JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) diterbitkan oleh Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Articles
401 Documents
Penguatan Aspek Produksi dan Pemasaran pada Usaha Keripik Singkong Mix Sayur
Annisa Kesy Garside;
Teguh Baroto;
Ode Rapija Gunarimba Waibo
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (642.116 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v0i0.4614
Bunda Mandiri merupakan usaha kecil yang membuat keripik singkong mix sayur dengan merek “Singtoss”. Permasalahan dari aspek produksi adalah waktu pemipihan adonan keripik masih lama karena menggunakan mesin penggiling manual. Selain itu, pemilik usaha berkeinginan untuk memasarkan produk ke toko oleh-oleh yang tersebar banyak di wilayah Malang, namun terkendala dengan adanya persyaratan toko yaitu mewajibkan produk memiliki PIRT dan sertifikat halal MUI. Oleh karena itu tujuan program kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan inovasi proses untuk mempercepat waktu pemipihan adonan dan meningkatkan pemasaran produk dengan menciptakan keunggulan melalui produk halal. Kegiatan dilakukan melalui difusi teknologi proses produksi dan pengemasan produk serta advokasi dalam bentuk pendampingan pengajuan sertifikasi halal dan pengoperasian mesin. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM adalah penggunaan mesin penggiling adonan keripik dalam proses produksi, desain kemasan yang baru dengan mencantumkan logo halal MUI, peningkatan pengetahuan pemilik usaha mengenai proses sertifikasi halal dan desain kemasan, serta peningkatan ketrampilan dalam mengoperasikan mesin penggiling. Keberhasilan kegiatan ini dapat diukur dari peningkatan kuantitas produksi dari 6 kg/hari menjadi 14 kg/hari atau naik 150%. Selain itu omzet penjualan produk naik 1,5-2 kali lipat dibandingkan kondisi awal.
Pemanfaatan Limbah Pertanian Dan Peternakan Sebagai Pupuk Kompos
Salfauqi Nurman;
Dewi Ermaya;
Fadlan Hidayat;
Rita Sunartaty
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 1 MARET 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (649.021 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v3i1.2709
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat Gampong Keuneu Eu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh dalam mengolah limbah hasil pertanian dan peternakan menjadi pupuk kompos. Pelaksaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan penyuluhan tentang pupuk kompos, setelah itu dilakukan praktek pembuatan pupuk kompos. Hasil yang diperoleh yaitu berupa pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pertanian sebagai pengganti penggunaan pupuk kimia, selain itu hasil lain dari program pengabdian ini berupa kemampuan yang diperoleh oleh masyarakat dalam mengelolah limbah hasil pertanian dan peternakan menjadi pupuk kompos, sehingga mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mengurangi pencemaran lingkungan oleh limbah pertanian dan peternakan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desain Produk Anyaman Mansiang di Jorong Taratak Nagari Kubang Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota
Ahmad Bahrudin;
Widdiyanti Widdiyanti;
Wahyono Wahyono
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2607.88 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v0i0.3146
Kegiatan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan di Nagari Kubang karena sebagian besar masyarakatnya, terutama para wanita, memiliki keterampilan menganyam batang mansiang untuk dijadikan produk yaitu kombuik yang berfungsi sebagai tempat beras yang digunakan ketika akan berkunjung ketempat kematian. Tetapi eterampilan ini didapatkan secara turun temurun sehingga produk yang dihasilkan masih meniru produk yang sudah ada. Pengrajin ini membutuhkan tambahan keterampilan lain, seperti cara mendesain aneka ragam bentuk produk olahan anyaman dan implementasi desain menjadi produk jadi. Metode kegiatan yang dilakukan adalah pendidikan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan tentang pengembangan industri kreatif, pengembangan desain produk dan strategi produksi produk kerajinan mansiang. Metode pelatihan dilakukan melalui demonstrasi langsung diversifikasi produk kerajinan anyaman mansiang berdasar selera pasar. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah : 1) meningkatnya kemampuan pengajin dalam membuat desain, 2) produk-produk tas wanita dengan berbagai bentuk dengan bahan baku anyaman mansiang, 3) meningkatnya kemampuan dalam mengaplikasikan teknik hias decoupage dan sulam pita.
Implementasi Program QUEST Untuk Menganalisis Butir Soal Bagi Guru-Guru SMP Muhammadiyah 2 Karanglewas
Hindayati Mustafidah;
Harjono Harjono
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (495.067 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v3i2.3378
Pengukuran dan penilaian terhadap kegiatan pendidikan mutlak harus dilakukan khususnya hasil belajar. Tes merupakan salah satu instrument instrumen yang dapat digunakan untuk mengukur hasil belajar.Sebagai alat ukur, tes harus memiliki karakteristik valid, reliable, memiliki daya pembeda yang bagus, serta memiliki tingkat kesukaran yang representatif. Untuk mengetahui karakteristik ini, harus dilakukan analisis terhadap tes. Selama ini, kegiatan analisis tes jarang dilakukan dengan alasan kurangnya waktu dan tenaga, serta sulit dalam menggunakan rumus meskipun telah tersedia alat bantu komputer. Untuk mengatasi hal ini, dilaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat memanfaatkan program QUEST untuk membantu melakukan asesmen terhadap kualitas soal tes.Kegiatan ini melibatkan guru-guru SMP Muhammadiyah 2 Karanglewas Kabupaten Banyumas sebagai mitra aktif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode pendidikan dan pelatihan dengan tahapan penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung mengoperasikan program QUEST dan cara membaca hasil keluaran program. Luaran dari kegiatan ini berupa sertifikat kompetensi atas target yang diharapkan yaitu guru memiliki kompetensi di salah satu bidang kompetensi pedagogik berupa kompetensi pemanfaatan teknologi berupa program QUEST dalam menganalisis butir soal tes. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini dicapai dengan hasil 87% dari mitra bias mengoperasikan program QUEST dan bisa melakukan analisis butir soal tes yang disusunnya untuk mengetahui apakah soal sudah memenuhi kategori soal yang baik atau belum.
Pembinaan Tata Bahasa dan Bentuk Surat-Menyurat Indonesia Berbasis Microsoft di Desa Mandala, Dukupuntang Kabupaten Cirebon
Jimat Susilo;
Tri Pujiatna;
Siska Firmasari
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.316 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v0i0.5498
Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kemampuan para perangkat desa dalam membuat surat dengan menerapkan teknologi komputer. Surat merupakan salah bentuk komunikasi tulis. Surat ditulis bertujuan untuk menyampaikan sesuatu kabar/berita/informasi secara tertulis. Penulisan dan pengorganisasian surat perlu mendapatkan perlakukan yang khusus agar maksud dan tujuan dapat disampaikan dengan baik Penulisan surat membutuhkan sebuah pemahaman tentang konsep bahasa dan format bentuk surat. Hal ini bertujuan agar maksud dan tujuan surat dapat diterima dengan baik oleh penerima surat. Penggunaan teknologi dalam penulisan surat akan berpengaruh pada kecepatan dalam penyampian informasi. Salah satu usaha yang dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan kegiatan pengelolaan surat-menyurat dengan memanfaatkan teknologi komputer. Teknologi komputer khususnya pemanfaatan perangkat lunak yang digunakan adalah metode langsung dengan menggunakan suatu pendekatan teknik pendampingan. Mitra dalam kegiatan ini adalah pemerintahan Desa Mandala Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon. Hasil kegiatan ini berupa peningkatan kapasitas kemampuan para perangkat desa dalam proses penulisan surat dari segi penggunaan bahasa surat dinas yang baku sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia serta bentuk surat dinas yang akan digunakan. Selanjutnya, pengguaan teknologi komputer bagi para perangkat Desa akan mempermudah dalam proses pembuatan surat masal secara singkat dan efisien dengan memaksimalkan fitur Mail Merge pada program Microsoft Word.
Pelatihan Pengolahan Air Dalam Mengatasi Krisis Air Bersih
Muh. Fajaruddin Natsir;
Makmur Selomo;
Muh. Asfar
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.966 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v3i2.4125
Kelurahan Untia terletak di wilayah timur Makassar dan sering mengalami krisis air bersih. Selain itu, masalah yang lain adalah rendahnya kualitas air sumur gali yang merupakan sumber air utama dari masyarakat Kelurahan Untia. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat di Kelurahan Untia dalam pengolohan air. Kegiatan pengabdian dilakukan dimulai dengan tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan pengolahan air, dan pendampingan pembuatan alat pengolahan air bersih. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat (p = 0,000< 0,05) mengenai pengolahan air sebelum penyuluhan dengan sesudah penyuluhan.Selain itu dihasilkan contoh alat pengolahan air bersih yang di pasang di masjid Nurul Hijrah.
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Berbasis Budaya Islami Sekolah di MI Muhammadiyah Sidorejo Bandongan
Imam Mawardi;
Norma Dewi Shalikhah;
Akhmad Baihaqi
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (631.457 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v0i0.5673
Pendidikan karakter tidak bisa dilepaskan dari substansi pendidikan dalam mengatasi berbagai problema anak bangsa. Hal ini sebagaimana dialami juga oleh MIM Sidorejo terdapat beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain: (1) Metode pembelajaran guru di kelas dalam mengaitkan substansi materi dengan nilai-nilai pendidikan karakter kurang optimal; (2) Sistem sekolah yang menguatkan nilai pendidikan karakter dalam menumbuhkan dinamika iklim budaya islami sekolah belum terbangun dengan baik. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kreativitas guru dalam pembelajaran dengan metode dan media pembelajaran yang dapat menginternalisasi nilai-nilai karakter islami, serta dapat mengembangkan budaya sekolah yang islami. Metode yang digunakan Participatory Rural Apraissal (PRA) yang dibagi menjadi tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Hasil dari pengabdian ini antara lain 1) menghasilkan teknologi pembelajaran berkarakter islami berupa metode dan media pembelajaran yang didasarkan atas rumusan desain perencanaan program pembelajaran aktif dengan spirit nilai-nilai islami untuk membentuk karakter peserta didik, 2) budaya sekolah islami yaitu melalui penciptaan lingkungan belajar yang kondusif, baik di kelas maupun luar kelas seperti melaksanakan peraturan/tata tertib yang telah ditetapkan bersama antara guru dan tim pengabdian, dan tercipta perilaku positif yang mendukung penguatan literasi dan karakter peserta didik.
Program Pengembangan Kewirausahaan Industri Kreatif di STMIK AMIKOM Purwokerto
Dhanar Intan Surya Saputra;
Kuat Indartono;
Sitaresmi Wahyu Handani;
Hellik Hermawan
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (685.541 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v0i0.3145
Mahasiswa dan Alumni STMIK Amikom Purwokerto dibentuk salah satunya untuk menjadi technopreneuryaitu sebagai pencipta lapangan pekerjaan berbasis teknologi, khususnya di bidang industri kreatif. Terdapat 16 sub sektor industri kreati, meliputi Aplikasi dan pengembangan permainan; Arsitektur; Desain Produk; Fesyen; Desain Interior; Desain Komunikasi Visual; Seni Pertunjukan; Film, Animasi dan Video; Fotografi; Kriya; Kuliner; Musik; Penerbitan; Periklanan; Seni rupa; Televisi dan Radio.Beberapa mahasiswa dan alumni STMIK Amikom Purwokerto telah merintis usaha yang pasarnya cukup menjanjikan, namun pada mereka mengalami permasalahan dalam pelaksanaannya yaitu masih memerlukan pembinaan dan pendampingan dalam mengelola usaha. Melalui kegiatan Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Industri Kreatif maka diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran, kerjasama, penguatan manajemen dan mengenal bisnis model sehingga usaha yang ditekuni dapat berkembang dan bersaing di pasar.Adapun metode pelaksanaan PPK melalui tahapan yaitu sosialisasi, pendaftaran proposal bisnis, seleksi, dan pendampingan serta pelatihan. Diakhir kegiatan ini dihasilkan sebanyak 5 (lima) wirausaha baru yang telah mengikuti pendampingan dan pembinaan sehinga siap untuk berwirausaha dan bersaing dalam industri.
Peningkatan Produktivitas Peternak Itik Melalui Penerapan Mesin Penetas Telur
Rany Puspita Dewi;
Wandi Arnandi
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (518.821 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v3i2.4460
Sebagian warga masyarakat Desa Ngrajek, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang berprofesi sebagai peternak itik. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan produktifitas peternak itik melalui penjualan anak itik, yang memiliki harga jual lebih tinggi melalui penerapan mesin penetas telur. Metode yang digunakan adalah difusi ipteks. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu : tahap pertama, observasi dengan melakukan metode pengumpulan data dokumentasi dan diskusi dengan tokoh masyarakat sebagai stakeholder. Hal ini bertujuan untuk memperoleh informasi kondisi real masyarakat peternak itik. Tahap kedua adalah tahap pengembangan solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami peternak itik melalui perancangan dan pembuatan mesin penetas telur serta mengadakan pelatihan pengoperasian mesin penetas telur. Hasil luaran utama yang dicapai dalam program ini adalah tersedianya mesin penetas telur. Hasil lain dari program ini adalah peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang teknologi mesin penetas telur serta taraf hidup masyarakat Desa Ngrajek.
Daftar Isi dan Pengangar Redaksi
Editor JPPM
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 2 SEPTEMBER 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (391.785 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v3i2.5485
Daftar Isi dan Pengangar Redaksi