cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 1412114X     EISSN : 25805649     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi is a peer-reviewed research journal aiming at promoting and publishing original high quality research in all disciplines of engineering and applied technology. All research articles submitted to Logic should be original in nature, never previously published in any journal or presented in a conference or undergoing such process across the world. All the submissions will be peer-reviewed by the panel of experts associated with particular field. Submitted papers should meet the internationally accepted criteria and manuscripts should follow the style of the journal for the purpose of both reviewing and editing.
Arjuna Subject : -
Articles 265 Documents
Implementation of Pump Installation Simulation with Smart Relay-Based Water Level for Practical Tools in Learning Process I Gusti Ngurah Ardana; I Ketut Suherman; I Nyoman Sutarna; I Nengah Darma Susila
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 19 No 2 (2019): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2253.197 KB) | DOI: 10.31940/logic.v19i2.1273

Abstract

Polytechnic is a skill-based education with a lot of training and practice, it is necessary to be prepared practicum facilities in terms of instrumentation and control devices, especially pump installation system. An important role in the operation of a system is the electrical system in the form of control, which is useful to facilitate pump installation operation system and this piping is called the Water Level Control. The complicated difficulty is assembling electrical installations manually. This problem can be solved with water level control pump installation system based on smart relay. The aim of this research is to know the discharge of pump water. The data show the average of the water debit calculation theoretically 1.03 liters / minute, meanwhile the average of the debit of test water on tool is 1.44 liter / minute. In conclusion, there is a difference about 0.41 liters / minute, the determination of frictional factor price, coefficient of endurance, pipe diameter, bend type in the specification material not in accordance with the actual material size. It is suggested to the policy makers in the field of vocational education that the tools and practical facilities must be well designed to more effectively consider the condition of student learning.
ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN SISTEM PROTEKSI RELE TERHADAP PROFIL TEGANGAN DAN KEANDALAN JARINGAN I Gusti Putu Arka; I Nyoman Mudiana; I Gde Nyoman Sangka
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 15 No 3 (2015): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.78 KB)

Abstract

Pemasangan sistem proteksi pada sistem tenaga listrik untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan yang muncul. Gangguan pada sistem terdiri dari gangguan temporer atau sementara dan gangguan permanent atau tetap. Penelitian difokuskan pada analisis pengaruh pemasangan sistem proteksi rele terhadap profil tegangan dan keandalan pada jaringan distribusi tenaga listrik. Pada bagian pertama akan dipelajari pengaruhnya terhadap profil tegangan, dan yang terakhir dilakukan analisis dan evaluasi keandalan dengan menghitung berbagai indek keandalan (SAIFI dan SAIDI) pada berbagai tingkat. Gangguan seperti ini timbul pada penyulang yang memiliki beberapa peralatan pengaman yang terhubung seri. Dengan penelitian ini dapat mengurangi kerusakan tetap yang ditimbulkan, yaitu pemanfaatan sistem proteksi rele gangguan tanah dengan parameter waktu terbalik.
PENGEMBANGAN MODEL TRANSFORMASI “ CLARKE-PARK ” PADA PENGENDALIAN MOTOR INDUKSI TIGA PHASA MENGGUNAKAN MATLAB/SIMULINK I Putu Sutawinaya
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 13 No 1 (2013): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor induksi sebagai mesin penggerak banyak digunakan di industri-industri jika dibandingkan dengan jenis motor listrik yang lain. Ini disebabkan oleh konstruksinya sederhana serta kokoh, harganya relatif murah, biaya operasional rendah dan perawatannya mudah. Disamping beberapa keunggulan itu, motor induksi mempunyai beberapa kelemahan, yaitu sulit untuk mempertahankan kecepatannya apabila terjadi perubahan dinamika motor akibat terjadinya perubahan pembebanan. Hal ini dikarenakan fluks rotor dan torsi elektromagnetik sulit untuk dikontrol secara bersamaan. Pada tulisan ini dikembangkan suatu model Transformasi Clarke-Park pada sistem pengendalian motor induksi tiga phasa menggunakan metode field oriented control sebagai pengendali arus torsi. Harapannya, motor induksi bekerja seperti mesin DC penguat terpisah, di mana torsi dan fluksi dikontrol secara terpisah. Sistem pengendalian ini disimulasikan menggunakan perangkat lunak Matlab / Simulink. Hasil simulasi menunjukkan bahwa unjuk kerja sistem kontrol yang dirancang cukup bagus, kesalahan set point relatif kecil
ANALISA TERJADINYA KEAUSAN PAHAT BUBUT HIGH SPEED STEEL PADA PROSES PEMBUBUTAN ALUMINIUM,TEMBAGA DAN STAINLESS STEEL Ida Bagus Puspa Indra; I Made Aryana
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 18 No 1 (2018): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.304 KB) | DOI: 10.31940/logic.v18i1.783

Abstract

Pada proses pembubutan yg terjadi adalah pemotongan benda kerja yg diakibatkan oleh pahat bubut akibat dari gerakan potong mesin bubut, gerakan memotong pahat mengakibatkan terjadinya gesekan antara benda kerja dgn pahat bubut.Akibat dari gesekan ini akan mengakibat keausan bahkan kerusakan pada pahat bubut terutama pada bagian nose nya dan selanjutnya akan mempengaruhi kualitas hasil pembubutan terutama pada kekasaran permukaannya.Untuk mengetahui terjadinya keausan pada pahat bubut dilakukan dgn cara mengambil foto micro dan dilanjutkan dengan Scanning Electron Microscopic(SEM) pada setiap pahat yg digunakan untuk membubut aluminium, Tembaga dan stainless steel. Foto micro diambil sebelum dan sesudah proses pembubutan dilakukan, dengan cara membandingkan foto micro sebelum dgn seusudah proses pembubutan akan terlihat ada tidaknya keausan yg terjadi pada pahat bubut.Pahat bubut yang terbuat dari bahan high speed steel mengalami keausan flank wear pada putaran mesin (n)=1500 rpm,,feeding(f)=0,0596 m/rev, dept of cut(doc)=0,25 mm, dengan roughnes surface(Ra)=5,41 µm,
PENGARUH VARIASI KONVERTER BIOGAS TERHADAP UNJUK KERJA PADA MESIN GENSET BERKAPASITAS 1200 WATT Ketut Catur Budi Artayana; I Gusti Bagus Wijaya Kusuma; I Wayan Bandem Adnyana
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.835 KB)

Abstract

Bahan bakar biogas juga dapat digunakan sebagai energi pembangkit genset akan tetapi belum mencapai batas optimal disebabkan oleh terjadinya kebocoran yang terjadi pada proses kerja karburator. penelitian ini yaitu unjuk kerja mesin pembangkit listrik (genset) berbahan bakar bensin, dengan membuat suatu konverter yang dapat berfungsi sebagai pengganti karburator, sebagai tempat pencampuran antara udara dengan bahan bakar biogas, dan memvariasikan tekanan pada saluran keluar penampung biogas, menggunakan diameter saluran udara masuk pada konverter yang paling sesuai. Variasi diameter saluran udara yang digunakan adalah 0,3cm, 0,4cm, 0,6cm, 0,8cm, 1,0cm, 1,2cm dan laju aliran massa biogas 0,200 kg/jam sampai 1,2 kg/jam menggunakan beban lampu 100watt hingga 400watt. Dari hasil penelitian mendapatkan model pembuatan konverter dengan variasi laju aliran massa terbaik 0,800 kg/jam dan ukuran 0,3 diameter saluran penampang udara masuk pada konverter hingga dapat menghemat pemakaian bahan bakar biogas mencapai 31% dibandingkan bahan bakar premium.
PEMBUATAN BLUEPRINT TATA KELOLA POLITEKNIK NEGERI BALI I Ketut Suja; I Wayan Chandra Winetra; Kadek Cahya Dewi
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 1 (2016): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.533 KB)

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi pada bidang layanan administrasi akademik dan rencana penguatan sistem informasi lembaga di Politeknik Negeri Bali menjadi suatu kebutuhan. Namun, dalam implementasinya, banyak kendala yang ditemui perguruan tinggi dalam menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses pengelolaan kelembagaan, baik faktor teknis maupun nonteknis. Penelitian yang dilakukan bersifat analisis dan desain. Data untuk pembuatan blueprint sistem diperoleh dari seluruh subsatuan kerja di Politeknik Negeri Bali berupa tupoksi, form, berkas, dan sistem yang telah digunakan oleh subsatuan kerja Politeknik Negeri Bali. Data yang diperoleh diolah menjadi rancangan concept map, use case diagram dan rancangan modul tree. Hasil dari penelitian ini yaitu blueprint Sistem Informasi Politeknik Negeri Bali merupakan spesifikasi kebutuhan sistem minimal yang harus dipenuhi, sesuai dengan tatakelola Politeknik Negeri Bali. SI PNB dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan sistem informasi Politeknik Negeri Bali
PENGARUH VARIASI DIAMETER PIPA KAPILER PADA SIKLUS TEMPERATUR RENDAH TERHADAP PERFORMANSI TRAINER UNIT SISTEM REFRIGERASI CASCADE I Wayan Adi Subagia; I Dewa Made Susila
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 3 (2016): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.102 KB)

Abstract

Sistem refrigerasi cascade merupakan salah satu sistem yang digunakan pada sistem refrigerasi temperatur rendah, keuntungan sistem ini dapat menggunakan jenis refrigeran yang berbeda. Banyak parameter yang mempengaruhi performansi sistem refrigerasi, salah satunya geometri (diameter) pipa kapiler sebagai alat ekspansi yang digunakan pada sistem refrigerasi kompresi uap. Oleh karena itu pada penelitian ini akan dilakukan studi pengaruh penggunaan diameter pipa kapiler yang berbeda, pada sistem refrigerasi cascade dua tingkat terhadap performansi sistem. Dari hasil pengujian untuk penggunaan diameter pipa kapiler 0,036” dan 0,042” didapat rasio tekanan sebesar 4,01 dan 2,81 atau meningkat sebesar 42,6 % untuk penggunaan diameter pipa kapiler yang lebih kecil, capaian temperatur evaporator terendah masing-masing sebesar -37,2 oC dan -20,9 oC, COP sistem 0,74 lebih rendah sebesar 22,9% dibandingkan dengan penggunaan pipa kapiler 0,042” sebesar 0,91, dan konsumsi daya sistem sebesar 0,935 kW lebih besar 0,3 % dibandingkan menggunakan pipa kapiler diameter 0,042” sebesar 0,932 kW.
EVALUASI GAYA DALAM DAN BIAYA KONSTRUKSI PADA RAFTER BAJA BERBENTUK PELANA DAN LENGKUNG PADA BANGUNAN GUDANG DI BANYUWANGI M. Shofi’ul Amin; Ahmad Faiq Rois
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 17 No 3 (2017): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.818 KB) | DOI: 10.31940/logic.v17i3.603

Abstract

Saat ini bangunan gudang yang ada di Banyuwangi umumnya hanya menggunakan rafter berbentuk pelana. Pada bangunan gudang bentang panjang beberapa kota di Indonesia sudah menggunakan rafter bentuk lengkung. Penggunaan rafter lengkung dikarenakan bentuk tersebut sangat baik dalam menerima gaya aksial dan cocok digunakan pada bentang yang panjang. Gaya aksial pada rafter bentuk lengkung akan mengurangi momen. Dengan momen pada rafter lebih kecil maka dimensi profil akan lebih kecil. Oleh karena itu agar rafter bangunan gudang lebih kuat dan ekonomis maka perlu adanya analisis struktur dan biaya pada rafter baja berbentuk pelana dengan lengkung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui yang paling efisien antara rafter baja bentuk pelana dan lengkung. Analisis dilakukan pada gudang dengan dimensi arah X (bentang rafter) = 15, 24 dan 30 meter. Untuk dimensi arah Y (jarak antar rafter) = 6 meter dan dimensi arah Z (tinggi rafter) = 8, 15, 24 dan 30 meter. Analisis struktur menggunakan bantuan program SAP 2000 versi 14.2.2. Hasil analisa didapatkan Gaya dalam pada bangunan gudang bentang 15 dan 24 meter dengan rafter bentuk lengkung sudut pangkal 33o lebih kecil dibanding dengan rafter pelana kemiringan atap 17o. Gaya dalam bangunan gudang bentang 30 meter dengan rafter bentuk lengkung sudut pangkal 17o dan 33o lebih kecil dibanding gudang dengan rafter bentuk pelana kemiringan atap 15o. Semakin panjang bentang bangunan gudang dengan rafter bentuk lengkung biayanya semakin ekonomis dibanding gudang dengan rafter bentuk pelana.
KAJIAN UNJUK KERJA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GAS G4 PT INDONESIA POWER UNIT BISNIS PEMBANGKITAN BALI Yon Eko Saputro; I Gusti Bagus Wijaya Kusuma; I Made Widiyarta
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.148 KB)

Abstract

Kebutuhan listrik rata-rata pulau Bali adalah sebesar 700 MW. Terdiri atas kapasitas pembangkit di Bali sebesar 427,59 MW, dan suplai daya dari Jawa melalui jaringan kabel laut sebesar 200 MW. Mengingat sangat pentingnya pemenuhan kebutuhan listrik dan mahalnya biaya investasi pembangunan pembangkit baru maka pembangkit-pembangkit yang sudah ada harus dimanfaatkan dengan maksimal, begitu juga dengan PLTG Pesanggaran. Salah satu cara untuk menjaga kehandalan sistem pembangkit adalah dengan melakukan over houl setelah pembangkit dioperasikan dalam satuan waktu tertentu. Dari Hasil pengujian yang dilakukan oleh PT PLN Jasa Sertifikasi diketahui bahwa setelah over houl pembangkit justru mengalami penurunan daya dan pemborosan bahan bakar, permasalahan inilah yang kemudian menjadi dasar dalam melakukan penelitian ini. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penyebab penurunan performa dan pemborosan bahan bakar dikarenakan adanya kenaikan entalphi setelah proses kompresi secara rerata sebasar 2,69 kJ/kg yang memicu pemborosan bahan bakar. Besar penurunan performa pembangkit adalah 678,75 kW secara aktual dan 703,72 kW secara teoritis. Sedangkan pemborosan bahan bakar ditunjukkan dengan peningkatan Spesifik fuel Consumtion pembangkit dari sebelum dan sesudah over houl yaitu 0,3271 menjadi 0,3480 secara aktual dan 0,3259 menjadi 0,3469 secara teoritis. Akibat adanya penuruan performa dan pemborosan bahan bakar potensi kerugian perusahaan mencapai Rp. 137.803.325 / hari.
PERBANDINGAN METODE JARINGAN SARAF TIRUAN PADA PERAMALAN CURAH HUJAN I Putu Sutawinaya; I Nyoman Gede Arya Astawa; Ni Kadek Dessy Hariyanti
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 17 No 2 (2017): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.547 KB) | DOI: 10.31940/logic.v17i2.542

Abstract

Intensitas curah hujan dikatakan besar apabila hujan lebat dan kondisi ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan banjir dan longsor, untuk itu perlu dilakukan peramalan untuk memperkirakan seberapa besar curah hujan yang akan datang. Metode Jaringan Saraf Tiruan (JST) adalah paradigma pengolahan informasi yang terinspirasi oleh sistem saraf secara biologis, seperti proses informasi pada otak manusia. Metode JST yang digunakan dalam meramal curah hujan pada penelitian ini adalah metode Backpropagation dan Adaline. Hasil peramalan dengan tingkat kesalahan yang lebih kecil dari kedua metode JST tersebut akan menunjukkan bahwa metode tersebut baik digunakan untuk peramalan. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan pada iterasi 1000 dihasilkan Root Mean Square Error (RMSE) dengan metode Backpropagation sebesar 0.0435, sedangkan Adaline sebesar 0.0674. Berdasarkan perbandingan nilai RMSE metode Backpropagation lebih baik dibandingkan dengan metode Adaline

Page 5 of 27 | Total Record : 265