cover
Contact Name
Sarkadi
Contact Email
sarwahita@unj.ac.id
Phone
+6285881133995
Journal Mail Official
sarwahita@unj.ac.id
Editorial Address
Kampus A Universitas Negeri Jakarta Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6 - 7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 02167484     EISSN : 25978926     DOI : https://doi.org/10.21009/sarwahita
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Sarwahita, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 296 Documents
LITERASI MEDIA UNTUK MENGANTISIPASI BERITA PALSU (HOAX) DI MEDIA SOSIAL BAGI MASYARAKAT PULAU TIDUNG KEPULAUAN SERIBU Aulia Rahmawati; Krisanjaya Krisanjaya
Bahasa Indonesia Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.508 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.161.07

Abstract

Community Service is carried out by donating Training to Anticipate Fake News (Hoax) on Social Media, which is a pro-active form and participation of Universities in the Thousand Islands Police Resort program through the local government in overcoming the problem of media literacy (dissemination of hoax news), so that people can distinguish which information is correct and which information is fake or hoax so that the acceleration and effectiveness of development programs can be achieved which is marked by the better quality of public understanding related to false information (hoax) on social media. Media Literacy Training Anticipating Fake News (Hoax) in Social Media uses the Empowering 8 (E8) model approach. Post test results from 26 participants who took part in the training, there was a significant increase in value, namely as many as 26.56 points from the average value of the pre test value of 55 points with a value range of 20 to 70 points, to 74.56 points with a value range of 60 to 80 points Pengabdian kepada masyarakai ini dilaksanakan dengan mengadakan Pelatihan Literasi Media Mengantisipasi Berita Palsu (Hoax) Di Media Sosial, yang merupakan wujud pro aktif dan partisipasi Perguruan Tinggi terhadap program Polres Kepulauan Seribu melalui pemerintah setempat dalam mengatasi persoalan literasi media (penyebaran berita hoax), agar masyarakat bisa membedakan mana informasi yang benar dan mana informasi yang palsu atau hoax sehingga dapat tercapai akselerasi dan efektivitas program pembangunan yang ditandai oleh semakin baiknya kualitas pemahaman masyarakat terkait informasi yang palsu (hoax) pada media sosial. Pelatihan Literasi Media Mengantisipasi Berita Palsu (Hoax) Di Media Sosial menggunkan pendekatan model Empowering 8 (E8). Hasil post test dari 26 peserta yang mengikuti pelatihan, terdapat peningkatan nilai yang cukup signifikan, yakni sebanyak 26.56 poin dari nilai rata-rata nilai pretest adalah 55 poin dengan rentang nilai 20 s.d 70 poin, menjadi 74.56 poin dengan rentang nilai 60 s.d 80 poin
WORKSHOP PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI INSTRUKTUR LEMBAGA KURSUS NON FORMAL Nita Sari Narulita Dewi
Bahasa Indonesia Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.751 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.161.05

Abstract

Tujuan dari program workshop penyusunan perangkat pembelajaran bahasa Inggris ini adalah membantu memecahkan masalah yang dihadapi oleh lembaga kursus bahasa Inggris Non formal, English Camp Cipta Guna di Cihaurbeuti-Ciamis dan PKBM Gema di Tawang-Tasikmalaya yaitu, rendahnya kemampuan instruktur dalam menyusun silabus dan mengembangkan bahan ajar yang menarik dan efektif, disamping kemampuan pedagogic. Metode workshop dipilih sebagai solusi tepat dalam memecahkan masalah tersebut. Peserta mengikuti kegiatan yang mencakup kegiatan penyusunan silabus, pengembangan materi ajar, dan micro teaching. 15 instruktur yang berasal dari dua lembaga kursus bahasa Inggris mengikuti kegiatan workshop dan mereka terlibat secara langsung dan aktif mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Capaian dari program ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan peserta dalam penyusunan silabus yang dibuktikan dengan kualitas silabus yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik; peserta secara mandiri dapat membuat materi ajar yang menarik yang sesuai dengan kompetensi yang telah ditetapkan dalam silabus; kemampuan pedagogic peserta lebih baik yang dibuktikan dengan pemahaman mereka yang lebih baik dalam prinsip pengajaran bahasa kedua, metode atau teknik pengajaran dan penilaian. Hasil dari program ini diharapkan pula dapat menginspirasi lembaga sejenis dan memberikan kontribusi terhadappengembangan praktek-praktek pengajaran bahasa Inggris yang menggunakan metode English language immersion.
PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DALAM MENCEGAH PENYIMPANGAN SEKSUAL Husnin Nahry Yarza; Maesaroh; Eka Kartikawati
Bahasa Indonesia Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.569 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.161.08

Abstract

Abstract This community service aims to direct the community to a healthy lifestyle related to reproductive health. The subjects of service are high school adolescents who are vulnerable to the negative influence of social and environmental media. Reproductive health is very important for both men and women. Reproductive health is defined as a whole physical, mental and social well-being not free from disease or disability in all matters relating to the reproductive system, its functions and processes. This service at the high school level is very necessary to be carried out by using location search methods, approaches to the school and providing workshops to students. With this service can provide students with knowledge and insight into reproductive health and sexual deviations that they must avoid. Adolescent reproductive health is an inseparable part of mental health, mental health and social health. Teenagers must understand and know their sexual reproductive health so as not to produce sexual deviations that will harm themselves and their families. Abstrak Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengarahkan masyarakat pada pola hidup sehat terkait dengan kesehatan reproduksi. Subjek pengabdian yaitu remaja tingkat SMA yang rentan terhadap pengaruh negatif media sosial dan lingkungan. Kesehatan reproduksi hal yang sangat penting untuk pria maupun wanita. Kesehatan reproduksi didefenisikan sebagai suatu kesejahteraan fisik, mental dan sosial secara utuh tidak bebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi dan prosesnya. Pengabdian di tingkat sekolah menengah atas ini sangat perlu untuk dilak dengan menggunakan metode pencarian lokasi, pendekatan kepada pihak sekolah dan pemberian workshop kepada peserta didik.. Dengan adanya pengabdian ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan siswa dalam kesehatan reproduksi dan penyimpangan seksual yang harus mereka hindari. Kesehatan reproduksi remaja merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan yakni kesehatan psikis, mental dan kesehatan social. Remaja harus memahami dan mengetahui kesehatan reproduksi seksual mereka agar tidak menghasilkan penyimpangan-penyimpangan seksual yang akan merugikan diri sendiri dan keluarga.
PENGEMBANGAN USAHA PRODUK TEH BERAS MERAH KELOMPOK WANITA TANI KUNTUM SARI DIDUSUN WONGAYA BETAN, MENGESTA, PENEBEL, TABANAN, PROVINSI BALI. Putu Ledyari Noviyanti; Desak Ayu Sriary Bhegawati
Bahasa Indonesia Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.58 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.161.09

Abstract

Abstract Tea is they get milk to drink the most mostly consumed in the world after the water , being drinkable in asia for more than 4000 years .One of a group of of the business to which producing tea in the form of rice the reds are of a group of the village or are farm woman KWT Kuntum Sari situated holds true in Dusun Wongaya Betan , Desa Mengesta , Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Bali .The main problems that is experienced KWT provision and preparation for the producing tea in the form of rice red the following are a problem with marketing the product .From the matter so as tea leaves are set in red monday order by the business rice are likely to expand muamalat ran into financial difficulties review the import facility granted for the best solution of meet the goal of providing media training of marketing for member of KWT Kuntum Sari, as well as were given training to good financial management will be given attending to the duties of the import and the registration of expenditure . Abstrak Teh merupakan minuman paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air, yang diminum di Asia selama lebih dari 4000 tahun. Salah satu kelompok usaha yang memproduksi teh beras merah adalah dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Kuntum Sari terletak di Dusun Wongaya Betan, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Bali. Permasalahan utama yang dialami KWT ini selama memproduksi Teh Beras Merah berikut adalah masalah pemasaran produk. Dari permasalahan tersebut agar usaha teh beras merah berkembang diberikan solusi yaitu pengadaan pelatihan media pemasaran untuk ibu-ibu anggota KWT Kuntum Sari, serta diberikan pelatihan manajemen keuangan baik pencatatan pemasukan dan pencatatan pengeluaran.
PELATIHAN MYOB ACCOUNTING VERSION 19 PADA HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI Elly Astuti
Bahasa Indonesia Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.916 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.161.02

Abstract

Era revolusi industri membawa dampak perusahaan yang sangat besar pada lini bisnis di berbagai belahan dunia. Hal ini mengakibatkan perkembangan akuntansi yang semakin kompleks dan pesat. Proses pembuatan laporan keuangan dari proses tradisional beralih ke sistem komputerisasi yang semakin terintegrasi. Untuk menyeleraskan kompetensi lulusan dengan perkembangan teknologi akuntansi yang semakin canggih, dilakukan kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi MYOB Accounting version 19. Aplikasi MYOB Accounting version 19 dipilih karena memadukan kemampuan akuntansi dasar, aplikasi komputer serta pemahaman bahasa inggris yang memadai seuai dengan kebutuhan kompetensi global.
PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN UNTUK PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA WOLOGAI TENGAH KECAMATAN DETUSOKO KABUPATEN ENDE Melania Priska; Natalia Peni; Ludovicus Carvallo
Bahasa Indonesia Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.819 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.162.01

Abstract

Program KKN-PPM bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan ekonomi masyarakat desa Wologai Tengah tentang pengolahan buah kopi dan kemiri menjadi kopi jahe dan minyak kemiri yang bernilai jual tinggi. Adapun metode pelaksanaan program KKN-PPM ini adalah berupa workshop pada aspek teknis maupun manajemen dan pemasarannya, dalam bentuk: workshop pembuatan kopi jahe dan minyak kemiri; workshop enterpreuner motivation; workshop manajemen home industry dan pemasaran hasil produksi. Dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa workshop dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dapat berwirausaha secara home industry kopi jahe dan minyak kemiri sebagai buah tangan khas desa Wologai Tengah. Hasil dari home industry kopi jahe dan minyak kemiri dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa Wologai Tengah.
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN JALAN TERAPI PADA LANSIA DI DESA SUMBER SARI, KUTAI KARTANEGARA Kresna Febriyanto; Sri Sunarti; Suprayitno; Ainur Rachman
Bahasa Indonesia Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.35 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.162.08

Abstract

Abstract The disease that most attacks the elderly one of which is hypertension. The hypertension is one of the main public health problems today. The prevalence of hypertension is 25.8% of Indonesia's population. If not handled properly as early as possible can be the number 1 killer of humanity. Community service activities carried out with the aim of improving the health status of the elderly by using therapeutic roads as an alternative in overcoming hypertension in Sumber Sari Village, Kec. Loa Kulu Kab. Kutai Kartanegara. The method of community service is training, and health education in the use of therapeutic roads in the Posyandu Elderly Anggrek Ungu Sumber Sumber village followed by 29 elderly people. The introduction of therapy is carried out in January 2018 and is then applied by the elderly every day. Posyandu cadres that have been formed to monitor the elderly in the utilization of therapeutic roads that have been made. In addition, by doing health education, the elderly can realize about maintaining daily health and not consuming foods that cause excessive hypertension. Abstrak Penyakit yang paling banyak menyerang lansia salah satunya adalah penyakit hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu masalah utama kesehatan masyarakat saat ini. Prevalensi hipertensi sebesar 25,8% penduduk Indonesia. Bila tidak ditangani dengan baik sedini mungkin bisa menjadi pembunuh nomor 1 umat manusia. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan lansia dengan pemanfaatan jalan terapi sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi penyakit hipertensi di Desa Sumber Sari Kec. Loa Kulu Kab. Kutai Kartanegara. Metode pengabdian masyarakat ini yaitu pelatihan, dan pendidikan kesehatan dalam pemanfaatan jalan terapi di Posyandu Lansia Anggrek Ungu Desa Sumber Sari diikuti oleh 29 orang Lansia. Pengenalan jalan terapi dilaksanakan pada Januari 2018 dan selanjutnya diaplikasikan oleh lansia setiap harinya. Kader posyandu yang telah terbentuk melakukan pemantauan lansia dalam pemanfaatan jalan terapi yang telah dibuat. Selain itu, dengan dilakukannya pendidikan kesehatan, lansia dapat menyadari tentang menjaga kesehatan sehari-hari dan tidak mengkonsumsi makanan yang memicu hipertensi secara berlebihan.
ART THERAPY BENCANA SEBAGAI UPAYA PENANGANAN TRAUMA ANAK PASCA GEMPA LOMBOK Fitri Aulia
Bahasa Indonesia Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.861 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.162.03

Abstract

This activity aims to treat psychologically the victims of earthquakes in Lombok which occurred in mid-2018. The targets were chosen based on the location of the earthquake affected in severe status, namely in SDN 1 Sembalun. Children become important victims to be given care so as not to experience prolonged trauma. Art Therapy is the right method to be applied to children. The disaster art therapy carried out in this activity is, (1) Free drawing on the clouds. (2) Drawing feelings. (3) Free writing techniques. (4) Free storytelling techniques. Based on the results of the evaluation of activities it was found that children became calmer. It is expected that through this activity elementary teachers are able to have skills in overcoming students' anxiety and trauma in the event of aftershocks. First, post-earthquake trauma in children is easy to return to if aftershocks occur. Secondly, a continuous psychological assistance program is needed from all teachers and the community. Third, it is necessary to improve physical facilities and play environments in the community and schools.
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BACA TULIS HITUNG (CALISTUNG) BAGI MASYARAKAT DI DISTRIK ULILIN Andi Saparuddin Nur Andi; Tobias Nggaruaka; Agus Kichi Hermansyah
Bahasa Indonesia Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.555 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.162.02

Abstract

Abstract The ability of Calistung is a basic knowledge that must be possessed by someone to be able to learn various things. Merauke Regency still has lliteracy problems related to the low ability of Calistung, especially in Baidub Village, Ulilin District. The purpose of this service is to provide training and assistance to the community in Kampung Baidub to be able to improve the ability of Calistung. Service methods used are through the stages of observation, socialization, mentoring training, monitoring and evaluation. The activity will take place in May-August 2019 with the target of the illiterate community and students of Bupul XII Elementary Inpres in Baidub Village, Ulilin District. The results of this dedication were obtained by Calistung learning media in the form of simple counting tools (abacus), picture cards, word boards, and Calistung books. The level of community participation and students participating in the activities is very high as indicated by the ability of the community Calistung and elementary students in Baidub Village to increase after the implementation of the service. Abstrak Kemampuan Calistung merupakan pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh seseorang untuk dapat mempelajari berbagai hal. Kabupaten Merauke masih memiliki permasalahan penuntasan buta aksara terkait rendahnya kemampuan Calistung khususnya di Kampung Baidub, Distrik Ulilin. Tujuan dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat di Kampung Baidub agar mampu meningkatkan kemampuan Calistung. Metode pengabdian yang digunakan melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan pendampingan, monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Bulan Mei-Agustus 2019 dengan sasaran masyarakat buta aksara dan siswa SD Inpres Bupul XII di Kampung Baidub, Distrik Ulilin. Hasil pengabdian ini diperoleh media pembelajaran calistung berupa alat hitung sederhana (sempoa), kartu bergambar, papan kata, dan buku Calistung. Tingkat partsisipasi masyarakat dan siswa mengikuti kegiatan tergolong sangat tinggi yang ditunjukkan dengan kemampuan Calistung masyarakat dan siswa SD di Kampung Baidub mengalami peningkatan setelah pelaksanaan pengabdian.
PENINGKATAN KAPASITAS PENGURUS DAN ANGGOTA KOPERASI BERSATU KERABAT PULO KAMBING (KBKBK) JAKARTA TIMUR PASCA KONVERSI MENJADI KOPERASI SYARIAH Sahlan Hasbi; Zaldy Suhatman
Bahasa Indonesia Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.129 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.162.04

Abstract

Abstract The change in the BKPK Cooperative system from a conventional pattern to a Sharia pattern in which Islamic legal principles are an important part of the Cooperative's business activities based on fatwas has also an impact on the use of contracts in the collection of funds and in the distribution of funding. Increasing education and socialization that is more structured and systematic after the conversion is absolutely necessary as an effort to increase the competency of the human resources management and members of the Cooperative. As a manifestation of the implementation of the College's tasks, community service activities are carried out using the Pupular Education method, which is devoted to learning with the community or strengthening community abilities, potential and assets. Out of all 30 participants, only 4 (13.3%) have received training on Sharia or Sharia Cooperative training. While the remaining 26 participants (86.7%) had never attended training. The average value of the competency test results of the participants after the training, generally increased. For sharia maqasid competencies, the average pre test score was 6.67 points, an increase of 60% or the average post test score was 16.50 points. The competency value of Fatwa, Deposit Agreement and Financing during pre-test was 16.17 points, increasing by 43% or becoming 28.50 points during post-test. The competency value of the Operational Mechanism during the pre-test was 11.50 points, increasing by 55% or becoming 25.33 points during the post-test. As an accumulation of the three competencies, the average post test score of participants was 72.5 points with the lowest score being 50 points and the highest score being 95 points. Abstrak Perubahan sistem Koperasi BKPK dari pola konvensional menjadi pola Syariah di mana prinsip hukum Islam menjadi bagian penting dalam kegiatan usaha Koperasi dengan berdasarkan fatwa berdampak pula pada penggunaan akad-akad dalam penghimpunan dana maupun dalam penyaluran pembiayaan. Peningkatan edukasi dan sosialisasi yang lebih terstruktur dan sistematis pasca konversi menjadi mutlak dilakukan sebagai upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia pengurus dan anggota Koperasi. Sebagai wujud dari implementasi tugas Perguruan Tinggi, maka dilaksanaknlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan metode Pendidikan Masyarakat, yakni kegiatan pengabdian yang ditujukan untuk belajar bersama masyarakat atau menguatkan kemampuan, potensi dan aset masyarakat. Dari seluruh peserta pelatihan yang berjumlah 30 orang, hanya sebanyak 4 orang peserta (13.3%) yang sudah pernah mendapatkan pelatihan tentang syariah atau Koperasi Syariah pelatihan. Sedangkan sisanya sebanyak 26 orang peserta (86.7%) belum pernah mengikuti training. Nilai rata-rata hasil test kompetensi para peserta pasca training, umumnya mengalami kenaikan. Untuk kompetensi maqasid syariah, nilai rata-rata pre test adalah 6.67 poin mengalami kenaikan sebesar 60% atau rata-rata nilai post test adalah 16.50 poin. Nilai kompetensi Fatwa, Akad Simpanan dan Pembiayaan saat pre test adalah 16.17 poin mengalami kenaikan sebesar 43% atau menjadi 28.50 poin saat post test. Nilai kompetensi Mekanisme Operasional saat pre test adalah 11.50 poin mengalami kenaikan sebesar 55% atau menjadi 25.33 poin saat post test. Secara akumulasi dari ketiga kompetensi tersebut, nilai rata rata post test peserta adalah 72.5 poin dengan nilai terendah adalah 50 poin dan nilai tertinggi 95 poin.

Page 11 of 30 | Total Record : 296


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 02 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 03 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 02 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 20 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 Edisi Khusus Tahun 2023 Vol 20 No 02 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 20 No 01 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 19 Edisi Khusus Tahun 2022 Vol 19 No 03 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 02 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 01 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Edisi Khusus) Vol 18 No 02 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 18 No 01 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 02 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 02 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 02 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 01 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 2 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 1 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 2 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 1 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 2 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 1 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue