cover
Contact Name
Syifania Hanifah Samara
Contact Email
jafh@fpk.unair.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jafh@fpk.unair.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Aquaculture and Fish Health
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 23017309     EISSN : 25280864     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The Journal of Aquaculture And Fish Health (JAFH) has an objective to publish and provide high-quality scientific contributions to the field of fisheries. These contributions came from innovative researches that encourage science and technology development in the field of fisheries and marine science on a national and international scale. This journal serves as a communication medium for researchers, academics, students, and communities.
Arjuna Subject : -
Articles 331 Documents
IDENTIFIKASI DAN DERAJAT INFESTASI Lernaea PADA IKAN MASKOKI (Carassius auratus) DI KABUPATEN TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR Bernideta Dewi Kriswijayanti; Kismiyati Kismiyati; Kusnoto Kusnoto
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 3 No. 1 (2014): JAFH Vol. 3 No. 1 January 2014
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.435 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v3i1.12983

Abstract

Penyakit merupakan masalah yang penting yang harus diperhatikan oleh pembudidaya ikan agar tidak mengalami kerugian. Penyakit dapat muncul di suatu perairan akibat ketidakseimbangan antara lingkungan, inang, dan patogen. Salah satu penyakit yang sering menyerang ikan hias air tawar adalah lernaeosis. Lernaeosis adalah penyakit pada ikan yang disebabkan oleh serangan ektoparasit copepoda dari genus Lernaea. Ektoparasit ini dapat ditemukan pada seluruh permukaan tubuh, mulut dan insang ikan. Lernaea dapat menyebabkan iritasi pada kulit serta lesi. Ikan maskoki (Carrassius auratus) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar tergolong dalam jenis ikan karper yang sering terserang Lernaea. Ikan maskoki (Carassius auratus) merupakan komoditas unggulan perikanan budidaya untuk jenis ikan hias air tawar di Tulungagung. Identifikasi dan derajat infestasi Lernaea yang menyerang ikan maskoki (Carassius auratus) di Tulungagung, Jawa Timur belum banyak diteliti sehingga perlu dilakukan penelitian pada tiga desa yaitu Desa Karang Rejo, Desa Ploso Kandang dan Desa Wajak dimana ketiga desa tersebut merupakan sentra budidaya di Kabupaten Tulungagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies Lernaea yang menyerang ikan maskoki (Carassius auratus) dan derajat infestasi dari serangan Lernaea pada ikan maskoki yang dibudidayakan di tiga desa yang berada di Desa Karang Rejo, Desa Ploso Kandang dan Desa Wajak, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Identifikasi Lernaea dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya dan penggambaran spesimen dilakukan di LIPI Cibinong. Data hasil identifikasi spesies Lernaea yang menyerang ikan maskoki disajikan secara deskriptif dalam bentuk gambar untuk identifikasi Lernaea dan dalam bentuk tabel untuk derajat infestasi. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Karang Rejo, Desa Ploso Kandang dan Desa Wajak hanya ditemukan satu spesies saja, yaitu Lernaea cyprinacea. Derajat infestasi dari serangan Lernaea cyprinacea di tiga desa tersebut tergolong dalam infestasi ringan.
PEMBESARAN LARVA IKAN GURAMI Osphronemus gourami SECARA INTENSIF DI SHEVA FISH BOYOLALI, JAWA TENGAH Naufal Abiyu Pratama; Akhmad Taufiq Mukti
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 7 No. 3 (2018): JAFH Vol. 7 No. 3 September 2018
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.938 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v7i3.11258

Abstract

Tujuan Praktek Kerja Lapang (PKL) adalah mengetahui teknik pembesaran larva, manajemen pakan, kualitas air, pertumbuhan, perkembangan, kendala, dan permasalahan pada peembenihan ikan gurami secara intensif. PKL ini dilaksanakan pada 18 Desember 2017 sampai 18 Januari 2018 di Sheva Fish Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Metode kerja yang digunakan adalah observasi dengan metode pengumpulan data secara primer dan skunder. Data diambil dengan cara observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan studi pustaka. Pembesaran larva ikan gurami meliputi beberapa aspek, yaitu; sarana dan prasarana, persiapan kolam, penebaran benih, pemeliharaan benih, kualitas air, pakan, penanganan hama dan penyakit, serta panen. Wadah pemeliharaan yang digunakan adalah akuarium. Pakan yang digunakan adalah Tubifex sp. Parameter kualitas air meliputi parameter suhu (28-32 oC), pH (7-8), oksigen terlarut (4,0-6,0 mg/l), dan amonia (0,0-4,0 mg/l). Pembesaran larva ikan gurami di Sheva Fish memakai sistem budidaya intensif dengan jangka waktu pemeliharaan 28 hari yang terdiri dari 8 hari pemeliharaan larva ikan gurami dan 20 hari pemeliharaan benih ikan gurami. Pakan diberikan setelah kuning telur pada larva habis secara ad libitum. Pemanenan dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari fluktuasi suhu. Persentase kelulushidupan pembesaran larva ikan gurami yang dianggap berhasil adalah 80-95 %. Jumlah tebar pembesaran larva ikan gurami di Sheva Fish adalah 50.000 ekor dengan hasil pemanenan adalah 41.215 ekor, sehingga persentase kelulushidupan pembesaran larva ikan gurami adalah 82,43%. 
POTENSI PENAMBAHAN Azolla sp. DALAM FORMULASI PAKAN IKAN LELE (Clarias sp.) TERHADAP NILAI KECERNAAN PROTEIN DAN KECERNAAN ENERGI MENGGUNAKAN TEKNIK PEMBEDAHAN Ratna Eka Wardani; Prayogo Prayogo; Agustono Agustono
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 6 No. 2 (2017): JAFH Vol. 6 No. 2 Juni 2017
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.536 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v6i2.11286

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai ikan konsumsi. Permintaan pasar ikan lele di Indonesia semakin meningkat sehingga produksi yang dibutuhkan semakin tinggi, untuk itu dengan penambahan tepung azolla sebagai salah satu campuran bahan formulasi pakan ikan lele dibutuhkan untuk memacu pertumbuhan atau meningkatkan produktivitas ikan lele. Azolla sp. merupakan tanaman paku air yang selama ini dianggap sebagai gulma oleh para petani sehingga tidak dimanfaatkan, namun Azolla sp. memiliki kandungan protein yang cukup tinggi berkisar antara 24-30%sehingga dengan penambahan tanaman Azolla dapat menurunkan biaya produksi serta mempercepat pertumbuhan ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tanaman Azolla sp..pada formulasi pakan terhadap nilai kecernaan protein dan kecernaan energi ikan lele menggunakan teknik pembedahan. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan perlakuan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan perbedaan jumlah persen Azolla sp. yaitu menggunakan P0 sebagai kontrol dengan penambahan Azolla sp. 0%, P1 penambahan Azolla sp. 5%, P2 penambahan Azolla sp. 10%, P3 penambahan Azolla sp. 15%, P4 penambahan Azolla sp. 20%. Kemudian dilakukan ulangan sebanyak 4 kali. Hasil Penelitian ini menggunakan penambahan Azolla sp. terhadap nilai kecernaan protein berbeda nyata (P<0,05) sedangkan untuk penambahan Azolla sp. terhadap nilai kecernaan energi tidak berbeda nyata (P>0,05). Untuk kadar kecernaan protein tertinggi pada perlakuan P3 dengan penambahan Azolla sp. 15% dan kadar kecernaan energi tertinggi pada perlakuan P2 dengan penambahan Azolla sp. 10%. 
PERUBAHAN HEMATOLOGI IKAN MAS KOMET (Carassius auratus auratus) AKIBAT INFESTASI Argulus japonicus JANTAN dan Argulus japonicus BETINA Fatih Riantono; Kismiyati Kismiyati; Laksmi Sulmartiwi
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 5 No. 2 (2016): JAFH Vol. 5 No. 2 Juni 2016
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.82 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v5i2.11325

Abstract

Penyakit pada budidaya ikan hias terutama yang disebabkan oleh ektoparasit. Ektoparasit merupakan salah satu penyebab menurunnya nilai jual komoditas ikan hias yang ada di Indonesia. Infestasi tingkat akut Argulus. japonicus dapat mengakibatkan kematian dan kerugian ekonomi bagi pembudidaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan hematologi ikan mas komet (Carassius auratus auratus) yang diinfestasi A. japonicus jantan dan A. japonicus betina pada derajat infestasi berbeda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga dan Laboratorium klinik Kedokteran Hewan Univeristas Airlangga serta Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya pada bulan Oktober 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode eksperimental. Data hemoglobin, hematokrit, eritrosit, leukosit dianalisa dengan menggunakan ANOVA untuk mengetahui pengaruh perlakuan dalam kelompok penelitian. Penelitian ini menggunakan empat perlakuan dan lima ulangan dengan dua kelompok. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah perubahan hematologi akibat infestasi A. japonicus. Kegiatan skoring dilakukan untuk menentukan perubahan hematologi ikan mas komet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infestasi parasit A. japonicus mengakibatkan perubahan hematologi yaitu hemoglobin, hematokrit, eritrosit, dan leukosit ikan mas komet. Diharapkan dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh lain yang ditimbulkan karena akibat dari infestasi A. japonicus pada ikan. Langkah pencegahan dan pengobatan yang sesuai untuk menjaga kesehatan ikan hias secara umum supaya terlihat tetap mempunyai nilai estetika. 
SUBSTITUTION OF FISH MEAL WITH EARTHWORM MEAL (Lumbricus rubellus) ON FEED TOWARD UNSATURATED FATTY ACIDS, TRIGLYCERIDE, LOW DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) AND HIGH DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) CONTENT ON NILE TILAPIA’S (Oreochromis niloticus) MEAT Guruh Firnanda Reynaldy
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 8 No. 1 (2019): JAFH Vol. 8 No. 1 Februari 2019
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.342 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v8i1.11775

Abstract

Earthworm meal can be used to replaced fish meal because earthworm meal has higher protein than fish meal. Earthworms can be used as meal which can replace fish meal which has a lower protein value than earthworm meal. The purpose of this study was to determine the effect of substitution of fish meal with earthworm meal can increase the content of unsaturated fatty acids and HDL and reduce triglycerides and LDL on tilapia’s meat. This study was designed using a completely randomized design with 4 treatments and 5 replications. The dose given at each treatment is 0%, 30% 35%, 40%, 45%. Treatments were conducted for 45 days, by feeding 5% of the weight of biomass with a frequency of 3 times a day. The results of this study were able to increase the content of oleic acid, triglycerides and HDL and reduce LDL (P <0.05). Substitution of earthworm meal has no effect on the content of omega 3 and omega 6 meat of tilapia (P> 0.05).
TEKNIK PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) PADA TAMBAK PENDAMPINGAN PT CENTRAL PROTEINA PRIMA Tbk DI DESA RANDUTATAH, KECAMATAN PAITON, PROBOLINGGO, JAWA TIMUR Muhammad Ghufron; Mirni Lamid; Putri Desi Wulan Sari; Hari Suprapto
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 7 No. 2 (2018): JAFH Vol. 7 No. 2 Juni 2018
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.818 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v7i2.11251

Abstract

Udang vaname merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Produktivitas dari komoditas ini dapat mencapai lebih dari 13.600 kg/ha dengan permintaan yang selalu meningkat di kalangan masyarakat. Praktek Kerja Lapang (PKL) ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman mengenai teknik pembesaran udang vaname. Praktek Kerja Lapang dilaksanakan di tambak pendampingan PT Central Proteina Prima Tbk pada tanggal 20 Januari sampai 21 Februari 2017. Lokasi tambak tersebut yaitu di Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Probolinggo, Jawa Timur. Metode kerja yang digunakan yaitu metode deskriptif. Metode tersebut meliputi wawancara, pengamatan, dan partisipasi aktif selama proses kegiatan pembesaran udang vaname. Data yang terkumpul terdiri atas data primer dan sekunder. Data primer berupa pertumbuhan udang vaname, kualitas air, serta pemberian pakan selama proses budidaya. Sedangkan data sekunder berupa hasil studi data literatur mengenai teknis pembesaran udang vaname. Selain itu, data sekunder juga bisa diambil berdasarkan dokumen pendukung mengenai sejarah berdirinya, struktur organisasi, sarana dan prasarana budidaya. Kegiatan pembesaran udang vaname (Litopenaeus vannamei) selama pelaksanaan Praktek Kerja Lapang meliputi persiapan tambak, penebaran benur, manajemen pakan dan kualitas air, pengendalian hama dan penyakit, pemanenan, dan pemasaran.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PADA BENIH IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus sp.) DARI KOLAM PENDEDERAN BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) SITUBONDO, JAWA TIMUR Dahlia Dahlia; Hari Suprapto; Rahayu Kusdarwati
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 6 No. 2 (2017): JAFH Vol. 6 No. 2 Juni 2017
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3530.501 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v6i2.11280

Abstract

Usaha budidaya ikan kerapu mempunyai prospek yang cukup baik untuk dikembangkan. Perkembangan produksi ikan kerapu cantang (Epinephelus sp.) menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan peningkatan produksi rata-rata dari tahun 2010-2014 sebesar 9,61%. Kendala yang sering dihadapi pada kegiatan budidaya ikan kerapu adalah terjadinya serangan bakteri, salah satunya bakteri patogen. Serangan bakteri patogen menimbulkan penurunan kualitas dan tingkat produksi pada usaha pembenihan maupun pendederan ikan kerapu, bahkan kematian serta kegagalan panen dapat terjadi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2016. Penelitian dilakukan di laboratorium Kesehatan dan Lingkungan BPBAP Situbondo dan di Laboratorium Bakteri Balai Karantina Ikan Kelas I Juanda, Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis bakteri pada benih ikan kerapu cantang di kolam pendederan BPBAP Situbondo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Observasi yaitu melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan. Data yang diperoleh dari penelitian isolasi dan identifikasi bakteri pada benih ikan kerapu cantang dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk gambar dan tabel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya bakteri pada benih ikan kerapu cantang dari kolam pendederan Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo, Jawa Timur yaitu bakteri Vibrio alginolitycus, Vibrio harveyi dan Streptococcus iniae. Faktor terbesar yang mempengaruhi tertularnya bakteri pada benih ikan kerapu cantang antara lain adanya agen patogen dari pakan ikan rucah yang kualitasnya kurang bagus serta sifat kanibalisme ikan yang menyebabkan luka di permukaan tubuh ikan sehingga bakteri mudah masuk ke tubuh ikan dan menimbulkan infeksi. 
PEMANFAATAN TEPUNG KEONG MAS (Pomacea canaliculata) SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG IKAN PADA PAKAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) TERHADAP NILAI KECERNAAN SERAT KASAR DAN BAHAN EKSTRAK TANPA NITROGEN (BETN) Agustono Agustono; Muhammad Anam Al Arif; Farah Sitta Dewi
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 5 No. 1 (2016): JAFH Vol. 5 No. 1 Februari 2016
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.944 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v5i1.11320

Abstract

Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) satu dari beberapa komoditas bernilai ekonomis tinggi yang produksi budidayanya selalu meningkat. Pakan memegang peranan penting dalam proses budidaya. Pemanfaatan tepung keong mas yang dapat menggantikan fungsi tepung ikan. Kualitas pakan ditunjukkan melalui nilai kecernaan nutrisi dari pakan. Karbohidrat merupakan salah satu komposisi nutrisi yang diperlukan dalam pembuatan pakan. Karbohidrat dalam sistematika susunan zat-zat makanan dipisahkan menjadi serat kasar dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ikan dengan menggunakan tepung keong mas terhadap nilai kecernaan serat kasar dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) udang vannamei (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan yaitu pakan P0 (Tepung ikan 40%+Tepung keong mas0%), pakan P1 (Tepung ikan 30%+Tepung keong mas10%), pakan P2 (Tepung ikan 20% + Tepung keong mas20%) dan pakan P3 (Tepung ikan 10%+ Tepung keong mas30%) dengan ulangan sebanyak 5 kali. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel yang diamati adalah kecernaan serat kasar, dan kecernaan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN).Berdasarkan hasil penelitian dapat terlihat bahwa pemanfaatan tepung keong mas (Pomacea canaliculata) sebagai substitusi tepung ikan pada pakan udang vannamei (Litopenaeus vannamei) tidak terdapat pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap nilai kecernaan serat kasar dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN). 
PENGARUH PERBEDAAN PROBIOTIK KOMERSIAL TERHADAP RASIO C:N DAN N:P MEDIA KULTUR BIOFLOK PADA BAK PERCOBAAN Endang Dewi Masithah; Yurika Dwi Octaviana; Abdul Manan
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 5 No. 3 (2016): JAFH Vol. 5 No. 3 September 2016
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.172 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v5i3.11333

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan produksi ikan budidaya adalah adanya penurunan kualitas air sebagai akibat dari banyaknya akumulasi bahan organik baik yang berasal dari limbah metabolisme dan bahan organik lainnya. Bioflok merupakan teknologi yang menjadi salah satu alternatif pemecahan masalah limbah budidaya yang paling menguntungkan. Aplikasi bakteri probiotik yang tepat dapat membantu mengurangi kandungan bahan organik di tambak dan mempertahankan tersedianya nutrisi dari hasil penguraian bahan organik. Peningkatan C:N rasio akan meningkatkan pertumbuhan bakteri heterotrof yang pada akhirnya akan mengurangi nitrogen anorganik perairan. Rasio N:P akan berpengaruh terhadap kelimpahan fitoplankton jenis tertentu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan probiotik komersial berbeda terhadap rasio N:P dan C:N media kultur bioflok pada bak percobaan. Penelitian ini menggunakan metode statistika Rancangan Acak Lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik yang berbeda memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap rasio C:N dan N:P. Nilai rasio C:N tertinggi pada perlakuan B (3,63), dan terendah pada perlakuan A (3,13). Nilai rasio N:P tertinggi pada perlakuan A (5,68) dan terendah C (4,36), kandungan N tertinggi pada perlakuan A (1692,6 ppm) dan kandungan P tertinggi pada perlakuan B (451,8 ppm). 
EFEK PENAMBAHAN L-KARNITIN PADA PAKAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH LOBSTER AIR TAWAR (Cherax qudricarinatus) Fandi Wahono; Agustono Agustono; Mirni Lamid
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 3 No. 1 (2014): JAFH Vol. 3 No. 1 January 2014
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.529 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v3i1.12984

Abstract

Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) merupakan salah satu komoditas perikanan yang bernilai ekonomis tinggi, baik untuk lobster konsumsi ataupun lobster hias. Kebutuhan Lobster Air Tawar konsumsi semakin meningkat, namun produksinya masih sangat rendah sehingga harga di pasaran relatif tinggi. Pakan merupakan salah satu komponen budidaya yang sangat besar peranannya sebagai faktor penentu pertumbuhan maupun dari segi biaya produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa udang putih yang diberi pakan dengan tambahan 500 ppm L-karnitin menunjukkan pertumbuhan yang optimal. Adanya penelitian tentang L-karnitin yang mampu meningkatkan pertumbuhan udang putih maka diharapkan juga mampu meningkatkan pertumbuhan Lobster Air Tawar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan L-karnitin pada pakan terhadap pertumbuhan benih Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus). Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian dosis L-karnitin yang berbeda pada pakan buatan menghasilkan laju pertumbuhan harian dan efisiensi pakan yang berbeda nyata (p<0,05). Pertumbuhan benih Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) terbaik pada perlakuan D sebesar 0,72 gr/hari, dan efisiensi pakan terbaik pada perlakuan D sebesar 90,68%.

Page 4 of 34 | Total Record : 331


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): JAFH Vol. 14 No. 3 September 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): JAFH Vol. 14 No. 2 June 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): JAFH Vol. 14 No. 1 February 2025 Vol. 13 No. 3 (2024): JAFH Vol. 13 No. 3 September 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): JAFH Vol. 13 No. 2 June 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): JAFH Vol. 13 No. 1 February 2024 Vol. 12 No. 3 (2023): JAFH Vol. 12 No 3 September 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): JAFH Vol. 12 No. 2 June 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): JAFH Vol. 12 No. 1 February 2023 Vol. 11 No. 3 (2022): JAFH Vol. 11 No. 3 September 2022 Vol. 11 No. 2 (2022): JAFH Vol. 11 No. 2 June 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): JAFH Vol. 11 No. 1 February 2022 Vol. 10 No. 3 (2021): JAFH Vol. 10 No. 3 September 2021 Vol. 10 No. 2 (2021): JAFH Vol. 10 No. 2 June 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): JAFH Vol 10 No. 1 February 2021 Vol. 9 No. 3 (2020): JAFH Vol. 9 No. 3 September 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): JAFH Vol. 9 No. 2 June 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): JAFH Vol. 9 no. 1 February 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): JAFH vol. 8 no. 3 September 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): JAFH vol. 8 no. 2 Juni 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): JAFH Vol. 8 No. 1 Februari 2019 Vol. 7 No. 3 (2018): JAFH Vol. 7 No. 3 September 2018 Vol. 7 No. 2 (2018): JAFH Vol. 7 No. 2 Juni 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): JAFH Vol. 7 No. 1 Februari 2018 Vol. 6 No. 3 (2017): JAFH Vol. 6 No. 3 September 2017 Vol. 6 No. 2 (2017): JAFH Vol. 6 No. 2 Juni 2017 Vol. 6 No. 1 (2017): JAFH Vol. 6 No. 1 Februari 2017 Vol. 5 No. 3 (2016): JAFH Vol. 5 No. 3 September 2016 Vol. 5 No. 2 (2016): JAFH Vol. 5 No. 2 Juni 2016 Vol. 5 No. 1 (2016): JAFH Vol. 5 No. 1 Februari 2016 Vol. 3 No. 1 (2014): JAFH Vol. 3 No. 1 January 2014 Vol. 2 No. 1 (2013): JAFH Vol 2 No 1 Februari 2013 More Issue