cover
Contact Name
Yudi Prasetyo
Contact Email
prastyudi19@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
prastyudi19@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Genta
Published by STKIP PGRI Sidoarjo
ISSN : 23379707     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal ini berisikan tentang hasil penelitian dan kajian pustaka tentang pendidikan sejarah dan ilmu sejarah.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Penerapan Metode Tanya Jawab Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran Sejarah fitriany, aulia
GENTA Vol 3, No 2 (2016): Genta Vol. 3 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa test penerapan metode tanya jawab terbukti dapat meningkatkan minat belajar siswa terhadap mata pelajaran sejarah Indonesia. Hasil test yang dilakukan terhadap 50 siswa menunjukan bahwa pada pertemuan pertama, rata-rata nilai siswa Pre Test 45 Meningkat menjadi 68,6 pada nilai Pos Test. 33 siswa telah mencapai standar KKM yang ditentukan sedangkan 17 siswa masih terdapat nilai dibawahnya. Pada pertemuan kedua, seluruh siswa telah mencapai KKM. Dari sini dapat kita simpulkan bahwa penerapan metode tanya jawab dapat meningkatkan minat belajar siswa.Hasil penelitian ini diharapkan pada guru dapat menerapkan berbagai strategi pembelajaran aktif.Kata Kunci : Minat Belajar Siswa, Sejarah Indonesia, Metode Tanya Jawab
Hubungan Antara Pemanfaatan Media Pengajaran Berbasis Multimedia dengan Semangat Belajar Siswa dalam Pembelajaran Sejarah di Kelas X SMK Senopati Sedati Sidoarjo prasetyo, yudi
GENTA Vol 4, No 1 (2016): Genta Vol. 4 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh guru mata pelajaran Sejarah di SMK Senopati Sedati Sidoarjo kelas X yang dalam proses pembelajaran sejarah masih menggunakan media sederhana seperti papan tulis,gambar dan lain-lain,juga masih mengandalkan metode ceramah oleh guru pengajar sejarah yang mengakibatkan banyak siswa yang merasa jenuh dan tidak semangat dalam proses pembelajaran sejarah di kelas X SMK Senopati Sedati Sidoarjo.Adapun populasi penelitian ini adalah 300 siswa (kelas Xa – Xg), sedangkan sampel penelitiannya adalah 12% dari 300 siswa sebanyak 36 siswa kelas X SMK Senopati Sedati Sidoarjo tahun ajaran 2015-2016, dengan teknik pengambilan sampel yaitu Random Sampling.; Adapun rancangan penelitian yang di gunakan penulis dalam penelitian ini adalah Penelitian Hubunganonal berjenis Resiprical atau hubungan timbal balik.Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain dokumentasi, observasi,interview, dan angket.; Adapun hasil penelitian ini adalah (1) Pemanfaatan media pengajaran berbasis multimedia di SMK Senopati Sedati Sidoarjo adalah tergolong kurang. Hal ini terbukti dari hasil prosentase tertinggi ( 55,6 % ) adalah berada pada interval 40 % - 55 % yang berarti kurang. (2) Semangat belajar siswa dalam pembelajaran Sejarah di SMK Senopati Sedati Sidoarjo adalah tergolong kurang. Hal ini terbukti dari hasil prosentase tertinggi ( 52,8 % ) adalah berada pada interval 40 % - 55 % yang berarti kurang. (3) Terdapat hubungan antara pemanfaatan media pengajaran berbasis multimedia dengan Semangat belajar siswa dalam pembelajaran Sejarah di SMK Senopati Sedati Sidoarjo. Hal ini terbukti dari hasil perhitungan rxy ( 0,974 ) adalah lebih besar dari hasil perhitungan tabel ( rt ) baik pada taraf signifikansi 5 % ( 0,325 ) atau pada taraf signifikansi 1 % ( 0,418 ).
Perkembangan Yayasan Lembaga Pendidikan Muhammadiyah Di Kawasan Semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo Pada Tahun 2008 – 2013 widodo, priyanto
GENTA Vol 6, No 1 (2018): Genta Vol. 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di Indonesia diawali dari perjuangan yang sangat panjang, tanpa dipengaruhi oleh berbagai aspek baik itu agama maupun aspek budaya. Lingkungan yang baik juga dapat mendukung Proses pembelajaran yang baik pula. Lokasi yang startegis juga dapat membuat Lembaga Pendidikan menjadi Maju serta didampingi dengan kwalitas dan fasilitas yang baik. Pendidikan dan dampak dari bencana membuat penurunan peminatan karena lokasi yang sudah jauh dari strategis. Maka dengan ini penulis membuat 2 rumusan masalah sebagai berikut 1. Bagaimana dampak serta kerugian dari Semburan lumpur Lapindo yang terjadi di Yayasan Lembaga Pendidikan Muhammadiyah?. 2. Bagaimana solusi yang diberikan Oleh Pemerintah untuk Yayasan Lembaga Pendidikan Muhammadiyah yang terdampak oleh Semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo?. Metode penelitian ini Melalui hasil wawancara dan observasidi  Lembaga Pendidikan Muhammadiyah didapatkan Penurun jumlah siswa yang yang sangat tidak baik karena dampak dari semburan lumpur lapindo. Peran Pemerintah juga sangat dibutuhkan untuk memberikan solusi dari dampak yang terjadi. Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiantahap Heuristik,Verifiasi, Interpretasi dan Historiografi. Yang dilakukan untuk mengetahui dampak dan kerugian akibat semburan lumpur lapindo terhadap Lembaga Pendidikan Muhammadiyah. Hasilpenelitian ini menyimpulkanbahwadampak yang diakibatkan Semburan Lumpur Lapindo ini sangat buruk bagi lingkungan Pendidikan yang ada disekitarnya dan tidak bisa bertahan lagi.  Peran Pemerintah juga sangat dibutuhkan untuk Relokasi Gedung baru yang strategis agar  bisa kembali stabil perkembangannya.Proses pembangunannya sudah berjalan 43% dari Target pembangunan. Dana yang diberikan Oleh Pemerintah serta BPLS sebesar Rp. 5.500.000.000.000,-(Lima Miliar Lima Ratus Rupiah)yang diperuntukan untuk pembangunan tiga Lembaga Pendidikan yaitu : SD Muhammadiyah 5 Porong, SMP Muhammadiyah 4 Porong, dan SMA Muhammadiyah 4 Porong. Pendidikan menjadi tiang utama dalam hidup karena jika pendidikan tidak diperhatikan maka akan terjadi pembodohan dan jiwa yang mati.Kata Kunci :Perkembangan, dampak Semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo.
Penanaman Nilai Patriotisme Dalam Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sejarah Siswa Kelas X1 SMK Antartika 1 Sidoarjo Tahun Pelajaran 2017/2018 Abdullah, A. Fatikhul Amin
GENTA Vol 4, No 2 (2017): Genta Vol. 4 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan tidak hanya mencerdaskan siswa, tetapi tujuan pendidikan juga membentuk siswa lebih berkarakter dan bermoral.Oleh karena itu perlu dilakukan penanaman nilai patriotisme. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk medeskripsikan perencanaan pembelajaran sejarah di SMK Antartika 1 Sidoarjo; (2) Untuk mendeskripsikan  usaha guru sejarah dalam menanamkan nilai patriotisme di SMK Antartika 1 Sidoarjo dan (3) Untuk mendeskripsikan kendala dalam menanamkan nilai patriotisme di SMK Antartika 1 Sidoarjo.            Penelitian ini merupakan Penelitian Kualitatif, teknik pengambilan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Wawancara dilakukan kepada 1 orang guru sejarah dan 13 siswa yang diambil secara purposive sample.Validitas data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode.Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif.     Hasil penelitian menunjukan: (1) Proses pembelajaran sejarah di SMK Antartika 1 Sidoarjo dilakukan oleh gurusejarahdengan menyiapkan perangkat pendukung pembelajaran seperti program tahunan, program semester dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Proses pembelajaran di SMK Antartika 1 Sidoarjo sudah berjalan dengan baik; (2) Usaha guru dalam menanamkan nilai patriotisme di SMK Antartika 1 Sidoarjo juga mengunakan strategi-strategi dalam penanamannya. Strategi yang digunakan oleh guru SMKAntartika 1 Sidoarjo dalam penanaman nilai  patriotisme adalah dengan menerapkan pembelajaran aktif, menggunakan media, dan metode sosiodrama untuk menanamkan nilai patriotisme; (3) Kendala yang dihadapi dalam penanaman nilai patriotisme antara lain kurangnya alokasi waktu pelajaran dan adanya siswa yang kurang memperhatikan materi, sehingga membuat penyampaian materi dan proses penanaman nilai patriotisme kurang maksimal.Kata kunci: penanaman nilai, patriotisme, pembelajaran sejarah.
Analisis Pembelajaran Sejarah Pendekatan Saintifik SMK PGRI 1 Sidoarjo Tahun Ajaran 2015/2016 fajriyah, izzatul
GENTA Vol 3, No 2 (2016): Genta Vol. 3 Nomor 2 Tahun 2016
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembahasan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di SMK PGRI I Sidoarjo  sudah melakukan penerapan pembelajaran sejarah saintifik, adapun beberapa contoh dari penerapan pembelajaran sejarah saintifik dikombinasikan dengan metode problem based learning yaitu dalam mengawali pembelajaran terlebih dahulu pendidik melakukan penerapan appersepsi (memberikan salam, menanyakan kehadiran peserta didik, dan evaluasi / menanyakan materi sebelumya) sesuai dengan kompetensi, sedangkan penerapan pada kegiatan inti pendidik memberikan materi dengan mengkaitkan konsep permasalahan dunia nyata, seperti pada materi perkembangan islam di jawa, peserta didik diberikan tugas menganalisis pengaruh islam, serta peninggalan yang melekat hingga saat ini.
Pengaruh Modernisasi Pertanian Bagi Perkembangan Perekonomian Masyarakat Desa Durung Bedug Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo prasetyo, yudi
GENTA Vol 5, No 2 (2018): Genta Vol. 5 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian merupakan sektor yang mendapatkan perhatian yang cukup besar dari pemerintah dikarenakan peranannya yang sangat penting dalam rangka pembangunan perekonomian bangsa. Peranan sektor pertanian adalah sebagai sumber penghasil bahan kebutuhan pokok, pangan, menyediakan lapangan kerja bagi sebagian besar penduduk, memberikan sumbangan terhadap pendapatan nasional yang tinggi, memberikan devisa bagi negara dan mempunyai efek pengganda ekonomi yang tinggi dengan rendahnya ketergantungan terhadap impor, yaitu keterkaitan input  - output antar industri, konsumsi dan investasi. Sektor pertanian juga dapat menjadi basis dalam pengembangan perekonomian pedesaan melalui pengembangan usaha berbasis pertanian yaitu agribisnis dan agriindustri. Sektor pertanian berperan besar dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional. Banyak persoalan yang dihadapi oleh petani baik yang berhubungan lansung dengan produksi dan pemasaran hasil-hasil pertaniannya maupun yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari. Selain merupakan usaha, bagi si petani. Pertanian merupakan dari hidupnya, bahkan suatu “ cara hidup “sehimgga tidak hanya aspek ekonomi saja tetapi aspek sosial dan kebudayaan, aspek kepercayaan dan keagamaan serta aspek-aspek tradsisi semuanya memegang peranan penting dalam tindakan-tindakan petani.
Peran Media Peta Untuk Menumbuhkan Kreativitas Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas IPS X Di SMA Antartika Sidoarjo 2016-2017 wartoyo, FX
GENTA Vol 5, No 1 (2017): Genta Vol. 5 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengankat pemasalahan: 1). Bagaimana pengaruh pemanfaatan media peta untuk menumbuhkan kreativitas siswa dalam pembelajaran sejarah kelas IPS X di SMA Antartika Sidoarjo? 2). Adakah pengaruh media peta terhadap kreativitas siswa dalam pembelajaran Sejarah IPS X di SMA Antartika Sidoarjo 2016-2017?. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1). Untuk mengetahui pengaruh media peta untuk menumbuhkan kreativitas siswa dalam pembelajaran sejarah IPS X di SMA Antartika Sidoarjo 2016-2017, 2). Bagai mana penggunaan media peta dapat menumbuhkan kreativitas siswa dalam pembelajaran Sejarah IPS X di SMA Antartika Sidoarjo 2016-2017 dengan populasi adalah SMA Antartika Sidoarjo. Sampel yang diteliti kelas IPS X. Hasil total dari keseluruan rata-rata yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 80,85 yang menunjukkan adanya pengaruh media peta untuk menumbuhkan kreativitas siswa dalam pembelajaran sejarah kelas IPS X di SMA Antartika Sidoarjo. Media peta juga dapat menumbuhkan kreativitas siswa dalam pembelajaran sejarah yang mendapatkan hasil rata-rata yaitu 45,56 yang artinya sangat baik, begitupun dengan kreativitas siswa yang mendapatkan rata-rata dari seluruh jumlah siswa yaitu 35,29 yang artinya baik. Hanya 3 siswa yang tidak mengikuti pengisian lembar kuisioner dikarenakan tidak hadir dalam kelas.  Kreativitas yang di tumbuhkan bermacam-macam seperti miniatur candi beserta keterangannya dari sebuah lilin. Saran yang dapat diajukan terkait hasil penelitian ini, yaitu 1). Perlunya sarana media peta dalam pembelajaran sejarah, 2). Pihak guru, hendaknya memberikan penugasan-penugasan yang menuntut siswa untuk mencari informasi melalui media peta agar dapat menumbuhkan pemikiran kreatif pada siswa, 3). Pihak sekolah dapat memberikan fasilitas peta dan yang bisa berhubungan dengan penggunaan peta.Kata Kunci : Media Peta, Menumbuhkan Kreativitas dalam pembelajaran sejarah, SMA Antartika Sidoarjo.
Dampak Peristiwa Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat Jawa Timur 1965-1998 Abdullah, A. Fatikhul Amin
GENTA Vol 6, No 1 (2018): Genta Vol. 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi Jawa Timur di tengah-tengah puncak pertikaian politik dan ideologi di Indonesia. Situasi ini tidak terlepas pula dari konstelasi politik global setelah Perang Dunia II, dua pilar utama dunia saling berkompetisi antara Kapitalisme Liberal versus Komunisme untuk memperebutkan hegemoni. 1950-an Aidit terpilih menjadi ketua PKI, tahun 1955 PKI sukses meraih dukungan yang menempatkan PKI pada salah satu dari empat partai besar di Indonesia disamping PNI, Masyumi, dan NU, tahun 1965 dampak dari G30S, PKI harus mengakhiri eksistensinya di Indonesia. Atas latar belakang tersebut maka timbul pertanyaan. Pertama bagaimana kondisi kehidupan sosial masyarakat Jawa Timur sebelum terjadinya G30S PKI? Kedua bagaimana kondisi kehidupan sosial masyarakat Jawa Timur setelah terjadinya G30S PKI?, untuk menjawab pertanyaan tersebut maka digunakan metode penelitian sejarah yang benar. Pertama yang dilakukan adalah heuristik, kedua verifikasi, ketiga interpretasi, keempat ialah historiografi. Selanjutnya pada tulisan ini tercapailah sebuah konsepsi, bahwa kondisi kehidupan sosial masyarakat Jawa Timur sebelum G30S yakni awal kemerdekaan, masyarakat bersatu untuk melawan sekutu (Belanda dan Inggris) yang telah datang kembali di Jawa Timur. Namun kondisi kehidupan sosial Jawa Timur setelah G30S, masyarakat terpecah belah, terjadi konflik berdarah antara pendukung PKI melawan non-PKI. Dengan kata lain dampak dari G30S terhadap kehidupan sosial masyarakat Jawa Timur ialah pertama sebagai pemicu pecahnya konflik terbuka antara pendukung PKI dengan non-PKI. Kedua, G30S mengakibatkan terciptanya diskriminasi terhadap anggota dan simpatisan PKI di Jawa Timur.Kata Kunci: Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia, Kondisi Sosial, Jawa Timur
Peranan Guru Dalam Pengembangan Potensi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII-B SMP Budi Utomo Prambon Tahun Pelajaran 2015/2016 fajriyah, izzatul
GENTA Vol 6, No 1 (2018): Genta Vol. 6 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi belajar merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik, tinggi rendahnya kemampuan peserta didik dalam menyerap materi pelajaran salah satunya dipengaruhi oleh potensi belajar peserta didik. Potensi belajar berkaitan dengan faktor intelegensi (bawaaan/internal) dan faktor pengembangan oleh pendidik, dalam hal ini adalah guru (lingkungan pendidikan/ eksternal). Peranan guru amatlah penting dalam pengembangan potensi belajar peserta didik karena guru adalah seorang pengajar sekaligus pendidik. Tidak dapat dipungkiri bahwa peranan guru dalam pembentukan dan pengembangan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik sangat besar, maka dari itulah betapa pentingya meneliti peranan guru dalam pengembangan potensi belajar peserta didik. Penelitian ini dilakukan di SMP Budi Utomo Prambon pada tahun ajaran 2015/2016 dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peranan dan upaya guru dalam pengembangan potensi belajar peserta didik. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa peranan guru sangat besar dalam pengembangan potensi belajar peserta didik di SMP Budi Utomo Prmbon.Kata Kunci: peranan guru, potensi belajar,IPS
Pengaruh Kehidupan Masyarakat Pesisir Terhadap Perkembangan Batik Sidoarjo (1970-1990) widodo, priyanto
GENTA Vol 3, No 1 (2015): Genta Vol. 3 Nomor 1 Tahun 2015
Publisher : GENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik merupakan salah satu bentuk senirupa yang mempunyai latar belakang dan unsure kebudayaan asli Indonesia.Kesenian batik telah dikenal bangsa Indonesia sejakdulu, batik merupakan budaya asli Indonesia, kini eksistensinya telah diakui oleh masyarakat Internasional. Batik Sidoarjo adalah perpaduan antara batik Sidoarjo asli dengan batik pesisir, yang mempunyai motif khas, yang tidak terdapat di daerah-daerah produksi batik lainnya. Penelitian ini membahas tentang ciri motif batik Sidoarjo, pengaruh perkembangan batik pesisirter hadap perkembangan motif batik Sidoarjo. Penelitian batik Sidoarjo menggunakan metode analisis deskriptif. Batik merupakan bentuk budaya rupa bendawi (material), dengan metode ini peneliti mencari bentuk-bentuk kebudayan dengan heoristik, kritik dan klasifikasi, interpretasi, dan historiografi.Pengaruh batik pesisir terhadap perkembangan batik Sidoarjo tidak begitu dominan, hal ini dapat dilihat dari motif batik Sidoarjo tidak terdapat pada batik pesisir lain, pengaruh tersebut dapat dilihat dari warna dasar batik. Adapun temuan baru batik Sidoarjo pada periode 1990, yaitu: motif cipret, motif merak, motif mahkota, motih sekarjagat, motif nuri, motihrawan, motif kerubutan, motif gadag, motif gombyok, motif sandang pangan, motif kangkung, motif tumpal, motif belaketupat, motif kawung beton, motif kembang pring, motif belingpecah, motif, kupu-kupu, motif sunduk sate, motif rawang engkok, motif kelengan, motif cucuk gunung, motif kembang mawar, motif gajah mada, motif kembang katu, motif kembang anggur.Kata kunci: Pengaruh masyarakat Pesisir, Perkembangan Batik Sidoarjo