cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
j-dinamika@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip Po. Box 164, Kec. Sumbersari, Kab. Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25031031     EISSN : 25031112     DOI : 10.25047/j-dinamika
Core Subject : Education,
Jurnal J-DINAMIKA ini berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pertanian, manajemen, teknologi informasi, sosial humaniora, kesehatan, dan semua bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2020): Juni" : 25 Documents clear
Pelatihan Proses Pembuatan Biskuit dari Tepung Pepaya dan Pisang di Desa Silo, Jember Aji Sukoco; Septy Handayani
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1206

Abstract

Desa Silo adalah salah satu daerah pertanian potensial di Kabupaten Jember, khususnya sebagai daerah penghasil buah pepaya. Akhir-akhir ini, penjualan buah pepaya terhambat karena stok pasar masih tinggi. Ini memaksa petani untuk kehilangan penghasilan, dan masalah yang sama juga terjadi pada petani buah pisang. Akibatnya, stok pepaya dan buah pisang berlimpah di Desa Silo, dan petani kesulitan menjual komoditas itu. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk menginisiasi peluang bisnis bagi masyarakat di Desa Silo khususnya bagi petani melalui pelatihan proses pembuatan biskuit dengan memanfaatkan buah pepaya dan pisang. Sekitar 28 anggota Gerakan Kesejahteraan Keluarga Desa Silo bergabung dalam program pengabdian masyarakat ini. Implementasi program pengabdian masyarakat terdiri dari pendekatan dan pengumpulan data peserta, persiapan peralatan dan materi pelatihan, kegiatan pelatihan, dan pendampingan peserta. Hasil dari program pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa para peserta antusias dan aktif selama pelatihan karena mereka memperoleh wawasan baru yang bisa menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah ekonomi petani di Desa Silo. Para peserta cukup terampil membuat biskuit karena peralatan yang digunakan sederhana dan mudah dioperasikan, serta aditif makanan yang digunakan mudah ditemukan di pasaran. Evaluasi sensorik menunjukkan bahwa panelis lebih suka biskuit yang terbuat dari bubuk pepaya dan pisang daripada yang dibuat dari salah satu bubuk itu. Ini menunjukkan bahwa buah pepaya dan pisang dapat diolah menjadi bentuk biskuit, yang akan menjadi peluang bisnis yang bagus bagi para petani di Desa Silo.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran Mengenai Teknik Perbanyakan Tanaman Buah Naga Sudarjat; Erni Suminar; Vijaya Isnaniawardhani; Muhammad Abdilah Hasan Qonit; Syariful Mubarok
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1247

Abstract

Buah naga adalah salah satu komoditas buah yang termasuk dalam jenis kaktus yang dapat tumbuh di daerah kering dan lahan yang kurang produktif seperti di Kabupaten Pangandaran. Pengetahuan masyarakat sekitar tentang buah naga bagus, tetapi pengetahuan tentang budidaya dan perbanyakan buah naga masih kurang. Sehingga pasokan bahan tanaman masih sulit diperoleh dan membutuhkan biaya tinggi bagi petani karena semakin banyaknya peminat dalam budidaya buah naga. Untuk mengatasi masalah ini dengan menyediakan bahan tanam secara mandiri. Teknik perbanyakan tanaman tanaman buah naga seperti perbanyakan vegetatif yang dapat meningkatkan kualitas hasil dan nilai ekonomi buah naga. Untuk meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat dapat dilakukan dengan memberikan bantuan dalam teknik perbanyakan tanaman tanaman buah naga. Daerah yang digunakan sebagai mitra dalam kegiatan ini adalah Desa Cintaratu, Kabupaten Parigi, Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan adalah pengobatan perbanyakan buah naga, praktik perbanyakan, dan pembuatan demplot penanaman. Hasil pengayaan menunjukkan bahwa antusiasme dan minat yang tinggi dari masyarakat dalam mendapatkan pengetahuan dan informasi tentang teknik perbanyakan tanaman buah naga di daerah tersebut dan bersedia bekerja sama dalam program berikutnya.
Budidaya Terpadu Ikan dan Sayuran melalui Metode Akuaponik Di Desa Serut Kecamatan Panti Kabupaten Jember Parawita Dewanti; Sigit Soepardjono; Didik Pudji Restanto; Bambang Sugiharto
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1398

Abstract

Sosialisasi dan praktek usaha hidroponik sudah dilakukan melalui posdaya yang dibentuk oleh Lembaga Pengabdian Universitas Jember di Dusun Karang Anom desa Serut Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Desa Serut dipilih sebagai target pada program pengembangan desa mitra karena mempunyai potensi tinggi untuk pengembangan sayuran hidroponik ditinjau dari lokasi, kepedulian dan kemandirian masyarakatnya serta mempunyai jiwa kewirausahaan. Disisi lain, hasil observasi ditemukan pula sebagian penduduk di Dusun Karang Anom desa Serut Kecamatan Panti memiliki usaha budidaya ikan yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir. Upaya Budidaya terpadu sayuran dan ikan melalui metode Akuaponik diharapkan menghasilkan 2 produk sekaligus dalam satu kali proses produksi, sehingga akan diperoleh produk yang bermanfaat bagi masyarakat setempat dan masyarakat secara luas untuk penenuhan pangan dan gizi keluarga.Target yang diharapkan adalah agar anggota kelompok mitra memiliki kemampuan dan ketrampilan dalam mengelola budidaya terpadu ikan dan sayuran dalam satu kali proses produksi. Oleh karena itu diperlukan sarana dan prasarana yang memadai sehingga kelompok mitra dapat memanfaatkan teknologi akuaponik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi respon positif dari anggota kelompok mitra yang ditunjukkan oleh antusias peserta dalam mengikuti serangkaian pelatihan dari awal sampai selesai. Telah diperoleh hasil produk dalam satu kali produksi akuaponik per bulan akan menghasilkan ikan lele sebanyak 50 kg dan sayuran 40 kg. Untuk 3 unit kolam ikan akan dihasilkan ikan lele 150 kg dan 120 kg sayuran dalam waktu 3 bulan
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU SEBAGAI KONSELOR PMBA DENGAN INOVASI SOLUSI KEPADA IBU BALITA TERHADAP PERMASALAHAN PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK ngaisyah, dewi
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1415

Abstract

 Dusun Tamanan Pabrik terletak di Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan luas wilayah 6 Ha 980 m. Dusun Tamanan Pabrik memiliki 5 Rukun Tetangga (RT) dan 2 Rukun Warga (RW). Jumlah Penduduk Dusun Tamanan Pabrik adalah 563 orang dengan penduduk laki-laki sebanyak 282 orang dan penduduk perempuan sebanyak 281 orang. Mata pencaharian sebagian besar sebagai petani. Dusun Tamanan Pabrik memiliki masalah malnutrisi balita. Masalah malnutrisi yang ditemukan meliputi masalah gizi kurang 2 anak (6.9 %), kurus 4 anak (13.8%) dan stunting 1 anak (3.44)%.Prasarana kesehatan yang dimiliki Dusun Tamanan Pabrik adalah Posyandu yang diberi nama “Posyandu Melati”, posyandu tersebut pada tingkatan madya dan dikelola oleh 5 orang kader posyandu. Posyandu Melati memiliki kegiatan lebih dari 8 kali pertahun. Permasalah gizi yang ada disebabkan karena pola pemberian makanan balita.  Selama ini PMBA yang biasa diberikan oleh ibu balita masih tergolong belum tepat. Ditemukan masih banyaknya ibu balita yang memberikan PMBA berupa makanan olahan atau makanan kemasan komersial. Makanan olahan memiliki kelemahan yakni mengandung zat tinambah seperti flavor dan pewarna makanan serta bahan buatan yang kurang baik untuk kesehatan balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi Dusun Tamanan Pabrik, Tamanmartani, Sleman, Yogyakarta. 
Program Emas dalam Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Arief Andriyanto; Etty Rekawati; Dwi Cahya Rahmadiyah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1430

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang termasuk dalam kategori penyakit kronis dan diperkirakan akan meningkat, sehingga perlu dilakukan pengendalian metode yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan dalam bentuk penanganan yang cerdas terhadap diabetes melitus. Layanan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program EMAS terhadap pengendalian gula darah orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: intervensi selama 6 bulan. Sampel penelitian sebanyak 86 orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2 di Cisalak Pasar Kecamatan Ciamnggis Kota Depok. Hasil: Kontrol gula darah orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 melalui intervensi EMAS (p-value 0,001 <0,05). Kesimpulan: Perubahan perilaku orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 diperlukan untuk menstabilkan gula darah pasien. Oleh karena itu, peran komunitas perawat spesialis sangat diperlukan untuk memberikan intervensi sesuai dengan kebutuhan penderita diabetes melitus untuk penanganan penyakitnya.
Sosialisasi Pembuatan Permen Jeli Kopi sebagai Diversifikasi Produk Olahan Kopi di Desa Pakis Kecamatan Panti Jember Septy Handayani; Aji Sukoco
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1207

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Pengabdian Pemula (PPP) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada ibu-ibu anggota koperasi di Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember tentang pembuatan permen jeli sebagai diversifikasi produk olahan kopi, cara pengemasan, analisis usaha, serta pemasaran produk. Pelatihan ini perlu dilakukan karena proses produksi yang melimpah tidak diimbangi dengan penjualan yang terjadi di Desa Pakis, khususnya pada sektor kopi. Akibatnya, banyak petani yang rela merugi karena terpaksa menjual hasil panennya dengan harga yang murah, bahkan sering dibuang atau dikonsumsi pribadi. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan terhadap petani dan masyarakat desa tersebut untuk mengolah kopi menjadi produk olahan yang siap konsumsi. Program pengabdian masyarakat ini diadakan untuk mengatasi masalah tersebut, bahkan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Desa Pakis. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 3 bulan, yaitu mulai bulan Oktober 2018 sampai Desember 2018. Jumlah peserta sekitar 20 orang ibu-ibu anggota koperasi. Kegiatan ini meliputi sosialisasi dan pelatihan pembuatan permen jeli, pendampingan pembukuan sederhana, dan pemasaran produk. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, peragaan oleh tim pelaksana, dan praktik dari para peserta pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan respon seluruh peserta yang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan serta adanya motivasi untuk mengembangkan permen jeli kopi menjadi bentuk usaha kecil.
Pengembangan Desa Sumber Harapan sebagai Desa Sentra Tenun Songket di Kabupaten Sambas Suhendra; Andri Hidayat; Feby Nopriandy; Budi Setiawan
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1253

Abstract

Desa Sumber Harapan dikenal sebagai desa wisata budaya khususnya kerajinan tenun songket. Desa ini terletak di Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas Propinsi Kalimantan Barat. Letak geografis Kabupaten Sambas yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia sangat mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat desa Sumber Harapan. Permasalahan prioritas yang dihadapi pengrajin tenun songket Sambas adalah proses produksi, pengemasan, promosi dan pemasaran. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian di desa Sumber Harapan adalah memperbaiki proses produksi tenun songket, memberikan bantuan pengemasan (packing) yang lebih baik, mempromosikan produk dalam berbagai kegiatan dan memasarkan kain tenun songket Sambas melalui pameran produk tenun. Mitra dalam kegiatan pengabdian di desa Sumber Harapan terdiri dari Koperasi Rantai Mawar beranggotakan, kelompok tenun Sumber Rezeki, kelompok tenun Cual Mandiri dan karang taruna Lestari desa Sumber Harapan.Kegiatan pengabdian yang dilakukan di desa Sumber Harapan adalah bantuan mesin penggulung benang tenun beserta pelatihan cara pengoperasian dan perawatannya, pelatihan desain grafis untuk kemasan, bantuan kotak kemasan produk tenun, promosi dan pemasaran melalui kegiatan pameran produk tenun dan pelatihan sablon. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan daya saing produk, perbaikan tata nilai masyarakat, peningkatan penerapan Iptek di desa dan peningkatan SDM masyarakat. Pengukuran hasil evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuisioner yang diisi oleh mitra, peningkatan harga jual produk dan jumlah transaksi yang dilakukan terhadap produk tenun.
Pelatihan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis IT Bagi Guru MI Arfatin Nurrahmah; Abdul Karim; Huri Suhendri
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1399

Abstract

Kegiatan Pelatihan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis IT Bagi Guru MI ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan guru untuk menguasai konsep-konsep matematika dengan baik sehingga mampu menyajikan materi dengan menarik serta meningkatkan kemampuan guru memanfaatkan teknologi dalam media pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan bagi peserta didik. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang jelas bagi guru di sekolah mitra mengenai perencanaan penerapan model pembelajaran project based learning dan penerapan model pembelajaran berbasis IT menggunakan camtasia studio dalam meningkatkan motivasi guru maupun peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini adalah seluruh guru MI El-Syifa dan beberapa perwakilan guru di sekitar MI El-Syifa seperti MI Nurusa’adah, MI Sir Banar dan MI Sirojul Athfal. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan ini antara lain ialah observasi, diskusi dan simulasi. Metode observasi dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai pembelajaran yang biasa dilakukan di lingkungan mitra, sehingga didapatkan data berupa keadaan sekoah, suasana kelas dan situasi pembelajaran. Metode diskusi dilakukan agar didapatkan solusi dari permasalahan yang ditemukan selama observasi. Metode simulasi dilakukan untuk memberikan contoh penerapan model pembelajaran project based learning dan perancangan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran berbasis IT yaitu camtasia studio.
Pendidikan Kesehatan Pengelolaan Sampah Sejak Usia Dini Di SDN 015 Samarinda Ulu Hansen, Hansen
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1419

Abstract

Pengelolaan sampah yang baik harus melibatkan partisipasi dari masyarakat untuk itu perlu pengenalan sejak dini dalam pengelolaan sampah sehingga pada saat dewasa sudah memahami manfaat dari pengelolaan sampah secara baik dan benar. Pengelolaan sampah mempunyai maksud untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumber daya. Dari sudut pandang kesehatan lingkungan,  pengelolaan sampah dipandang baik jika sampah tersebut  tidak menjadi media berkembang biaknya  bibit penyakit serta sampah tersebut tidak menjadi medium perantara menyebarluasnya  suatu penyakit. Syarat lainnya yang harus dipenuhi, yaitu tidak mencemari udara, air dan tanah, tidak menimbulkan bau (tidak mengganggu nilai estetis), tidak menimbulkan kebakaran dan yang lainnya. Dari hal tersebut maka diperlukan pemahaman yang berkelanjutan dalam pendidikan kesehatan tentang pengelolaan sampah sejak dini. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan sampah sejak usia dini.. Kegiatan yang dilakukan adalah 1) melakukan diskusi dengan guru untuk menggali informasi mengenai pengelolaan sampah yang sudah ada apakah sudah terpisah atau belum, 2) masalah apa yang dihadapi dalam mengelola sampah. Berdasarkan hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan maka disimpulkan beberapa hal: 1) Pengelolaan sampah dikelola oleh seorang petugas kebersihan, 2) Tempat sampah masih bercampur antara sampah organik dan sampah anorganik, 3) Siswa/siswi SDN 015 Samarinda Ulu berpotensi untuk merubah perilaku mereka untuk membuang sampah sesuai dengan tempat dan jenis sampahnya, 4) Penyuluhan dan pendampingan pada saat proses kegiatan berjalan dengan lancar dan antusiasme dari siswa siswinya sangat tinggi. 5) sudah di tempatkan tempat sampah yang terpisah 
Pelatihan Diversifikasi Olahan Pisang dan Singkong bagi Kelompok Wanita Tani “Mulya Abadi” Kabupaten Kubu Raya Sri Syabanita Elida; Saniah; Iwan Rusiardy; Ledy Purwandani; Fenny Imelda
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1449

Abstract

Kelompok Wanita Tani “Mulya Abadi” merupakan kelompok wanita tani yang baru terbentuk selama kurang lebih 2 bulan di Dusun Karya Mulya. Kelompok ini merupakan binaan dari FORHATI Kubu Raya, sehingga masih sangat kekurangan informasi pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pertanian, khususnya dalam membuat ragam olahan komoditas unggulan daerah, diantaranya pisang dan ubi kayu (banana and cassava flour). Selain itu, wawasan dalam bidang manajemen dan kewirausahaan masih kurang sehingga pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menjadi penting dilakukan. Tujuan dari kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah untuk memberdayakan kelompok wanita tani Dusun Karya Mulya sebagai kelompok wanita tani yang baru terbentuk melalui pelatihan pengolahan diversifikasi olahan pisang dan ubi kayu sebagai komoditas lokal menjadi produk olahan yang bergizi dan bernilai jual serta pelatihan membangkitkan semangat berwirausaha dalam mengembangkan produk olahan nantinya. Pada pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) pengolahan pisang dan ubi kayu, mitra mampu menghasilkan beragam kuliner baru seperti tepung, cupcake, brownies, dan mie yang memiliki nilai ekonomis. Mitra juga mampu mengemas produk yang dihasilkan dengan baik. Selain itu, mitra mampu membuat pembukuan untuk usaha kecil dan mempunyai kemampuan dalam mengembangkan semangat kewirausahaan dan cara menjual dipasaran.

Page 1 of 3 | Total Record : 25