cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JFIOnline
ISSN : 14121107     EISSN : 2355696X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Indonesia yang diterbitkan oleh Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia. Isi website memuat seluruh jurnal yang telah diterbitkan mencakup semua aspek dalam ilmu pengetahuan dan teknologi kefarmasian antara lain farmakologi, farmakognosi, fitokimia,farmasetika, kimia farmasi, biologi molekuler, bioteknologi, farmasi klinik,farmasi komunitas, farmasi pendidikan, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 443 Documents
Pengembangan, Evaluasi, dan Uji Aktivitas Antiinflamasi Akut Sediaan Nanoemulsi Spontan Minyak Jintan Hitam Olii, Audia Triani; Pamudji, Jessie Sofia; Mudhakir, Diky; Iwo, Maria Immaculata
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nigela sativa is the plant in which the seeds have a strong anti inflammatory effect. The compound that responsible to perform anti inflammation effect is thimoquinon, that contained in volatile constituents of Nigella sativa oil. Later it was found that even the fixed oil of Nigella sativa has greater anti inflammation ef-fect than thimoquinon. Limited usage of oil or powder have a problems in bioavailability. To overcome this problem, the self nanoemulsion formula development is done to enhance the bioavailability. Nanoemulsion contain 200μL Nigella sativa oil per 1 g mixture of oil phase made by VCO, Cremophor RH40,  polietilen glikol 400 rasio 1:7:2. Disper sibility test showed that SNEDDS is rapidly form a transparent mixture within 9,17 ± 0,015 minutes in HCl 0,1 N, the rate of stirage at 50 rpm, mean globules diameter of 57,6 ± 13.04 nm, polydispersity index of 0,288 ± 0,033, and zeta potential of 0,243 ± 0,136 mV. Stability test of centrifuge test showed that SNEDDS is stable, although at the third cycle of freeze thaw cycle showing a significant difference in polydispersity index and zeta potensial with the previous cycle. Result of anti inflammation acute activity test of Nigella sativa oil which is incorporate in SNEDDS of VCO has no antiinflammation. Keywords:  Nigella sativa oil, Self Nanoemulsion, anti inϔlammation   Nigella sativa, tanaman dengan biji yang memiliki efek antiinflamsi yang cukup kuat. Senyawa yang bertanggung jawab memberikan  efek antiinflamasi adalah thimokuinon, senyawa yang terkandung dalam minyak  menguap dari minyak jintan hitam. Namun ditemukan bahwa  bahkan minyak lemak jintan hitam memiliki aktivitas antiinflamasi yang lebih besar dari thimokuinon. Penggunaan yang terbatas pada minyak atau serbuk jintan hitam mempunyai  masalah dalam bioavailabilitas. Untuk mengatasi masalah ini, maka dilakukan pengembangan formula sediaan nanoemulsi  spontan (SNES) dalam usaha meningkatkan bioavailabilitas minyak jintan hitam. Nanoemulsi yang mengandung 200 μL minyak jintan hitam per 1 g fase minyak dibuat dengan menggunakan VCO, Cremophor RH 40 dan polietilen glikol 400 dengan perbandingan 1:7:2. Hasil uji dispersibilitas menunjukkan sediaan teremulsi dengan cepat membentuk campuran transparan dalam waktu 9,17 ± 0,015 menit dalam medium HCl 0,1 N dengan kecepatan pengadukan 50 rpm, dengan ukuran diameter globul 57,6 ± 13.04 nm, indeks polidispersitas  0,288 ± 0,033,  dan zeta potensial 0,243 ± 0,136 mV. Hasil uji stabilitas pada uji sentrifugasi menunjukkan SNES minyak jintan hitam stabil secara fisik, walaupun pada siklus ketiga freeze thaw menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan siklus sebelumnya pada indeks polidispersi dan zeta potensial. Hasil uji aktivitas antiinflamasi akut minyak jintan hitam yang diinkorporasikan dalam SNES VCO tidak memberikan efek antiinflamasi.Kata kunci: minyak jintan hitam, nanoemulsi spontan, antiinϐlamasi akut  
Pengembangan Metode Ekstraksi dan Analisis Irbesartan dalam Plasma Darah menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) Fluorescence Ratih, -
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A simple extraction and analysis method by High Performance Liq- uid Chromatography (HPLC) ????luorescence has developed for determination of Irbesartan in plasma sample. The chromatography system were ????luorescence detector at λ ex254nm/em380 nm, ????low rate 1 mL/min, C-18 150 x 4,6 mm; 5μm column and acetonitrile : 0,5% (v/v) H3PO4 pH 3,0 (77:23) as mobile phase by run time not more than 6 minutes. Reliability of the HPLC method was as- sessed by the linearity of 9 levels concentration which be found 10.0 – 5,000.0 ng/mL, r = 0.9996 respectively. Chloroform was used as pretreatment solvent to extract Irbesartan dan Candesartan cilexetil (Internal Standard) from protein binding. The chromatogram of Irbesartan dan Candesartan cilexetil peaks were clearly separated without matrix noises, it was showed by resolution factor > 2.  
Peningkatan Resistensi Kultur Bakteri Staphylococcus aureus terhadap Amoxicillin Menggunakan Metode Adaptif Gradual Setiawati, Agustina
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resistensi antibiotik masih menjadi perhatian dalam pengobatan penyakit infeksi. Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai meningkatkan kasus terjadinya resistensi antibiotik. Penelitian ini didesain untuk membuat metode yang dapat digunakan untuk membuat kultur Staphycoccus aureus (S.aureus) yang resisten terhadap amoxicillin. Selanjutnya, bakteri tersebut dapat digunakan sebagai model bakteri resisten adaptif dalam penelitian mikrobiologi. Penelitian ini menggunakan metode adaptif gradual dengan sub kultur bakteri pada media mengandung amoxicillin sub-MIC. Konsentrasi sub-MIC ditingkatkan setiap minggu selama tiga minggu. MIC amoxicillin diuji kembali setiap akhir sub kultur sub-MIC pada satu konsentrasi. Amoxicillin bersifat bakterisidal terhadap S.aureus dengan MIC 0,25µg/mL. Konsentrasi amoxicillin sub MIC yang digunakan adalah 0,10; 0,15 dan 0,20 µg/mL. Metode ini berhasil membuat S.aureus resisten dengan meningkatkan MIC 300x pada akhir sub kultur 0,10 µg/mL  dan meningkatkan MIC 400x pada akhir sub kultur 0,15 µg/mL MIC tidak meningkat. Metode adaptif gradual berhasil meningkatkan resistensi S.aureus terhadap amoxicillin.
Studi Prevalensi Penggunaan Alat dan Obat Kontrasepsi di Masyarakat Kabupaten Bandung Weking, J. M.; Sutrisno, Entries; Kamilla, Gladdis
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Government’s efforts in controlling the population’s family planning program (KB) is using contraception. Contraception is a devices or a drug that is used to prevent conception (pregnancy). The purpose of this study was to determine the prevalence use of contraceptive drugs and devices (Alokon) in the community of Bandung Regency in July-August of 2013. This research uses the observation method with the cross sectional eksional questionnaire contain- ing questions related to knowledge, attitudes, and behaviors of 290 respondents about the use of Alokon. Results of the study showed that 87% of respondents know the Government program in terms of the number of children is recommended (two children). Respondents understand Alokon as a means of pregnancy prevention (78%) and can be used as requirements (42%). This type of contraception is the most known and used by the respondents are: Implants (5%), IUD (19%), birth control pills (20%) and injection (23%). In addition, respondents believed that it is not effective to delay pregnancy (82%). The existence of the respondent’s concern with respect to side effects(56%), Alokon among others obesity(42%). Alokon used more by women (75%) than men (4%). Alokon more chosen (43%) compared to devices (19%). Based on the results of the study it can be concluded that the respondents have a good knowledge in terms of Alokon and its use. Considering the type of medication Alokon (birth control pills) are chosen by many respondents, the required role of pharmacists in pharmaceutical care in giving right information about how to use to achieve their effectiveness as contraceptives (prevention of pregnancy).
CHEMICAL CONSTITUENTS AND ANTIBACTERIAL ACTIVITIES OF LEAVES OF SUMATRAN KING FERN (Angiopteris evecta G. Forst HOFFM.) Anggia, Vivi -; Bakhtiar, Amri; Arbain, Dayar -
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 7, No 4 (2015)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT : 4,5-dihydro-4-hydroxy-5-methyl-1H-pyran-1-one (2), angiopteroside (3) and well known stigmast-5-en-3--ol (1) have been isolated from the leaves of  Sumatran King fern Angiopteris evecta G. Forst HOFFM. and investigated for their antimicrobial activities towards some human pathogenic bacteria. Angiopteroside (3) showed potential activities to inhibit the growth of Bacillus subtilis. Keywords: Angiopteris evecta, 4,5-dihydro-4-hydroxy-5-methyl-1H-pyran-1-one,  Angiopteroside, antibacterial. ABSTRAK : 4,5-dihidro-4-hidroksi-5-metil-1H-piran-1-one (2), angiopteroside (3) dan senyawa yang umum stigmast-5-en-3--ol (1) berhasil diisolasi dari daun tumbuhan paku gajah Angiopteris evecta G. Forst HOFFM. dan diuji aktivitas antibakterinya terhadap beberapa bakteri patogen manusia. Angiopteroside (3) menunjukan aktivitas daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis. Kata kunci: Angiopteris evecta, 4,5-dihidro-4-hidroksi-5-metil-1H-piran-1-one, angiopteroside, antibakteri
Aktivitas Antelmintik Ekstrak Air Daun Puguntano Curanga fel-terrae (Lour.) Merr. Patilaya, Popi; Husori, Dadang Irfan
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 7, No 4 (2015)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan aktivitas antelmintik ekstrak air daun puguntano (Curanga fel-terrae). Daun puguntano diekstraksi dalam air suling dengan pendidihan selama 10 menit. Cacing Pheretima posthuma dipaparkan ke dalam ekstrak air daun puguntano konsentrasi 10, 20, 30, dan 40 mg/ml selama 5 jam. Larutan albendazol 10 mg/ml dan salin masing-masing digunakan sebagai kontrol positif dan kontrol negatif. Aktivitas antelmintik ditentukan dengan mengamati waktu paralisis dan kematian Pheretima Posthuma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air daun puguntano konsentrasi 20 - 40 mg/ml menyebabkan paralisis dan kematian Pheretima Posthuma masing-masing antara 14,27 - 36,82 menit dan 18,69 - 42,47 menit. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak air daun puguntano memiliki potensi aktivitas antelmintik.
Gel Kombinasi Ekstrak Daun Sirsak dan Daun Jambu Biji Sebagai Obat Anti Jerawat Yulianti, Rika; Abdassah, Marline; Abdulah, Rizky; Surachman, Emma
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 7, No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the formulation and testing of anti-acne combination gel activity of ethanol extract of leaves of soursop (Annona muricata L.) and leaves of guava (Psidium guajava L ) in in - vitro and in - vivo. Soursop leaf is traditionally used to treat acne . It is known that asetogenin soursop leaves contains compounds acetogenin, tannins, phytosterols, calcium oxalate, murisin alkaloids, ????la- vonoids and steroid. Research on anti- acne activity of guava leaf extract has been carried out by Qa’dan et al in 2005. Samples were obtained from a combination of extracts of leaves of soursop (Annona muricata L.) and leaves of guava (Psidium guajava L ) using the method of maceration with 96 % ethanol. The preparation is formulated in the form of a gel and tested the minimum inhibitory concentration and antibacterial activity against Propionibacterium acne using Cindala ® gel for comparison. In-vivo studies conducted using rats (Rattus novergicus) galus Wistar as test animals by administration of Propionibacterium acne bacteria colonies suspense as inducers.The results showed that the combination gel of soursop leaf extract and guava leaf extract has anti bacterial activity against Propionibacterium acne with carbomer gel formulation using as a base. In vivo testing results show that the gel has anti acne activity and statistically signi????icantly different to the negative control.
Uji Akvitas dan Keamanan Hair Tonic Ekstrak Daun Kembang Sepatu pada Pertumbuhan Rambut Kelinci Febriani, Amelia; Elya, Berna; Jufri, Mahdi
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT :Hair loss affects one’s self image and emotional well-being. It is a very real and serious aesthetic concern for everyone. Leaves and flowers of Hibiscus are traditionally known to potentiate hair growth promotion. In this study we determine the hair growth promotion activity of hibiscus leaves using 2.5%, 5% and 10% of hibiscus leaf extract in the form of hair tonic. We also assessed the physical stability and safety of the hair tonic. Hair growth promotion activity assay was carried out by applying hair tonic on the rabbit’s back and measured hair length, hair thickness, hair weight and hair density. Physical stability assessment was performed at low (4°C ± 2°C), room (25°C ± 2°C) and high (40°C ± 2°C) temperature as well as the cycling test. Safety test was done by eye irritation test with HET-CAM and skin irritation test with patch test method. The results showed that hair tonic contains 10% of leaf extract have hair growth activity promotion better than the minoxidil 2%. Physical stability test showed extract of hibiscus leaf hair tonic has good physical stability. Results of safety test showed that there’s no skin irritation occurred while eye irritation test showed positive eyes iritation. Keywords: hibiscus leave, hair growth, hair tonic, HET-CAM, patch test  ABSTRAK: Kerontokan rambut yang sering diakhiri kebotakan merupakan problema estetis yang sangat dikhawatirkan setiap orang. Daun dan bunga kembang sepatu telah diakui memiliki aktivitas pertumbuhan rambut berdasarkan penggunaan tradisional. Pada penelitian ini, 2,5%, 5% dan 10%  ekstrak daun kembang sepatu diformulasikan dalam bentuk hair tonic karena penggunaannya lebih mudah dan tidak lengket seperti sediaan semisolid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas pertumbuhan rambut ektrak etanol daun kembang sepatu  stabilitas fisik dan keamanannya. Uji aktivitas pertumbuhan rambut dilakukan dengan mengoleskan sediaan hair tonic pada punggung kelinci dan diukur panjang rambut, ketebalan rambut (diameter rambut), kelebatan rambut (bobot rambut) dan kepadatan rambut (densitas rambut). Uji stabilitas fisik dilakukan pada penyimpanan suhu rendah (4oC±2oC), suhu ruang (25oC±2oC) dan suhu tinggi (40oC±2oC) serta  cycling test. Uji keamanan dilakukan dengan uji iritasi mata dengan metode HET-CAM dan uji iritasi kulit dengan metode patch test. Hasil menunjukkan bahwa sediaan hair tonic ekstrak daun kembang sepatu 10% memiliki aktivitas pertumbuhan rambut yang lebih baik dibandingkan kontrol positif minoksidil 2%. Hasil uji stabilitas fisik menunjukkan sediaan hair tonic ekstrak daun kembang sepatu memiliki stabilitas fisik yang baik. Dari hasil uji keamanan iritasi kulit  tidak terjadi iritasi, sedangkan hasil uji iritasi mata menunjukkan sediaan mengiritasi mata.Kata Kunci: daun kembang sepatu, pertumbuhan rambut, hair tonic, HET-CAM, patch test 
Uji Sifat Fisikokimia Mocaf (Modified cassava Flour) dan Pati Singkong Termodifikasi untuk Formulasi Tablet Wira Noviana, Wira Noviana; Halim, Auzal; Lucida, Henny
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 6, No 3 (2013)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: Utilization of cassava starch as an excipient in the tablet formulation is still very limited. Various modifications to the cassava starch has been carried out to obtain a better starch properties. The aim of this study was to examine the physi- cochemical properties of MOCAF and modified cassava starch as an excipient for tablet formulation, especially for direct compression method. MOCAF and modified cassava starch is a product of flour and cassava starch is modified mainly by lac- tic acid bacteria (Lactobacillus sp). Then the results of these modifications will be evaluated physicochemical properties, including examination of the surface shape of starch granules using SEM, thermal analysis by DTA, the pattern of starch crys- tallographic by X-ray diffraction, adsorption isotherm, and the content of amylose. The results showed that MOCAF and modified cassava starch granule were rougher- occurred some holes presented distinctively- and more crystalline than Starch 1500. Meanwhile, the result of adsorption isotherms MOCAF and modified cassava starch showed a model type II of adsorption isotherms. Another results show that the amy- lose content of cassava starch modified 48 hours has the highest amylose content that is equal to 33.5714%. Keywords: MOCAF, Modified Cassava Starch, Lactic Acid Bacteria, Tablets ABSTRAK: Penggunaan pati singkong sebagai bahan tambahan dalam formulasi tablet masih sangat terbatas. Berbagai modifikasi terhadap pati singkong telah dilakukan untuk mendapatkan sifat pati yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji sifat fisikokimia MOCAF dan pati singkong termodifikasi sebagai bahan tambahan dalam formulasi tablet khususnya untuk metoda cetak langsung. MOCAF dan pati singkong termodifikasi merupakan produk tepung dan pati singkong yang dimodifikasi terutama oleh bakteri asam laktat (Lactobacillus sp). Kemudian hasil modifikasi ini akan dievaluasi sifat fisikokimianya, dianta- ranya pemeriksaan bentuk permukaan granula pati menggunakan SEM (Scanning Electron Microscope), analisis panas dengan DTA, pola kristalografi pati dengan difraksi sinar X, adsorpsi isoterm, dan kadar amilosa. Hasilnya menunjukkan bah- wa MOCAF dan pati singkong termodifikasi mengalami perlubangan pada permu- kaan granulanya, dan lebih bersifat kristal jika dibandingkan dengan Starch 1500. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan adsorpsi isoterm MOCAF dan pati singkong termodifikasi menunjukkan model adsorpsi isoterm tipe II. Hasil lainnya menun- jukkan bahwa kadar amilosa pati singkong termodifikasi 48 jam mempunyai ka- dar amilosa paling tinggi yaitu sebesar 33,5714%. Kata kunci: MOCAF, Pati Singkong Termodifikasi, Bakteri Asam Laktat, Tablet
Ekspresi dan Kadar GABA pada Palatum Sekunder Mencit Prenatal dengan Paparan Diazepam di Periode Organogenesis Yulia, Rika; Kuntoro, Kuntoro; Santoso, Heru; Darmanto, Wim
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 7, No 4 (2015)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan ekspresi dan kadar Neurotransmitter Gamma-aminobutyric acid (GABA) pada palatum mencit prenatal, yang terpapar diazepam di periode organogenesis. Paparan diazepam di periode organogenesis menyebabkan tidak terjadinya penyatuan lempeng palatum  sehingga terjadi celah palatum. GABA berperan dalam pembentukkan palatum. Duapuluh tujuh (27) ekor mencit (Mus musculus) betina, bunting, yang sudah diketahui umur dan berat badannya digunakan dalam penelitian ini. hewan coba dibagi menjadi tiga (3) kelompok : kelompok kontrol, diberi aquades, kelompok uji I diberi injeksi diazepam 8 mg/kg/BB dan kelompok uji II diberi injeksi diazepam 16 mg/kg/BB setiap hari. Pemberian secara intraperitonial di periode organogénesis, yaitu gestasi hari ke 9 sampai 15. Hasil pemeriksaan imunohistokimia, tidak terjadi peningkatan jumlah sel yang mengekspresikan GABA, tapi pemeriksaan kadar menggunakan Elisa Reader, memperlihatkan terjadinya peningkatan kadar GABA pada kelompok uji. Análisis hasil menunjukkan bahwa paparan diazepam di periode organogénesis menyebabkan terjadinya peningkatan kadar GABA jaringan palatum pada mencit prenatal yang mengalami celah palatum.