cover
Contact Name
Moh Aziz Arifin
Contact Email
cendekiafillia@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fp.uniska@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
ISSN : 25025597     EISSN : 25986325     DOI : -
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia is a scientific journal that was published in 2016, this journal contains scientific writings, summaries of research results, discussion of literature and articles on community service information related to the field of animal husbandry.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Karakterisasi Fenotipe Dan Faktor Yang Mempengaruhi Perdagangan Kambing Jawarandu Di Pedagang Ternak Kota Samarinda Kalimantan Timur Surya Nur Rahmatullah; W Maulana; M Siddiq; M.I Haris; Ibrahim Ibrahim; A. Sulaiman
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i1.2339

Abstract

Pedagang ternak dalam penjualan kambing secara umum menggunakan sifat kualitatif dan kuantitatif ternak dalam menentukan harga ketika proses jual beli ternak. Sifat tersebut mempengaruhi performans yang berkaitan dengan kemampuan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fenotipe dan faktor yang mempengaruhi perdagangan kambing Jawarandu yang dipelihara dan dipasarkan oleh pedagang ternak di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2020 - Maret 2021 di pedagang ternak Kota Samarinda. Penelitian menggunakan kambing Jawarandu jantan umur 8 sampai 24 bulan. Metode penelitian dan analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif analisis dan analisis keragaman. Hasil penelitian ini diperoleh rataan sifat kuantitatif kambing Jawarandu di kota Samarinda diperoleh nilai rataan dan SD dari Panjang badan, Lingkar dada dan Tinggi pundak (cm) secara berurutan yaitu 63,16±6,14; 70,87±6,48; 69,20±6,24. Keragaman sifat kualitatif kambing Jawarandu di kota Samarinda memiliki warna bulu dominan ditemukan yaitu campuran coklat putih (34,69%). Profil muka kambing yang dominan ditemukan yaitu cembung 100%, dengan bentuk telinga menjuntai ke bawah dan tidak terlipat 100%. Faktor yang berpengaruh terhadap aktivitas perdagangan kambing Jawarandu di Kota Samarinda dipengaruhi oleh jenis bangsa kambing, jenis kelamin, umur kambing, asal kambing, dan berdasarkan biaya (cost-based pricing). Faktor dalam penetapan harga dengan berdasarkan performans akan mampu menambahkan harga jual untuk mendapatkan keuntungan ataupun pendapatan serta mampu menutupi biaya produksi dari pedagang ternak.
Korelasi Antara Volume Skrotum Terhadap Motilitas , Viabilitas Dan Konsentrasi Spermatozoa Sapi Pejantan Peranakan Ongole Miarsono Sigit; Junianto Wika Adi Pratama; Hana Cipka Pramuda Wardhani; Arief Mardijanto
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i1.2277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara panjang dan lingkar skrotum terhadap konsentrasi, motilitas dan viabilitas sperma pejantan sapi Peranakan Ongole (bos indicus). Sampel yang digunakan sebanyak 10 ekor sapi Peranakan Ongole dengan usia rata rata lima sampai sepuluh tahun. Variabel yang diamati adalah lingkar skrotum, panjang skrotum, konsentrasi sperma, motilitas sperma ,dan viabilitas sperma. Data analisis menggunakan korelasi dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan korelasinya antara volume skrotum dengan konsentrasi spermatozoa r = 0,0662, viabilitas sperma r = 0,462, motilitas sperma r = 0,175, sehingga terdapat hubungan sedang antara volume skrotum dengan konsentrasi sperma, dan tidak terdapat hubungan antara volume skrotum dengan viabilitas sperma dan motilitas sperma sapi Peranakan Ongole.
Produksi Embrio In Vivo di Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang dan Tren Perkembangan Embrio Transfer Global Irma Irma; Siti Darodjah; Nena Hilmia; Oloan Parlindungan; Ani Rosmayanti; Sri Wahyuni Siswanti; Septaria Jodiansyah; Darlian Fachruddin; Laelatul Choiriyah; Sikin Sikin; Weni Kurniati; Cece Sumantri
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i1.2338

Abstract

The development of the global genetic market has change in strategy, large-scale genetic companies, and artificial insemination has driven the industrialization of embryo market. As a result, the demand for embryo production is increasing. The purpose of this report is to briefly explain the current situation of the in vivo embryo production at the Livestock Embryo Centre (LEC), and review the development trends of global embryo transfer. In vivo embryo production data comes from secondary data for 2014-2020 from the LEC, while world transfer embryo development data comes from embryo transfer association. The average of ova (oocyte and embryo) ranged from 7-10 ova/flushing (averages 8 ova) with transferable embryos ranging from 3-5 embryos/flushing (average 4 embryo). Percentage of transferable embryo ranged from 36%-54% (averages 48%). Estimated numbers of ova and transferable embryos per flush in the world were 10.5 and 6.4 in 2019, respectively. In general, the average production of in vivo embryos and transferable embryos at LEC increases every year. Trend of world embryo production increases while in vivo embryo decreased accompanied by an increase in in vitro embryo production.
Strategi Keberlanjutan Usaha Ekspor Peternakan Domba sebagai Komoditas Ekspor di Kabupaten Jember Irham Fidaruzziar; Nanang Dwi Wahyono; Yossi Wibisono; Niswatin Hasanah
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i1.2311

Abstract

Lamb is an export commodity that has a role in increasing national income through excise and foreign exchange. Many factors can influence a farmer's decision to run a sheep farming business in the midst of very large demand. This study aims to analyze sustainability and design a sustainability strategy for the sheep export business in Jember Regency. The methodology used is Multi Dimensional Scaling (MDS) to analyze using 10 attributes. The results of the technology dimension analysis show that the sheep commodity export business in Jember is categorized as "quite sustainable" with a value of 60.88. The factor that greatly influences the technology dimension and needs to be considered is the suitability of existing technology with livestock needs, the attribute influence value is 4.47
Pengaruh Pembatasan Pakan Pada Puyuh Petelur (Coturnix Coturnix Japonica) Terhadap Produksi Telur Fase Awal Produksi Bambang Azizen; Efi Rokhana; Mubarak Akbar
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i1.2342

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembatasan pakan pada puyuh petelur (Coturnix coturnix japonica) terhadap produksi telur fase awal produksi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 08 September 2021 – tanggal 08 Desember 2021 di Kandang Bapak Amiril Mukmin. Di Desa Tanjungsari, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental (percobaan lapang) dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, perlakuan dengan pembatasan pakan sebanyak P1: Pakan komersial 18 g/ekor/hari, P2: Pakan komersial 20 g/ekor/hari, P3: pakan komersial 22 g/ekor/hari, P4: Pakan komersial 24 g/ekor/hari, P5: Pakan komersial 26 g/ekor/hari dan P6: Pakan komersial 28 g/ekor/hari. Jika terjadi perbedaan yang nyata antar perlakuan, maka akan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatasan pakan pada puyuh petelur berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap produsi telur fase awal produksi. Nilai rataan QDP (%) P1=33,42, P2=44,52, P3=55,28, P4=65,95, P5=68,56, P6=70,52. Nilai rataan bobot telur (g/butir) P1=10,00, P2=10,12, P3=10,66, P4=10,74, P5=10,80, P6= 10,94. Nilai rataan massa telur (g/ekor/hari) P1=3,39, P2=4,60, P3=6,00, P4= 7,27, P5=7,53, P6=7,88. Hasil ini bisa disimpulkan bahwa pembatasan pakan pada P2 sebanyak 20 g/ekor/hari menghasilkan QDP (44,52%), bobot telur (10,12 g/butir) dan massa telur (4,60 g/ekor/hari). Hasil ini bisa disimpulkan bahwa pembatasan pakan pada pada P2 sebanyak 20 g/ekor/hari menghasilkan QDP, bobot telur yang masih sesuai dengan standart untuk burung puyuh awal produksi, sedangkan untuk hasil massa telur lebih kecil dari standart burung puyuh awal produksi.
Performa Produksi Sapi Perah (Friesian Holstein) Pada Daerah Lahan Kering Di Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu (Studi kasus di Peternakan sapi perah KKP Suluh Obor Desa Mandeu) Gomera Bouk; Gusti Ayu Oka Citrawati; Hilarius Yosef Sikone
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i1.2327

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui status fisiologis ternak dan dampaknya terhadap performa produksi sapi perah (Friesian Holstein) yang dipelihara di daerah lahan kering. Penelitian dilaksanakan pada KKP Suluh Obor, desa Mandeu, kecamatan Raimanuk, kabupaten Belu propinsi Nusa Tenggara Timur. Menggunakan metode observasional dan pengamatan lapangan. Sampel diambil secara purposive sampling dengan kriteria: induk laktasi/pernah laktasi, berumur 5-8 tahun sebanyak 3 ekor. Data diperoleh dari pengukuran terhadap status fisiologi ternak (pulsus, respirasi dan suhu rektal) sapi FH. Pengukuran dilakukan sebanyak 3 kali sehari pada jam 08.00 WITA; jam 12.00 WITA dan pada jam 16.00 WITA selama 30 hari sedangkan pengukuran produksi susu dilakukan dua kali per hari (pagi jam 05.00 WITA dan jam 16.00 WITA). Data yang diperoleh selanjutnya ditabulasi dan dianalisis deskriptif melalui pendekatan nilai rataan, koefisien keragaman dan standar deviasi. Untuk mengetahui hubungan antara lingkungan dengan status fisiologi ternak dilakukan uji korelasi, sedangkan pengujian tingkat produksi susu menggunakan uji T dengan software Minitab 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan mikro pada lokasi pemeliharaan ternak sapi FH memiliki suhu lingkungan kandang berkisar antara 27,80-31,97°C dengan rata-rata 29,87°C; dan kelembaban udara berkisar antara 48,07-65,73% dengan rata-rata 55,73%. Untuk status fisiologis sapi perah FH yang dipelihara menampilkan kisaran nilai denyut nadi (pulsus): (61,27-65,02 kali/ menit), frekuensi respirasi: (25,54-30,64 kali/menit) dan suhu rektal: (37,49-38,00°C). Performa produksi susu sapi perah FH pada daerah lahan kering mampu menghasilkan rata-rata 7,07 ± 0,459 liter susu per hari.
Pengaruh Penambahan Calcidifier Dan Probiotik Sebagai Feed Additive Terhadap Penampilan Produksi Itik Petelur Mojosari Osfar Sjofjan; A.P Rahayu; M. H. Natsir; Y.F Nuningtyas
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i2.2978

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan calcidifier dan probiotik terhadap performa produksi itik petelur Mojosari. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 ekor itik Mojosari fase layer (7-8 bulan), calcidifier dan probiotik. Metode yang digunakan dalam percobaan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan digunakan 5 ekor itik mojosari. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pakan kontrol (P0), pakan perlakuan dengan kadar calcidifier dan probiotik 0,2% (P1), pakan perlakuan dengan calcidifier dan kadar probiotik 0,4% (P2), pakan perlakuan dengan kadar calcidifier dan kadar probiotik 0,4% (P2). Calcidifier dan probiotik sebesar 0,6% (P3) dan perlakuan pakan dengan calcidifier dan probiotik kadar 0,8% (P4). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi pakan, han day production (HDP), feed covertion ratio (FCR), egg mass, mortalitas dan income over feed cost (IOFC). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Analisi Kovarian (ANKOVA) dan jika ditemukan pengaruh yang signifikan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncans (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan calcidifier dan probiotik sebagai feed additive terhadap performa produksi itik petelur mojosari tidak berpengaruh nyata (P>0,05) pada konsumsi pakan, han day production, feed convertion ratio, egg mass, mortalitas dan income over feed cost. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penambahan calcidifier dan probiotik sebagai feed additive belum dapat memperbaiki penampilan prduksi itik petelur Mojosari
Profil Titer Antibodi Avian Influenza Pada Ayam Layer Di Kandang Sistem Terbuka Dan Tertutup Ertika Fitri Lisnanti
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i2.2360

Abstract

Kegiatan penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hasil titer antibodi Avian Influeza (AI) ayam petelur dan CV (Coefficient of variance) pada kandang open dan close house. Penelitian ini bertempat di peternakan ayam petelur bukit kapur farm yang beralamatkan di Talun Kabupaten Blitar Jawa timur. Sampel penelitian ini dipilih secara acak dari masing masing kandang dengan jumlah masing masing kandang yaitu 30 sampel uji. Sampel darah diambil melalui pembuluh darah vena brachialis yang berada pada bagian dalam sayap ayam. Pemeriksaan titer dilakukan dengan metode uji serologi HI tes (Hemaglutation inhibition) di laboratorium uji serologi PT Akurat Diagnostik Indonesia. Berdasarkan penelitian yang bersifat deskriptif komparatif ini, maka metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu uji Mann-Whitney dan menggunakan SPSS. Kandang closed house, rata-rata titer antibodi AI nya adalah 24.03 sedangkan pada kandang open house, rata-rata titer antibodi AI nya adalah 25.30. Ayam yang memiliki rata-rata titer antibodi > 24 digolongkan sebagai ayam yang protektif terhadap Avian Influenza. Hasil uji tidak terdapat perbedaan yang nyata dari titer antibody AI pada kandang closed house dan open house.
Rantai Pasok Daging Domba Ekor Gemuk di Kabupaten Jember Niswatin Hasanah; Hariadi Subagja; Erfan Kustiawan; Nurkholis Nurkholis; Nanang Dwi Wahyono; Financia Mayasari
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i2.2563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alur rantai pasok daging domba serta upaya perbaikan rantai pasok daging domba di Kabupaten Jember. Studi ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 sampai bulan September 2021 yang dilaksanakan di Harjo Lestari Farm, Desa Lampeji, kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, provinsi Jawa Timur Nilai produksi daging domba yang tinggi secara keseluruhan harus diimbangi dengan kegiatan penanganan dan pemasaran yang tepat agar dapat memberikan nilai tambah semaksimal mungkin bagi daging domba, hal tersebut diperlukan karena rantai pasok (supply chain) yang panjang dapat mempengaruhi peningkatan harga dan juga kualitas dari daging. Saluran distribusi daging domba di Kabupaten Jember adalah efisien berdasarkan nilai efisiensi pemasaran, margin pemasaran yang menguntungkan (Ski>Sbi) dan shared value. Tingkat efisiensi pada saluran pemasaran I ( 3 tingkat ) yaitu 0,2. Saluran II memiliki tingkat efisensi pemasaran sebesar 0%. Nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp 132.578/kg atau 64% dari total output yang dihasilkan. Perbaikan rantai pasok daging domba lokal melalui pemasaran dengan menggunakan media sosial agar efisien langsung pada konsumen akhir.
Profil Kualitas Kimia (asam lemak dan kolesterol Telur) Telur Puyuh dengan disuplementasi Tepung Alfafa (Medicago sativa L.) dalam Pakan Nonok S Supartini; Wirawan Wirawan; Farida Farida
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v7i2.2965

Abstract

Hiperkolesterolemik sebagai indikator penyakit kardiovaskuler yang menjadi penyebab utama kesakitan dankematian di seluruh dunia . Penggunaan bahan alami dengan efek samping relative sedikit merupakan alternatif penatalaksanaan hiperkolesterolemik.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kualitas kimia telur puyuh yang diberi pakan Tepung alpafa dengan metode formula toping dan subtitusi pada pakan yang sudah biasa digunakan oleh peterbak. Penelitian ini menggunakan 160 ekor burung puyuh umur 5 bulan dipeternakan rakyat. Penelitian in vivo yang menggunakan Burung puyuh jenis petelur umur 5 bulan ini yang sedang masa puncak bertelur sebanyak 180 ekor dibagi menjadi 5 perlakuan dan 6 ulangan,setiap ulangan terdiri dari 6 ekor . Tujuan penelitian ini dalah untuk menganalisis profil kimia Telur pada Kandungan kolesterol P5 9,30 dan kadar lemak 10,55 . Analisis Kadar Lemak metode Soxhlet AOAC, 2005). Hasil Penelitian tepung Alfalfa yang diberikan dengan metode Toping maupun subtitisi memberikan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi Pakan dan FCR . meningkatnya level tepung alfafa dalam pakanyang diberikan dengan toping dan subtitusi menghasilkan trend penurunan kolesterol dan asam lemak.

Page 11 of 18 | Total Record : 180