cover
Contact Name
Rafael Lisinus Ginting
Contact Email
rafaelginting@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
psikologikonseling23@unimed.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling
ISSN : 20858086     EISSN : 25027190     DOI : https://doi.org/10.24114/konseling.v21i2
Core Subject : Education,
Jurnal PSIKOLOGI KONSELING diterbitkan oleh Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan yang bertujuan untuk publikasi karya ilmiah, studi literatur, studi kasus, dan laporan hasil penelitian. Jurnal PSIKOLOGI KONSELING merupakan wadah bagi peneliti, staf pengajar (dosen dan guru pembimbing/Konselor) dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan khasanah keilmuan dalam bidang Psikologi dan Konseling serta ilmu-ilmu yang berkaitan. Adapun artikel yang diterbitkan pada jurnal ini adalah hasil penelitian yang fokus pada masalah persepsi, sikap, kognisi, dan perilaku manusia terutama dalam dunia pendidikan. Hal lainnya adalah penelitan pengembangan baik instrumen, program BK, bahan atau materi bimbingan, strategi atau teknik BK, model BK, media BK dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kajian keilmuan bimbingan dan konseling.
Articles 315 Documents
PENGENALAN ANGKA KEPADA ANAK USIA 6 TAHUN DENGAN MEDIA KARTU Geraisa Dayura Chanet; Adnani Budi Utami
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.30438

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab anak usia 6 tahun sulit mengenal angka-angka dasar dan bagaimana cara mengatasinya. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan desain kasus tunggal (single case experiement) dengan pemberian intervensi yaitu pengenalan angka dengan media kartu dan pendampingan. Pelaksanaan intervensi dilakukan di rumah subjek selama 1 jam sebanyak 6 kali pertemuan. Hasil yang diperoleh selama 6 kali pertemuan subjek dapat mengenal simbol angka 1-10 namun untuk simbol belasan subjek masih cenderung salah penyebutannya dan subjek mebutuhkan konsentrasi untuk dapat mengingat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah subjek dapat lebih cepat mengenal angka dengan bantuan media dalam kegiatan belajarnya sehingga subjek dapat belajar dengan senang dan tidak merasa kesulitan.
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DENGAN ENGAGEMENT LEARNING PADA MAHASISWA Sepdi Putera Anugerahnu; Rudangta Arianti
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.30714

Abstract

Psychological well-being dan engagement learning merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan guna meningkatka sistem pendidikan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara psychological well-being dengan engagement learning pada mahasiswa. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi UKSW yang merupakan mahasiswa aktif dan tidak dalam status cuti kuliah, mulai dari angkatan 2016 sampai angkatan 2019. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive quota sampling dengan partisipan sebanyak 91 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Skala psychological well-being disusun menurut Carol Ryff  (1989) yang bernama psychological well-being scale (PWBS) dan untuk engagement learning diukur menggunakan skala Engaged Learning Index (ELI)  yang disusun berdasarkan penelitian Schreiner & Louis (2006). Hasil dari penelitian ini menunjukan  bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara PWB dengan engagement learning (r= 0498; p < 0,05), hal ini menujukan  bahwa semakin tinggi psychological well-being pada mahasiswa maka semakin tinggi pula engagement learning  pada mahasiswa tersebut, begitu pula sebaliknya. Dengan hasil tambahan bahwa PWB memiliki kontribusi sebesar 24,8% terhadap engagement learning.
Hubungan Antara Keterlibatan Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Dengan Psychological Well-Being Mahasiswa Emerging Adulthood Universitas X di Surabaya Natasha Gandhi; Nurlita Indah Karunia
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.30440

Abstract

Psychological Well-Being adalah suatu kemampuan individu merealisasikan serta mengoptimalkan dirinya dengan cara menerima diri seutuhnya, memilki kemandirian dan tidak terpengaruh dari tekanan luar, mampu mengontrol lingkungan di sekitarnya, mampu membangun relasi sosial, memiliki tujuan hidup yang jelas, serta dapat merealisasikan potensi dirinya secara kontinyu. Salah satu faktor yang memengaruhi psychological well-being mahasiswa ialah keterlibatan mengikuti ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara keterlibatan mengikuti ekstrakurikuler dengan pscyhological well-being. Pengambil sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Surabaya sebanyak 192 mahasiswa (131 perempuan dan 61 laki-laki). Teknik analisis yang digunakan ialah uji hipotesis dengan Pearson. Berdasarkan hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya korelasi siginifikan positif antara keterlibatan mengikuti ekstrakurikuler dengan psychlogical well-being (r = 0.154, p = 0.033). Sumbangan efektif yang diberikan keterlibatan mengikuti ekstrakurikuler dengan psychological well-being ialah sebesar 2%. Keterlibatan mengikuti ekstrakurikuler berkorelasi dengan aspek psychological well-being yakni aspek personal growth (r = 0.177, p = 0.014) dan aspek positive realtion with others (r = 0.0215, p = 0.003).
Peran Efikasi Diri terhadap Beban Kognitif dan Stress Akademik Mahasiswa Selama Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Farahdiba Thahura; Zakia Tutdin
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.30433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap beban kognitif dan stress akademik mahasiswa selama pembelajaran daring di masa pandemi. Perubahan sistem pembelajaran saat pandemi memiliki dampak terhadap beban kognitif dan stress akademik mahasiswa dan peneliti ingin mengetahui ada tidaknya pengaruh efikasi diri terhadap beban kognitif dan stress akademik. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel penelitian adalah Mahasiswa dari 5  Perguruan Tinggi yang ada di kota Langsa. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan meminta mahasiswa mengisi angket berupa tiga skala, yakni skala beban kognitif, skala stress akademik, dan skala efikasi diri melalui media Google Form. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa. efikasi diri memiliki peran yang signifikan  terhadap beban kognitif mahasiswa dan tingkat stress akademik. 
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRATIS DAN KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA KELAS XI IPS SMAN 91 JAKARTA TIMUR Abdur Rohman; Andri Kosala; Nessa Hamdani
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.28517

Abstract

Indonesia saat ini sedang mengalami krisis dalam bidang nilai dan moral pada generasi remaja, khususnya pada lingkungan sekolah. Lingkungan yang tidak mendukung dan pola asuh yang buruk dapat berkontribusi pada penurunan motivasi berprestasi di sekolah. Penurunan motivasi berprestasi yang ditinjau dari fenomena ini adalah hal menarik. Penelitian dengan judul “Hubungan Pola Asuh demokratis dan Kecenderungan Perilaku Agresif dengan Motivasi Berprestasi pada Siswa Kelas XI IPS Jakarta Timur”, memiliki rumusan masalah apakah ada hubungan antara pola asuh demokratis terhadap motivasi berprestasi, kecenderungan perilaku agresif terhadap motivasi, serta pola asuh demokratis dan kecenderungan perilaku agresif terhadap motivasi berprestasi siswa kelas XI IPS SMAN 91 di Jakarta Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ketiga variable dan mengetahui seberapa besar hubungannya. Penelitian ini menggunakan metode angket dengan menggunakan skala Likert. Adapun  sumber data yang digunakan adalah skala motivasi berprestasi, skala pola asuh demokratis, dan skala kecenderungan perilaku agresif. Data akan dianalisa dengan metode korelasi ganda. Berdasarkan analisis data yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara pola asuh demokratis dan kecenderungan perilaku agresif tehadap motivasi berprestasi. Saran penelitian ini adalah guru hendaknya meningkatkan kompetensi dalam mempertahankan motivasi siswa
META ANALISIS GRATITUDE INTERVENTION PADA WELL-BEING Levina Wicaksono
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.30439

Abstract

Well-being merupakan salah satu aspek penting dalam hidup individu. Well-being yang tinggi diasosiasikan dengan umur panjang dan kurangnya risiko kematian pada individu dengan pola hidup yang sehat. Penelitian meta analisis ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas gratitude intervention terhadap well-being. Penelitian ini menganalisa 12 literatur penelitian untuk menguji efektifitas gratitude intervention pada well-being. Hasil dari meta analisis menunjukkan effect size yang didapatkan nilai pooled d+ sebesar 0.238184 (d > 0.2) dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Hal ini dapat diartikan gratitude intervention cukup efektif dalam mempengaruhi well-being individu
HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA PERAWAT Dany Stefanus Rungkat; Rudangta Arianti
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.30715

Abstract

Organisasi yang sukses memerlukan karyawan yang akan melakukan tugas mereka melebihi pekerjaan yang telah ditetapkan dan diharapkan. Pemimpin transformasional akan mengubah perilaku para bawahannya agar dapat mengubah cara kerja menjadi lebih baik dengan memotivasi para bawahannya. Perilaku - perilaku yang dihasilkan ini dapat memunculkan sikap organizational citizenship behavior. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kepemimpinan transformasional dengan organizational citizenship behavior pada perawat di RS ‘’X’’ Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik sampling insidental, dengan jumlah sampel 65 perawat. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Organizational Citizenship Behavior punya Organ yang dikembangkan oleh Podsakoff, dkk dan Skala Kepemimpinan Transformasional oleh Bass & Avolio yang dimodifikasi oleh penulis. Hasil koefisien korelasi antara kepemimpinan transformasional dengan OCB sebesar 0,832, dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang berarti bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dengan OCB. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti diterima
Efektivitas Teknik Modeling Konseling Kelompok untuk Perilaku Moral, Karakter dan Rasa Hormat Siswa terhadap Guru Riszky Ramadhan; Risna Hayati
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.30441

Abstract

Kekerasan dan tindakan anarkis, pencurian, tindakan curang, pengabaian terhadap aturan yang berlaku, tawuran antar peserta didik, ketidaktoleranan, penggunaan bahasa yang tidak baik, perilaku bebas, dan sikap perusakan diri merupakan bentuk-bentuk dari bergesernya perilaku moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan konseling kelompok dengan teknik modeling untuk meningkatkan perilaku moral, karakter dan rasa hormat siswa terhadap guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat quasi eksperimental design dengan jenis One-group pretest- posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Al-Ishlah Pontianak yang berjumlah 70 orang. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah skala karakter dan rasa hormat serta data dari hasil konseling kelompok dengan menggunakan Teknik modeling untuk meningkatkan perilaku moral. Data yang terkumpul kemudian di analisis dengan analisis Wilcoxon Signed Rank Test melalui bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan Teknik modeling lebih efektif untuk meningkatkan perilaku moral, karakter dan rasa hormat siswa pada guru. Hasil ini dapat dilihat dari nilai Z yang diperoleh sebesar -2,810 dengan p value (Asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikannya konseling kelompok dengan Teknik modeling.
Hubungan Strategi Pembelajaran Peer Teaching Dan Self Esteem Dengan Motivasi Belajar (Studi Kasus Pada Siswa SMK Boedi Oetomo Pontianak) Nur Kur&#039;ani; Tuti Fuji Lestari
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.30434

Abstract

Tugas guru yang pertama dan terpenting dalam proses belajar mengajar adalah membangun motivasi belajar siswa. Salah satu strategi yang dapat digunakan guru dalam membangun motivasi belajar siswa yaitu  strategi pembelajaran peer teaching. Selain itu self esteem pada diri siswa juga dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara strategi pembelajaran peer teaching dan self esteem dengan motivasi belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI di SMK  Boedi Uetomo Pontianak. Jumlah responden yang diteliti sebanyak  24 orang siswa yang terdiri dari satu (1) kelas dan hanya memiliki satu jurusan yaitu administrasi perkantoran. Penentuan jumlah sampel yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode sensus. Hal ini sering dilakukan bila jumlah populasi relatif kecil yaitu kurang dari 30 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik non probably sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara strategi pembelajaran peer teaching dan self esteem dengan motivasi belajar yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar R= 0,509 dengan (p)=0,000 (p<0,01) dan sumbangan efektif sebesar 25,9% yang berarti sumbangan pengaruh variabel strategi pembelajaran peer teaching dan self esteem terhadap motivasi belajar sebesar 25,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2018 Esteria Marhayuni
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v19i2.32791

Abstract

Nurses as one of the health workers in hospitals play an important role in efforts to achieve health development goals. Based on data from the Public Relations department of Pertamina Bintang Amin Hospital, it was found that inpatient satisfaction was 75%. below the minimum service standard (SPM) indicator for inpatient care, which is 90%. Based on the results of Human Resources (HR) monitoring there are several complaints submitted by patients regarding nurse's performance so that it decreases patient satisfaction, the complaints submitted are: nurses who are not responsive to patient complaints by (56.7%). This study aimed to is known factors - factors related to the performance of nurses at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2018. A quantitative research, with Cross Sectional approach, conducted among 118 nurses at Pertamina Bintang Amin Hospital taken by Proportional random sampling. Data collection using questionnaires, data analysis in univariate, bivariate (Chi Square) and multivariate (Logistic Regression). The results of the study showed good performance 67.8%, strong motivation 64.4%, job satisfaction satisfied 69.5%, compensation 66.9%, good leadership 62.7% and good organizational culture 83.1%. There is a relationship of motivation (p-value = 0,000; OR 21,250), job satisfaction (p-value= 0,000; OR 15,167), compensation (p-value = 0,000; OR 6,133), leadership (p-value= 0.000; OR 7,463), organizational culture (p-value 0.001; OR 5.423) with performance. The dominant factor in the performance of nursing staff was motivation (p = 0.001; OR 6.358). Giving awards in the form of incentives so that they are expected to be a motivator for nurses to improve their performance. Provide opportunities for nurses to attend training and seminars in nurse self-development.