EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
2,458 Documents
Model-Model Pengembangan Kurikulum di Sekolah
Rosnaeni Rosnaeni;
Sukiman Sukiman;
Apriliyanti Muzayanati;
Yani Pratiwi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1776
Pengembangan kurikulum mengarahkan kurikulum sekarang ketujuan pendidikan yang diharapkan karena adanya berbagai pengaruh yang sifatnya positif yang datangnya dari luar atau dari dalam sendiri, dengan harapan agar peserta didik dapat menghadapi masa depannya dengan baik. Oleh karena itu pengembangan kurikulum hendaknya bersifat adaptif, jantisipatif, dan, aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model-model pengembangan kurikulum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Pustaka atau library research. Sumber data didapatkan data melalui jurnal-jurnal dan buku. Data penelitian menggunakan tekhnik analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa model yang digunakan untuk mengembangkan kurikulum diantaranya: Roger’s interpersonal relation model, Emerging technical models, The Systematic action-research model, The Administrative (Line-Staff) Model, The Grass-Roots Model, Model Tyler, Taba’s Inverted Model, Beauchamp’s System Model. Hal ini berarti kegiatan pengembangan kurikulum diperlukan suatu model yang dijadikan landasan teoritis untuk melaksanakn kegiatan yang sesuai.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis pada Pembelajaran Project Based Learning dengan Setting Daring
Arfika Riestyan Rachmantika;
St Budi Waluya;
Isnarto Isnarto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.1100
Kreativitas mmatematis merupakan salah satu faktor penting yang digunakan sebagai tolok ukur keberhasilan pembelajaran matematika. Keterampilan berpikir kreatif siswa dapat diasah dengan memberikan latihan soal yang mengacu pada aspek berpikir kreatif. Pandemi Covid-19 tidak menghalangi penelitian ini untuk mengukur kreativitas siswa yaitu dengan mengaplikasikan model Project Based Learning dengan setting daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model Project Based Learning dengan setting daring dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Populasi penelitian ini yaitu siswaa kelas VIII SMP Negeri 1 Bogorejo tahun pelajaran 2020/2021. Sampel penelitian ini yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol. Data diperoleh dari hasil tes kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi pola bilangan yang terdiri dari pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Project Based Learning dengan setting daring dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi pola bilangan. Hal tersebut didukung dengan hasil pengolahan data yang menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa memebuhi Batas Tuntas Aktual (BTA) lebih dari 75% dan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diaplikasikan dengan model Project Based Learning dengan setting daring lebih dari kelas yang diajar menggunakan pembelajaran daring
Kepemimpinan Visioner Kepala Madrasah
Tan Gusli;
Susy Primayeni;
Nurhizrah Gistituati;
Rusdinal Rusdinal
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.1002
Kepemimpinan visioner merupakan profil kepemimpinan yang dipandang mampu menjalankan kinerja organisasi yang adaptif, dan senantiasa antisipatif terhadap perubahan-perubahan di masa yang akan datang. Tujuan penelitian adalah untuk menjawab kebutuhan kepemimpinan dalam pengembangan madrasah yang selalu beradaptasi dengan perubahan. Penelitian dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Padang.Metode penelitian menggunan penelitian kualitatif dekriftif. pengumpulan data menggunakan sumber data primer yang diperoleh dari berbagai referensi, media online. Analisisnya adalah dengan melakukan kajian kajian literatur terhadap kepemimpinan visioner kepala madrasah dan mencarikan solusi terhadap permasalahan dan menarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin visioner kepala madrasah di man 2 Kota Padang telah memiliki peran sebagai: 1). Penetu arah, yang mampu mengembang visi misi lembaga, 2). Agen perubahan, yang dapat mengantisipasi berbagai perkembangan dan kemajuan zaman sebagai tantangan dunia pendidikan, 3). Juru bicara, yang menjadi negosiator dan promotor bagi madrasah yang dipimpinya.
Pendekatan Trait and Factor dalam Mengatasi Kecemasan Karir Siswa SMA
Shintia Dwi Putri;
Muri Yusuf;
Afdal Afdal
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.590
Permasalahan yang terjadi saat ini pada peserta didik sekolah menengah atas ialah dalam memilih karirnya, dimana adanya kecemasan peserta didik dalam memilih karirnya. Kecemasan ini muncul dikarenakan rasa keragu-raguan, takut dan belum mengenali dengan baik kemampuan dirinya sehingga dengan diberikan layanan konseling menggunakan pendekatan trait and factor diharapkan kecemasan peserta didik dalam memilih karirnya hilang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kajian pustaka atau literature review, yang mana bertujuan mengkaji lebih dalam terkait dengan topik yang dibahas berdasarkan teori-teori yang relevan sehingga mendapatkan pemahaman yang lebih terhadap topij yang dibahas karena didukung oleh teori dan sumberr-sumber yang relevan.Hasil penelitian menunjukan bahwa dikarenakan dengan pendekatan trait and factor peserta didik bisa menentukan pilihannya dalam memilih karir tanpa ada rasa kecemasan lagi. serta konseling karir yang diberikan berfokus agar peserta didik memahami dirinya dengan baik, seperti minat, bakat dan bagaimana prospek karirnya kedepan
Upaya Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Pembelajaran Berbasis Gender Sosial Inklusi pada Peserta Didik Kelas V
Dyna Ade Rawan Saputri;
Nur Ngazizah;
Titi Anjarini
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2083
Pada abad ke-21 dunia pendidikan Indonesia tersadar akan bahaya keterbelakangan pendidikan di Indonesia. Salah satu halnya mengenai ketidaksetaraan gender yang sudah mulai terasa. Kesetaraan dan keadilan gender memerlukan sosialisasi yang tepat dan melalui institusi pendidikanlah jalan yang dirasa bisa berpengaruh selain lingkungan dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya peningkatan kemampuan kognitif peserta didik kelas V. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode campuran antara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah dan guru kelas V. Hasil data penelitian ini adalah pihak sekolah telah mengupayakan peningkatan kemampuan kognitif peserta didik dengan menerapkan kesetaraan gender tanpa perbedaan dan dari hasil data kemampuan kognitif peserta didik kelas V didapatkan bahwa rata-rata perolehan nilai di sekolah A sebesar 84,08; sekolah B sebesar 80,27; sekolah C sebesar 77,9375; sekolah D sebesar 80,65. Jadi dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa perolehan rata-rata nilai yang paling tinggi dari keempat SD tersebut diduduki peserta didik perempuan sebesar 82,4450893 dengan kategori sangat baik.
Implementasi Supervisi Manajerial dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Madrasah Ibtidaiyah
Tan Gusli;
Sufyarma Marsidin;
Rifma Rifma
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.945
Supervise manajerial memiliki peran penting dalam peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sasaran suvervisi manajerial; pelaksanaan supervise manajerial dan peran pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan. Penelitian dilaksanakan pada MIN 3 Kota Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1).Sasaran supervisi manajerial yang telah dilaksanakan oleh pengawas pada madrasah Ibtidaiyah telah terpenuhi sesuai standar kompetensi pengawas yang tertera pada regulasi dan peraturan terkait dengan pengawas.2). Pengawas dalam melakukan supervisi manajerial telah memperhatikan kompetensi kepala madrasah dalam mengelola manajerial.2) Peran pengawas madrasah adalah sangat penting, tanpa adanya supervisei manajerial yang dilaksnakan oleh pengawas di madrasah ibtidaiyah maka madrasah tidak akan mampu mengembangkan madrasahnya. Pengawas bukan hanya sekedar seorang konsultas tetapi juga adalah sebagai motivator dalam rangka meningkatkan mutu pendidkan di madrasah ibtidaiyah.khususnya dan madrasah pada umumnya
Efektivitas Pembelajaran Luring Dan Daring Terhadap Hasil Belajar Tematik Siswa di Sekolah Dasar
Intan Karlina Sari;
Suhandi Astuti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.642
Pembelajaran daring dan luring muncul sebagai bentuk pola dalam pembelajaran di era sekarang ini sebagai akibat dari pandemi Covid-19. Penelitian eksperimen semu non-equivalent design ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan signifikan antara pembelajaran daring dengan pembelajaran luring dilihat dari hasil belajar. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah jenis nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah siswa kelas II sekolah dasar. Instrumen pengumpulan data terdiri dari instrumen soal tes dan observasi kegiatan guru dan siswa. Nilai signifikasi normal pada uji normalitas dan terdistribusi homogen pada uji homogenitas. Hasil uji t menghasilkan thitung kelompok eksperimen 1 sebesar 5,060 dan kelompok eksperimen 2 memiliki nilai 0,000. Hal tersebut berarti bahwa hasil belajar dengan digunakannya pembelajaran secara daring lebih unggul secara signifikan dibandingkan dengan pembelajaran secara luring kelas II SD Gugus Palagan. Hasil tersebut didukung oleh rata-rata nilai posttest pada pembelajaran daring yaitu 90,51 dan rata-rata nilai posttest pada pembelajaran luring yaitu 83,77
Improving Aliyah Students’ Speaking Skills by Using Podcast
Harisna Hikmah;
Wahyu Nugroho;
Ulul Azmi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1626
This research is aimed in improving students’ speaking skills for Aliyah students at grade XII by using Podcast media. The background of this research is the need of technology application in the teaching and learning process in covid-19 pandemic. This research applied quasi experimental method with pre-test post-test design. The sample of this study are female students of grade XII IPS as the experimental class and female students of XII IPA for the control class. The instruments used to collect the data are speaking test and questionnaire. The speaking test used to gather the data about speaking achievement, while the questionnaire used to obtain the data on students’ perspective of using Podcast in speaking teaching and learning process. To analyze the data, the researcher used normality, homogeneity, and t-test. While descriptive statistics is used to analyze the data on students’ perspective. The result of independent sample t-test is 0.014 means it is lower than 0.05. So, it can be concluded that there is a significant difference between control and experimental group. While for the students’ perspective of the use of Podcast in the English teaching and learning process found most of the students have positive respond. Most of them said that Podcast can help them in learning English, especially in speaking skills.
Studi Komparatif Persfektif Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Buton terhadap Penerapan Pembelajaran Blended Learning di Era New Normal
Syamsurijal Syamsurijal
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2305
Pelaksanaan pembelajaran blended learning di era new normal menjadi suatu pilihan realisitis, namun apakah penerapan pembelajaran blended lerning di era new normal mampu memberikan persfektif positif pada mahasiswa PGSD UM.Buton, sehingga pertanyaan tersebut perlu dijawab dalam suatu penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Survey. Variabel penelitian yaitu persfektif mahasiswa terhadap pelaksanaan pembelajaran blended learning di era new normal pada mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Buton. Subyek penelitian ialah mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Buton (UM. Buton) yang dipilih dengan menggunakan teknik simple Random Sampling sehingga diperoleh 88 sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan secara deskriptif bahwa mahasiswa memiliki persfektif yang sama dalam mengikuti pembelajaran blended learning di era new normal, hal tersebut diukur menggunakan angket penelitian. Adapun indikator dalam menilai perspektif yakni; mahasiswa yang merasa pembelajaran efektif secara daring 9.1% sedangkan 90.9% merasa pembelajaan efektif jika dilakukan secara luring, mahasiswa yang merasa termotivasi pembelajaran daring 11.4% dan 88.8% merasa termotivasi jika belajar luring, mahasiswa yang merasa biaya kuliah lebih besar ketika belajar daring ada 69.3% dan 42.5% yang merasa biaya yang dikeluarkan lebih besar saat kuliah luring, mahasiswa yang lebih suka mengikuti pembelajaran daring di masa pandemi ada 4.5% dan 95.5% lebih senang belajar luring, mahasiswa yang merasa lebih mudah jenuh, bosan, lelah dan stress daring ada 90.9% dan 9.1% merasa lebih mudah jenuh, bosan, lelah dan stress jika belajar luring. Jadi kesimpulannya adalah dalam penerapan pembelajaran blended lerning mahsiswa lebih menyukai pembelajaran secara luring atau tatap muka ketimbang pembelajaran daring atau online
Kontribusi Profesionalisme Guru Kelas Dan Minat Baca Siswa dalam Meningkatkan Prestasi Hasil Pembelajaran Tematik Integratif
Ahmad Sholeh
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.425
Guru kelas yang profesional masih belum terealisasi secara merata di seluruh lembaga pendidikan dasar yang ada. Di sisi lain, kita juga menyaksikan minat baca siswa di Indonesia sangatlah rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi profesionalisme guru kelas dan minat baca siswa dalam meningkatkan prestasi hasil pembelajaran tematik integratif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey yang bersifat Ex Post Facto di MI Raden Fatah Pujon. Adapun teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis statistic inferensial dengan menggunakan analisis regresi ganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa prestasi hasil belajar pembelajaran tematik integratif dipengaruhi oleh kopetensi profesioanal guru kelas dan minat baca siswa secara bersama-sama dengan kontribusi 36,7%. Ini berarti prestasi hasil belajar pembelajaran tematik integratif selebihnya dipengaruhi oleh variabel lainnya Dengan mempertimbangkan hasil penelitian ini maka perbaikan profesionalisme guru kelas dan minat baca siswa dalam rangka meningkatkan kualitas mutu pembelajaran tematik integratif di Madrasah Ibtidaiyah harus terus dilakukan