cover
Contact Name
Yudi Prasetyo
Contact Email
prastyudi19@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
prastyudi19@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Genta
Published by STKIP PGRI Sidoarjo
ISSN : 23379707     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal ini berisikan tentang hasil penelitian dan kajian pustaka tentang pendidikan sejarah dan ilmu sejarah.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
PERKEMBANGAN SISTEM SOSIAL MASYARAKAT TIONGHOA SIDOARJO JAWA TIMUR TAHUN 1920-1945 Abdullah, A. Fatikhul Amin
GENTA Vol 5, No 2 (2018): Genta Vol. 5 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunitas dapat menjadi aspek penting dalam mengkaji kejadian-kejadian dalam kelompok orang-orang Tionghoa. Studi ini membahas perkembangan sistem sosial masyarakat Tionghoa di Sidoarjo pada akhir masa Kolonial hingga kemerdekaan. Sumber utama berasal dari buku-buku yang membahas tentang etnis Tionghoa dan wawancara dengan pihak terkait.Permasalahan dalam studi ini adalah bagaimana kaum minoritas menghadapi kehidupan sosial bermasyarakat di negeri ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian sejarah mulai heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini adalah menerangkan permasalahan masyarakat Tionghoa dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Masyarakat Tionghoa merupakan kelompok etnik yang tertutup dari etnik lain sehingga sulit menyatu, meskipun pada akhirnya terjadi asimilasi dengan etnik lain. Masyarakat Tionghoa menempatkan diri sebagai komunitas perantara yang memiliki sifat pekerja keras, ulet, rajin, kikir, dan pandai memberi nilai tambah pada komoditas juga disebut etnis yang paling baik dalam memberikan pelayanan.Kata kunci: Tionghoa, sosial, masyarakat .
SEJARAH TERBENTUKNYA NAMA DESA PLOSOSETRO KECAMATAN PUCUK KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 1990-1992 fajriyah, izzatul
GENTA Vol 5, No 1 (2017): Genta Vol. 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Sejarah Terbentuknya Desa Plososetro Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan Tahun 1990-1992. Permasalahan yang diungkap dari penelitihan ini adalah (1), Bagaimana terbentuknya nama desa plososetro kecamatan pucuk kabupaten lamongan (2) Bagaimana hubungan prosesi lamaran dengan desa plososetro kecamatan pucuk kabupaten lamongan, Adapun tujuan dari penelitihan ini adalah (1), Mendeskripsikan terbentuknya nama desa plososetro kecamatan pucuk kabupaten lamongan (2) Mendeskripsikan hubungan prosesi lamaran dengan desa plososetro kecamatan pucuk kabupaten lamongan. Untuk mengkaji permasalahan tersebut yang dipakai dalam penelitihan ini adalah metode sejarah, yang meliputi empat tahap yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Ligkup wilayah dalam penelitihan ini adalah di Desa Plososetro Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan, sedangkan lingkup temporal penulis mengambil tahun 1990-1992 karena pada tahun tersebut awalnya penyatuhan desa plososetro serta tradisi lamaran perempuan terhadap laki-laki untuk penulisan skripsi. Hasil dari penelitihan ini, berisi tentang: (1) Sejarah terbentuknya nama desa plososetro kecamatan pucuk kabupaten lamongan tahun 1990 sampai tahun 1992 bermula karena ketidak rukunan antara desa setro dengan desa plosokerep untuk menyatuhkan kedua desa tersebut, (2) hubungan prosesi lamaran dengan desa plososetro kecamatan pucuk kabupaten lamongan karena adanya penyatuhan antara dusun plosokerep dengan desa setro dengan jalan menikahkan anak dari dusun plosokerep dengan desa setro pihak wanita yang harus melamar sebagai penghormatan kepada tradisi daerah kelahiran mereka itulah hubungan prosesi lamaran dengan desa plososetro.Kata kunci : sejarah plososetro, hubungaprosesi lamaran
Dinamika Buruh Kolonial: Perjuangan Kaum Buruh Pabrik Gula Tulangan Sidoarjo Pada Masa Hindia Belanda Tahun 1850-1930 wibowo, satrio
GENTA Vol 3, No 1 (2015): Genta Vol. 3 Nomor 1 Tahun 2015
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan perburuhan pabrik gula pada masa kolonial Belanda mengalami pasang surut yang tidak menentu. Ada kalanya mereka merasakan manisnya menjadi buruh seperti manisnya gula, akan tetapi seringkali manisnya gula tak semanis nasib buruhnya. Studi ini membahas bagaimana perjuangan kaum buruh pabrik gula Tulangan Siodoarjo p ada masa Hindia Belanda khususnya para kaum buruh dari golongan pribumi.Sumber-sumber kajian ini terdiri dari buku, dan artikel yang memuat tentang dinamika perburuhan dan sejarah gula di Indonesia, dokumentasi foto serta wawancara dengan beberapa narasumber dari staf pabrik gula Tulangan Sidoarjo. Setidaknya ada dua cara yang digunakan kaum buruh Pabrik Gula Tulangan Sidoarjo dalam memperjuangkan nasibnya. Permasalahan dalam studi ini adalah kaum buruh pribumi seringkali dieksploitasi tenaganya tanpa upah yang layak, tidak ada jaminan hukum, PHK secara sepihak, tidak ada jaminan kesehatan serta tempat tinggal yang memadai. Hanya para pengawas saja yang umumnya berasal dari golongan eropa yang mendapatkan fasilitas perumahan. Dari permasalahandapat ditarik beberapa pertanyaan. Bagaimana keadaan perburuhan di Sidoarjo khususnya buruh Pabrik Gula Tulangan Sidoarjo pada masa Hindia Belanda serta bagaimana perjuangan mereka dalam rangka memperbaiki nasibnya. Dari studi ini ditemukan bahwa pergerakan kaum buruh Pabrik Gula Tulangan Sidoarjo pada masa HindiaBelanda tersebut telah memberikan inspirasi kepada kaum buruh pabrik gula di Jawa untuk melakukan aksi pemogokan secara besar-besaran.Kata Kunci: Buruh, Kolonial,Tulangan. 
Peran Industri Pabrik Gula Krian Dalam Melahirkan Lokalisasi Krengseng Tahun 1980-2000 Dalam Perspektif Sejarah prasetyo, yudi
GENTA Vol 3, No 2 (2016): Genta Vol. 3 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah adalah suatu titik tolak ukur yang dapat mengkaji suatu hal baik yang sudah terjadi beberapa masa lampau maupun memprediksi masa yang akan datang. Oleh adanya suatu sejarah, maka peristiwa atau sejarah dapat diketahui asal usulnya. Kejayaan Krian pada masa kolonial Belanda dimanifestasikan dengan membangun pabrik gula yang berdiri hingga 160 tahun. Namun, disamping berdirinya industri gula juga terdapat sebuah prostitusi terbesar di Krian yaitu Lokalisasi Krengseng. Tahun 1980 dijadikan sebagai batasan awal karena pada tahun ini Pabrik Gula Krian sudah melakukan TRI (Tebu Rakyat Intensifikasi). Tahun 2000 merupakan batasan akhir karena Pabrik Gula Krian mengalami kebangkrutan, namun bisnis Lokalisasi Krengseng masih tetap berjalan. Dampak ekonomi masyarakat Krian juga mengalami guncangan akibat imbas dari krisis moneter dan penutupan Pabrik Gula KrianKata Kunci : Pabrik Gula Krian, Lokalisasi Krengseng, Dampak Ekonomi Masyarakat Krian
Sejarah Perguruan Pencak Silat Cakra Sakti Di Kelurahan Cemengkalang Kecamatan Sidoarjo 1974 – 1995 Abdullah, A. Fatikhul Amin
GENTA Vol 3, No 2 (2016): Genta Vol. 3 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pencak silat yang  memiliki berbagai keunikan merupakan bagian dari kebudayaan nasional yang berfalsafah budi pekerti luhur serta memiliki aspek mental, spiritual, bela diri, seni dan olahraga yang perlu dilestarikan. Studi ini membahas bagaimana sejarah perkembangan Pencak Silat Cakra Sakti dikelurahan Cemengkalang Kecamatan Sidoarjo pada 1974 hingga 1995. Dari studi ini ditemukan bahwa Pencak Silat Cakra Sakti didirikan oleh bapak Moehammadan pada 14 Agustus 1974. Sebelum bernama Cakra Sakti, dahulunya bernama Ciung Wanara yang didirikan oleh Mbah Djogokarso. Cakra berarti senjata sedangkan Sakti berarti ampuh. Cakra Sakti berarti senjata yang ampuh. Dalam perkembangannya, Cakra Sakti meraih juara dalam tingkat kabupaten hingga nasional bahkan dunia pada 1974 hingga 1995. Pembelajaran Pencak Silat Cakra Sakti terdapat nilai – nilai yang membentuk karakter seorang pesilat.  Nilai  pendidikan karakter yang dapat diterapkan dalam pencak silat  yaitu nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, semangat kebangsaan,  menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, peduli sosial, dan tanggung jawab.Kata Kunci : Pencak Silat,  Cakra Sakti , Pendidikan Karakter
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token Terhadap Hasil Belajar IPS MA Al-Mu’awanah widodo, priyanto
GENTA Vol 5, No 2 (2018): Genta Vol. 5 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Time Token terhadap hasil belajar sejarah kelas XI IPS MA AL- Mu’awanah tahun ajaran 2017/2018. Jenis dari penelitian ini adalah kuntitatif. Dengan menggunakan metode Kuasi eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah 38 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan tes. Analisis data menggunakan t- test dengan bantuan Program SPSS 22. Dari analisis data diperoleh t hitung>ttabel (10.688 > 1.686) Maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh signifikan terhadap hasil belajar sejarah pada kelas XI IPS MA Al- Mu’awanah.Kata Kunci: Model pembelajran Kooperatif, time token, Hasil belajar.
PERKEMBANGAN UPACARA PERKAWINAN ADAT DI DESA PONG LA’O KECAMATAN RUTENG KABUPATEN MANGGARAI TAHUN 2005-2010 fitriany, aulia
GENTA Vol 6, No 1 (2018): Genta Vol. 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang  dimana perkawinan tersebut merupakan peristiwa penting yang dihadapi manusiadalam kehidupannya. Salah satu tujuan pernikahan menurut adat masyarakat Manggarai khususnya di Desa Pong Lao adalah untuk mendapatkan keturunan. Anak dan keturunan dalam tradisi adat  Manggarai merupakan berkat dari Yang Maha Kuasa dan berkat yang paling nyata bagi pasangan baru. Anak sebagai berkat ini selanjutnya menjadi harapan untuk membangun dan mengembangkan keturunan baru. Tujuan lain lain perkawinan adat manggarai adalah menambah eratnya jalinan keluarga besar, sehubungan dengan tradisi pernikahan dalam pandangan kultural yang melihat dari sisi kehidupan masyrakat yang dianggap sakral dalam menggunakan simbol-simbol yang secara kontinunya dilakukan  oleh masyrakat maka dari kontinuitas ini dapat disimpulkan mengenai bentuk-bentuk perkawinan yang dilakukan oleh masyrakat Desa Pong La’o Permasalahan yang di bahas dalam penelitian ini meliputi:Bagaimana bentuk dan peroses pelaksanaan upacara adat perkawinan di Desa Pong La’o Kecamatan Ruteng dan makna yang terkandung dalam upacara adat perkawinan di Desa Pong La’o kecamatan ruteng. Metode yang di gunakan dalam penulisan ini adalah herustik (pengumpulan sumber yang relavan), Kritik (Mengkaji data), interprestasi (penafsiran hasil pengkajian)dan terakhir histografi (Tahap penulisan). Ini semua sebagai dokumentasi yang diharapkan mampu memberikan sumbangan pemberian tertulis demi perkembangan budaya yang ada di Desa Pong La’o Kecamatan RutengKata Kunci           : Kebudayaan, Adat, Upacara Perkawinan
Pengaruh Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah (Problem Solving) Terhadap Hasil Belajar Sejarah prasetyo, yudi
GENTA Vol 5, No 1 (2017): Genta Vol. 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kemampuan siswa dalam memecahkan masalah menggunakan problem solving. Selama ini dalam proses pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1Wonoayu, guru belum pernah menerapkan model pembelajaran bedasrkan masalah (problem solving), karena guru menilai bahwa model Problem solving dianggap terlalu rumit. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Wonoayu  dengan subyek penelitian kelas X IPA 7. Model pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, hasil dokumentasi siswa, dan catatan lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah penerimaan siswa kelas X IPA 7 terhadap penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah (Problem Solving) cukup baik. Berdasarkan hasil tes awal (pre-test) dapat diketahui nilai rata-rata siswa kelas X IPA 1  dengan  jumlah siswa sebanyak 40 siswa adalah 61,62 dan berdasarkan hasil tes akhir (post-test) nilai rata-rata dari kelas X1 MIA 1  adalah 81,95 dimana terdapat 2 siswa yang belum tuntas dan 38 siswa yang tuntas pada mata pelajaran  Sejarah materi menelusuru peradaban awal kepulauan indonesia. Berdasarkan hasil belajar diatas terjadi peningkatan hasil belajar siswa dimana hal ini menunjukkan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah (problem solving) terhadap hasil belajar Sejarah siswa kelas X IPA 1  SMA Negeri 1 Wonoayu  pada pokok bahasan menelusuri peradaban awal dikepulauan Indonesia.Kata Kunci: Model Problem Solving,  Pembelajaran Sejarah , Hasil Belajar.
Penggunaan Gambar Pahlawan Nasional Untuk Penanaman Nasionalisme Siswa Kelas XI IPS Di MA Islamiyah Candi wartoyo, FX
GENTA Vol 4, No 2 (2017): Genta Vol. 4 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan dalam kegiatan belajar. Ketidak jelasan bahan yang disampaikan guru dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara. Media pembelajaran yang digunakan adalah media gambar pahlawan nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media gambar pahlawan nasional untuk penanaman nasionalisme siswa. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2015-2016 di MA Islamiyah Candi. Subyek dari penelitian ini ialah siswa kelas XI IPS A. Teknik analisis data kualitatif meliputi: mereduksi, menyajikan dan menarik kesimpulan berdasarkan hasil belajar siswa setelah menggunakan media gambar pahlawan nasional. Hasil dari penelitian ini, media gambar pahlawan nasional dapat menjadi daya tarik bagi siswa dan menambah pengetahuan tentang nasionalisme, sehingga siswa antusias dalam kegiatan belajar, terkait dengan penanaman nasionalisme, siswa meneladani sikap pahlawan nasional yang mempunyai jiwa nasionalisme tinggi.Kata kunci : gambar, pahlawan nasional, nasionalisme
PERANAN PONDOK PESANTREN PROGRESIF BUMI SHOLAWAT TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA LEBO KECAMATAN SDOARJO PADA 2010-2017 Abdullah, A. Fatikhul Amin
GENTA Vol 5, No 2 (2018): Genta Vol. 5 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pondok pesantren merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan. Pondok pesantren telah ikut dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.  Alasan tema ini penting untuk diteliti karena  Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam modern di kabupaten Sidoarjo yang berupaya memperhatikan kepentingan umat dengan menyuguhkan berbagai kegiatan-kegiatan positif berupa kajian keislaman. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi tentang peranan Pondok Pesantren Bumi Sholawat terhadap kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat didesa lebo Kecamatan Sidoarjo.  Studi ini membahas bagaimana peranan Pondok Pesantren Bumi Sholawat terhadap kehidupa ekonomi dan social masyarakat didesa lebo Kecamatan Sidoarjo. Sumber- sumber  utama dalam kajian ini terdiri dari buku- buku, dokumentasi foto dan wawancara kepada para tokoh Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat.   Permasalahan pada studi ini adalah Bagaimana  gambaran  umum desa Lebo dan Pesantren Progresif Bumi Sholawat ,? Bagaimana perkembangan Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat di desa Lebo kecamatan Sidoarjo?, Bagaimana  peranan Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat dalam kehidupan ekonomi masyarakat di desa Lebo kecamatan Sidoarjo? dan Bagaimana  peranan Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat dalam kehidupan sosial  masyarakat di desa Lebo kecamatan Sidoarjo?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan sejarah karena ruang lingkup kajian sejarah lokal, dengan tahap penelitian yaitu tahap heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Dari studi ini ditemukan bahwa Pesantren Progresif Bumi Sholawat merupakan pesantren semi modern yang kegiatan pembelajarannya menggunakan system Boarding School. Pesantren ini didirikan oleh K.H.Agus Ali Mashuri pada tahun 2010. Lembaga yang telah didirikan yaitu SMP dan SMA Progresif Bumi Sholawat. Setelah adanya  Pesantren Progresif Bumi Sholawat ada berbagai perubahan di berbagai bidang, yaitu sosial dan ekonomi. Dalam bidang ekonomi masyarakat membuka jasa Laundry, berjualan ketika pengajian, dan banyak masyarakat asli daerah Lebo yang jadi guru dan staf di Pesantren Progresif Bumi Sholawat. Dalam bidang sosial mengadakan bakti sosial membersihakan masjid setiap hari Jumat., mendirikan perpustakaan umum, taman baca dan bazar buku, mengadakan pengajian rutin setiap hari Senin dan Kamis, para jamaahnya sekitar 1000 orang disetiap pertemuan. dan pemberian sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dilaksanakan sebulan sekali.Kata Kunci : Pondok Pesantren,  ekonomi , sosial