cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
dekon@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 02164086     EISSN : 2089807X     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/dk.
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian tentang sipil, konstruksi, dan arsitektur, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma.
Articles 320 Documents
WAKTU PELAYANAN KAPAL DAN PRODUKTIFITAS ALAT PADA KEGIATAN BONGKAR MUAT PETI KEMAS DI PELABUHAN TERMINAL PETIKEMAS (TPK) KOJA Setyaningrum, Irmina
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPelabuhan merupakan salah satu faktor terpenting bagi pemerintah dalam menjalankanroda perekonomian negara. Salah satu fasilitas yang dimiliki oleh pelabuhan yaituterminal peti kemas yang digunakan sebagai tempat keluar masuknya barang khususnyapeti kemas. Analisa kinerja pelayanan bongkar muat peti kemas perlu dilakukan seiringdengan meningkat arus peti kemas yang ada.Dalam melakukan analisa kinerja bongkarmuat, harus dilakukan perhitungan terhadap waktu bongkar muat, kecepatan bongkarmuat kapal, produktifitas bongkar muat, sedangkan simulasi arus peti kemas berdasarkanhasi korelasi terdekat antara arus peti kemas dengan variable bebas yang diperoleh darianalisa regresi pada program SPSS. Total waktu bongkar muat kapal (berth working time)yaitu 28,32 jam, sedangkan total waktu kapal selama di tambatan (berthing time) 29,32jam, total waktu selama di pelabuhan yaitu 30,32 jam sehingga kecepatan bongkar muatkapal di tambatan yaitu 1.158,19 ton/jam dengan througput rata-rata per 24 jam yaitu 927box. Produktifitas alat bongkar muat yaitu 647,70 ton/jam/unit untuk CC, 431,80ton/jam/unit untuk RTG, dan 129,54 ton/jam/unit untuk head truck. Rata-rata kunjungankapal yaitu 1,56 kapal/hari.
STUDI ANALISA TINGKAT KEBISINGAN AKIBAT LALULINTAS SERTA DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN (Studi Kasus : Kampus E dan Kampus G, Universitas Gunadarma ) Ellysa, Ellysa; Andayani, Relly
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebisingan didefinisikan sebagai suara yang merugikan manusia dan lingkungannya,termasuk pada ternak, satwa liar dan sistem alam. Kebisingan juga dapat diartikan sebagaibentuk suara yang tidak diinginkan atau bentuk suara yang tidak sesuai dengan tempat danwaktunya. Masalah kebisingan dapat menjadi salah satu masalah yang cukup serius apabilatidak segera ditangani. Karena itu perlu dilakukan studi mengenai masalah kebisingan yangterjadi dilingkungan Kampus Universitas Gunadarma dengan melakukan analisa danevaluasi, menggunakan data yang diperoleh dari hasil survey oleh “Tim Penataan danPenanganan Lingkungan Kampus Gunadarma Kelapa Dua, Fakultas Teknik Sipil danPerencanaan, Universitas Gunadarma”. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahuitingkat kebisingan di sekitar kampus E dan kampus G, Universitas Gunadarma yangdisebabkan oleh volume lalulintas di Jl. Akses UI, Kelapa Dua - Depok, dan dampaknyaterhadap kawasan tersebut. Berdasarkan perhitungan, tingkat kebisingan terbesar yangditerima oleh penerima bunyi di Gedung I lantai 1, kawasan kampus E dan Kampus G,Universitas Gunadarma sebesar 49.313 dB(A) dan 53.436 dB(A). Tingkat kebisingan keduakawasan ini masih berada di bawah baku tingkat kebisingan menurut Kep. Men. LH No.48/MENLH/11/1996, yaitu sebesar 55 dB(A) untuk kawasan pendidikan. Penanggulangankebisingan dilakukan dengan cara mereduksi tingkat kebisingan dengan membuat dindingpenghalang sederhana (barrier) dan penghalang vegetasi menggantikan pagar yang sudahada.
ANALISIS STABILITAS LERENG DAN RANCANG BANGUN PENAHAN TANAH DENGAN PEMROGRAMAN C++ (STUDI KASUS : PERENCANAAN JALAN DI LERENG BAYAH, PROVINSI BANTEN) Theresia, Anita; Wulandari, Sri
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar dari bencana longsor yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, ada suatu fenomena ketidakstabilan lereng yang diakibatkan oleh tahanan geser tanah tidak mampu mengimbangi gaya-gaya luar yang menyebabkan gelincir pada bidang longsor. Dalam perencanaan stabilitas lereng di Bayah, Banten terdapat akses jalan baru. Pada STA 3+420 terjadi proses pengalian lereng setinggi 29,5 m, sehingga perlu dianalisis stablilitas lereng tersebut untuk mencegah kelongsoran. Analisis dilakukan dengan bantuan bahasa pemrograman C++ serta metode Hoek dan Bray untuk longsoran bidang. Faktor Keamanan (FK) pada sebelah kiri penampang lereng STA 3+420 dengan program pemrograman C++ serta metode Hoek dan Bray untuk longsoran bidang adalah 0,252. Hal yang sama dilakukan pada sebelah kanan penampang lereng STA 3+420 sehingga di dapat FK sebesar 1,895. Satu dari dua analisis yang dilakukan, FK < 1,5 pada sebelah kiri penampang STA 3+420, sehingga perlu dilakukan tindakan preventif agar meminimalisir kelongsoran dengan memberikan alternatif perkuatan, yaitu metode penanggaan pada lereng kritis. Pencegahan longsoran pada lereng dengan sistem penanggaan, maka diperoleh angka keamanan untuk lereng kritis yaitu 5,876.
KAJIAN HIDROLOGI DAN DRAINASE GEDUNG PUSAT ANGKASA PURA 1 JAKARTA Putro, Haryono
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 9, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung atau perkantoran merupakan suatu sarana dan prasarana pokok dalammenunjang keberlangsungan suatu bisnis dan segala aktifitas kehidupan manusia. GedungAngkasa Pura 1 merupakan Kantor Pusat Pengendalian Kegiatan secara menyeluruh dari kantorcabang, sehingga selayaknya apabila Gedung tersebut nampak megah dengan segala fasilitasnyaserta nyaman dari sisi penggunaannya. Akan tetapi pada saat masuk musim hujan selalumengalami gangguan baik berupa genangan maupun banjir lokal. Area yang selalu menjadilangganan gangguan tersebut berada di bagian Basement Gedung Pusat Pusat Angkasa yangdigunakan untuk berbagai kegiatan, penempatan fasilitas peralatan-peralatan penting, sertapenyimpanan arsip dan juga sebagai areal parkir. Dalam kajian ini di simpulkan perlunya adanyapintu otomatis, tampungan bawah tanah untuk menampung aliran drainase yang tidak melimpasserta renovasi fisik bangunan basement.
APLIKASI INFORMASI ANGKUTAN DALAM KOTA DI TERMINAL KAMPUNG RAMBUTAN MENGGUNAKAN VISUAL BASIC.NET DAN SQL SERVER 2000 Fitrianingsih, Fitrianingsih
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 5, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi komputer telah dimanfaatkan oleh berbagai instansi, baik pemerintah maupunswasta. Demikian halnya dengan dunia transportasi yang turut memanfaatkan kemajuanteknologi komputer tersebut. Dalam menjalankan fungsinya Dinas Perhubungan banyakmemanfaatkan fungsi komputer baik untuk administrasi maupun untuk kegiatan yangmenunjang proses lapangan, termasuk di Terminal Kampung Rambutan. Melihat demikianbanyak kebutuhan yang diperlukan para penumpang akan informasi yang terdapat diTerminal Kampung Rambutan, maka tidaklah berlebihan jika Dinas Perhubungan daerahTerminal Kampung Rambutan berencana membuat suatu fasilitas informasi. Padapenulisan ini, penulis memaparkan aplikasi penumpang yaitu untuk mendapatkan informasinama angkutan, jenis angkutan, jurusan dan jalur yang dilalui oleh angkutan tersebut.Pembuatan aplikasi ini dengan Microsoft Visual Studio 2003 untuk Visual Basic.Netnyadan SQL SERVER 2000 untuk menyimpan datanya. Keuntungan dari dibuatnya aplikasi iniadalah untuk menambah fasilitas informasi di Terminal Kampung Rambutan dalammenghindari masalah yang mungkin terjadi dan juga demi keamanan serta kenyamananpara penumpang.AbstractComputer technology has been used by various agencies, both governmental and private.Likewise with the world of transportation that also utilize the advances in computertechnology. Department of Transportation in carrying out its functions a lot better utilizecomputers for administrative functions and for activities that support the field, including atTerminal Kampung Rambutan. Seeing so many needs that required the passengers will bethe information contained in the Terminal Kampung Rambutan, it is no exaggeration whenthe Transportation Agency Terminal Kampung Rambutan planning to set up an informationfacility. At this writing, the authors describe the application which is to obtain informationon passenger transport name, type of transportation, directions and pathways throughwhich the transport is. Making these applications with Microsoft Visual Studio 2003 toVisual Basic.Netnya and SQL SERVER 2000 to store its data. The advantage of thisapplication is to add facilities in Terminal Kampung Rambutan information in avoidingproblems that might occur and also for safety and comfort of the passengers.Keywords : Form, Control, Table, VB. Net, SQL Server
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT Nurlela, Nurlela; Suprapto, Heri
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 13, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The successful implementation of a project undertaken by the construction company associated with the extent to which the project objectives (on time, quality and cost) can be met. By doing risk management is expected to target the right project cost, timely, and appropriate quality in the construction of the building infrastructure can be realized. The purpose of this study was the identification of the causative agent of risk and risk of the Infrastructure Development Project Storey Building and propose an agent handling the most influential risk using the House of Risk (HOR). There are 18 events and the risk of 12 agents / causes of the identified risks. From the calculation, the most influential risk agents are resource procurement process is stopped and has not been rescheduled. Mitigation actions that are at the top of the risk response is the manufacture of a realistic schedule and create a system of monitoring and sanctions. Keywords: Risk management, Project Objectives, deviation costs, House Of Risk (HOR) 
KARAKTERISTIK TANAH DI DISTRIK ABEPURA KOTA JAYAPURA Sitorus, Y. L. Marnala
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 7, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terbatasnya lahan datar di Kota Jayapura, menyebabkan pembangunan konstruksi diarahkansecara vertikal atau berlantai lebih dari satu yang memerlukan perhatian khusus. Penurunanpondasi bangunan lama akibat adanya pemancangan tiang pondasi pada bangunan baru disebelahnya terjadi pada beberapa tempat di Jayapura. Hal utama yang perlu diperhatikanadalah karakteristik tanah untuk menentukan daya dukung tanah tempat di mana konstruksiakan dilaksanakan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran umum karakteristik tanahdi Kota Jayapura. Metode dalam kajian ini menggunakan data sekunder untuk mendapatkangambaran umum karak-teristik tanah di Kota Jayapura, khususnya daerah Distrik Abepura.Berdasarkan data sondir dan bor dapat ditentukan klasifikasi jenis lapisan tanah dan kedalamantanah keras. Dari peta dapat ditentukan daya dukung berdasarkan jenis tanah, geologi, konturdan kelas kelerengan. Dari hasil analisa dapat diketahui sebagian daerah Kelurahan Waenamemiliki daya dukung tanah yang baik. Sebagian daerah Kelurahan Asano dan KelurahanYabansai memiliki daya dukung sedang, sedangkan sebagian daerah Kelurahan Waena,sebagian daerah Kelurahan Asano, Kelurahan Hedam dan Awiyo, memiliki daya dukung yangkurang baik.AbstractThe limited flat areas in Jayapura brings into the construction development is directed intoconstruction and more than one level construction. Some of the old foundation got down due tothe construction of the new foundation isntallation. This could be happenned in several areas inJayapura. The aim of this reserach is to describe the general characteristics of teh soil inJayapura. The method used in this study is secondary data to get general description of soilcharacteristics in jayapura, especially Abepura district. From the sondir data and drill data, theclassification of soil layers and the depth of hard soil can be determined. From the map, thesupport power of soil characteristics, geology, declivity classification can be determined. Fromthe result of the analysis, it could be concluded that some areas of the Waena have good soilsupport. While in Asano, and Yabansai, they have middle soil support, and the rest areas ofWaena and Asano, Hedam and awiyo, they have bad soil support.
ANALISA PERBANDINGAN PENGGUNAAN METODE ASPHALT INSTITUTE DAN METODE ANALISA KOMPONEN UNTUK SUATU NILAI RANCANG TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN ARIF RAHMAN HAKIM, DEPOK Kusumaningrum, Jennie
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 6, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahap perencanaan pada proyek pembuatan jalan memegang peranan yang penting,salah satunya adalah pada saat penentuan nilai rancang tebal perkerasan lentur yangdapat dihitung dengan menggunakan beberapa metode diantaranya metode asphalt institute,metode analisa komponen,dan lain-lain. Dipilihnya metode asphalt institute danmetode analisa komponen dalam perancangan tebal perkerasan lentur jalan Flyover ArifRahman Hakim, Depok, karena metode ini menyediakan kemampuan yang lebih baikdalam kaitannya dengan lalu lintas, material dan kondisi lingkungan yang luas sertaberhasil menggabungkan metode mekanis dan teori empiris dalam prosedur perancangannya.Penelitian ini membahas perbandingan nilai rancang tebal perkerasandengan metode asphalt institute dan metode analisa komponen untuk diperoleh hasilperencanaan akhir dari studi perbandingan kedua metode tersebut dengan memperhatikannilai–nilai yang lebih ekonomis dan efisien. Dari hasil perhitungan tebalperkerasan didapat nilai tebal perkerasan yang berbeda pada tiap metode yang dipakai.Metode yang dianggap ekonomis dan efisien adalah Metode Analisa Komponen denganrincian biaya total Rp. 6.018.894.000,00 dan memiliki tebal perkerasan yang paling tipis.AbstractPlanning stage at project of making of road plays a part important, one of them is at thetime of determination of thick design value of countable flexible pavement by using somemethods between of asphalt institute method, component analysis method, etc. Reason ofselecting of asphalt institute method and component analysis method in this study becausethis method provides better ability in the relation with traffic, material and condition ofwide area and successfully merges mechanical method and the empiric theory in its. Thisresearch studies comparison of thick design value pavement with asphalt institute methodand component analysis method to be obtained result of planning of end of se-condcomparison study of the method by paying attention to value which more efficient andeconomic. From result of calculation pavement thick is gotten thick value of differentpavement at every method used. Method assumed efficient and economic is componentanalysis method with detail of total cost Rp. 6,018,894,000.00 and has flimsiest pavementthick.
AKULTURASI BUDAYA PADA PERKEMBANGAN KERATON KASEPUHAN CIREBON Dewi, Happy Indira; Anisa, Anisa
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 8, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cirebon merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki sejarah dan kebudayaanyang menarik untuk diamati. Banyak peninggalan dari masa lampau yang pada saat inikemudian dijadikan benda cagar budaya. Diantara bangunan peninggalan sejarah yangada di Cirebon, Keraton merupakan bangunan yang dapat menggambarkan kebudayaanIndonesia. Kota Cirebon memiliki tiga keraton yaitu Keraton Kasepuhan, KeratonKanoman dan Keraton Kacirebonan. Masing-masing keraton tersebut memiliki sejarahyang saling terkait dan memiliki persamaan serta perbedaan fisik antara satu denganyang lainnya. Pada penelitian ini Keraton Kasepuhan dijadikan sebagai studi kasus,dengan pertimbangan Keraton Kasepuhan merupakan Keraton pertama yang berdiri diCirebon, Keraton Kasepuhan terkait langsung dengan sejarah awal mulanya terbentukkota Cirebon dan secara nonfisik Keraton Kasepuhan memiliki sejarah masuknyaberbagai suku, agama dan budaya di Cirebon. Hal ini bisa dilihat pada perkembanganKeraton Kasepuhan yang berawal dari Padepokan Pakungwati sampai menjadi KeratonKasepuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan adanya akulturasiberbagai budaya pada pekembangan keraton Kasepuhan. Penelitian ini menggunakanparadigma naturalistik dengan mengambil data dan menganalisis secara kualitatif.Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah ditemukannya akulturasi dari budayaCina, Eropa, Jawa, Hindu dan Budha pada perkembangan fisik keraton KasepuhanCirebon tersebut.AbstractCirebon is a small city in Indonesia which has an interesting history and culture. We canstill find many relics from the past and used as objects of cultural conservation. Amongthem is palace (“Keraton”). Cirebon city has three palaces namely Kasepuhan, Kanomanand Kacirebonan Palaces. How ever each palace has similarities history and physicalinter-related as well as differences between one another. In this study we choosedKasepuhan Palace as a case study, with consideration it is the first built in Cirebon.Keraton Kasepuhan directly related to the early history of the town. More ever,Kasepuhan Palace also has a history of inclusion of ethnicity, religion and culture inCirebon. It’s shown on the development of Keraton Kasepuhan. The development ofKasepuhan Keraton was initially as Pakungwati Padepokan and became KasepuhanPalace after some period of times. The objective of this research is to demonstrate theexistence of acculturation various cultures on Kasepuhan palace history. This study useda naturalistic paradigm to retrieve and analyze the data qualitatively. Result discoveredthe existence of acculturation of Chinese, Europe, Java, Hinduism and Buddhism cultureson the physical development of the palace of Cirebon Kasepuhan.
PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA BANGUNAN GEDUNG DENGAN PERBANDINGAN HARGA SATUAN KONTRAKTOR Angreni, Ida Ayu Ari; Darmini, Darmini; Nurlela, Nurlela
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 10, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan anggaran biaya merupakan salah satu aspek penting dalam perencanaanpembangunan. Rencana Anggaran Biaya (RAB) dipergunakan untuk mengetahui berapabesar biaya yang diperlukan untuk membangun proyek dan menghindari pembengkakanbiaya. Di Indonesia, sarana dasar untuk perhitungan harga satuan adalah SNI 2002.Penulisan ini bertujuan untuk menghitung RAB yang efisien dengan menggunakan hargasatuan kontraktor pada proyek pembangunan Apartemen MT Haryono Residence untukmenganalisis koefisien harga satuan dan menggunakan metode SNI sebagai dasarperbandingan. Di dapatkan hasil RAB dengan menggunakan indeks koefisien SNI sebesarRp 24,972,318,302.00 RAB dengan indeks koefisien dari kontraktor sebesar Rp21,909,617,774.00, dan RAB oleh penulis adalah sebesar Rp 21,360,644,168.00.