cover
Contact Name
hendra
Contact Email
hendra@urindo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
yeny.sulistyowati@urindo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah RESPATI
ISSN : 14117126     EISSN : 26229471     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Respati (JIR) dengan e-ISSN : 2622-9471 diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Jurnal Ilmiah Respati ini terbit dua kali setiap tahun, yakni pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
Kajian Stadia Kematangan dan Jenis Kemasan Selama Pengangkutan Terhadap Mutu Buah Belimbing (Averrhoa Carambola) Sumiasih, Inanpi Hidayati; Nurainani, Nurainani
JURNAL PERTANIAN Vol 14, No 2 (2023): jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v14i2.2905

Abstract

Belimbing merupakan salah satu buah yang mudah mengalami kerusakan, sehingga diperlukan upaya dalam penanganan pascapanen yang baik. Salah satu upaya penanganan pascapanen yaitu dengan cara pemanenan pada stadia kematangan yang tepat dan dilakukan pengemasan dengan jenis kemasan yang sesuai. Panen pada stadia kematangan dan jenis kemasan yang tepat sangat menentukan mutu buah belimbing. Karena jarak transportasi pasar untuk pengiriman berbeda, sehingga stadia kematangan dan jenis kemasan yang tepat sangat dibutuhkan buah belimbing agar aman sampai ke tempat tujuan akhir/konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan stadia kematangan dan jenis kemasan yang tepat pada buah belimbing untuk mempertahankan mutu buah selama distribusi. . Buah belimbing dipetik di kebun Attaqie Farm Tuban, Jawa Timur dan perlakuan dilaksanakan di Laboratorium Pascapanen, Universitas Trilogi. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dua faktor. Faktor pertama yaitu Stadia kematangan terdiri atas 2 taraf yaitu: Stadia kematangan 4 dan stadia kematangan 5. Faktor kedua adalah jenis pengemasan terdiri atas 4 taraf yaitu: kemasan kardus (pemisah buah berupa kertas koran), kemasan kardus (pemisah buah berupa kertas koran dan Foamnet), kemasan keranjang (pemisah buah berupa kertas koran), Keranjang (pemisah buah berupa kertas koran dan Foamnet). Ulangan dilakukan sebanyak 3 kali. Peubah-peubah yang diamati meliputi persentase kerusakan, skoring warna, skoring penampilan, persentase susut bobot, dan persentase kerusakan selama distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Stadia kematangan 4, dengan menggunakan kemasan keranjang (pemisah buah berupa kertas koran dan Foamnet) dengan akhir masa simpan 6 hari setelah panen adalah perlakuan terbaik dengan nilai persentase kerusakan sangat baik (Kulit dan sirip belimbing mulus (0% - 10%)); persentase susut bobot yang masih tergolong rendah yaitu 0% sampai 10%; warna yang ditunjukkan adalah kuning; dan skoring penampilan dengan nilau 3.83 yang berarti menarik.
Penggunaan Metode Gelombang Mikro dalam Pengendalian Patogen Terbawa Benih Jagung Manis (Zea Mays Saccharata) Sarjani, Alvita Sekar; Hairani, Putri Mian; Endrawati, Tri
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i2.4412

Abstract

Infeksi cendawan patogen pada jagung bisa terjadi secara langsung atau melalui benihnya. Selain itu, cendawan patogen pada benih yang tumbuh dapat menyebabkan penyakit selama perkecambahan atau pada tanaman dewasa, yang berdampak pada penurunan hasil produksi. Sehingga perlu inovasi dalam pengendalian patogen terbawa benih salah satunya dengan menggunakan gelombang mikro. Gelombang mikro mencakup frekuensi antara 300 MHz dan 300 GHz dalam spektrum gelombang elektromagnetik, yang diterapkan dalam teknologi sterilisasi melalui prinsip pemanasan dielektrik. Aplikasi praktis gelombang mikro pada benih meliputi pengendalian patogen terbawa benih dan pemeliharaan mutu fisiologis benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas gelombang mikro dalam sterilisasi benih serta pengaruhnya terhadap kualitas fisiologis benih jagung manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2015 dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dua faktor dengan empat ulangan. Faktor pertama adalah kondisi benih, yang terdiri dari empat kategori: benih baru dengan kadar air rendah, benih baru dengan kadar air tinggi, benih lama dengan kadar air rendah, dan benih lama dengan kadar air tinggi. Faktor kedua adalah durasi pemanasan dengan gelombang mikro, yang terdiri dari lima perlakuan: 0, 10, 20, 30, dan 40 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanasan benih jagung menggunakan gelombang mikro menghasilkan efek yang bervariasi terhadap viabilitas benih. Selain itu, penggunaan gelombang mikro belum berhasil menekan pertumbuhan cendawan pada benih jagung, karena masih banyak cendawan yang tumbuh saat benih dikecambahkan. Kata Kunci : jagung, pathogen, terbawa benih, gelombang mikro
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Padi Desa Wonorejo Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri Yasintya, Dwi Meilani; Mubarokah, Mubarokah; Wijayati, Prasmita Dian
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i3.4414

Abstract

Padi merupakan komoditas penghasil beras yang sering dikonsumsi masyarakat di Indonesia selain jagung, dan umbi-umbian. Desa Wonorejo merupakan salah satu desa penyumbang hasil produksi pertanian khususnya tanaman padi yang berlokasi di Kecamatan Kunjang. Produksi padi yang diusahakan petani mengalami masalah penurunan produksi padi sehingga usahatani perlu ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Sehingga pelaksanaan penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menganalisa mengenai penggunaan faktor-faktor produksi yang diduga dapat mempengaruhi produksi usahatani padi Kecamatan Kunjang tepatnya di Desa Wonorejo. Teknik penentuan sampel ditentukan secara Purposive Sampling dengan sampel yang digunakan berjumlah 69 petani. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dibantu menggunakan alat berupa kuesioner. Metode analisis untuk menjawab tujuan penelitian adalah analilis regresi linear berganda. Dari hasil pengujian diketahui bahwa faktor X1 (luas lahan), X2 (benih), X3 (pupuk), dan X4 (tenaga kerja) berpengaruh signifikan terhadap produksi padi. Namun, di sisi lain produksi padi tidak dipengaruhi secara signifikan oleh pestisida (X4) di Desa Wonorejo Kecamatan Kunjang.
Strategi Peningkatan Pendapatan Usahatani Jagung Lokal di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan Madura Suryani, Dewi Irma; Mubarokah, Mubarokah; Laily, Dona Wahyuning
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i3.4357

Abstract

Usahatani jagung lokal merupakan salah satu sumber pendapatan petani di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan Madura, namun pendapatan petani di daerah penelitian masih rendah sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan pendapatan pada usahatani jagung lokal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis besarnya pendapatan petani, serta merumuskan strategi dalam peningkatan pendapatan usahatani jagung lokal di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan Madura. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, metode pada tujuan pertama menggunakan analisis pendapatan, sementara tujuan kedua menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam satu kali panen jagung lokal dengan luas lahan rata rata 0,47 Ha dapat menghasilkan rata-rata produksi jagung lokal sebesar 1.262 kilogram dengan hasil pendapatan petani rata-rata yaitu Rp5.122.100. Selanjutnya pada strategi peningkatan pendapatan usahatani jagung lokal diperoleh strategi S-O yaitu strategi memaksimalkan seluruh kekuatan dan memanfaatkan peluang, strategi yang dapat digunakan yaitu bibit yang berkualitas serta kecocokan agroklimat untuk memaksimalkan produksi agar dapat memberikan keuntungan. Kata kunci: Pendapatan, Usahatani Jagung Lokal, SWOT
Pengaruh Konsentrasi Pupuk organik cair NASA terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kale Curly (Brassica oleracea Var. Sabellicia) Astuti, Puji; M. Sholihah, Siti; Banu, Luluk Syahr
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i3.5464

Abstract

Kale (Brassica oleracea var sabellicia) adalah jenis sayuran yang bernutrisi tinggi. Kale termasuk kelompok tanaman semusim berumur pendek dan tidak memerlukan areal yang luas sehingga memungkinkan dibudidayakan pada lahan yang terbatas dengan menggunakan polybag. POC NASA adalah salah satu jenis pupuk organik yang bisa diberikan ke daun dan tanah, mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair Nasa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Kale Curly (Brassica oleracea var sabellicia). dan mengetahui konsentrasi terbaik pupuk organik cair Nasa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Kale Curly (Brassica oleracea var sabellicia). Penelitian dilaksanakan di Kebun Bibit dan Laboratorium Lebak Bulus Jakarta Selatan pada bulan April 2023 sampai dengan Agustus 2023, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor dan diulang 5 kali. Dosis POC NASA yang terdiri atas lima perlakuan yaitu P0 (Kontrol), P1 (2 ml/l), P2 (4 ml/l), P3 (6 ml/l) dan P4 (8 ml/l). Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, dan berat basah tanaman Hasil penelitian menunjukkan pemberian konsentrasi POC NASA berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, dan berat basah tanaman. Pemberian dosis pupuk POC NASA 6 ml/l memberikan pertumbuhan dan produksi tanaman kale yang terbaik dibanding yang lain, meliputi tinggi tanaman (29,3 cm), jumlah daun (15,4 helai), panjang akar (16,3 cm) dan bobot basah (52,812 g). Kata kunci: Kale, POC NASA, Pertumbuhan, Produksi
Review Artikel : Potensi Actinomycetes Sebagai Antijamur Pada Suatu Tanaman Oktavianti, Alfina; Salsabilla, Isyana
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i3.4365

Abstract

Plant damage caused by phytopathogenic fungi is a serious issue in agriculture. Conventional approaches using synthetic pesticides have proven effective in controlling plant diseases but pose environmental and health problems and increase pathogen resistance to chemicals. Consequently, recent research focuses on developing environmentally friendly and effective biocontrol agents. Numerous studies highlight the potential use of microbial-based biocontrol agents, such as bacteria and fungi from the genera Streptomyces, Bacillus, and Pseudomonas, in protecting plants from diseases. Specifically, actinomycetes, a subgroup of bacteria that produce bioactive secondary metabolites, have been successfully utilized as biocontrol agents against phytopathogenic fungi and bacteria. This study employs a literature review method, searching through Google Scholar and PubMed with keywords such as Antifungal Activity, Actinomycetes, Phytopathogens, and Plant Biocontrol Agents. The results indicate that actinomycetes are widely used as antifungal agents in agriculture, possessing various antagonistic mechanisms against phytopathogenic fungi through secondary metabolites, host resistance induction, siderophores, and lytic enzymes. This review article examines the various mechanisms of actinomycetes as biocontrol agents in agriculture and their antagonistic roles against phytopathogenic fungi, presenting an alternative to the future use of synthetic fungicides
Studi Kelayakan Bisnis di UD. Budidaya Jamur Tiram Putih Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo Maghfiroh, Ariani; Indah, Pawana Nur; Syah, Mirza Andrian
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i3.4405

Abstract

Budidaya jamur tiram menunjukkan prospek ekonomi yang menggembirakan. Produk ini memiliki nilai komersial yang tinggi dan dapat dikelola dengan metode yang relatif sederhana. Tingginya permintaan masyarakat terhadap jamur tiram membuat produksi dalam skala besar menjadi suatu kebutuhan yang esensial. Selain memenuhi kebutuhan pasar, budidaya jamur tiram juga memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan bagi sejumlah warga lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek bisnis di UD. Budidaya Jamur Tiram Putih di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dengan fokus pada analisis biaya usaha, penerimaan, dan pendapatan. Metode penelitian yang dipakai ialah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data secara berkesinambungan dari waktu ke waktu. Data primer didapatkan melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha budidaya jamur tiram putih. Metode analisis yang diterapkan mencakup analisis pendapatan, Nilai Kini Bersih (NPV), Rasio Pendapatan terhadap Biaya (R/C), Rasio Manfaat terhadap Biaya (B/C), dan Periode Pengembalian Modal (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode lima tahun, UD. Budidaya Jamur Tiram Putih di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, mengeluarkan biaya total sebesar Rp404.141.050 dengan total pendapatan sebesar Rp. 1.845.260.000 dan total pendapatan usaha sebesar Rp1.441.118.950. Analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa Nilai Kini Bersih (NPV) sebesar Rp274.498.848 > 0, Rasio Pendapatan terhadap Biaya (R/C) sebesar 5,5>1, Rasio Manfaat terhadap Biaya (B/C) sebesar 4,2 > 1, dan Periode Pengembalian Modal (PP) adalah 1 tahun 8 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis budidaya jamur tiram putih di UD. Budidaya Jamur Tiram Putih di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dalam periode lima tahun, layak untuk diteruskan. Kata kunci: Studi Kelayakan Bisnis, Budidaya, Jamur Tiram Putih.
Pengaruh Pemberian Bahan Organik dan Trichoderma sp. pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) Kalimin, La Ode Radin Arsyahun; Dewanti, F. Deru; Wurjani, Widi
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i3.4389

Abstract

Seledri yang dikenal karena manfaat kesehatannya sering digunakan dalam pengobatan tradisional dengan daun organiknya yang populer dalam produk seperti jus sayuran dan salad. Bahan organik sangat penting untuk pertumbuhan tanaman yang berkelanjutan seperti menyediakan nutrisi, meningkatkan struktur tanah, dan memfasilitasi aktivitas mikroba bermanfaat. Interaksi simbiotik antara Trichoderma sp. dan bahan organik dapat meningkatkan kualitas kegiatan pertanian, mendorong aktivitas mikroorganisme, dekomposisi bahan organik, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kombinasi optimal antara bahan organik dan agen biologis Trichoderma sp. dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman seledri, mengevaluasi dampak signifikan dari bahan organik, dan mengidentifikasi perlakuan paling berpengaruh dari agen biologis Trichoderma sp. pada pertumbuhan dan hasil seledri. Rancangan penelitian meliputi dua faktor, pada perlakuan bahan organik terdiri atas empat faktor yaitu faktor pertama tanpa pemberian bahan organik (B0), faktor kedua pupuk kompos (B1), faktor ketiga pupuk kandang sapi (B2) dan faktor keempat pupuk kandang kambing (B3), untuk perlakuan Trichoderma sp. Terdiri atas empat faktor yaitu faktor pertama tanpa permberian Trichoderma sp. (T0), faktor kedua Trichoderma sp. 25g/polybag (T1), faktor ketiga Trichoderma sp. 50 g/polybag (T2) dan faktor keempat Trichoderma sp. 75 g/polybag (T3). Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bahan organik dan Trichoderma sp. memiliki efek positif signifikan pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot panen total. Pupuk kandang kambing terbukti paling efektif untuk tinggi tanaman dan bobot panen. Kombinasi pupuk kambing dan Trichoderma sp. 75 g/polybag memberikan hasil terbaik untuk jumlah daun, menunjukkan efek sinergis. Kata Kunci: Bahan organik, seledri, Trichoderma sp.
Formulasi dan Uji Antikoksidan Pada Sediaan Lip Balm Dari Ekstrak Kulit Buah Apel Fuji (Malus Domestica (Suckow) Borkh) Abbas, Zuyyinna Alya; Zahra, Aliya Azkia; Malau, Jekmal
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i3.4417

Abstract

Lip balm adalah kosmetik serbaguna yang menawarkan perlindungan dan hidrasi pada bibir, sekaligus meningkatkan kesehatannya secara keseluruhan. Kulit apel Fuji mengandung berbagai macam fitokimia, seperti antioksidan seperti phloridzin, asam klorogenat, katekin, dan quercetin. Quercetin memainkan peran penting dalam meningkatkan kadar antioksidan dan mengurangi kemungkinan berbagai penyakit. Penelitian ini menyelidiki apakah kulit apel dapat digunakan untuk membuat pelembab bibir antioksidan dengan khasiat yang diinginkan dan iritasi yang minimal. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat lip balm kulit apel Fuji termasuk minyak kakao, minyak bunga matahari, vaseline album, lilin lebah, gliserin, dan esensi apel. Lip balm mengandung konsentrasi yang berbeda yaitu 1%, 3%, dan 5%. Pemeriksaan sediaan meliputi evaluasi homogenitas, titik leleh, pH, daya sebar, kesukaan, dan iritasi. Formulasi lip balm dengan ekstrak kulit apel fuji telah lulus uji kualitas fisik dan uji iritasi, yang menunjukkan bahwa lip balm tersebut telah memenuhi parameter yang ditentukan. Namun, aktivitas antioksidan bahan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan ekstrak kulit apel yang dianggap sebagai antioksidan kuat (26,90 ppm) dan vitamin C yang juga sangat kuat (5,34 ppm). Pada formula 2, ekstrak 1% sebesar 8491,93 ppm, pada formula 3, 3% sebesar 8474,58 ppm, dan pada formula 4, 5% sebesar 8446,44 ppm. Kata kunci: Antioksidan, Kulit Buah Apel Fuji, Lip Balm
Review: Eksplorasi Bakteri Endofit Sebagai Sumber Antibiotik Baru Untuk Mengatasi Resistensi Hadjami, Diara Ravika; Aprianti, Afni
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i3.4385

Abstract

Kematian akibat resistensi antibiotik merupakan permasalahan serius di banyak negara, sering kali disebabkan oleh penggunaan antibiotik yang tidak terkontrol dan kurangnya pemahaman masyarakat. Upaya untuk menemukan antibiotik baru yang dapat mengatasi bakteri resisten terus dilakukan, salah satunya melalui eksplorasi bakteri endofit yang hidup di dalam jaringan tanaman dan diketahui memiliki potensi besar sebagai sumber senyawa bioaktif, termasuk antibakteri. Artikel review ini bertujuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyusun informasi dari berbagai studi yang berfokus pada isolasi dan identifikasi bakteri endofit dari tanaman, serta mengevaluasi aktivitas antibakteri yang dihasilkan. Proses isolasi bakteri endofit biasanya diawali dengan desinfeksi permukaan tanaman. Berbagai jenis media isolasi digunakan dimana hasil yang menunjukkan variasi dalam jumlah dan jenis bakteri endofit yang tumbuh. Identifikasi umumnya menunjukkan dominasi genus Streptomyces, bakteri gram positif. Hasil analisis ini mengindikasikan potensi bakteri endofit sebagai sumber senyawa bioaktif yang berpotensi dalam pengembangan antibiotik baru.