cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Edutama
  • Jurnal Pendidikan Edutama
  • Website
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 23392258     EISSN : 2548821X     DOI : -
Core Subject : Education,
Edutama Journal of Education (Jurnal Pendidikan Edutama) is double -blind peer reviewed open access journal that provides publication of articles in all education field. it aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research finding in provide a platform scientists and academicians all over the world to promote, share and discuss various and issues developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 419 Documents
Penguatan Berkebhinekaan Global dalam Profil Pelajar Pancasila Melalui Bahasa Inggris (Persepsi Mahasiswa) Neneng Rika Jazilatul Kholidah; Chyntia Heru Woro Prastiwi; Fifi Zuhriah; Siswanti Ika Yulianti; Muhammad Ibrohim
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3028

Abstract

Abstract : The Pancasila student profile is a translation of Indonesia's national education goals to build the character and competence of students. Global diversity is one dimension of the Pancasila student profile. This dimension has four elements and 11 sub-elements. In elements 1) knowing and appreciating the culture and 2) communication and interaction between cultures, English plays an important role because these two elements contain a global or international context. By applying a mixed method and taking as many as 100 research subjects from three study programs (PPKn, Economics Education, and English Language Education) at a private university in Bojonegoro Regency in November 2022, this study aims to investigate students' perceptions of the role of English for strengthening global diversity in the profiles of Pancasila students. Data on the students’ perceptions were collected by distributing questionnaires and conducting interviews. Students' positive perceptions of English will accelerate the competency achievement of Pancasila student profiles on the global diversity dimension. The results of the study indicated that students have positive and negative perceptions of English. However, they have a positive perception of the role of English in strengthening the global diversity dimension in the profiles of Pancasila students. University plays vital roles in developing the positive students’ perceptions. Keywords: Pancasila student profile, global diversity, student’s perception Abstrak: Profil pelajar Pancasila merupakan bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional Indonesia untuk membangun karakter serta kompetensi peserta didik. Berkebhinekaan global adalah salah satu dimensi pada profil pelajar Pancasila. Dimensi ini memiliki 4 elemen dan 11 sub-elemen. Pada elemen 1) mengenal dan menghargai budaya dan 2) komunikasi dan interaksi antar budaya, bahasa Inggris memegang peranan penting karena kedua elemen ini mengandung konteks global/internasional. Dengan menerapkan mixed method dan mengambil subyek penelitian sebanyak 100 mahasiswa dari 3 program studi (PPKn, Pendidikan Ekonomi, dan Pendidikan Bahasa Inggris) di sebuah universitas swasta di Kabupaten Bojonegoro pada bulan November 2022, penelitian ini bertujuan menginvestigasi persepsi mahasiswa tentang peran bahasa Inggris untuk penguatan kebhinekaan global dalam profil pelajar Pancasila. Data persepsi mahasiswa diperoleh dengan cara menyebarkan kuisioner dan melakukan interview. Persepsi positif mahasiswa terhadap bahasa Inggris akan mengakselerasi capaian kompetensi profil pelajar Pancasila pada dimensi berkebhinekaan global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif dan negative terhadap bahasa Inggris. Akan tetapi, mereka memiliki persepsi positif pada peran bahasa Inggris untuk memperkuat dimensi berkebhinekaan global pada profil pelajar Pancasila. Perguruan tinggi memegang peran penting untuk membentuk persepsi positif mahasiswa.  Kata kunci: profil pelajar Pancasila, berkebhinekaan global, persepsi mahasiswa 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Pada Materi Koordinat Kartesius di Kelas X Tutiarny Naibaho; Bajongga Silaban; Susi Sihombing
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3168

Abstract

Abstract: This study aims to determine the increase in students' mathematical communication skills on Cartesian coordinate material in class X SMA N 1 Pagaran. This type of research is Classroom Action Research (PTK) with the subjects in the study namely students in class X SMA N 1 Pagaran with a total of 20 students. This research was conducted only in one class. The instruments used were post-test 1 and post-test 2 in the form of essays that had been tested for instrument validation and student and teacher observation sheets. After different treatments, the results of observations of student activity during the learning process were obtained, namely 75.5% in the active category, the results of observations of teacher activity during the learning process, namely 3.3 in the very good category, achieved individual student learning completeness by obtaining the proportion of correct answers at least moderate or 65%, the achievement of student learning mastery in a classical manner, namely there are 85% of students obtaining student learning mastery individually at least moderate or 65%, there is an average increase in the percentage of students' mathematical communication in Cycle I, namely 58.65 and Cycle II, namely 76,565. This means that the learning carried out has been successful, so it can be concluded that the Two Stay Two Stray learning model can improve students' mathematical communication on Cartesian coordinate material in class X SMA N 1 Pagaran. Keywords: Model, Cooperative Two Stay Two Stray, Mathematical Communication.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi koordinat kartesius di kelas X SMA N 1 Pagaran. Jenis penelitian ini adalah PenelitianTindakan Kelas (PTK) dengan Subjek dalam penelitian yaitu siswa di kelas X SMA N 1 Pagaran dengan jumlah siswa 20 orang. Penelitian ini dilakukan hanya pada satu kelas. Insturmen yang digunakan adalah post tes 1 dan post tes 2 dengan bentuk esai yang telah dilakukan uji validasi intrumen serta lembar observasi siswa dan guru. Setelah dilakukan perlakuan yang berbeda, diperoleh hasil observasi aktivitas siswa saat proses pembelajaran yaitu 75.5% dalam kategori aktif, hasil observasi aktivitas guru saat proses pembelajaran yaitu 3.3 dalam kategori sangat baik, tercapainya ketuntasan belajar siswa secara individual dengan memperoleh proporsi jawaban benar paling sedikit sedang atau 65%, tercapainya ketuntasan belajar siswa secara klasikal yaitu terdapat 85% siswa memperoleh ketuntasan belajar siswa secara individual paling sedikit sedang atau 65%, terdapat pertambahan rata-rata persentase komunikasi matematis siswa pada siklus I yaitu 58.65 dan siklus II yaitu 76.565. Hal ini berarti pembelajaran yang dilaksanakan telah berhasil, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray dapat meningkatkan komunikasi matematis siswa pada materi koordinat kartesius di kelas X SMA N 1 Pagaran. Kata Kunci: Model, Kooperatif Two Stay Two Stray, Komunikasi Matematis
Hubungan Berpikir Positif Dan Stress Akademik Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Narastri Insan Utami; Eti Fari’ah
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 1 (2023): January 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i1.3395

Abstract

Berpikir positif merupakan keterampilan yang penting dimiliki untuk menghadapi tekanan akademik pada siswa SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan negatif antara berpikir positif dan stres akademik pada siswa SMA bilingual. Penelitian ini melibatkan 102 siswa SMA di institusi bilingual dan menggunakan skala stres akademik serta skala berpikir positif sebagai instrumen penelitian. Hasil analisis menggunakan teknik korelasi product moment menunjukkan hubungan yang negatif antara berpikir positif dan stres akademik pada siswa SMA bilingual, dengan koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,572 dan p=0,001(p≤0,01). Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa berpikir positif memberikan kontribusi efektif sebesar 32,8% dalam mengurangi stres akademik pada siswa SMA bilingual. Temuan ini memberikan implikasi penting untuk upaya mengurangi tingkat stres akademik pada siswa SMA dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Efektifvitas Eksistensi Madrasah Dinniyyah Dan Kompetensi Kepribadian Guru Terhadap Kepribadian Santri Acep Nurlaeli; Khalid Ramdhani; Jaenal Abidin
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 1 (2023): January 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i1.3365

Abstract

Madrasah Diniyah Takmiliyah merupakan lembaga Pendidikan Agama Islam non formal yang diselenggarakan di setiap daerah sebagai pengganti, penambah, dan atau pelengkap pendidikan agama Islam di lembaga pendidikan formal. Meski secara factual eksitensinya belum banyak menyita perhatian masyarakat secara luas dan masih dipandang sebelah mata. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang efektivitas Madrasah Diniyah Takmiliyyah terhadap kepribadian   santri di majelis taklim Darul Huffaz Jayamakmur Batujaya Karawang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1. Efektivitas Eksistensi Madrasah diniyah terhadap terhadap kepribadian   santri 2. Efektivitas kompetensi kepribadian guru terhadap santri. 3. Efektivitas Eksistensi Madrasah diniyah  dan kompetensi kepribadian guru terhadap kepribadian santri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh dilapangan menunjukan bahwa: 1. Eksistensi Madrasah Dinyyah berefektivitas terhadap kepribadian santri dengan koefisien deteminasi 14,82%. 2. Kompetensi kepribadian guru berefektivitas terhadap santri dengan koefisien determinasi 34,69%. 3. Eksistensi Madrasah Dinyyah dan Kompetensi kepribadian guru berefektivitas terhadap santri dengan koefisien determinasi 35,16%. Hasil ini memberikan pengertian bahwa keterkaitan kedua variable berefektivitas positif dan signifikan terhadap kepribadian santri.
Analisis Kesalahan Siswa TerkaitKomponen Proses Literasi Matematika PISA di SMPN 4 Kota Bengkulu Elwan Stiadi; M. Zainudin
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3014

Abstract

Abstract: This study aims to analyze student errors related to the components of the PISA mathematical literacy process. This research is a qualitative descriptive study. In this study, the research subjects were students in grades IX 1 and IX 2 at SMP Negeri 4 Bengkulu City in the odd semester of the 2021/2022 academic year. Data collection techniques used in this study, namely test and interview methods. The components of the PISA mathematical literacy process discussed in this study are Communication, Mathematising, Representation, Reasoning and arguments, Devising strategies for solving problems, Using symbolic, formal and technical language and operations, and Using mathematics tools.. The results showed that there are 40,85% of students make the error of communication processes. There are 48,59% of students make error of mathematising process. There are 53,41% of students make error of representation process. There are 18,6% of students make the error of the process of reasoning and argument. There are 48,69% of students make the error of devising strategies for solving the problems. There are 50,18% of students make the error of using the symbolic, formal and technical language and operations. There are 80,3% of students make the error of using mathematics tools. Keywords : Errors, The process’s components of PISA mathematical literacy  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa terkait komponen proses literasi matematika PISA. Penelitian ini merupakan  penelitian deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini yang menjadi subjek penelitian nya adalah siswa kelas IX 1 dan IX 2 SMP Negeri 4 Kota Bengkulu semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, taitu metode tes dan wawancara. Komponen proses literasi matematika PISA yang dibahas pada penelitian ini, yaitu Communication, Mathematising, Representation, Reasoning and argument, Devising strategies for solving problem, Using symbolic, formal and technical language and operation, and Using mathematics tools.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 40,85% siswa  melakukan kesalahan proses communication. Sebanyak 48,59% siswa  melakukan kesalahan proses mathematising. Sebanyak 53,41% siswa  melakukan kesalahan proses representation. Sebanyak 18,6% siswa  melakukan kesalahan proses reasoning and argument. Sebanyak 48,69% siswa  melakukan kesalahan proses devising strategies for solving problems. Sebanyak 50,18% siswa  melakukan kesalahan proses using symbolic,formal and technical language and operation. Sebanyak 80,3% siswa  melakukan kesalahan proses using mathematics tools. Kata kunci : Kesalahan, Komponen Proses Literasi Matematika PISA
Efektivitas LKPD Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Hasil Belajar Berdasarkan Perbedaan Level Kognitif Siswa Fendy Saputra; Srihandono Budi Prastowo; Bevo Wahono
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3281

Abstract

Abstract: This study aims to measure the effectiveness of STEM-based worksheets to improve scientific literacy skills based on differences in students' cognitive levels in science learning at MTs.The subjects in this study consisted of 44 grade 7 students at MTs Fatihul Ulum Al Mahfudz, Tanggul, Jember, East Java. The research design used was carried out descriptively using the ADDIE development model on Environmental Pollution material. Then the data on scientific literacy results were analyzed using effect size calculations with the Cohen's d formula. The results of the analysis of scientific literacy abilities and learning outcomes based on differences in students' cognitive levels showed a significance value of 0.006 (< 0.05) and 0.001 (< 0.05). Then the results of the effect size assessment of scientific literacy skills and learning outcomes based on differences in students' cognitive levels show values of 0.96 and 1.82. The conclusion of the research results shows that the level of effectiveness of STEM-based LKPD implementation on scientific literacy abilities and learning skills based on differences in students' cognitive levels is in the high effectiveness category and there is a significant difference between high students' cognitive and low students' cognitive in its application.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keefektifan LKPD berbasis STEM untuk meningkatkan kemampuan literasi sains berdasarkan perbedaan level kognitif siswa pada pembelajaran IPA di MTs. Subjek pada penelitian ini terdiri dari 44 orang siswa kelas 7 di MTs Fatihul Ulum Al Mahfudz, Tanggul, Jember, Jawa Timur. Desain penelitian yang digunakan dilakukan secara diskriptif menggunakan model pengembangan ADDIE pada materi pencemaran lingkungan. Data hasil literasi sains siswa dianalisis menggunakan perhitungan effect size dengan rumus Cohen’s d. Hasil analisis kemampuan literasi sains dan hasil belajar berdasarkan perbedaan level kognitif siswa menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,006 (< 0,05) dan 0,001 (< 0,05). Kemudian hasil penilaian effect size analisis kemampuan literasi sains dan hasil belajar berdasarkan perbedaan level kognitif siswa menunjukkan nilai sebesar 0,96 dan 1,82. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keefektifan implementasi LKPD berbasis STEM terhadap kemampuan literasi sains dan ahsil belajar berdasarkan perbedaan level kognitif siswa berada pada kategori keefektifan besar dan terdapat perbedaan secara signifikan antara kognitif siswa tinggi dengan kognitif siswa rendah dalam penerapannya.
Analisis Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Sekolah Dasar Negeri Sidoarjo Muhlasin Amrullah; Nur Lailatul Khasanah; Mahardika Darmawan Kusuma wardana; Khizanatul Hikmah
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3145

Abstract

Abstract: This article describes the achievement of educator and education personnel standards at SDN 2 Sidoarjo as a pilot school. This type of research is qualitative research with a case study approach, conducted by obtaining primary and secondary data from observation, interviews and documentation. The research subjects were the principal, 21 teachers and 4 education personnels at SDN 2 Sidoarjo. Data analysis techniques used data reduction models, data presentation and drawing conclusions or verification that developed by Miles and Huberman. The results obtained are the analysis of the standards of educators and education personnel at SDN 2 Sidoarjo has met the standards of educators and education personnel based on the Regulation of the Minister of National Education of the Republic of Indonesia No.13 of 2007. However, there are findings that some educators still have a diploma or high school education but these educators are currently in the process of obtaining a bachelor's degree or S1 PGSD / PGMI in accordance with applicable educator standards, the role of principals in Improvement of Human Resources through further study, professional training and continuing to upgrade the skills of educators and education personnel, the pattern of leadership management of school coconuts is very decisive in meeting national education standards. Keywords: analysis, teacher, education personal, SDN 2 Sidoarjo Abstrak: Artikel ini mendeskripsikan ketercapaian standar pendidik dan tenaga kependidikan di Sekolah Dasar Negeri 2 Sidoarjo sebagai sekolah percontohan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dilakukan dengan mendapatkan data primer dan sekunder dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, 21 guru dan 4 tenaga kependidikan di SD Negeri 2 Sidoarjo. Teknik analisis data menggunakan model reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan atau verifikasi yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil yang diperoleh adalah analisis standar pendidik dan tenaga pendidikan di SD Negeri 2 Sidoarjo telah memenuhi standar pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No.13 Tahun 2007 Namun terdapat temuan beberapa tenaga pendidik masih memiliki ijazah atau pendidikan terakhir SMA akan tetapi tenaga pendidik tersebut saat ini sedang berproses untuk mendapatkan ijazah sarjana atau S1 PGSD/PGMI sesuai dengan standar tenaga pendidik yang berlaku, peran kepala sekolah dalam Improvement Of Human Resources melalui study lanjut, pelatihan keprofesian dan terus melakukan upgrading skill tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, pola managemen kepemimpinan kelapa sekolah sangat menentukan dalam pemenuhan standar nasional pendidikan . Kata Kunci: analisis, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, SDN 2 Sidoarjo
Pengaruh Metode Pembelajaran Small Group Discussion terhadap Critical Thinking Siswa Eko Budi Utomo; Taufiq Hidayat
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3374

Abstract

Abstract: Responding to 21st century education, learning is oriented towards learning 21st century skills. 21st century learning uses a term known as 4Cs (critical thinking, communication, collaboration, and creativity). These skills are very important and necessary for 21st century education. This study aims to determine whether there is an effect of the Small Group Discussion learning method on students' critical thinking abilities. This research method is quantitative research and the type of research used is quasi-experimental. The research design used was posttest only control design. The population is all of class X with cluster random sampling where class X D is the control class and class X C is the experimental class. The results of data analysis obtained an average value of 86.42 for the experimental class and for the control class with an average value of 78.47, so it is proven that the Small Group Discussion method is better than the lecture method. As well as the obtained t value 17.226 > t table 2.001 and when viewed from a significance value of 0.000 <0.05 then Ho is rejected. So that the results of this study concluded that there was an influence of the Small Group Discussion learning method on the critical thinking of class X students in economics lessons at MAN 2 Bojonegoro in the 2022/2023 academic year. Abstrak: Merespon pendidikan abad 21 maka pembelajaran diorientasikan menjadi pembelajaran keterampilan abad 21. Pembelajaran abad 21 menggunakan istilah yang dikenal sebagai 4Cs (critical thinking, communication, collaboration, and creativity). Keterampilan-keterampilan tersebut sangat penting dan diperlukan untuk pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode pembelajaran Small Group Discussion terhadap kemampuan critical thinking siswa. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan posttest only control design. Populasinya seluruh kelas X dengan pengambilan sampel secara cluster random sampling dimana kelas X D sebagai kelas kontrol dan kelas X C sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis data diperoleh nilai rata- rata kelas eksperimen 86,42 dan kelas kontrol dengan nilai rata- rata 78,47, sehingga terbukti bahwa metode Small Group Discussion lebih baik dibandingkan metode ceramah. Serta diperoleh nilai t hitung 17,226 > t tabel 2,001 dan bila dilihat dari nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak. Sehingga hasil penelitian ini disimpulkan ada pengaruh metode pembelajaran Small Group Discussion terhadap critical thinking siswa kelas X pada pelajaran ekonomi di MAN 2 Bojonegoro tahun ajaran 2022/2023.
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Self Management untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Astrie Anggraini; Nurussakinah Daulay
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3200

Abstract

Abstract: This study has a goal to know the effectiveness of group counseling services with self-management techniques in improving student learning discipline. Research using quantitative research method with quasi experimental design with Nonequivalent Control Group design model, with pretest-posttest control group design. The technique of taking this respondent's response to purposive sampling. Respondents This study X-regular class and took 8 students to become a control group and 8 students to become experimental groups. The results data analysis showed that there was a significant difference of student learning discipline after being treated group counseling with self management technique (F 0.003 <0.05). Conclusion Ha accepted and Ho rejected, the post-test experimental group and post-test control group significantly. That is, group counseling services with self-management techniques are effective in improving student learning discipline. Keywords: Group Counseling Service, Self Management, Discipline  Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik self management dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan quasi experimental design dengan model nonequivalent control group design, dengan pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan responden penelitian ini secara purposive sampling. Responden penelitian ini yaitu kelas X-Reguler dan diambil 8 siswa untuk menjadi kelompok kontrol dan 8 siswa menjadi kelompok eksperimen. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kedisiplinan belajar siswa setelah diberi perlakuan konseling kelompok dengan teknik self management (F 0,003 < 0,05). Kesimpulan Ha diterima dan Ho ditolak, yaitu post-test kelompok eksperimen dan post-test kelompok kontrol berbeda secara signifikan. Artinya, layanan konseling kelompok dengan teknik self management efektif dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa. Kata Kunci: Layanan Konseling Kelompok, Self Management, Kedisiplinan Belajar
Penerapan Pendidikan Budaya Organisasi untuk Meningkatkan Profesionalitas Kerja Karyawan Imam Sugianto; Mas&#039;ud Said; Pardiman Pardiman
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3350

Abstract

Abstract: Employee work professionalism is determined by the successful implementation of organizational culture education in an organization. The form of successful implementation of organizational culture education is reflected in the management of the organization which is determined through organizational principles and management changes made so that organizational goals can be achieved. Realistic implementation of organizational culture education will increase employee professionalism. This study aims to measure the increase in employee professionalism through the application of organizational culture education. The research method used is a descriptive qualitative approach with primary data sources. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Processing and analysis of data in this study used several steps including data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The results showed that in order to increase the work professionalism of employees at Khoiru Ummah Islamic Junior High School, it is necessary to apply organizational culture education through instilling organizational change values and action in developing organizational culture. Planting organizational change values through increasing employee integrity, competence, and creativity, fostering an accountable attitude, and fostering concern among employees. Organizational culture development action is carried out through the implementation of communication, programs to improve the quality of human resources, and dispositions. The output resulting from the application of organizational culture education to increase employee work professionalism is in the form of work quality, punctuality, effectiveness, and loyalty. Abstrak: Profesionalisme kerja pegawai ditentukan oleh keberhasilan penerapan pendidikan budaya organisasi pada suatu organisasi. Bentuk keberhasilan penerapan pendidikan budaya organisasi tercermin dari  pengelolaan organisasi yang ditentukan melalui prinsip organisasi dan perubahan manajemen yang dilakukan agar tujuan organisasi dapat tercapai. Penerapan pendidikan budaya organisasi secara realistis akan meningkatkan profesionalisme kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur peningkatan profesionalisme pegawai melalui penerapan pendidikan budaya organisasi. Metode penelitian yang digunakan yakni pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data primer. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan beberapa langkah antara lain reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan untuk meningkatkan profesionalisme kerja pegawai di SMP Islam Khoiru Ummah diperlukan penerapan pendidikan budaya organisasi melalui penanaman nilai organizational change dan action dalam mengembangkan budaya organisasi. Penanaman nilai organizational change melalui peningkatan integritas, kompetensi, dan kreativitas pegawai, menumbuhkan sikap akuntabel, serta memupuk kepedulian antar pegawai. Action pengembangan budaya organisasi dilakukan melalui implementasi komunikasi, program peningkatan kualitas sumber daya, dan disposisi. Output yang dihasilkan dari penerapan pendidikan budaya organisasi untuk meningkatkan profesionalisme kerja pegawai berupa kualitas kerja, ketepatan waktu, efektifitas, dan loyalitas.