cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA KARYAWAN PERKANTORAN PT. KARYAPAMA MARGA ABADI BALIKPAPAN Fadhillah, Muhammad Arif; Hardiyono, Hardiyono; Wahyuni, Sri
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.708

Abstract

Beban kerja merupakan sejumlah tugas yang harus diselesaikan oleh pekerja dalam waktu tertentu. Beban kerja yang berlebihan dapat menimbulkan stres kerja. Stres kerja adalah tekanan atau tuntutan yang dihadapi individu dalam pekerjaan yang dapat menyebabkan gangguan psikologis, fisiologis, dan perilaku. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study. Variabel dalam penelitian ini adalah beban kerja dan stres kerja. Alat ukur yang digunakan adalah NASA-TLX untuk mengukur beban kerja dan kuesioner Permenaker No. 5 Tahun 2018 untuk mengukur stres kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan perkantoran PT. Karyapama Marga Abadi, dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden yang diperoleh melalui teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat beban kerja yang paling dominan adalah beban kerja tinggi sebanyak 12 responden (35,3%), sedangkan tingkat stres kerja yang dominan adalah stres kerja sedang sebanyak 17 responden (50,0%). Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara beban kerja dengan stres kerja, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,714 dan p-value sebesar 0,000. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara beban kerja dan stres kerja.
EVALUASI BEHAVIOR BASED SAFETY DI PT. WIDYA SAPTA CONTRACTOR SITE ALAMTRI MINERALS INDONESIA Marcelino, Rici; Yuliana, Lina; Fuadi, Yan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan behavior based safety (BBS) di PT. Widya Sapta Contractor Site AlamTri Minerals Indonesia, yang beroperasi di sektor konstruksi jalan tambang dengan risiko tinggi. Metode yang digunakan adalah DO IT (Define, Observe, Intervene, Test), yang memungkinkan identifikasi dan penanganan perilaku tidak aman di tempat kerja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan wawancara dengan tiga informan kunci dan observasi terhadap dua puluh pekerja operasional. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dua perilaku utama yang menjadi fokus adalah penggunaan alat pelindung diri (APD) dan perilaku overspeed pada kendaraan operasional. Dari observasi, ditemukan bahwa 20% helper tidak menggunakan alat pelindung diri dengan benar, sedangkan tidak ada perilaku overspeed yang terdeteksi pada operator. Intervensi yang dilakukan, seperti pemasangan safety sign, sosialisasi, monitoring indashcam, dan inspeksi mendadak area kritikal berhasil meningkatkan kepatuhan pekerja. Hasil analisis safe behavior index menunjukkan bahwa 80% perilaku helper tergolong aman, sedangkan operator mencapai 100% perilaku aman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan behavior based safety melalui metode DO IT efektif dalam meningkatkan keselamatan kerja. Disarankan agar perusahaan terus melanjutkan intervensi dan pengawasan untuk mempertahankan budaya keselamatan yang kuat di lingkungan kerja.
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN PADA AREA WORKSHOP DI PT. TJOKRO BERSAUDARA SAMARINDAINDO Arif, Muhammad Dzakwan; Sari, Iin Pratama; Mulya, Widya
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.710

Abstract

Kebisingan merupakan faktor bahaya fisika di lingkungan kerja yang dapat berdampak terhadap kenyamanan dan kesehatan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kebisingan pada area workshop PT. Tjokro Bersaudara Samarindaindo, khususnya di divisi bubut, otomotif, milling, dan fabrikasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengukuran menggunakan Sound Level Meter sesuai SNI 7231:2009 dan Permenaker No. 5 Tahun 2018. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa divisi fabrikasi memiliki tingkat kebisingan tertinggi, dengan nilai melebihi ambang batas 85 dBA. Divisi lainnya masih dalam batas aman. Analisis statistik ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar divisi (p < 0,05). Sebagai upaya pengendalian, disarankan penerapan hierarchy of control seperti peredam suara, rotasi kerja, dan penggunaan APD (earplug/earmuff). Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar peningkatan sistem keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan.
ANALISIS POSTUR KERJA PADA PEKERJA MANUAL MATERIAL HANDLING DI PT LISTY HARJO MAKMUR MENGGUNAKAN RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) Permana, Rezaldi; Yuliana, Lina; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat risiko postur kerja dan keluhan muskuloskeletal pada pekerja angkat barang di PT. Listy Harjo Makmur, sebuah perusahaan penyedia barang pokok. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan lima informan utama yang melakukan aktivitas Manual Material Handling (MMH) tanpa alat bantu mekanis. Metode yang digunakan dalam analisis postur adalah Rapid Upper Limb Assessment (RULA), yang menilai beban fisik pada bagian tubuh atas seperti leher, punggung, dan pergelangan tangan. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas angkat barang dilakukan dengan postur tidak ergonomis, seperti membungkuk dengan sudut torso 16,6°, leher 27,1°, dan pergelangan tangan 20,1°. Skor RULA sebesar 8 mengindikasikan tingkat risiko tinggi, yang membutuhkan intervensi segera. Selain itu, data kuesioner Nordic Body Map mengungkapkan keluhan terbanyak pada pinggang, punggung, leher, dan pergelangan tangan. Faktor penyebab utama adalah postur kerja yang buruk dan dilakukan secara berulang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas angkat barang secara manual tanpa pendekatan ergonomi dapat meningkatkan risiko Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs). Oleh karena itu, diperlukan tindakan perbaikan seperti pelatihan ergonomi, rotasi kerja, serta penyediaan alat bantu angkat untuk mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kenyamanan kerja.
PENGARUH PELATIHAN BASIC FIRST AID TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MAHASISWA K3 UNIVERSITAS BALIKPAPAN DALAM MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA Susilo, Defri Nanda; Setyawati, Nur Falah; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Basic First Aid terhadap pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam memberikan pertolongan pertama. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemahaman dan keterampilan pertolongan pertama, khususnya bagi mahasiswa yang berpotensi menghadapi situasi kegawatdaruratan di lingkungan kampus maupun masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental bentuk one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa K3 yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar ceklis observasi untuk menilai kemampuan praktik pertolongan pertama. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai pengetahuan setelah pelatihan, yang dibuktikan melalui uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan nilai signifikansi (sig.) < 0,05. Selain itu, kemampuan mahasiswa dalam memberikan pertolongan pertama juga mengalami peningkatan, yang dibuktikan dari skor observasi sesudah pelatihan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan Basic First Aid berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam memberikan pertolongan pertama.
PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA KEGIATAN OPERASIONAL WORKSHOP PT. COATES HIRE INDONESIA DI BALIKPAPAN Soni, Rovinus Irvus; Yuliana, Lina; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.716

Abstract

Aktivitas operasional workshop yang melibatkan berbagai aktivitas pemeliharaan, perbaikan, dan pengelasan yang memiliki tingkat risiko kerja yang relatif tinggi. Penerapan K3 menjadi aspek krusial dalam operasional perusahaan guna menjamin keselamatan pekerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman. Tujuan dari penerapan K3 tidak dapat dicapai secara optimal tanpa adanya budaya keselamatan yang kuat dan konsisten dalam lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan kerja pada kegiatan operasional workshop PT. Coates Hire Indonesia di Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pekerja workshop. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling untuk penentuan sampel apabila seluruh populasi digunakan sebagai sampel dengan jumlah 30 pekerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan checklist observasi yang disebarkan kepada karyawan, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil analisis diperoleh, nilai p = 0.599 (p>0.05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara budaya K3 dan penerapan K3 di perusahaan.
PENILAIAN RISIKO GANGGUAN MUSCULOSKELETAL DISORDER PADA AKTIVITAS MANUAL HANDLING PADA PEKERJA MEKANIK DI LINGKUNGAN BENGKEL MOBIL SIDOMULYO Satriyandhi, Bagas Ary; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat risiko postur tubuh pada pekerja angkat-angkut di Bengkel Mobil Sidomulyo. Dalam penelitian ini, penilaian risiko akan difokuskan pada variasi postur tubuh yang terjadi selama aktivitas angkat-angkut, dengan mempertimbangkan faktor-faktor ergonomi seperti teknik pengangkatan, beban yang diangkat, frekuensi angkatan, dan penggunaan alat bantu. Penelitian ini juga akan mengidentifikasi potensi risiko Gangguan Muskuloskeletal (MSD) yang berkaitan dengan postur tubuh pekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi langsung terhadap aktivitas pekerja, pengukuran postur tubuh, dan analisis data untuk menilai risiko MSD. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode Rapid Entire Body Assestment (REBA) pada pekerja angkat angkut di Bengkel Sidomulyo didapatkan hasil perhitungan akhir melebihi >9, yang artinya masuk dalam kategori level sangat tinggi yaitu perlu segera dilakukan perbaikan saat itu juga untuk mencegah cidera pada pekerja. Hasil dari penelitian ini diharapkan memberikan solusi untuk mencegah cedera serta penyakit terkait kerja. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di Bengkel Mobil Sidomulyo .
ANALISIS KESELAMATAN KERJA PEKERJAAN MESIN BUBUT PADA PT. DUMA NUSATAMA DI BALIKPAPAN Yusba, Adinda Sri Ayu; Siboro, Impol; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.718

Abstract

Keselamatan kerja pada proses pengoperasian mesin bubut di PT. Duma Nusatama Balikpapan dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Permasalahan keselamatan kerja pada mesin bubut perlu diperhatikan karena tingginya potensi bahaya seperti terjepit, tertusuk gram tajam, hingga gangguan pendengaran akibat kebisingan mesin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara terhadap lima orang operator bubut, serta dokumentasi kondisi area kerja. Hasil observasi menunjukkan bahwa risiko kecelakaan kerja paling sering muncul pada tahap pemotongan material dan pemasangan pahat, terutama ketika pekerja belum memperoleh pelatihan internal dari perusahaan. Identifikasi bahaya juga ditemukan pada komponen mesin seperti spindle, carriage, dan tailstock, serta kondisi area kerja yang kurang ergonomis akibat tumpahan oli dan keterbatasan ruang gerak antar mesin. Wawancara memperkuat temuan bahwa meskipun pekerja memiliki sertifikat dari lembaga pelatihan luar (BLK), sebagian besar belum menerima pembekalan K3 secara formal dari perusahaan. Dengan demikian, integrasi JSA secara menyeluruh sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan sesuai standar K3.
ANALISIS POSTUR KERJA PADA PEKERJAAN DI WORKSHOP PT. SINGLURUS PRATAMA Doludea, Asyer Clemen; Yuliana, Lina; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.719

Abstract

Melakukan kegiatan pengelasan mengharuskan pekerja untuk berada dalam posisi postur yang tidak ergonomis, seperti membungkuk, memutar badan, atau berdiri dalam waktu lama. Postur kerja seperti ini berisiko menyebabkan keluhan muskulosceletal disorder (MSDs) yang dapat menurunkan produktivitas   dan mengancam keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja serta tingkat keluhan muskuloskeletal dan tingkat risiko postur pada pekerja welder di workshop PT. Singlurus Pratama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penilaian dilakukan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui keluhan MSDs, dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk mengevaluasi tingkat risiko postur kerja. Informan penelitian terdiri dari lima pekerja welder yang diamati dan diwawancarai langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami keluhan pada bagian pinggang, punggung, leher, tangan, dan kaki. Berdasarkan skor REBA, postur kerja yang dilakukan termasuk dalam kategori risiko sedang hingga tinggi, yang  diperlukan tindakan dikemudian hari dan perlu segera dilakukan tindakan. Faktor utama penyebab risiko antara lain posisi membungkuk, memutar badan, serta frekuensi pekerjaan yang berulang dan dalam waktu lama. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada posisi kerja, edukasi tentang ergonomi, serta penataan ulang area kerja agar lebih ergonomis. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di PT Singlurus Pratama.
ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN SOSIALISASI TERHADAP KUALITAS SIMULASI TANGGAP DARURAT KEBAKARAN DI PT PLN (PERSERO) UP2D KALTIMRA Asmarita, Putri Della; Siboro, Impol; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.720

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu risiko yang dapat menyebabkan kerugian besar, baik dalam bentuk kerusakan material maupun ancaman terhadap keselamatan jiwa. Di lingkungan kerja seperti PT. PLN (Persero) UP2D KALTIMRA, kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi kebakaran menjadi aspek yang sangat krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pelatihan dan sosialisasi terhadap kualitas pelaksanaan simulasi tanggap darurat kebakaran. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode analisis regresi linear berganda. Penelitian ini melibatkan 51 responden yang seluruhnya merupakan karyawan unit tersebut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan software SPSS dengan teknik bootstrapping, karena data tidak memenuhi asumsi distribusi normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, pelatihan dan sosialisasi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas simulasi tanggap darurat, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05 dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,011. Hal ini mengindikasikan bahwa hanya 1,1% variasi dalam kualitas simulasi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kesimpulannya, meskipun pelatihan dan sosialisasi telah dilakukan, efektivitasnya masih rendah dalam meningkatkan mutu simulasi tanggap darurat. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan, metode, dan pelaksanaan program pelatihan serta sosialisasi yang ada.