cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 2,403 Documents
Praktik Mengajar Understanding by Design (UbD) bagi Calon Guru Pendidikan Matematika di Universitas Sampoerna Dhitta Puti Sarasvati Ramli; Deshinta Puspa Ayu Dwi Argaswari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.4865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pertimbangan-pertimbangan dosen dalam merancang proses belajar mengajar mengani Understanding by Design (UbD) dan mengekplorasi pengetahuan, keterampilan, atau pandangan baru yang calon guru pelajari setelah mempelajari UbD. Metode penelitian yang digunakan adalah self-study research untuk menjawab pertanyaan penelitian pertama, dan deskriptif kualitatif untuk menjawab pertanyaan kedua. Data diperoleh dengan mengumpulkan catatan refleksi dosen dan refleksi mahasiswa setelah mempelajari UbD. Populasi dalam penelitian ini adalah calon guru di program studi Pendidikan Matematika, Fakultas Pendidikan, Universitas Sampoerna yang mengambil mata kuliah Mathematics Curriculum and Material Development (MCMC) pada tahun akademik 2021/2022. Hasil yang diperoleh dan dianalsis berdasarkan data penelitian menunjukkan serangkaian daftar pertimbangan yang perlu diperhatikan dosen dalam merancang pemelajaran UbD. Bagi calon guru pemelajaran mengenai UbD mengembangkan pengetahuan, keterampulan, dan pandangan baru. Calon guru mengembangkan beberapa pengetahuan baru yakni memaknai (1) Tujuan UbD, (2) makna UbD, (3) enam bukti pemahaman, dan (4) tahap-tahap merancang UbD. Calon guru mengembangkan keterampilan baru yakni:  : (1) membuat tujuan pemelajaran yang jelas dan terukur,  (2) membuat asesmen yang sesuai tujuan pemelajaran, dan (3) menggunakan kerangka UbD untuk merancang pemelajaran. Selain itu calon guru juga mengembangkan pandangan baru yakni: (1)  melihat pemelajaran secara lebih holistik dan pentingnya berfokus pada gagasan-gagasan besar, (2) melihat pentingnya fokus pada tujuan pemelajaran dan bukan aktivitas pembelajaran semata.
Penerapan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Masa Pandemi Covid-19 Nur Kholis Hidayat; Muhammad Ulfi Fadli
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.4649

Abstract

Pemerintah melalui MUI berfatwa dengan Nomor 14 Tahun 2020 mengatur aktivitas keagamaan masyarakat yang dilanda wabah Covid-19 termasuk dalam pendidikan Islam. Hal ini merombak pada satuan pendidikan berikut di dalamnya termasuk pembelajaran pendidikan agama Islam ke arah yang buruk. Maka adanya tulisan ini mempunyai tujuan bagaimana pendidikan karakter yang memang tujuan dari pendidikan dapat tercapai melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam di masa pandemik Covid-19. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 3 Kedu Temanggung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan yang  dengan pendekatan kuantitatif dimana penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati. Hasil menunjukkan bahwa pendidik mata pelajaran pendidikan agama Islam mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan berbagai karakter melalui daring karena terdapat beberapa hambatan yang sulit untuk dicarikan solusi. Dan dari 18 pendidikan karakter yang ditentukan oleh kementrian Pendidikan, hanya 6 yang terlihat menonjol dan dapat diterapkan dalam siswa kelas 4. Di samping itu penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada pembelajaran daring yang benar-benar efektif untuk siswa kategori sekolah dasar
Efektifitas Multimedia Berbasis Macromedia Flash untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar Rizky Fatimah Azzahra; A.F. Suryaning Ati MZ; Rizka Novi Irmaningrum
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.5418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas multimedia interaktif berbasis macromedia flash untuk meningkatkan penguasaan konsep IPA siswa di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian yakni pretest-posttest control group design. Subjek penelitian ini merupakan siswa kelas V SD Muhammadiyah 1 Babat. Data penelitian yang diukur adalah validasi, dan efektifitas instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi perangkat pembelajaran IPA adalah 89.20% dengan kategori sangat valid. Hasil validasi butir soal dengan keseluruhan soal dikatakan valid, hasil reliabilitas dengan kategori sangat tinggi, daya pembeda dengan rata-rata kategori hasil baik sekali, taraf kesukaran dengan beberapa soal bertaraf mudah sedang dan sukar. Hasil analisis uji T 0.001 <  0.05 dengan hasil skor N-gain pada kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 73.44% dan 43.39% yang berarti bahwa efektifitas pengunaan multimedia interaktif berbasis macromedia flash dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan penguasaan konsep IPA siswa di sekolah dasar.
Model Kolaborasi Sosial Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Siswa SD Negeri Kassi Harman B; Abdul Malik Iskandar; Eka Fitriana HS; Perawati Bte Abustang
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i1.4772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kolaborasi sosial berbasis kearifan lokal terhadap penguatan pendidikan karakter siswa kelas VA SD Negeri Kassi Kota Makassar. Penelitian ini merupakan  penelitian eksperimen Pre- Eksperimental dengan menggunakan pendekatan  kuantitatif. Sampel  penelitian ini ialah kelas VA SD Negeri Kassi yang berjumlah 26 orang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan angket penguatan pendidikan karakter. Setelah menganalisis data, penulis menemukan bahwa keterlaksanaan  pada model kolaborasi sosial berbasis kearifan lokal dengan skor nilai 3,4 dalam kategori baik dan aktivitas siswa dengan skor nilai 3,2 dalam kategori baik. Adapun skor nilai pretest pada respon siswa menggunakan model kolaborasi sosial berbasis kearifan lokal sebesar 80,15 dan nilai posttest respon siswa pada model kolaborasi sosial berbasis kearifan lokal dengan skor 86,46. Sehingga dapat disimpulkan penguatan pendidikan karakter pada siswa kelas VA SD Negeri Kassi dengan menggunakan model kolaborasi sosial berbasis kearifan lokal sangat berpengaruh.
Gambaran Etika Pergaulan Siswa dan Implikasinya bagi Program Bimbingan Sosial Adelia Eleonora Kefi; Stefanus Lio; Rosa Mustika Bulor
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.4914

Abstract

Etika pergaulan merupakan prinsip dan norma penting yang mengatur interaksi sosial antara individu dalam masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang etika pergaulan siswa kelas XII TKRO (B) SMK Katolik St. Yosef Nenuk Atambua. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angket etika pergaulan untuk mengumpulkan data, dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kecenderungan pusat. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa skor rata-rata etika pergaulan siswa adalah 147,32. Skor tersebut berada dalam rentang 147-180, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil analisis untuk setiap aspek adalah: aspek respek memiliki skor rata-rata sebesar 60, yang berada dalam rentang 51-60 dan termasuk dalam kategori sangat baik; aspek empati memiliki skor rata-rata sebesar 50, yang berada dalam rentang 39-50 dan termasuk dalam kategori baik; sedangkan aspek kejujuran memiliki skor rata-rata sebesar 46, yang berada dalam rentang 39-50 dan termasuk dalam kategori baik. Berdasarkan hasil analisis data penelitian tentang gambaran etika pergaulan siswa kelas XII TKRO (B) di SMK Katolik St. Yosef Nenuk Atambua, diperoleh bahwa ketiga aspek etika pergaulan siswa (respek, empati, dan kejujuran) berada dalam kategori sangat baik atau baik. Dengan demikian, diharapkan guru bimbingan dan konseling terus memberikan program layanan bimbingan sosial kepada para siswa agar mereka tetap mempertahankan dan bahkan meningkatkan etika pergaulan di sekolah.
Meningkatkan Keaktifan Siswa Melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD Media Card Sort Muatan IPA Sekolah Dasar Muhammad Sholeh; Nur Aini
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i4.4949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk upaya peningkatan keaktifan siswa melalui model pembelajaran cooperatibe learning tipe STAD berbantuan media card sort pada muatan IPA di kelas V di SDN 212/IX Sarang Burung Kota Jambi. Data penelitian ini bersumber pada siswa dan guru kelas V Sekolah Dasar. Sumber data yang didapatkan melalui observasi dan wawancara selama proses penelitian. Setelah data terkumpul, data dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan, yaitu meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD berbantuan media card sort bagi kelas V SDN 212/IX Sarang Burung, dapat disimpulkan Pada siklus I pertemuan terakhir, rata-rata persentase diperoleh sebesar 53,00%, pada siklus II, mengalami peningkatan diperoleh sebesar 80,00%. Terdapat peningkatan berturut-turut disetiap pertemuan pada siklus I dan II dengan jenjang 50,00% sampai 80,00%. Terdapat peningkatan keaktifan belajar siswa setelah dilakukan tindakan dengan menerapkan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD berbantuan media card sort. Pada siklus II tercapai kriteria ketuntasan keberhasilan sesuai dengan yang diharapkan oleh peneliti diperoleh sebesar 80,00%. Maka tindakan yang diberikan dengan menerapkan model pembelajran cooperative learning tipe STAD berbantuan media card sort berhasil dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa
Meningkatkan Kemampuan Membaca Kata Menggunakan Media Kartu Kata Bergambar pada Siswa Tunagrahita Ringan Cindy Ripa Putri; Damri Damri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5545

Abstract

Penelitian berawal dari persoalan yang ditemukan seorang siswa yang  di kelas III C1 SLB Wacana Asih Padang. Tujuannya untuk melihat membuktikan media kartu bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca kata siswa. Jenis penelitiannya ialah eksperimen bentuknya SSR  berdesain ABA. Saat  pengpumulan data dipakai teknik berupa tes perbuatan dengan analisis data visual grafik.. Telah dilakukan 16 sesi pertemuan yang terbagi 3 kondisi. Setelah penggunaan media kartu kata bergambar sebagai bentuk intervensi terlihat media tersebut dapat dilihat peningkatan kemampuan membaca kata siswa tunagrahita ringan.
Meningkatkan Metode Bermain Peran dalam Menceritakan kembali Cerita Rakyat Siswa Sekolah Dasar Bilqis Amirah; Vevy Liansari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.5608

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pembelajaran secara formal disekolah pembelajaran di sekolah terjadi antara guru peserta didik disebut belajar untuk memberikan kemudahan dalam memahami apa yang disampaikan oleh guru dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dalam rangka meningkatkan keterampilan anak dalam menceritakan kembali isi cerita yang telah diceritakan dengan menggunakan gambar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif–eksperimen. Desain ini melibatkan satu kelompok yang diberi pre-test (O), diberi suatu treatment (X) dan diberi post-test (O). Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan keterampilan anak dalam menceritakan kembali isi cerita yang telah diceritakan dengan menggunakan gambar melalui pretest dan posttest dengan nilai rata-rata hasil belajar dari 44,43 meningkat menjadi 87,50. Hasil pengujian normalitas terhadap nilai pretest adalah 0,297 dan nilai posttest adalah 0,27, yang berarti bahwa nilai normalitas dengan Asymp. Sig (2 tailled) > 0,05 memenuhi sebaran normal. Hasil pengujian t diperoleh nilai singnifikasi (2-tailled) yaitu 0,000 ≤ 0,05, berarti bahwa terdapat pengaruh dari pengerjaan posttest dengan pemberian perlakuan terhadap Meningkatkan Metode Bermain Peran Dalam Menceritakan kembali Cerita Rakyat Siswa Sekolah Dasar pada kelas IV SD Muhammadiyah Ngaban 9.
Peningkatan Keterampilan Menulis Fabel dengan Strategi Engaged Writing pada Guru TK Aisyiyah Kota Malang Sugiarti Sugiarti; Arti Prihatini
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i4.4211

Abstract

Guru membutuhkan keterampilan menulis dongeng untuk menunjang proses pembelajaran anak usia dini, tetapi guru mengalami kesulitan menulis dongeng dan belum pernah mendapatkan pelatihan menulis dongeng secara khusus. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) proses dan hasil implementasi strategi engaged writing dalam peningkatan keterampilan menulis fabel dan (2) respons guru terhadap penerapan strategi tersebut. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas dua siklus dengan kriteria ketuntasan penilaian ≥ 75. Subjek penelitian adalah 11 guru TK Aisyiyah Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan terhadap proses dan hasil implementasi strategi engaged writing serta respon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi engaged writing dalam peningkatan keterampilan menulis fabel dilakukan melalui beberapa kegiatan, yaitu tahap preparasi (penggalian ide dan penyusunan kerangka fabel), tahap inkubasi (pematangan dan pengolahan ide), tahap iluminasi (pengembangan kerangka cerita menjadi fabel utuh), dan tahap verifikasi (presentasi dan verifikasi). Dengan penggunaan strategi engaged writing, terjadi peningkatan terhadap keterampilan menulis fabel dalam aspek bahasa dan unsur intrinsik pembangun cerita. Respons peserta pelatihan dengan penerapan strategi tersebut sangat positif karena memperoleh pengetahuan dan keterampilan penulisan fabel. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan strategi engaged writing memiliki kontribusi yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan menulis dongeng
Kualitas Guru di Indonesia dan Korea Selatan Duhwi Indartiningsih
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.5409

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi mutu Pendidikan di suatu negara adalah kualitas guru karena guru adalah jantung Pendidikan. Jika Indonesia memiliki guru yang berkualitas, pendidikan nasional juga akan berkualitas. Penulis melakukan perbandingan kualitas dan kualifikasi guru di Indonesia dengan Korea selatan yang merupakan salah satu negara dengan pendidikan terbaik di dunia dengan tujuan untuk mendeskripsikan program-program peningkatan kualitas guru di Korea Selatan sehingga dapat dijadikan sebagai masukan atau praktik baik dari sistem pendidikan Korea Selatan yang dapat diterapkan Indonesia. Persiapan guru di Korea Selatan dan Indonesia yaitu bagi yang ingin menjadi guru harus menempuh studi di perguruan tinggi dengan jurusan Pendidikan. Setelah lulus, di Korea Selatan calon guru tersebut harus mengikuti pelatihan kesiapan untuk menjadi guru terlebih dahulu sehingga mendapatkan sertifikat kelayakan menjadi guru dan melakukan evaluasi kompetansi guru secara berkala tetapi di Indonesia sebagian besar setelah lulus atau wisuda dapat langsung mengajar.. Upaya Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas guru yaitu  program guru penggerak, PPG dalam jabatan, PPG prajabatan, dan Platform Merdeka Mengajar serta pelatihan-pelatihan gratis bagi guru di media sosial. Kualitas guru menjadi hal yang penting untuk dipikirkan dan disusun program yang dapat meningkatkan kualitas guru di Indonesia untuk peningkatan hasil Pendidikan.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 1 (2023): February Vol 5, No 1 (2023) Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue