cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Edutama
  • Jurnal Pendidikan Edutama
  • Website
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 23392258     EISSN : 2548821X     DOI : -
Core Subject : Education,
Edutama Journal of Education (Jurnal Pendidikan Edutama) is double -blind peer reviewed open access journal that provides publication of articles in all education field. it aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research finding in provide a platform scientists and academicians all over the world to promote, share and discuss various and issues developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 419 Documents
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Stem terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Meliyana Aini; Mellyatul Aini; Indah Yunitasari; Dwi Swastanti Ridianingsih
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3364

Abstract

Abstract : Project based learning (PJBL) is one of the most organized learning models in the field of science.PJBL learning model based on stem approach aims to improve students’ problem-solving skills.Problem-solving skills are a basic skill that students need to make the right decisions. Certified, and systematically, Logic, and can be considered from a point of view.Problem-solving skills will help students in pursuing global competition in the 21st century.The method used is a quantitative method with the purpose of research to identify the implementation of a stem-based pjbl model against problem-solving skills measured based on 4 indicators.Research was carried out on SMP students of the 5th grade.Data collection techniques using tests.Research results showed that critical thinking skills gained by 83.61% with good categories.Abstrak : Project Based Learning (PjBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang dianjurkan dalam pembelajaran bidang Sains. Model pembelajaran PjBL berbasis pendekatan STEM bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Keterampilan pemecahan masalah adalah suatu keterampilan dasar yang sangat dibutuhkan siswa dalam membuat keputusan yang tepat, cermat, sistematis, logis, dan dapat mempertimbangkan dari sudut pandang. Keterampilan pemecahan masalah akan membantu siswa dalam mengikuti persaingan secara global di abad 21. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan tujuan penelitian untuk mengidentifikasi implementasi model PjBL berbasis STEM terhadap keterampilan pemecahan masalah yang diukur berdasarkan 4 indikator.  Penelitian dilaksanakan pada siswa SMP kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan berpikir kritis diperoleh sebesar 83,61% dengan kategori baik.
Pembelajaran Puisi Selaras Abad 21 Dipa Nugraha
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3383

Abstract

Abstract:  Poetry learning that is adaptive to the needs of students in the 21st century has not been much discussed in Indonesia. This article aims to review several important matters related to poetry learning in the 21st century. This article also discusses the concepts of “physical structure” and “inner structure” coined by Waluyo which are very dominant in poetry learning in Indonesia in the context of the potential for continuing their use in poetry learning in the 21st century at high school and college levels. This article is a literature review articlearticle by library research method through careful reading of books or articles that are relevant to the topic of this article was conducted. The literature review came to the conclusion that appreciation theory or poetry studies with the terms "physical structure" and "inner structure" from Waluyo should not continue to be taught as if it were the only theory. There are several concepts of poetry appreciation or study that can be used as alternatives to be taught in poetry learning in Indonesian high schools and universities. As for poetry learning in the 21st century, it must be realized that it cannot avoid issues such as multiculturalism, intertextuality, digitalization and the use of artificial intelligence, transmediality, intermediality, and multimodality. Keywords:  poetry learning, physical structure, inner structure, 21st century poetry learning Abstrak: Pembelajaran puisi yang adaptif dengan kebutuhan peserta didik pada abad 21 belum banyak dibicarakan di Indonesia. Artikel ini bertujuan mengulas beberapa hal penting terkait dengan pembelajaran puisi abad 21. Selain itu, artikel ini juga membahas konsep “struktur fisik” dan “struktur batin” milik Waluyo yang sangat dominan di dalam pembelajaran puisi di Indonesia dalam konteks potensi penerusan penggunaannya di dalam pembelajaran puisi abad 21 pada jenjang SMA dan perguruan tinggi. Artikel ini adalah artikel kajian pustaka dengan menerapkan metode riset kepustakaan melalui pembacaan cermat buku atau artikel yang relevan dengan topik artikel ini. Kajian pustaka yang dilakukan sampai pada kesimpulan bahwa teori apresiasi atau kajian puisi dengan pasangan istilah “struktur fisik” dan “struktur batin” dari Waluyo sebaiknya tidak terus diajarkan seolah-olah sebagai satu-satunya teori. Ada beberapa konsep apresiasi atau pengkajian puisi yang bisa dijadikan alternatif untuk diajarkan dalam pembelajaran puisi di SMA dan perguruan tinggi di Indonesia. Adapun pembelajaran puisi abad 21 harus disadari tidak bisa menghindar dari isu-isu seperti multikulturalisme, intertekstualitas, digitalisasi dan penggunaan kecerdasan buatan, transmedialitas, intermedialitas, dan multimodalitas.  Kata Kunci: pembelajaran puisi, struktur fisik, struktur batin, pembelajaran puisi abad 21
Pelaksanaan Kampus Mengajar Angkatan 4 SDN 2 Kedungwaru Ari Indriani; Wanda Revana Putri; Siti Jumaria; Meilisa Khonirma Sari; Mu'izzu Nazaka Ramadha; Mahar Devi Octaviana
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.2850

Abstract

Abstract: The Teaching Campus batch 4 which is located at SD N 2 Kedungwaru has the aim of knowing the implementation of the Teaching Campus batch 4 program at SDN 2 Kedungwaru. The type of research used is descriptive qualitative research. This research was carried out starting from August 1, 2022 at SD N 2 Kedungwaru located in Kunduran District, Blora Regency, Central Java. The data collection technique uses the results of the Teaching Campus batch 4 activities at SD N 2 Kedungwaru. The work plans carried out include literacy before learning by reading books that have been prepared by students or bringing reading books from home, reading corners, calistung, adding book collections for the "Window Literacy" library, classroom administration, and making learning media. The activities carried out run smoothly, bringing a good impact to students and the school.Abstrak:  Kampus Mengajar angkatan 4 yang berada di SD N 2 kedungwaru mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui pelaksanaan progam Kampus Mengajar Angkatan 4 di SD N 2 Kedungwaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari 1 Agustus 2022 di SD N 2 Kedungwaru yang berlokasi di Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora Jawa Tengah. Tehnik pengumpulan datanya menggunakan hasil kegiatan Kampus Mengajar angkatan 4 di SD N 2 Kedungwaru. Adapun program kerja yang dilakukan antara lain literasi sebelum pembelajaran dengan membaca buku yang telah disiapkan mahasiswa maupun membawa buku bacaan dari rumah, pojok baca, calistung, penambahan koleksi buku untuk perpustakaan “Jendela Literasi”, administrasi kelas, dan pembuatan media pembelajaran. Kegiatan yang dilakukan berjalan dengan lancar, membawa dampak yang baik bagi peserta didik maupun sekolahnya.
Efektivitas Model Pembelajaran DOMAR dalam Meningkatkan Keterampilan Argumentasi Ilmiah dalam Pembelajaran Fisika Prasasti Nur Indahsari; I Ketut Mahardika; Supeno Supeno
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3285

Abstract

Abstract: The 21st century has brought significant changes to various aspects of life so that students are required to have 21st century skills. The purpose of this research was examined effectiveness of the DOMAR learning model to improve scientific argumentation skills. This type of research was development research used 4D development stages: define, design, develop, and disseminate. The results of this study were explained the increase in scientific argumentation skills after using the DOMAR learning model in physics learning. The conclusion of this research was DOMAR learning model was effectived in improving scientific argumentation skills in physics learning. Abstrak: Abad 21 memberikan perubahan yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan sehingga peserta didik dituntut memiliki keterampilan abad 21. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji keefektifan model pembelajaran DOMAR untuk meningkatkan keterampilan argumentasi ilmiah. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan tahapan pengembangan 4D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Hasil dari penelitian ini adalah menjelaskan peningkatan keterampilan argumentasi ilmiah setelah menggunakan model pembelajaran DOMAR pada pembelajaran fisika. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran DOMAR efektif dalam meningkatkan keterampilan argumentasi ilmiah pada pembelajaran fisika.  
Implementasi Aplikasi Pembelajaran Bangun Datar pada Siswa Sekolah Dasar Berbasis Mobile Siska Puspitaningsih; Ahmad Kholiqul Amin; Boedy Irhadtanto
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3394

Abstract

Abstract : Learning is a process that helps students to study well and understand the material easily. Learning media itself is a means of delivering material. Currently, books are still used as a learning tool in the teaching and learning process. But with today's technological advances, many learning environments are supported by technology. The author designs and builds learning applications based on Android mobile devices. Researchers use research and development methods when conducting research. Research and development methods are research methods used to produce a particular product and test the effectiveness of the product. System design and development is done by making diagrams and implemented into Android applications. The results of the design are in the form of an Android-based flat wake learning program as a learning tool for elementary school students which includes various shapes of flat shapes, characteristics and properties, formulas and exercises that can help students learn flat shapes easily. Keyword: mobile learning, two-dimentional, elementary school Abstrak : Pembelajaran adalah suatu proses yang membantu siswa untuk belajar dengan baik dan memahami materi dengan mudah. Media pembelajarn sendiri merupakan sarana penyampaian materi. Saat ini, buku masih digunakan sebagai alat belajar dalam proses belajar mengajar. Namun dengan kemajuan teknologi saat ini, banyak lingkungan belajar yang didukung oleh teknologi. Penulis merancang dan membangun aplikasi pembelajaran berbasis perangkat mobile Android. Peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan saat melakukan penelitian. Metode penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan suatu produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Perancangan dan pengembangan sistem dilakukan dengan membuat diagram dan diimplementasikan menjadi aplikasi Android. Hasil perancangan berupa program pembelajaran bangun datar berbasis android sebagai sarana belajar siswa sekolah dasar yang meliputi berbagai bentuk bangun datar, ciri dan sifat-sifat,  rumus dan latihan soal yang dapat membantu siswa belajar bangun datar dengan mudah. Kata kunci:mobile learning, bangun datar, sekolah dasar
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Putri Dewi; Abdul Azis Muslimin; Muhlis Madani
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 1 (2023): January 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i1.3181

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi experiment design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang terdiri dari enam sekolah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling sehingga sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas V di UPT SPF SD Negeri Cambaya yang berjumlah 25 orang dan UPT SPF SD Negeri Ujung Tanah 1 yang berjumlah 25 orang dan dipilih secara acak. Kelas V di UPT SPF SD Negeri Ujung Tanah 1 sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas V di UPT SPF SD Negeri Cambaya sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakanan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik uji independent sample t-test dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh yang signifikan antara hasil belajar murid pada siswa kelas V SD Di Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar.
Efektifitas Pembelajaran Modeling Instruction untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa pada Materi Gerak Parabola Nurul Hidayah; Indah Yunitasari
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3372

Abstract

Abstract: Concept mastery is one of the important issues in physics learning. One of the misconceptions that is often encountered is in motion. One of the misunderstandings of this concept is in acceleration where a positive sign means accelerated while a negative sign means slowed down. So this study aims to determine the mastery of student concepts on parabolic motion material after going through Modeling Instruction. The method used is mixed method, namely quantitative and qualitative. The design used is embedded experimental design. Quantitative data is obtained from the results of pretests and post tests while qualitative data is obtained from the results of the reasons for students' answers in answering questions. The results show that Modeling Instruction learning can improve students' mastery of concepts on parabolic motion material even though there are still concept misconceptions. The misconceptions that students still have are that the meeting point on the motion diagram shows the object moving quickly and vice versa.Abstrak: Penguasaan konsep menjadi salah satu isu penting dalam pembelajaran fisika. Salah satu kesalah pahaman konsep yang sering ditemui yakni pada materi gerak. Kesalah pahaman konsep ini salah satunya pada percepatan dimana tanda positif berarti dipercepat sedangkan tanda negative berarti diperlambat. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan konsep siswa pada materi gerak parabola setelah melalui Modeling Instruction. Metode yang digunakan yakni mixed method yakni kuantitatif dan kualitatif. Adapun desain yang digunakan adalah  embedded experimental design. Data kuantitatif diperoleh dari hasil pretest dan post test sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil alasan jawaban siswa dalam menjawab soal. Jumalh subjek penelitian adalah 58 siswa SMA kelas X yang sedang menempuh pelajaran FisikaHasil menunjukkan pembelajaran Modeling Instruction dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa pada materi gerak parabola meski masih terdapat kesalah pahaman konsep. Kesalah pahaman konsep yang masih dimiliki siswa yakni titik rapat pada diagram gerak menunjukkan benda bergerak dengan cepat begitu pula sebaliknya.
Efektifitas Penggunaan Software Maple terhadap Pemahaman Mahasiswa Informatika pada Materi Sistem Persamaan Linear Desty Rakhmawati
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3315

Abstract

Abstract : Maple software is one of the mathematics software used to assist in learning mathematics. In this study, maple software is used to assist in learning the Linear Equation System (SPL). This is because based on observations and interviews with Informatics students, who study related to SST the Gauss and Gauss Jordan Elimination methods using Elementary Row Operations, experience problems in terms of calculations, accuracy and lack of understanding of the material. So this study aims to see the effect or effectiveness of using maple software on SPL material. This effectiveness is seen by conducting a paired sample t-test, using the value of SPL material learning without using maple software and using maple software, for the same treatment of material and students. The results of this test, the value of Sig. (2-tailed) of 0.000 and the value of Sig. (2-tailed) is less than 5%, so there is effectiveness of using maple software on informatics students' understanding of SPL material. Abstrak: Software maple adalah salah satu software matematika yang digunakan untuk membantu dalam pembelajaran matematika. Dalam penelitian ini, software maple digunakan untuk membantu dalam pembelajaran Sistem Persamaan Linear (SPL). Hal ini disebabkan karena berdasarkan observasi dan wawancara terhadap mahasiswa Informatika, yang mempelajari terkait dengan SPL metode Eliminasi Gauss dan Gauss Jordan menggunakan Operasi Baris Elementer, mengalami permasalahan dalam hal perhitungan, ketelitian dan kurang pemahamannya terhadap materi. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh atau efektifitas penggunaan software maple pada materi SPL. Efektifitas ini dilihat dengan melakukan pengujian paired sample t-test, menggunakan nilai pembelajaran materi SPL tanpa menggunakan software maple dan dengan menggunakan software maple, untuk perlakuan materi dan mahasiswa yang sama. Hasil dari pengujian ini, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 dan nilai Sig. (2-tailed) ini lebih kecil dari 5%, sehingga terdapat efektifitas dari penggunaan software maple terhadap pemahaman mahasiswa informatika pada materi SPL.   
Improving Students’ Vocabulary Mastery Through Quizizz Application as Game Based Learning Aseptiana Parmawati; Siti Ruqoyyah
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3356

Abstract

Abstract: Mastering vocabulary is very important for foreign language learners. Since today’s era demands teacher and lecturer to deal with technology in teaching, the role of technology is really important.  E-learning as the concept of computer and network-based learning can be used by the educators in this era. One of the e-learning media is quizizz. The purpose of this research: to find out the improvement of student’s vocabulary through Quizziz application as game based learning. The subject of this research consist of 20 students in one of senior high schools in Cimahi. The design of this research is Classroom Action Research (CAR). Test and Questionnaire as instruments in this research. From the result of pre-test, the researchers found that the result of students’ vocabulary mastery was under average and still far from what was expected. The finding was supported by the result of students’ vocabulary scores. The average score of pre-test was 64,67. After the implementation of Quizizz in every cycle, the students’ vocabulary score were getting better. It can be seen from the result of students’ average score Cycle 1 was 71,37 and Cycle 2 was 81,31. It can be concluded that Quizizz can improve students’ vocabulary mastery and Quizizz can improve vocabulary classroom into a better situation.Abstrak: Menguasai kosakata sangatlah berguna bagi mempelajari Bahasa. Di era sekarang ini, guru dan dosen harus dapat menguasai teknologi dalam pembelajaran, maka keberadaan para guru tersebut memiliki peran penting. E-learning merupakan lonsep dari computer dan network based learning, yang dapat berguna bagi pelajar saat ini. Salah satu media pembelajaran e learning yang dapat digunakan adalah Quizizz. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kemampuan kosakata siswa melalui aplikasi Quizizz sebagai media pembelajaran berbasis game. Subjek dari penelitian ini berjumlah 20 siswa dari sebuah sekolah tinggi di wilayah Cimahi. Desain dari penelitian ini adalah Penelitan Tindakan Kelas. Test dan Quesioner digunakan sebagai instrument dalam penelitian ini. Dari hasil pre test, peneliti dapat menyimpulkan bahwa kemampuan penguasaan kosakata siswa masih jauh dari yang diharapkan. Hal tersebut mengacu pada nilai score yaitu 64,67. Setelah mengimplementasikan Quizizz di setiap siklunya, nilai siswa mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes di siklus 1 yaitu 71,37 dan 81,31 untuk siklus 2. Dari hasil penilaian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Quizizz dapat meningkatkan kemampuan penguasaan kosakata siswa, selain itu situasi kelas juga menjadi lebih baik.
Efektivitas Model Pembelajaran DIIASE (Display Problem, Identify Problems, Investigation, Analysis, Sharing, Evaluation) untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis pada Pembelajaran Fisiska di SMA Lu&#039;luul Maknuniyah; I Ketut Mahardika; Supeno Supeno
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3287

Abstract

One of the main qualifications needed by qualified Human Resources to face the challenges of the 21st century is critical thinking skills. Critical thinking skills in learning are still weak, therefore an innovation is needed in learning, one of which is the learning model. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the DIIASE learning model to improve critical thinking skills in physics learning in high school. This research is a development research that uses a 4D development design. The method used was the purposive sampling area method so that 4 schools were obtained, namely SMAN 3 Jember for small and large class trials, while for distribution schools, namely SMAN Mumbulsari, SMAN Jenggawah, and SMAN Ambulu. The test subjects were students of class X SMA. The results obtained were that the DIIASE learning model was declared effective for improving critical thinking skills based on the N-gain value in small class trials 0.68 medium category, large class trials 0.77 high categories, and school dissemination trials 0.71 high categories . The overall average N-gain is in the high category. Salah satu kualifikasi utama yang dibutuhkan oleh Sumber Daya Manusia yang berkualitas untuk menghadapi tantangan abad ke-21 adalah keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran masih lemah, oleh karena itu diperlukan sebuah inovasi dalam pembelajaran salah satunya yaitu model pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran DIIASE untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran fisika di SMA. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan desain pengembangan 4D. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling area sehingga didapatkan 4 sekolah yaitu SMAN 3 Jember untuk uji coba kelas kecil dan besar, sedangkan untuk sekolah penyebaran yaitu SMAN Mumbulsari, SMAN Jenggawah, dan SMAN Ambulu. Subjek uji coba yaitu siswa kelas X SMA. Hasil yang diperoleh yaitu model pembelajaran DIIASE dinyatakan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis berdasarkan nilai N-gain pada uji coba kelas kecil 0,68 kategori sedang, uji coba kelas besar 0,77 kategori tinggi, dan uji coba sekolah diseminasi 0,71 kategori tinggi. Keseluruhan rerata N-gain berada pada kategori tinggi.