cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23555467     EISSN : 23555475     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 349 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJEK BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI KELAS X SMA PGRI 1 PALEMBANG Andi Septi Eka Sari; Dessy Wardiah; N Nuranisa
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 1 (2022): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v9i1.13348

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah sebagian besar pembelajaran geografi masih menggunakan metode ceramah, sehingga pembelajaran terkesan membosankan yang berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh model pembelajaran Project Based Learning Terhadap hasil belajar geografi kelas X. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar geografi kelas X. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS dan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu kelas X IPS 1 berjumlah 32 siswa dan X IPS 3 berjumlah 29 siswa yang mana penentuan sampel tersebut menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis data rata-rata hasil tes dari hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 82,3 dan  kelas kontrol rata-rata sebesar 72,5. Berdasarkan hasil uji –t diperoleh thitung = 5,077 kemudian dibandingkan ttabel = 1,671 maka thitung > ttabel  yaitu 5,077 > 1,671. Hasil ini membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar geografi kelas X.
Keterampilan Mengajar Mahasiswa Calon Guru Dalam Melaksanakan Program Seminar Praktik Sekolah (SPS) di SMAN 1 Kota Tambolaka etheldreda rosari garung
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 3 (2022): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v9i3.12926

Abstract

This study aims to describe the skills of colleger in implementing the School Practice Seminar Program (SPS).  The method used in this research is descriptive qualitative involving 7 students of the Physics Education study program at SMAN 1 Kota Tambolaka.  Data collection techniques use method of observation and documentation.  The research instrument is the rubric assessing for teaching skills of the colleger.  Data analysis techniques are  the form of presenting data and drawing conclusions from results  of the research. The observed teaching skills consist of eleven components.  The results showed that the average skill in opening learning was 3.8, the skill in applying the steps of learning was 3.6, the skill in using learning methods was 3.3, the skill in using learning media was 3.4, the skill in using language was 3,  4, material mastery is 2.7, class mastery is 3.2, time management is 3.3, participation is 3.7, interaction is 3.8 and learning closing skills is 3.7.  Overall, the teaching skills of colleger are in the very good category.
Analisis Kemampuan Ekoliterasi dan Karakter Peduli Lingkungan Siswa SD Selama Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Dewi Nilam Tyas; Atip Nurharini; Desi Wulandari; Barokah Isdaryanti
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 3 (2022): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v9i3.11173

Abstract

Ecoliteracy is a literacy that specifically studies the relationship between humans and the environment to support sustainable development. This study aims to analyze the ecoliteracy ability and the character care about environment of elementary school students. This study uses a mixed approach method that combines qualitative and quantitative methods, with research subjects are 4 classes of elementary school students in West Semarang. Data collection was carried out by interviews, instrument of ecoliteracy and self-assessment sheet to measure attitudes and skills abaout coliteracy and the character care about environment. The results show that learning or activities regarding ecoliteracy have never been carried out, so the cognitive and skill abilities of students' ecoliteracy are still low. Attitudes about coliteracy and environmental care characters are in the good category. The results of this study can be used to design activities or media that can develop ecoliteracy abilities and the character care about environment.__________________________________________________________________________________________________________________________________________Ekoliterasi merupakan literasi yang secara khusus mempelajari hubungan manusia dan lingkungan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan ecoliteracy dan karakter peduli lingkungan siswa SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method yang menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif, dengan subjek penelitian sebanyak 4 kelas siswa SD di Semarang Barat.  Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara synchronous menggunakan aplikasi Zoom Clouds Meeting, instrumen soal ekoliterasi dan lembar penilaian diri untuk mengukur sikap-keterampilan ekoliterasi dan karakter peduli lingkungan. Hasil analisis menunjukkan jika pembelajaran atau aktivitas mengenai ecoliteracy belum pernah dilakukan, sehingga kemampuan kognitif dan keterampilan ekoliterasi siswa masih rendah. Sikap ekoliterasi secara tidak langsung dikembangkan bersama karakter peduli lingkungan yang sudah dibina sejak dini, sehingga masuk kategori baik. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi pendidik untuk merancang kegiatan pembelajaran atau media pembelajaran yang untuk mengembangkan kemampuan ecoliteracy dan karakter peduli lingkungan.
Dampak Era Globalisasi di Pendidikan (Pendidik dan Peserta Didik) Radhita maharani; M Averros Azzam Al Islami; Radhita Maharani Ramli; Wahyudi Agung Rahman; Oki Sandra Agnesia
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 1 (2022): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v9i1.10117

Abstract

Globalisasi adalah Proses sesuatu yang mendunia. Globalisasi membawa pengaruh hampir keseluruhan aspek kehidupan,dan tidak dapat dihindari baik pengaruh positif maupun negatif, terutama pada pendidikan. Sehingga pendidik harus lebih professional dan kreatif, peserta didik yang sudah menguasai teknologi sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah agar mengetahui bagaimana pengaruh globalisasi terhadap pendidik dan peserta didik. Metode yang di gunakan yaitu metode studi kepustakaan (literatus) dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa globalisasi telah membawa perubahan pada semua aspek kehidupan khususnya dalam dunia pendidikan. Globalisasi dapat memberikan dampak positif dan negative didunia pendidikan. Berdampak positif jika membuat perubahan yang membawa pendidikan Indonesia ke arah yang lebih maju, dan berdampak negative jika menurunkan kualitas pendidikan itu sendiri. Dalam era globalisasi guru juga berperan penting dalam mengembangkan peserta didik. Guru bukan hanya memberi pelajaran tetapi juga mengembangkan karakter kepada peserta didik di era yang professional dan bermutu. Selain itu, sebagai guru harus memiliki etika yang baik dan berakhlak mulia agar bisa memberika contoh yang teladan bagi peserta didik. Di era globalisasi guru harus mampu memberikan pengajaran yang baik kepada peserta didiknya. Pada era globalisasi guru  harus bisa menghadapi tantangan yaitu dengan cara memberikan orientasi, tidak hanya teori-teori melainkan praktik untuk menciptakan suatu pembelajaran yang nantinya membentuk karakter kemandirian pada peserta didik  untuk bekalnya dikemudian hari. 
Penerapan Model Direct Instruction untuk Meningkatkan Keterampilan Games Edukasi Siswa Kelas XII Yanti Hermawati Puji Rahayu
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 2 (2022): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v9i1.10088

Abstract

The low skill of making educational games on Microsoft Power Point is the basis for this research. Last year's student skill was in the less category. The purpose of this research is to increase skills in making educational games using the Direct Instruction model. The research was conducted through 2 cycles, each consisted of two meetings. Student skill data was taken by the skill observation sheet instrument on indicators: (1) reading the steps for making educational games, (2) determining concepts, (3) making educational games, (4) completing assignments. The success indicator of research that least 24 students (75%) have good skills. The results showed skills from the 16 students (50%) in the sufficient category and 16 students (50%) in the less category in cycle 1, increasing to 28 students (88%) in the good category in cycle 2. Students were able to make educational games using tabs. inserts and hyperlinks. This result can be used by other teachers to fulfill learning requirements.
Penerapan Pembelajaran IPA Terpadu Tingkat SMP Kelas 8 sebagai Landasan Ketercapaian Pembelajaran IPA Anur Wahyu Ningtyas; Azkia Shofani Aulia; Prista Aulia Rahmadhani
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 3 (2022): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v9i3.12708

Abstract

Pembelajaran IPA di tingkat SMP berdasarkan kurikulum 2013 dilaksanakan secara terpadu. Empat bidang kajian IPA yakni Biologi, Fisika, Kimia, serta Ilmu Kebumian dan Antariksa yang diajarkan secara terintegrasi pada setiap pertemuan dan disesuaikan dengan karakteristik materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan ketercapaian pembelajaran IPA Terpadu di SMPN 24 Semarang. Jenis penelitian kualitatif studi kasus yang dilaksanakan di SMPN 24 Semarang dengan batasan kelas VIII. Data didapatkan melalui metode observasi, wawancara, pengisian angket, dokumentasi, dan studi literature. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran IPA Terpadu di SMPN 24 Semarang sudah diterapkan dengan baik dengan menggunakan sarana prasarana dan perangkat pembelajaran yang mendukung. Akan tetapi masih terdapat hambatan dalam pengintegrasian disiplin IPA akibat profil guru yang belum mencakup semua disiplin IPA. Ketercapaian pembelajaran yang diketahui dari hasil belajar siswa sudah didapatkan dengan baik, namun masih ada beberapa siswa yang memiliki nilai kurang dari KKM yang ditentukan.
Penilaian Formatif Berbasis Karakter Saat Pembelajaran Daring DI MI Miftahul Akhlaqiyah Bringin Semarang Luq Yana Chaerunnisa
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 2 (2022): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v9i2.12125

Abstract

The purpose of this study was to find out character-based formative assessments during online learning during the Covid-19 pandemic at MI Miftahul Akhlaqiyah Bringin Semarang. The researcher used a qualitative descriptive approach. The subject used was the 5th grade teacher at MI Miftahul Akhlaqiyah Bringin Semarang. The results showed that: 1) formative assessment planning using whatsapp features including whatsapp group and videocall 2) Formative assessment was carried out at the end of each learning material as an assignment as well as activity assessment through question and answer interaction using videocall, 3) character-based formative assessment was carried out through communication to parents to be able to participate in directing students and taxonomy characterization. 4) Obstacles faced by teachers are limited device storage, cellphones that have to take turns with parents slowing the assessment process, late collection of assignments.
PENGARUH KESIAPAN BELAJAR DAN KEPUASAN BELAJAR PADA PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Nurdin Nurdin; Hery Purwosusanto Purwosusanto; tjipto djuhartono
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 1 (2022): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v9i1.12059

Abstract

This study aims to analyze the influence of learning readiness and learning satisfaction on online learning on learning outcomes for the development of social science education. The research method is a survey, with a sample of 80 third semester students of postgraduate social studies study program at Indraprasta University, PGRI Jakarta. Data was collected using a questionnaire sent to students via email. The validity of the data with validity and reliability tests, all data have a normal distribution. Data were analyzed using correlation with the SPSS version 2.0 program. The results of the study indicate that learning readiness has a significant influence on learning outcomes for the development of social science education. Likewise, learning satisfaction in online learning has a significant influence on learning outcomes for the development of social science education. The research findings show that 75.2% of learning readiness and learning satisfaction in online learning have a strong relationship with learning outcomes for the development of social science education. This is because students are ready to take lessons well, as well as easy access to the internal network so that learning outcomes can be achieved well
Learning Indonesian Culture through an Indonesian TV Series Si Doel Anak Sekolahan Puji Lestari; Lambok Hermanto Sihombing
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 3 (2022): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v9i3.15029

Abstract

Education broadens students' grasp of all disciplines. Nationalism is one of the most intriguing concerns Indonesian students confront today. Today's students are more technologically savvy, allowing them to get global information quickly. As technology advances rapidly, educators must guide and persuade them to learn more about Indonesian culture. One of the cultures they can learn about is the Betawi culture. Teachers could ask them to learn and read about Indonesian culture using their own devices. However, educators could also assist students through engaging instructional activities, such as watching films about Indonesian culture. 'Si Doel Anak Sekolahan' is the most recommended one. It is one of Indonesian TV series that strongly depicts the life of Betawi culture. Thus, in this study, the researchers aim to analyze how “Si Doel Anak Sekolahan” represents the identity of Betawi culture. The object of this study was taken from RCTI YouTube Channel, Layar Drama Indonesia entitled SI DOEL ANAK SEKOLAHAN - Atun Pengen Kagetin Babe Pake Tanjidor episode 9. To seek how the identity of Betawi culture depicted in that movie, the researchers used a qualitative approach and applied Mise en Scene theory from Manon de Reeper and Cultural Identity theory from Stuart Hall. The result shows that traditional house, oplet, and musical instruments shown in some selected scenes represent Betawi cultural identity. 
Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa Helena Sutrisnowati
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 3 (2022): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v9i3.14504

Abstract

This study aims to investigate the effect of the student facilitator and explaining (SFAE) learning model on student motivation and learning achievement. The study used a classroom action research approach. The research participants were 34 students of class XI Accounting in the odd semester of 2022/2023 at SMK Negeri 1 Juwiring Klaten. Collecting data using observation, documentation, interviews, questionnaires, and tests. Data analysis was carried out qualitatively and quantitatively. The results showed that students' learning motivation and learning achievement increased significantly after being involved in the SFAE learning process. That is, if the SFAE learning model is applied more intensively, it can improve student learning’s motivation and achievement. As a consequence, teachers can consider the application of the SFAE learning model in teaching. In addition, the results of this study deserve to be followed up with other studies, such as experimental or correlational research designs.Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining (SFAE) terhadap motivasi belajar dan prestasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Partisipan penelitian adalah 34 siswa kelas XI Akuntansi pada semester gasal tahun 2022/2023 di SMK Negeri 1 Juwiring Klaten. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara, kuesioner dan tes. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar dan prestasi belajar mengalami peningkatan setelah terlibat dalam proses pembelajaran SFAE. Model pembelajaran SFAE terbukti berpengaruh signifikan terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Dengan demikian, jika model pembelajaran SFAE diterapkan lebih intensif maka dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Sebagai konsekuensinya, maka guru dapat mempertimbangkan  penerapan model pembelajaran SFAE dalam mengajar. Selain itu, hasil penelitian ini layak ditindaklanjuti dengan penelitian-penelitian lain, penelitian eksperimental atau korelasional.

Filter by Year

2014 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 3 (2024): Faktor: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 2 (2024): Faktor: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 1 (2024): Faktor: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 3 (2023): Faktor: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 2 (2023): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 1 (2023): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 3 (2022): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 2 (2022): FAKTOR Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 1 (2022): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 8, No 3 (2021): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 8, No 2 (2021): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 8, No 1 (2021): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 7, No 3 (2020): Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 7, No 2 (2020): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 7, No 1 (2020): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 6, No 3 (2019): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 6, No 2 (2019): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 6, No 1 (2019): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 5, No 3 (2018): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 5, No 2 (2018): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 5, No 1 (2018): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 4, No 3 (2017): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 4, No 2 (2017): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 4, No 1 (2017): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 3, No 3 (2016): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 3, No 2 (2016): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 3, No 1 (2016): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 2, No 3 (2015): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 2, No 2 (2015): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 2, No 1 (2015): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 1, No 3 (2014): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 1, No 2 (2014): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 1, No 1 (2014): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan More Issue