cover
Contact Name
Sarkadi
Contact Email
sarwahita@unj.ac.id
Phone
+6285881133995
Journal Mail Official
sarwahita@unj.ac.id
Editorial Address
Kampus A Universitas Negeri Jakarta Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6 - 7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 02167484     EISSN : 25978926     DOI : https://doi.org/10.21009/sarwahita
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Sarwahita, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 286 Documents
WORKSHOP PARENTAL CONTROL BERBASIS ANDROID UNTUK MENCEGAH AKSES KONTEN PORNOGRAFI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DESA CILILIN KECAMATAN CILILIN KABUPATEN BANDUNG BARAT Tarma Tarma; Uswatun Hasanah
Bahasa Indonesia Vol 14 No 02 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.01 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.142.09

Abstract

ABSTRACT: Today the internet is one of the most accessible media, including by children. Parents are the closest to the child. Has the duty to exercise supervision or control over internet access by his / her child. Especially for parents who live in rural areas where the level of knowledge is generally low and the internet literacy is still limited. For that workshop is needed introduction and use of Android-based prental control application. The purposes of community service activities are: (1) to increase knowledge and awareness of parents of the importance of parenting control over internet access by their children; and (2) improving the skills of using Android-based parental control applications that can be applied in monitoring the internet access by their children. The event was held on 11 November 2017 at Kampung Sumur Bandung Cililin Village, Cililin District, West Bandung Regency. The event was attended by 30 participants. After attending the event, participants can understand the importance of parental supervision of children's internet access, especially in preventing access to pornography. In addition, participants can also operate android applications that function as parental control. ABSTRAK: Dewasa ini internet merupakan salah satu media yang banyak diakses, termasuk oleh anak-anak. Orang tua merupakan pihak yang paling dekat dengan anak. memiliki tugas untuk melakukan pengawasan atau pengendalian terhadap akses internet yang dilakukan oleh anaknya. Terlebih lagi bagi orang tua yang tinggal di pedesaan yang tingkat pengetahuan pada umumnya rendah serta literasi internetnya yang masih snagat terbatas. Untuk itu maka diperlukan workshop pengenalan dan penggunaan aplikasi prental control berbasis android. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu: (1) meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua tentang pentingnya parenting control terhadap akses internet yang dilakukan oleh anaknya; dan (2) meningkatkan keterampilan penggunaan aplikasi parental control berbasis android yang dapat diterapkan dalam mengawasi akses internet yang dilakukan oleh anaknya. Kegiatan telah dilaksanakan pada tanggal 11 November 2017 bertempat di Kampung Sumur Bandung Desa Cililin Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan diikuti oleh 30 orang peserta. Setelah mengikuti kegiatan, peserta dapat memahami pentingnya pengawasan orang tua terhadap akses internet anak, khususnya dalam mencegah akses terhadap pornografi. Selain itu, peserta juga dapat mengoperasikan aplikasi android yang berfungsi sebagai parental control.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK KELURAHAN RAWAMANGUN DALAM PELATIHAN PEMBUATAN DECOUPAGE DARI TISSUE BERBASIS INDUSTRI KREATIF Nurlaila Nurlaila; Lilies Yulastri
Bahasa Indonesia Vol 14 No 02 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.48 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.142.10

Abstract

ABSTRAK: Community Service is one of Tridharma University of Jakarta State University that must be implemented by every lecturer. The implementation of this service is in the form of training for PKK mothers in Rawamangun Village Training of Decoupage making from Tissue which is a skill that is easy to learn and the price is easy to reach. These skills can be made on unused objects and will produce items that can be sold at very favorable prices. The results obtained are the increase of creativity in PKK mothers in Rawamangun Urban Village towards the manufacture of various Decoupage crafts from Tissue It is expected that in the end can increase income for the family ABSTRAK: Pengabdian Pada Masyarakat merupakan salah satu Tridharma perguruan Tinggi Universitas Negeri Jakarta yang wajib dilaksanakan oleh setiap dosen. Pelaksanaan Pengabdian ini berupa pelatihan untuk ibu-ibu PKK di Kelurahan Rawamangun Pelatihan pembuatan Decoupage dari Tissue yang merupakan keterampilan yang mudah dipelajari dan harganya mudah dijangkau. Keterampilan ini dapat dibuat pada benda-benda yang tidak terpakai dan akan menghasilkan benda yang dapat dijual dengan harga yang sangat menguntungkan Hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan kreativitas pada ibu-ibu PKK di Kelurahan Rawamangun terhadap pembuatan macam-macam kerajinan Decoupage dari Tissue Diharapkan pada akhirnya dapat meningkatkan penghasilan untuk keluarga
PELATIHAN KREATIVITAS CLAY BAGI GURU PAUD KECAMATAN TAMBORA, JAKARTA PUSAT Nirwana Nirwana; Octaviany Widyaningsih; Nursiah Sapaile
Bahasa Indonesia Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.496 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.151.02

Abstract

ABSTRACT: The low competence of early childhood teachers in the creativity of making simple teaching media becomes a problem in the process of playing and learning early childhood in the playground. PAUD teachers should ideally have high creativity in order to improve the basic skills of early childhood without burdening the psychology of learners. Based on the background of the problem, one of the Community Service Program (PKM) conducted by lecturers as a form of awareness of the increasing competence of PAUD teachers is to provide knowledge and skills about clay creativity as a simple media to play and learn early childhood. This activity is made in the form of training with the aim to provide benefits so that participants have the competence of making clay media appropriately, and can apply in the learning process in their own playground. STKIP Kusuma Negara Jakarta in collaboration with the Education and Early Childhood Education Association (HIMPAUDI) Tambora Sub-district, Central Jakarta organizes appropriate PKM activities and targets especially for PAUD teachers in Tambora Sub-district, Central Jakarta. The training results show that the participants' interest is very high and in a short time have the competence in clay making, proven the participants are able to show the results and able to develop their creativity in the formation of clay themes. Evaluation for this training result that participants have high enthusiasm and demanded to be held a similar training with the development of clay theme variation and how to market clay in order to have high economic value. ABSTRAK: Rendahnya kompetensi guru PAUD dalam kreativitas pembuatan media ajar sederhana menjadi masalah dalam proses bermain dan belajar anak usia dini di taman bermain. Guru PAUD idealnya harus memiliki kreativitas tinggi agar dapat meningkatkan kemampuan-kemampuan dasar anak usia dini tanpa membebani psikologi peserta didik. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, salah satu program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan dosen sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kompetensi yang dimiliki oleh para guru PAUD adalah dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang kreativitas clay sebagai media sederhana untuk bermain dan belajar anak usia dini. Kegiatan ini dibuat dalam bentuk pelatihan dengan tujuan dapat memberikan manfaat agar peserta memiliki kompetensi pembuatan media clay dengan tepat, dan dapat menerapkan dalam proses pembelajaran di taman bermain masing-masing. STKIP Kusuma Negara Jakarta bekerja sama dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kecamatan Tambora, Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan PKM yang tepat guna dan sasaran khususnya bagi guru PAUD di Kecamatan Tambora, Jakarta Pusat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa minat peserta sangat tinggi dan dalam waktu singkat memiliki kompetensi dalam pembuatan clay, terbukti peserta mampu menunjukkan hasil dan mampu mengembangkan kreativitasnya dalam pembentukan tema-tema clay. Evaluasi untuk hasil pelatihan ini bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi dan menuntut untuk diadakan pelatihan yang serupa dengan pengembangan variasi bentuk tema clay dan cara memasarkan clay agar memiliki nilai ekonomi tinggi. Kata Kunci: Pelatihan, Kreativitas, Clay, Guru, PAUD, Anak Usia Dini
Pembekalan Keterampilan Pembuatan Tas Kanvas Bagi Perempuan Eks Pekerja Migran di Kampung Baros Desa Sukataris Kabupaten Cianjur Nova Scorviana; Shahibah Yuliani
Bahasa Indonesia Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.056 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.151.01

Abstract

Abstract: The pressure on the limitation of employment opportunities is also economic needs of the family, becoming one of the driving factors for becoming migrant workers. Now the women migrant workers have returned to their homes, even though the economy has improved. But they are confronted with another problem, they can not work as before. This is one of them because of age, and the burden of the family growing. Their daily life only deals with the domestic sector and no longer produces economically, nor is their time wasted with unproductive things. To fill and utilize the time they have, it is necessary to empower women ex migrant workers. One of them with the skill of making canvas bag/totebag. This activity was implemented in Baros Pasantren RT 02 RW 02 Sukataris Village, Karangtengah Subdistrict, Cianjur Regency. The method used are lecture, discussion, question and answer, and practice to make pattern of tottebag, cutting pattern and also practice of sewing tottebag. This training make they start to realize about the importance of having skills, especially sewing skills or make patterns and cutting patterns. They can apply when there are owners of convection who ask for their services, before they can open their own business. Thus, in addition to taking care of the household and members of their family, they are able to fill their spare time with activities that can produce economically. Abstrak: Tekanan atas keterbatasan peluang kerja juga didorong oleh kebutuhan ekonomi keluarga, menjadi salah satu faktor pendorong untuk menjadi migran pekerja. Kini para perempuan pekerja migran telah kembali ke kampung halaman, meskipun secara ekonomi sudah mengalami peningkatan. Akan tetapi mereka dihadapkan dengan kendala lain, yakni tidak dapat bekerja sebagaimana sebelumnya. Hal ini salah satunya karena usia, dan beban keluarga yang semakin bertambah. Keseharian mereka hanya berkutat pada sektor domestik dan tidak lagi menghasilkan secara ekonomi, juga waktu mereka banyak terbuang dengan hal-hal yang tidak produktif. Untuk mengisi dan memanfaatkan waktu yang mereka miliki, maka perlu dilakukan pemberdayaan perempuan eks pekerja migran yang salah satunya dengan pembekalan keterampilan membuat tas kanvas/totebag. Kegiatan ini diselenggarakan di Kampung Baros Pasantren RT 02 RW 02 Desa Sukataris Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur pada ibu-ibu eks pekerja migran. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik membuat pola tottebag, cutting pola serta praktik menjahit pola yang sudah ditentukan hingga menjadi tottebag. Dengan adanya pelatihan ini mereka mulai tersadar tentang pentingnya memiliki keterampilan, terutama keterampilan menjahit ataupun membuat pola dan cutting pola. Hal ini bisa mereka aplikasikan ketika ada pemilik konveksi yang meminta jasa mereka, menjelang mereka bisa membuka usaha sendiri. Dengan demikian selain mengurus rumah tangga dan para anggota keluarganya, mereka pun mampu mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan yang bisa menghasilkan secara ekonomi.
PERBAIKAN MESIN PENGOLAHAN PAKAN DI SENTRA PETERNAKAN RAKYAT (SPR) CINAGARABOGO Adhan Efendi
Bahasa Indonesia Vol 15 No 02 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.683 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.152.04

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa perbaikan mesin pengolahan pakan ternak (disc mill) dilaksanakan di kandang pakan Ternak Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Desa Padamulya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Tanggal 12 Juli – 30 September 2018. Hasil Pengabdian masyarakat ini adalah mesin pengolahan pakan milik SPR Cinagarabogo dapat kembali bekerja secara optimal dan dalam kondisi baik. Program pengabdian Masyarakat ini sebagai bentuk pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi bagi POLSUB dan menyambung tali silaturami Antara Perguruan Tinggi dengan Masyarakat. Kata Kunci : Perbaikan, Pengolahan Pakan, SPR
TEACHER EMPOWERMENT IN APPLYING LEARNING PRINCIPLES TO DEAF STUDENTS IN ELEMENTARY SCHOOL, SUKAMAKMUR DISTRICT Murni Winarsih; Totok Bintoro
Bahasa Indonesia Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.42 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.151.03

Abstract

ABSTRACT The purpose of this community service activity is to provide knowledge and skills to elementary school teachers in applying the principles of learning for deaf students in inclusive education institutions. Insights into the knowledge and skills provided about the basic concepts of inclusive education, the introduction of ABK and its characteristics, identification of deaf ABK, the principles of deaf ABK learning and assessment of learning outcomes for deaf ABK. This activity was carried out in the form of Technical Guidance (Bimtek) for elementary school teachers. The topic was the Socialization of Children with Special Needs specifically Deafness in the Fostered area of Sukamakmur District, Bogor. This community service is carried out for 2 (two) days through training methods, lectures, interactive discussions, Q and A with speakers coming from lecturers of Special Education (PKh) study programs. This P2M activity was followed enthusiastically by 50 teachers from schools located in Sukamakmur District. The results obtained from this P2M activity are changes in the mindset of teachers in looking at ABK and addressing inclusive education. In addition, teachers also have skills in identifying deaf ABK and learning by using specific principles for deaf ABK. It is expected that this P2M activity can be continued in the following year with more diverse material and wider target groups. ABSTRAK Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada guru sekolah dasar dalam menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran untuk siswa tunarungu yang berada di sekolah penyelengagara pendidikan inklusif. Wawasan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan tentang konsep dasar pendidikan inklusif, pengenalan ABK dan karakteristiknya, identifikasi ABK tunarungu, prinsip-prinsip pembelajaran ABK tunarungu dan penilaian hasil belajar bagi ABK tunarungu. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk guru sekolah dasar tentang Sosialisasi Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu Di Gugus Wilayah Binaan Kecamatan Sukamakmur Bogor. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari dengan metode pelatihan, melalui ceramah, diskusi dan tanya jawab interaktif, dengan nara sumber yaitu dosen-dosen program studi Pendidikan Khusus (PKh). Kegiatan P2M ini diikuti dengan antusias dan penuh semangat oleh 50 orang guru yang berasal dari sekolah-sekolah yang berada di Kecamatan Sukamakmur. Hasil yang diperoleh dari kegiatan P2M ini adalah perubahan mindset para guru dalam memandang ABK dan menyikapi pendidikan inklusif. Selain itu guru-guru juga memiliki keterampilan dalam mengidentifikasi ABK tunarungu serta melakukan pembelajaran dengan menggunakan prinsip-prisip khusus bagi ABK tunarungu. Diharapkan kegiatan P2M ini dapat dilanjutkan pada tahun berikutnya dengan materi yang lebih beragam dan kelompok sasaran yang lebih luas lagi.
Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Sosialisasi Penggunaan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Di Desa Tembobor Dyke Gita Wirasisya
Bahasa Indonesia Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.644 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.151.07

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Tembobor, Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan keluarga dan menekan biaya pengobatan konvensional dengan cara memanfaatkan penggunaan TOGA untuk pengobatan, selain itu kegiatan ini juga dilakukan untuk meningkatkan pemanfaatan pekarangan untuk menanam TOGA. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam 2 tahap, tahap pertama yaitu sosialisasi pemanfaatan TOGA pilihan yang mudah didapatkan di lingkungan desa dan tahap kedua adalah melakukan penanaman TOGA pada salah satu pekarangan rumah warga untuk dijadikan percontohan. Hasil nyata yang didapatkan dari program ini adalah masyarakat Desa Tembobor mengetahui cara pemanfaatan TOGA dan mulai untuk melakukan penanaman
Program Penerapan Teknologi Tepat Guna Implementasi ASTER (Alat Silase Terkompartemen) untuk Peternak Domba di Wilayah Kadudampit Kabupaten Sukabumi suhendar suhendar
Bahasa Indonesia Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.323 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.151.04

Abstract

Abstract The application of Appropriate Technology to the Community was carried out in Kadudampit District, Sukabumi Regency, West Java Province. As the sub-district mapped to be one of the centers of sheep farmers by the Sukabumi Regency government, the farmers have problems with the availability of fresh forage which is limited during the dry season. They also do not have the ability to make silage and design silage tools that are truly effective and efficient. The aim of this program is to provide information and skills to the sheep breeders group about silage feed technology, design and use of the Compartment Silage Tool (ASTER). This program is carried out through seven stages, including: 1) Activity Socialization; 2) Design of the Compartment Silage Tool Implementation; 3) Assembling the Compartment Silage Tool; 4) Compartment Silage Tool Operation Test; 5) Operational Assistance and Completion of the Compartment Silage Tool; 6) Application and grant of Compartment Silage Tool; and 7) the monitoring and evaluation stage, aims to see the progress and achievements of each stage of the program so that all programs can be carried out according to the objectives. Abstrak Penerapan Teknologi Tepat Guna Kepada Masyarakat ini dilakukan di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat. Sebagai kecamatan yang dipetakan menjadi salah satu sentra peternak domba oleh pemerintah Kabupaten Sukabumi, para peternaknya memiliki masalah akan ketersediaan pakan hijauan segar yang terbatas pada saat musim kemarau. Mereka juga tidak memiliki kemampuan membuat silase serta merancang alat silase yang benar-benar efektif dan efisien. Tujuan dari program Penerapan Teknologi Tepat Guna Kepada Masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi dan keterampilan kepada kelompok peternak domba tentang teknologi pakan silase, perancangan dan penggunaan Alat Silase Terkompartemen (ASTER). Program ini dilakukan melalui tujuh tahap, antara lain: 1) Sosialisasi Kegiatan; 2) Perancangan Implementasi Alat Silase Terkompartemen; 3) Perakitan Alat Silase Terkompartemen; 4) Uji Operasi Alat Silase Terkompartemen; 5) Pendampingan Operasional dan Penyempurnaan Alat Silase Terkompartemen; 6) Penerapan dan menghibahkan Alat Silase Terkompartemen; dan 7) tahap monitoring dan evaluasi, bertujuan melihat progres dan capaian setiap tahapan program ini agar seluruh program dapat terlaksana sesuai tujuan.
PEMBERDAYAAN LANSIA MELALUI KREASI SENI Indro Moerdisuroso; Ataswarin Oetopo; Yufiarti Yufiarti
Bahasa Indonesia Vol 15 No 02 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.69 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.152.03

Abstract

Abstract Empowering the Elderly through Art Creation at the Nursing Home. Improving the quality of life of the Indonesian population affects the increasing number of elderly people. For this reason, the elderly need to improve their quality of life. One solution in dealing with this situation is to empower the elderly through visual arts activities. The purpose of this community service is to empower the elderly through activities in creating art using multimedia guideline. In this activity, the target was 30 elderly residents of the Panti Sosial Tresna Werdha Bhakti Mulia 2, Cengkareng, West Jakarta. This activity uses training methods based on multimedia guidelines. This activity is held for 2 x meetings, each for 2 hours. The training process was guided by the entire community service team, accompanied by three students, and officers from the nursing home. The outputs are the guidance on creating art, and documentation of the activities. Participants showed an enthusiastic attitude in participating in training activities to create art with the topic of flora drawing. They showed a happy attitude towards the image produced. From the whole series of this activities, it was concluded that participants could understand well the training material in multimedia. The activity of drawing flora can arouse pleasure and be proud of producing a work for elderly participants. Multimedia as a learning media suitable for use for the elderly. Creative arts activities can improve the quality of life of the elderly. Abstrak Pemberdayaan Lansia Melalui Kreasi Seni. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini ialah untuk memberdayakan lansia melalui kegiatan berkarya seni rupa menggunakan panduan multimedia. Peningkatan kualitas hidup penduduk Indonesia berpengaruh pada meningkatnya jumlah lansia. Untuk itu lansia perlu ditingkatkan kualitas hidupnya. Salah satu solusi dalam menghadapi situasi ini adalah memberdayakan lansia melalui kegiatan seni rupa. Dalam kegiatan ini sasarannya ialah lansia warga Panti Sosial Tresna Werdha Bhakti Mulia 2, Cengkareng, Jakarta Barat berjumlah 30 orang. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pelatihan berdasarkan panduan multimedia. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 x pertemuan, masing-masing selama 2 jam. Proses pelatihan dipandu seluruh tim PKM, didampingi tiga mahasiswa, dan petugas dari Panti Werdha. Hasil kegiatan berupa panduan berkreasi seni rupa, dan dokumentasi kegiatan berkreasi seni rupa. Peserta menunjukkan sikap antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan berkreasi seni dengan topik menggambar flora. Peserta menampakkan sikap senang terhadap gambar yang dihasilkan. Dari seluruh rangkaian kegiatan PKM disimpulkan bahwa peserta dapat memahami dengan baik materi dalam multimedia pelatihan yang berupa video dan buku panduan. Kegiatan kreasi seni rupa menggambar flora dapat membangkitkan rasa senang dan bangga menghasilkan suatu karya bagi peserta lansia. Multimedia sebagai media pembelajaran sesuai digunakan untuk lansia. Kegiatan kreasi seni rupa dapat meningkatkan kualitas hidup lansia.
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DAN TUTOR PAUD MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DALAM UPAYA PENERAPAN KURIKULUM PAUD TAHUN 2013 DI DESA CIBITUNG TENGAH KECAMATAN TENJOLAYA KABUPATEN BOGOR PROPINSI JAWA BARAT Yenina Akmal; Hikmah Hikmah; Santi Susanti; Ika Subekti; Agus Kurniawan; Ichtineza Halida Hardono
Bahasa Indonesia Vol 15 No 02 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.033 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.152.01

Abstract

Abstract The problem that arises in Cibitung Tengah Village is the lack of educators working in this village. Most of these educators were not coming from early childhood education background. The limited access to the information had caused ECE teachers and tutors to not understand the 2013 ECE curriculum. Limited knowledge about the 2013 ECE curriculum had an impact on the lack of knowledge of teachers and tutors in making learning devices. Learning devices consist of RPPH, media, evaluation and learning assessment and must be made by the educators before conducting and starting learning activities. Learning devices were an important component in organizing learning activities. This aimed to improve the quality of education which is the goal of this nation. The solution was training and awareness and dissemination of THE 2013 ECE curriculum. In addition, improving the quality of ECE teachers and tutors in making learning devices can be improved. The target to be achieved through the Community Service Activities was an increase in the knowledge of ECE teachers and tutors regarding the 2013 ECE curriculum and also how to make the right learning devices for early childhood learning activities. Abstrak Permasalahan yang muncul di Desa Cibitung Tengah ini adalah minimnya tenaga pendidik yang bertugas di Desa ini. Sebagian besar tenaga pendidik ini bukanlah berlatar belakang tentang pendidikan anak usia dini. Keterbatasan akses informasi menyebabkan guru dan tutor PAUD belum memahami mengenai kurikulum PAUD tahun 2013. Keterbatasan pengetahuan mengenai kurikulum PAUD 2013 berdampak pada minimnya pengetahuan guru dan tutor dalam membuat perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran terdiri dari RPPH, media, evaluasi dan asesmen pembelajaran harus dibuat oleh tenaga pendidik sebelum melakukan dan memulai kegiatan pembelajaran. Perangkat pembelajaran adalah komponen penting dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang merupakan cita-cita bangsa ini. Solusinya adalah pelatihan dan penyadaran serta sosialisasi mengenai kurikulum PAUD tahun 2013. Selain itu, peningkatan kualitas guru dan tutor PAUD dalam membuat perangkat pembelajaran dapat ditingkatkan. Target yang ingin dicapai melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan guru dan tutor PAUD mengenai kurikulum PAUD tahun 2013 dan juga cara pembuatan perangkat pembelajaran yang tepat untuk kegiatan pembelajaran anak usia dini.

Page 9 of 29 | Total Record : 286


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 02 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 03 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 02 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 20 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 Edisi Khusus Tahun 2023 Vol 20 No 02 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 20 No 01 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 19 Edisi Khusus Tahun 2022 Vol 19 No 03 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 02 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 01 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Edisi Khusus) Vol 18 No 02 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 18 No 01 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 02 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 02 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 02 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 01 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 2 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 1 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 2 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 1 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 2 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 1 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue