cover
Contact Name
Sarkadi
Contact Email
sarwahita@unj.ac.id
Phone
+6285881133995
Journal Mail Official
sarwahita@unj.ac.id
Editorial Address
Kampus A Universitas Negeri Jakarta Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6 - 7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 02167484     EISSN : 25978926     DOI : https://doi.org/10.21009/sarwahita
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Sarwahita, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 296 Documents
Inovasi Pupuk Organik KoHeA+MF Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Pemberdayaan Petani Penangkar Benih Cabai Wulantika, Trisia; Sondang, Yun; Hardaningsih, Wiwik
Bahasa Indonesia Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.223.4

Abstract

Strengthening the capacity of chili seed growers in managing environmentally friendly agricultural inputs is a strategic step to support the independence and sustainability of farming enterprises. This activity aimed to empower farmers through training on the production of KoHeA+MF organic fertilizer, made from chicken manure and activated using banana corm MOL (Microorganism Local) as a sustainable fertilization alternative. The training was conducted on August 23, 2025, in collaboration with the Pincuran Tujuah Farmer Group, Jorong Parumpung, Nagari Koto Baru Simalanggang, Payakumbuh District, using methods of extension, demonstration, and hands-on practice. A total of 25 farmers participated in the program. Evaluation results showed an increase in farmers’ average knowledge score from 62.4 (pretest) to 87.6 (posttest), with 92% of participants expressing satisfaction with the content and delivery methods. Farmers also demonstrated improved skills in independently producing and applying organic fertilizers. The use of KoHeA+MF fertilizer proved effective in improving soil fertility and reducing chemical fertilizer use by up to 30% on demonstration plots. This program not only enhanced farmers’ technical capacity but also fostered long-term sustainability through the establishment of an organic farmer learning group as a follow-up initiative.   Abstrak Penguatan kapasitas petani penangkar benih cabai dalam pengelolaan input pertanian ramah lingkungan merupakan langkah strategis untuk mendukung kemandirian dan keberlanjutan usaha tani. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan petani melalui pelatihan pembuatan pupuk organik KoHeA+MF berbahan dasar kotoran ayam dengan bioaktivator MOL Bonggol Pisang sebagai alternatif pemupukan berkelanjutan. Pelatihan dilaksanakan pada 23 Agustus 2025 bersama Kelompok Tani Pincuran Tujuah, Jorong Parumpung, Nagari Koto Baru Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, dengan metode penyuluhan, demonstrasi pembuatan, dan praktik langsung. Kegiatan diikuti oleh 25 orang petani. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan petani dari 62,4 (pretest) menjadi 87,6 (posttest), serta 92% peserta menyatakan puas terhadap materi dan metode pelatihan. Petani juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam pembuatan dan aplikasi pupuk organik secara mandiri. Pemanfaatan pupuk KoHeA+MF terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 30% pada lahan demplot. Program ini tidak hanya menghasilkan peningkatan kapasitas petani, tetapi juga menumbuhkan komitmen keberlanjutan melalui pembentukan kelompok belajar tani organik sebagai tindak lanjut kegiatan.
Penguatan Kampung Pancasila Melalui Seni-Budaya di Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu Komarudin, Komarudin; Alkhudri, Ahmad Tarmiji; Wibowo, Agus; Nindito, Marsellisa
Bahasa Indonesia Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.223.9

Abstract

The realization of the development and grounding of Pancasila can be done by applying the values ​​of local wisdom. One of the local wisdoms that has high value is art and culture. In line with the efforts to develop and ground Pancasila, it is important to strengthen the Pancasila Village through Arts and Culture in Bulak Village, Jatibarang District, Indramayu Regency. The problem-solving method in this community service is cooperative inquiry and Focus Group Discussion (FGD). The target audience is the Head of RT, RW, representatives of community leaders, local economic actors, and village government officials totaling 40 people. The implementation of community service activities about the Pancasila Village through arts and culture in August 2025 and the main activity was carried out on August 8-9, 2025. The partners involved are the Bulak village government, Jatibarang District, Indramayu Regency. The results of community service activities show: 1) There is a strong will and commitment from participants, village governments, and regional governments to revive and preserve local potential, particularly Bulak arts and culture 2) Providing inspiration and empowerment to the community to inventory Bulak's arts and culture potential. This is evidenced by the compilation of a neighborhood unit (RT/RW)-based list of arts and culture with strategic value for promotion; and 3) Raising awareness that strengthening arts and culture can drive economic growth, community welfare, and the image of Indramayu Regency. This strengthening awareness is evident in the 95% of participants' commitment to developing Pancasila Village into a cultural destination.   Abstrak Perwujudan pembinaan dan pembumian Pancasila dapat dilakukan dengan penerapan nilai-nilai kearifan lokal. Salah satu kearifan lokal yang memiliki nilai tinggi adalah seni budaya. Sejalan dengan upaya pembinaan dan pembumiaan Pancasila ini, maka penting dilakukan Penguatan Kampung Pancasila melalui Seni-Budaya di desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Metode pemecahan masalah pada pengabdian masyarakat ini ialah cooperative inquiry dan Focus Group Discussion (FGD). Khalayak sasaran adalah Ketua RT, RW, perwakilan tokoh masyarakat, Pelaku ekonomi lokal, dan perangkat pemerintah desa sebanyak 40 orang. Pelaksanaan kegiatan pengabdian tentang Kampung Pancasila melalui seni-budaya pada bulan Agustus 2025 dan kegiatan utamanya di dilaksanakan pada 8-9 Agustus 2025. Mitra yang terlibat ialah pemerintah desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan: 1). Adanya kemauan dan komitmen yang kuat dari peserta, pemerintah desa, dan pemerintah daerah untuk menghidupkan dan melestarikan potensi lokal, khususnya seni-budaya Bulak sebagai instrumen pembumian nilai-nilai Pancasila. Wujud komitmen tersebut terciptanya kelembagaan Kampung Pancasila melalui seni-budaya Bulak; 2). Memberikan inspirasi dan penguatan kepada masyarakat untuk menginventarisasi potensi seni-budaya Bulak. Hal ini dibuktikan dengan tersusunnya daftar seni-budaya berbasis RT/RW yang bernilai strategis untuk dipromosikan; dan 3). Terbangunnya kesadaran bahwa penguatan seni-budaya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan citra kabupaten Indramayu. Penguatan kesadaran ini dapat dilihat dari sebesar 95% peserta berkomitmen untuk mengembangkan Kampung Pancasila menuju destinasi budaya.
Implementasi Integrated Community-Based Early Detection Melalui Edukasi Partisipatif untuk Meningkatkan Deteksi Dini dan Pencegahan Malaria di Daerah Endemis Lubis, Humairah Medina Liza; Febryandani, Silvy Claresta; Riaulina, Nasha; Anriani, Dwi; Prayoga, M. Iqbal; Arifin, Salsalina Dwi
Bahasa Indonesia Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.223.5

Abstract

Malaria remains a major public health challenge in endemic regions of Indonesia, contributing to high morbidity and reduced community productivity. Limited knowledge, along with inadequate attitudes and preventive practices, continues to hinder effective malaria control. This community service program aimed to strengthen community capacity for malaria prevention through a participatory, empowerment-based educational approach targeting populations at risk in endemic areas. The intervention included structured health education sessions, interactive group discussions, and practical training focused on early recognition of malaria symptoms and household-level prevention strategies. Program effectiveness was evaluated using a pre-test and post-test design to assess changes in knowledge, attitudes, and preventive practices before and after the intervention. The findings demonstrated clear improvements across all assessed domains. The mean knowledge score increased substantially from 4.98 ± 2.254 prior to the intervention to 13.76 ± 4.689 afterward. Likewise, the mean score for attitudes and preventive practices improved from 5.02 ± 2.245 to 13.68 ± 4.414 following the educational program. These results indicate that participatory education is effective not only in enhancing community understanding of malaria but also in encouraging positive and measurable changes in preventive behavior. In conclusion, the participatory education program successfully enhanced community engagement in early detection and malaria prevention. By promoting sustainable behavioral change, this approach contributes to ongoing efforts to accelerate malaria elimination in endemic communities.   Abstrak Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di daerah endemis Indonesia yang berdampak pada meningkatnya angka kesakitan dan penurunan produktivitas masyarakat. Rendahnya tingkat pengetahuan serta sikap dan tindakan pencegahan masyarakat menjadi salah satu kendala dalam upaya pengendalian malaria. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta mendorong perubahan sikap dan tindakan nyata masyarakat melalui program edukasi partisipatif berbasis pemberdayaan komunitas. Program dilaksanakan di wilayah endemis malaria dengan melibatkan masyarakat berisiko. Intervensi yang diberikan meliputi penyuluhan terstruktur, diskusi kelompok, dan pelatihan praktis mengenai deteksi dini gejala malaria serta pencegahan berbasis rumah tangga. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan serta sikap dan tindakan masyarakat sebelum dan setelah intervensi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang jelas pada seluruh aspek yang dinilai. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 4,98 ± 2,254 pada pre-test menjadi 13,76 ± 4,689 pada post-test. Selain itu, rerata skor sikap dan tindakan nyata masyarakat juga meningkat dari 5,02 ± 2,245 menjadi 13,68 ± 4,414 setelah pelaksanaan program edukasi. Peningkatan nilai rerata pada kedua aspek tersebut menunjukkan bahwa intervensi edukasi partisipatif mampu memperbaiki pemahaman masyarakat sekaligus mendorong perubahan sikap dan perilaku pencegahan malaria secara nyata. Dapat disimpulkan bahwa program edukasi partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat terkait deteksi dini dan pencegahan malaria. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga berkontribusi pada perubahan perilaku yang berkelanjutan, sehingga berpotensi mendukung percepatan upaya eliminasi malaria melalui penguatan peran aktif masyarakat di daerah endemis.
Integrasi Proses Sentrifugasi-Elektrokoagulasi sebagai Inovasi Pemurnian Biodiesel Minyak Jelantah bagi Siswa Fauziyah, Mar’atul; Kartikowati, Christina Wahyu; Puspitasari, Diah Agustina; Hidayati, A.S. Dwi Saptati Nur; Juliananda, Juliananda; Yulaichah, Siti
Bahasa Indonesia Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.223.7

Abstract

The utilization of waste cooking oil as a biodiesel feedstock provides a dual benefit, reducing household waste and offering an alternative renewable energy sources. However, biodiesel produced from waste cooking oil via transesterification often contains impurities such as glycerol, soap, and residual catalyst, which can degrade its quality. This community service activity aimed to introduce an innovative biodiesel purification method by integrating centrifugation and electrocoagulation processes to students of the Industrial Chemical Engineering program at SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Centrifugation was employed to accelerate the separation of biodiesel and glycerol phases, while electrocoagulation effectively and efficiently precipitated dissolved impurities. This integrated process produced a shorter purification time up to 60% faster compared to conventional wet and dry washing methods and resulted in a clearer and more stable biodiesel product. The training was conducted through hands-on laboratory sessions, actively involving students in material preparation, equipment operation, and result evaluation. The learning outcomes showed a significant improvement, with the average student score increasing up to 63%. Furthermore, the program provided added value for the partner school by increasing students’ knowledge of renewable energy, improving their skills in operating laboratory equipment, and offering a project-based learning experience that supports the vocational curriculum. This activity demonstrates a tangible contribution to strengthening vocational competencies and presents a purification approach with strong potential for replication in other vocational schools.   Abstrak Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel merupakan salah satu solusi pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus sebagai alternatif energi terbarukan. Namun, biodiesel hasil transesterifikasi minyak jelantah ini seringkali mengandung banyak pengotor berupa gliserol, sabun, dan sisa katalis yang dapat menurunkan kualitas biodiesel. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pemurnian biodiesel melalui integrasi proses sentrifugasi dan elektrokoagulasi kepada siswa keahlian teknik kimia industri di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Proses sentrifugasi dilakukan guna mempercepat pemisahan fase biodiesel dan gliserol, sedangkan elektrokoagulasi untuk mengendapkan pengotor terlarut secara lebih efektif dan efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan metode ini mampu menurunkan waktu pemurnian hingga 60% dibandingkan metode wet dan dry washing konvensional, serta menghasilkan biodiesel yang lebih jernih dengan tingkat kestabilan fase yang lebih baik. Pelatihan dilakukan secara praktik di laboratorium SMK dengan melibatkan siswa secara aktif dalam persiapan bahan, pengoperasian alat, dan evaluasi hasil, sehingga rata-rata nilai pemahaman siswa meningkat 63% setelah pelatihan. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi mitra, berupa peningkatan pengetahuan tentang energi terbarukan, keterampilan laboratorium, dan pengalaman pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan kebutuhan industri. Metode pemurnian terintegrasi ini juga berpotensi direplikasi di sekolah kejuruan lain sebagai model pembelajaran vokasi berbasis teknologi terapan.
Penguatan Mutu Sekolah Melalui Kolaborasi Pendampingan Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) di Kota Depok Yasnita, Yasnita; Dadang Wihana; Fathir Fajar Sidiq; Siti Chaerijah Aurijah; Destiana Rachmawati; Yusuf, Muhammad; Sugihartono, Iwan; Raharjo, Raharjo; Widyaningrum Indrasari; Rafiudin, Rafiudin; Setiawan, Iwan
Bahasa Indonesia Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.223.3

Abstract

The Free Private School Pilot Program (RSSG) is an innovative policy by the Depok City Government to expand access to education for low-income families through partnerships with private schools. Initial findings show that the quality of RSSG schools in Depok City varies greatly. Of the 47 participating schools spread across 11 subdistricts, 20 schools are accredited A, 23 are accredited B, two are accredited C, and two are not yet accredited. The total number of students reaches 2,407. The variation in accreditation and infrastructure shows a gap in quality between schools, which is the basis for the implementation of mentoring. Therefore, it is necessary to strengthen school quality through RSSG mentoring collaboration. Jakarta State University is the institution entrusted with carrying out community service activities through mentoring teachers and school principals. These community service activities are carried out by lecturers and students of Jakarta State University (UNJ) as part of efforts to strengthen the quality and sustainability of the program. The community service activities focused on two main areas: (1) mentoring teachers in 47 RSSG schools through four cycles of thematic training on strengthening understanding of student characteristics, implementing deep learning, active learning models, and creating simple learning media; and (2) training school principals at Depok City Hall on the theme of “Strengthening School Branding and Culture,” which was attended by 47 school principals. The results of the activities showed an increase in teachers' knowledge and capacity in designing meaningful, contextual, and relevant learning for students' needs, as well as the growth of school principals' awareness in building a positive institutional identity and culture. This program not only improved the technical quality of learning but also strengthened the collaborative ecosystem that supports educational equity in Depok City.   Abstrak Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) merupakan inovasi kebijakan Pemerintah Kota Depok dalam memperluas akses pendidikan bagi keluarga berpenghasilan rendah melalui kemitraan dengan sekolah swasta. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa mutu sekolah RSSG di Kota Depok sangat beragam. Dari 47 sekolah pelaksana yang tersebar di 11 kecamatan, tercatat 20 sekolah berakreditasi A, 23 berakreditasi B, dua berakreditasi C, dan dua belum terakreditasi. Total peserta didik mencapai 2.407 siswa. Variasi akreditasi dan sarana prasarana menunjukkan adanya kesenjangan mutu antar sekolah, yang menjadi dasar pelaksanaan pendampingan. Untuk itu, maka perlu dilakukan upaya penguatan mutu sekolah melalui kolaborasi pendampingan RSSG. Universitas Negeri Jakarta menjadi institusi yang diberi kepercayaan untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui kegiatan pendampingan guru dan kepala sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas dan keberlanjutan program. Kegiatan pengabdian meliputi dua fokus utama: (1) pendampingan guru di 47 sekolah RSSG melalui empat siklus pelatihan tematik penguatan pemahaman karakteristik siswa, implementasi deep learning, model pembelajaran aktif, dan pembuatan media pembelajaran sederhana; serta (2) pelatihan kepala sekolah di Balai Kota Depok bertema “Penguatan Branding dan Budaya Sekolah” yang diikuti oleh 47 kepala sekolah, Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kapasitas guru dalam mendesain pembelajaran bermakna, kontekstual dan relevan dengan kebutuhan siswa, serta tumbuhnya kesadaran kepala sekolah dalam membangun identitas dan budaya positif lembaga. Program ini tidak hanya memperbaiki mutu teknis pembelajaran, tetapi juga memperkuat ekosistem kolaboratif yang mendukung keadilan pendidikan di Kota Depok.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pengolahan Data Menggunakan Microsoft Excel melalui Pelatihan di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu Suyono, Suyono; Siregar, Dania; Zahra, Khoiruz; Abdurrahim, Muhamad Afif
Bahasa Indonesia Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.223.10

Abstract

Data processing skills based on information and communication technology (ICT) are essential competencies for teachers, both in educational administration and in supporting data-driven learning processes. However, field conditions indicate that a number of teachers in Indramayu Regency still have limited capacity to process and analyze data digitally. This community service program aimed to enhance teachers’ competencies in data processing and analysis using Microsoft Excel through a structured training program. The training was conducted at SMK Assalaam, Jatibarang District, Indramayu Regency, and was attended by teachers from various subject areas. The implementation methods included socialization, initial assessment, practice-based training using a learning-by-doing approach, and evaluation of both the process and outcomes through pre- and post-training questionnaires. The training materials focused on descriptive statistical data processing and data visualization, including the creation of bar charts, pie charts, histograms, and line charts, as well as the calculation of measures of central tendency and dispersion such as mean, median, mode, variance, and standard deviation using Microsoft Excel. The evaluation results indicate an improvement in participants’ ability to process data digitally, as reflected in their capacity to utilize Excel formulas and the Data Analysis feature for simple data analyses relevant to teachers’ professional tasks. In addition to improved technical competence, this program also produced outcomes in the form of enhanced data literacy and increased readiness of teachers to apply ICT-based data processing to support decision-making and instructional administration. This activity is expected to serve as a training model that can be replicated in other schools within Indramayu Regency.   Abstrak Keterampilan mengolah data berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan kompetensi penting bagi guru, baik dalam administrasi pendidikan maupun dalam mendukung proses pembelajaran berbasis data. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa sebagian guru di Kabupaten Indramayu masih memiliki keterbatasan dalam mengolah dan menganalisis data secara digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengolah dan menganalisis data menggunakan Microsoft Excel melalui program pelatihan terstruktur. Pelatihan dilaksanakan di SMK Assalaam Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu dan diikuti oleh guru dari berbagai bidang studi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, asesmen awal, pelatihan berbasis praktik (learning by doing), serta evaluasi proses dan hasil pelatihan menggunakan kuesioner pre dan post. Materi pelatihan difokuskan pada pengolahan data statistik deskriptif dan visualisasi data, meliputi pembuatan diagram batang, diagram lingkaran, histogram, dan diagram garis, serta perhitungan ukuran pemusatan dan penyebaran data seperti mean, median, modus, variansi, dan simpangan baku dengan Microsoft Excel. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah data secara digital, ditandai dengan kemampuan peserta dalam memanfaatkan fitur Data Analysis dan formula Excel untuk analisis data sederhana yang relevan dengan tugas profesional guru. Selain peningkatan kompetensi teknis, kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa meningkatnya literasi data dan kesiapan guru dalam menerapkan pengolahan data berbasis TIK untuk mendukung pengambilan keputusan dan administrasi pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pelatihan yang dapat direplikasi pada sekolah lain di wilayah Kabupaten Indramayu.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 02 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 03 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 02 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 20 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 Edisi Khusus Tahun 2023 Vol 20 No 02 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 20 No 01 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 19 Edisi Khusus Tahun 2022 Vol 19 No 03 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 02 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 01 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Edisi Khusus) Vol 18 No 02 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 18 No 01 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 02 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 02 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 02 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 01 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 2 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 1 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 2 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 1 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 2 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 1 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue