cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24775932     EISSN : 2477846X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JP-BSI), publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. It is published twice a year, namely in March and September. The scopes of the topics include, but not limited to: 1) Foreign language learning, Indonesian language, vernacular language and Malay language learning; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
Peran Bahasa dan Kearifan Lokal dalam Mengembangkan Kampung Wisata Caping Dami Dami; Adiyath Randy Yudi Mamase
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 1 (2022): VOLUME 7 NUMBER 1 MARET 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i1.2855

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini peneliti pertama peneliti dapat mendeskripsikan peran suatu bahasa dalam mengembangkan tempat wisata, kedua dapat mendeskripsikan bentuk dari kearifan lokal yang dijadikan paket wisata ketiga mendeskripsikan partisipasi masyarakat lokal dalam membangun atau mengembangkan Kampung Wisata Caping Pontianak.   Data dalam penelitian ini adalah yaitu data primer yang diperoleh peneliti secara langsung dan data sekunder dari dokumentasi yang sudah ada dan relevan. Teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara dan observasi, serta catatan lapangan. Hasil penelitian yaitu bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam dunia wisata sehingga dalam mengembang tempat wisata bahasa yang masyarakat gunakan pertama adalah bahasa ibu (Melayu Pontianak). Kedua Bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional dan jati diri bangsa dan ketiga bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional dan saat ini pemerintah dan pengelola sedang mempersiapkan pramuwisata dengan mengadakan pelatihan bahasa Inggris. Bentuk kearifan lokal yang dikelola sebagai paket wisata saat ini ada enam bentuk kearifan lokal yang sudah dapat dinikmati oleh pengunjung yang dikelompokan kedalam tiga atraksi yaitu atraksi alam, budaya dan buatan. Atraksi alam dengan paket wisata bersampan, susur Sungai Kapuas, dan menjala ikan.  Kedua atraksi budaya yaitu ada kesenian melayu dan saprahan. Ketiga atraksi buatan yaitu atraksi pembuatan topi caping dengan paket wisata hias caping. Paket wisata yang ada saat ini belum terorganisir dengan baik. Masyarakat  sebagian besar  sudah berpartisipasi aktif,peduli dan sudah menyadari bahwa mereka sebagai pelaku tetapi masih ada yang belum peduli dengan pengelolan tempat wisata tersebut sehingga lingkungan Kampug Wisata Caping saat ini belum seratus persen terlihat bersih dan nyaman karena masih dalam tahap pengelolaan.pengelolaan Kampung Wisata Caping ini terus dilakukan dan dikembangkan dan dari hasil pengelolaan yang sudah dilakukan sudah ada peningkatan disektor ekonomi bagi masyarakat setempat.
Penerapan Google Meet sebagai Media Pembelajaran pada Masa Pandemi di Program Diploma III Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Dami Dami; Melya Yosita
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 1 (2022): VOLUME 7 NUMBER 1 MARET 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i1.3090

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa dalam penerapan google meet sebagai media pembelajaran pada Mata Kuliah Korespondensi Bahasa Indonesia dan mata kuliah lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode diskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Diploma III Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Tanjungpura. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara tertutup dan terbuka melalui google form. Hasil penelitian bahwa penggunaan google meet lebih efiktif dari pada aplikasi lainnya karena dosen dan mahasiswa dapat saling berintraksi dan berdiskusi tentang materi atau topik permasahan terkait surat–menyurat dengan adanya power point yang dibagikan dengan layar mereka merasa sangat terbantu. Penggunaannya juga lebih mudah, dari segi tampilan menarik.  Meskipun, dikatakan efektif tetapi masih ada kendala dalam penggunaan google meet, yaitu permasalahan jaringan internet meski demikian mahasiswa tetap setuju diterapkannya google meet sebagai media pembelajaran dan dapat didukung dengan media lain, yaitu Google Classroom dan WhatsApp serta lainnya. 
Model Flipped Classroom dan Media Quizizz dalam Penguatan Pendidikan Karakter Mahasiswa Ade Siti Haryanti; Lisa Novia
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i2.3594

Abstract

Di era digital saat ini peran model dan media pembelajaran sangat penting dipergunakan dalam dunia pendidikan guna menumbuhkan penguatan pendidikan karakter bagi mahasiswa. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengambilan sampel analisis data kualitatif menekankan pada makna yang akan diperoleh sehingga menjadi suatu kesimpulan. Metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan secara dekat pendidikan karakter mahasiswa melalui model flipped classroom dan media quizizz. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran Penelitian Pendidikan dengan menggunakan model pembelajaran flipped classroom dan media quizizz sangat efektif dipergunakan, karena dapat membantu motivasi mahasiswa untuk memahami materi yang sedang dipelajari dan dapat menjadi penguatan dalam pendidikan karakter mahasiswa pada masa era digital saat ini.
Gerakan Riang Literasi Budaya dengan Inovasi Video Animasi Dedek Kurniawati; Siti Nur Asmah; Nizarrahmadi Nizarrahmadi
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i2.2688

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan video animasi sebagai pendukung Gerakan Riang Literasi Budaya (GeRiLYa) yang layak, praktis dan efektif dalam pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan metode Research & Development (R&D) yang menggunakan model pengembangan 4-D, dengan 4 tahap yaitu tahap pendefinisian, tahap perencanaan tahap pengembangan dan tahap penyebaran. Gerakan Riang Literasi Budaya dengan Inovasi Video Animasi ini diharapkan dapat menumbuhlestarikan cinta literasi budaya kearifan lokal serta mendekatkan peserta didik pada jiwa nasionalisme. Hasil uji instrumen penelitian menunjukkan bahwa rumusan soal dan media layak untuk digunakan serta hasil posttest siswa setelah diaplikasikannya media sudah melewati batas KKM (75) yaitu dengan rata-rata kelas nilai posttest yaitu 76,84 (di atas KKM) yang menunjukkan peserta didik telah tuntas secara klasikal.
Analisis Bentuk dan Fungsi Proyeksi yang Menyusun Cerita Rakyat Indonesia Terjemahan dengan Pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional Nurwardhani Nurwardhani; Gusnawaty Gusnawaty; Tajuddin Maknun; Muhammad Hasyim; Asriani Abbas
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i2.3314

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis klausa kompleks proyeksi dan terjemahannya dalam bahasa Inggris menggunakan pendekatan Systemic Functional Linguistics (SFL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk proyeksi yang menyusun cerita rakyat Indonesia dan terjemahannya dalam bahasa Inggris berikut fungsi proyeksinya. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data berupa klausa kompleks proyeksi dari 13 cerita rakyat Indonesia dwibahasa dari empat penerbit berbeda (Little Serambi, Pustaka Pelajar, BKPBM dan Bintang Indonesia) dan juga berasal dari informan penilai kualitas terjemahan. Teknik pengumpulan data berbentuk analisis dokumen. Proyeksi lokusi parataktik mendominasi cerita rakyat Indonesia dwibahasa diikuti oleh proyeksi lokusi hipotaktik, ide hipotaktik dan terakhir ide parataktik. Terdapat karakteristik khusus teks narasi cerita rakyat Indonesia beserta terjemahannya sehingga sehingga didominasi oleh proyeksi lokusi parataktik. Kemudian, seluruh fungsi proyeksi baik berupa proposisi (statement dan question) dan proposal (offer dan command) terdapat dalam penelitian ini. 
Sikap Bahasa Masyarakat Tutur Bahasa Melayu Dialek Sambas di Desa Sungai Itik Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya A A Alimin; Netty Yuniarti
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i2.2823

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan mendeskripsikan sikap bahasa masyarakat tutur Bahasa Melayu Dialek Sambas yang terdapat di Desa Sungai Itik, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pada penelitian dideskripsikan bentuk sikap BMDS pada masyarakat tutur melalui perhitungan statistik sederhana dalam menentukan pernyataan sikap bahasa positif atau negatif. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat tutur di Dusun Melati lebih tepatnya masyarakat yang menetap di sepanjang Parit Cek Minah, yaitu RT 7, RT 8, dan RT 23 yang melibatkan 20 Responden. Teknik pengumpulan dengan menggunakan teknik komunikasi tidak langsung (pengisian angket) diperkuat dengan teknik komunikasi langsung/interview, serta teknik catat dan rekam. Hasil penelitian menunjukan masyarakat tutur BMDS yang ada di Desa Sungai Itik memiliki Sikap Positif Terhadap Bahasanya sendiri dan sikap positif tersebut juga ditunjukan terhadap bahasa Indonesia meskipun masih jauh dibawah BMDS. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat tersebut memiliki sikap kebanggaan berbahasa, kesetiaan berbahasa dan kesadaran akan norma bahasa jauh lebih tinggi terhadap BMDS dibandingkan dengan bahasa lain. Berdasarkan analisis data, sikap bahasa penutur terhadap BMDS pada aspek: 1. kebanggaan menggunakan BMDS diperoleh skor persentase rata-rata 90,  2. Aspek Kesetiaan menggunakan BMDS dengan skor persentase rata-rata 82, 3. Aspek kesadaran akan norma diperoleh skor persentase rata-rata 74. Sedangkan pada sikap bahasa penutur terhadap Bahasa Indonesia pada aspek: 1. Kebanggaan menggunakan Bahasa Indonesia diperoleh skor persentase rata-rata 78,  2. Aspek Kesetiaan menggunakan Bahasa Indonesia dengan skor persentase rata-rata 70, 3. Aspek kesadaran akan norma diperoleh skor persentase rata-rata 68
Tindak Tutur Perlokusi dalam Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye Mai Yuliastri Simarmata; Rini Agustina
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i2.3644

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tindak tutur perlokusi verbal dan nonverbal yang terdapat dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode penelitian deskriptif. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan kata-kata tentang tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam novel. Subjek penelitian ini adalah novel Tentang Kamu Karya Tere Liye. Sedangkan teknik yang digunakan adalah teknik catat, teknik ini untuk melihat munculnya tuturan para tokoh terutama yang melibatkan tokoh utama dalam novel. Adapun langkah- Langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah membaca dengan teliti setiap percakapan yang terjadi di dalam novel Tentang Kamu, menandai, dan mencatat tindak tutur yang terdapat dalam novel tersebut, mengelompokkan tindak tutur yang ditemukan berdasarkan lokusi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pragmatik. Hasil penelitian ini ditemukan tuturan perlokusi verbal yaitu, menyangkal, melarang, tidak mengizinkan, meminta maaf, dan bunyi dejakan mulut. Sedangkan tuturan perlokusi nonverbal yaitu mengangguk, menggeleng, tertawa, dan senyuman.
Kajian Psikologi Pembelajaran Menulis Puisi dalam Perspektif Mahasiswa Ari Kartini; Syihabuddin Syihabuddin; Vismaia Damaianti
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i2.3033

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan pembelajaran menulis puisi dalam perspektif  mahasiswa yang berkenaan dengan  pandangan, perasaan, dan harapan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran menulis puisi. Metode penelitian menggunakan analisis kualitatif deskriptif melalui pendekatan psikologi pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebarluaskan melalui google form dan melakukukan wawancara langsung secara daring. Mahasiswa yang mengisi angket sebanyak 87 mahasiswa dan mahasiswa yang diwawancarai sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menyukai puisi, menulis puisi, dan pembelajaran menulis puisi. Namun, ada beberapa kendala yang dihadapi saat menulis puisi, yaitu pemilihan diksi, memulai menulis, penggunaan gaya bahasa, merangkai kata-kata yang indah dan penuh makna, serta menemukan ide. Temuan lain berkenaan dengan metode dan media yang digunakan hendaknya menarik, menyenangkan, serta berbasis audiovisual. Harapan mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran menulis puisi ialah terampil menulis puisi, menyukai menulis puisi, menghasilkan karya, memahami teknik penulis puisi, mendapatkan informasi terkait teknik, media, atau metode yang efektif untuk menulis puisi. Hasil penelitian ini menunjukkan implikasi, bahwa banyak mahasiswa menyukai puisi dan senang menulis puisi, akan tetapi rasa suka dan keinginan itu terhambat oleh kesulitan yang mereka rasakan dalam menulis puisi. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat menjawab permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa dalam menulis puisi khusunya berkenaan dengan metode dan media pembelajaran menulis puisi berbasis teknologi.
Implementasi Nilai-Nilai Karakter Anak dalam Lagu Menidurkan Anak pada Mayarakat Tolaki Eko Putra; Syarifuddin Tundreng; Sultan Jabir
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i2.3278

Abstract

Penelitian ini membahas tentang nilai karakter anak dalam lagu menidurkan anak pada masyarakat Tolaki. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi karakter terhadap anak melalui lagu saat menidurkan anak. Seperti yang kita ketahui penanaman pendidikan karakter pada anak sejak usia dini sangat penting mengingat di kalangan anak–anak nilai karakter sekarang mulai luntur. Data penelitian ini berupa kata, frase, klausa, dan kalimat yang terdapat dalam lirik lagu Ulele Sanggula dan Mombakani yang mengaitkan penerapan pendidikan karakter pada anak melalui pembiasaan mendengarkan lagu anak saat sejak dini, di saat ibu menidurkan anak. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik studi pustaka. Hasil temuan dalam penelitian ini bahwa dalam lirik-lirik lagu daerah, mengandung makna yang dapat digunakan untuk membentuk karakter anak. Metode pengembangan karakter dapat dilakukan dengan memberikan pembiasaan-pembiasaan kepada anak dalam mendengarkan lagu daerah. Salah satunya adalah metode nyanyian lagu menidurkan anak. Hal ini dapat diwujudkan melalui keteladanan seperti memahami akan nilai karakter religious, memiliki nilai toleransi, disiplin, peduli akan nilai sosial, dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.
Nilai Pendidikan Karakter dalam Teks Cerpen pada Buku Ajar Sekolah Menengah Atas Syahroni Syahroni; Arifatul Hikmah; Sarwiji Suwandi
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v7i2.3007

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran, karena bahan ajar mendukung proses pembelajaran. Penggunaan bahan ajar juga tidak lepas dari pendidikan karakter. Pendidikan karakter menjadi salah satu tujuan dalam pelaksanaan pendidikan berdasarkan kurikulum 2013. Pendidikan karakter dimaksudkan untuk membuat peserta didik memiliki pribadi baik yang dapat membangun Bangsa. Terdapat dua aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, yaitu aspek Bahasa dan aspek sastra. Peran kasrya sastra pada dasarnya adalah membentuk watak dan kepribadian seseorang, cerpen sebagai bahan ajar perlu memuat nilai pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai pendidikan karakter dalam teks cerpen dalam buku ajar Sekolah Menengah Atas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatiffan teknik yang digunakan ialah analisis isi (content analysis). Penelitian ini menjabarkan hasil analisis buku ajar Bahasa Indonesia SMA yang difokuskan pada nilai karakter dalam materi cerpen. Temuan keseluruhan dari enam cerpen yang dianalisis dari tiga buku ajar penerbit PT Bumi Aksara, Yrama Widya dan Kemendikbud terdapat dua nilai karakter yang tidak termuat dalam buku ajar tersebut, yaitu olah raga dan olah hati pada buku ajar terbitan Kemendikbud dengan judul Matahari Tak Terbit Pagi Ini. Namun demikian, secara menyeluruh dapat digeneralisasikan bahwa cerpen yang terdapat dalam buku ajar kelas X1 mata pelajaran Bahasa Indonesia memuat nilai pendidikan karakter. Analisis karakter setiap bahan ajar akan memberikan manfaat positif terhadap pribadi dan sikap siswa setelah pembelajaran.