cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. manggarai,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
ISSN : 14441659     EISSN : 25029576     DOI : -
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio (JPKM) is published regularly twice a year in January and June by the Institute for Research and Community Service (LPPM), Santu Paulus College of Teacher Training and Education. This journal contains scientific articles from research in the fields of religion, education, social, culture, and humanities. The JPKM Editorial Team receives scientific articles that have never been published in journals or other media. The published article script has been evaluated through a review and editing process to fit the style of the JPKM.
Arjuna Subject : -
Articles 314 Documents
PROFETISME KAUM INTELEKTUAL DI TENGAH KRITISISME REFORMASI POLITIK Maksimilianus Jemali
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.848 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v8i2.190

Abstract

Profetisme Kaum Intelektual di Tengah Kritisisme Reformasi Politik. Politik merupakan ruang penuh tawaran dan orientasi. Politik merangsang banyak orang untuk turut berpartisipasi secara intensif di dalamnya. Intensitas partisipasi tidak hanya terwujud dalam ranah intelektual (analisis-analisis dan diskusi) tetapi juga dalam konteks praksis. Dalam tataran tertentu, ada korelasi yang saling memberi dan menerima antara yang akademik dan yang dijalankan dalam praksis politik. Landasan analisis dan konteks praksis politik perlu diberi ruang yang intensif dan adekuat sehingga keberadaan politik dan maknanya membawa dampak yang positif bagi rakyat. Ideal intensi politik adalah kebaikan.
PENGARUH METAPHORICAL THINKING SKILLS DAN GAYA BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA I Putu Ade Andre Payadnya
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.204 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v12i1.191

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh metaphorical thinking skills terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, (2) pengaruh gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, dan (3) pengaruh secara simultan kemandirian terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Populasi berjumlah 335 orang dengan sampel sejumlah 81 orang. Data mengenai metaphorical thinking skills, gaya belajar, dan kemampuan pemecahan masalah siswa dikumpulkan dengan angket dan tes uraian. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis regresi sederhana dan berganda dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara metaphorical thinking skills terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, hasil uji determinasi menunjukkan sumbangan relatif kemandirian terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sebesar 68,3% dengan atau 13,041>1,990, (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara metaphorical thinking skills terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, hasil uji determinasi menunjukkan sumbangan relatif gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sebesar 48,8% dengan atau 8,677>1,990, dan (3) terdapat pengaruh simultan antara metaphorical thinking skills dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masaah matematika siswa, hasil uji determinasi menunjukkan sumbangan relatif sebesar 75,2% dengan atau 118,46 > 3,11. Kata kunci: metaphorical thinking skills, gaya belajar, kemampuan pemecahan masalah matematika
MASALAH PENDIDIKAN DAN PROFESIONALISASI SUMBER DAYA MANUSIA Vinsensius Sumardi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.725 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v8i2.192

Abstract

Masalah Pendidikan dan Profesionalisasi Sumber Daya Manusia. Realitas pendidikan Indonesia seakan tidak pernah berhenti dari masalah. Keluhan yang umum didengar terkait dengan mutu, relevansi dan daya saing. Tentu tidak berlebihan jika dinilai bahwa mutu pendidikan di Indonesia masih rendah bila dibandingkan dengan beberapa negara lainnya di Asia Tenggara. Belum lagi, soal relevansi dan daya saing. Terbaca bahwa tingkat penggangguran di Indonesia masih dinilai tinggi. Soal ini, tentu membutuhkan solusi. Tawaran yang dikemas dalam tulisan ini berkaitan dengan pengaturan sumber daya manusia pendidikan melalui profesionalisasi pendidik dan tenaga kependidikan (pelatihan dan pengembangan) sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah pendidikan.
REFLEKSI KRITIS FENOMENA KOMODIFIKASI TUBUH DI ERA EKONOMI KAPITALIS Ambros Leonangung Edu
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.987 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v8i2.193

Abstract

Refleksi Kritis Fenomena Komodifikasi Tubuh di Era Ekonomi Kapitalis. Tulisan ini lahir sebagai refleksi atas fenomena penjarahan, pelecehan, dan komodifikasi atas tubuh di era ekonomi kapitalis saat ini. Meski berbentuk uraian filosofis yang kelihatan rumit, melambung tinggi, namun di penghujung akhir tetap ada cerita tentang fakta sosial. Cerita tentang kondisi kodrati tubuh sebagai sesuatu yang kudus dan suci kini telahdireduksi dan disulap sebagai tempat untuk mencari kepuasan erotis dan material. Tulisan ini mengangkat sejumlah contoh pelecahan atas tubuh seperti perlakuan yang tampak nyata di tempat-tempat kerja, di dalam kehidupan perkawinan, dan bahkan dalam hal makanan
PENERAPAN MODEL TSTS DAN CAROUSEL FEEDBACK UNTUK MENINGKATKAN EFIKASI DIRI DAN PRESTASI AKADEMIK SISWA Ermalindus Albinus Joseph Sonbay
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.549 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v8i2.194

Abstract

Kontroversi Pertambangan Berdasarkan Telaah Pembangunan Berkelanjutan dan Kajian Eko-Wisata untuk Menyelamatkan Ekologi. Pertambangan di NTT menjadi kontroversi karena terjadimanipulasi dan rekayasa kepentingan seputar hegemoni pertambangan mineral dan hasil alam.Kesejahteraan rakyat yang dijadikan alat propaganda justeru membungkus dengan indahnya keuntungan pribadi para pengusaha pertambangan dan juga pemerintahan daerah yang secara langsung menjadi naungan dan sandaran hukum dan politik para penguasaha tersebut. Pertambangan bukan sekadar urusan pemerintah dan koorporasi tambang, apalagi komunitas eksklusif pengusaha tambang. Pertambangan membutuhkan dialektika ide, cara, pola hingga rehabilitasi alam yang menggabungkan secara holistis dan mutlak, semua pemangku kebijakan (stakeholder), semua pemilik investasi dan modal (shareholders) dan yang terpenting semua masyarakat yang menghidupi areal sekitar, yang selama sekian waktu menikmati dan memenuhi kebutuhan hariannya dari alam. Melupakan salah satu elemen adalah membiarkan konspirasi yang menghancurkan visi ini secara bersama. Kerja sama yang integratif, terbuka dan terpercaya adalah sesuatu yang niscaya dalam dialektika ini. Karena, hanya dengan kerja sama ini transfer teknologi dan pengetahuan yang bisa memanusiakan manusia dan menjamin adanya kelanjutan lingkungan hidup dapat terjadi
COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING (CLT) AND CLASSROOM INTERACTION: IMPLICATION TO THE FOREIGN LANGUAGE LEARNING AND TEACHING Gabriel Fredi Da’ar
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.964 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v8i2.198

Abstract

Communicative Language Teaching (CLT) and Classroom Interaction: Implication to the Foreign Language Learning and Teaching. Language learning aims to gain competence in the language studied both language skills (reading, writing, listening and speaking) and the components of language (sentence patterns, vocabulary and pronunciation). Some ways can be employed to achieve the goals such as independent learning and guided one. In language learning, several approaches are applicable, one of which is Communicative Language Teaching (CLT). Teachers apply this approach with the aim that students have enough time to negotiate and manipulate real situations into the classroom through dialogue, discussion, story-telling, game, roleplay, and debate. Through these activities the learners get a lot of input from the community of learning
MANAJEMEN STRATEGIK PENDIDIKAN BERBASIS PELANGGAN Yohanes Wendelinus Dasor
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.061 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v8i2.200

Abstract

Manajemen Strategik Pendidikan Berbasis Pelanggan. Fenomena yang terjadi di Indonesia adalah jumlah lulusan perguruan tinggi dari tahun ke tahun selalu meningkat. Peningkatan lulusan tersebut tidak disertai dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. Lebih dari pada itu lembaga pendidikan di Indonesia dinilai tidak mencetak sarjana yang siap pakai. Ada ketidaksesuaian antara output pendidikan dan tuntutan perkembangan ekonomi serta kualitas lulusan tidak cocok dengan kebutuhan dunia usaha/kerja. Berdasarkan fenomena tersebut maka sudah seharusnya lembaga pendidikan saat ini dikelola dengan suatu konsep manajemen yang berbasis pelanggan. Manajemen pendidikan berbasis pelanggan adalah pengelolaan lembaga pendidikan yang pada akhirnya menghasilkan output yang memuaskan pelanggan. Beberapa ciri output pendidikan yang dapat memuaskan pelanggan diantaranya adalah cerdas, terampil dan berkarakter. Dan untuk menghasilkan output pendidikan yang demikian maka lembaga pendidikan harus memperhatikan kualitas manajemen strategik pendidikan yang mencakup manajemen kognitif dan manajemen skill. Dengan memperhatikan pengelolaan pendidikan yang demikian output pendidikan akan sendirinya dapat memuaskan pelanggan.
HAM DAN HUKUMAN MATI MENURUT ATURAN GEREJA KATOLIK: IMPLIKASI PASTORALNYA DI INDONESIA Yohanes Lon
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.772 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v12i1.206

Abstract

The enforcement of the death penalty in Indonesia has become a challenge for Indonesian Catholic Church in defending the dignity of human being and his right for life. Through a literature study, this article will highlight the rule of Catholic Church o death penalty and its implications for pastoral activities. The study argues that the dignity of human being is based on its nature as rational, free will and conscience creature. Moreover God has created human beings according to His own image and has redeemed them when destroyed by their own sins. Death penalty is essentially against the dignity of human being and human rights, especially the right to life. Therefore, its enforcement must consider the safety and protection of human rights. The death penalty is only allowed for extraordinary crimes against humanity and is carried out to protect the human rights of others as well as through fair, right and objective justice. The study concludes that in order to protect human rights and the dignity of human being in Indonesia, the Indonesian Catholic Church, through its pastoral works, must promote and defend the noble dignity of human beings and their right to life (pro life pastoral), carry out pastoral of forgiveness and of mercy to the setenced to death, criticize and oversee every trial which results in the death sentence to the defendant (critical prophetic pastoral).
PERILAKU BERPACARAN REMAJA KOS-KOSAN DI KOTA RUTENG, KABUPATEN MANGGARAI, NTT Ambros Leonangung Edu; Fransiska Jaiman Madu; Mariana Jediut; Petrus Redy Partus Jaya
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.996 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v12i1.209

Abstract

Research on the dating behavior of teens at boarding houses in Ruteng City consists of two parts - research on high school teenagers and college’s students teenagers. This report focuses on the results of research to students living at boarding houses. This study was designed to describe the dating behavior of teenage boarders in the Ruteng, Manggarai Regency. Sexual dating behavior that drives this research is about emerging forms of thinking about sexual drive for couples. Various forms, such as holding hands, hugging, kissing, touching sensitive body parts, and sexual intercourses. Based on this concept, dating behavior is grouped into 4 activities, dating, necking, petting, and intercourses. Getting data, the team used survey by quantitative approach. Data collection techniques consisted of questionnaires, interviews, and observations. Questions related to student dating behaviors. Questionnaire was supported by interview and observation. The total participants were 320 students who were dating in Ruteng. From the total and 95% confidence level, the team determined margin of error totally 5.3%. Data were analyzed by descriptive statistical techniques and non-parametric statistics. Descriptive statistics were used to describe the condition of participants in terms of age, circumstances, and semester level. Non-parametric statistics were used to assess the significance of the relationship between age, circumstances, and semester variables for dating safety. Some of them have even been prominent in sexual relations. These facts were caused by unregulated environments. In Ruteng, the boarding houses do not have a construction permit because they do not have local regulations from the Manggarai regency government. This confirms the owner's mentality that is oriented to money and ignore the rules, do not limit male and female relations of boarders, and the desire of teenagers to make boarding as a safe dating place. The results of this study are expected to be a reference for local governments to issue local regulations.
Analisis Semiotika Konflik Ideologi (Analisis Sosiologi Media Pada Film Jenderal Soedirman) Rudolof Ngalu; Lasarus Jehamat; Laurensius D.E.P. Putra
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.361 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v12i1.215

Abstract

This research is entitled Semiotic Analysis of Ideology Conflict (Media Analysis of Sociology in General Soedirman's Film). This research is based on the consideration that all things including films are not immune to the process and power relations. The presence of a film has a purpose and therefore has a certain meaning. This research focuses on the analysis of interarideological conflicts in the film General Soedirman. It is said, in the film, conflicts often occur in several segments. All conflicts are certainly based on certain roots and causes. Likewise, every conflict always has a certain dynamic. Whatever the reason, the dynamics of the conflict whether socially or symbolically in the film has a certain meaning. Therefore, the dynamics of the conflict can be analyzed and worth checking. The study uses Ralf Dahrendorf's conflict theory. The analysis of this study uses a qualitative interpretive concept. The method used as an analytical machine uses the Roland Barthes semiotics method. Roland Barthes' semiotics focuses the analysis of signs by looking at denotations, connotations and myths. The results showed a number of ideological conflicts that occurred in the film. Some of them are conflicts between narrow ideology of nationalism (chauvinism) vs. fascism, between nationalism vs. colonialism, between nationalism vs. communism, and communism vs. colonialism conflict. Understanding of ideological conflicts is urgently analyzed so that people are not manipulated by various ideas and ideas that emerge from certain regimes can be immediately overcome.

Filter by Year

2015 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 9 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 9 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 7 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 7 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio More Issue