cover
Contact Name
hendra
Contact Email
hendra@urindo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
yeny.sulistyowati@urindo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah RESPATI
ISSN : 14117126     EISSN : 26229471     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Respati (JIR) dengan e-ISSN : 2622-9471 diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Jurnal Ilmiah Respati ini terbit dua kali setiap tahun, yakni pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
Manfaat Ekonomi Sertifikasi Indikasi Geografis (IG) Terhadap Petani Kopi Rakyat: Studi Kasus di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur Hesti Herminingsih; Rokhani Rokhani; Iswati Iswati; Sudarko Sudarko
JURNAL PERTANIAN Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v14i1.3082

Abstract

Meningkatnya permintaan kopi berkualitas tinggi yang diikuti dengan kesediaan konsumen membayar dengan harga premium telah menarik petani dan pedagang untuk mengembangkan kopi bersertifikat. Penelitian ini mengkaji manfaat ekonomi yang diterima petani kopi penerima sertifikasi dan determinan keputusan petani untuk mengikuti program sertifikasi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sumberwringin dan Kecamatan Maesan dengan sampel sebesar 200 orang petani. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2019. Untuk mengetahui perbedaan manfaat yang diterima petani penerima sertifikasi digunakan analisis Interikat Sample T Test. Determinan keputusan petani untuk mengikuti program sertifikasi dianalisis dengan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas, keuntungan dan RC Ratio yang diperoleh petani penerima sertifikasi berbeda nyata dengan tidak tersertifikasi. Determinan  keputusan petani untuk mengikuti program sertifikasi adalah keuntungan, bimbingan teknis, dan  luas lahan. Adapun faktor pendidikan dan pengalaman petani tidak berpengaruh nyata terhadap determinan keputusan petani untuk mengikuti program sertifikasi. Penelitian ini membuktikan bahwa Sertifikasi IG Java Ijen-Raung telah memberikan manfaat kepada petani penerima dalam peningkatan produktivitas dan keuntungan yang diterima. Pemerintah perlu memfasilitasi petani dengan pelatihan guna peningkatan pengetahuan petani. Pengetahuan petani sangat penting dalam menunjang usaha peningkatan  produktivitas dan kualitas kopi yang hasilkan.Kata kunci: determinan, kopi arabika, manfaat, sertifikasi indikasi geografis 
Pengaruh Persepsi Harga, Kualitas Produk, dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Frozen Seafood “AHAA!” ICS Food di Sidoarjo Anisa, Tania Nur; Winarno, Sri Tjondro; Atasa, Dita
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i1.3717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi harga, kualitas produk dan citra merek terhadap keputusan pembelian produk frozen seafood “Ahaa!” ICS Food. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Model Partial Least Square (SEM PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas produk dan citra merek mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dimana nilai p-value adalah ≤ 0,05. Sedangkan variabel persepsi harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen karena p-value > 0,05.
Respon Pertumbuhan dan Varietas Bibit Anggrek Dendrobium (Dendrobiumsp.) Terhadap Beberapa Jenis Media Tanam pada Sistem Hidroponik Wick Banu, Luluk Syahr; Suryani, Suryani; Wahyuningrum, Maria Aditia
JURNAL PERTANIAN Vol 14, No 2 (2023): jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v14i2.3756

Abstract

Anggrek merupakan tanaman hias yang saat ini mulai banyak dibudidayakan secara hidroponik. Jenis Anggrek yang banyak dikembangkan secara hidroponik adalah varietas anggrek Dendrobium. Namun, budidaya anggrek secara hidroponik mengalami bebrbagai permasalahan terutama pada jenis media tanam yang sesuai digunakan dalam hidroponik. Tujuan penelitian ini ialah mengenai respon beberapa varietas anggrek Dendrobium terhadap jenis media tanam pada system hidroponik wick. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Penelitian ini terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah media tanam (M) terdiri dari dua taraf yaitu : M1 = Akar pakis dan kaliandra plus arang; M2 = sabut kelapa dan pakis plus arang; Faktor kedua adalah varietas dendrobium (V) terdiri dari 3 varietas yaitu : V1 = Stratiotes; V2 = Wangleng; V3 = Sculeri Undulatum. Ulangan yang dipakai adalah tiga kali. Parameter yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), pertambahan panjang akar (cm). Hasil penelitian didapatkan terdapat pengaruh nyata pada semua perlakuan varietas dan media tanam pada semua parameter pengamatan. Media tanam akar sabut dan akar pakis pada budidaya tanaman anggrek Dendrobium secara hidroponik wick yang memberikan pertumbuhan paling baik. Varietas stratiotes tanaman anggrek Dendrobium memberikan respon paling baik terhadap media tanam secara hidroponik wick serta terdapat interaksi antara kombinasi media tanam dengan varietas anggrek Dendrobium pada sistem hidroponik wick Kata kunci : anggrek, varietas Dendrobium, media tanam, hidroponik system wick
Pembuatan Arang Aktif Kultur Jaringan Dari Pelepah Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Dengan Berbagai Aktivator Astuti, Cindy Sri; Azmi, Yudia; Febrianti, Febrianti
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i2.3778

Abstract

Palm fronds are widely available and have not been widely used. After being used, palm fronds can be processed into activated charcoal products. Activated charcoal can be used as an additive in tissue culture media which functions to remove toxic compounds. The aim of this research is to produce activated charcoal from oil palm fronds and commercial tissue culture with materials that meet the Indonesian National Standard (SNI 06-3730-1995) and to determine the type of activator that is suitable for making tissue culture. . Activated charcoal meets Indonesian national standards (SNI 06-3730-1995). The research design used was RAL with three treatments and three samples, namely A1 (5% NaCl solution activator), A2 (100% starfruit juice activator) and A3 (9% H3PO4 solution activator). The parameters observed were charcoal availability, humidity, ash, volatile matter and iodine absorption capacity. Research has shown that A3 (palm fronds activated with 9% H3PO4) can be used as activated charcoal. The correct treatment in this study was A3 with 9% H3PO4 activator. Palm frond activated charcoal contains 9% H3PO4 activator, 37.3% water content, 9.6% ash, 20.8% valuable substances and iodine absorption capacity of 742.4337mg/g. Keywords : Activated Charcoal, H3PO4, NaCl, Oil Palm Frond, Star Fruit Ekstract
Analisis Impor Daging Sapi di Indonesia Tahun 1993-2022 Radiv, Bagus Amnur; Indah, Pawana Nur; Atasa, Dita
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i2.4193

Abstract

Indonesia masih bergantung pada pangan dari negara lain. Hal ini dibuktikan dengan impor pangan yangterus meningkat setiap tahunnya. Konsumsi daging sapi secara nasional mengalami permintaan cukuptinggi karena jumlah penduduk yang terus mengalami peningkatan. Peningkatan konsumsi daging sapimengakibatkan meningkatnya permintaan yang membuat Indonesia belum bisa memenuhi kebutuhanpermintaan daging sapi. Sehingga, Indonesia melakukan impor daging sapi guna memenuhi kebutuhanMasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan impor, produksi, konsumsi,harga daging sapi lokal dan luar negeri, serta nilai tukar dan menganalisis pengaruh produksi, konsumsi,harga daging sapi lokal dan luar negeri, serta nilai tukar terhadap volume impor daging sapi Indonesia.Metode untuk menganalisis data yaitu regresi linier berganda dengan model Error Correction Model(ECM). Hasilnya dari model ECM menunjukkan bahwa estimasi hubungan dari jangka panjang denganvariabel produksi daging sapi dan nilai tukar memberikan dampak negatif terhadap impor daging sapi. Disisi lain, harga daging sapi lokal memberikan dampak positif terhadap impor daging sapi Indonesia.Sedangkan, pada jangka pendek menunjukkan bahwa hubungan antara produksi daging sapi, hargadaging sapi lokal, dan nilai tukar berdampak negatif terhadap impor daging sapi. Hasilnya dari uji Fmenunjukkan p-value = 0,00000 < α = 0,05, R2 yang dihasilkan sebesar 0,837766 artinya variabelkonsumsi, produksi, harga lokal dan luar negeri serta nilai tukar berpengaruh signifikan terhadapvariabel impor daging sapi Indonesia yaitu 83,3%. Sementra, variabel lainnya yang tidak dimasukkan kedalam regresi yaitu sebesar 16,7%.Kata Kunci: impor, daging sapi, ECM
Niat Adopsi Kartu Tani oleh Petani di Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Ekandini, Syafira Andrastea; Widayanti, Sri; Yektiningsih, Endang
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i1.3922

Abstract

Pupuk adalah salah satu sarana produksi pertanian yang dibutuhkan oleh petani. Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuat program Kartu Tani yang menjamin ketersediaan pupuk dengan harga yang sesuai ketetapan pemerintah. Petani di Kecamatan Krian, Sidoarjo sudah mendapatkan Kartu Tani namun pelaksanaan program kartu tani yang dilakukan di Kecamatan Krian masih mengalami permasalahan yakni belum berlakunya program kartu tani hingga saat ini dan juga pengetahuan tentang kartu tani yang diperoleh petani masih sangat minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku terhadap niat adopsi kartu tani oleh petani di kecamatan Krian kabupaten Sidoarjo. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 95 petani di Kecamata Krian, SIdoarjo. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode Structural Equation Modelling (SEM) menggunakan Partial Least Suare (PLS). Hasil penelitian ini seluruh variabel eksogen dalam penelitian ini yang terdiri dari sikap terhadap perilaku (X1), norma subjektif (X2), dan kontrol perilaku (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel endogen yaitu niat adopsi Kartu Tani (Y) oleh petani di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.
Strategi Pengembangan Kawasan Agrowisata Petik Apel Kelompok Tani Makmur Abadi (KTMA) Kota Batu Aprianti, Cyntia Salsabilla; Mubarokah, Mubarokah; Yuliati, Nuriah
JURNAL PERTANIAN Vol 14, No 2 (2023): jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v14i2.3290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi anggota kelompok tani, persepsi wisatawan yang berkunjung, mengidentifikasi faktor internal dan ekternal agrowisata, serta mengalisis strategi pengembangan Agrowisata Petik Apel Kelompok Tani Makmur Abadi (KTMA). Lokasi penelitian ditentukan dengan teknik Purposive. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) persepsi anggota kelompok tani mendapat nilai rata-rata 3,90 dengan kategori setuju, 2) persepsi wisatawan mendapat nilai rata-rata 3,83 dengan kategori setuju, 3) agrowisata petik apel KTMA berada pada kuadran II (dua), sehingga strategi yang cocok diterapkan adalah strategi diversifikasi yang dapat dilakukan dengan cara 1) meningkatkan kualitas agrowisata dengan ciri khas tersendiri, (2) meningkatkan kinerja kru agrowisata, (3) menambah keragaman produk dengan mutu terbaik, (4) memperhatikan pengaturan jarak tanam buah apel, (5) Bergabung dengan instansi pariwisata kota Batu untuk kegiatan promosi, (6) melakukan kerjasama dengan badan konversasi SDA, dan (7) melakukan penawaran harga special pada hari-hari tertentu.
Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreotus) Pada Berbagai Komposisi Media Tanam Menggunakan Konsep Urban Farming Nurjasmi, Reni; Banu, Luluk Syahr
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i2.4499

Abstract

Jamur tiram putih merupakan bahan pangan yang kaya nutrisi serta mengandung polisakarida bioaktif yang berkhasiat sebagai antiviral, antitumor, dan antibakteri. Media tanam yang umumnya digunakan adalah serbuk gergaji tetapi hanya tersedia pada daerah yang terdapat pengolahan kayu. Untuk mengantisipasi kelangkaan serbuk gergaji maka perlu dicari bahan alternatif lain, salah satunya adalah jerami padi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih serta komposisi media tanam terbaik. Penelitian dilakukan di Kelurahan Gandaria Utara Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada April sampai dengan Oktober 2023. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor yaitu komposisi media tanam terdiri dari 5 taraf yaitu 85% serbuk gergaji + 10% dedak + 5% kapur (T1), 85% jerami padi + 10% dedak + 5% kapur (T2), 75% serbuk gergaji + 10% jerami padi + 10% dedak + 5% kapur (T3), 65% serbuk gergaji + 20% jerami padi + 10% dedak + 5% kapur (T4), dan 55% serbuk gergaji + 30% jerami padi + 10% dedak + 5% kapur (T5), setiap perlakuan diulang sebanyak 4 ulangan. Variabel penelitian meliputi laju pertumbuhan miselium, waktu kemunculan primordia, jumlah dan berat badan buah.  Media tanam berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan miselium, waktu kemunculan primordia, jumlah dan berat badan buah jamur. Media tanam terbaik adalah 85% serbuk gergaji + 10% dedak + 5% kapur (T1) namun berbeda tidak nyata dengan perlakuan 75% serbuk gergaji + 10% jerami padi + 10% dedak + 5% kapur (T3). Kata Kunci:  jarum tiram putih, serbuk gergaji, jerami padi, urban farming
Pengaruh Limbah Udang dan Arang Sekam dalam Formula Pupuk Lepas Lambat Urea-Organik Terhadap Pelepasan dan Serapan N di Lahan Marginal Mansyur, Nur Indah; Sembiring, Rocky Juliansen; Nur Ilham, M. Alif
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i1.3876

Abstract

Urea merupakan pupuk pupuk anorganik sumber nitrogen yang banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan hara nitrogen bagi tanaman. Disisi lain urea memiliki kekurangan yaitu mudah hilang baik melalui pencucian maupun penguapan menyebabkan ketersediaannya menjadi rendah, sekitar 30-40%. Untuk mengurangi kehilangan unsur hara N dari urea maka perlu dibuat modifikasi dalam formula pupuk N-lepas lambat (PLL) dengan menggunakan bahan organic sebagai pendukung formula. Penelitian ini bertujuan untuk menguji formula pupuk N lepas lambar Urea-organik  dalam melepaskan unsur hara N di tanah marginal. Penelitian dilaksanakan dengan 2 tahapan penelitian yang saling berkaitan, yaitu  Tahap 1. Uji pelepasan N dari PLL Urea-organik, percobaan inkubasi RAL 7 formula PLL (P1: urea-limbah udang 1:1, P2: urea-limbah udang 1:2,5, P3: urea-limbah udang 1:5, P4: urea-arang sekam 1:1, P5: urea-arang sekam 1:2,5, P6: urea-arang sekam 1:5, kontrol (K): Urea. Pengambilan data berdasarkan lama inkubasi 0, 7, 14, 21, 28, 35, 42, 49, 52 hari.  Tahap 2. Uji Serapan N PLL Urea-organik oleh Jangung, percobaan lapangan terdiri dari 6 takaran PLL formula urea-limbah udang (F0: Tanpa pupuk, F1: Urea 4,5,  F2: PLL 20, F3: PLL 40,  F4: PLL 60,  dan F5: PLL 80 gr/polybag). Pengamatan dilakukan terhadap tanah, tanaman dan serapan hara N oleh Jagung.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah udang dan arang sekam sangat baik sebagai bahan pendukung formula PLL urea-organik. Formula urea-organik 1:5 (P3 dan P6) sangat baik dalam mengontrol pelepasan NH4+. Formulasi urea-limbah udang 1:5 (P3) sangat baik  mengontrol pelepasan NH4+ berdasarkan persamaan kinetika First order. Serapan hara nitrogen tertinggi diperoleh pada aplikasi PLL formula urea-limbah udang 1:5 (F5).Kata Kunci : PLL, Arang Sekam, Limbah udang , NH4+
Karakteristik Fisika Tanah Pada Beberapa Lahan Budidaya Tanaman Hortikultura Lahan Marginal Mansyur, Nur Indah; Antonius, Antonius; Titing, Deny
JURNAL PERTANIAN Vol 14, No 2 (2023): jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v14i2.3779

Abstract

Pertumbuhan dan produksi tanaman hortikultura sangat dipengaruhi oleh kesuburan tanah. Pada daerah dengan suhu dan curah hujan tinggi seperti Tarakan, umumnya lahan untuk budidaya hortikultura memiliki kesuburan kimia dan biologi tanah yang rendah. Peranan kesuburan tanah dalam mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman hortikultura merupakan satu kesatuan dari peranan sifat sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik fisika tanah pada beberapa lahan budidaya hortikultura sebagai arahan pengelolaan  kesuburan tanah di Tarakan. Merupakan penelitian non eksperimen, menggunakan metode survey dengan objek utama penelitian adalah sifat fisik tanah. Data penelitian kualitatif dan kuantitaif yang diperoleh dideskripsikan berdasarkan kriteria sifat fisika tanah. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa tekstur tanah pada semua lahan budidaya hortikultura di dominasi oleh lempung berpasir, nilai BJ antara 1.50-2.08 g/cm3 BV antara 1.23-1.76 g/cm3, porositas tanah antara 6.20%-18.82%, kelas permeabilitas tanah tergolong lambat dan agak lambat (0,31 dan 1,77 cm/jam).Kata Kunci : Tektur tanah, porositas, permeabilitas, hortikultura