cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif
ISSN : 18584837     EISSN : 2598019X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, diterbitkan oleh Pusat Informasi dan Pembangunan Wilayah (PIPW) yang berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta, berisi tulisan tentang hasil penelitian, gagasan konseptual dan resensi buku dalam lingkup perencanaan wilayah dan kota serta perencanaan partisipatif. Jurnal terbit dua kali setahun pada bukan Januari dan Juli. Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif menerima tulisan ilmiah dalam bidang yang relevan dengan permasalahan tentang perencanaan wilayah dan kota serta pembangunan daerah.
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
Analisis kebutuhan luas lahan untuk pengembangan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sanitary landfill di Kabupaten Madiun Candra Purnawan; Candraningratri Ekaputri Widodo; Dewi Handayani; Muhammad Zulfi
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 21, No 2 (2026)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v21i2.108141

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Kabupaten Madiun meningkatkan timbulan sampah dan berpotensi mempercepat tercapainya kapasitas maksimum Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kaliabu. Kondisi ini menjadi tantangan dalam mencapai target pengelolaan sampah Kabupaten Madiun sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD, yaitu 70% penanganan sampah dan 30% pengurangan sampah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan luas lahan TPA untuk mendukung pencapaian target tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan perhitungan kebutuhan luas lahan TPA berdasarkan SNI 3242:2008 menggunakan sistem sanitary landfill. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan proyeksi jumlah penduduk, laju pertumbuhan penduduk, persentase penduduk perkotaan, dan timbulan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Madiun memerlukan lahan TPA seluas 24,19 ha untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan sampah pada periode perencanaan. Hasil ini diharapkan menjadi dasar dalam perencanaan pengembangan TPA serta mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Madiun.
Assessment of water catchment area capability in Wai Mhorock, Jayapura, using Weighted Overlay Arya Yusril Akbar Kusumah; Respati Wikantiyoso; Nurul Aini
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 21, No 2 (2026)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v21i2.111625

Abstract

Kota Jayapura sebagai Ibu Kota Provinsi Papua mengalami peningkatan kebutuhan lahan akibat pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat, sehingga berpotensi mengurangi kemampuan daerah resapan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran kondisi daerah resapan air di Kelurahan Wai Mhorock, Distrik Abepura, dengan menggunakan metode kuantitatif melalui analisis Weighted Overlay dengan GIS berbasis empat parameter utama, yaitu penggunaan lahan, kemiringan lahan, jenis tanah, dan curah hujan. Analisis dilakukan dengan menggunakan skor dan bobot sesuai pedoman RTkRLH-DAS, kemudian diolah dengan weighted overlay untuk menghasilkan peta kemampuan daerah resapan air pada setiap kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kelurahan Wai Mhorock termasuk pada kategori kondisi daerah resapan air normal alami seluas 147,3 Ha (74,23%), sedangkan area dengan kondisi baik seluas 45,29 Ha (22,82%). Kedua kategori tersebut perlu dipertahankan sebagai kawasan prioritas konservasi resapan air yang didukung oleh penggunaan lahan non-terbangun yang dominan. Sebaliknya, area dengan kondisi mulai kritis hingga sangat kritis hanya menempati proporsi yang kecil dan terkonsentrasi pada zona dengan kemiringan lebih curam dan pemanfaatan lahan terbangun. Hasil pemetaan ini menyediakan informasi spasial yang penting untuk mendukung perencanaan tata ruang, pengendalian banjir, serta kebijakan konservasi daerah resapan air guna mewujudkan pembangunan perkotaan yang lebih berkelanjutan di Kelurahan Wai Mhorock, Kota Jayapura.
Clustering analysis and key drivers of tourism village sustainability: evidence from The Mountain Merapi Tourism Area, Indonesia Aulia Hapsari Juwita; Akhmad Fauzi; Ernan Rustiadi; Wiwiek Rindayati
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 21, No 2 (2026)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v21i2.118203

Abstract

This study aims to determine the factors contributing to the sustainability of tourism villages in the Mount Merapi tourism area, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. This research applies Matrix of Cross Impact Multiplication Applied to a Classification (MICMAC). Thirty tourism villages were grouped into two clusters: Cluster A, representing villages with limited tourism infrastructure, and Cluster B, representing villages with better-developed infrastructure. The identification results revealed 24 sustainability variables grouped into five dimensions: economic, social, institutional, environmental, and technological. The analysis revealed that Cluster A and Cluster B share similar key drivers for village tourism sustainability, including social capital and government role. The dependent variables in quadrant III are tourist numbers, agricultural technology, cleanliness, financial reserves, early warning technology, and community disaster response. Based on the synthesis of MICMAC results, intrinsic sustainability characteristics of tourism village are endowment, built-in, and inventory.
Penilaian kesesuaian Kawasan Taman Paseban sebagai ruang terbuka hijau berdasarkan konsep Placemaking Amalia Ikhsan Ramadhani; Erma Fitria Rini; Soedwiwahjono Soedwiwahjono
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 21, No 2 (2026)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v21i2.102343

Abstract

Kawasan Taman Paseban merupakan ruang terbuka hijau yang memiliki fungsi sebagai pusat aktivitas bagi masyarakat Kabupaten Bantul. Sebagai ruang terbuka hijau yang banyak dimanfaatkan untuk beragam aktivitas, diperlukan peninjauan terhadap tingkat kesesuaiannya agar mampu memenuhi kebutuhan dan kenyamanan penggunanya secara optimal. Pendekatan placemaking menjadi penting karena menekankan pada penciptaan ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mampu membangun keterikatan sosial, identitas kawasan, serta partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesesuaian Kawasan Taman Paseban sebagai ruang terbuka hijau berdasarkan konsep placemaking dengan menggunakan empat prinsip, yaitu keberagaman aktivitas, respon masyarakat, pengaturan fisik kawasan, dan identitas kawasan. Penelitian ini merupakan penelitian deduktif dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan instansi terkait, dan kuesioner pada 100 responden yang merupakan pengunjung Kawasan Taman Paseban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Taman Paseban mendapat skor 29 dari total 40 kriteria penilaian placemaking, terutama pada aspek keberagaman aktivitas dan identitas kawasan. Kelemahan utama Kawasan Taman Paseban berada pada aspek pelibatan masyarakat dalam perencanaan kawasan. Dengan persentase pemenuhan kriteria sebesar 72,50%, Kawasan Taman Paseban termasuk dalam kategori “Memenuhi” sebagai ruang terbuka hijau berdasarkan konsep placemaking.
Back Cover Jurnal Region
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 21, No 2 (2026)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract