cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Anosmia pada Rinitis Virus dan Rinitis COVID-19: Sebuah Tinjauan Naratif Lucky Berliandi; Dolly Irfandy; Husna Yetti
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i10.p1688-1695.2024

Abstract

Tujuan: untuk melihat bagaimana anosmia pada rinitis virus dan rinitis COVID-19. Metode: penelitian ini merupakan suatu tinjauan naratif yang menggunakan metode PRISMA berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: anosmia yang disebabkan oleh rinitis COVID-19 memiliki angka kejadian yang lebih tinggi dibandingkan rinitis yang disebabkan oleh virus lain. Kesimpulan: angka kejadian anosmia lebih tinggi terjadi pada rinitis COVID-19 daripada rinitis virus. Anosmia dapat menjadi gejala alarm untuk mencurigai seseorang mengalami rinitis COVID-19.
Hubungan Ekspresi PD-L1 dengan Derajat Diferensiasi dan Staging Karsinoma Sel Skuamosa Paru di RSUP Dr.M.Djamil Padang iftahillah - iftahillah; aswiyanti - asri; yenita - yenita; Henny - Mulyani; Afriani - Afriani; sondang - nora; Husna - Yetti
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i8.p1271-1279.2024

Abstract

AbstrakTujuan: mengetahui hubungan ekspresi PD-L1 dengan derajat diferensiasi dan staging karsinoma sel skuamosa (KSS) paru di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional study, sampel sebanyak 35 kasus KSS paru yang telah didiagnosis periode Januari 2022 – Mei 2023. Sampel diperoleh secara simple random sampling dari blok paraffin yang berasal dari jaringan tumor. Dilakukan penilaian ulang pada slaid histopatologik untuk menilai derajat diferensiasi dan data staging didapat dari rekam medis pasien. Ekspresi PD-L1 pada sel tumor dilihat dengan pemeriksaan imunohistokimia. Untuk mengetahui korelasi dilakukan uji analisis statistik bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Dari 35 kasus, didapatkan ekspresi PD-L1 tinggi pada derajat diferensiasi buruk (89,5%) dan derajat diferensiasi baik-sedang (50%). Pada staging lanjut, ekspresi PD-L1 rendah-sedang, tinggi secara berturut-turut (75 %, 100 %) dibandingkan ekspresi PD-L1 staging awal yaitu ekpresi rendah-sedang (20%). Secara statistik, terdapat hubungan yang bermakna antara ekspresi PD-L1 dengan derajat diferensiasi dengan nilai p=0,022. Terdapat juga hubungan yang bermakna antara ekspresi PD-L1 dengan staging dengan nilai p=0,035. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara ekspresi PD-L1 dengan derajat diferensiasi dan staging KSS paru.
Diet tinggi asam lemak jenuh menyebabkan infertilitas pada pria: peran aksis usus-testis Sri mulyanti
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i7.p1194-1204.2023

Abstract

Tujuan : Memaparkan efek diet tinggi asam lemak jenuh terhadap infertilitas pada pria melalui aksis usus-testis. Metode:  Studi literatur. Hasil: Peran aksis usus-testis telah terbukti mempengaruhi kesuburan pria. Pusat aksis ini adalah mikrobiota usus. Dalam kondisi eubiosis terdapat hubungan simbiosis antara mikrobiota usus dan testis. Sedangkan pada kondisi disbiosis, salah satunya akibat diet tinggi asam lemak jenuh, terjadi peningkatan endotoksin berupa lipopolisakarida (LPS) serta penurunan asam lemak rantai pendek (SCFA) yang berperan sebagai antiinflamasi. Kondisi ini menyebakan hilangnya integritas epitel usus, sehingga terjadi translokasi bakteri dan sitokin inflamasi kedalam sirkulasi sistemik. Inflamasi tingkat rendah disistemik merusak integritas barier darah-testis, sehingga mengganggu spermatogenesis dan menekan kualitas semen. Mengembalikan kondisi eubiosis usus dapat memperbaiki integritas barier darah-testis sehingga meningkatkan kualitas semen. Kesimpulan: Diet tinggi lemak jenuh menyebabkan inflamasi tingkat rendah kronis yang dapat menyebabkan infertilitas pada pria.
Efek Pemberian Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) Terhadap Proliferasi dan Migrasi Sel Kanker Serviks HeLa Meilisa Rahmawati; Dessy Arisanty; Rizki Rahmadian; Eti Yerizel; Dina Arfiani Rusjdi; Rahmatini Rahmatini
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i10.p1545-1561.2024

Abstract

Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun sungkai dalam menghambat proliferasi dan migrasi sel HeLa.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan 24 disk kultur sel HeLa yang konfluens. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok (K,P1,P2 dan P3). Kelompok perlakuan diberikan ekstrak daun sungkai dengan konsentrasi IC25, IC50, dan IC75 yang diinkubasi selama 72 jam. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dan Post Hoc Bonferroni. Hasil: Rerata jumlah sel proliferatif yang didapatkan pada kelompok K, P1, P2, dan P3 berturut-turut adalah 12,1 x 105, 8,94 x 105, 6,14 x 105 dan 5,04 x 105. Rerata migrasi jumlah sel yang berkumpul pada zona scratch pada kelompok K, P1, P2, dan P3 berturut-turut adalah 49,.0, 237,8, 210,5, dan 100,7. Didapatkan perbedaan yang bermakna tiap kelompok pada uji proliferasi dan migrasi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun sungkai terhadap proliferasi dan migrasi sel HeLa. Perbedaan bermakna ditemukan pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan konsentrasi ekstrak IC25, IC50, dan IC75.
Adeno-Associated Virus (AAV) Gene Therapy pada Hemofilia: A Systematic Review Angriani, Winda; Afdhal, Fitrah
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i9.p1459-1470.2024

Abstract

Hemofilia A (HA) dan Hemofilia B (HB) adalah kelainan perdarahan terkait kromosom X yang disebabkan oleh defisiensi faktor koagulasi Faktor VIII (FVIII) atau Faktor IX (FIX). Manifestasi klinis hemofilia, yaitu perdarahan spontan berulang pada otot dan jaringan lunak, serta perdarahan serius lainnya, seperti perdarahan intrakranial, dapat menyebabkan disabilitas seumur hidup hingga kematian. Pasien hemofilia mendapat terapi standar infus konsentrat FVIII atau FIX untuk meningkatkan hemostasis yang diberikan sebagai respons terhadap perdarahan atau profilaksis untuk mencegah perdarahan, namun terapi ini tidak cost-effective dan effisien. Terapi gen menawarkan potensi penyembuhan melalui produksi FVIII atau FIX endogen. Penelitian ini bertujuan membahas efektivitas terapi gen Adeno-Associated Virus (AAV) sebagai terapi hemofilia. Metode: Penulisan artikel ini menggunakan metode systematic review. Pencarian sumber artikel menggunakan bantuan mesin pencari PubMed. Hasil: Penelitian ini menggambarkan bahwa terapi gen dengan menggunakan vektor Adeno-Associated Virus (AAV) cukup menjanjikan dalam pengobatan hemofilia. Dari penelitian yang kami tinjau, terlihat bahwa terapi ini berhasil meningkatkan tingkat faktor pembekuan yang hilang, mengurangi insiden perdarahan tahunan, bahkan memungkinkan pasien untuk menghentikan penggunaan profilaksis. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa terapi gen AAV memiliki potensi besar untuk menjadi solusi efektif dan berkelanjutan dalam mengelola hemofilia, dengan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien hemofilia.
Distribusi Mutasi Asp614Gly pada Spike Protein SARS-CoV-2 di Sumatera Barat Dede Rahman Agustian; Andani Eka Putra; Dessy Arisanty
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i10.p1724-1733.2024

Abstract

Objective: This study aims to map the distribution of the Aspartate 614 to Glycine (Asp614Gly) mutation in the spike protein of the Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) circulating in West Sumatra, to understand the extent of its spread within the local population. Methods: RNA samples were taken from 98 confirmed COVID-19 cases across various area in West Sumatra. Genetic amplification and next-generation sequencing (NGS) were performed to identify the presence of the Asp614Gly mutation. The frequency of mutations was analyzed using bioinformatics software. Results: Out of the 98 samples analyzed, approximately 97% exhibited the Asp614Gly mutation. The geographic distribution of this mutation showed significant variation among the districts of West Sumatra, with the highest prevalence in urban areas. Conclusion: These findings indicate that the Asp614Gly mutation is highly prevalent in West Sumatra. Associated with increased virus transmissibility, this mutation dominates the circulating virus strains in the region, highlighting the need for ongoing genetic surveillance to guide public health interventions and vaccination strategies.
Pengamatan Jangka Panjang dan Intervensi Anak dengan Rakhitis dan Hipovitaminosis D Toni Kurniawan; Eka Agustia Rini; Asrawati Asrawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i8.p1331-1340.2024

Abstract

Rickets is associated with impaired calcium and phosphate homeostasis, which can lead to short stature and joint deformities. Nutritional rickets results from deficiencies of vitamin D, calcium and phosphate. Vitamin D regulates calcium and phosphorus in the blood, if there is a deficiency of vitamin D it results in inadequate mineralization of osteoid produced by osteoblasts. It is important to ensure adequate vitamin D supplementation in nutritional rickets and rule out vitamin D deficiency in other forms of rickets, which may hinder healing of rickets. Medical rehabilitation can improve functional independence by reducing pain and improving joint mobility, muscle strength, endurance, and gait in rickets patients.
Hubungan Kadar IL-6 dengan CTX-1 dan Aktivitas Penyakit pada Artritis Reumatoid Maya Amanda
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i10.p1601-1613.2024

Abstract

Tujuan Penelitian :  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi kadar IL-6 dengan CTX-1 dan  Aktivitas Penyakit (DAS-28) pada artriris reumatoid.Metode:  Penelitian analitik dengan studi potong lintang pada 50 pasien artritis reumatoid. Teknik pengambilan sampel dengan metode konsekutif. Penelitian ini dilakukan di Poliklinik Penyakit Dalam Khusus Reumatologi RSUP Dr. M. Djamil Padang, bulan Januari - April tahun 2022. Variabel bebas adalah kadar IL-6 dan variabel terikat adalah kadar CTX-1 dan Aktivitas Penyakit (DAS-28). Dilakukan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Spearman.Hasil:  Ditemukan peningkatan kadar IL-6 dan CTX-1 pada artritis reumatoid. Nilai median kadar IL-6 yaitu 28,85 (20,12-123,72) pg/ml, nilai median kadar CTX-1 yaitu 4,89 (0,44 – 34,692) ng/ml. Rerata Aktivitas Penyakit (DAS-28) yaitu 3,1 (1,2). Uji korelasi kadar IL-6 dengan CTX-1 didapatkan korelasi positif sangat kuat dan bermakna ( r = 0,959 dan p < 0,001). Uji korelasi kadar IL-6 dengan Aktivitas Penyakit didapatkan korelasi positif sangat kuat dan bermakna ( r = 0,911 dan p < 0,001).Kesimpulan: Terdapat korelasi positif sangat kuat antara kadar Il-6 dengan CTX-1 dan terdapat korelasi positif sangat kuat antara kadar IL-6   dengan Aktivitas Penyakit (DAS-28) pada artritis reumatoid.
Perbandingan antara CT Score dan Saturasi Oksigen pada Pasien COVID-19 di Rumah Sakit UKI Tahun 2021 Patricia Roulin Elizabeth
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i7.p1180-1185.2023

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease that has causedpandemic effects on world demographics. It is caused by severe acute respiratorysyndrome coronavirus 2 (SARS-CoV 2). COVID-19 can attack various organs,especially the lungs. The first time a COVID-19 case was discovered in Indonesiawas announced on March 2, 2020. The number of casesspread rapidly in Indonesia.The objective of this study is to findout the comparison of CT scores and oxygensaturation of COVID-19 patients at UKI Hospital in East Jakarta. This study usesa cross-sectional design using medical records and data analysis using Mann–Whitney. Based on the result of the study, high CT-Score causes low OxygenSaturation, Furthermore, there is a relationship between CT Score and oxygensaturation of COVID- 19 patients at UKI Hospital in East Jakarta with a p-valueof 0.05.
Derajat Ekspresi Fibroblast Activation Protein Pada Cancer-Associated Fibroblast Karsinoma Kolorektal Vonny Amalia
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 11 (2024): July 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i11.p1839-1850.2024

Abstract

Objective: to determine the degree of expression of Fibroblast Activation Protein in Cancer Associated Fibroblasts of colorectal carcinoma. Methods: descriptive study with a cross sectional research design. Using 36 paraffin blocks of CRC cases that met the inclusion criteria. FAP expression was assessed through immunohistochemical staining with anti-FAP and histopathological data were recorded in the form of depth invasion, degree of differentiation, lymphovascular invasion and lymph node metastatic status. Results: FAP in CAFs showed a high expression in most cases (52.8%). High-grade expression of FAP more common at T3-T4 depth of invasion, low-grade differentiation, CRC without lymphovascular invasion and CRC without lymph node metastases. Conclusion: there are variations in the expression of FAP as a marker of CAFs in colorectal carcinoma histopathology features.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue