cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
literasi.almaata@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25024116     EISSN : 25031864     DOI : 10.21927/literasi
Core Subject : Education,
Focus and scope; Educational curriculum studies Subject matter studies Instructional media and educational aid Instructional methods and strategies Techer competence Psyco-socioanthropology studies Educational system managemant Educational character, gender and evalution
Arjuna Subject : -
Articles 483 Documents
Evaluasi Penggunaan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (SIMPATIKA) di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung Khotimah, Mia Nurul; Maulia, Ulfia Nanda; Suryadi, Suryadi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).46-55

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan SIMPATIKA dengan model Nielsen di tingkat MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Dalam evaluasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai sejauh mana SIMPATIKA mendukung pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi atau mengukur persepsi guru terhadap SIMPATIKA berdasarkan lima indikator utama dengan model Nielsen: Kemampuan Belajar (Learnability), Efisiensi (Efficiency), Kepuasan (Satisfaction), Kesalahan (Errors), Daya Ingat (Memorability) serta didukung dengan hasil wawancara untuk melengkapi data terkait kendala penerapan aplikasi simpatika yang diterapkan di MTs Inovatif Daarul Ihsan Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah dan operator sekolah sedangkan penyebaran angket diberikan kepada sejumlah guru yang relevan. Hasil temuan yang didapatkan adalah Kemampuan Belajar memiliki skor tertinggi (3,23), diikuti oleh Daya Ingat (3,13), Efisiensi (2,93), Kepuasan (2,90), dan Kesalahan (2,70), yang semuanya berada pada kategori Baik. SIMPATIKA dinilai efektif memfasilitasi pengguna, meski terdapat kendala pada fitur lanjutan dan deteksi kesalahan input data.Kendala utama terkait kurangnya pemahaman operator, meskipun infrastruktur memadai. Sekolah mengatasi hal ini melalui sosialisasi, pelatihan berkala, dan kolaborasi antaroperator, yang terbukti mendukung implementasi sistem. Penelitian menyimpulkan bahwa SIMPATIKA mendukung efisiensi operasional dan pengelolaan tenaga kependidikan, sekaligus menjadi dasar inovasi digital di masa depan.
Strategi Guru PPKn dalam Mengantisipasi Lunturnya Nilai Nasionalisme di SMP Katolik Frateran Celaket 21 Nangus, Yasinta Minoya Sari; Romadhon, Romadhon; Iswahyudi, Didik
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).1-36

Abstract

Lunturnya nilai nasionalisme di kalangan generasi muda menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan, terutama di era globalisasi yang semakin pesat. Menurunnya cinta terhadap tanah air, kurangnya kesadaran akan keberagaman, serta meningkatnya individualisme menjadi permasalahan yang perlu ditangani. Dalam hal ini, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memegang peran krusial dalam menanamkan kembali nilai-nilai nasionalisme kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan oleh guru PPKn dalam mengahadapi tantangan tersebut di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekaan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru PPKn, observasi  proses pembelajaran, serta studi dokumentasi.  Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru PPKn menggunakan berbagai strategi, seperti pendekatan pemanfaatan teknologi digital, serta kegiatan ekstrakurikuler yang menanamkan nilai kebangsaan. Selain itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekolah juga berperan penting dalam memperkuat rasa nasionalisme peserta didik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi yang inovatif dan interakrif dalam pembelajaran PPKn dapat menjadi solusi efektif dalam mengantisipasi lunturnya nilai nasionalisme. Dengan pendekatan yang tepat, guru PPK dapat menjadi agen perubahan dalam membentuk karakter kebangsaan peserta didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pelajaran IPA Kelas IV MI Miftahul Huda Subang Jaya Kurniawan, Andree Tiono; Milatina, Nala
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).37-45

Abstract

Berdasarkan pra survey yang telah dilakukan di MI Miftahul Huda Subang Jaya, hasil belajar peserta didik masih rendah, Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Dalam proses pembelajaran peserta didik sering kali mendengarkan dan mencatat materi yang di sampaikan guru dan metode yang digunakan guru kurang bervariatif, Sehingga mengakibatkan peserta didik kurang aktif dan terlibat dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran Mind Mapping di dalam proses pembelajaran IPA. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar peserta didik pelajaran IPA Kelas IV MI Miftahul Huda.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah One Grup Preetest – Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV di MI Miftahul Huda Subang Jaya yang berjumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang menggunakan uji normalitas dengan uji liliefors, uji homogenitas dengan uji fisher, uji N-Gain, dan uji hipotesis dengan uji t. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan data hasil pretest menunjukan bahwa 7 siswa tuntas sementara 13 siswa belum tuntas, kemudian setelah penggunaan model pembelajaran Mind Mapping terhadap pembelajaran IPA hasil posttes ketuntasan siswa naik menjadi 20 siswa dan berdasarkan hasil data penelitian menunjukan hasil uji hipotesis menunjukan thitung = 7,2684 > ttabel = 2,0243, sehingga thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Mind Mapping terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas IV MI Miftahul Huda Subang Jaya.
Pola Pembiasaan Berbasis Kasih Sayang untuk Meningkatkan Semangat Ibadah Peserta Didik Sekolah Dasar Muhammad, Giantomi; Surana, Dedih
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).228-241

Abstract

Visi Indonesia Emas 2045 diproyeksikan menjadikan bangsa Indonesia unggul dalam  berbagaiaspek termasuk peningkatan kualitas dan kompetensi manusia. Perlu diingat, bahwa hal tersebut memerlukan optimisme dan usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan bangsa Indonesia. Pembiasaan baik yang dilakukan di sekolah dan lingkungan sekitar salah satu bagian mewujudkan Indonesia Emas 2024. Perlu dilakukannya pembiasaan baik sedari kecil atau dasar sebagai masa penting dalam pembentukan karakter. Jenjang sekolah dasar merupakan bagian dari komponen dasar kiranya efektif melakukan pembiasaan kebaikan yang dilakukan oleh sekolah. Sekolah layaknya memberikan pola pembiasaan yang baik dengan kasih sayang utamanya dalam meningkatkan semangat ibadah peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola pembiasaan berbasis kasih sayang dalam meningkatkan semangat ibadah peserta didik di sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data dari direktur sekolah, kepala sekolah, dua orang guru kelas, dan empat orang tua peserta didik. Dilakukan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya dianalisis dengan mereduksi data, tafsiran data, triangulasi data dan penyimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pola pembiasaan kasih sayang yang diterapkan di SDIT Zakia memiliki tujuan dalam meningkatkan semangat ibadah peserta didik. Ada enam pola pembiasaan yang diterapkan yaitu interaksi tatap muka, sentuhan kasih sayang, kalimat penyemangat, perilaku teladan, perhargaan dan hukuman, serta komunikasi bersama orang tua. Pola tersebut rutin diterapkan guru kepada peserta didik. Terdapat juga faktor pendukungnya yakni komitmen pengajaran guru dan peran orang tua yang berkolaborasi satu sama lain. Juga faktor yang menghambatnya di antaranya minat dan potensi peserta didik dalam konsisten beribadah dan lingkungan yang berpengaruh.
Pengembangan Media Pembelajaran E-book untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MA Assalafiyyah Yogyakarta Islamiyah, Ulya; Hairiyah, Hairiyah; Susilowati, Ika Tri; Nawangsasi, Esthi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).124-134

Abstract

Student learning outcomes can be influenced by appropriate learning media, with this, researchers are developing e-book learning media which includes multimedia. The aim of this research is to find out how e-book products are developed, how appropriate the e-book products are developed and how the use of e-book products developed is influenced in improving student learning outcomes in the subject of moral beliefs.The method used is the Research and Development method with the ADDIE model. The research population was class XI students at MA Assalafiyyah Mlangi Yogyakarta. The experimental group and control group consisted of 49 students who were determined using a purposive sampling technique. The experimental study used quasi experimental research with a nonequivalent control group design.The results of the development were carried out by analyzing students' needs regarding learning media, creating product designs, product development using the Canva application with the help of Heyzine to create multimedia effects, product implementation for students, and product evaluation.Product feasibility results are demonstrated through validation by experts and student response questionnaires.  Material validation shows a figure of 77.7% (very feasible), media validation shows a figure 83,75% (very feasible), validation of test instruments shows a figure of 75% (feasible), questionnaire validation shows a figure of 75% (feasible) and student response questionnaire data shows a figure of 88.85% (very feasible). So that the e-book development product is declared feasible.The results of the research using the t test obtained a significance value of 0.042. So 0.042 < 0.05, which means that in this study there is a significant difference between classes that use e-book media and classes that do not use e-book media in improving student learning outcomes in the subject of moral beliefs.Keywords: e-book media, RnD, ADDIE, Learning Outcomes
Pengaruh Mata Pelajaran Kewirausahaan terhadap Pemahaman dan Minat Siswa Mengenai Bisnis Berbasis Syariah Tuti, Tri Widyas; Paringsih, Paringsih; Maulana, Angga; Kusmayadi, Mutiara Shinta
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).278-289

Abstract

Penelitian yang menganalisis pengaruh mata pelajaran kewirausahaan terhadap pemahaman dan minat siswa mengenai bisnis berbasis syariah di SMK Muhammadiyah 1 Sukabumi dirasa perlu. Dimana SMK Muhammadiyah 1 Sukabumi adalah sekolah yayasan Islam. Selain mengedepankan keilmuan tentu saja juga keIslaman. Penelitian ini melibatkan variabel independen yaitu mata pelajaran kewirausahaan (X) dan variabel dependen berupa pemahaman siswa (Y1) serta minat siswa terhadap bisnis berbasis syariah (Y2). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif berbentuk studi hubungan (interrelationship studies) untuk menganalisis pengaruh mata pelajaran kewirausahaan terhadap pemahaman dan minat siswa mengenai bisnis berbasis syaria dengan teknis analisis data SPSS ver 25. Untuk teknik pengumpulan data melalui sampel. Data dikumpulkan dengan angket yang disebar kepada populasi siswa dari 3-4 kelas dengan jumlah minimal 100 responden. Berdasarkan hasil penelitian mengungkapkan bahwa mata pelajaran kewirausahaan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang prinsip- prinsip bisnis berbasis syariah. Hal ini terlihat dari tingginya tingkat kesadaran siswa mengenai pentingnya etika dan nilai syariah dalam berbisnis. Selain itu, pembelajaran kewirausa haanjuga berhasil meningkatkan minat siswa untuk terjun ke dunia bisnis berbasis syariah. Minat ini didorong oleh pemahaman yang lebih baik tentang potensi dan keunggulan bisnis syariah di era modern.
Postgraduate Students’ Challenges in Developing Social Solidarity in the Multicultural Community of an Islamic University Hussien, Suhailah binti; Mohd Noor, Nor Athiah binti
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(1).135-148

Abstract

International Islamic University (IIUM) is an institution of higher education that is grounded in Islamic principles, distinguishing its unique characteristics in its curriculum, student development and academic professionalism. As one of the public Islamic universities in Malaysia, the International Islamic University (IIUM) aims to establish itself as a hub of academic distinction with a strong focus on promoting Islamic values and global engagement. The vision and mission of the university reflect a commitment to the integration of knowledge, practices and the diversity of its staff and student population. Currently, the university consists of undergraduate and postgraduate students from 56 countries. As a result, fostering social unity and solidarity to realise its mission of Ummatic development presents a significant challenge.  In view of this, the study aims to investigate the experiences of students in IIUM, focusing on the challenges of postgraduate students in developing social solidarity within the diverse Muslim community during their academic journey. The study employed the phenomenological research design, where ten participants were selected using purposive sampling. The data were then analyzed using thematic analysis. Research findings of the study showed that participants experienced challenges in developing social solidarity which revealed two major themes, collective commitment and student body and program. It emphasizes the need to improve the curriculum, co-curriculum, and learning environment that considers the multicultural background of the students. The study highlights the necessity for collaboration between educators and university administrators in enhancing curriculum, pedagogy, and administrative procedures that foster social solidarity among multicultural student populations in higher educational institutions
Kontribusi Model Pembelajaraan Kooperatif Think Pair Share pada Nalar Kritis Materi Pendidikan Agama Islam di SMA Ali Maksum Yogyakarta Azizah, Lu’lu Nur; Izzah, Lathifatul
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).306-321

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menghadapi tantangan kehidupan modern. Namun, metode pembelajaran konvensional yang masih banyak digunakan cenderung membuat peserta didik pasif sehingga menghambat pengembangan kemampuan tersebut. Model kooperatif Think Pair Share (TPS) efektif meningkatkan keterlibatan dan berpikir tingkat tinggi, namun penelitian tentang kontribusinya dalam pembelajaran PAI di SMA masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi model pembelajaran TPS terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi PAI di SMA Ali Maksum Yogyakarta tahun ajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimental desain pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Ali Maksum Yogyakarta, dengan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen yang menerapkan model TPS dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model TPS memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen sebesar 79,56 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 65,44. Kesimpulannya, model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share efektif dalam meningkatkan nalar kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Ali Maksum Yogyakarta
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS Berdiferensiasi Kelas V SD Muhammadiyah Karangturi Budiman, Budiman; Apriani, An-Nisa; Sari, Indah Perdana; Ismanto, Ismanto
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).255-277

Abstract

IPAS adalah pembaruan dari mata pelajaran dalam Kurikulum Merdeka yang sebelumnya ada dalam kurikulum terdahulu. Mata pelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka tidak terlepas dari pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi harus mencakup tiga komponen, yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V, faktor-faktor pendukung dan penghambatnya, serta dampak dari pelaksanaan Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran IPAS berdiferensiasi di SD Muhammadiyah Karangturi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi, dan angket. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini, keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS berdiferensiasi dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V meliputi kemudahan akses terhadap informasi serta tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung. Sementara itu, faktor penghambatnya antara lain waktu yang dibutuhkan cenderung lebih lama serta adanya persepsi dari siswa bahkan orang tua yang merasa diperlakukan secara berbeda. Dampak dari pelaksanaan Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V SD Muhammadiyah Karangturi adalah guru menjadi lebih aktif dalam berkolaborasi dengan guru lain. Selain itu, dampak terhadap siswa adalah mereka menjadi lebih mandiri, merasa senang, dan aktif dalam mengikuti pembelajaran berdiferensiasi.
Karakteristik Kegiatan Berpikir dan Kecerdasan dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam Rahmasari, Fani; Aminullah, Aminullah
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).242-254

Abstract

Penelitian kepustakaan ini secara komprehensif bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis secara mendalam literatur relevan mengenai konsep fundamental berpikir (tafakur) dan kecerdasan yang terintegrasi dalam perspektif psikologi pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis isi yang ketat, kajian ini menelusuri sumber ilmiah terpercaya melalui penelusuran terstruktur pada database elektronik seperti Google Scholar, ERIC, dan ProQuest, menggunakan kata kunci spesifik serta kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat untuk memastikan relevansi dan kualitas data. Proses analisis data dilakukan bertahap dan sistematis, meliputi reduksi, penyajian, interpretasi mendalam, perbandingan komprehensif, sintesis temuan yang terintegrasi, hingga penarikan kesimpulan yang valid dan teruji secara akademis. Hasil analisis secara jelas menunjukkan bahwa berpikir (tafakur), sebagai aktivitas mental yang fundamental dan esensial dalam ajaran Islam, memainkan peran yang sangat krusial sebagai landasan utama bagi pengembangan kecerdasan secara holistik. Tafakur tidak hanya dipahami sebagai proses kognitif semata dalam mengolah informasi dan memecahkan masalah (IQ), tetapi juga melibatkan dimensi perenungan mendalam yang esensial bagi pengembangan kecerdasan emosional (EQ) melalui peningkatan kesadaran diri dan empati yang mendalam, serta memperkuat kecerdasan spiritual (SQ) melalui penguatan hubungan yang mendalam dengan Allah dan pemahaman yang lebih baik akan tujuan hidup yang sebenarnya. Kesimpulan utama kajian ini menegaskan bahwa tafakur dan kecerdasan memiliki keterkaitan yang inheren, sinergis, dan saling memperkuat dalam kerangka psikologi pendidikan Islam yang komprehensif. Pengembangan kecerdasan yang holistik dan seimbang, sebagaimana diamanatkan Al-Qur'an dan Hadis, tak terpisahkan dari pembiasaan berpikir mendalam dan reflektif yang berorientasi pada hikmah. Pendidikan Islam idealnya mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang tajam, merenungkan makna yang mendalam dari setiap fenomena, dan mengaplikasikan pemahaman secara bijaksana dalam berbagai aspek kehidupan yang kompleks, sehingga potensi kecerdasan mereka berkembang secara optimal dan memberikan manfaat luas bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar.