cover
Contact Name
hendra
Contact Email
hendra@urindo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
yeny.sulistyowati@urindo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah RESPATI
ISSN : 14117126     EISSN : 26229471     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Respati (JIR) dengan e-ISSN : 2622-9471 diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Jurnal Ilmiah Respati ini terbit dua kali setiap tahun, yakni pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
Pertumbuhan Tanaman Caisim dan Daun Bawang Dengan Pemberian Dosis Kompos Kulit Bawang Merah Sistem Polikultur Se Sina, Hubertus; Nurjasmi, Reni; Wahyuningrum, Maria Aditia
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i2.4545

Abstract

Teknik menanam menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan dan waktu yang sama disebut polikultur. Salah satu metode polikultur yang dapat diterapkan di lahan sempit adalah polikultur dalam polibag. Polikultur dalam polibag jika dikombinasikan dengan kompos limbah kota akan memberi dampak positif terhadap lingkungan, ketersediaan pangan, dan perekonomian masyarakat perkotaan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis kulit bawang merah terhadap tanaman caisim dan daun bawang sistem polikultur. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Respati Indonesia pada Februari sampai dengan Agustus 2023 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu dosis kompos kulit bawang merah dan lima perlakuan (kontrol, 50 gram, 100 gram, 150 gram dan 200 gram). Paramater yang diamati adalah pertumbuhan dan produksi tanaman caisim (tinggi tanaman dan bobot basah) serta pertumbuhan dan produksi tanaman daun bawang (tinggi tanaman, jumlah anakan, dan bobot basah). Analisis penelitian menggunakan analisis of varians (ANOVA), dan jika berbeda nyata akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara perlakuan dengan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis kompos kulit bawang merah berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman caisim pada 1 MST, 5 MST, dan 6 MST. Perlakuan yang menghasilkan tinggi tanaman caisim terbaik adalah dosis kompos kulit bawang merah 150 gram/polibag (1MST) yaitu 3,88 cm, 200 gram/polibag (5 MST) yaitu 23,88 cm, dan 100 gram/polibag (6 MST) yaitu 30,25 cm. Kata kunci: Pertanian Perkotaan, Polikultur, Kompos, Kulit Bawang Merah, Tanaman Caisim, Tanaman Daun Bawang
Pengaruh Citra Merek, Promosi, dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Produk UMKM Bumbu Rujak Manis Cak Mimin Maharani, Clara Sita; Amir, Indra Tjahaja; Wijayati, Prasmita Dian
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i1.3643

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia saat ini semakin berkembang pesat sehingga membuat persaingan usaha atau bisnis akan semakin ketat. Para pelaku usaha dituntut untuk dapat berinovasi dengan menyesuaikan selera dan kebutuhan konsumen supaya konsumen dapat merasa puas. Citra merek, promosi, dan kualitas produk merupakan bagian dari faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik konsumen yang pernah membeli dan mengonsumsi bumbu rujak manis Cak Mimin dan mengetahui pengaruh citra merek, promosi, dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen pada produk bumbu rujak manis Cak Mimin. Metode penelitian yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Data primer dikumpulkan melalui wawancara kepada owner Cak Mimin dan kuisioner dengan sampel sebanyak 100 responden yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Hasil analisis deskriptif karakteristik konsumen menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen berjenis kelamin perempuan, berusia 17-25 tahun, bertempat tinggal di Surabaya, pendidikan sarjana dan SMA/SMK, bekerja sebagai wiraswasta dan pelajar dan berpenghasilan rendah dan menengah, serta frekuensi pembelian 1-2 kali. Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen (p=0,001). Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen (p=0,017). Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen (p=<0,001).
Edible Film dari Campuran Pati Batang Kelapa Sawit Termodifikasi dan Tapioka dengan Penambahan Ekstrak Buah Senduduk (Melastoma malabathricum) Mutia, Reiza; Prendika, Wimpy; Yunita, Imelda
JURNAL PERTANIAN Vol 14, No 2 (2023): jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v14i2.3407

Abstract

Pati batang kelapa sawit yang dimodifikasi dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan edible film. Edible film dimodifikasi dengan penambahan ekstrak buah senduduk sehingga dapat digunakan sebagai bioindikator perubahan pH dalam pengemasan produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik edible film yang dihasilkan, mendapatkan konsentrasi ekstrak buah senduduk yang optimum dan mempelajari pengaruh variasi pH terhadap perubahan warna edible film. Perlakuan konsentrasi ekstrak buah senduduk yang digunakan yaitu 5%, 10%, dan 15% (v/v dari larutan edible film). Karakteristik edible film yang diuji, meliputi: ketebalan (thickness), kekuatan tarik (tensile strength), pemanjangan saat putus (elongation at break) dan perubahan warna pada larutan pH 1 – 12. Berdasarkan hasil uji ANOVA pada taraf 5% didapatkan bahwa konsentrasi ekstrak buah senduduk mempengaruhi parameter kekuatan tarik, tetapi tidak berpengaruh terhadap parameter ketebalan dan pemanjangan saat putus. Perlakuan konsentrasi 5% (v/v) merupakan perlakuan terbaik yang menghasilkan ketebalan 0,195 mm; kekuatan tarik 6,22 Mpa; dan pemanjangan saat putus 25,00%. Perlakuan konsentrasi 5% (v/v) juga menunjukkan perubahan warna yang baik sesuai pH larutan yang diujikan.
Pengaruh Pemberian Konsentrasi Paclobutrazol dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terong Ungu (Solanum Melongena L.) Saraswati, Anita Dwi; Sulistyono, Agus; Triani, Nova
JURNAL PERTANIAN Vol 14, No 2 (2023): jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v14i2.3203

Abstract

Tanaman terong ungu banyak digemari oleh masyarakat karena memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Seiring bertambahnya permintaan pasar, maka ketersediaan buah terong ungu dituntut agar bermutu dan produktivitasnya meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi paclobutrazol dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong ungu. Penelitian ini dilaksanakan di Stasiun Agroklimatologi Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur pada bulan Maret 2023 – Juni 2023 dengan menggunakan polybag. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor dan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi paclobutrazol (K) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan, yaitu 0 ppm (K0), 100 ppm (K1), 150 ppm (K2), dan 200 ppm (K3). Sedangkan, faktor kedua adalah dosis pupuk NPK (D) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan, yaitu 30 g/tanaman (D0), 40 g/tanaman (D1), dan 50 g/tanaman (D2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi konsentrasi paclobutrazol 150 ppm + 40 g/tanaman pupuk NPK dapat meningkatkan jumlah buah total per tanaman dan bobot buah total per tanaman. Kata kunci: Paclobutrazol, Pupuk NPK, Terong Ungu
Efek Media Tali Penghubung Antar Pohon Terhadap Aktivitas Semut Predator Oecophylla smaragdina Pada Tanaman Buah Rahim, Abdul; Irwansyah, Irwansyah; Nurmaisah, Nurmaisah
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i2.4291

Abstract

Proses perpindahan koloni semut predator O. smaragdina menggunakan media tali merupakan salah satu upaya konservasi musuh alami pada areal tanaman buah. Penelitian ini bertujuan menguji efek jenis dan panjang tali, serta hubungan jenis dan panjang tali sebagai media penghubung antar pohon terhadap aktivitas semut predator. Penelitian dilakukan pada kondisi semi lapang dan lapang yang terdiri dari 3 unit percobaan yakni tali rafia dan tali tambang, dengan masing-masing panjang 1, 3, dan 5 m. Setiap unit percobaan di ulang sebanyak 4 kali. Pengujian lapang dilakukan dengan memindahkan koloni melalui media tali dari pohon yang terdapat sarang semut ke pohon yang tidak ditemukan semut predator. Aktivitas semut diukur berdasarkan ada dan tidaknya aktivitas semut pada media tali pada area yang ditentukan. Serta, pada pengujian lapang diamati pula jumlah koloni yang berpindah ke pohon lainnya. Analisis perbandingan menggunakan Uji Wilcoxon dan Analisis Kontigensi, sedangkan analisis hubungan menggunakan Analisis PCA dan Regresi Logisctic Ordinal. Hasil penelitian menunjukkan jenis tali tidak berpengaruh pada kondisi semi lapang, namun hubungan jenis tali tambang dengan predator lebih erat dibandingkan dengan tali rafia. Pada pengujian lapang menunjukkan panjang dan jenis tali mempengaruhi aktivitas semut predator. Terdapat kecendrungan semakin panjang tali meningkatkan aktivitas semut predator. Jumlah sarang yang terbentuk pada pohon tujuan perpindahan mencapai 7 sarang dari 4 pohon dengan komposisi 352 telur, 16 larva, 904 kasta non reproduktif, dan 1 ratu (kasta reproduktif). Faktor suhu, kelembapan, dan kejadian hujan juga cenderung mempengaruhi aktivitas semut predator O. smaragdina
Analisis Kelayakan Usaha Ayam Ras Petelur (Studi Kasus Pada CV. Bumi Pratama Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun) Prasetyo, Fitriano; Harya, Gyska Indah; Atasa, Dita
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i1.3832

Abstract

Beberapa permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini antara lain adalah berapa besar biaya, penerimaan, pendapatan dan bagaimana kelayakan finansial dari usaha ayam ras petelur di CV. Bumi Pratama. Riset penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besar biaya, penerimaan, pendapatan dan menganalisis kelayakan finansial dari usaha peternakan ayam ras petelur CV. Bumi Pratama. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif serta menggunakan data runtut waktu (time series). Sumber data yang digunakan melalui wawancara dari pemilik usaha ayam ras petelur dan literatur yang sudah teruji. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis R/C Ratio, analisis NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate Of Return) dan analisis PP (Payback Period). Hasil penelitian (1) pada analisis pendapatan dari peternakan Bumi Pratama memiliki Biaya total yang dikeluarkan pada di Bumi Pratama Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun selama 5 tahun yaitu sebesar Rp 1.035.415.750. Total Penerimaan yang diperoleh peternak sebesar Rp 1.672.200.000 dan Total Pendapatan yang didapat oleh peternak sebesar Rp 829.275.750. (2) Analisis kelayakan aspek finansial pada usaha ternak ayam petelur menunjukkan bahwa nilai Revenue/Cost ratio (R/C) 1,77 > 0, Net Present Value (NPV) Rp 121.292.238,10> 0, Internal Rate of Return (IRR) 49%, dan Payback Period (PP) yaitu 2,87 atau waktu pengembalian investasi selama 2 tahun 9 bulan, maka dapat disimpulkan bahwa Bumi Pratama Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun selama 5 tahun layak untuk dilaksanakan.Kata kunci: Kelayakan, ayam ras petelur.
Efisiensi Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) Secara Enzimatis Menggunakan Nanas dan Pepaya Lokal Kalimantan Utara Nurjannah, Nurjannah; Kartina, Kartina; F.T. Sila, Novitasari; Titik, Titik
JURNAL PERTANIAN Vol 14, No 2 (2023): jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v14i2.3409

Abstract

Pengolahan kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan alternatif yang potensial untuk dikembangkan di Kalimantan Utara mengingat produksi kelapa di daerah tersebut cukup tinggi. VCO dapat dibuat dengan teknik enzimatis menggunakan enzim proteolitik yang mampu menghidrolisis ikatan peptida pada emulsi santan sehingga menjadi minyak. Enzim proteolitik yang telah teruji dalam pembuatan VCO ialah jenis enzim bromelin dan papain. Pada penelitian ini VCO dibuat dari kelapa dengan memanfaatkan buah nanas dan pepaya dari komoditas lokal Kalimantan Utara, untuk mengetahui jumlah enzim dan lama waktu inkubasi yang diperlukan untuk menghasilkan VCO dengan nilai rendemen dan kualitas yang tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama sumber enzim yang terdiri dari sari buah nanas 30% (N1), sari buah nanas 50% (N2), pepaya 30% (N3) dan 50% (N4). Faktor kedua ialah waktu inkubasi (P) yang terdiri dari 12 jam (P1), 24 jam (P2) dan 36 jam (P3). Pembuatan VCO menggunakan buah nanas dan pepaya mampu menghasilkan rendemen yang lebih tinggi sehingga efisiensi produksi dapat ditingkatkan. Rendeman paling tinggi dihasilkan pada perlakuan N2P3 (perlakuan sari buah nanas 50% + inkubasi 36 jam) dengan nilai rendemen sebesar 41%. Rata-rata nilai rendemen tertinggi dihasilkan pada penggunaan buah nanas yaitu sebesar 25%. Namun penggunaan buah nanas sebagai sumber enzim mempengaruhi karakteristik fisik VCO yang dihasilkan seperti aroma dan warna. Sedangkan penggunaan buah pepaya tidak mempengaruhi karakteristik fisik VCO yang dihasilkan. Nilai kadar air VCO dengan metode enzimatis masih belum memuaskan, yaitu berkisar antara 0,8-1,2%, nilai ini belum memenuhi standar SNI VCO yang mensyaratkan maksimal kadar air sebesar 0,2%. Kata kunci: VCO; nanas; pepaya; bromelin; papain; enzimatis
Pemupukan K Pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Melalui Uji Tanah di Tanah Ultisol Lestari, Indarti Puji
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i2.4569

Abstract

Tujuan penelitian untuk menentukan dosis pupuk K tanaman bawang merah di tanah Ultisol melalui uji tanah, dengan pendekatan lokasi tunggal. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahap yaitu pembuatan status hara K  dari sangat rendah sampai sangat tinggi (0X, 1/4X, 1/2X, 3/4X, dan X), X merupakan nilai erapan hara K tertinggi, sebesar 509.6 kg K2O ha-1. Hara K diinkubasi selama tiga bulan, dilanjutkan pengambilan sampel tanah pada masing-masing petak untuk analisis kadar K tanah. Selanjutnya tahap Uji korelasi K dilaksanakan di rumah kaca menggunakan rancangan lingkungan acak lengkap (RAL) 5 ulangan. Tahap berikutnya  pengujian kalibrasi di lapangan menggunakan rancangan perlakuan Split Plot Design yang disusun dengan rancangan lingkugan acak kelompok (RAK) 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batas selang ketersediaan hara K terekstrak Mechlich I adalah sangat rendah (< 126 ppm K), rendah (126 - < 225 ppm K), sedang (225 - < 463 ppm K), tinggi dan sangat tinggi (≥ 463 ppm K). Kebutuhan kalium untuk tanaman bawang merah di tanah ultisol pada kelas ketersediaan hara  rendah dan sedang adalah 498 kg K2O ha-1 dan 338 kg K2O ha-1 untuk mencapai hasil maksimum, 401 kg K2O ha-1 dan 272 kg K2O ha-1 untuk mencapai hasil optimum. Kata kunci: pemupukan K, bawang merah, tanah ultisol
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Impor Gula di Indonesia Tahun 1992-2022 Anggraeni, Nimas Rizki Tri; Mubarokah, Mubarokah; Widayanti, Sri
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i1.3714

Abstract

This research aims to determine the development of sugar imports in Indonesia and to analyze the influence of sugar production, sugar consumption, domestic sugar prices, international sugar prices, and the rupiah exchange rate on sugar imports in Indonesia in 1992-2022. This research is quantitative research and uses time series data. The data sources used were obtained from the Central Statistics Agency, Ministry of Agriculture, Ministry of Trade and several related studies. The analysis model used is development trend analysis and ECM (Error Correction Model). The results of research (1) in trend analysis in 1992-2022 obtained the equation Y = 2,317,827.5 + 174,230x showing that the average development of the volume of sugar imports was 2,317,827.5 tons and each year there was an average increase in sugar imports amounting to 174,230 tons. (2) Results of Multiple Linear Regression analysis of the ECM Model in the long term and short term. The variables that show a significant positive effect on sugar imports are domestic sugar prices and international sugar prices, while other variables such as sugar production, sugar consumption and the rupiah exchange rate show a positive effect. insignificant to sugar imports in 1992-2022.
Karakteristik Pelapisan Urea dengan Metode Slow Release Fertilizer Menggunakan Stearin-Parafin Febrianti, Febrianti; Arrozi, Nursyam; Fitria, Indri Nur
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i1.3703

Abstract

Pemupukan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Efisiensi unsur nitrogen (N) dari pupuk urea cukup kecil karena bersifat higroskopis dan mudah larut dalam air sehingga mudah hilang saat pengaplikasian. Cara untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk urea yaitu menggunakan metode slow release fertilizer (SRF). Pelapisan atau coating merupakan salah satu teknik SRF untuk menurunkan kecepatan pelepasan zat hara pada pupuk. Penggunaan minyak atau lemak sebagai bahan baku coating urea memiliki keuntungan yaitu memiliki sifat hidrofobik, sehingga mampu menghambat interaksi antara uap air dengan pupuk. Bahan coating yang digunakan adalah stearin yang mengandung kadar asam lemak bebas (ALB) tinggi yang dikombinasikan dengan parafin. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan perlakuan terbaik komposisi bahan coating untuk menghasilkan pupuk urea SRF. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 5 taraf perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan penelitian terdiri dari perbandingan stearin dan parafin yaitu: C1= 20%:80%, C2= 40%:60%, C3=50%:50%, C4= 60% : 40% dan C5= 80%:20%. Parameter yang diamati yaitu analisa kadar ALB stearin, morfologi granula, daya serap air dan udara bebas, uji perendaman, pengaruh pH terhadap kelarutan pupuk coating serta uji mikrografis lapisan yang terbentuk pada permukaan dan patahan pupuk SRF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya perlakuan C5 yang tidak bisa membentuk granular. Perlakuan C2= 40%:60% merupakan perlakuan terbaik yang berpengaruh terhadap parameter perendaman selama 60 hari. Secara mikrografis, penambahan bahan pelapis terlihat pada permukaan dan patahan pupuk urea SRF sehingga mampu membuat pupuk urea SRF tidak mudah larut.