cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24775932     EISSN : 2477846X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JP-BSI), publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. It is published twice a year, namely in March and September. The scopes of the topics include, but not limited to: 1) Foreign language learning, Indonesian language, vernacular language and Malay language learning; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
Penggunaan Majas dalam Kumpulan Puisi Konde Penyair Han Karya Hanna Fransisca Lili Yanti; Dwi Anggraini Rinita; Heru Susanto
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i2.3443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsian penggunaan majas perbandingan dalam kumpulan puisi Konde Penyair Han karya Hanna Fransisca, mendeskripsian penggunaan majas sindiran dalam kumpulan puisi Konde Penyair Han karya Hanna Fransisca, mendeskripsian penggunaan majas pertentangan dalam kumpulan puisi Konde Penyair Han karya Hanna Fransisca, mendeskripsian penggunaan majas penegasan dalam kumpulan puisi Konde Penyair Han karya Hanna Fransisca, mendeskripsian implementasi hasil penelitian pada rencana pembelajaran di sekolah. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah puisi Konde Penyair Han karya Hanna Fransisca dan data dalam penelitian ini berupa larik-larik puisi, kata, frasa, kalimat yang mengacu pada penggunaan majas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumenter serta catat dan alat yang digunakan adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci. Data dalam penelitian ini adalah larik-larik puisi konde penyair han karya Hanna Fransisca. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh majas yang dibagi menjadi 4 meliputi Majas Perbandingan yaitu alegori 3, metafora 7, simbolik 8, personifikasi 4, hiperbola 9, sinestesia 3, litotes 2, antonomasia 1, totum pro parte 1.  Majas sindiran yaitu ironi 10, sinisme 2, satire 3, inneundo 1. Majas pertentangan yaitu anakronisme 1, hipalase 1 data. Majas penegasan yaitu repetisi 3, pararima 4, aliterasi 4, paralelisme 4, tautologi 1, anafora 3, epistrofa 1, mesodiplosis 1, anadipolesis 3, epizeukis 1, retoris 2, asonansi 4,  epanalepsis 1, ekskalamasio 2.
Implikatur Komentar Netizen dalam Cover Majalah Tempo Bergambar Jokowi di Sosial Media Laela Ismiyatin; Harun Joko Prayitno
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i2.2210

Abstract

Implikatur bagian dari sebuah kajian pragmatik. Implikatur dapat diartikan sebuah ilmu yang mengkaji maksud yang terkandung dalam sebuah ujaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk dan maksud implikatur dalam komentar netizen mengenai cover majalah tempo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif berkaitan tentang mengumpulkan data untuk memberikan gambaran atau penegasan dalam suatu konsep atau gejala. Jenis data diambil dari transkrip dari komentar serta postingan netizen dalam sosial media yang berkenaan tentang cover majalah tempo yang bergambar Jokowi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis-jenis tuturan yang diujarkan dalam komentar merupakan jenis  implikatur konvensional dan non konvensional. Implikatur konvensional yang diambil menggunakan langsung dari makna kata dalam tuturan, sedangkan implikatur non konvensional merupakan implikatur yang didapatkan dari maksim percakapan yang langsung kepada mitra tutur. Tuturan yang diambil dari berbagai sosial media memiliki wujud pro dan kontra. Tuturan pro berkaitan dengan tuturan dukungan atas cover majalah tempo yang sudah beredar dan menjadi kontroversi, sedangkan tuturan kontra merupakan sebuah tuturan yang menentang adanya cover majalah tempo yang bergambar Jokowi.
Analisis Semiotik Roland Barthes dalam Antologi Puisi Sapardi Djoko Damono (Suatu Kajian Semiotik) Ifnaldi ifnaldi; Andini Carolina
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 MARET 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i1.3714

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji lirik-lirik yang ada dalam antologi puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono dengan menggunakan pendekatan kualitatif dangan jenis penelitian analisis isi dari Weber diharapkan pembaca dapat memahami lebih spesipik perihal semiotik sastra terutama puisi. Maka dari itu, peranan semiotik dalam hal ini mengurai dan menjabarkan tanda-tanda lain yang ada dalam puisi tersebut menggunakan tahapan yang ada pada penandaan semiotik. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian semiotik ini adalah semiotik Roland Barthes. Larik pada antologi puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono, akan dianalisis menggunankan lima pengkodean semiotik Roland Bartes, yaitu kode semik, hermanuetik, simbolik, proaretik dan genomik. Hasil penelitian didapatkan bahwa. Pertama, penggunaan kode semik pada studi semiotik Barthes, makna puisi akan dianalisis berdasarkan konotasi dari larik puisi dalam buku antologi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. Kedua, penggunaan kode hermanuetik menganalisis larik-larik puisi yang bersifat teka-teki. Ketiga, penggunaan kode simbolik terlihat pada beberapa simbol-simbol dibalik larik-larik puisi kemudian simbol tersebut akan dianalisis maknanya. Keempat, penggunaan kode proaretik dalam analisis antologi puisi terletak pada beberapa larik puisi yang bersifat naratif yang memiliki proses sebab akibat di dalamnya. Kelima, penggunaan kode genomik dalam analisis antologi puisi yang mengandung unsur kulturan di mana pemaaknanan dari puisi tersebut mengunakan sudut pandang beberapa pihak.
Analisis Struktural dalam Novel Chicago Karya Alaa Al Aswany Punti Rahayu; Redyanto Noor
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 MARET 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i1.3404

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah unsur struktural dalam novel Chicago karya Alaa Al Aswany serta memperlihatkan keterkaitan antarunsur struktural dalam novel tersebut. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik kepustakaan. Analisis struktural novel adalah penelitian mendasar yang penting dalam pengkajian karya sastra sebelum karya tersebut ditelaah menggunakan teori yang lebih dalam lagi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema sentral yang dimiliki novel ini, yaitu diskriminasi dan percintaan. Tokoh dalam novel terbagi menjadi dua yakni tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama meliputi Syaima’ Muhammadi, Ro’fat Tsabit, Muhammad Sholah, Thoriq Hasib, Naji Abdu Shomad, Ahmad Dananah dan John Graham, sedangkan tokoh tambahan adalah Karam Dus, Shofwat Syakir, Marwah, Caroll, Kris, Sarah dan Zaenab. Latar yang digunakan dalam novel ini yaitu di Kota Chicago, Amerika Serikat, banyak juga berlatar di Universitas Illinois Chicago khususnya dan ada juga beberapa yang berlatar Mesir. Novel ini berlatar waktu antara paska tragedi 11 September 2001 di Menara Kembar Amerika Serikat dan sebelum Revolusi Mesir tahun 2011. Alur yang digunakan adalah alur campuran karena diselipkan peristiwa kilas balik di tengah-tengah alur maju atau progresif. Tahapan Alur terbagi menjadi lima, yaitu tahap situation, tahap generating circumstance, tahap rising action, tahap climax, dan tahap denouement. Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Dalam novel ini pengarang juga memberikan amanat bahwa kita harus menjunjung nilai toleransi dan perdamaian, berpegang teguh pada agama, tidak hanya mengejar kesuksesan duniawi saja serta pesan kritik pada pemerintah bahwa kediktatoran harus dihapuskan dan pemerintah harus lebih demokratis. Hubungan antarunsur intrinsik saling mendukung dan mengikat sehingga unsur-unsur yang satu dengan yang lain tidak dapat dipisahkan membentuk tatanan yang padu dan kesatuan yang utuh dalam novel ini.
Syntactical Error Analysis on Fieldwork Report Made by the Vocational High School Students Dwi Atmoko; Fiqih Kartika Murti; Agung Tyas Subekti
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 MARET 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i1.3628

Abstract

The study aimed to describe syntactical error on fieldwork report made by the students of SMK Semesta Bumiayu. It was descriptive qualitative research. The data were fieldwork report arranged by the students of SMK Semesta Bumiayu as many as 38 documents. Those were taken by reading and note-taking techniques, validated by content validation, and analyzed by agih method. The result showed that there were 97 syntactical errors coming from the fieldwork report like (1) inappropriate preposition of 7.21%, (2) redudancy of 13.40%, (3) double plural of 15.46%, (4) superlative form of 9.30%, (5) polysyndeton of 24.74%, (6) asyndeton of 11.34%, (7) foreign terms of 18.55%.
Citra Wanita pada Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka dan Impementasinya terhadap Pembelajaran Sastra di Sekolah Lizawati Lizawati; Yuyun Safitri
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 MARET 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i1.4121

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan citra wanita yang bernama Hayati secara fisik dan nonfisik serta implementasinya terhadap pembelajaran sastra di sekolah. Penelitian ini penting dilakukan mengingat novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck menjadi sumber belajar siswa yang unsur-unsur di dalam novel menjadi inspirasi terutama tokoh utamanya yang memiliki karakter sebagai pembelajaran siswa agar lebih mawas diri dalam menghadapi problematika kehidupan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumenter dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil analisis menemukan terdapat citra fisik berupa cantik yang tercermin pada kata bunga, pipi yang montok, engkau sangat cantik, dan alangkah cantiknya gadis dusu. Citra non fisik berupa penuh rahasia, periang, kekanak-kanakan, penuh kasih, budiman seperti matahari, takut, ikhlas, sabar, pemalu, dan setia kawan. Implementasi terhadap pembelajarannya di sekolah di peroleh bahwa novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka dapat diterapkan dalam pembelajaran di SMA khususnya di kelas X dengan KD mengidentifikasi nilai- nilai   dan isi yang terkandung dalam novel baik lisan maupun tulis yang diperoleh dari hasil wawancara bersama informan.
Problematika Pembelajaran Daring Bahasa Indonesia Era Pandemi Berdasarkan Perspektif Guru SMP Se-Kota Malang Nova Shufia Tahmida; Didin Widyartono
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 MARET 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i1.2706

Abstract

Perubahan sistem pembelajaran yang terjadi secara cepat dan mendadak selama pandemi menimbulkan dampak pada tahap-tahap pembelajaran. Dampak tersebut ditandai dengan banyaknya problematika yang terdapat pada masing-masing tahapan pembelajaran yaitu problematika persiapan, problematika pelaksanaan dan problematika penilaian pembelajaran. Penelitian terhadap problematika yang dialami guru penting untuk dilakukan supaya kedepannya kendala yang sama tidak terulang atau dapat diminalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang terjadi pada setiap tahap pembelajaran yang ditinjau dari perspektif guru. Penelitian ini melibatkan guru SMP se-Kota Malang sejumlah 105 orang sebagai subjek peelitian. Metode penyajian data yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner daring yang dikemas melalui Google Formulir, kemudian disebarkan secara daring kepada responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa problematika pembelajaran daring Bahasa Indonesia selama pandemi yang dialami oleh guru SMP se-Kota Malang terdiri atas problematika persiapan, problematika pelaksanaan, dan problematika penilaian. Problematika yang terjadi pada tahap pelaksanaan didominasi oleh kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan, kendala yang paling banyak terjadi adalah ketidakmampuan guru untuk digitalisasi bahan ajar. Problematika penilaian pembelajaran yang paling banyak dialami oleh guru adalah mengatur kedisiplinan siswa untuk mengumpulkan penugasan.
Respon Siswa Terhadap Penggunaan Modul Cerita Rakyat Berbasis Kearifan Lokal untuk Siswa SMP Mai Yuliastri Simarmata; Rini Agustina; Elsi Elsi; Nurul Arnitama Fajarianti; Renada Renada
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 MARET 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i1.3743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan modul cerita rakyat berbasis kearifan lokal di kelas VII SMP Agape Pontianak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP Agape Pontianak dengan jumlah siswa sebanyak 37. Instrumen yang digunakan berupa angket yang telah divalidasi dengan hasil validasi bahwa instrumen layak digunakan. Bentuk angket yang digunakan adalah angket tertutup. Pertanyaan untuk angket sebanyak 14 dengan alternatif jawaban sangat setuju (skor 5), setuju (skor 4), ragu-ragu (skor 3), Tidak Setuju (skor 2), Sangat Tidak Setuju (skor 1). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul cerita rakyat berbasis kearifan lokal sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran dengan hasil respon siswa skor 83,74%. 
Komik Bergambar Timun Mas sebagai Media Pembelajaran Menulis di Era Metaverse Adisti Primi Wulan
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 MARET 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i1.4123

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai komik bergambar Timun Mas sebagai media pembelajaran di era metaverse. Komik adalah perpaduan antara ilustrasi dan juga teks, oleh karena itu dalam penerapannya cerita memegang peran yang sangat penting dalam komik. Komik dapat digunakan sebagai media pembelajaran karena di dalamnya memiliki amanat atau pesan-pesan terutama untuk anak-anak. Metaverse merupakan masa depan dari dunia internet dan teknologi. Analisis komik bergambar Timun Mas yang dibahas dalam penelitian ini menggunakan pendekatan objektif, dengan metode yang digunakan deskriptif kualitatif, dari analisis ini menggambarkan situasi atau kejadian yang bersifat deskriptif untuk mengidentifikasi komik bergambar Timun Mas. Tujuan analisis ini untuk mengembangkan komik bergambar sebagai media pembelajaran menulis di era metaverse, dengan adanya komik bergambar dapat meningkatkan motivasi dan minat pembaca dalam menulis. Komik bergambar Timun Mas dijadikan sebagai media pembelajaran menulis untuk dapat mengembangkan kreativitas di era metaverse.
Analisis Korpus dalam Mengevaluasi Buku Ajar BIPA Ditinjau dari Sebaran Kata dan Konkordansi Mulyanto Widodo; Destiani Destiani; Siska Meirita; Atik Kartika
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 MARET 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i1.3724

Abstract

Studi penelitian ini bertujuan untuk mengetahui input kosakata mahasiswa asing di kelas BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) level dasar. Banyak pakar menyatakan bahwa dengan sering diulangnya sebuah kata maka mahasiswa asing akan lebih mudah menghafal dan menungkapkannya kembali, baik lisan maupun tulisan. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi korpus. Software AntConc sangat membantu proses pengumpulan data penelitian. Ada tiga hal yang diperoleh dari penelitian ini. Pertama, tipe kata pada Buku BIPA 1 sebanyak 1.559 kata dengan tokens  sebanyak  9.456 dan tipe kata pada Buku BIPA 2 sebanyak 1.264 dengan tokens sebanyak 7.073. Kedua, persentase tipe kata dibagi menjadi kata berfrekuensi rendah dengan 70,88% pada Buku BIPA 1 dan 69,78% pada Buku BIPA  2. Kata berfrekuensi sedang dengan 12,77% pada Buku BIPA 1 dan 13,93% pada Buku BIPA 2. Kata berfrekuensi tinggi dengan 16,36% pada Buku BIPA 1 dan 16,30% pada Buku BIPA 2. Ketiga, jenis kata yang masuk ke dalam kata berfrekuensi rendah memiliki persentase yang tinggi. Hal demikian membuat mahasiswa sulit untuk mengingat sebuah kata dalam jangka waktu lama dikarenakan minimnya frekuensi pengulangan kata.