cover
Contact Name
Sarkadi
Contact Email
sarwahita@unj.ac.id
Phone
+6285881133995
Journal Mail Official
sarwahita@unj.ac.id
Editorial Address
Kampus A Universitas Negeri Jakarta Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6 - 7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 02167484     EISSN : 25978926     DOI : https://doi.org/10.21009/sarwahita
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Sarwahita, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 296 Documents
PENINGKATAN KOMPETENSI PENELITIAN TINDAKAN KELAS MELALUI METODE PELATIHAN, PENERAPAN DAN PENDAMPINGAN BAGI GURU SEKOLAH SATU ATAP WASUR DI KABUPATEN MERAUKE Adi Sumarsono; Syamsudin
Bahasa Indonesia Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.901 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.162.06

Abstract

Kebutuhan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) harus sudah di lakukan oleh seorang guru guna mengevaluasi dan mencari solusi guna mencapai pembelajaran yang efektif. Guna mendukung program penelitian bagi guru-guru, maka diselenggarakan kegiatan pengabdian ini. Melalui pengabdian ini bertujuan untuk menambah pemahaman, kemampuan keterampilan profesional seorang guru. Metode dalam pengabdian ini melalui tiga tahap kegiatan yaitu pelatihan, penerapan dan pendampingan. Masing-masing program dilaksnakan secara berurutan dengan mengedepankan pemahaman guru-guru. Kegiatan ini terlaksana di Sekolah Menengah Terintegrasi Satu Atap Wasur di Kabupaten Merauke. Proses pelatihan dilakukan melalui kegiatan pemberian materi teori didalam kelas, metode penerapan langsung aiajarkan menulis di komputer menggunakan lab. Komputer sekolah dan pendampingan dilakukan proses revisi penelitian jika proposal hasil kerja sudah selesai dikerjakan. Hasil dari pengabdian ini sangat memberikan tambahan dan penyegaran ilmu kepada guru-guru, hal ini disampaikan bahwa materi PTK masih banyak guru yang belum memahami sebelum diadakan pelatihan ini. Akan tetapi setelah mengikuti kegiatan ini banyak ide yang muncul dan sudah bisa membuat alur penelitian tindakan kelas. Berdasarkan data pretest dan postest terdapat peningkatan pemahaman guru yang signifikan. Kegiatan pengabdian ini sukses terselanggara dengan dukungan dari fihak sekolah sebagai mitra.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETANI TANAMAN KOPI PEMANFAATAN TEKNOLOGI MESIN PENGERING KOPI BAHAN BAKAR BRIKET SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Duwi Leksono Edy; Widiyanti; Erwin Komara Mindarta
Bahasa Indonesia Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.551 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.162.09

Abstract

The purpose of this is to increase the productivity of coffee crop husbandman by utilizing appropriate technology that functions for drying coffee. The coffee dryer uses fuel in the form of charcoal which is produced from coffee skin waste which becomes environmental waste. With the application of appropriate technology, the community of coffee farmers can make the process of drying coffee quickly without requiring considerable time. Community service activities are carried out in Tirtoyudo Village, Tirtoyudo District, Malang Regency by applying a coffee dryer oven machine using briquette fuel. The results of community service activities are: (a) the fulfillment of environmentally friendly and inexpensive energy sources for the process of drying coffee for partners in particular and the people of Tirtoyudo Village in general through the use of coffee waste as briquette fuel; (b) the fulfillment of coffee dryer with briquette fuel energy for partners in Tirtoyudo Village so that the process of drying coffee beans is more effective and efficient; (c) availability of standardized packaging production equipment for ground coffee for partners in Tirtoyudo Village so that the quality and price of partner coffee powder can compete in the market; (d) online marketing so that production can reach exports for sales, and (d) the socio-economic activities of the Tirtoyudo Village community become more qualified through small business groups drying coffee beans and processing coffee grounds.
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PEMBUATAN ALAT PERAGA BAGI GURU-GURU SD SERTA PELATIHAN OSN BAGI SISWA SD DI TARUMAJAYA, KABUPATEN BEKASI PROVINSI JAWA BARAT Ibnu Hadi; Aris Hadiyan Wijaksana; Dwi Antari Wijayanti; Ratna Widyati
Bahasa Indonesia Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.074 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.161.10

Abstract

Abstract This Community Service Program (PkM) aims to improve the soft-skill ability of elementary school teachers and students in Tarumajaya, Bekasi, West Java, Indonesia. The activities carried out in the form of Classroom Action Research training and Creating Teaching Aids for teachers and training on the National Science Olympiad for their students. The method employed in the PkM was through material exposure (lectures), discussion, question and answer and direct practice of the material provided. The activity of the teacher begins with the exposure of the Classroom Action Research Material to the teacher delivered by the guest speaker. At the beginning, the teacher was asked to submit learning problems in the classroom. Based on the problem presented, then the resource person provided the material and adjusted it to solve the problem. The goal is that the teachers can solve the problems raised using appropriate and interesting learning methods and teaching aids. Furthermore, the teachers were directed to focus on one problem which is then revealed in the form of problem-solving steps. As for the material for making teaching aids, teachers were provided with materials to create the teaching aids and they were given a guide to make the aids as needed. Beginning with the presentation of material about the concept of teaching aids, participants were guided to make teaching aids based on the mathematical concepts to be appointed. While in the student section, the participants conducted the National Science Olympics training activities by taking the pre-test, followed by material exposure and discussion of questions and post-tests. Because students are not familiar in answering the questions about the type of National Science Olympiad, they were guided to complete each question and taught the resolution strategies. The results of this community service has been uploaded to https://youtu.be/cmoITKDbMOo Abstrak Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan soft-skill guru-guru dan siswa Sekolah Dasar (SD) di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat. Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk pelatihan Penelitian Tindakan Kelas dan Pembuatan Alat Peraga bagi guru-guru serta pelatihan tentang Olimpiade Sains Nasional bagi siswa-siswanya. Metode pada PkM ini melalui paparan materi (ceramah), diskusi, tanya jawab dan praktek langsung terhadap materi yang diberikan. Kegiatan pada guru di awali dengan paparan materi Materi Penelitian Tindakan Kelas terhadap guru yang disampaikan oleh narasumber. Pada bagian awal, guru diminta menyampaikan permasalahan pembelajaran yang ada di dalam kelas. Berdasarkan masalah yang disampaikan, kemudian narasumber memberikan materi dan disesuaikan dengan permasalahan. Tujuannya agar para guru dapat menyelesaikan permasalahan yang diajukan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dan menarik serta alat peraga. Selanjutnya guru diarahkan untuk fokus pada satu masalah yang kemudian diturunkan dalam bentuk langkah-langkah penyelesaian masalah. Sedangkan pada materi Pembuatan Alat Peraga, guru-guru dibekali dengan bahan untuk membuat alat peraga dan dituntun untuk membuat alat peraga sesuai kebutuhan. Di awali dengan paparan materi tentang konsep alat peraga, peserta dituntun membuat alat peraga berdasarkan konsep matematika yang akan diangkat. Sedangkan pada bagian siswa, para peserta melakukan kegiatan pelatihan Olimpiade Sains Nasional dengan mengikuti pre test, dilanjutkan paparan materi dan pembahasan soal serta post test. Karena para siswa belum terbiasa dalam menjawab soal tipe Olimpiade Sains Nasional, mereka dituntun dengan bertahap dalam menyelesaikan setiap soal serta disampaikan bagaimana strategi penyelesaiannya. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini juga diunggah ke https://youtu.be/cmoITKDbMOo.
TINGKAT KEPUASAN PESERTA PENGABDIAN MASYARAKAT DAN KULIAH KERJA NYATA KEGIATAN PELATIHAN MEMBUAT AKSESORI PELENGKAP BUSANA Dewi Suliyanthini; Cholilawati; Dian Utari; Riska Amanda; Lisca Saraswati; Bella Nabilah; Rahayu Dwi Lestari
Bahasa Indonesia Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.082 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.162.05

Abstract

Abstract The community empowerment management is conducted in Kampung Rawa Jakarta, which is a densely populated area with unorganized social life and diverse environmental waste. Therefore, the solution offered through PKM(Community Service) activities in accordance with the KKN (Real Work Course) of students of Fashion Management Program batch 2016, Universitas Negeri Jakarta, Faculty of Engineering, is by conducting an activity to create various clothing accessories from recycled waste such as cans, plastic bottles, quill feathers, patchwork, and so on. The population sample of activity conducted during August 2019 in Kampung Rawa is mothers and female teenagers. The method of activity is conducted with a cooperative learning approach by means of group tutorials. The result of the satisfaction level of the activity shows that a low value is given to the ability instrument in convincing and gaining trust, and the ability instrument in conducting evaluation is 88 or on average 4.4 with a satisfied value. Whereas the highest value is given to the disciplinary and responsibility instruments, with 97 or on average 4.9 is very satisfied. Therefore, it can be concluded that PKM (Community Service) activity in accordance with the KKN (Real Work Course) can provide maximum satisfaction for participants of clothing accessories creation for women in Kampung Rawa Jakarta. Abstrak Pengabdian kepada Masyarakat di Kampung Rawa Jakarta, yang padat penduduk, dan hiruk pikuk kehidupan sosial yang tidak teratur dengan sampah lingkungan yang beraneka ragam. Sehingga solusi yang ditawarkan dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PKM) berkesinambungan dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Teknik, Program Studi Tata Busana mahasiswa angkatan 2016, adalah melaksanakan kegiatan pembuatan pelengkap busana membuat bermacam-macam aksesori dari daur ulang limbah sampah seperti tutup kaleng, plastik botol, bulu ayam, kain perca dan lain sebagainya. Populasi kegiatan di Kampung Rawa dengan sampel peserta adalah ibu-ibu dan remaja putri yang dilaksanakan selama bulan Agustus 2019. Metoda kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan cooperative learning dengan cara tutorial berkelompok. Hasil dari tingkat kepuasan dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa nilai yang rendah diberikan kepada kemampuan alat untuk meyakinkan dan memperoleh kepercayaan, dan kemampuan instrumen dalam melakukan evaluasi yaitu sebesar 88 atau rata-rata 4,4 dengan nilai puas. Sedangkan nilai tertinggi yang diberikan pada instruimen disiplin dan tanggung jawab, sebesar 97 atau rata-rata 4.9 sangat puas. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berkesinambungan kuliah kerja nyata dapat memberikan kepuasan maksimal bagi peserta kegiatan pembuatan aksesori bagi ibu-ibu di Kampung Rawa Jakarta
PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK BAHAN ALAM UNTUK PERAWATAN KULIT PADA PESERTA PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B SMPN 138 JAKARTA Neneng Siti Silfi Ambarwati; Mari Okatini Armandari; Marisa Asnia
Bahasa Indonesia Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.557 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.162.07

Abstract

Abstract Non-formal education of equality education package B in SMP Negeri 138 is organized to meet the learning needs of the community provided and managed by the community in the context of community empowerment in accordance with economic, social and cultural potential, and the natural environment. This training implementation method is 1) Identifies Partner's Problems 2) Troubleshooting 3) Training Implementation 4) Monitoring and Evaluation 5) Output. Implementation begins with the help of knowledge and demonstrations and in the process are guided. Then the participants get to make a bridal scrub by actually producing the following values: from 31 participants who showed very good performance as many as 5 people with a value of 8 with a percentage of 22%, then those who asked for a proposal well 3 people with a value of 7 with a percentage value of 12%, the third criterion is quite good obtained a value of 6 as many as 15 people with a percentage value of 66%. If seen from the results above, the average value of the participants is quite good. This training is about training to provide knowledge about natural ingredients that can be used as skin care and training in making skin care skills. It is hoped that after participating in community service activities, students can make their own skin care cosmetics that are good for themselves and for sale so they can increase family enrichment. Abstrak Pendidikan nonformal pendidikan kesetaraan paket B di SMP Negeri 138 diselenggarakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan belajar masyarakat yang didirikan dan dikelola oleh masyarakat dalam rangka pemberdayaan masyarakat setempat sesuai dengan potensi ekonomi, sosial dan budaya, serta lingkungan alam. Metode pelakasanaan pelatihan ini ialah 1)Mengidentifikasi Masalah Mitra 2)Pemecahan Masalah 3)Pelaksanaan Pelatihan 4)Monitoring dan Evaluasi 5)Luaran. Pelaksanaan diawali dengan pemberian pengetahuan dan demonstrasi serta dalam pengerjaannya dibimbing. Kemudian peserta diminta untuk membuat lulur pengantin dengan benar sehingga menghasilkan nilai sebagai berikut: dari 31 peserta yang menunjukan kinerja sangat baik sebanyak 5 orang dengan nilai yang dihasilkan 8 dengan nilai presentase 22%, kemudian yang memenuhi kriteria baik terdapat 3 orang dengan nilai 7 dengan nilai presentase sebesar 12%, kriteria ketiga yaitu cukup baik didapatkan nilai sebesar 6 sebanyak 15 orang dengan nilai presentase sebesar 66%. Bila dilihat dari hasil diatas bahwa nilai rata-rata peserta cukup baik. Pelatihan ini difokuskan pada kegiatan memberikan pengetahuan tentang bahan alam yang dapat digunakan sebagai kosmetika perawatan kulit dan pelatihan keterampilan membuat kosmetika perawatan kulit. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, peserta didik dapat membuat sendiri kosmetika perawatan kulit tersebut baik untuk diri sendiri maupun untuk diperjualbelikan sehingga dapat memperkuat perkonomian keluarga.
OPTIMALISASI BAHAN PEMBELAJARAN IPS BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI MGMP IPS JAKARTA TIMUR Budiaman; Rusmono; Nandi Kurniawan
Bahasa Indonesia Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.29 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.162.10

Abstract

Abstract This community service program is aimed at empowering teachers to optimize information technology-based social studies learning materials. The partner in this community service activity is the MGMP IPS East Jakarta. The problem faced by partners is the gap in understanding of knowledge about syllabus development, learning materials, and learning media that can be optimized with current developments in information technology. The solution to overcome the problem is by providing assistance from formulating the problem, material orientation, group discussion, and assisting in the preparation of information technology-based social studies material. The method of implementing the activity was begun with a focus group discussion (FGD) between the Chairperson and the Executive Board of the East Jakarta MGMP. The results of the FGDs were implemented in the form of training and mentoring for social studies teachers with material: (1) syllabus development, (2) development of 21st century lesson plans, and (3) information technology-based learning media. The result of this activity was the increase in participants' knowledge and skills in compiling social studies learning materials. The product of the activities in the form of information technology-based learning materials in the form of lesson plans. In addition, workshop participants felt challenged to make information technology-based learning materials more diverse by continuing to realize the idealism of their profession Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terintegrasi KKN ini bertujuan untuk memberdayakan guru-guru dalam mengoptimalisasikan bahan pembelajaran IPS berbasis teknologi informasi. Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah MGMP IPS Jakarta Timur. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah adanya kesenjangan pemahaman pengetahuan tentang pengembangan silabus, bahan pembelajaran, dan media pembelajaran yang dapat dioptimalkan dengan perkembangan teknologi informas saat ini. Solusi untuk mengatasi permasalahan dengan melakukan pendampingan dari merumuskan masalah, orientasi materi, diskusi kelompok, dan pendampingan penyusunan materi IPS berbasis teknologi informasi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan diawali dengan focus group discussion (FGD) antara Ketua Pelaksana dengan Pengurus MGMP Jakarta Timur. Hasil FGD diimplementasikan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan guru-guru IPS dengan materi: (1) pengembangan silabus, (2) pengembangan RPP abad 21, dan (3) media pembelajaran berbasis teknologi informasi. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan peserta dan keterampilan dalam menysusun bahan pembelajaran IPS. Produk hasil kegiatan berupa bahan pembelajaran berbasis teknologi informasi dalam bentuk RPP. Selain itu peserta workshop merasa tertantang untuk membuat bahan pembelajaran berbasis teknologi informasi yang lebih beragam dengan terus mewujudkan idealisme profesinya secara konsisten.
PENDAMPINGAN KEGIATAN DIPPING PUTING PADA TERNAK KAMBING PERAH DI DESA TURGO, TURI, SLEMAN, YOGYAKARTA Clara Ajeng Artdita; Morsid Andityas; Ronny Martien; Maria Advensia Eka Setyaningrum; Achmad Fauzi
Bahasa Indonesia Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.171.01

Abstract

Abstract Dipping is one of the main process for the stage of milking process and it serves to prevent the the bacteria infected the udder on post-milking process. Mastitis can occur because of this stage not being carried out. The program partner is in the Turgo village, Turi, Sleman, Yogyakarta. This partner has obstacles in the magement of Ettawa crossbreed (PE) goat productivity including milking goat Standard Operating Management (SOP). The purpose of t his community service is to make farmer feel easier to do the dipping method by using herbal-based products sprayer to be applied to PE goats after milking to prevent occurence of mastitis. The method of this program is introducing PE goat cultivation by applying the concept of good farming practices and the importance of preventing mastitis, utilizing home yard to plant Piper betle linn. As a basis for making teat dip sprayer, and improving the productivity of PDE goat as dairy goat with herbal teat dip sprayer using ionic gelation method. Teat dip sprayer technology on dairy goats is expected to increase the productivity of PE goat milk in this partner “Kelompok Ternak”. The result is an increasing of farmer’s understanding and the sustainability of milking SOP of dipping with herbal products which easy to apply (sprayer); So that the livestock health and productivity are increases, then it will impact in economic of this farmer community.Abstrak Dipping merupakan proses pencelupan puting ambing ternak perah yang termasuk ke dalam tahapan proses pemerahan susu dan berfungsi untuk mencegah berkembangnya bakteri paska pemerahan. Kasus mastitis dapat terjadi akibat tahapan ini tidak dilakukan usai pemerahan. Mitra program ini adalah kelompok ternak di desa Turgo, Turi, Sleman, Yogyakarta. Mitra ini memiliki kendala dalam manajemen pengelolaan kambing PE produktif termasuk Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pemerahan susu kambing. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memudahkan petani peternak dalam melakukan metode dipping dengan produk berbahan herbal untuk diaplikasikan pada ternak perahnya usai dilakukan pemerahan sebagai agen antibakterial untuk mencegah kejadian mastitis. Metode yang akan dilakukan melalui program ini yaitu memperkenalkan budidaya kambing PE dengan menerapkan konsep good farming practices dan pentingnya pencegahan mastitis, memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami daun sirih hijau sebagai dasar pembuatan dipping sprayer, dan memperbaiki produktivitas ternak perah dengan herbal dipping sprayer menggunakan metode ionic gelation. Pemanfaatan teknologi dipping sprayer pada kambing perah diharapkan dapat meningkatkan produktivitas susu kambing PE di Kelompok Ternak mitra ini. Hasil akhir berupa terbentuknya pemahaman peternak serta keberlanjutan SOP pemerahan berupa dipping dengan produk yang mudah pengaplikasiannya (spray dipping) sehingga ternak sehat, produktivitas meningkat, dan ekonomi masyarakat pedesaan mampu terangkat.
BIMBINGAN TERPADU OLIMPIADE SAINS NASIONAL BIDANG MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 2 MERAUKE Rian Ade Pratama; Dessy Rizki Suryani; Andi Saparuddin Nur
Bahasa Indonesia Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.171.04

Abstract

Abstract This article discusses a new concept of complete guidance of the national science olympiad in the field of mathematics. This guidance is carried out periodically with the aim of providing new experiences for students in preparation for the 2020 national science olympiad. Assistance for national science olympiad guidance is carried out in three main steps. First, the results of observations made to discuss students and schools in the implementation of national science olympiad guidance at school. In this observation, an explanation was obtained about the school where the community service had not contributed to the national science olympiad five years ago. Second is the socialization stage. At this stage of socialization is the initial part made. The socialization consisted of the socialization of the national science olympiad guidebook and online technical guidance socialization with Edmodo application platform. Socialization is carried out in accordance with predetermined planning. The third is the evaluation stage. The evaluation stage is the final stage of the national science olympiad guidance. This final phase is fully supported in the implementation of integrated guidance. Evaluation of the National Science Olympiad book and evaluation of the use of Edmodo application in online guidance. The evaluation book consists of revised material that is suitable for junior high school level learning material and high-level evaluation material. Online tutoring evaluation is done by activating student guidance in online tutoring. Abstrak Artikel ini membahas tentang suatu konsep baru bimbingan terpadu olimpiade sains nasional dalam bidang matematika. Bimbingan ini dilakukan secara berkala dengan tujuan untuk memberikan pengalaman baru untuk siswa dalam persiapan olimiade sains nasional tahun 2020. Pelaksanaan bimbingan terpadu olimpiade sains nasional dilakukan dalam tiga tahapan utama. Pertama, adalah tahapan observasi yang dilakukan untuk mengetahui permasalahan siswa dan sekolah dalam pelaksanaan bimbingan olimpiade sains nasional disekolah. Pada observasi ini diperoleh penjelasan bahwa sekolah yang menjadi tempat pengabdian belum berkontribusi dalam olimpiade sains nasional pada lima tahun belakangan. Kedua adalah tahapan sosialisasi. Pada tahapan sosialisasi ini merupakan pengenalan awal prosedur bimbingan terpadu. Sosialisasi terdiri dari sosialisasi buku panduan olimpiade sains nasional dan sosialisasi teknis bimbingan online dengan platform aplikasi Edmodo. Sosialisasi dilakukan secara bertahap sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan. Ketiga adalah tahapan evaluasi. Tahapan evaluasi merupakan tahapan akhir dari bimbingan terpadu olimpiade sains nasional. Tahapan akhir ini mengevaluasi secara keseluruhan dalam pelaksanan bimbingan terpadu. Evaluasi buku olimpiade sains nasional dan evluasi penggunaan aplikasi Edmodo dalam bimbingan online. Evaluasi buku terdiri dari pemisahan materi yang sesuai dengan materi pembelajaran tingkat sekolah menengah pertama dan mengevaluasi seluruh kesalahan dalam penulisan-penulisan. Evaluasi bimbingan online dilakukan dengan mengaktifkan secara terjadwal aktifitas siswa dalam bimbingan online.
PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FORUM GURU SD MUHAMMADIYAH KECAMATAN BEJI KOTA DEPOK Mayarni; Susanti Murwitaningsih
Bahasa Indonesia Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.171.05

Abstract

Abstract This activity aims to run Tridarma tertiary institutions. And also to play a role in increasing teacher knowledge. teacher knowledge in implementing the K13 curriculum well. The government has required all schools to use K13. The survey results there are still many teachers who do not fully understand K13. Therefore, K13 worshop is needed to deepen the teacher's insight in implementing K13. This community service is carried out by the FKIP-Uhamka faculty and student team. This activity is in the form of a workshop to make learning tools including making lesson plans, teaching materials, LKPD, learning media and assessment instruments. located at SD Muhammadiyah 3 Beji District, Depok city, for 2 days. The results of this activity are expected to add to the knowledge and skills of local teachers in implementing K13. Findings during the activity most of the teachers did not understand how to make LKPD, complaining about the contents of the theme book material is too shallow even though the task of the teacher who must develop learning material. This activity benefits both institutions. As part of the Uhamka promotion event and increase teacher knowledge in implementing K13. Abstrak Kegiatan ini bertujuan untuk menjalankan Tridarma perguruan tinggi. Dan juga untuk ikut berperan dalam meningkatkan pengetahuan guru, dalam terlaksananya kurikulum K13 dengan baik. Pemerintah sudah mengharuskan semua sekolah menggunakan K13. Hasil survei menyatakan bahwa masih banyak guru yang belum sepenuhnya paham akan K13. Oleh karena itu, worshop K13 sangat diperlukan guna memperdalam wawasan guru dalam penerapan K13. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim dosen dan mahasiswa FKIP-Uhamka. Kegiatan ini berupa worshop membuat perangkat pembelajaran diantaranya membuat RPP, Bahan Ajar, LKPD, Media Pembelajaran dan Intrumen Penilaian. Kegiatan berlangsung selama dua hari, bertempat di SD Muhammadiyah 3 Kecamatan Beji Kota Depok. Hasil kegiatan ini diharapkan menambah pengetahuan dan keterampilan guru guru setempat dalam menerapkan K13. Temuan selama kegiatan berlangsung sebagian besar guru belum memahami cara membuat LKPD, mengeluhkan isi buku tema, dimana materinya terlalu dangkal. Guru belum paham bahwa merupakan tugas guru yang harus mengembangkan materi yang ada di buku tema tersebut. Materi yang ada dibuku tema adalah materi yang paling minimal harus dikuasai siswa. Kegiatan ini memberi manfaat dari kedua lembaga. Sebagai bagian dari ajang promosi Uhamka dan menambah pengetahuan guru dalam penerapan K13.
PELATIHAN MENGIDENTIFIKASI KESULITAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR DENGAN MENGGUNAKAN SKPK PADA SISWA SMA DI MGBK SMA JAKARTA TIMUR Dede Rahmat Hidayat; Lara Fridani; Ahmad Faris Al Ansyari; Diani Olga Rachmawati
Bahasa Indonesia Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.171.08

Abstract

Abstract The community service is one of task in tri dharma perguruan tinggi, for this session, community service activity have aims to train guidance and counseling teachers in identifying career decision-making difficulties for students using the SKPK (Career Decision Making Difficulties Questionnaire /CDDQ). Difficulties in career decision making are still experienced by high school students. The form of career decision in question is determining the choice of further study. Most students are not know where they will continue their education. The training on the use of SKPK was attended by 20 high school BK teachers in East Jakarta. Systematic activities consist of a general explanation of the importance of analyzing the difficulty of career decision making in high school to further carry out SKPK filling tests and how to analyze SKPK data entry results to be made in a data processing format. Based on preliminary data before the activity was carried out all teachers stated that there had never been an instrument that specifically analyzed the difficulties of career decision making, the impact was that there were no career BK services specifically directed at how to overcome the difficulties of career decision making. source of accurate information obtained through the assessment. Abstrak Pengabdian kepada masyarkat merupakan salah satu tugas dalam tri dharma perguruan tinggi, Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih guru-guru bimbingan dan konseling dalam mengidentifikasi kesulitan pengambilan keputusan karir pada siswa dengan menggunakan SKPK (Skala kesulitan Pengambilan keputusan Karir). Kesulitan pengambilan keputusan karir masih banyak dialami oleh siswa SMA. Bentuk keputusan karir yang dimaksud adalah menentukan pilihan studi lanjutan. Sebagian besar siswa tidak mengetahui secara pasti kemana mereka akan melanjutkan Pendidikan. Pelatihan penggunaan SKPK dihadiri oleh 20 orang guru Bimbingan dan Konseling SMA di Jakarta Timur. Sistematika kegiatan terdiri dari penjelasan umum mengenai pentingnya menganalisis kesulitan pengambilan keputusan karir di SMA untuk selanjutnya melakukan ujicoba pengisian SKPK dan cara menganalisis hasil entri data SKPK untuk dibuat dalam format pengolahan data. Berdasarkan data awal sebelum kegiatan dilaksanakan seluruh guru menyatakan bahwa belum pernah ada instrument yang secara spesifik menganalisis kesulitan pengambilan keputusan karir, dampaknya adalah tidak ada layanan Bimbingan dan Konseling karir yang secara spesifik diarahkan kepada cara mengatasi kesulitan pengambilan keputusan karir tersebut, Program Bimbingan dan Konseling karir yang dijalankan tidak memiliki sumber informasi yang akurat yang diperoleh melalui asessmen.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 02 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 03 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 02 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 20 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 Edisi Khusus Tahun 2023 Vol 20 No 02 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 20 No 01 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 19 Edisi Khusus Tahun 2022 Vol 19 No 03 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 02 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 01 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Edisi Khusus) Vol 18 No 02 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 18 No 01 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 02 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 02 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 02 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 01 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 2 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 1 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 2 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 1 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 2 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 1 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue