Articles
582 Documents
PELATIHAN BERMAIN PERAN DENGAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI PADA SISWA SLB B DAN SLB C TUNAS HARAPAN KARAWANG
Maspuroh, Uah;
Nurhasanah, Een
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1470
AbstrakPengabdian ini bertujuan untuk mengatasi persoalan yang terjadi pada siswa SLB B dan siswa SLB C Tunas Harapan, khususnya pada jenjang SMA. Berdasarkah hasil observasi dan wawancara yang dilakukan penulis dengan kepala sekolah SLB B dan SLB C Tunas Harapan diketahui ada beberapa permasalahan yang di alami guru dan siswa diantaranya: 1) siswa cenderung memiliki rasa percaya diri yang rendah sehingga mereka kesulitan berinteraksi secara aktif dalam kegiatan pembelajaran dan dalam kehidupan sosial; 2) guru mengalami kesulitan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa SLB B dan SLB C. Permasalahan yang ditemukan tersebut merupakan permasalahan yang harus segera diatasi. Oleh karena itu, program pelatihan bermain peran dengan metode role playing diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri pada siswa SLB B dan SLB C Tunas Harapan dan menjadi solusi bagi guru untuk menjawab permasalahan tersebut. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat menjadi umpan balik bagi guru agar termotivasi untuk melakukan upaya meningkatkan rasa percaya diri pada siswa berkebutuhan khusus.Kata Kunci: Bermain Peran, Role Playing, Rasa Percaya Diri
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK ANGGOTA MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI KABUPATEN SUKOHARJO DAN KABUPATEN SRAGEN PROPINSI JAWA TENGAH
Cholil, Munawar;
Priyono, Priyono;
Hardjono, Imam
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1317
Keberhasilan pembelajaran banyak dipengaruhi oleh kemampuan guru. Artinya, di pundak gurulah keberhasilan pembelajaran dibebankan. Sementara realitas yang ada dan terjadi di lapangan, ada kesan bahwa kemampuan guru masih rendah. Sebagian besar dari mereka masih berpredikat sebagai pelaksana kurikulum, bahkan diantara kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan lebih bersifat rutinitas. Guru belum siap menghadapi berbagai perubahan, di samping terbatasnya akses pada materi pembelajaran mutakhir. Motivasi dan kesiapan belajar peserta didik juga rendah. Kurangnya waktu belajar, lingkup materi yang sangat luas, serta laju/akselerasi perubahan (change) di bidang ilmu, teknologi dan seni berjalan begitu cepat. Mata pelajaran geografi mulai tahun ajaran 2008/2009 adalah salah satu materi ujian nasional, sehingga diperlukan peningkatan kualitas guru geografi untuk menunjang proses pembelajarannya. Pendidikan dan pelatihan SIG di kalangan guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran(MGMP) Geografi, dengan peragaan dan praktek dibarengi simulasi GIS diharapan akan dapat memperlancar dan mempermudah proses pembelajaran geografi khususnya SIG. Bahwa melalui media pendidikan dan keterampilan SIG akan dapat terjalin kerja sama yang erat antara Fakultas Geografi dengan stake holder (sumber input mahasiswa baru) dengan harapan akan semakin meningkatkan minat belajar ilmu geografi di kalangan masyarakat, khususnya kepada peserta didik atau siswa-siswa smu tempat guru anggota MGMP Geografi tersebut bekerja . Hasil kegiatan ini adalah peserta Guru-guru Geografi mampu membuat peta tematik yang merepresentasikan wilayahnya yaitu Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen. Luaran peta tematik dalam bentuk hardcopy dan softcopy.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH GURU BERBASIS PENELITIAN BAGI GURU MGMP IPA KABUPATEN MEMPAWAH
Sari, Mustika;
Dafrita, Ivan Eldes;
Darmawan, Handi;
Trisianawati, Eka;
Sulistiany, Henny;
Nawawi, Nawawi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1320
AbstrakPeningkatan profesional guru harus terus dilakukan. Pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan salah satu dari unsur utama yang kegiatannya dapat diberikan angka kredit. Masih terdapat kendala yang dialami guru dalam membuat proposal maupun laporan penelitian seperti halnya yang dialami oleh guru-guru anggota MGMP IPA Kabupaten Mempawah. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru IPA dalam merencanakan, melaksanakan, melaporkan, serta mempublikasikan hasil penelitian. Metode yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru anggota MGMP IPA Kabupaten Mempawah. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan melalui tahap analisis masalah, paparan materi, diskusi dan pada akhir sesi dilakukan pendampingan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan. Pada akhir kegiatan pengabdian diharapkan guru sasaran telah menghasilkan proposal penelitian dan telah memiliki wawasan pengetahuan cara mempublikasikan pada jurnal ilmiah yang akan dituju.
PENERAPAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI SEKOLAH DASAR
Tamrin, M;
Azkiya, Hidayati
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.911
Kondisi guru-guru di sekolah ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut seperti saat ini. Mereka harus dilatih supaya mampu menggunakan model-model pembelajaran kooperarif. Tujuannya adalah agar pembelajaran menjadi hidup dan siswa termotivasi untuk mengikuti pelajaran. Guru-guru tersebut harus diberi bekal cara mengajar dengan baik, agar mereka kreatif menggunakan berbagai model pembelajaran kooperatif. Program ini bertujuan untuk menghasilkan pengetahuan dan pemahaman tentang kemampuan memilih model-model pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi belajar. Karena pembelajaran yang ideal adalah pembelajaran yang selalu berubah sesusi dengan kondisi yang sedang berlangsung. Sehingga bagaimana pun bentuk kondisi yang dihadapi guru dan siswa ketika belajar akan tetap mempunyai daya tarik terhadap siswa. Hasil akhir yang dapat diperoleh dari program ini adalah peningkatan kreatifitas guru dalam mengajar. Terutama pada penggunaan dan penerapan model-model pembelajaran yang inovatif, seperti model-model pembelajaran kooperatif. Tujuannya adalah untuk menarik minat siswa agar selalu mengikuti pembelajaran dengan kondisi yang menyenangkan. Sehingga hasil akan meningkatkan kualitas pelaksanaan proses pembelajaran serta meningkatkan kinerja guru dalam mengajar.Kata kunci : pelatihan, guru, model pembelajaran kooperarifKondisi guru-guru di sekolah ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut seperti saat ini. Mereka harus dilatih supaya mampu menggunakan model-model pembelajaran kooperarif. Tujuannya adalah agar pembelajaran menjadi hidup dan siswa termotivasi untuk mengikuti pelajaran. Guru-guru tersebut harus diberi bekal cara mengajar dengan baik, agar mereka kreatif menggunakan berbagai model pembelajaran kooperatif. Program ini bertujuan untuk menghasilkan pengetahuan dan pemahaman tentang kemampuan memilih model-model pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi belajar. Karena pembelajaran yang ideal adalah pembelajaran yang selalu berubah sesusi dengan kondisi yang sedang berlangsung. Sehingga bagaimana pun bentuk kondisi yang dihadapi guru dan siswa ketika belajar akan tetap mempunyai daya tarik terhadap siswa. Hasil akhir yang dapat diperoleh dari program ini adalah peningkatan kreatifitas guru dalam mengajar. Terutama pada penggunaan dan penerapan model-model pembelajaran yang inovatif, seperti model-model pembelajaran kooperatif. Tujuannya adalah untuk menarik minat siswa agar selalu mengikuti pembelajaran dengan kondisi yang menyenangkan. Sehingga hasil akan meningkatkan kualitas pelaksanaan proses pembelajaran serta meningkatkan kinerja guru dalam mengajar. Kata kunci : pelatihan, guru, model pembelajaran kooperarif
PENGUATAN LITERASI DI SEKOLAH
Superman, Superman;
Purmintasari, Yulita Dewi;
Agustina, Rini
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1505
Pokok permasalahan yang dialami mitra dalam kegiatan pengabdian ini ialah masih rendahnya minat baca siswa, sarana kegiatan literasi di sekolah masih minim ditandai dengan belum adanya perpustakaan yang representatif. Tujuan dilakukannya pengabdian ini ialah untuk meningkatkan kapasitas serta tata kelola kegiatan literasi di sekolah. Metode yang digunakan ialah dengan pembenahan sarana fisik dan pelatihan tata kelola program GLS. Hasil dari kegiatan pengabdian ini siswa memiliki minat literasi dengan disediakannya pojok literasi di kelas dan dibuatkanya perpustakaan yang memadai bagi siswa untuk belajar di perpustakaan. Adanya pojok literasi dan perpustakaan mendorong terlaksananya Gerakan Literasi Sekolah di SMP Pancasila Sungai Kakap.
PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI PERMAINAN SCRABBLE
Astuti, Desi Sri;
Putra, Muhammad Iqbal Ripo;
Wiyanti, Senny;
Rodhi, Rodhi;
Sari, Dian Shinta
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1338
Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan siswa dengan menerapkan permainan papan scrabble dalam pembelajaran di kelas dan menghasilkan kosakata Bahasa Inggris yang baru bagi siswa. Kegiatan ini dilakukan di salah satu sekolah madrasah yang berada di Pontianak. Target Pesertanya adalah siswa kelas VIII. Metode yang digunakan adalah metode teori dan praktik. Hasil yang diperoleh melalui pelatihan ini adalah pengetahuan pembelajaran inovatif dengan permainan scrabble dan kemampuan peserta didik mengimplementasikan permainan scrabble untuk menambah kosakata Bahasa Inggris.
PELATIHAN MENGHADAPI BERITA PALSU DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI KABUPATEN KUBU RAYA
Aunurrahman, Aunurrahman;
Hafis, Maliqul;
Sahrawi, Sahrawi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1575
Pelatihan menghadapi berita palsu di era revolusi industri 4.0 ini bertujuan untuk membangun pengetahuan dan kemampuan dasar siswa dalam menghadapi berita palsu atau ?hoax? yang sering kali menyebar secara daring dan dapat merugikan banyak orang. Pelatihan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-Ien di Kubu Raya yang diikuti oleh 28 siswa yang terdiri dari siswa kelas 8 (sebanyak 4 siswa), kelas 9 (sebanyak 15 siswa), dan kelas 10 (sebanyak 9 siswa). Siswa diberikan materi mengenai berita palsu seperti indikator elemen berita yang perlu diperhatikan, dampak dari berita palsu, dan cara mencegah penyebaran berita palsu. Selesai pelatihan diberikan, siswa diminta untuk mengisi kuesioner persepsi akhir. Respon para siswa menunjukkan adanya perkembangan pengetahuan akan indikator berita palsu yang sangat diperlukan mereka untuk mengenali berita palsu. Dengan mengenali indikator tersebut, para siswa paham apa yang akan mereka lakukan selanjutnya, seperti mengecek kebenaran berita tersebut dan tidak membagi berita tersebut apabila dianggap palsu ke media sosial ataupun layanan sosial daring yang bisa berdampak negatif bagi orang lain. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan menghadapi berita palsu bermanfaat bagi siswa dalam mengenali berita palsu melalui indikator yang telah diajarkan dan tindakan apa yang perlu dilakukan seandainya mereka menemukan berita yang dibagi ke akun sosial media ataupun layanan sosial mereka.
PKM APLIKASI ASESMEN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA DAN INKLUSI KABUPATEN BANJAR
Hafidh, Fathul;
Kurniawan, Mirza Yogy;
Mirnawati, Mirnawati
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1353
Anak berkebutuhan khusus (ABK) diistilahkan kepada anak yang memiliki kelainan/penyimpangan dalam hal fisik, mental maupun karakteristik anak pada umumnya. Pada kabupaten Banjar, untuk memfasilitasi pendidikan dasar bagi ABK terdapat Sekolah Dasar Luar Biasa, dan Sekolah Dasar Inklusi (Pendidikan dasar seperti biasa, akan tetapi juga menerima siswa ABK). Setiap Awal tahun ajaran dan akhir semester, diadakan asesmen kepada anak untuk mengetahui perkembangan tumbuh ABK. Kegiatan asesmen selama ini dilakukan oleh Guru Pendamping Khusus (GPK) dengan keterbatasan personil, media pembantu, keterbatasan waktu dan juga keterbatasan pengetahuan penunjang untuk proses asesmen itu sendiri. Pelaksanaan kegiatan PKM terdiri dari 3 kegiatan utama yaitu pengembangan aplikasi APBAKUS, training pada kedua mitra dan workshop mengenai anak berkebutuhan khusus, asesmen dan pelatihan penggunaan APBAKUS. Dengan adanya PKM ini GPK dapat dengan mudah melakukan asesmen terhadap ABK, mereview asesmen yang telah dilakukan terhadap ABK, memudahkan pencarian data dan mendapatkan informasi dari data asesmen agar pendidikan yang diberikan kepada ABK dapat dimaksimalkan.
EDUKASI MENGENAI PERANAN MAHLUK HIDUP DAN KANDUNGAN NILAI GIZINYA TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI
Araina, Elga;
Sulistyaningrum, Tyas Wara;
Firlianty, Firlianty
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v4i1.1382
Kegiatan ini dilaksanakan bagi anak-anak usia dini pada TK/PAUD Nanda. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada anak, pentingnya peranan mahluh hidup bagi kehidupan, juga mengenal peranan mahluk hidup pada hewan dan tumbuhan yang bermanfaat dalam kandungan gizinya bagi tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian ini dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan yaitu dapat meningkatkan ketrampilan komunikasi anak dan aktivitas belajar anak dalam memahami konsep materi. Kegiatan ini juga memberikan contoh bagi pihak mitra di sekolah TK/PAUD Nanda bahwa anak-anak usia dini memiliki antusiasme belajar yang tinggi bila pembelajaran disertai dengan media interaktif.
PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL MENGGUNAKAN WHITEBOARD ANIMATION PADA GURU SMP
Salim, Salim;
Arvyaty, Arvyaty;
Kadir, Kadir;
Sudia, Muhammad;
Prajono, Rahmad;
T, Mursidin
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v4i1.1661
Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi guru melalui pengunaan bahan ajar digital menggunakan Whiteboard Animation pada sekolah mitra. Sasaran program kegiatan pengabdian ini adalah guru SMP di Kota Kendari berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan berupa metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan: (1) para peserta workshop telah memiliki pengetahuan membuat bahan ajar digital menggunakan whiteboard animation, (2) para peserta workshop telah memiliki bahan ajar digital dengan menggunakan whiteboard animation, dan (3) para peserta workshop telah memiliki pengetahuan dalam membuat dan mengembangkan konten bahan ajar digital menggunakan whiteboard animation