cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 24 No 1 (2024): April" : 10 Documents clear
Interaksi Penta-Helix terhadap Keinovasian Organisasi Startup dan Kinerja Inovasi Produk Agribisnis Berbasis Kopi: The Penta-Helix Interaction on Startup Organization Innovation and Performance of Coffee-Based Agribusiness Product Innovation Sri Sundari; Ahmad Ahsin Kusuma Mawardi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 24 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v24i1.4068

Abstract

Startup agribisnis berbasis produk turunan kopi Jember penting untuk ditumbuhkembangkan. Salah satu cara untuk mewujudkan startup agribisnis berbasis produk turunan kopi yakni memastikan kreativitas industri starup, inovasi dan penciptaan nilai melalui terintegrasinya 5 unsur konsep penta helix mulai dari akademisi, bisnis, pemerintahan, media dan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi penta helix terhadap kinerja inovasi produk agribisnis baik secara langsung maupun melalui keinovatifan organisasi startup agribisnis berbasis produk turunan kopi. Metode penelitian menggunakan mixed method research model sequential exploratory. Dengan menggunakan purposive dan convenience sampling diperoleh sebanyak 104 sampel. Pengujian hipotesis dilakukan dengan Partial Least Square (PLS)-Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi penta helix dalam menumbuhkan startup memiliki dukungan akademisi dan stakeholder yang cukup baik, namun hilirisasi hasil riset, dukungan pebisnis dan helik media masih agak buruk, sedangkan keinovatifan organisasi startup agribisnis cukup baik tetapi kinerja inovasi produk agribisnis masih agak buruk. Diketahui bahwa interaksi penta helix berpengaruh positif dan signifikan terhadap keinovatifan organisasi startup agribisnis dan kinerja inovasi produk agribisnis baik secara langsung maupun melalui keinovatifan organisasi startup agribisnis berbasis produk turunan kopi di Jember (p<0,05)
Pengaruh Pemberian ZPT IAA Dan BAP Terhadap Pertumbuhan Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Ungu Secara In Vitro: Pengaruh Pemberian ZPT IAA Dan BAP Terhadap Pertumbuhan Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Ungu Secara In Vitro Hanum Gita Pratiwi; Rudi Wardana; Jumiatun Jumiatun
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 24 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v24i1.4092

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan ubi yang memiliki kandungan pigmen antosianin yang tinggi. Ubi jalar ungu ini dianggap sebagai sumber antosianin yang paling baik. Dalam budidaya ubi jalar ungu dengan cara in-vitro bisa juga dilakukan secara kultur jaringan yang merupakan cara cepat untuk perbanyakan bibit ubi jalar ungu untuk memenuhi kebutuhan, waktu yang relatif lebih cepat, dapat menghasilkan bibit bermutu baik, serta menjadikan tumbuhan kecil yang memiliki sifat seperti induknya. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari pemberian ZPT IAA dan BAP terhadap Pertumbuhan Ubi Jalar Ungu. Rancangan Percobaan menggunakan RAL Faktorial dengan 2 faktor antara lain IAA (Indole-3-acetic acid) dan BAP (6-Benzyl Amino Purin), masing-masing faktor terdiri dari 9 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil dari penambahan ZPT IAA menunjukkan waktu muncul kalus 4 HST, tekstur kalus intermediet, dan diameter kalus 8 MST berbeda nyata dengan konsentrasi optimal 0,2 mg/l.  Penambahan ZPT BAP menunjukkan diameter kalus 8 MST berbeda nyata dengan konsentrasi optimal 1 mg/l. Interaksi pemberian ZPT IAA dan BAP menunjukkan hasil berbeda tidak nyata terhadap waktu muncul kalus, tekstur kalus, dan diameter kalus.
Pengaruh Kandungan Senyawa Bioinsektisida Tanaman Patah Tulang (Euphorbia tirucalli) Terhadap Keanekaragaman Artropoda Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.): The Efficacy of Pencil Tree (Euphorbia tirucalli) Bioinsecticide on Arthropod Diversity in Corn (Zea mays L.) Mochamad Syarief; Christa Dyah Utami; Muhammad Fausi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 24 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v24i1.4128

Abstract

Salah-satu kendala dalam budidaya tanaman jagung adalah hama dengan penggunaan insektisida sintetis yang berlebihan secara rutin, dapat  mengakibatkan terbunuhnya musuh alami. Toksisitas terhadap Spodopter frugiperda menggunakan 6 taraf konsentrasi 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25% menggunakan analisis Probit dengan PoloPlus Ver 1.0. Uji lapangan membandingkan bioinsektisida tanaman patah tulang (Pt) 21% dan Deltametrin (Dm) 2ml/l. Pengamatan artropoda menggunakan Yellow Pan Trap, Sticky Trap, Pitfall Trap dan Sweep Net. Parameter pengamatan meliputi: keanekaragaman dan kelimpahan artropoda meliputi Indeks Shannon-Wiener (H’), Indeks Dominansi Sympson (C), Indeks kesamaan jenis Sorensen dan hasil panen. Kesimpulan: hasil uji GCMS terdeteksi 35 komponen senyawa, kandungan tertinggi yaitu Tetradecanoic acid 15.53%. LC95 adalah 21%. Kelimpahan individu herbivor, polinator dan detrivor berbeda tidak nyata.  Kelimpahan predator dan parasitoid bioinsektisida tanaman patah tulang lebih tinggi dibanding deltametrin. H` kedua perlakuan kategori sedang, produktivitas sedang, ekosistem seimbang, tidak ditemukan  dominansi spesies, menunjukkan kesamaan spesies. Berat kering pipilan bioinsektisida tanaman patah tulang 152,59 gram per tanaman lebih banyak dibanding  Deltametrin,  122,51 gram per tanaman.
Pengendalian Hayati Hama Spodoptera frugiperda Menggunakan Nematoda Entomopatogen Steinernema sp. : Biological Control of Spodoptera frugiperda Using Entomopathogenic Nematode Steinernema sp. Muhamad Wafik Afandi; Wagiyana Wagiyana; Fariz Kustiawan Alfarisy
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 24 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v24i1.4142

Abstract

Nematoda entomopatogen merupakan salah satu jenis agens pengendali hayati yang bisa digunakan untuk S. frugiperda. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui potensi dari nematoda entomopatogen dalam mengendalikan hama S. frugiperda.  Tahapan penelitian ini yaitu eksplorasi nematoda entomopatogen di beberapa wilayah di Jawa Timur, identifikasi nematoda entomopatogen secara morfologi, perhitungan populasi, dan perbanyakan secara in vivo. Penelitian dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 6 perlakuan yaitu 1000 JI mL-1, 800 JI mL-1, 600 JI mL-1, 400 JI mL-1, 200 JI mL-1, dan kontrol. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan setiap ulangan terdiri 10 ekor larva instar 3. Hasil pengamatan setelah 120 jam, untuk inokulasi 600 JI mL-1 Steinernema sp. isolat (StJm) Kediri dapat menyebabkan mortalitas 97,5%. Mortalitas larva S. frugiperda akibat perlakuan Steinernema sp. isolat (StJm) Kediri tertinggi sebesar 100% pada perlakuan P5 1000 JI mL-1 pada pengamatan 120 jam dibandingkan perlakuan lain. Nilai LC50 dari Steinernema sp. isolat (StJm) Kediri sebesar 434,63 JI mL-1. Nilai LT50 dari Steinernema sp. isolat (StJm) Kediri paling rendah pada perlakuan P5 sebesar 1000 JI mL-1 yaitu 36,35 jam. Laju infeksi tertinggi bernilai 1,6% dari P5 sebesar 1000 JI mL-1 yaitu 16 ekor pada waktu pengamatan 12 Jam pasca inokulasi.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Terhadap Pembelian Teh Kotak (Studi Kasus Di Jurusan Manajemen Agribisnis Politeknik Negeri Jember): Factors Influencing Consumer Behavior on Purchase of Teh Kotak (Case Study in The Department of Agribusiness Management in Politeknik Negeri Jember) Rico Devriza Anwar; Paramita Andini; Andi Muhammad Ismail; Dhanang Eka Putra; Ratih Puspitorini Y.A
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 24 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v24i1.4222

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) Menganalisis pembelian teh kotak dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis secara serempak dan parsial terhadap keputusan pembelian. (2) Menganalisis dan menjelaskan variabel yang mempunyai pengaruh dominan terhadap pembelian Teh Kotak. Penelitian ini menggunakan 50 responden mahasiswa dengan metode survey teknik penarikan insidental sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif.  Uji F menunjukkan bahwa faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis secara serempak mempengaruhi keputusan pembelian. Pengaruh yang paling pengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian adalah faktor budaya dan psikologis, faktor pribadi dan sosial memiliki pengaruh yang sedikit lebih kecil. Budaya memiliki dampak dominan pada perilaku pembelian, hal ini didasarkan pada terbiasanya konsumen mengkonsumsi produk di daerahnya dan minat sama dengan kelas sosialnya terhadap minuman Teh Kotak. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan kedepannya produsen Teh kotak yaitu PT. Ultrajaya Milk Tbk, dapat mempertimbangkan faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis  terutama budaya konsumen dalam memasarkan produk Teh kotak sehingga Teh kotak mampu kembali menjadi Top Brand Award.
The Differences in Starter Concentration from Chili Stalks (Capsicum sp) on the Chemical and Microbiological Characteristics of Mung Bean Yogurt (Vigna radiata. L) : Differences in Starter Concentration from Chili Stalks (Capsicum sp) on the Chemical and Microbiological Characteristics of Mung Bean Yogurt (Vigna radiata. L) Akbar Djiwanggoro; Salharika Kurnia Amareti; Firda Amaliyah Rohmah; Muhammad Zaky Aulia; Nurul Mukminah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 24 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v24i1.4270

Abstract

Kultur yogurt yang relatif mahal serta terbatasnya ketersediaan bahan di pasar, tangkai cabai mengandung  bakteri L. bulgaricus dapat digunakan sebagai kultur yoghurt. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh konsentrasi starter tangkai cabai terhadap karakteristik kimia (pH, kadar protein, kadar lemak, kadar laktosa) dan mikrobiologi (Total bakteri asam laktat) serta menentukan perlakuan terbaik konsentrasi tangkai cabai pada yogurt kacang hijau.  Rancangan percobaan digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 perlakuan konsentrasi tangkai cabai 0,6% (M1) dan 1,2% (M2) dengan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan t-test dengan taraf signifikasi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi tangkai cabai tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap nilai pH (4,81 – 4,88) dan Total bakteri (1,8 -1,9 x 107). Namun perbedaan konsentrasi tangkai cabai berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar protein, lemak  dan laktosa yogurt kacang hijau. Nilai protein yogurt kacang hijau yaitu 1,71% (M1) dan 1,39% (M2). Kadar lemak perlakuan yaitu 2,33% (M1) dan 2,43% (M2). Kadar laktosa perlakuan yaitu 1,54% (M1) dan 1,34% (M2). Perlakuan konsentrasi terbaik tangkai cabai sebagai starter yogurt kacang hijau adalah 0,6%.
Kajian Mutu Organoleptik Minuman Sari Lemon dengan Penambahan Konsentrasi Madu yang Berbeda : Organoleptic Quality Study of Lemon Juice Drinks with the Addition of Different Honey Concentration Sumarlina Sumarlina; Aulia Nadhirah; Tia Sofiani Napitupulu; Amalia Dwi Marseva
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 24 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v24i1.4273

Abstract

Teaching Factory (TeFa) Kebun Inovasi merupakan salah satu TeFa di Politeknik Negeri Jember yang telah menghasilkan berbagai produk pertanian secara konsisten, salah satunya buah lemon lokal. Namun, konsistensi produksi lemon lokal di Tefa Kebun Inovasi Polije tidak sejalan dengan hasil perolehan penerimaan yang cenderung lebih rendah dibandingkan produk-produk lainnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan mengoptimalkan penanganan pascapanen melalui diversifikasi produk buah lemon menjadi produk minuman fungsional sari lemon. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi terbaik produk minuman sari lemon dengan penambahan madu pada berbagai konsentrasi yaitu 0%, 1,5%, 2%, 2,5%, dan 3%. Formula yang dihasilkan selanjutnya diuji organoleptik berdasarkan kriteria warna, aroma, rasa, dan penerimaan keseluruhan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi minuman sari lemon madu telah berhasil dilakukan. Konsentrasi penambahan madu berpengaruh nyata terhadap hasil uji organoleptik pada kriteria warna, aroma, dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kriteria penerimaan keseluruhan. Formula terbaik berdasarkan persentase sebaran tingkat kesukaan responden diperoleh dari perlakuan dengan konsentrasi madu 2,5% (SLM25) yaitu sebesar 45,71% dengan hasil uji organoleptik pada kriteria warna 2,30 ± 1,05, aroma dengan nilai 2,97 ± 0,96, rasa sebesar 3,43 ± 0,87, dan penerimaan keseluruhan sebesar 4,24 ± 0,76.
PERAN KOPERASI PERTANIAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI HORTIKULTURA DI PAMEKASAN MADURA: The Role of Agricultural Cooperatives as An Effort to Improve the Welfare of Horticulture Farmers in Pamekasan, Madura Lia Kristiana; Yanti Nurmalasari; Mohammad Shoimus Sholeh
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 24 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v24i1.4431

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sebanyak 30 orang. Contoh dalam penelitian ini adalah manajemen koperasi dan anggota koperasi, sedangkan untuk model tambahan, peneliti memilih penyuluh pertanian lapangan yang mengetahui keberadaan koperasi.  Hasil penelitian menunjukkan peran koperasi dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani yaitu dapat meningkatkan penghasilan anggota, menciptakan lapangan kerja, menyatukan dan mengembangkan kekuatan bisnis, kemitraan bisnis, modal untuk tujuan produksi, penyediaan dan distribusi fasilitas produksi, pengolahan dan pemasaran hasil produksi/industri serta dukungan teknologi. Koperasi pertanian Sanren memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan Kesejahteraan Petani Hortikultura di Pamekasan, yaitu dengan mengembangkan perekonomian petani dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
MARKETING STRATEGY OF CAYENNE PEPPER (CAPSICUM FRUTESCENT) SEED PRODUCTS AT CV. PERMATA AGRI NUSANTARA: Marketing Strategy of Cayenne Pepper (Capsicum Frutescent) Seed Products at CV. Permata Agri Nusantara Rihan Firdaus; Nanang Dwi Wahyono; Dhanang Eka Putra
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 24 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v24i1.4526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat pada produk benih cabe rawit di CV. Permata Agri Nusantara. Melihat dari kondisi lingkungan eksternal perusahaan yang sebagian besar tidak dapat dikendalikan dan tidak pasti mengharuskan penyusunan strategi yang tepat di dalam memasarkan produk. Lokasi penelitian beralamat kecamatan Jenggawah, kabupaten Jember. Dengan pertimbangan bahwa kabupaten Jember merupakan pusat pembenihan nasional yang dibuktikan dengan banyaknya jumlah produsen benih hortikultura dan pangan. Tingkat kesuburan tanah dan sumber daya manusia yang tersedia menjadikan kabupaten Jember lokasi yang mudah untuk memproduksi benih tanaman dengan kualitas yang baik. Hal tersebut sejalan dengan banyaknya kompetitor yang menjadi pesaing yang dapat menggerus produsen benih lainnya jika bisnis yang dijalankan tidak didukung dengan strategi yang baik pula. Berdasarkan Hasil Matriks Internal External (IE) dapat diketahui bahwa pada sumbu X memiliki total skor IFE sebesar 3,15 dan pada sumbu Y memiliki total skor EFE sebesar 3,27, sehingga apabila kedua titik dihubungkan maka diperoleh posisi usaha benih cabai rawit berada pada sel I, yaitu tumbuh dan membangun (growth and build) dengan strategi yang dapat digunakan adalah penetrasi pasar, pengembangan produk dan pengembangan pasar. Sedangkan strategi matriks SWOT dengan menggunakan analisis QSPM didapatkan hasil nilai TAS sebesar 6,84.
Keberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Mengolah Produk Unggulan Lokal: Empowerment of Women Farming Groups in Processing Local Superior Products Nur Asyia Alfiyani; Tanti Kustiari; Dewi Kurniawati
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 24 No 1 (2024): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v24i1.4530

Abstract

Desa memiliki potensi menghasilkan berbagai komoditas lokal yang memiliki nilai ekonomi bagi keluarga petani. Kelompok wanita tani merupakan komunitas potensial mampu mengolah komoditas lokal menjadi produk-produk bernilai ekonomi tinggi. Komunitas wanita tani Kabupaten Jember meliputi KWT Rengganis dari desa Pakis kecamatan Panti, KWT Nawasena dari desa Karangpring kecamatan Sukorambi, KWT Larasati dan KWT Dewi Tirto dari desa Andongsari kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Penelitian bertujuan mengungkap tingkat keberdayaan KWT dalam mengolah produk lokal. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur yang membuktikan tingat pengaruh motivasi dan kegiatan penyuluhan pertanian terhadap fungsi kelompok wanita tani serta membuktikan tingkat kontribusi dampaknya terhadap keberdayaan Kelompok Wanita Tani. Hasil menunjukkan bahwa Keberdayaan KWT dipengaruhi motivasi dan kegiatan penyuluhan. Motivasi dan kegiatan penyuluhan dapat memberikan pengaruh secara langsung maupun tidak langsung. Pengaruh tidak langsung dapat melalui penguatan fungsi KWT yang dapat mendukung keberdayaan KWT. Berdasarkan analisis jalur, kegiatan penyuluhan memberikan pengaruh langsung dan tidak langsung yang signifikan terhadap keberdayaan KWT. Berdasarkan analisis deskriptif dapat diketahui bahwa responden memiliki nilai tertinggi pada tahapan forming, storming dan norming. Anggota masih memandang diri mereka sebagai masing – masing individu yang berkumpul untuk berkelompok. Kelompok KWT mewadahi para anggotanya mencapai level keberdayaan norming melalui tingginya intensitas aktivitas pengolahan produk lokal.

Page 1 of 1 | Total Record : 10