.072 KB)

Abstract

Airlines need to know the attitudes and perceptions of passengers in complaining the airline services so that they do not cause losses. Attitudes and perceptions described in several aspects that affect the intention of customer complaints, so that the influence between these aspects will be known. The design of this study uses a causal research design, because it needs to see one or more variables cause or be a determinant of other variables. Data use Smart PLS with the help of Smart PLS 2.0 M3 software. The results of the study show that attitude towards complaints behavior affects the intention to complain to airlines, the attitude towards complaints behavior is influenced by Consumer Avoidance, Complaint Experience and ability to control. Perception of the value of complaints affects the intention to complain, the perception of the value of complaints is influenced by Consumer Avoidance, Complaint Experience and ability to control. Perceptions of the likelihood of successful complaints affect the intention to complain, Perceptions of the likelihood of successful complaints are influenced by the ability to control, while the Customer Avoidance and Complaints Experience factors do not affect perceptions of the perception of the likelihood of successful intentions of complaints on airlines.
PENGARUH KEBISINGAN TERHADAP KUALITAS PEMBERIAN PELAYANAN LALU LINTAS PENERBANGAN DI BANDAR UDARA BANYUWANGI Gusti Pranowo Adji; Putu Agus Valguna; Hari Soegiri
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.392 KB)

Abstract

Kebisingan adalah suara yang tidak di inginkan yang dapat bersumber dari pesawat, alat – alat proses produksi atau alat kerja yang pada tingkat tertentu dapat menimbulkan gangguan pendengaran. Kebisingan selain dapat menyebabkan gangguan pendengaran juga dapat menyebabkan gangguan non-auditory pada tenaga kerja. Kebisingan yang terjadi secara terus-menerus dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan ketidaknyamanan dalam bekerja. Kebisingan yang terjadi berpengaruh terhadap kinerja personil ATC karna intensitas kebisingan tersebut jauh melebihi rekomendasi yang telah ditentukan yaitu 55 Db. Tetapi kebisingan yang terjadi di dalam ruang kabin tower rata – rata antara 75 Db hingga 90 Db. Oleh karena itu proses untuk mengurangi kebisingan dalam ruangan kabin tower sangat diperlukan. Ruangan kerja yang kedap akan kebisingan diharapkan bisa meningkatkan kinerja serta kosentrasi petugas ATC dalam memberikan pelayanan lalu lintas penerbangan sehingga personil ATC merasa nyaman dan tidak terganggu karna adanya suara bising yang berasal dari mesin pesawat. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kuantitatif.Metode deskriptif menekankan pada deskripsi secara alami dan apa adanya, maka dengan sifatnya ini dituntut keterlibatan secara langsung di lapangan dalam melakukan pengamatan. Sementara penelitian penelitian kuantitatif adalah penelitian dengan memperoleh data yang berbentuk angka. Sementara metode pengumpulan data yang peneliti lakukan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner, serta menggunakan instrumen penelitian berupa skala likert.
PERUBAHAN SOSIAL PADA PENUMPANG KERETA REL LISTRIK (KRL) COMMUTERLINE JABODETABEK Yanuar Wijayanto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi memegang peranan yang penting sebagai penggerak perekonomian Negara Indonesia. Padatnya populasi di Jakarta dan terbatasnya lahan memaksa khususnya masyarakat menengah ke bawah yang bekerja di Jakarta untuk tinggal di kota penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi. Namun salah satu permasalahan yang ada pada KRL adalah banyak masyarakat kota pengguna KRL yang belum atau tidak disiplin di dalam menggunakan jasa transportasi ini. oleh karena itu Penulis tertarik untuk meneliti fenomena sosial budaya kedisiplinan dalam kehidupan masyarakat kota yaitu bagaimanakah sebenarnya budaya kedisiplinan di dalam kehidupan masyarakat kota pengguna KRL dan apakah penyebab dari perilaku ketidakdisiplinan masyarakat pengguna KRL tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu studi kasus (case study). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman terhadap struktur fenomena sosial budaya kedisiplinan di dalam kehidupan masyarakat kota pengguna KRL dan untuk membuktikan adanya keragu-raguan terhadap informasi atau pengetahuan terkait budaya kedisiplinan masyarakat kota pengguna KRL Commuterline Jabodetabek. Data di dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik wawancara langsung terstruktur, observasi aktif dan pasif serta penelusuran dokumen terkait. Hasil penelitian menemukan bahwa masyarakat kota belum atau tidak disiplin di dalam menggunakan KRL. Penyebab masyarakat kota pengguna KRL tidak atau belum disiplin adalah masyarakat kota pengguna KRL yang tidak mampu mengendalikan diri atau sikap mental ; Kurangnya sosialisasi peraturan ; Sarana dan prasarana KRL yang secara kuantitas dan kualitas belum baik ; Penegakan hukum yang lemah oleh petugas KRL ; Nilai pendidikan dan pelatihan yang belum terinternalisasi dengan baik ; Lingkungan sosial kota yang tidak teratur ; Egoisme individu kota ; Masyarakat kota yang mengikuti tren gaya hidup kota yang berlebihan seperti sibuk memainkan perangkat teknologi smartphone. Budaya kedisiplinan masyarakat kota pengguna KRL dipengaruhi oleh budaya kedisiplinan penumpang atau pengguna KRL, budaya kedisiplinan petugas KRL, sarana dan prasarana KRL dan Peraturan KRL, dimana keempat unsur ini saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya.
RANCANGAN KONTROL ROBOT CAR MENGGUNAKAN GESTUR TANGAN BERBASIS ARDUINO NANO DAN AVR DENGAN SENSOR ACCELEROMETER Rachmad Wijayanto; Nyaris Pambudiyatno; Sawali Sawali
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.221 KB)

Abstract

Perkembangan dalam dunia teknologi begitu cepatnya, suatu sistem yang bekerja secara otomatis dengan hasil yang akurat sangat diperlukan dalam penyelesaian suatu pekerjaan. Kebutuhan ini digunakan suatu robot yang memiliki kecerdasan dan keunggulan tertentu dalam suatu hal. Robot digunakan karena ketepatan, kecepatan dan akurasi yang tinggi terhadap penyelesaian suatu masalah yang diberikan terlebih lagi bila diperlukan waktu penyelesaian yang cukup lama dimana melebihi batas kemampuan manusia. Oleh karena itu peneliti merancang sebuah robot yang dapat bergerak kemana saja dengan perintah melalui gesture tangan. Prinsip kerja dari alat ini ialah membaca gesture tangan dengan bantuan sensor accelerometer. Input yang dihasilkan akan diproses pada mikrokontroller Arduino Nano, hasil yang dihasilkan akan berupa perintah yang akan dikirimkan melalui modul RF 433. Pada receiver, perintah tersebut akan diterima oleh modul RF433 kemudian diproses oleh IC L293D. Perintah yang diproses tersebut akan diterjemahkan sehingga akan menggerakan motor dc yang terdapat pada robot car dan perintah tersebut berupa maju, mundur, belok kiri, maupun kanan.
RANCANGAN ALAT MINI CNC MACHINE PEMBUAT SKETSA PCB BERBASIS ARDUINO UNO Rizky Yanuar Putra; Bambang Bagus; Yuyun Suprapto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.012 KB)

Abstract

Penggunaan PCB (Printed Circuit Board) berbasis mesin CNC telah digunakan untuk mempermudah dalam proses pembuatan PCB. Pada penelitian ini input menggunakan file gambar yang akan dikonversikan menjadi file format nc dan selanjutnya file tersebut tersebut akan dikirim ke software GrblController yang sudah terkoneksi dengan mikrokontroler arduino uno. Mikrokontroler akan mengatur gerakan mesin CNC dan motor servo dengan mengunakan motor driver sehingga dapat bekerja untuk membuat sketsa gambar rangkaian pada sebuah PCB sesuai dengan input yang telah dipilih. Rancangan ini akan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran serta media edukasi oleh prodi Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara Politeknik Penerbangan Surabaya untuk mempermudah praktikum pembuatan PCB yang dilakukan di laboraturium.

Page 10 of 93 | Total Record : 923