cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
literasi.almaata@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25024116     EISSN : 25031864     DOI : 10.21927/literasi
Core Subject : Education,
Focus and scope; Educational curriculum studies Subject matter studies Instructional media and educational aid Instructional methods and strategies Techer competence Psyco-socioanthropology studies Educational system managemant Educational character, gender and evalution
Arjuna Subject : -
Articles 483 Documents
Pengembangan Media Science Crossword Game Berbantuan Canva untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas Siswa Kelas 5 SD Himah, Musabiku Choiriyatul; Oktaviani, Ragil Tri; Amalia, Shofi Nur
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(3).277-286

Abstract

This research aims to develop Science Crossword Game media assisted by Canva to improve the critical thinking and creativity skills of 5th grade students at Zaid Bin Tsabit Creative SDI, Bitar Regency. This research method is research and development Research and Development (R&D). The subject of this research is class 5. The research location is SDI Creative Zaid Bin Thabit, Bitar Regency. Data collection uses observation, interviews, tests, questionnaires, documentation. The data analysis techniques used are the gutmaan scale, Likert scale, and gain score formula. The results of the research show that the development of the Science Crossword Game media assisted by Canva to improve the critical thinking skills and creativity of grade 5 students is as follows: a) The validity and feasibility of the Science Crossword Game media assisted by Canva, the results of material expert validation obtained an overall average of 3.5 with a percentage of 87% is in the "Very Valid" category, while media expert validation gets an overall average of 3.6 with a percentage of 90% in the "Very Valid" category and media feasibility gets an overall average of 3.9 with a percentage of 98% in the "Very Valid" category. Feasible", b) The form of developing science crossword game media on the human digestive system material can improve critical thinking skills obtained from the pre-test and post-test getting an average of 0.72 in the "high" category, c) The form of developing science crossword game media on digestive system material Humans can increase students' creativity from the results of questionnaires before and after using media. The results before using the media were 63% in the "fairly good" category, while after using the media they were 93% in the "very good" category. So the development of Science Crossword Game media with the help of Canva can improve the critical thinking skills and creativity of fifth grade students. Keywords: science crossword game, critical thinking skills, creativity
Degradasi Moral Pendidikan di Era Modernisasi dan Globalisasi Hairiyah, Hairiyah; Hayani, Aida; Sulsilowati, Ika Tri
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2022.13(2).162-176

Abstract

Globalisasi dan moderniasi membawa dampak pada penurunan moral. Globalisasi dan modernisasi erat kaitannya dengan perkembangan teknologi dan informasi, secara khusus internet memberi peluang dan mempermudah masyarakat dalam mengerjakan berbagai aktivitas. Akan tetapi di balik kelebihan internet, nyatanya ada dampak negatif dari internet itu sendiri, yang berakibatkan pada degradasi  moral yang di sebabkan oleh hadirnya game online, video-video yang tidak mendidik, dan lain sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan dalam menghadapi degradasi moral pendidikan adalah keluarga. Peranan keluarga dan masyarakat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu pendidikan. Karena baik dan burukanya anak akan dilihat dari lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakatnya. Dampak dari kurangnya keteladanan dari keluarga dan masyarakat adalah terjadinya berbagai macam problem degradasi moral, antara lain: penyalahgunaan narkoba, terjadinya sex bebas, kecanduan terhadap game online, diantara problem di atas yang paling akut adalah pornografi yang mana akan berdampak pada rusaknya mental anak. Untuk mengawal moralitas anak, orang tua perlu memahami metode pendidikan Islam dengan baik dan benar. Orang tua yang memahami metode Abdullah Nashih Ulwan secara menyeluruh dan dengan pemahaman yang mendalam. Akan berdampak baik pada pendidikan karakter anak yang menjadi benteng dalam menghadapi degradasi moral yang terjadi di era globalisasi saat ini  Kata Kunci: Moral, Modernisasi, Globalisasi
Systematic Literature Review: Pengarusutamaan Antikorupsi melalui Kurikulum Pendidikan Antikorupsi pada Pendidikan Tinggi Zulaiha, Aida Ratna; Munir, Munir
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).149-170

Abstract

Korupsi di Indonesia terjadi di seluruh sektor pembangunan sehingga menghambat  penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu diperlukan upaya yang komprehensif dalam penanganan dan pencegahannya. Penelitian ini membahas pengarusutamaan antikorupsi di perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya komprehensif melawan korupsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis implementasi, output, dan efektivitas pengarusutamaan antikorupsi di perguruan tinggi melalui implementasi Pendidikan Antikorupsi (PAK). Dengan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis 20 jurnal terpilih dari tahun 2019-2024, yang relevan dengan pendidikan antikorupsi di pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengarusutamaan antikorupsi di perguruan tinggi akan efektif melalui Pendidikan Antikorupsi yang terdiri dari internalisasi nilai antikorupsi melalui integrasi dalam kurikulum dan pembangunan integritas ekosistem di perguruan tinggi.  Pengukuran efektivitas pengarusutamaan antikorupsi dilakukan dengan mengukur output dari kedua unsur pendidikan antikorupsi yaitu integrasi PAK pada kurikulum dan penguatan integritas ekosistem perguruan tinggi.
Enhancing Digital Literacy in the Elderly through Media and Technology to Prevent Hoaxes in Indonesia: A Systematic Literature Review Yunita, Niken; Juhana, Agus; Sari, Intan Permata
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).87-101

Abstract

The spread of hoax news among the elderly in Indonesia has been increasing due to the ease of access to information on the internet, where many elderly individuals still lack the necessary skills to filter the information they receive. Digital literacy plays a crucial role in addressing this issue, as it helps the elderly develop critical thinking skills to assess the credibility of news before sharing it. This study aims to evaluate the role of digital literacy in assisting the elderly in identifying misinformation and exploring supporting technologies in the verification process, enabling them to be more independent in filtering circulating news. This research employs the Systematic Literature Review (SLR) method to analyze various academic literature relevant to the research topic from 2014 to 2024, focusing on strategies to enhance digital literacy and the effectiveness of technology in helping the elderly recognize hoax news. The findings indicate that elderly individuals with strong digital skills are more capable of distinguishing accurate information and tend to be more cautious before sharing news with others, while technologies such as chatbots on social media can serve as effective tools for quickly and easily verifying information. Therefore, improving digital literacy through educational approaches and utilizing artificial intelligence-based technology is a crucial step in combating hoaxes in the digital era while enhancing the quality of information consumption among the elderly.
Strategi Projek P5 dalam Pendidikan Karakter Kurikulum Merdeka berdasarkan Perspektif Qur'an dan Hadist Provinsi NTB Ihsan, Lalu Kasiran; Maujud, Fathul
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).78-86

Abstract

Meningkatnya tantangan dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga berakhlak mulia menuntut strategi pendidikan yang lebih holistik dan berkelanjutan. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam menjadi semakin relevan untuk memastikan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan moral siswa. Pendidikan karakter yang kuat dapat membantu siswa menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai luhur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai strategi pendidikan karakter dalam Kurikulum Merdeka serta mengeksplorasi relevansinya dengan nilai-nilai Qur'an dan Hadist. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui studi literatur dan wawancara dengan pendidik yang menerapkan P5 di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 dengan pendekatan pembelajaran kontekstual dan kolaboratif dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter berbasis nilai-nilai Islami. Implementasi P5 yang mengintegrasikan ajaran moral dari Qur'an dan Hadist terbukti membantu siswa dalam menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, gotong royong, serta kepedulian sosial. Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih lanjut melalui pelatihan guru, pengembangan modul pembelajaran berbasis Islam, serta evaluasi berkala guna meningkatkan efektivitas P5 dalam pendidikan karakter di era Kurikulum Merdeka. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk memperkuat implementasi pendidikan karakter secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Studi Rasionalisasi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Jember terhadap Pilihan Karir di Luar Dunia Pendidikan Apriyanto, Bejo; Lutfiah, Nur Lailatul; Uliz Zahro’, Hilma Nabila Nabila; Miliandari, Radissa Eka Pratiwi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).56-65

Abstract

Pendidikan memiliki peran krusial dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan menjadi fondasi utama kemajuan suatu bangsa. Guru sebagai salah satu pilar utama sistem pendidikan memegang tanggung jawab besar dalam membimbing dan membentuk kepribadian siswa. Namun, minat mahasiswa program studi kependidikan, khususnya Pendidikan Geografi, untuk berkarir sebagai tenaga pendidik semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa lebih memilih berkarir di luar dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif program studi Pendidikan Geografi Universitas Jember angkatan 2021-2024. Data penelitian dikumpulkan melalui kuisioner yang disebarkan kepada responden sesuai dengan kriteria serta dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi rendahnya minat mahasiswa terhadap profesi guru meliputi persepsi negatif tentang profesi guru, tingginya beban kerja, serta rendahnya kesejahteraan finansial. Selain itu, faktor lingkungan keluarga dan daya tarik prospek kerja di luar bidang pendidikan turut berkontribusi terhadap kecenderungan mahasiswa untuk memilih jalur karir lain, seperti usaha mandiri atau bekerja di sektor non-pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun bidang pendidikan memiliki prospek kerja yang cukup baik, sebagian besar mahasiswa lebih mempertimbangkan karir di luar profesi guru. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan apresiasi terhadap profesi guru, meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, serta memperkuat dukungan sosial guna menarik minat generasi muda untuk berkarir di bidang pendidikan.
Efektivitas Literacy Cloud dalam Meningkatkan Motivasi dan Pemahaman Membaca Siswa SD: Studi Kasus di SDN Percobaan 2 Malang Zulaichah, Lilik; Ekawati, Ratna; Kusumaningrum, Shirly Rizki
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).102-110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan Literacy Cloud dalam meningkatkan motivasi membaca dan pemahaman bacaan siswa kelas 3 SDN Percobaan 2 Malang. Masalah utama yang diteliti adalah rendahnya motivasi membaca siswa dan keterbatasan akses bacaan konvensional yang kurang menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dilaksanakan selama empat minggu pada bulan Oktober hingga November 2024. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas membaca siswa, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis hasil tulisan siswa mengenai unsur intrinsik cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Literacy Cloud berhasil meningkatkan motivasi membaca siswa, yang terlihat dari peningkatan partisipasi aktif mereka dalam membaca dan diskusi cerita. Pemahaman bacaan juga meningkat, yang dibuktikan dengan kemampuan siswa menuliskan unsur cerita secara tepat. Interaktivitas dan visualisasi dalam platform Literacy Cloud menjadi faktor utama yang menarik perhatian siswa dan memfasilitasi pemahaman mereka terhadap teks bacaan. Studi ini merekomendasikan penggunaan Literacy Cloud sebagai metode pembelajaran literasi yang efektif dan menarik untuk sekolah dasar.
Pengintegrasian Teknologi dalam Pembelajaran di Era Digital (Sebuah Kajian Pustaka) Nasir, Muhammad; Sutiah, Sutiah
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).66-77

Abstract

Perkembangan pesat teknologi telah memberikan pengaruh yang sangat besar dibidang pendidikan. Seorang pendidik harus mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada untuk menunjang proses pembelajaran. Salah satu tantangan terbesar seorang guru dalam menggunakan pembelajaran berbasis teknologi adalah bagaimana mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran yang efektif dan efisien. Fokus penelitian ini adalah menganalisis urgensi dan model pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran mulai dari teori hingga prakteknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode studi Pustaka, yaitu pengumpulan berbagai macam literatur kemudian memahami dan mempelajari berbagai teori dari berbagai literatur yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Pada hakekatnya, Pembelajaran berbasis teknologi yaitu pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital secara kreatif selama proses belajar dan mengajar. pembelajaran berbasis teknologi juga menjadi salah satu pilar utama di era modern saat ini. Dalam ranah pendidikan mengeksplorasi dan memanfaatkan teknologi digital membawa peluang bagi pendidik untuk menciptakan kesan belajar yang lebih menarik pada pelajaran yang disampaikan. Pembelajaran menggunakan teknologi juga dinilai lebih efektif dalam meningkatkan pengalaman belajar peserta didik. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi pendidikan di era digital. Pengintegrasian teknologi bukan sekadar penggunaan alat bantu, melainkan melibatkan perubahan mendalam dalam metode pengajaran, interaksi siswa-guru, dan pengalaman belajar secara keseluruhan. Dengan mengadopsi teknologi yang terus berkembang, metode pembelajaran konvensional semakin diperkaya dengan inovasi yang memungkinkan proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif, personal, dan efisien. Pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran memiliki banyak manfaat diantaranya adalah akses terhadap materi pembelajaran yang lebih luas Adapun model-model pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran antara lain model SAMR, model LoTI, Model Dwyer, Model Raby, Model TIM. dan Model TIP.
Pemahaman Literasi Informasi Halal Siswa : Literasi Halal Berdasarkan Berdasarkan Model Literasi Informasi Big Six Hendriawan, Priyatna; Nuryantini, Ade Yeti; Cahyanto, Tri; Windayani, Neneng
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).111-123

Abstract

In the digital era characterized by easy access to information, the ability to filter and understand valid information has become an essential skill in the 21st century. Information literacy, involving the ability to seek, evaluate, and effectively use information, also serves as a foundation in ensuring the halalness of products and services amidst the rapid flow of digital information. This study aims to analyze the level of halal information literacy among junior high school (SMP) students in West Bandung Regency based on the information literacy indicator model developed by the researcher. The research employs a mixed-method approach with a quantitative-qualitative design. Quantitative data were collected through closed-ended questionnaires and analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were gathered through open-ended questionnaires and processed by identifying response patterns. The sample comprised 30 junior high school students selected through purposive sampling. The findings indicate that students’ halal information literacy falls into the moderate category, with a relatively good understanding at the stage of recognizing halal information sources. However, weaknesses were found in their ability to evaluate and utilize halal information effectively. Qualitative data reveal that students demonstrate high interest in halal information literacy but face challenges in identifying the halalness of products due to limited access to information and insufficient in-depth knowledge. This study contributes by developing halal information literacy indicators that can serve as a reference for assessing and improving halal literacy among students. These findings also form the basis for designing more comprehensive halal literacy education strategies in schools.
Faktor-Faktor yang Menghambat Penerapan Project-Based Learning dalam Pembelajaran Bahasa Jawa pada Kurikulum Merdeka di SMP Cantika, Varary Mechwafanitiara; Sukirman, Dadang; Rusman, Rusman
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).183-194

Abstract

Realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar guru Bahasa Jawa belum banyak menerapkan Project-based Learning (PjBL) dalam pembelajaran yang mereka lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat penerapan PjBL dalam pembelajaran Bahasa Jawa pada Kurikulum Merdeka di SMP. Project-based Learning (PjBL) sendiri memiliki keterkaitan erat dengan teori pembelajaran konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan di beberapa SMP yang tersebar di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Malang, dengan subjek penelitian berupa empat guru Bahasa Jawa pada jenjang SMP yang dipilih secara acak dari masing-masing wilayah tersebut. Penelitian dilaksanakan selama satu bulan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-struktur. Data dalam penelitian ini kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tematik berdasarkan model Braun & Clarke (2006) yang meliputi enam tahapan, yaitu familiarisasi, pengkodean, identifikasi tema, peninjauan dan pengembangan tema, penamaan tema, dan penyajian hasil analisis. Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan Project-based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Bahasa Jawa di jenjang SMP menghadapi empat hambatan utama yaitu kompetensi guru, motivasi guru, beban kerja guru, dan kebijakan kurikulum. Kompetensi guru yang belum memadai dalam merancang proyek, rendahnya motivasi akibat kurangnya apresiasi, tingginya beban kerja baik dalam melakukan pengajaran ataupun tugas administratif, serta kurangnya pedoman implementasi yang relevan untuk mata pelajaran Bahasa Jawa menjadi faktor-faktor penghambat yang diidentifikasi dalam penelitian ini.Kata Kunci: Bahasa Jawa, Project-based Learning, PjBL, Kurikulum Merdeka