cover
Contact Name
Yuli Ani Setyo Dewi
Contact Email
selingjurnalpgra@gmail.com
Phone
+6281296125801
Journal Mail Official
selingjurnalpgra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hayamwuruk 31 Watesumpak Trowulan Mojokerto Tel / Fax. (0321) 3914242 Mojokerto,
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Seling: Journal of PGRA Study Program
ISSN : 2528083X     EISSN : ISSN2540     DOI : https://doi.org/10.29062/seling.v5i2
Core Subject : Education, Social,
SELING: JOURNAL OF PGRA STUDY PROGRAM accepts manuscripts related to all aspects of Elementary Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Pengaruh Kegiatan Membatik Jumputan Terhadap Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 5-6 Tahun di TK Pertiwi Kuala Tungkal Tanjung Jabung Barat Reza Estianti; Sukendro Sukendro; Winda Sherly Utami
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i1.2148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan membatik jumputan terhadap kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 Tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain yang digunakan adalah Pre-Eksperimental Design dengan bentuk One Group Pretest Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah anak kelas B di TK Pertiwi Kuala Tungkal Tanjung Jabung Barat sebanyak 15 orang anak.. Instrumen yang digunakan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian membuktikan bahwa 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yaitu 9.979 > 2.160 pada taraf signifikan α = 0,05 hal ini berarti ada pengaruh yang signifikan dari kegiatan membatik jumputan terhadap kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 Tahun di TK Pertiwi Kuala Tungkal yaitu berada pada interpretasi kuat dengan nilai yang berada pada rentang > 1,00 dengan interpretasi kuat (strong efect). Dengan demikian kegiatan membatik jumputan dapat digunakan untuk mengembangkan kecerdasan interpersonal anak.
Persepsi Guru terhadap Penataan Ruang Kelas (Indoor) untuk Pembelajaran Anak Usia Dini Anike Septiyohana Karokaro; Amanah Sholeha; Fitri Rahayani; Masyunita Siregar
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i1.2149

Abstract

Ruang kelas bagi anak usia dini adalah sebagai tempat berlangsungnya proses pembelajaran dan sebagai hal yang akan membantu mengembangkan anak. TK Swasta Stella Maris Jambi adalah salah satu sekolah untuk pendidikan anak usia dini. Penelitian yang dilakukan ini berupaya untuk mengetahui pandangan guru akan penataan ruang kelas untuk proses belajar. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner kepada guru-guru. Hasil dari penelitian ini adalah ruang kelas untuk proses belajar dinyatakan baik dalam kegunaannya, dekorasi atau hiasan yang ada dalam kelas dapat mempengaruhi anak dalam proses belajarnya, mulai dari hiasan angka/huruf, hewan-hewan dan bunga, juga hasil karya akan kreativitas anak. Dalam menciptakan kelas yang aman dan nyaman, guru-guru memiliki caranya masing-masing yang akan diterapkannya kepada anak-anak. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini adalah pengelolaan ruang kelas pada TK Swasta Stella Maris Jambi dikatakan baik.
Pengaruh Hereditas Terhadap Intelegensi Anak Fitrianti Wulandari; Novita Widiyaningrum; Umi Masturoh
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i1.2171

Abstract

Faktor Hereditas kerap disinonimkan dengan genetik, bawaan, bahkan ketiganya memiliki makna yang sama dengan faktor keturunan. Hal inilah yang menjadi faktor utama dalam perkembangan maupun pertumbuhan anak usia dini. Dalam perkembangan anak usia dini terdapat enam aspek perkembanga yaitu nilai agama dan moral, sosial emosional, kognitif, Bahasa, fisik motorik, dan nilai Pancasila. Menurut aliran navitisme inilah yang percaya bahwa faktor hereditas memengaruhi perkembangan seorang anak, komponen yang di bawa sejak lahir akan menentukan perkembangan anak. Data kepustakaan digunakan dalam penelitian ini. Buku-buku, surat-surat, pengumuman, iktisar rapat, pernyataan tertulis, dan sumber lain adalah sumber data utama penelitian ini. Namun, analisis cahaya yaitu metode analisis data yang dipergunakan. Hasil penelitian ini mencakup 1. Tiga teori hereditas yang paling populer adalah partisipasi, koalisi, dan asosiasi. Faktor hereditas 2 mempengaruhi proses perkembangan dan pertumbuhan anak. Hereditas didasarkan pada (1) pernikahan (partiality), anak lahir mewarisi sifat dari satu diantara dua sumber aslinya secara keseluruhan atau sebagian besar (2) penyatuan (coalition), di mana anak lahir mewarisi sifat-sifat berasal darisumber aslinya tanpa cabangcabangnya.dan (3) penggabungan (association), di mana anak mewarisi sifat- sifat tertentu dari sumber aslinya.
Pengaruh Kegiatan Meronce Terhadap Kemampuan Mengenal Pola pada Anak Usia 4-5 Tahun di RA Al Kausar Putri Ismawati; Eliana Dwi Kumalasari
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i1.2184

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan mengenal pola serta ketidakmampuan anak dalam meniru pola secara sederhana. Hal ini dibuktikan dari 16 anak dalam satu kelas, tidak ada satupun anak yang mampu mengurutkan pola tanpa bantuan guru. Maka dari itu, tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan meronce terhadap kemampuan mengenal pola pada anak usia 4-5 tahun di RA Al Kautsar Plososari Mojokerto. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah eksperimen. Penelitian eksperimen ini merupakan desain penelitian Pre-Eksperimental Designs. Penelitan Pre-Eksperimental Designs dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini adalaah dokumentasi, observasi dan check list. Teknik analisis data penelitian ini adalah melalui uji Validitas dan uji Wilcoxon berbantuan aplikasi SPPS Versi 26. Dari hasil data pre-test dan post-test yang didapat menggunakan Uji Wilcoxon dengan menggunakan komputer program SPSS versi 26 yang menunjukkan Zhitung -3.570 dan sig ,000. Apabila nilai Sig Statistik uji wilcoxon alpha (0,05) atau |Zhitung Ztabel (0,00019), maka Ho ditolak. Diperoleh nilai sig 0,000 alpha (0,05) sehingga diputuskan untuk menolak Ho. Jika Ho yang ditolak, maka secara otomatis Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh penggunaan media ronce terhadap kemampuan mengenal pola anak kelompok A RA Al Kautsar. Berdasarkan perbandingan data dan analisis yang didapatkan maka dapat dikatakan jika kegiatan meronce berpengaruh terhadap kemampuan mengenal pola anak kelompok A RA Al Kautsar Plososari.
PENERAPAN MEDIA LOOSE PARTS BERBASIS STEAM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF PADA ANAK USIA DINI Tungga Purnama Sari; Ardiana Faizah
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i1.2194

Abstract

Kemampuan mengenal huruf adalah kemampuan yang di miliki setiap anak untuk mengetahui konsep huruf. Kemampuan mengenal huruf anak usia dini kelompok A yaitu mengenal huruf vokal dan konsonan, membentuk huruf dari benda, menulis huruf dengan media loose parts berbasis STEAM. Sedangakan media loose parts merupakan alternatif sebuah media yang dapat digunakan untuk menambah pengetahuan anak melalui alam dan lingkungan sekitar pada anak untuk meningkatkan kreativitas pada anak sehingga proses belajarnya lebih konkret. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan reflesi. presentase ketuntasan belajar pada siklus I terdapat 60% sebanyak 6 anak didik dari 20 anak didik dengan rata-rata 60 dan siklus II terdapat 75% sebanyak 8 anak didik dari 20 anak didik dengan rata-rata 75. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan dalam penggunaan media loose parts berbasis STEAM untuk kemampuan mengenal huruf pada anak usia dini. Pendidik diharapkan memanfaatkan media loose parts berbasis STEAM dalam kegiatan bermain anak usia dini, salah satunya pada kegiatan mengenal huruf.
KREASI KAPAS TEMPEL UNTUK MENGEMBANGKAN ART SKILL SISWA KELOMPOK A DI TK MODERN BUNDA SAYANG NGAWI Puspahati, Norma Ken; Wahidah, Anita Solihatul; Elentika, Pramudya
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i2.2309

Abstract

Salah satu dari aspek utama yang harus dikembangkan dari keterampilan anak adalah kemampuan seni (Art Skill). Seni juga mempunyai pengaruh sangat penting guna menstimulasi otak anak dalam perkembangannya. Latar belakang masalah di TK Modern Bunda Sayang adalah kemampuan seni anak masih rendah, didalam menggunakan jari-jari tangan ada beberapa anak yang masih kurang terampil khususnya dalam kegiatan mewarnai, menggunting dan menempel. Hal tersebut disebabkan minimnya pemberian stimulus dalam meningkatkan kemampuan seni pada anak. Salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan seni anak adalah dengan kegiatan kreasi kapas tempel (kolase). Oleh karena itu, peneliti memilih menggunakan kegiatan kolase dengan bahan kapas. Fokus rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan seni siswa TK Modern Bunda Sayang dan bagaimana mengembangkan kemampuan seni siswa melalui kreasi kapas tempel (kolase). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dimana subyeknya adalah Siswa Kelompok A TK Modern Bunda Sayang, yang berjumlah 17 siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pengembangan yang cukup signifikan. Karena hasil dari penelitian target ketuntasan minimal kelas yaitu sebesar 82,35% telah tercapai. Dengan hasil tersebut, kemampuan seni anak yang berada pada keadaan Berkembang Sangat Baik (BSB) sudah semakin banyak. Oleh karena itu, penelitian ini telah berhasil memberikan jawaban dari fokus masalah yaitu kegiatan kreasi kapas tempel (kolase) dapat mengembangkan kemampuan seni siswa TK Modern Bunda Sayang.
Kelas Ramah Anak di Pendidikan Anak Usia Dini Asri, Lailatul Nur; Malaikosa, Yes Matheos Lasarus; Jannah, Miftakhul
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i2.2322

Abstract

Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak. Sangatlah penting mewujudkan sekolah sebagai lingkungan ramah anak. Kelas ramah anak ialah perwujudan sekolah ramah anak di mana sebagian besar interaksi guru dan anak terjadi di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kajian kepustakaan (literature review). Penelitian ini mengkaji tentang kelas ramah anak pada pendidikan anak usia dini. Untuk bahan kajian, peneliti memilih Peraturan Menteri tentang sekolah ramah anak dan artikel-artikel dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir dengan kata kunci: sekolah ramah anak; lingkungan ramah anak; kelas; TK; dan PAUD. Data-data yang didapatkan dianalisis sesuai topik yang ditentukan dalam penelitian. Setelah itu hasil analisis disajikan dalam tulisan yang terorganisir. Enam komponen penting dalam kelas ramah anak adalah kebijakan sekolah ramah anak, pelaksanaan kurikulum, pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak-hak anak, sarana dan prasarana yang aman dan raah anak, keterlibatan anak, serta partisipasi orang tua dan masyarakat. Kelas ramah anak dapat menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.
LITERASI SAINS MELALUI PENDEKATAN EKSPLORASI LINGKUNGAN DI RA SYAFA'ATUL ULUM Sermila, Sermila; Binsa, Ucik Hidayah; Setyowati, Eny
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i2.2347

Abstract

Literasi sains pada anak usia dini merupakan fondasi penting untuk pengembangan pemahaman mereka tentang dunia sekitar. Eksplorasi lingkungan memberikan pengalaman langsung yang mendalam, memungkinkan anak-anak untuk membangun pengetahuan mereka tentang alam dan proses ilmiah secara alami. Dalam penelitian ini, Peneliti mengeksplorasi bagaimana interaksi anak-anak usia dini dengan lingkungan mereka memengaruhi literasi sains mereka. Peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara untuk memahami bagaimana anak-anak berinteraksi dengan objek dan fenomena alam, serta bagaimana pengalaman tersebut memengaruhi pemahaman mereka tentang konsep ilmiah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplorasi lingkungan secara aktif mendorong perkembangan literasi sains pada anak usia dini, dengan pengalaman langsung yang memperkuat pemahaman mereka tentang konsep-konsep ilmiah. Implikasi praktis dari penelitian ini mendukung penggunaan pendekatan berbasis lingkungan dalam pendidikan anak usia dini untuk meningkatkan literasi sains mereka.
Efektivitas APE Terhadap Kemampuan Bahasa Anak Introvert Churiyah, Churiyah; Pamuji, Pamuji
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i2.2362

Abstract

Kemampuan berbahasa merupakan aspek penting dalam perkembangan anak yang berperan signifikan dalam proses belajar, komunikasi, dan sosialisasi mereka.Anak-anak dengan kemampuan berbahasa yang baik cenderung lebih mudah memahami pelajaran dan berinteraksi dengan teman sebaya.Namun, kemampuan berbahasa ini bisa sangat bervariasi antar individu, terutama antara anak-anak dengan kepribadian yang berbeda, seperti anak-anak introvert yang cenderung lebih pendiam dan mungkin menghadapi tantangan lebih besar dalam berkomunikasi. Alat Permainan Edukatif (APE) telah lama digunakan sebagai metode untuk merangsang perkembangan kognitif dan bahasa pada anak-anak. Alat Peraga Edukasi ini dibuat untuk menstimulasi anak-anak agar pembelajran jadi menarik melalui belajar sambil bermain, yang membantu anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan dan tidak menekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengevaluasi efektivitas APE dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak introvert.Metodologi penelitian ini melibatkan pengamatan langsung dan pengukuran kemampuan berbahasa anak-anak introvert sebelum dan sesudah penggunaan APE dalam lingkungan pendidikan. Dari penelitian yang dilakukan dapat menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga ini mampu sangat baik dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak-anak introvert, terutama dalam hal ekspresi verbal dan pemahaman kosakata.Dengan demikian, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa APE efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak-anak introvert. Hasilnya peneliti mengharapkan mampu menambah pengalaman dan ilmu yang bermanfaat bagi guru, ayah bunda , dan peneliti dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan efektif, serta mendorong pengembangan APE yang lebih tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhan spesifik anak-anak introvert. Dalam penelitian ini menggunaka Deskriptif kualitatif.
MENUMBUHKAN PERCAYA DIRI ANAK USIA DINI (USIA 4-6 TAHUN) MELALUI EKSTRAKURIKULER TAPAK SUCI DI TK AISYIYAH 2 NGAWI Jumiarsih, Endang
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i2.2373

Abstract

Percaya diri merupakan salah satu sifat yang dimiliki oleh seseorang yaitu rasa percaya dan yakin terhadap kemampuan di dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana menumbuhkan percaya diri anak usia dini (usia 4-6 tahun) melalui ekstrakurikuler tapak suci di TK Aisyiyah 2 Ngawi, percaya diri yang dimaksud adalah percaya diri untuk tampil didepan umum. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di TK Aisyiyah 2 Ngawi, Strategi yang digunakan pelatih ekstrakurikuler tapak suci dalam membantu menumbuhkan percaya diri anak usia dini yaitu dengan pemberian materi baik spiritual dan jasmani. Rangkaian kegiatan tapak suci terbagi menjadi tiga yaitu pembukaan, pemberian materi dan penutup. Materi ini, mengharuskan siswa berani maju dihadapan pelatih dan siswa yang lain. Hal ini dapat menumbuhkan keberanian anak . Melalui rasa percaya diri siswa dapat pentas dihadapan orang banyak seperti pada acara Gebyar Aisyiyah Smart dalam memperigati isro’ mi’roj di Alun-alun Merdeka Ngawi