cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
ANALISIS BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA PEKERJAAN PENGANGKUTAN LIMBAH B3 DI PT SINAR BINTANG ALBAR Putri, Nur Bintang Ayu May Riska; Zainul, L.M.; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko pada pekerjaan pengangkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di PT Sinar Bintang Albar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam. Analisis risiko dilakukan menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 aktivitas utama dalam pekerjaan pengangkutan limbah B3 dengan tingkat risiko yang bervariasi. Dari total 50 risiko yang teridentifikasi, 25 (50%) risiko berada dalam kategori high dan 25 (50%) risiko dalam kategori medium. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pekerjaan pengangkutan limbah B3 di PT Sinar Bintang Albar memiliki tingkat risiko yang signifikan, dengan mayoritas risiko berada pada kategori high. Hasil ini menekankan pentingnya implementasi strategi pengendalian risiko yang efektif untuk meningkatkan keselamatan kerja dan meminimalisir potensi kecelakaan dalam proses pengangkutan limbah B3.
STUDI KUALITATIF POSTUR KERJA PADA PEKERJA PENGELASAN DALAM KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS DI CV DAYA GUNA MANDIRI BALIKPAPAN Wicaksono, Ilham Yogo; Zainul, L.M; Sari, Iin Pratama
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.438

Abstract

Proses pengelasan pengerjaannya tidak terlepas dari bahaya ergonomi. Pada saat observasi, ditemukan pekerja dengan postur tidak ergonomis, diantaranya yaitu saat mengelas material posisi tubuh pekerja membungkuk disertai leher menekuk ke bawah, dan terdapat pekerja dengan posisi jongkok selama bekerja, dan dampak pekerja pada pengelasan ini dapat menimbulkan Carpal tunnel syndrome atau disebut mati rasa dan kesemutan di tangan dan lengan yang disebabkan oleh syaraf terjepit di pergelangan tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Postur Pekerja pada Pekerjaan Pengelasan dalam Keluhan Musculoskeletal Disorders di CV Daya Guna Mandiri Balikpapan dan untuk mengetahui tingkat risiko postur kerja menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan mengetahui tingkat keluhan musculoskeletal Disorders menggunakan mengunakan penilaian Nordic Body Map (NBM). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan pekerja potur tidak ergonomis dengan menggunakan REBA didapatkan bahwa 1 informan dengan tingkat risiko sangat tinggi, 1 informan dengan tingkat risiko tinggi, dan 3 informan dengan tingkat risiko sedang, dan menunjukkan mengalami keluhan pada sistem musculoskeletal dari NBM didapatkan hasil bahwa 1 informan dengan tingkat keluhan sangat tinggi, 3 informan tinggi, dan 1 informan sedang. Hal ini dapat meninbulkan keluhan sakit pada otot dan nyeri, dan perlu menyediakan meja kerja yang sesuai dengan pekerjaan pengelasan yang dilakukan dibawah, agar material yang dikerjakan dapat sejajar dengan tubuh pekerja sehingga pekerja tidak perlu membungkuk saat mengelas dan juga menyediakan kursi kecil yang sesuai dan nyaman diduduki oleh pekerja.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA PEKERJAAN UNIT COLT DIESEL DI PT JOYMAR LOGISTIC BALIKPAPAN Addnan, Zauhari; Zulfikar, Iwan; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, dan menentukan pengendalian risiko pada pekerjaan unit colt diesel di PT JOYMAR LOGISTIC. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pekerja.Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 aktivitas pekerjaan dengan total 45 potensi bahaya. Penilaian risiko menghasilkan 8 risiko medium dan 37 risiko high. Aktivitas dengan risiko tinggi mencakup memarkirkan unit colt diesel, perbaikan cylinder head unit colt diesel, pergantian oli mesin unit colt diesel, pergantian ban unit colt diesel, pergantian rem unit colt diesel, pergantian lampu utama unit colt diesel. Pengendalian risiko yang direkomendasikan meliputi pelaksanaan inspeksi rutin, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat. Implementasi pengendalian ini berhasil menurunkan tingkat risiko dari 82% high dan 18% medium menjadi 100% low risk. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya identifikasi bahaya yang komprehensif, penilaian risiko yang akurat, dan penerapan pengendalian risiko yang efektif untuk meningkatkan keselamatan kerja pada pekerjaan unit colt diesel di PT JOYMAR LOGISTIC.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA PEKERJAAN FABRIKASI DI PT. INTIPRATAMA GLOBAL TEKNIK Utami, Chyntia Putri; Manaseh, Manaseh; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan menilai risiko yang terdapat padat pekerjaan fabrikasi portacamp di PT. Intipratama Global Teknik menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis lima tahapan pekerjaan utama dalam proses fabrikasi portacamp, yaitu pemotongan kontainer, pengelasan, pembuatan interior, pemasangan kelistrikan dan finishing painting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 potensi bahaya yang tersebar di lima tahapan pekerjaan tersebut. Penilaian risiko menunjukkan bahwa dari 16 potensi bahaya yang diidentifikasi, terdapat 17 risiko yang dihasilkan. Sebanyak 10 (59%) risiko termasuk dalam kategori high dan 7 (41%) risiko berada dalam kategori medium. Untuk mengurangi risiko tersebut, pengendalian risiko dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk substitusi, eliminasi, rekayasa teknik, administrasi, dan penggunaan alat pelindung diri(PPE).
MENINGKATKAN KESADARAN TERHADAP BAHAYA KEBAKARAN BAGI USIA DINI MELALUI PROGRAM EDUKASI SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SANGATTA UTARA Rusba, Komeyni; Triyaningsih, Yeni Putri; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.441

Abstract

Kebakaran merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia dan mengancam keselamatan, terutama anak-anak. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program edukasi kebakaran di sekolah dasar dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan menghadapi kebakaran. Melalui metode pre-test dan post-test, penelitian ini melibatkan guru, murid, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman tentang konsep dasar kebakaran, prosedur evakuasi, dan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) pada semua kelompok responden. Temuan ini mengindikasikan pentingnya integrasi pendidikan keselamatan kebakaran dalam kurikulum sekolah untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat, terutama anak-anak, dalam menghadapi bencana kebakaran.
HUBUNGAN BEBAN KERJA FISIK TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA NELAYAN DI TANJUNG JUMLAI Pratama, Ryan Putra; Sipahutar, Merry Krisdawati; Setyawati, Nur Falah
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.444

Abstract

Nelayan diartikan secara umum sebagai pekerjaan yang mata pencahariannya menangkap ikan di laut. Tuntutan-tuntutan tugas yang melebihi kapasitas normal, dapat menyebabkan kelelahan. Selain itu, aktivitas fisik yang berlebihan dan waktu istirahat yang kurang dapat membuat ketidak seimbangan antara aktivitas otot dan proses regenerasi yang dapat dengan mudah menyebabkan kelelahan dan berperilaku tidak aman sehingga dapat menyebabkan kelelahan kerja. Menurut survei awal yang dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan salah seorang penduduk disekitar, menyatakan bahwa aktifitas nelayan yang dilakukan setiap harinya tidak menentu melihat cuaca yang belakangan ini tidak dapat diprediksikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja fisik terhadap kelelahan kerja pada nelayan di Tanjung Jumlai. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosssectional, dengan melakukan pengumpulan data terhadap variabel beban kerja dan kelelahan kerja nelayan Tanjung Jumlai. Alat ukur yang digunakan untuk kelelahan kerja adalah NASA TLX, dan beban kerja adalah SSRT (Subjective Self RatingTest). Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai p sebesar 0,000 dimana p<0.05, maka ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kelelahan kerja nelayan Tanjung Jumlai. Nilai koefisien kontigensi sebesar 0.003, yang berarti bahwa terdapat hubungan yang positif antara beban kerja dengan kelelahan kerja nelayan Tanjung Jumlai.
PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA NELAYAN MANGGAR BARU Saleh, Dicky Muhammad; Wahyuni, Sri; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.445

Abstract

Nelayan merupakan suatu kelompok masyarakat yang hidupnya bergantung langsung pada hasil laut baik dengan cara penangkapan maupun dengan cara budidaya. Aktivitas nelayan dalam menangkap Ikan mulai dari mempersiapkan alat, mempersiapkan kebutuhan selama berada di laut, dan memulai perkerjaanya seperti menurunkan dan mengangkat jaring, menarik dan menurun jangkar kapal aktivitas tersebut masih dilakukan dengan cara manual dimana hal tersebut bisa mempengaruhi beban kerja dan kelalahan kerja pada nelayan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kelalahan kerja pada nelayan manggar baru. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosssectional, dengan melakukan pengumpulan data terhadap variabel beban kerja dan kelelahan kerja nelayan Manggar Baru. Alat ukur yang digunakan untuk kelelahan kerja adalah NASA TLX, dan beban kerja adalah SSRT (Subjective Self RatingTest). Berdasarkan hasil penelitian dari 37 orang responden penelitian pada Kelompok Nelayan Sumber Laut Jaya, pada tabel 4.4 dengan variabel beban kerja Kelompok Nelayan Sumber Laut Jaya diperoleh hasil katagori tinggi sebanyak 23 orang (62.2%), dan katagori sangat tinggi sebanyak 14 orang (37.8%). Berdasarkan tabel 4.5 dengan variabel kelelahan kerja Kelompok Nelayan Sumber Laut Jaya diperoleh hasil pada kelelahan kerja tinggi sebanyak 16 orang (43.2%), dan kelelahan kerja sangat tinggi sebanyak 21 orang (56.8%). Hasil uji chi square Pengaruh beban kerja terhadap kelelahan kerja pada Kelompok Nelayan Sumber Laut Jaya pada tabel 4.6 dengan beban kerja, Hasil uji chi square test didapatkan p = 0,011 < alpha = 0,05 maka H0 ditolak artinya ada pengaruh antara beban kerja terhadap kelelahan kerja Pada Kelompok Nelayan Sumber Laut Jaya.
ANALISIS KEBISINGAN DAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEKERJA DI MEUBEL UD. KARYA JAYA Srikuncoro, Mohammad Kurnia; Yuliana, Lina; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.449

Abstract

Tujuan daripada penelitian ini guna menganalisis tingkat kebisingan dan dampaknya terhadap gangguan pendengaran pada pekerja di Meubel UD. Karya Jaya, yang berlokasi di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kebisingan termasuk satu dari beberapa faktor risiko yang bisa memberikan dampak pada kesehatan pendengaran pekerja, terutama di industri dengan level kebisingan tinggi. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif, dengan penulis sebagai instrumen kunci. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian menunjukkan hasil bahwasannya tingkat kebisingan di area kerja melebihi ambang batas yang ditetapkan, dan sebagian besar pekerja mengalami gejala gangguan pendengaran. Hasil penelitian diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi guna meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja, serta mengurangi risiko gangguan pendengaran di kalangan pekerja.Kata Kunci: Kebisingan, gangguan pendengaran, keselamatan kerja, pekerja, industry meubel.
HUBUNGAN INTENSITAS CAHAYA TERHADAP KELELAHAN MATA PEKERJA PADA AREA PABRIKASI PT. RINALDI UTAMA EXPRESSINDO Alfajrin, Muhammad Aldi Pranata; Yuliana, Lina; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.451

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan intensitas cahaya dengan kelelahan mata pekerja di area pabrikasi PT. Rinaldi Utama Expressindo, khususnya pada perbaikan komponen 5C (Cylinder Block, Cylinder Head, Camshaft, Crankshaft, Connecting Rod). Pencahayaan yang tidak memadai dapat menyebabkan kelelahan mata, menurunkan produktivitas, dan meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Dari sembilan titik pengukuran cahaya, hanya satu memenuhi standar. Sebanyak 13,89% pekerja memiliki kelainan refraksi, yang memperburuk kelelahan mata. Peningkatan pencahayaan diperlukan untuk mengurangi kelelahan mata dan meningkatkan produktivitas serta keselamatan kerja.
PENERAPAN BEHAVIOR BASED SAFETY PADA PEKERJA INSTANSI INSTALASI PEMELIHARAAN SARANA RUMAH SAKIT UMUM PURUK CAHU DAERAH PURUK CAHU KABUPATEN MURUNG RAYA Descovery, Rezky Dwi; Rusba, Komeyni; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i1.455

Abstract

Penerapan Behavior Based Safety (BBS) merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit, termasuk di Instansi IPSRS Rumah Sakit Umum Daerah Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi BBS dalam mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan kesadaran keselamatan di kalangan pekerja. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara yang melibatkan seluruh staf IPSRS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BBS dapat meningkatkan perilaku aman di tempat kerja, mengurangi insiden kecelakaan, serta meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antar tim. Selain itu, pelatihan dan sosialisasi mengenai BBS terbukti efektif dalam membangun budaya keselamatan yang lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya komitmen manajemen dan partisipasi aktif seluruh pekerja dalam menerapkan prinsip-prinsip BBS untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat. Data yang diperoleh akan dibahas secara deskriptif Kualitatif yaitu Bagaimana  Penerapan Bevavior Based Safety Pada Rumah Sakit Umum Daerah Puruk Cahu KAB. Murung Raya Kemudian dari hasil pengamatan akan dibandingkan dengan undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja & Transmigrasi terkait dan klosul-klosul pada OHSAS 18001